Petrokimia Gresik bersama 61 Ribu Pahlawan Pangan Wujudkan Pertanian Modern, Swasembada Pangan melalui Agrosolution 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia bersama lebih dari 61 ribu petani atau juga dikenal dengan “Pahlawan Pangan” mewujudkan swasembada pangan nasional melalui program Agrosolution 2025. 

Program menyasar beragam komoditas ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.

 Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, di momen Hari Pahlawan, menyampaikan bahwa Petrokimia Gresik senantiasa mendukung Pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional melalui penyaluran pupuk bersubsidi tiap tahunnya. 

“Pahlawan saat ini memiliki arti yang luas. Petani merupakan salah satu pahlawan yang juga menjaga kedaulatan bangsa melalui ketahanan pangan. Petrokimia Gresik akan setia bersama petani mewujudkan kemandirian bangsa melalui sektor pertanian. Salah satunya melalui program Agrosolution,” ujar Daconi pada Senin, 10 November 2025.

Lebih dari itu, Petrokimia Gresik juga menjalankan program Agrosolution yang selaras dengan visi Presiden ke-8 Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Asta Cita, yaitu mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan.

Periode Januari hingga Oktober 2025, Petrokimia Gresik bersama 61.112 petani meningkatkan produktivitas pertanian dalam program Agrosolution. Angka ini lebih besar jika dibandingkan realisasi program Agrosolution tahun 2024 yang melibatkan sebanyak 60.558 petani.

Program ini terbukti meningkatkan produktivitas pertanian cukup signifikan. Sebagai acuan, program Agrosolution yang dijalankan Petrokimia Gresik di tahun 2024 mampu meningkatkan produktivitas tanaman tebu dengan rata-rata kenaikan hingga 33 persen, kemudian tanaman padi 16 persen, jagung 21 persen, dan komoditas lainnya.

“Jika budidaya yang diaplikasikan dalam program Agrosolution diadopsi oleh petani lainnya, tentu produktivitas pertanian secara nasional juga dapat ditingkatkan,” terangnya. Petrokimia Gresik menjalankan program Agrosolution sejak tahun 2021 silam. Program ini menciptakan ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir, baik on farm maupun off farm dengan kolaborasi bersama sejumlah stakeholder, diantaranya lembaga perbankan yang akan memberikan bantuan modal bagi petani, lembaga asuransi, hingga offtaker pertanian.

Petrokimia Gresik dalam program ini melakukan kegiatan sosialisasi pemupukan berimbang, kawalan budidaya, pengendalian hama dan penyakit serta uji tanah oleh petugas Mobil Uji Tanah dan Agroman Petrokimia Gresik. Petrokimia Gresik juga menyediakan agro input berupa pupuk nonsubsidi.

Dengan dukungan tersebut, para petani memperoleh rekomendasi dalam pemupukan sesuai dengan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman, sehingga lebih presisi. Pupuk dapat diaplikasikan secara efektif dan efisien.

“Petrokimia Gresik mempunyai pupuk dan teknologi modern untuk budidaya pertanian yang mampu meningkatkan produktivitas. Petrokimia Gresik akan beriringan dengan Pahlawan Pangan untuk mewujudkan pertanian yang maju dan modern untuk masa depan bangsa semakin baik,” pungkas Daconi. (yad)

Petrokimia Gresik bersama 61 Ribu Pahlawan Pangan Wujudkan Pertanian Modern, Swasembada Pangan melalui Agrosolution  Selengkapnya

4 Tahun Program Taruna Makmur, Petrokimia Gresik Gandeng Polbangtan di Indonesia, Cetak 318 Petani Muda

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia terus mendorong regenerasi petani di tanah air melalui Taruna Makmur. Program yang telah dijalankan sejak tahun 2022 ini sudah mencetak ratusan pemuda Taruna Makmur. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob di momen Hari Sumpah Pemuda pada Selasa, 28 Oktober 2025.

Daconi menyampaikan bahwa regenerasi petani saat ini menjadi tantangan sektor pertanian yang membutuhkan peran aktif dari seluruh stakeholder. Petrokimia Gresik melalui Taruna Makmur membangun minat generasi muda terhadap sektor pertanian.

“Sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian di Indonesia. Sektor ini juga memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional. Petrokimia Gresik tidak hanya berperan dalam menyediakan agroinput berkualitas, tetapi juga aktif mendorong penguatan sumber daya manusia pertanian, khususnya di kalangan pemuda,” ujar Daconi.

Program ini menggandeng sejumlah Politeknik Pertanian dan Perkebunan yang ada di berbagai daerah di Indonesia, antara lain Polbangtan Malang, Polbangtan Bogor, Polbangtan Yogyakarta-Magelang (YoMa), Polbangtan Medan, Polbangtan Gowa, dan Politeknik LPP Yogyakarta.

