Hari Pertama MPLS, Spenda Gresik Kenalkan Keunggulan sebagai Sekolah Zero Waste 

GRESIK,1minute.id – “Saya selaku wali murid menyerahkan anak saya untuk di bimbing dengan pendidikan di SMPN 2 Gresik ini. Harapan menjadi anak yang berakhkak mulia kelak, ilmunya dapat menjadi modal di masa depannya,” kata seorang wali murid kelas VII UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik.

“Semoga Spenda menjadi sekolah idaman masyarakat Gresik berprestasi dan sukses,” imbuhnya dan diamini oleh ratusan siswa peserta upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS pada Senin, 15 Juli 2024.

Hari ini, semua siswa jenjang SD hingga SMA sederajat mulai masuk sekolah. Siswa baru selama 3 hari, mulai 15 hingga 17 Juli 2024 melaksanakan MPLS dimulai pukul 07.00 WIB. Semua satuan pendidikan di jenjang SMP telah mempersiapkan secara matang untuk menyambut siswa didik baru. Sekolah  berlomba memberikan kesan baik dan menyenangkan kepada anak-anak yang baru lulus di sekolah dasar itu. Mereka masih memakai seragam sekolah dasar masing-masing. Penuh warna. Tampak wajah mereka penuh senyum bahagia.

Sekolah juga mengenalkan “keistimewaan” sekolah masing-masing. Di UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik, misalnya. Sekolah berada di Jalan KH Kholil, Gresik mengusung tema ” Masa Pengenalan Sekolah yang Menyenangkan melalui aktifitas kreatif pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan sekolah”. 

“Kegiatan hari pertama (MPLS) siswa dikenakan dengan program unggulan sekolah, guru, KBM yang menarik, serta lingkungan sekolah yang aman nyaman dan menyenangkan,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Senin, 15 Juli 2024.

Keunggulan sekolah, antara lain adalah sekolah zero waste, kantin halal, sekolah ramah anak. Sekolah zero waste, kata Mohammad Salim, mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dalam acara Nawa Karsa Award 2024, Gresik Lestari yang gelar oleh Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik pada Rabu, 10 Juli 2024. 

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kepada Mohammad Salim. “Nawa Karsa Award, Gresik Lestari,  kami menyebut 4 penghargaan bergengsi diantaranya sebagai Sekolah Zero waste, juara 1 konten tiktok , juara 2 pameran inovasi produk lingkungan dan juara 3 konten Instagram,” terang Salim.

Bagaimana dengan siswa kelas VIII dan IX ? Salim mengatakan, selama masa MPLS tetap masuk sekolah. “Bagi kelas 8 dan 9 selama MPLS diadakan kegiatan PBB (peraturan baris berbaris) yang di latih oleh Kepolisian Gresik bertempat di halaman  Mapolsek Gresik Kota di  Jalan Basuki Rahmat,” terangnya. (yad)

Hari Pertama MPLS, Spenda Gresik Kenalkan Keunggulan sebagai Sekolah Zero Waste  Selengkapnya

Kolaborasi Siswa, Guru sampai Alumni Spenda Santuni Anak Yatim

GRESIK,1minute.id– Dinas Pendidikan Gresik menetapkan masa libur sekolah selama lebaran Idul Fitri 1445 hijiriah mulai 5 Aprill sampai 17 April 2024. Sebelum liburan tiba, UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik menggelar santunan anak yatim pada Jumat, 5 April 2024.
Sebanyak 52 anak yatim yang mendapatkan santunan dari siswa, guru dan alumni sekolah angkatan 1995 keatas serta sumbangan infaq dari Badan Amill Zakat Nasional (Baznas) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekolah berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu. 

“Senang bisa berbagi untuk adik adik ini kita lakukan setiap tahun nantinya, semoga bisa bermanfaat buat mereka,” kata Vera, alumni 1998 ini.  Santunan kepada anak yatim ini, sebagai agenda penutupan kegiatan selsma bulan suci Ramadan. 

