Pemburu Biawak Tenggelam di Aliran Kali Lamong setelah Selamatkan Nyawa Adik

GRESIK,1minute.id – Seorang “pemburu” biawak dikabarkan tenggelam di aliran Kali Lamong di Desa Bulang Kulon, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Minggu, 25 Desember 2022. Korban tenggelam bernama Nanang Kurniawan, 27, warga Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, Jombang. 

Hingga menjelang Magrib, tim gabungan, antara lain dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik belum berhasil menemukan korban. Informasi yang dihimpun puluhan penghobi pemburu biawak asal Mojoagung, Jombang “menyerbu” Gresik. 

Mereka diperkirakan berjumlah 12 orang. Setiba di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mereka menyebar ke sejumlah tempat. Nanang dan adiknya memilih berburu biawak di sekitar Desa Bulang Kulon, Kecamatan Benjeng.  Sekitar pukul 08.30, dua bersaudara yang memiliki hobi sama, berburu binatang reptil biawak atau nyambek itu mulai beraksi. 

Mereka memilih lokasi berburu di bantaran Kali Lamong di Desa Bulang Kulon itu. Musim hujan, kondisi bantaran Kali Lamong pun licin. Debit air juga cukup deras. Pagi itu, mereka melihat ada seekor biawak. Beberapa kali mereka menembak sasaran. Dikabarkan salah satu tembakan mereka mengenai sasaran. Namun, biawak masih berusaha kabur. 

Melihat hewan buruannya kabur adik korban Nanang (belum diketahui identitas) lari untuk menangkap biawak itu. Namun, sang adik terpereset dan kecebur Kali Lamong. Korban Nanang melihat adik tercebur berusaha menolong. Nanang berhasil menyelamatkan nyawa adiknya tersebut. 

Namun, tubuh Nanang terseret arus Kali Lamong dan akhirnya tenggelam. “Korban bisa menyelamatkan adiknya. Tapi, kemudian korban terseret arus,” ujar seorang warga desa setempat. Pemcarian korban dilakukan sampai menjelang Magrib. Tapi, belum berhasil menemukannya. “Tadi teman-teman melakukan pencarian. Tapi karena menjelang Magrib belum ditemukan. Pencarian kami lanjutkan besok,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Gresik FX Driatmiko Herlambang dikonfirmasi selulernya pada Minggu malam, 25 Desember 2022. (yad)

Pemburu Biawak Tenggelam di Aliran Kali Lamong setelah Selamatkan Nyawa Adik Selengkapnya

Hujan-hujan, Tiga Gadis Cilik Terpeleset di Telaga, Ditemukan Meninggal Dunia


GRESIK,1minute.id – Duka menyelimuti warga Desa Cerme Kidul  Kecamatan Cerme. Tiga anak perempuan ditemukan meninggal dunia,  Rabu 27 Januari 2021. 

Mereka adalah korban tenggelam di Telaga Baru di desa setempat. Korban adalah Yulia Andini, 13 ; Eka Fitria, 15 dan Trisnia Rahma, 15. Semuanya warga Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Gresik. 

Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 14.40 hujan deras menguyur Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Termasuk wilayah Kecamatan Cerme. Sudah menjadi tradisi mulai anak-anak hingga dewasa untuk hujan-hujan alias mandi air hujan bersama teman sepermainnya. 

Siang itu, ada lima anak sedang mandi air hujan di sekitar Telaga Baru. Lokasi sebelah utara SMK Negeri Cerme di Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Gresik. Telaga itu seluas lapangan bola voli. Kedalaman sekitar 2 meter. 

Saat main di pinggir telaga itu,  tiga dari lima anak itu terpereset masuk telaga. Dua teman mereka bergegas lari minta pertolongan warga setempat. Agus Irwanto, diantaranya. Lelaki 40 tahun mendengar teriakan dua anak tolong itu langsung menuju lokasi Telaga Baru. 

Dalam hitungan menit, masyarakat semburat keluar rumah. Mereka langsung melakukan pencarian. Telaga Baru “diobok-obok” warga untuk mencari korban. Pencarian membuahkan hasil. “Ada tiga anak yang ditemukan,”kata petugas menirukan kesaksian Agus Irwanto, Rabu 27 Januari 2021.

Mereka bergegas membawa ketiga anak gadis itu ke puskesmas Cerme. Namun, sayang kesigapan masyarakat dalam melakukan pertolongan belum bisa menyelamatkan korban. 

Camat Cerme Suyono dikonfirmasi membenarkan kejadian tiga anak meninggal karena tenggelam itu. “Kesaksian warga ketiga anak itu tenggelam karena tidak bisa berenang,”kata Suyono dihubungi gawainya, Rabu malam 27 Januari 2021. (*)

Hujan-hujan, Tiga Gadis Cilik Terpeleset di Telaga, Ditemukan Meninggal Dunia Selengkapnya

Gerimis, Mancing Dikubangan Bekas Galian C, Bocah 8 Tahun Terpeleset, Tenggelam

Jalan akses menuju rumah penduduk di Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Gresik
GRESIK,1minute.id – Curah hujan tinggi membuat sejumlah kubangan bekas galian C tergenangi air. Orang tua tetap harus memperhatikan anak ketika bermainnya. 

Jangan sampai kejadian menimpah Adi Yusuf Maulana, 8 tahun, terulang lagi. Adi,  bocah kelas III Sekolah Dasar tinggal Desa Betiting Kecamatan Cerme ini ditemukan meninggal dunia, Sabtu 19 Desember 2020 menjelang Maghrib. 

Informasi yang dihimpun Sabtu, 19 Desember 2020 pukul 16.00 itu cuaca gerimis. Adi, 8 tahun itu kemudian memancing bersama lima temannya  di sebuah kubangan di belakang SDN  Betiting dalam kompleks Perumahan Cerme Indah, tempat tinggalnya. 

Awalnya bocah-bocah kompleks perumahan itu senang. Riang karena bisa hujan-hujanan. Mereka juga bisa memancing bersama dengan teman-temannya. Mereka semakin riang. 

Bocah rata-rata berumur 8 tahun itu tidak menyadari bahaya bila berkain di dekat kubangan bekas galian C ketika gerimis. Sebab, sekitar lokasi kubangan bekas galian C itu licin. 

Tiba-tiba Adi terpeleset. Sejumlah temannya dikabarkan panik kabur pulang memberitahukan kepada orang tuanya masing-masing. “Adi tetenggelam,”teriak mereka. 

Sekejap, penduduk di kompleks perumahan itu riuh.  Mereka bergegas menuju kubangan di belakang SDN Betiting itu. Kubangan diubek-ubek. Selama 1,5 jam Adi ditemukan di dasar kubangan. Namun, nyawa Adi tidak tertolong. Bocah 8 tahun itu meninggal dunia. 

Camat Cerme Suyono dikonfirmasi membenarkan ada kejadian siswa tenggelam di sebuah kubangan di belakang SDN Betiting, Kecamatan Cerme itu. “Iya tadi (Sabtu)  malam pukul 21.00 korban dimakamkan di TPU dalam kompleks perumahan,”ujar Suyono dikonfirmasi melalui Whatsapp, Minggu 20 Desember 2020. 

Sementara itu, air bah luapan Kali Lamong kembali menggenani rumah warga di tiga kecamatan yakni Balongpanggang, Benjeng dan Cerme. (*)

Gerimis, Mancing Dikubangan Bekas Galian C, Bocah 8 Tahun Terpeleset, Tenggelam Selengkapnya