Para mahasiswa menjalani proses pemagangan dan pendampingan petani binaan Program Agrosolution selama enam bulan di berbagai wilayah. Peran mereka sangat penting sebagai field agronomist muda yang turut menjembatani adopsi inovasi teknologi dan penguatan administrasi budidaya di tingkat petani.

Sebelum diterjunkan ke lapangan, para mahasiswa mendapatkan pembekalan melalui Sekolah Makmur. Materi yang diberikan mulai dari pembekalan mental, product knowledge dari Petrokimia Gresik Grup, uji tanah, sharing session Program Makmur, dan materi lainnya.

“Kita ajak langsung generasi muda untuk melihat betapa besarnya potensi dari sektor pertanian Indonesia jika dikelola dengan tepat. Mereka juga kita kenalkan dengan teknologi pertanian modern yang saat ini dikembangkan Petrokimia Gresik,” kata Daconi.

Jumlah Taruna Makmur yang sudah dicetak selama empat tahun ini mencapai 318. Dari tahun ke tahun mendapatkan sambutan antusias dari para mahasiswa Polbangtan. “Kami berharap para Taruna Makmur ini juga menginisiasi generasi muda Indonesia lainnya untuk berperan aktif memajukan sektor pertanian yang potensinya luar biasa besar jika dikembangkan dengan tepat,” tandas Daconi. (yad)

4 Tahun Program Taruna Makmur, Petrokimia Gresik Gandeng Polbangtan di Indonesia, Cetak 318 Petani Muda Selengkapnya

Pertama di Malang, TAMENG, Living Lab Berbasis Masyarakat Binaan Petrokimia Gresik 

GRESIK,1minute.id – Tawangargo Smart-Eco Farming Village atau juga dikenal dengan nama TAMENG kini bertransformasi menjadi Living Lab berbasis masyarakat sebagai Model Kolaborasi Inklusif dalam inovasi berkelanjutan, dan menjadi yang pertama dikembangkan oleh petani binaan Petrokimia Gresik di Kabupaten Malang.

Tawangargo Smart-Eco Farming Village telah berhasil menjadi solusi pertanian hortikultura dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Mampu mendongkrak produktivitas hortikultura ini terus berkembang.

“Living Lab ini digerakkan langsung oleh masyarakat. Di sini kami sebagai petani bukan hanya menjadi objek, tapi bertindak sebagai subjek yang melakukan penelitian dan uji coba nyata untuk pertanian berkelanjutan,” ujar Karmukit, salah satu local hero program TAMENG di Malang pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Sebagai Living Lab, tambahnya, TAMENG sekarang telah menjadi wadah bagi petani, peneliti, mahasiswa, hingga komunitas duduk bersama untuk menghadirkan solusi pertanian. Di sini ide-ide diuji, teknologi sederhana diterapkan, dan inovasi lahir dari upaya bersama untuk membuat perubahan. Berbagai kolaborasi dilakukan dengan tujuan meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan. 

“Banyak sekali transformasi yang kami lakukan. Alhamdulilah TAMENG sekarang berkembang menjadi research center berbasis komunitas dari yang awalnya hanya desa hortikultura biasa. Pertanian dan peternakan di wilayah ini sekarang terintegrasi dengan wisata edukasi pertanian. TAMENG membuktikan bahwa desa bisa menjadi pusat inovasi. TAMENG menjadi inspirasi bahwa masa depan pertanian Indonesia bisa dimulai dari desa,” ujar Karmukit.

Program ini dimulai tahun 2022, melibatkan 35 petani yang tergabung dalam kelompok Agronova Vision. TAMENG sejak awal didukung oleh Petrokimia Gresik, untuk mengajak petani menerapkan teknik climate smart agriculture yang tidak hanya menjaga keberlanjutan pertanian hortikultura, tetapi juga meningkatkan pendapatan petani. Kegiatan ini mencakup seluruh proses dari mulai pembibitan, persemaian, penanaman, panen, hingga penjualan.

Program ini sekarang terus berkembang dan bertransformasi menjadi pusat hortikultura yang modern dan ramah lingkungan diantaranya penggunaan solar cell untuk menghidupkan berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti pompa air, water drip, sprinkle dan lainnya. TAMENG saat ini juga memiliki rumah pengolahan limbah.

Para petani TAMENG memiliki aktivitas dalam mengelola limbah pertanian maupun rumah tangga dengan pemilahan organik dan anorganik. Limbah organik yang berasal dari limbah panen sayur diolah menjadi berbagai produk seperti plant booster (POC), agensia hayati, dan pakan ternak.