Sebelumnya, sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu, menggelar berbagai kegiatan sosial, seperti berbagi takjil dan zakat dari anak OSIS, Pramuka Garuda, Suporter Spenda kepada abang becak, petugas kebersihan, masyarakat sekitar sekolah ; Pesantren Ramadan dengan tema “Love Ramadhan” selama 9 hari dimulai  27 Maret sampai 5 April 2024 dan ditutup Peringatan Nuzulul Quran dan santunan anak yatim dari alumni dan Baznas serta UPZ sekolah. Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim memberikan apresiasi kegiatan yang dilakukan oleh siswa, guru dan para alumni. “P

anitia, OSIS dan guru yang luar biasa semangat kegiatan Ramadan,” kata Mohammad Salim pada Sabtu, 6 April 2024. Ia juga tidak lupa mengingatkan kepada para siswa selama dua pekan libur untuk melakukan kegiatan yang positif. “Saya mengingatkan anak-anak untuk berlebaran dengan bahagia, aman dan tetap menjaga nama baik sekolah dan keluarga,” pesan Salim. (yad)

Kolaborasi Siswa, Guru sampai Alumni Spenda Santuni Anak Yatim Selengkapnya

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Zero Waste Pertama, Jujugan Studi Tiru 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadikan sekolah percontohan zero waste Kabupaten Gresik. Sekolah dipimpin oleh ohammad Salim itu menjadi jujugan pegiat lingkungan untuk melakukan studi tiru. 

Antara lain, tim Penyuluh Gresik Kawasan Merdeka Sampah (GKMS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik. Sebanyak 27 orang dari berbagai organisasi, diantaranya, pusat telaah dan informasi regional (Pattiro) Gresik; Aosiasi bank sampah Indonesia (Asobsi) ; Relawan Eco Enzym Indonesia (REEI) ; Ecoton. Selain itu, ada juga organisasi kemasyarakatan, seperti Muslimat, Fatayat, Nasiyatul Asyiyah, dan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Gresik. 

Rombongan tiba di UPT SMP Negeri 2 Gresik di Jalan KH Kholil, Kelurahan Kebungson, Gresik sekitar pukul 07.30 WIB. Mereka kemudian melakukan diskusi di ruang perpustakaan sekolah. Diskusi pun gayeng. Karena mereka memiliki tujuan sama Gresik bebas sampah.  “Tim penyuluh itu melakukan kunjungan ke sekolah untuk studi tiru pengelolaan sampah di sekolah,” kata Mohammad Salim pada Rabu, 25 Oktober 2025.  Tim penyuluh diajak ke pusat sampah yakni kantin sekolah. 

STUDI TIRU : Peserta diskusi studi tiru di sekolah zero waste UPT SMP Negeri 2 Gresik ( Foto : Istimewa)

“Kantin kami sudah tersertifikasi halal sehingga sumber sampah sudah dapat di minimalisir dan sehat,” ujar Salim didampingi humas sekolah Titien Harfutien. Kemudian, tim menuju tempat penanganan komposter dan bank sampah sekolah yang sudah aktif berjalan sejak program Adiwiyata digulirkan. ” Skarang tertanam pada karakter hidup bersih dan pulah sampah,” tegasnya. 

Titien Harfutien menambahkan, kehadiran orang tua dan studi tiru itu diharapkan mampu memberikan kontribusi pada program zero waste. “Orang tua bisa berkontribusi membuat sekolah zero waste dengan tidak memakai plastik saat mengirim makanan anaknya ke sekolah, ini kita periksa di pos pintu masuk,” kata Titien Harfutien. Peran aktif siswa menciptakan sekolah zero waste ini, melalui kelompok cinta lingkungan. “Sekolah audah terbentuk tim kelompok cinta lingkungan ( KCL) yang sebagai kader model dan duta penyuluh lingkungan,” kata Inggar, bagian kesiswaan UPT SMP Negeri 2 Gresik. 

Partisipasi semua insan sekolah itu, menjadikan UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadi Sekolah Zero Waste, pertama di Kabupaten Gresik. (yad)

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Zero Waste Pertama, Jujugan Studi Tiru  Selengkapnya

Siswa SMPN 2 Gresik Gelar Karya Kewirausahaan, Sajikan 35 Menu Khas Gresik, Sejam Ludes Terjual 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 35 jenis kuliner khas Gresik dipamerkan di halaman UPT SMPN 2 Gresik pada Kamis, 6 Oktober 2022. Kuliner itu hasil karya siswa kelas VII sekolah berada di Jalan KH Kholil, Gresik.

