Kado Jelang Akhir Tahun, DPRD Gresik Tetapkan Empat Ranperda

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik menetapkan 4 Rancanagan Peraturan Daerah (Ranperda) Hasil Fasilitasi Gubernur Provinsi Jawa Timur pada Kamis, 27 November 2025.

Penetapan empat ranperda yang terdiri dari dua Ranperda baru dan Ranperda perubahan ini sebagai kado menjelang tutup tahun anggaran 2025. Dua ranperda baru, yakni Ranperda Pelaksanaan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Ranperda Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada Perusahaan Perseroan Daerah Gresik Migas.

Sedangkan Ranperda perubahan yaitu Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2013 tentang Pengendalian Air Limbah dan Pengelolaan Kualitas Air dan Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

Rapat paripurna penetapan empat Ranperda itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir yang didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduwan dan Luthfi Dhawam dan dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gresik Khoirul Huda menyampaikan laporan terkait empat Ranperda yang telah disempurnakan bersama Pemerintah Kabupaten Gresik berdasarkan hasil fasilitasi Biro Hukum Provinsi Jawa Timur.

“Empat Ranperda tersebut sebelumnya telah melalui proses fasilitasi yang dituangkan dalam empat surat resmi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, masing-masing terkait hasil harmonisasi dan rekomendasi perbaikan materi regulasi agar sesuai ketentuan perundang-undangan,” kata Huda pada Kamis, 27 November 2025.

Lebih lannjut, ia menyampaikan Bapem Perda DPRD Gresik bersama perangkat daerah terkait dan Bagian Hukum Setda Gresik telah melaksanakan rapat penyelarasan. Inti dari fasilitasi tersebut adalah permintaan agar Pemerintah Kabupaten Gresik melakukan revisi atau penyempurnaan atas substansi Ranperda sesuai rekomendasi Biro Hukum Provinsi Jawa Timur.

Bapemperda menyampaikan bahwa seluruh penyesuaian yang direkomendasikan telah dirampungkan. Oleh karena itu, pihaknya memohon agar empat ranperda tersebut dapat ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gresik.

“Berharap dengan empat ranperda ini dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujarnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan Pemerintah Kabupaten Gresik  apresiasi sebesar-besarnya kepada DPRD dan khususnya Ketua Bapemperda Gresik yang sudah melakukan proses ranperda sampai ditetapkan. “Semoga dengan empat Ranperda ini komitmen dalam perlindungan kepada masyarakat Gresik. Berkah dan manfaat masyarakat Gresik. Sejahtera dan lahir batin,” kata mantan Ketua DPRD Gresik. (yad)

Kado Jelang Akhir Tahun, DPRD Gresik Tetapkan Empat Ranperda Selengkapnya

Kali ke-10 Pengelolaan Keuangan Pemkab Gresik Raih Opini WTP dari BPK

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP. Raihan WTP dalam pengelolaan keuangan daerah berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan  Badan Pemeriksa Keuangan atau LHP BPK Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

WTP 2024 ini, kali kesepuluh atau satu dasawarsa secara berturut-turut. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen dan kerja keras seluruh jajaran Pemkab Gresik di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Penyerahan LHP dilaksanakan di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur di Sidoarjo pada Rabu, 17 April 2025. Hadir dalam kegiatan itu, antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Misbahul Munir, Kepala BPPKAD Andhy Hendro Wijaya, serta Inspektur  Gresik Achmad Hadi.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur Yuan Candra Djaisin menyampaikan bahwa opini WTP merupakan bentuk apresiasi atas kewajaran laporan keuangan pemerintah daerah. “Opini WTP merupakan bentuk apresiasi atas kewajaran penyajian laporan keuangan, namun bukan berarti tanpa catatan. Kami berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti temuan dan rekomendasi agar tata kelola keuangan semakin baik dan akuntabel,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan tindak lanjut pemeriksaan sangat bergantung pada sinergi antara kepala daerah, perangkat daerah, serta peran strategis DPRD dalam pengawasan.