Selain itu, limbah sayur yang masih layak konsumsi dimanfaatkan oleh istri petani menjadi berbagai macam produk olahan seperti mie sayur, keripik sayur, dodol sayur, dan lainnya. Selain itu, kelompok juga membuka warung bagi pengunjung dengan memanfaatkan hasil panen di area Program TAMENG.

“Khusus limbah anorganik dikelola langsung oleh Bank Sampah dan dijual kepada pengepul. Kami juga memilah limbah B3 untuk dipisahkan agar tidak berbahaya,” ujar Karmukit.

Sementara untuk meningkatkan pendapatan, tambahnya, kelompok mengembangkan lini usaha peternakan dengan budidaya domba serta budidaya ikan dan azolla. Selain itu, kelompok juga mengembangkan budidaya cacing untuk menghasilkan pupuk kascing serta cacing yang dimanfaatkan sebagai pakan ikan. Selain itu, budidaya kascing juga mampu menyerap limbah pertanian.

Petani binaan juga mengembangkan kawasan agrowisata sebagai sarana edukasi sekaligus rekreasi bagi masyarakat luas. Wisatawan merasakan pengalaman langsung memetik sayur dan buah segar dari kebun. Kegiatan ini dilengkapi dengan paket edukasi pertanian ramah lingkungan, pelatihan sederhana tentang budidaya hortikultura, hingga pengenalan produk olahan hasil panen.

Program TAMENG yang telah dipilih oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia untuk program Closed Loop, atau program kolaborasi multi-stakeholder ini juga menggandeng BUMDes Sumber Rejeki sebagai kios produk pertanian guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Produk Agronova Vision seperti plant booster dan agensia hayati juga dijual di kios BUMDes.

“Living Lab ini menjadikan TAMENG sebagai ekosistem pertanian hortikultura dari hulu hingga hilir yang mampu meningkatkan kemandirian petani, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” tutup Karmukit.

Terakhir, ia menyampaikan terima kasih atas dukungan dan pendampingan yang diberikan Petrokimia Gresik kepada petani TAMENG dari awal program ini hingga sekarang. Disampaikannya, Petrokimia Gresik senantiasa mendorong untuk kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan setiap tantangan.

“Berkat dukungan dan pendampingan ini, TAMENG tidak hanya menjadi solusi pertanian hortikultura yang selalu dihadapkan pada problem perubahan iklim, tapi memiliki peran lebih besar lagi dalam mendukung kemajuan pertanian di Tanah Air dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” pungkasnya. (yad)

Pertama di Malang, TAMENG, Living Lab Berbasis Masyarakat Binaan Petrokimia Gresik  Selengkapnya

INTHERVAL, Inovasi Insan Petrokimia Gresika Bisa Optimalkan Gas Buang Pabrik jadi Energi Alternatif 

GRESIK,1minute.id – Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melalui inovasi “INTHERVAL” (Integrated Thermal Valorization System for Fuel Recovery in Process Boilers) berhasil mengubah gas buang pabrik menjadi sumber energi alternatif. 

Inovasi inipun mendapatkan penghargaan Rintisan Teknologi (Rintek) untuk kategori Teknologi Proses Industri Manufaktur dari Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengatakan, sebagai industri yang memiliki 36 pabrik tentu tidak bisa terlepas dari dampak lingkungan. Inovasi INTHERVAL merupakan solusi untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari pabrik di Petrokimia Gresik dan sekaligus mengubahnya menjadi produk bernilai tambah.

“Teknologi hijau ini juga menjadi komitmen perusahaan untuk menunjang suksesnya program Pemerintah Net Zero Emission (NZE) yang dipercepat di tahun 2050,” demikian disampaikan Daconi saat di Gresik, Jawa Timur pada Senin, 29 September 2025.

Ia menjelaskan, melalui inovasi INTHERVAL, perusahaan mampu mengonversi gas buangan pabrik menjadi bahan bakar proses boiler. Selama ini, gas sisa yang masih mengandung komponen bernilai kalor tinggi dibuang tanpa pemanfaatan lebih lanjut.

Daconi mencontohkan, gas buangan yang mengandung hidrogen dan metana, sebelumnya dibuang sebagai limbah, sekarang bisa digunakan kembali sebagai sumber energi. Melalui penerapan inovasi ini, energy losses yang sebelumnya mencapai 5.340 Millions of British Thermal Units (MMBTU) setiap bulan berhasil ditekan menjadi hanya 51 MMBTU per bulan, mencatatkan pengurangan sebesar 99 persen dari pemborosan energi.

“Optimalisasi gas buangan ini dilakukan pada Package Boiler dan Waste Heat Boiler, menjadikan limbah sebagai energi alternatif. Inovasi ini mampu memberi nilai tambah pada limbah, menghemat biaya energi, serta menekan dampak lingkungan dan mengurangi energy losses,” ujar Daconi.