Gelar Karya Kewirausahaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila itu dibuka oleh Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim. Karena karya anak milenial, jenis menu cukup unik. Namun, tetap mempertahankan khas Gresik. Diantaranya, Kebab Krawu, Dimsum Otak-otak bandeng , Resoles Krawu, Susi Otak otak (Sutak) Bandeng, Onigiri Krawu, Bento Krawu, dan Lemper Krawu.

Ada juga Pie Pudak, Pudak Caramel (Pumel), Dadar Kemul , Bergedel Bandeng, Takoyaki Telur Bader serta Dawet Siwalan (Dalan). Kuliner itu, tidak hanya dipajang. Juga, di jual kepada siswa. Harganya tentu tidak bikin kantong bolong. Harga antara Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu.

GELAR KARYA SISWA: (ki-ka) Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim, Koordinator Pengawas sekolah Sarjuni dan Ahli IKM Suyatno melihat gelar karya Kewirausahaan siswa SMPN 2 Gresik pada Kamis, 6 Oktober 2022 ( Foto : SMPN 2 Gresik for 1minute.id)

“Ini bagian dari pembelajaran kewirausahaan. Dalam waktu 1 jam semua ludes terjual,”kata Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim pada Kamis, 5 Oktober 2022. Ia menambahkan, kedepannya kuliner karya siswa akan dijual secara online. “Penjualan bisa melalui media sosial juga melalui jejaring aplikasi pertemanan, WhatsApp,”imbuhnya. 

Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila mengusung tema Kewirausahaan ini, imbuhnya, bertujuan membentuk karakter profil pelajar Pancasila dengan sikap dan perilaku melalui praktik cinta produk khas daerah. “Inovasi dan kreasi mereka unik. Kami mengapresiasi. Semoga dengan kreasi unik tercipta semangat terus belajar berinovasi,”harap Salim. 

Salim mengatakan, sebelum gelar karya, siswa kelas VII berjumlah 225 siswa, mendapatkan pelatihan membuat kuliner khas Gresik. Pelatihan bertajuk Kewirausahaana, makanan khas Gresik menghadirkan fasilatator Hj. Nur Rahmawati, pemilik Pudak Sari Kelapa yang terkenal di Gresik. Nur juga komite sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu. Pelatihan digelar pada Rabu, 28 September 2022.

“Hari ini (Kamis) gelar karyanya,”katanya. Gelar Karya dihadiri oleh Koordinator pengawas sekolah Sarjuni dan pelatih ahli implementasi kurikulum merdeka (IKM) Suyatno. (yad)

Siswa SMPN 2 Gresik Gelar Karya Kewirausahaan, Sajikan 35 Menu Khas Gresik, Sejam Ludes Terjual  Selengkapnya

Latih Siswa Jiwa Kewirausahaan, SMPN 2 Gresik Gelar Pelatihan Membuat Pudak khas Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pudak, salah satu makanan khas Gresik. Mayoritas warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pernah mencicipi pudak. Kini, pudak memiliki kaya rasa. Puduk putih berbahan beras Ketan ; pudak coklat-biasa disebut-Pudak Sagu dan Pudak Hijau atau pudak rasa pandan. 

Namun, tidak semua orang mengetahui bagaimana cara membuat, kemudian memasarkannya. Nah, UPT SMP Negeri 2 Gresik memberikan pengetahuan sejak dini kewirausahaan kepada peserta didik. Sekolah yang dipimpin oleh Muhammad Salim  menggelar projek profil Pelajar Pancasila. Acara bertajuk Kewirausahaana, makanan khas Gresik menghadirkan fasilatator Hj. Nur Rahmawati, pemilik Pudaj Sari Kelapa Pudak yang terkenal di Gresik. Nur juga komite sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu.

Pesertanya adalah seluruh siswa kelas VII berjumlah 255 siswa. Pembelajaran kewirausahaan dipusatkan di halaman sekolah. Suasana pun riuh. Karena peserta antusias mengikuti pembelajaran itu. 