Sementara ituBupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian ini. “Alhamdulillah, opini WTP yang ke-10 ini adalah buah dari kerja sama dan komitmen seluruh pihak di lingkungan Pemkab Gresik. Ini bukan sekadar prestasi, tetapi amanah yang harus terus kita jaga dengan integritas dan transparansi. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan demi mewujudkan Gresik yang lebih baik dan sejahtera,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Atas capaian ini, Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah atau OPD, jajaran ASN, serta masyarakat Gresik atas dukungan dan partisipasi aktifnya. Sinergi yang terbangun diharapkan terus memperkuat pondasi pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Capaian opini WTP ke-10 ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan yang bersih, transparan, dan akuntabel di masa mendatang. (yad)

Kali ke-10 Pengelolaan Keuangan Pemkab Gresik Raih Opini WTP dari BPK Selengkapnya

Silaturahmi, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Siap Sinergi Jaga Kondusifitas

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengawali tugas melakukan kunjungan kerja ke kantor Bupati Gresik pada Kamis, 16 Januari 2025. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkompinda menyambut kedatangan alumnus Akpol 1996 itu di ruang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Setelah berbincang santai, pertemuan dilanjutkan di ruang Graita Eka Praja di lantai II Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Hadir dalam pertemuan itu, antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Ketua DPRD Gresik M. Syahrur Munir.

Silaturahmi bertujuann mempererat sinergitas demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau Sitkamtibmas. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Gresik atas kunjungannya. Beliau juga menegaskan bahwa Kabupaten Gresik, yang berdekatan dengan Kota Surabaya dan dikenal dengan nilai religius Islam yang kuat, sangat mendukung terciptanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian untuk menjaga keamanan wilayah.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, menambahkan bahwa keberadaan Kapolres Gresik yang baru menjadi bagian penting dalam mengatasi isu-isu nasional yang juga berdampak pada masyarakat lokal.

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, turut menyampaikan dukungan terhadap Kapolres Gresik dalam menghadapi tantangan yang ada, seperti mengatasi potensi gangguan sosial, menangani masalah hukum di wilayah perairan, hingga memberikan solusi atas keluhan masyarakat terkait kendaraan berat dan pelanggaran hukum lainnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Forkopimda. Ia menyatakan komitmennya untuk menjalin sinergitas dengan seluruh elemen Forkopimda guna menjaga kondusifitas wilayah. 

“Kami siap berkoordinasi dan bekerja sama dengan Forkopimda untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan Forkopimda, sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Gresik. Ia menegaskan bahwa sinergitas dan kerja sama yang baik adalah kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat. (yad)

Silaturahmi, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Siap Sinergi Jaga Kondusifitas Selengkapnya

Evaluasi DPRD Gresik, Realisasi PAD September 2024 Tidak Maksimal, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir Dorong OPD Penghasil Inovatif 

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Gresik mulai memelototi kinerja pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik sepanjang 2024. Evaluasi yang dilakukan oleh anggota parlemen berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik, Jawa Timur berfokus pada pendapatan asli daerah atau PAD di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Dalam evaluasi itu, wakil rakyat hasil pemilihan legislatif pada 14 Februari 2024 lalu menyoroti rendahnya realisasi PAD 2024. Berdasarkan laporan realisasi per 30 September 2024 pundi-pundi pendapatan dari PAD teralisasi sebesar Rp 983 miliar dari target sebesar Rp 1,59 triliun atau sekitar 61,54 persen.

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir mengatakan pengelolaan pajak dan retribusi yang belum maksimal membuat target PAD seringkali tidak tercapai. Padahal, kalau melihat potensi riil di lapangan, banyak peluang yang bisa dimaksimalkan. Ia mencontohkan sektor pajak. “Kalau faktornya (rendah realisasi) karena ketaatan wajib pajak, tentu bisa kita maklum. Yang saya khawatirkan tidak tercapainya target justru dari internal pemerintah sendiri,” kata Syahrur yang Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik periode 2019-2024 kepada wartawan. 

