Giliran Vaksin untuk Guru, PTM Diperkirakan Juli Nanti


GRESIK,1minute.id – Vaksinasi 1.110 guru berjalan lancar. Vaksin Sinovac untuk tenaga pendidik dan guru ini dipusatkan di UPT SMP Negeri 13 Ujungpangkah pada Rabu, 10 Maret 2021.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi memantau langsung vaksinasi untuk guru PAUD, TK, SMP Negeri dan Swasta ini. Akselerasi program vaksin ini sebagai persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Santri-sebutan lain-Pemkab Gresik.

Sebelum divaksin, para guru menjalani sekrining kesehatan. Pemeriksaan tekanan darah dan suhu badan serta riwayat kesehatan.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, vaksinasi kali ini menyasar para guru dan tenaga pendidik. Targetnya, ke depan agar pembelajaran tatap muka bisa segera dilaksanakan.

“Siang hari ini, ini tadi telah kita launching. Hari ini secara bergantian 1.110 di Kecamatan Ujungpangkah sudah tervaksin semua,”kata Wabup Gresik Aminatun Habibah pada Rabu. 10 Maret 2021.

Guru dan tenaga pendidik, imbuh Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah, menjadi profesi yang rentan terhadap penularan virus corona. Karena itu, guru harus diprioritaskan sehingga saat belajar tatap muka sudah bebas Covid.

“Supaya ketemu anak-anak sudah sehat dan bebas dari Covid. Ini kan guru dan tenaga pendidik harus aman dulu,”tambah dia.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Mahin menambahkan jika di Gresik ada 45 ribu guru dan tenaga pendidik mulai jenjang PAUD, TK, SD maupun SMP negeri maupun swasta seluruhnya akan divaksin.

Mahin menyatakan, pihaknya menargetkan pembelajaran tatap muka bisa dilakukan pada Juli 2021. Untuk tahap pertama akan dilakukan simulasi di sejumlah sekolah.

“Kita pastikan sebelum adanya belajar tatap muka dimulai sudah divaksin semua. Nanti secara bergiliran, akan dilakukan secara bertahap. Total seluruh guru ada 45 ribu guru dan tenaga pendidik,” tambahnya. (*)

Giliran Vaksin untuk Guru, PTM Diperkirakan Juli Nanti Selengkapnya

10 Perwakilan Ormas dan Nakes Kali Pertama Dapat Vaksin Covid-19

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 3 ribu vial vaksin buatan Sinovac disimpan di gudang farmasi kantor Dinas Kesehatan Gresik. Jumat, 15 Januari 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memulai melakukan vaksinasi anti Covid-19 di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Imunisasi kekebalan tubuh dari virus asal Wuhan, Tiongkok itu berikan kepada tenaga kesehatan di Gresik. Secara simbolis ada sepuluh tokoh yang siap di vaksinasi. “Saya siap di vaksin,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. “Saya juga siap di vaksin,”imbuh Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail.

Selain dua pucuk pimpinan di Kota Santri -sebutan lain-Kabupaten Gresik itu, tokoh masyarakat dan agama dari organisasi kemasyarakatan bakal mendapatkan vaksin di tahap pertama. Usia mereka minimal 18 tahun, maksimal 58 tahun. 

Mengapa pencanangan vaksinasi Sinovac dilakukan di RSUD Ibnu Sina Gresik? Menurut Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, RSUD Ibnu Sina Gresik semua ready. Tempatnya, tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, obat-obatanya. 

“Jika terjadi Kipi (kejadian ikutan pasca imunisasi) vaksin Covid-19 bisa langsung kita tangani rekan-rekan di rumah sakit Ibnu Sina,”kata Wabup Qosim didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali.

JAGA KETAT : Anggota gabungan TNI, Polri menjaga gudang penyimpanan vaksin di gudang farmasi Dinkes Gresik ( foto : Chusnul Cchusnul Chusnul Cahyadi /1minute.id)

Sementara itu, pascaserahterima 3 ribu vial vaksin Sinovac. Gudang Farmasi di UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinkes Gresik dijaga petugas gabungan TNI dan Polri. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan gudang farmasi penyimpanan vaksin Sinovac dilakukan penjagaan selamaa 24 jam nonstop. “Setiap harinya ada 10 anggota yang berjaga disini,”kata alumnus Akpol 2001 itu.  

Seperti diberitakan  Pemkab Gresik mendapatkan kuota vaksin Sinovac sebanyak 5.920 vial. Vial adalah wadah dosis tunggal dengan penutup karet diatasnya. Distribusi pertama, sebanyak 3 ribu vial. Sisanya, 2.920 vial menyusul karena kapasitas gudang farmasi Dinkes Gresik terbatas. (*)

10 Perwakilan Ormas dan Nakes Kali Pertama Dapat Vaksin Covid-19 Selengkapnya

Kapasitas Gudang Farmasi Terbatas, Vaksin Anticorona Dikirim Bertahap, untuk Nakes dan Forkopimda

GRESIK,1minute.id – Vaksin buatan Sinovac tiba di Gresik, Rabu 13 Januari 2021. Sekitar pukul 13.30 mobil boks yang membawa vaksin asal Tiongkok itu sampai di gudang farmasi di UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinas Kesehatan Gresik. Mobil pembawa vaksin yang dilengkapi  cold room, vaccine rafrigerator atawa tempat penyimpanan vaksin bersuhu 2 hingga 8 derajat celcius dikawal ketat kepolisian menggunakan mobil barakuda dari Surabaya. 

