TMMD ke-124 di Gresik Ditutup, Pangdam V/Brawijaya : Titip Hasil Pembangunan Dirawat agar Bermanfaat 

GRESIK,1minute.id – Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Rudy Saladin menyampaikan apresiasi atas sinergi luar biasa yang terjalin selama pelaksanaan TMMD ke-124 dipusatkan di Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. 

“Ini adalah bukti nyata keseriusan TNI bersama pemerintah dalam mengatasi kesulitan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, dan mempercepat pembangunan daerah,” ujar Jenderal Rudy Saladin dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asintel Danlantamal V Kolonel Laut (P) Heru Kristiono selaku Inspektur Upacara penutupan TMMD di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 4 Juni 2025.

Pangdam V/Brawijaya berharap pembangunan yang telah dikerjakan oleh para prajurit TNI selama sebulan itu bisa dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan jangka panjang oleh masyarakat.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman. Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. “TMMD sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Gresik sebagaimana tertuang dalam visi dan misi Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif,” kata Sekda Washil.q

“TMMD bukan sekadar proyek infrastruktur, tapi juga bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun masa depan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar selaku Dansatgas TMMD menyampaikan bahwa seluruh sasaran program telah tercapai 100 persen. Ia menjelaskan bahwa sasaran fisik meliputi rehabilitasi Kantor Desa Banter, pemasangan paving di halaman balai desa, pembangunan tanggul penahan tanah (TPT) di empat titik, pembangunan drainase di dua lokasi, pembangunan jalan usaha tani (JUT) di dua titik, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), penanaman pohon, serta perbaikan tempat ibadah.

Sementara itu, sasaran non-fisik meliputi penyuluhan kesehatan, hukum, wawasan kebangsaan, pemberdayaan masyarakat, pembersihan lingkungan sungai dan pasar desa, serta pelaksanaan klinik bebas stunting. 

Dalam kegiatan penutupan ini, juga digelar layanan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian santunan kepada anak yatim, pembagian bingkisan, serta bazar UMKM lokal yang menampilkan produk-produk unggulan Gresik seperti kuliner tradisional, kerajinan, dan sembako.

Kegiatan penutupan TMMD ke-124 juga ditandai dengan penyerahan simbolis kunci rumah dari program RTLH kepada warga penerima manfaat, serta penandatanganan berita acara serah terima hasil pembangunan dari TNI kepada Pemerintah Kabupaten Gresik.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain, Staf Ahli Bidang Ekonomi Kodam V/Brawijaya Kolonel Inf Fajar ;  Dandenkes Kodam V/Brawijaya Letkol Ckm (K) dr. Paulina ; Pabandiya Bakti Korem 084/Bhaskara Jaya Mayor Inf Tomi serta Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro. 

Program TMMD ke-124 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu mempercepat pembangunan serta memperkuat semangat gotong royong di tingkat desa. (yad)

TMMD ke-124 di Gresik Ditutup, Pangdam V/Brawijaya : Titip Hasil Pembangunan Dirawat agar Bermanfaat  Selengkapnya

Aslog Panglima TNI Pantau TMMD ke-124 di Gresik, Pekerjaan Fisik Sudah Capai 93,5 Persen

GRESIK,1minute.id – Mayjen TNI Chandra Wijaya melakukan kunjungan ke lokasi TMMD ke-124 di Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Jumat, 23 Mei 2025. 

Kedatangan Asisten Logistik Panglima TNI yang juga Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wanev) TMMD itu didampingi oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie, Aster Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi, dan Kasiter Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Harry Subarkah. 

Mereka disambut langsung oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kepala Kejaksaan Negeri atau Kejari Gresik Nana Riana, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu serta Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Mayjend TNi Chandra Wijaya mengatakan, bahwa program TMMD ke-124 memiliki dua fokus utama, yakni sasaran fisik dan non-fisik. Sasaran fisik meliputi rehabilitasi kantor desa, pavingisasi halaman, pembangunan tanggul penahan tanah (TPT), drainase, jalan usaha tani (JUT), serta renovasi dua unit rumah tidak layak huni (rutilahu). 

“Untuk sasaran fisik, kita telah melihat langsung pelaksanaannya: kantor desa di rehabilitasi, pavingisasi berjalan, pembangunan TPT, drainase, JUT, dan rutilahu juga dilakukan,” jelas Mayjen Chandra Wijaya.

Adapun sasaran non-fisik, imbuhnya, mencakup kegiatan penyuluhan dan sosialisasi, pelayanan serta pemeriksaan kesehatan, khitanan massal gratis, dan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. “Sasaran non-fisik ini penting karena menyentuh langsung kebutuhan dasar warga, seperti kesehatan, edukasi, dan bantuan sosial,” tambahnya.

Sebelumnya, Komandan Komando Distrik Militer atau Dandim 0817/Gresik sekaligus Dansatgas TMMD ke-124, Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, melaporkan bahwa hingga 22 Mei 2025, progres pelaksanaan program TMMD telah mencapai 93,5 persen. Capaian ini menandakan efektivitas pelaksanaan serta kekuatan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Asluchul Alif mengpresiasi atas pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Banter, Kecamatan Benjeng ini. Ia  menilai pelaksanaan kegiatan berjalan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan TNI, dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga pelosok desa.

“Ini menunjukkan komitmen kuat dari TNI dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan seperti Desa Banter. Apresiasi yang sama juga saya sampaikan atas kolaborasi TNI dan Pemkab Gresik, termasuk di wilayah Pulau Bawean,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Plt Bupati juga mengapresiasi capaian fisik program TMMD, seperti rehabilitasi infrastruktur dan peningkatan pelayanan dasar. Ia menilai pelaksanaan kegiatan berjalan disiplin, mencerminkan semangat gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan desa.

“Saya melihat kualitas pengerjaan cukup baik dan hampir rampung. Ini adalah hasil kerja sama dan komitmen semua pihak. Kami berharap kegiatan TMMD dapat terus dilaksanakan di Kabupaten Gresik,” tambahnya. (yad)

Aslog Panglima TNI Pantau TMMD ke-124 di Gresik, Pekerjaan Fisik Sudah Capai 93,5 Persen Selengkapnya