Menurut Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim, pembelajaran kewirausahaan ini bertujuan membekali siswa menjadi wirausahawan milenial yang Tangguh. Di UPT SMPN 2 Gresik terdapat program tema Ajar, salah  satu tema utama dalam projek penguatan profil pelajar Pancasila dalam kurikulum merdeka adalah kewirausahaan. 

“Kegiatan ini mencakup yang dibutuhkan untuk menciptakan peluang kegiatan  kewirausahaan adalah suatu sikap pemberani untuk mengerahkan tenaga dan pikiran untuk mencapai suatu maksud,”kata Salim pada Rabu, 28 September 2022.

Dengan kegiatan tema kewirausahaan, imbuhnya, dilakukan oleh siswa mengambil risiko dengan penuh perhitungan, mampu memanfaatkan peluang, komunikatif, mampu memasarkan, mampu bernegosiasi. Seseorang berjiwa diharapkan dengan  kegiatan P5 ini kewirausahaan diharapkan memiliki kualitas dasar untuk siswa SMPN 2 Gresik yakni :

PAPARAN : Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim (kanan) ketika mendampingi fasilitator memberikan pelatihan kewirausahaan membuat Pudak, makanan khas Gresik kepada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Gresik pada Rabu, 28 September 2022 ( Foto : SMPN 2 Gresik for 1minute.id)

Daya Pikir

Dengan kualitas dasar “daya pikir kewirausaan” dimiliki karakteristik yakni  berpikir: kreatif, inovatif, orisinil, divergen, mengembangkan. Pionir berpikir: menciptakan produk dan layanan baru, memikirkan sesuatu yang belum pernah dipikirkan oleh orang lain, menganalisis sebab akibat, menemukan sistem, sebagai agen perubahan, memikirkan masa depan, berintuisi tinggi, terampil mengambil keputusan, berpikir maksimal, positif dan versaitas berpikir sangat tinggi.

Daya Hati

Kualitas dasar daya hati kewirausahaan memiliki karakteristik sebagai berikut, memiliki prakarsa (inisiatif) tinggi: ada keberanian moral untuk mengenalkan hal-hal baru, proaktif, selalu ingin mencari perubahan yang lebih baik, tidak pernah merasa puas, terus menerus melakukan inovasi dan improvisasi demi perbaikan selanjutnya, dan keinginan menciptakan sesauatu yang baru.

Berintegritas tinggi: gigih, tekun, sabar, bekerja keras, pantang menyerah, dan berkomitmen tinggi, selalu menginginkan tantangan baru, selalu membangun keindahan cita rasa melalui seni, bersikap mandiri, selalu berusaha menciptakan dan meningkatkan nilai tambah sumberdaya.

Berani mengambil risiko: Berani berbeda, pro kepada perubahan dan tidak menyukai kemapanan, memiliki motivasi dan spirit untuk maju sangat kuat dilandasi oleh hubungan interpersonal bagus, pandai bergaul dan supel atau luwes dalam pergaulan, terarah pada tujuan akhir bukan tujuan sesaat.

Memiliki kemampuan untuk memobilisasi orang lain: melakukan apa saja yang terbaik, tidak suka mencari kambing hitam, membangun teamwork yang kompak, cerdas, dinamis, harmonis, dan lincah.

Melakukan  perbaikan secara terus menerus: mau memetik pelajaran dari kesalahan, dari kesuksesan, dan praktik-praktik yang baik, percaya diri dalam menciptakan peluang, memiliki daya saing tinggi tetapi mendasarkan pada nilai solidaritas, agresif/ofensif, humanis, terbuka terhadap umpan balik.

Daya Fisik

Kualitas dasar daya fisik kewirausahaan memiliki karakteristik sebagai berikut: menjaga kesehatan secara teratur, memelihara stamina tubuh dengan baik, memiliki energi yang tinggi, dan memiliki kebahagiaan hidup.

“Untuk menjadi wirausahawan harus memiliki disiplin, komitmen tinggi, jujur,  kreatif/Inovatif, mandiri dan realistis ,”kata Salim. (yad)

Latih Siswa Jiwa Kewirausahaan, SMPN 2 Gresik Gelar Pelatihan Membuat Pudak khas Gresik  Selengkapnya