Menurut dia, pajak daerah kerap tidak tercapai karena database wajib pajak tidak up to date.  Dampaknya, banyaknya tunggakan pajak sehingga membuat wajib pajak menghindari kewajibannya. “Parahnya lagi tidak adanya inovasi peningkatan pajak,” ujar politisi berusia 39 tahun itu.

Begitu juga dengan percepatan investasi dan pembangunan daerah. Para pelaku usaha menginginkan kecepatan layanan perizinan. Agar usaha yang dilakukan secara beroperasi dan merekrut pekerja. “Akan tetapi, yang kerap terjadi adalah keterlambatan dalam proses perizinan,” tegasnya. 

Ia berharap di triwulan keempat  atau Oktober sampai Desember tahun anggaran 2024, organisasi perangkat daerah atau OPD penghasil mampu memaksimalkan potensi. Menggenjot pendapatan asli daerah dari berbagai sumber. “Capaian pada tahun ini akan menjadi pertimbangan dalam menyusun Rancangan APBD 2025. Karena berkaitan dengan kondisi fiskal daerah,” katanya. (yad)

Evaluasi DPRD Gresik, Realisasi PAD September 2024 Tidak Maksimal, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir Dorong OPD Penghasil Inovatif  Selengkapnya

Syahrul Munir : Siap Ngebut Bahas R-APBD 2025, Anggaran Rasional, Realisasi Rasional, APBD Sehat dan Bermanfaat bagi Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Pimpinan DPRD Gresik periode 2024-2029 resmi dilantik pada Senin, 7 Oktober 2024. Ketua Pengadilan Negeri Gresik I Gusti Ayu Susilawati yang melantik empat pimpinan definitif wakil rakyat berkantor di gedung DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu.

Empat pimpinan DPRD Gresik yaitu Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir dari Fraksi PKB dan tiga Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan (F-PDI-Perjuangan) ; Ahmad Nurhamim (F-Partai Golkar) dan Lutfhi Dawam (F-Partai Grerindra). 

Syahrul Munir, yang sempat digadang-gadang menjadi Bakal Calon Bupati Gresik itu menyatakan, sejumlah agenda penting sudah di depan mata. Agenda penting itu, di antaranya adalah pembentukkan alat kelengkapan dewan alias AKD. 

AKD DPRD Gresik terdiri Badan Musyawarah atau Banmus; Badan Anggaran atau Banggar ; Badan Kehormatan atau BK dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah alias Bapem Perda. Serta, Komisi-Komisi. Di DPRD Gresik, diperkirakan  jumlah komisi tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya yang berjumlah empat komisi, yakni, Komisi I Bidang hukum dan pemerintahan ; Komisi II Bidang Perekonomian dan Keuangan ; Komisi III Bidang Pembangunan dan Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat.

“Kami segera membentuk AKD ini. Kami akan maraton,” ujar Ketua F-PKB DPRD Gresik periode 2019-2024 ini. Informasi yang dihimpun1minute.id tidakmembutuhkan waktu lama. Sebab, para ketua fraksi telah membagi habis seluruh anggota yang duduk gedung parlemen di depan Alun-alun di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik.  Pembentukkan AKD ini diprediksi lancar. Setelah AKD terbentuk, wakil rakyat hasil pemilihan legislatif pada Maret 2024 itu, bisa melaksana fungsi legislatif yakni legislasi, anggaran dan pengawasan. 

Selain AKD, lanjutnya akan membuat rancangan tata tertib atau tatib DPRD serta merampungkan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau R-APBD 2025. “Sejarah Pemkab tidak pernah telat penetapan APBD,” kata politisi berusia 33 tahun itu.

Meski memiliki tradisi tidak pernah telat dalam menetapkan APBD Gresik, Syahrul melanjutkan, pimpinan dewan yang baru dilantik ini akan melakukan pembahasan secara detail dan njlimet. “Anggaran rasional, realisasi rasional. APBD sehat dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Syahrul yang didampingi tiga Wakil Ketua yakni Mujid Riduan, Achmad Nurhamin dan Lutfhi Dawam kepada wartawan usai pelantikan pada Senin, 7 Oktober 2024.