Ia pun memastikan inovasi efisiensi energi yang serupa akan diimplementasikan di unit lain di Petrokimia Gresik. Dengan demikian, manfaat yang didapatkan dari inovasi ini semakin besar lagi dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Daconi juga memastikan siap berkolaborasi dengan sektor industri lain untuk pemanfaatan limbah menjadi energi.

“Inovasi INTHERVAL menjadi bukti kepeloporan Petrokimia Gresik dalam inovasi berkelanjutan untuk mewujudkan swasembada pangan nasional sesuai cita-cita Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita,” pungkas Daconi.

Sementara itu, penghargaan Rintek merupakan bentuk konkret dukungan Pemerintah kepada pelaku industri untuk meningkatkan penguasaan teknologi, termasuk dalam teknologi industri berbasis lingkungan. Adapun peningkatan teknologi industri akan membuat industri nasional mampu bersaing di pasar dalam negeri maupun internasional. (yad)

INTHERVAL, Inovasi Insan Petrokimia Gresika Bisa Optimalkan Gas Buang Pabrik jadi Energi Alternatif  Selengkapnya

Karyawati Goes to Zona Tameng Petrokimia Gresik Berdayakan Petani Perempuan di Malang

GRESIK,1minute.id – Karyawati Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia turun ke lapangan untuk memberdayakan petani perempuan sebagai upaya mewujudkan swasembada pangan nasional. 

Peran aktif insan perempuan Petrokimia Gresik bagian Program bertajuk “Karyawati Goes to Zona Tameng” dan menjadi rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-53 Petrokimia Gresik ini direalisasikan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa Petrokimia Gresik sebagai motor penggerak terwujudnya swasembada pangan nasional senantiasa mengoptimalkan semua potensi yang dimiliki perusahaan. Tidak hanya melalui penyediaan pupuk berkualitas dan penyaluran pupuk bersubsidi, dukungan tersebut saat ini diberikan melalui peran aktif karyawati dalam pemberdayaan petani perempuan.

“Petrokimia Gresik melalui Karyawati Goes to Zona Tameng berupaya memperkuat peran perempuan dalam industri pertanian, sehingga mampu berkontribusi bagi kesejahteraan dan swasembada pangan nasional. Program ini selaras dengan visi Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto dalam Asta Cita, yaitu mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan yang ditarget tahun 2028,” tandas Daconi pada Minggu, 20 Agustus 2025.

Sebanyak 21 karyawati memberikan pendampingan, edukasi dan inspirasi bagi petani perempuan binaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Tawangargo Smart-Eco Farming Village (Tameng) di Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Para karyawati berupaya menguatkan peran perempuan dengan memberikan pengetahuan mengenai pemasaran digital, izin edar, dan pengemasan produk.

Dalam kegiatan ini karyawati juga mengikuti panen bersama. Selain itu juga membangun customer intimacy, serta menggali tantangan-tantangan yang dihadapi petani perempuan untuk dirumuskan solusi-solusinya. 

Sementara itu, Ketua HUT Ke-53 Petrokimia Gresik Chandra Budiman menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT perusahaan. Kegiatan ini akan memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan melalui sesi materi yang dibawakan oleh para relawan pengajar. Dalam sesi tersebut, para petani perempuan akan memperoleh informasi tentang pertanian dan pengelolaan hasil pertanian.

“Petani perempuan juga diperkenalkan dengan ide pengolahan hasil tani untuk tanaman cabai menjadi produk bernilai tambah, guna meningkatkan nilai jual dan meminimalisasi hasil panen yang terbuang. Selain itu, para relawan pengajar juga akan membagikan wawasan mengenai budidaya ikan lele dan nila, serta memperkenalkan produk Petrofish yang terbukti mampu meningkatkan produktivitas dalam budidaya,” ujarnya. (yad)

Karyawati Goes to Zona Tameng Petrokimia Gresik Berdayakan Petani Perempuan di Malang Selengkapnya

53 Tahun Petrokimia Gresik Rise Forward : Bertumbuh, Berinovasi untuk Pertanian dan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia

 GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia genap berusia 53  itu terus bertumbuh dengan komitmen mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kinerja unggul dan inovasi berkelanjutan.

Demikian disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob dalam acara “Tasyakuran HUT Ke-53 Petrokimia Gresik” di Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 10 Juli 2025. 

Daconi menjelaskan bahwa, pertumbuhan maupun kinerja unggul Petrokimia Gresik dapat dilihat dari tingkat kesehatan perusahaan yang memperoleh skor AAA dengan predikat Sangat Sehat. Berikutnya, realisasi Key Performance Indicator yang berhasil dicapai sebesar 101,1%. “Kinerja unggul ini diraih Petrokimia Gresik dari sisi produksi, efisiensi, inovasi, maupun kontribusi terhadap keberlanjutan. Tentu capaian ini tidak lepas dari inovasi insan Petrokimia Gresik yang mampu memberikan nilai tambah, serta dukungan dari Pupuk Indonesia selaku holding,” ujar Daconi.

