SPBUN Lumpur Resmi Beroperasi, Ikhtiar Bupati Gresik Wujudkan Nelayan Gresik Berdaulat 

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan SPBU Nelayan (SPBUN) di Desa Lumpur, Kecamatan Gresik pada Kamis, 11 Januari 2024. Keberadaan SPBUN ini, merupakan bentuk nyata program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik yakni Gresik Agropolitan untuk mewujudkan nelayan berdaulat.

“Alhamdulillah, satu persatu kami menuntaskan program Nawa Karsa yang salah satunya adalah Gresik Agropolitan lewat pembangunan SPBUN. Tujuannya tidak lain adalah agar nelayan berdaulat. Berdirinya SPBUN ini bisa terwujud berkat sinergitas bersama Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Gresik Migas dengan PT. Pertamina Patra Niaga. Hal ini juga tidak lepas dari peran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI,” terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Untuk diketahui bagi nelayan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) adalah faktor produksi yang sangat penting dalam kegiatan penangkapan ikan. Komponen biaya BBM yang mereka gunakan berkisar 50-70% dari seluruh biaya operasional aktivitas penangkapan ikan.

Total nelayan Kelurahan Lumpur dan Kelurahan Kroman berdasarakan usulan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gresik sebanyak 528 Nelayan. Untuk total surat rekomendasi pembelian solar subsidi yang masuk sampai dengan tanggal 09 januari 2024 sebanyak 430 orang. Sedangkan, total penjualan solar subsidi khusus nelayan selama 2023 sebanyak 16.590,95 liter/16 kilo liter ( 24 November s/d 31 Desember 2023) dan secara grafik terus meningkat

Disinilah SPBUN yang merupakan unit usaha Gresik Migas mitra PT. Pertamina Patra Niaga mengambil peran. Dengan tugas utama menjual bahan bakar minyak solar bersubsidi kepada masyarakat nelayan khususnya untuk kebutuhan bahan bakar, ongkos produksi dari komponen BBM bisa dipangkas.

Tidak berhenti disitu, Pemerintah Kabupaten Gresik dibawah nahkoda Bupati Fandi Akhmad Yani juga telah menyiapkan anggaran untuk berdirinya dua SPBUN lagi di tahun ini.

“Komitmen kami, memberikan kemudahan nelayan untuk mengakses bahan bakar subsidi. Karenanya di tahun ini kita rencanakan dua pembangunan SPBUN lagi di Gresik Utara. Dan tahun depan, kita sudah sampaikan ke Kementerian KKP untuk dibantu pembangunan di wilayah Bawean,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan juga oleh Menteri Kelautan dan Perikanan yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Staf Khusus Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Mayjend TNI Edi Juardi. Disampaikan bahwa BBM mempunyai peranan penting dalam peningkatan produktifitas usaha perikanan khususnya perikanan tangkap.

“Penyediaan BBM yang memadai dari sisi kualitas, harga, dan kemudahan akses sangat dibutuhkan agar nelayan dapat menggunakan BBM sesuai kebutuhan operasionalnya,” terang Edi Juardi. (yad)

SPBUN Lumpur Resmi Beroperasi, Ikhtiar Bupati Gresik Wujudkan Nelayan Gresik Berdaulat  Selengkapnya

SPBUN Lumpur Soft Launching, Baru 522 Nelayan yang Berhak Dapat Solar Subsidi 

GRESIK,1minute.id – Anshori tak lagi “berburu” solar. Nelayan asal Kelurahan Lumpur itu kini bisa menebus solar subsidi untuk menggerakkan mesin perahu di Stasiun Pengisian bahan bakar umum dan nelayan (SPBUN) di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

SPBUN milik PT Gresik Migas, salah satu perusahaan umum daerah. Hampir separuh hidup, bapak dua anak berusia 50 tahun itu mencari ikan. “Puluhan tahun harus keliling mencari solar kalau mau melaut,” katanya kepada wartawan 1minute.id usai soft launching pada Jumat, 24 November 2023.

Kini, Anshori bisa bernafas lega. Sebab, ia adalah satu dari ratusan nelayan yang mendapatkan jatah solar subsidi dengan harga Rp 6.800 per liter itu. “Saya dapat jatah 10 liter per hari. Katanya nanti bisa ditambah sampai maksimal 15 liter per hari,” ungkapnya. 

Soft launching SPBUN Lumpur berlangsung secara sederhana. Puluhdn nelayan secara lesehan menggelar doa bersama yang dihadiri oleh Direktur Umum dan Pengembangan Muhammad Syaikhu dan Direktur Teknik dan Operasional Gresik Migas M.Prisdianto Mihardjo serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Gresik Edy Hadisiswoyo itu berlangsung khidmat. Usai doa bersama, para nelayan yang sudah mendapatkan barcode pembelian solar bersubsidi bisa mendapatkan solar. Mereka pun semringah. 

Direktur Umum dan Pengembangan PT Gresik Migas Muhammad Syaikhu mengungkapkan, SPBUN Lumpur ini adalah SPBUN kali ketiga di Kabupaten Gresik. “Investasi SPBUN Lumpur sekitar Rp 6,7 miliar. Dan biayai sendiri oleh Gresik Migas,” kata Syaikhu. 

SOFT LAUNCHING: Direktur Teknik dan Operasional Gresik Migas M.Prisdianto Mihardjo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Gresik Edy Hadisiswoyo dan Direktur Umum dan Pengembangan Muhammad Syaikhu dalam soft launching SPBUN Lumpur pada Jumat, 24 November 2023 ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Direktur Teknik dan Operasional Gresik Migas M.Prisdianto Mihardjo mengatakan, soft launching dilakukan untuk menguji keandalan fasilitas, meskipun dari pertamina telah melakukan cek fisik, dari Health, Security, and Environment  (HSE) dan tim teknis sudah menyatakan baik. 

“Trial dilakukan untuk menguji keandalan fasilitas. Sebelum launching resmi, kita lakukan trial untuk penjualan,” ujar Priest Djabbar-panggilan-M.Prisdianto Mihardjo. Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gresik per 24 November 2023, sebanyak 522 nelayan yang telah mendapatkan rekomendasi bisa menebus solar subsidi. Jumlah itu bisa berkembang karena DKP Gresik masih  melakukan verifikasi lanjutan terkait nelayan penerima solar subsidi itu. 

“Dari 522 nelayan yang telah menerima barcode pengambilan dari PT GM dan Pertamina 95 nelayan..Dan ini akan kita lakukan trial terhadap mereka untuk pengambilan solarnya. Mudah-midahan tidak ada kendala teknis,” ujar Priest Djabbar.

Sampai kapan trial penjualan dilakukan? Priest mengatakan trial dilakukan sampai ada kepastian jadwal launching dari menteri..Karena maunya pak menteri yang akan meresmikan,” katanya.  SPBUN Lumpur ini rencana awal akan diresmikan pada Rabu, 23 November 2023. Akan tetapi, menteri BUMN Erick Thohir mengikuti kunjungan kerja bersama Presiden Joko Widodo. (yad)

SPBUN Lumpur Soft Launching, Baru 522 Nelayan yang Berhak Dapat Solar Subsidi  Selengkapnya