Untuk menuntaskan pembahasan R-APBD Gresik 2025 ini, tiga pimpinan dewan itu siap untuk ngebut dan kerja secara maraton. “Kami tentu siap ngebut untuk segera menyelesaikan pembahasan R-APBD Gresik 2025,” tagas Dawam, politisi dari Partai Gerindra itu. “Kami juga siap kerja maraton,” imbuh Mujid Riduan yang juga Ketua DPC PDI-Perjuangan Gresik itu.

Achmad Nurhamim, menambahkan pimpinan DPRD Gresik yang baru akan menghidupkan lagi forum konsulrasi pimpinan DPRD Gresik dengan Bupati Gresik. Forum konsultasi ini di antaranya terkait aspirasi, kajian atau temuan anggota DPRG Gresik yang disampaikan dalam forum resmi di gedung DPRD Gresik. “Terkait penyampaian pandanganPU (pandangan umum) dan PA (pandangan akhir) fraksi harus dihadiri oleh bupati,” kata Nurhamim yang juga Ketua DPD Partai Golkar Gresik itu. (yad)

Syahrul Munir : Siap Ngebut Bahas R-APBD 2025, Anggaran Rasional, Realisasi Rasional, APBD Sehat dan Bermanfaat bagi Masyarakat Selengkapnya

Pimpinan DPRD Gresik Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Ketua DPRD Syahrul Munir : Siap Maraton Bentuk AKD 

GRESIK,1minute.id – Ketua Pengadilan Negeri Gresik I Gusti Ayu Susilawati melantik dan mengambil sumpah/janji empat pimpinan Dewan Perwarkilan Rakyat Daerah atau DPRD Gresik. Pelantikan dipimpin DPRD Gresik definitif hasil pemilu legislatif 2024 lalu dilakukan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gresik pada Senin, 7 Oktober 2024. 

Pelantikan pimpinan dewan DPRD Gresik yang terdiri seorang ketua dan tiga wakil ketua itu dilakukan melalui Rapat Paripurna dengan agenda tunggal yakni “Peresmian Pengangkatan dan Pengucapan Sumpah /Janji Pimpinan DPRD Kabupaten Gresik Masa Jabatan 2024-2029” dihadiri seluruh anggota DPRD Gresik berjumlah 50 orang termasuk empat pimpinan DPRD yang dilantik serta Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Selain itu, pelantikan itu juga disaksikan oleh  Kepala Kejaksaan Negeri atau Kajari Gresik Nana Riana, perwakilan dari Polres Gresik, Kodim 0817/Gresik serta para pimpinan perusahaan Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD serta perwakilan perusahaan swasta. Pelantikan berlangsung khidmat. 

Empat pimpinan DPRD Gresik yang dilantik dan diambil sumpah atau janji berbaris menghadap Ketua PN Gresik I Gusti Ayu Susilawati dan seluruh anggota DPRD Gresik yaitu Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir dari F-PKB. Dan, tiga Wakil Ketua DPRD Gresik adalah Akhmad Nurhamim (F-Partai Golkar) ; Mujid Riduan (F-PDI-Perjuangan dan Lutfhi Dawam (F-Partai Gerindra).

Ketua DPRD Gresik definitif Muhammad Syahrul Munir mengatakan sejumlah agenda penting telah menanti. Oleh sebab itu, ia bersama dengan tiga wakil pimpinan DPRD Gresik akan secara bekerja sacara maraton. Agenda penting itu, antara lain, membentuk alat kelengkapan dewan atau AKD DPRD Gresik, membuat Rancangan tata tertib DPRD Gresik dan menuntaskan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau R-APBD Gresik 2025.

Pembentukan AKD yang akan lebih dulu dilakukan. AKD DPRD Gresik terdiri Badan Musyawarah atau Banmus;  Badan Anggaran atau Banggar ; Badan Kehormatan atau BK dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah alias Bapem Perda. Serta, Komisi-Komisi.