Komitmen terus tumbuh juga dapat dilihat dari capaian perusahaan hingga paruh waktu tahun 2025. Dimana kinerja Semester I/2025, Petrokimia Gresik mampu melampaui target produksi sebesar 3,77 juta ton atau 118 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar 3,18 juta ton. “Tentu semangat ini harus kita tingkatkan untuk dapat terus melampaui target RKAP di akhir tahun 2025 mendatang. Selaras dengan tema HUT Rise Forward, sebagai simbol semangat bertumbuh, bertransformasi, dan memimpin,” kata Daconi.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, untuk mencapai target-target perusahaan, Petrokimia Gresik berkomitmen untuk terus berinovasi melalui penguatan teknologi, digitalisasi proses bisnis, serta pengembangan produk bernilai tambah tinggi. Dengan demikian, kontribusi Petrokimia Gresik dalam mendukung swasembada pangan nasional yang dicita-citakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Asta Cita bisa semakin besar lagi.

Petrokimia Gresik juga berkomitmen pada inovasi ramah lingkungan. Adapun teknologi ramah lingkungan yang dijalankan Petrokimia Gresik, diantaranya, pengembangan blue ammonia, green ammonia, efisiensi energi, serta dekarbonisasi yang saat ini menjadi instrumen penting dalam operasional bisnis perusahaan.

“Momentum ulang tahun ke-53 ini sekaligus menjadi refleksi, bahwa Petrokimia Gresik tidak sedang memulai dari nol, tetapi melanjutkan tongkat estafet dari perjuangan panjang para pendahulu kita. Petrokimia Gresik harus terus bertumbuh dengan semangat untuk mencapai prestasi-prestasi baru yang lebih tinggi,” jelasnya.

Terakhir, Daconi mengungkapkan bahwa capaian maupun prestasi perusahaan selama ini tidak bisa lepas dari dukungan masyarakat. Untuk itu ia berharap support tersebut bisa terus diberikan masyarakat untuk kinerja perusahaan semakin baik lagi. “Kemajuan perusahaan harus selaras dengan kebermanfaatannya bagi masyarakat. Semangat ini merupakan warisan dari para founding fathers kepada Insan Petrokimia Gresik dari generasi ke generasi hingga di usia lebih dari setengah abad ini,” tutup Daconi. (yad)

53 Tahun Petrokimia Gresik Rise Forward : Bertumbuh, Berinovasi untuk Pertanian dan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia Selengkapnya

2024 : Capaian Kinerja Lampaui Target, Petrokimia Gresik Siap Dukung Ketahanan Pangan

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia membukukan capaian kinerja positif sepanjang 2024. Merealisasikan volume produksi sebesar 7,33 juta ton.Kinerja ini lebih tinggi dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan atau RKAP sebesar 113 persen.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dalam acara Townhall Meeting 2025 bertema “Best Solution” (Be Successful Through Strategic Optimization with Sustainability, Unity, Transformation, and Innovation for Food Self-Sufficiency) di Gresik, menyampaikan bahwa realisasi produksi tersebut terdiri dari komoditas pupuk sebanyak 4,48 juta ton dan nonpupuk 2,86 juta ton.

“Capaian ini bukan hanya angka, tetapi bukti bahwa strategi kami, yang mengutamakan optimalisasi proses, inovasi teknologi, dan keberlanjutan, berhasil memberikan solusi terbaik untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkap Dwi Satriyo.

Sejumlah strategi Petrokimia Gresik untuk mendukung kinerja tersebut antara lain keberhasilan perusahaan mengamankan pasokan gas sebesar 15 BBTUD melalui Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan Kangean Energy Indonesia. Pasokan ini memberikan jaminan suplai energi yang memastikan operasional produksi berjalan optimal.

Berikutnya, Petrokimia Gresik juga mendirikan Gudang Urea Curah berkapasitas 20.000 ton sebagai buffer stock untuk meminimalkan keterlambatan pengiriman dan biaya demurrage.

Kendati demikian, Dwi Satriyo menambahkan, capaian ini tidak membuat Insan di perusahaan berpuas diri. Petrokimia Gresik menetapkan target yang lebih menantang untuk mendorong kinerja perusahaan ke level yang lebih tinggi.