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto , Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali menyambut kedatangan vaksin di gudang farmasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

“Pengiriman di Surabaya Raya, Gresik urutan terakhir,”ujar pengemudi mobil pembawa vaksin. “Alhamdulillah distribusi lancar,”katanya sambil menghela nafas panjang. Vaksin untuk menambah kekebalan tubuh dari coranavirus disease 2019 diturunkan dari dalam mobil. Ada dua dus. Dibagian atas  berwarna merah bertuliskan Keep In a Cool & Dry Place.

Dibagian samping dus bertuliskan Urgent itu langsung dimasukkan gudang farmasi. Dalam gudang berukuran 4 x 10 meteran itu terdapat beberapa kotak pendingin. Wakil Bupati Gresik Moh Qosim mengatakan, untuk tahap awal Gresik mendapatkan kuota 5.920 vial. “Untuk pengiriman pertama hari ini 3 ribu vial,”kata Wabup Qosim didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali.

VAKSIN SINOVAC : Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali mengamati proses pemindahan vaksin dari mobil menuju gudang farmasi di UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinkes Gresik, Rabu 13 Januari 2021 (foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Wabup Qosim menambahkan, vaksin ini akan diperuntukkan tenaga kesehatan (nakes) di Gresik dan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Gresik. “Pencanangan awal vaksinasi dimulai Jumat di RSUD Ibnu Sina Gresik,”kata Wabup Qosim.  Selain nakes dan forkopimda, vaksin tahap awal juga untuk perwakilan pengurus organisasi kemasyarakatan. Diantaranya, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). 

“Perwakilan Ormas itu semakin meyakinkan masyarakat vaksin aman, dan halal,”tegas mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik itu.  Lebih jauh, Qosim mengatakan sesuai ketentuan vaksin diberikan kepada masyarakat berusia 18 tahun sampai 58 tahun. “Usia saya sudah diatas ketentuan itu, vaksin tahap berikutnya,”kata Qosim. (*)

Kapasitas Gudang Farmasi Terbatas, Vaksin Anticorona Dikirim Bertahap, untuk Nakes dan Forkopimda Selengkapnya
Ruang Vaksin

5.093 Dosis Vaksin Sinovac untuk Nakes Gresik, Kurang 2 Ribuan Dosis

GRESIK,1minute.id – Kesibukan terasa di UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinas Kesehatan Gresik, Rabu 13 Januari 2021. Sibuk menyiapkan ruang penyimpanan  vaksin buatan Sinovac ini. Siang hari ini rencananya vaksin asal Tiongkok tiba di Gresik. 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Gresik mendapatkan jatah 5.903 dosis vaksin dari Tiongkok itu. Dalam pengamatan 1minute.id, tempat penyimpanan vaksin berukurun 4 x 10 meter. Dalam ruangan terdapat dua AC. Masing-masing berukuran 2 PK. 
“Suhu di dalam ruangan dibawah 25 derajat celcius,”ujar seorang petugas di kantor UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinkes Gresik. 

Sedangkan, cold room,  vaccine rafrigerator atawa tempat penyimpanan vaksin bersuhu 2 derajat celcius. Distribusi vaksin Covid-19 ini direncanakan tiba di Gresik, Selasa malam, 12 Januari 2021. Kemudian, mundur hari ini, Rabu 13 Januari 2021.
Seperti diberitakan, Pemerintah Kabupaten Gresik tahap awal mendapatkan 5.903 dosis vaksin Sinovac. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali, ribuan dosis itu digunakan untuk tenaga kesehatan (nakes).

“Jumlah nakes di Gresik sekitar 7 ribuan,”kata Ghozali, Senin 11 Januari 2021. Sementara itu, perkembangan jumlah kasus Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Gresik bertambah 22 kasus menjadi 4.387 kasus konfirmasi pada Selasa 12 Januari 2021. Sedangkan, kasus sembuh bertambah 9 kasus menjadi 3.920 kasus. 
Tambahan 22 kasus baru itu tersebar di tujuh kecamatan yakni Dukun 2 kasus,  Bungah (1) , Duduksampeyan (2) , Menganti (6) dan Manyar (6). Kemudian, Kecamatan Benjeng (4) dan Gresik (2). 

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi,  sembilan kasus konfirmasi sembuh tersebar di lima kecamatan yakni, Menganti,  Balongpanggang, dan Benjeng. “Dua kasus sembuh lainnya di Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo dan Desa Serah, Kecamatan Panceng,”kata Reza.  (*)

Gresik mendapatkan 5.903 dosis vaksin dari Tiongkok itu. Dalam pengamatan 1minute.id, berukurun 4 x 10 meter terdapat dua AC. Masing-masing berukuran 2 PK. “Suhu di dalam ruangan dibawah 25 derajat celcius,”ujar seorang petugas di kantor UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinkes Gresik. 

Untuk tempat penyimpanan vaksin, cold room,  vaccine rafrigerator bersuhu 2 derajat celcius. Semula direncanakan vaksin coronavirus disease 2019 itu tiba di Gresik, Selasa 12 Januari 2021 malam. Tapi, mundur. Informasi yang dihimpun vaksin tiba pukul 12.30 hari ini. 

Seperti diberitakan, Pemerintah Kabupaten Gresik tahap awal mendapatkan 5.903 dosis vaksin Sinovac. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali, ribuan dosis itu digunakan untuk tenaga kesehatan (nakes). “Jumlah nakes di Gresik sekitar 7 ribuan,”kata Ghozali, Senin 11 Januari 2021 (*)

5.093 Dosis Vaksin Sinovac untuk Nakes Gresik, Kurang 2 Ribuan Dosis Selengkapnya