Di DPRD Gresik, diperkiraka  jumlah komisi tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya yang berjumlah empat komisi, yakni, Komisi I Bidang hukum dan pemerintahan ; Komisi II Bidang Perekonomian dan Keuangan ; Komisi III Bidang Pembangunan dan Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat.

SERTIJAB : (kiri) Ketua sementara DPRD Gresik Abudullah Hamdi menyerahkan dokumen kepada Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir disaksikan oleh Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam paripurna pelantikan pimpinan DPRD Gresik periode 2024-2029 di gedung DPRD Gresik pada Senin, 7 Oktober 2024 ( Foto : Sekwan untuk 1minute.id)

Ia menjelaskan, proses pembentukan alat kelengkapan harus segera diselesaikan karena berbagai tugas kedewan sudah di depan mata. “Mulai menuntaskan pembahasan Ranperda Tatib DPRD Gresik hingga Rancangan APBD 2025,” kata Syahrur Munir. Politisi berusia 33 tahun itu meminta seluruh pihak untuk bersama-sama segera evaluasi merealisasikan  APBD 2024. Dengan tujuan sepenuhnya untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Kabupaten Gresik.

“Kami mohon dukungan dari semua pihak baik teman-teman dewan, eksekutif maupun lembaga masyarakat dan semua stakeholder yang terkait agar program-program pembangunan dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,” katanya. “Baik program pembangunan jangka menengah maupun jangka panjang,” lanjut  Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik periode 2019-2024 itu.

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah menyatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gresik menyatakan selamat kepada pimpinan DPRD Gresik yang baru saja diresmikan pengangkatannya. “Mudah-mudahan nanti bisa memberikan yang terbaik untuk kabupaten Gresik,” ujar Bu Min -sapaan akrab-Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya.

Plt Bupati perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini  menjelentrehkan kemitraan antara DPRD dengan Kepala Daerah atau Bupati bersifat check and balance. Hal tersebut bertujuan untuk mengefektifkan penyelenggaraan pemerintah daerah sehingga terjamin kesinambungan kelembagaan pemerintah.

“Kolaborasi dan kerja kolektif antara DPRD dengan kepala daerah harus diarahkan secara positif untuk memberikan respon dalam pemecahan persoala  yang ada di daerah. Sehingga semua program pembangunan yang telah direncanakan berjalan dengan baik,” kata Plt Bupati Gresik berlatar pendidik itu. (yad)

Pimpinan DPRD Gresik Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Ketua DPRD Syahrul Munir : Siap Maraton Bentuk AKD  Selengkapnya

DPW Partai NasDem  Siap Berikan Arahan Pemenangan Pilkada 2024

GRESIK1minute.id – Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasional Demokrat atau DPD NasDem Gresik siap memenangkan pasangan M. Syahrul Munir dan Tri Putro Utomo.

Dua bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik atau Bacabup-Bacawabup Gresik dalam kontestasi Pemilihan Bupati atau Pilbup 2024 yang telah mendapatkan rekomendasi dari partai yang dipimpin oleh Suryo Paloh itu.

Syahrul adalah Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik  sedang  Tri Putro Utomo, kader internal partai NasDem. Tri adalah mantan Bendahara DPD Partai Nasdem.

“Kami akan berjuang semaksimal mungkin untuk Pilbup nanti,” kata Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur Lita Machfud Arifin usai melantik pengurus DPD Partai NasDem Gresik pada Ahad, 14 Juli 2024.

Ia berjanji akan lebih sering ke Gresik untuk memberikan support kepada para kader partai dalam rangka pemenangan Pilkada. “Dan, Gresik dekat dengan Surabaya sehingga setiap waktu kita menyemangati kader dalam rangka pemenangan Pilkada,” kata Lita yang baru 3 hari menjadi Ketua DPW NasDem Jatim itu.