“Adapun strategi perusahaan untuk kinerja positif di tahun 2025 hingga 2029 yaitu dengan diversifikasi dengan mengembangkan produk pupuk dan nonpupuk, serta memperkuat customer centricity dengan melakukan komersialisasi program Smart Precision Farming,” pungkasnya. (yad)

2024 : Capaian Kinerja Lampaui Target, Petrokimia Gresik Siap Dukung Ketahanan Pangan Selengkapnya

2023, Petrokimia Gresik Bukukan Laba Rp 1,32 Triliun, 52 Tahun Growth Excellence

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik genap berusia 52 tahun pada Rabu, 10 Juli 2024. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia semakin “makmur” dan tumbuh semakin unggul. 

Kinerja kinclong ini dibukukan perusahaan dalam upayanya mendorong kemajuan pertanian Indonesia dan industri kimia nasional secara berkelanjutan. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa, kinerja baik Petrokimia Gresik dapat dilihat dari tingkat kesehatan perusahaan yang memperoleh skor AAA dengan predikat Sangat Sehat. Beberapa indikatornya diantaranya, perolehan laba perusahaan di tahun 2023 sebesar Rp 1,25 triliun. 

Laba ini didapatkan melalui income atau pendapatan perusahaan yang menyentuh di angka Rp 13,17 triliun dan melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2023 sebesar Rp12,97 triliun atau setara 103 persen.

“Perolehan laba tersebut tentu tidak lepas dari berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh Insan Petrokimia Gresik. Selain menciptakan value creation atau nilai tambah sebesar Rp381,1 miliar, inovasi Petrokimia Gresik juga mendapatkan banyak apresiasi dari stakeholder,” ujar Dwi Satriyo dalam acara “Tasyakuran HUT Ke-52 Petrokimia Gresik” di Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 10 Juli 2024.

Kinerja baik perusahaan berikutnya juga dibuktikan dari sejumlah penghargaan yang diraih Petrokimia Gresik dalam berinovasi. Petrokimia Gresik mendapatkan Anugerah BAPETEN 2023 dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), dan Anugerah National Lighthouse Industri 4.0 dari Kementerian Perindustrian (Kememperin) RI.

Berikutnya, inovasi yang dijalankan Petrokimia Gresik juga juga menyentuh di bidang lingkungan, dan berhasil mendapatkan penghargaan dari Kemenperin sebagai Terbaik Pertama untuk kategori Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan juga mendapatkan penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yaitu Proper Emas selama tiga tahun berturut-turut, beserta ratusan penghargaan lainnya.

“Penghargaan dari Kemenperin dan KLHK tersebut menjadi bukti bahwa komitmen Petrokimia Gresik di bidang lingkungan diimplementasikan dengan baik. Selain itu menjadi bentuk dukungan Petrokimia Gresik terhadap Pemerintah dalam program dekarbonisasi,” tandasnya.

Sementara itu atas kinerja baik ini, tambahnya, Petrokimia Gresik juga terus meningkatkan kebermanfaatannya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sampai dengan bulan Juni 2024, realisasi penyaluran dana TJSL Petrokimia Gresik sebesar Rp 19,83 miliar. Dana tersebut direalisasikan untuk program beasiswa, bantuan sembako, santunan dan bantuan hewan kurban, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.

“Kemajuan perusahaan harus selaras dengan kebermanfaatannya bagi masyarakat. Semangat ini merupakan warisan dari para founding fathers kepada Insan Petrokimia Gresik dari generasi ke generasi hingga di usia lebih dari setengah abad ini,” tandas Dwi Satriyo.

Growth Excellence dengan Visi dan Misi Baru

Lebih lanjut ia menambahkan, untuk memastikan arah dan tujuan menjadi perusahaan yang tumbuh lebih baik di masa mendatang, di momen ulang tahun ini, Petrokimia Gresik juga memperkenalkan visi baru. 

Petrokimia Gresik bertekad menjadi “Pemain dominan pada skala global dalam bidang solusi agro dan bahan kimia industri yang terintegrasi.”

“Visi ini mencerminkan komitmen kita untuk memberikan kontribusi terbaik di industri pupuk dan bahan kimia, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di level dunia. Visi ini akan menjadi pedoman bagi pengembangan perusahaan,” tandas Dwi Satriyo.

Untuk mencapai visi tersebut, Petrokimia Gresik mengarahkan usahanya melalui beberapa misi yang dilaksanakan, yaitu berkomitmen untuk mendukung penyediaan pupuk nasional guna mencapai ketahanan pangan. Kemudian, Petrokimia Gresik berupaya membangun budaya inovasi dan teknologi unggul melalui pengembangan sumber daya manusia yang lincah dan tangguh. Dan terakhir, terus meningkatkan kontribusinya terhadap kemajuan industri kimia nasional serta berperan aktif dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Sementara untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, Petrokimia Gresik telah menjalankan beberapa rencana strategis, yaitu meresmikan gudang curah Urea dengan kapasitas 20.000 ton. Pembangunan gudang ini merupakan langkah strategis dan progresif dalam upaya Petrokimia Gresik meningkatkan kapasitas penyimpanan produk dan efisiensi biaya operasional.

Langkah strategis kedua untuk mewujudkan visi baru tersebut, Petrokimia Gresik menyiapkan Pabrik Phonska V. Sebagai pemegang paten proses NPK, Petrokimia Gresik berhasil mencatat penghematan lebih dari Rp 50 miliar atas proyek pengembangan Phonska V yang menggunakan skema swakelola dari total nilai proyek Rp 507 miliar.

Terakhir, Petrokimia Gresik juga mempersiapkan pabrik soda ash yang menjadi pabrik pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk memproduksi sumber bahan baku berbagai produk yang banyak kita temui sehari-hari, seperti sabun, deterjen, kertas, tekstil, keramik, gelas, kaca beserta turunannya dan lain sebagainya. Kebutuhan soda ash di Indonesia cukup tinggi, namun suplainya sekarang 100 persen masih dipenuhi dari impor.

Tentu kemampuan Petrokimia Gresik dalam memproduksi green surfactant dan soda ash mampu mendongkrak TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) bagi industri nasional. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia.

“Langkah strategis ini selaras dengan tema ulang tahun ke-52 Petrokimia Gresik, yaitu harus mampu “Growth Excellence”. Khususnya dalam menjalankan perannya sebagai perusahaan Solusi Agroindustri dan terdepan di petrochemical industry,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

2023, Petrokimia Gresik Bukukan Laba Rp 1,32 Triliun, 52 Tahun Growth Excellence Selengkapnya

Libatkan 95 Persen Karyawan, Petromanji Ciptakan Nilai Tambah Rp 381 Miliar

GRESIK,1minute.id – Inovasi Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia tahun 2024 mampu menciptakan nilai tambah atau value creation sebesar Rp 381,1 miliar bagi perusahaan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dalam pembukaan “Innovation Award” Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) Ke-XXXVIII di Gresik, Jawa Timur, Rabu (4/6/2024).

Dwi Satriyo menyampaikan adanya peningkatan value creation tahun ini sebesar 37 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dimana inovasi tahun lalu menghasilkan nilai tambah sebesar Rp277,9 miliar.

“Peningkatan value creation ini menjadi indikator jika kualitas inovasi di Petrokimia Gresik semakin baik. Selain itu juga didukung keterlibatan karyawan yang semakin tinggi dalam inovasi. Ini menjadi bukti jika inovasi mampu menjadikan Petrokimia Gresik semakin kompetitif,” ujar Dwi Satriyo.

Ia mengungkapkan, keterlibatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam inovasi tahun ini sebesar 95 persen karyawan. Peran aktif karyawan ini juga lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya sekitar 91 persen.

Peran aktif karyawan ini juga terlihat dari jumlah gugus inovasi yang terlibat. Tahun ini ada sebanyak 1.943 gugus inovasi berkompetisi dalam inovasi. Jumlah ini meningkat 22 persen jika dibandingkan dengan gugus inovasi tahun sebelumnya yang hanya 1.599 gugus inovasi.

Daya saing perusahaan juga didukung oleh inovasi di lingkup Petrokimia Gresik Group dan Yayasan Petrokimia Gresik. Ada sebanyak 20 gugus inovasi terbaik yang turut berkompetisi dalam KIPG tahun ini.

“Kami mengapresiasi keterlibatan gugus inovasi dari anak perusahan. Ini menjadi bukti jika inovasi sudah menjadi budaya di lingkungan Petrokimia Gresik Group dan Yayasan Petrokimia Gresik. Seluruh karyawan menyadari jika inovasi mampu meningkatkan daya saing perusahaan,” tandas Dwi Satriyo.

Pelaksanaan KIPG tahun ini mengangkat konsep “Petromanji”. Manji sendiri adalah akronim dari Majunya Karyawan Jelajah Inovasi. Konsep ini terinspirasi dari film “Jumanji” yang menceritakan tentang petualangan penuh tantangan.

“Inovasi terlahir dari adanya semangat dan kemauan untuk mencoba hal-hal baru, berani melangkah, menyelesaikan berbagai tantangan dengan hal baru,” tandasnya.

Terakhir ia menambahkan, tantangan yang dihadapi perusahaan ke depan akan semakin besar. Kondisi persaingan pasar juga semakin kompetitif dan adanya sistem baru yang mengharuskan Petrokimia Gresik adaptasi terhadap perkembangan teknologi yang semakin pesat. Dan inovasi adalah solusi yang harus dijalankan untuk keberlanjutan perusahaan.