Ia melanjutkan dalam kontestasi Pilkada 2024, partai NasDem memiliki target tinggi. :Target dalam Pilkada 2024, akan mendukung pemenang sebanyak-banyaknya,” tegas istri mantan Kapolda Jatim Machfud Arifin ini. Dalam waktu dekat, Lita melanjutkan pihaknya akan menghimpun kembali dukungan suara yang telah diraih partai dalam pemilihan legislatif atau Pileg 2024. 

Sementara itu, Ketua DPD NasDem Gresik Thoriq Majiddanor menambahkan, pihak siap untuk melaksanakan perintah dari DPP Nasdem. “Saat ini menunggu perintah dari DPP, karena baru ada pergantian Ketua DPW, sehingga kami harus melaporkan perkembangan politik terkini di Kabupaten Gresik,” ujar Jiddan, anggota DPR RI terpilih usai pelantikan. 

Kehadiran Lita Machfud Arifin ke Gresik melantik pengurus baru, DPD Partai NasDem Gresik periode 2024-2029 yang pimpinan oleh Thoriq Majiddanor. Pelantikan dilakukan secara sederhana di halaman Kantor partai di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Pelantikan pengurus baru ini dihadiri oleh para ketua partai, juga dihadiri Syahrul Munir dan Tri Putro Utomo. (yad)

DPW Partai NasDem  Siap Berikan Arahan Pemenangan Pilkada 2024 Selengkapnya

PAN Merapat ke Bacabup Gresik Syahrul Munir, PKB Nunggu Sikap Partai Demokrat dan PPP 

GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional atau DPP PAN memutuskan untuk memberikan dukungan kepada Syahrul Munir, Bakal Calon Bupati (Bacabup) Gresik 2024.

Dukungan kepada ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB DPRD Gresik ini diserahkan oleh Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi kepada Syahrul Munir di kantor PAN Jakarta pada 26 Juni 2024 lalu.  

Sebelumnya, Syahrul Munir juga telah mendapatkan dukungan dari Partai NasDem untuk mengikuti kontestasi dalam pemilihan bupati Gresik 2024. Kini, Syahrul Munir menanti dukungan dari dua partai lainnya yakni Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan atau PPP. 

“Bacabup Syahrul Munir juga daftar di penjaringan Partai Demokrat dan PPP. Jadi menunggu sikap dua partai lagi,” kata Sekretaris DPC PKB Gresik Imron Rosyadi pada Selasa, 2 Juli 2024.

Ketua DPD PAN Gresik Faqih Usman membenarkan hal tersebut. Surat tugas tersebut merupakan bentuk dukungan awal DPP PAN kepada Syahrul Munir.

“Surat tugas tersebut diserahkan Pak Viva Yoga Mauladi, Waketum DPP PAN sekaligus Tim Pilkada DPP PAN,” kata Faqih Usman. Dalam surat tugas itu, imbuh Faqih, DPP PAN menugaskan Syahrul untuk mencari pasangan bakal calon Wakil Bupati Gresik. 

Untuk diketahui Syahrul Munir daftar dalam penjaringan bacabup ke kantor DPD PAN Gresik pada Rabu, 29 Mei 2024. Syahrul naik motor vespa lawas ketika menyerahkan formulir pendaftaran kepada pengurus PAN Gresik.

Syahrul sempat  menjlentrehkan visi dan misi kepada para pengurus DPD PAN Gresik dan para relawan yang mayoritas memakai jersey bertuliskan “Bareng-bareng Cak Syahrur”. 

Politisi berusia 33 tahun ini mengusung tagline Gresik “Mentas” alias Menuju Tuntas. Syahrur mengatakan, ada sejumlah program yang akan dilaksanakan kalau terpilih menjadi Bupati Gresik periode 2024-2029. Tiga diantaranya program unggulan itu, ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petambak dan petani, bidang pendidikan dan pengentasan kemiskinan akut.(yad)

PAN Merapat ke Bacabup Gresik Syahrul Munir, PKB Nunggu Sikap Partai Demokrat dan PPP  Selengkapnya