“Inovasi adalah keharusan di dunia yang semakin kompetitif. Dan yang menjadi pembeda antara leader dan follower adalah inovasi. Inovasi di Petrokimia Gresik sudah menjadi DNA dan budaya. Sudah 38 tahun kita menggelar konvensi inovasi ini. Dampak akhirnya akan memberikan kontribusi positif dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

Libatkan 95 Persen Karyawan, Petromanji Ciptakan Nilai Tambah Rp 381 Miliar Selengkapnya

PG Inspiration Day, Dwi Satriyo Annurogo :  Setiap Mimpi Langkah Awal Menuju Kesuksesan

GRESIK,1minute.id – “Bermimpilah setinggi langit, jika engkau jatuh, engkau akan jatuh diantara bintang-bintang,” kata Ir. Soekarno. 

Nah, menjelang HUT ke-52 Tahun, Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melalui program “PG Inspiration Day” mendorong generasi penerus bangsa usia Sekolah Dasar (SD) untuk berani bermimpi demi terciptanya SDM unggul di Kabupaten Gresik. 

Program yang akan dilaksanakan di lima SD dan dua Sekolah Luar Biasa (SLB) ini dibuka oleh Ketua Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-52 Petrokimia Gresik Ari Primantara, mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo di hadapan 90 siswa UPT SD Negeri 4 Petrokimia Gresik di Icon Mall, beberapa waktu lalu.

Terpisah, Dwi Satriyo menyampaikan bahwa pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, sekolah dan para guru. Pendidikan adalah gerakan mencerdaskan bangsa dan harus dilakukan oleh semua pihak, termasuk Petrokimia Gresik. 

Program PG Inspiration Day ini adalah salah satu bentuk kepedulian perusahaan untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat di Gresik, sehingga sejak dini mereka berani bermimpi dan berupaya untuk menggapainya.

“Kami percaya bahwa setiap mimpi adalah langkah awal menuju kesuksesan. Kami berharap anak-anak yang mengikuti kegiatan ini bisa terus belajar dan berinovasi,” kata Dwi Satriyo Annurogo. 

“Kami memotivasi mereka agar tidak pernah takut untuk bermimpi besar, karena mimpi-mimpi itulah yang akan membawa mereka menuju masa depan yang cemerlang,” imbuhnya.

Terakhir Dwi Satriyo menambahkan, Petrokimia Gresik dalam menjalankan operasional bisnisnya tidak hanya berupaya menghasilkan produk pupuk dan bahan kimia berkualitas untuk kemajuan pertanian dan ketahanan pangan nasional, tapi juga ingin berkontribusi lebih untuk masyarakat. Salah satunya melalui PG Inspiration Day ini untuk bidang pendidikan.

“Petrokimia Gresik selalu berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” tegas Dwi Satriyo. “Nah, PG Inspiration Day ini juga menjadi salah satu media bagi kami untuk menanamkan komitmen tersebut kepada generasi penerus perusahaan, sehingga kedepan manfaat yang diberikan perusahaan akan semakin besar lagi di masa-masa yang akan datang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ari Primantara menjelaskan, PG Inspiration Day merupakan bagian dari program “Petrokimia Gresik Mengajar” yang telah dijalankan Petrokimia Gresik tiap tahun di beberapa sekolah di Gresik. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian HUT Ke-52 Petrokimia Gresik.

PG Inspiration Day tahun ini mengusung bertema “Sehari Berbagi Mimpi, Selamanya Menginspirasi” dikemas semakin menarik.

Seperti pada saat kick off hari ini, tambah Ari, ditampilkan dalam bentuk drama teatrikal yang diperankan oleh relawan Insan Petrokimia Gresik dengan memerankan profesi atau bidang masing-masing. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen bagi Insan Petrokimia Gresik memperingati Hari Buruh Nasional.

“Setiap tokoh dalam drama memberikan gambaran kegiatan terkait dengan profesi yang mereka jalani. Di dalamnya juga disisipkan motivasi untuk para siswa, tentunya dengan kemasan yang menyenangkan agar mereka lebih giat lagi dalam mewujudkan cita-citanya,” tandas Ari.

Ari memastikan, kegiatan ini berjalan berkelanjutan. Rencananya akan digelar di lima SD dan dua SLB yang ada di sekitar perusahaan dengan melibatkan generasi milenial di Petrokimia Gresik.

“Anak-anak adalah masa depan bangsa dan negara. Mereka semua akan mendapatkan materi dari para profesional yang akan berbagi ilmu, pengalaman, dan inspirasi yang dapat membantu anak-anak dalam meraih mimpi,” jelasnya. (yad)

PG Inspiration Day, Dwi Satriyo Annurogo :  Setiap Mimpi Langkah Awal Menuju Kesuksesan Selengkapnya