3 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Gresik,  Nomor 2 ada Mirip Flower Dome di Singapura

GRESIK,1minute.id – Ini tiga wisata alam dan wisata buatan yang layak untuk dikunjungi para wisata. Tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Tiga destinasi wisata itu, yakni, Pantai Pasir Putih di Desa Delagan ; Wisata alam Gosari atau Wagos di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah dan wisata Lontar Sewu di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti. 

Ketiga destinasi wisata itu berada di Kabupaten Gresik. Selama libur Lebaran Idul Fitri 1446 hijriah, ratusan bahkan ribuan wisatawan mengalir bagai air ketiga destinasi wisata yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes Masing-masing desa itu. 

1. Destinasi Wisata Lontar Sewu

Waka Polres Gresik Kompol Danu Anandhito Kuncoro Putro, bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik melakukan pemantauan di kawasan wisata Lontar Sewu pada Kamis, 3 April 2025. Pemantauan dilakukan bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang berwisata di libur lebaran. 

Kunjungan wisatawan ke Lontar Sewu pada H+4 lebaran ini sekitar seribu pengunjung. Kunjungan wisatawan di prediksi mencapai puncak pada H+7 lebaran atau warga Gresik biasa menyebut Lebaran Ketupat.

Pada kesempatan itu,  Kompol Danu Anandhito Kuncoro Putro, menghimbau agar masyarakat selalu menjaga barang bawaan, mengawasi anak-anak saat bermain, memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci, serta berhati-hati dalam menggunakan wahana wisata.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang berlibur merasa aman dan nyaman. Tetap waspada terhadap barang bawaan, pastikan kendaraan terkunci, dan awasi anak-anak saat bermain di wahana,” ujar Kompol Danu Anandhito.

Sambil menyapa pengunjung, rombongan Wakapolres juga turut menikmati fasilitas wisata seperti menaiki kereta wisata dan perahu. Mereka juga mencicipi berbagai kuliner khas yang tersedia di lokasi, menunjukkan dukungan terhadap UMKM setempat. 

Di wisata Lontar Sewu inu, selain arena bermain anak-anak. Wisatawan bisa menikmati ayam panggang dengan minum legen khas Hendrosari. Wisatawan juga bisa langsung membeli legen yang baru di panen dari atas pohon lontar. 

2. Wisata Alam dan Edukasi Wagos

Tempat wisata Gosari atau Wagos ini berbeda dengan Lontar Sewu. Ada dua destinasi bisa dikunjungi oleh wisatawan. Yakni, Wisata Gosari (Wagos) dan Prasasti Gosari atawa Prasasti Gua Butulan. Kedua destinasi ini satu kawasan. Karena itulah,  Wagos biasa disebut wisata alam dan edukasi. 

Wisata ini menawarkan suasana berbeda dan destinasi wisata lainnya di Kota Santri-seratan lain-Kabupaten Gresik Suasana tanaman bunga yang beraneka warna. Warni-warni tanaman seakan membawa pengunjung ke taman bunga seperti di kawasan Batu, Malang, Jawa Tina Atau, Flower Dome di Singapura. Para pengunjung bisa betah berlama lama, karena ingin menikmati warna-warni bunga yang sula ditemui di kawasan perkotaan 

3. Wisata Pantai Pasir Putih Delegan 

Destinasi wisata alam ini, paling banyak menyedot minat wisatawan. Karena wisata pantai dengan ombak yang tidak terlalu besar sehingga sangat disukai anak-anak hingga emak-emak. Wisatawan bisa bermain air pantai di pantai utara atau Pantura Gresik dengan menyewa pelampung dari ban dalam kendaraan. Selain berenang di pantai juga bermain di pasir putih di pinggir pantai sambil main layang-layang. (yad)

3 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Gresik,  Nomor 2 ada Mirip Flower Dome di Singapura Selengkapnya

Warga Gosari Temukan Tempat Pembakaran Tembikar Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit 

GRESIK,1minute.id – Warga Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik menemukan tempat pembakaran tembikar diduga peninggalan kerajaan Majapahit pada Selasa, 20 September 2022.

Kini, petugas dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik sedang melakukan penelitian benda  purbakala sejenis bebatuan warna putih tulang itu. Lokasi penemuan benda purbakala itu telah dipasang garis polisi (Police Line).

“Kami pasang garis polisi karena ada permintaan pemerintah desa setempat agar masyarakat tidak bisa masuk,”ujar Kapolsek Ujungpangkah AKP Mutlakin kepada 1minute.id pada Rabu, 21 September 2022.

Menurut Camat Ujungpangkah Arifin, penemuan benda purbakala sejenis bangunan bebatuan yang diduga tempat pembakaran tembikar itu bermula dari aktivitas warga membuat drainase air. “Kemhngkinan tempat pembakaran tembikar. Lokasi sekitar 50 meter dari tempat penemuan artefak sebelumnya,”kata Arifin pada Rabu, 21 September 2022.

GARIS POLISI: Tempat penemuan tempat pembakaran tembikar di Desa Gosari Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik dipasang garis polisi oleh Polsek Ujungpangkah (Foto: Istimewa)

“Melihat batubatanya seperti peninggalan zaman Majapahit. Desa sudah melakukan koordinasi dengan disparbud (Disparekrafbudpora Gresik,Red),”imbuh mantan Camat Kedamean itu.

Kepala Desa (Kades) Gosari Fathul Ulum mengatakan, menduga bebatuan berstruktur tersebut kemungkinan tempat pembakaran tembikar. “Melihat tanda-tanda di batunya mengarah ke era kerajaan Majapahit,”ujar Ulum. Saat ini, radius 10 meter dari lokasi penemuan benda purbakala itu telah disterilisasi. 

Untuk diketahui, Kemendikbudristek RI menetapkan Situs Gosari sebagai cagar budaya. Diantaranya, sendang lanang, sendang bidadari, prasasti Butulan dan tungku pembakaran tembikar. “Dari gua Butulan berjarak sekitar 100 meteran,”tegasnya. Menurut Ulum, konon berdasarkan cerita di sekitar tempat penemuan artefak dan benda purbakala lainnya adalah tempat pembuatan tembikar pada zaman Kerajaan Majapahit. “Tembikar kualitas ekspor,”katanya. (yad)

Warga Gosari Temukan Tempat Pembakaran Tembikar Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit  Selengkapnya

Gus Menteri Terpesona Keindahan Destinasi Wisata Setigi, KPI dan Wagos

GRESIK,1minute.id – Pesona desa wisata di Gresik Utara menarik perhatian Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT). Ada tiga destinasi wisata yang dikunjungi oleh Gus Menteri-sapaan akrab-Abdul Halim Iskandar pada Jumat, 15 Oktober 2021.

Tiga destinasi alam buatan itu ada Selo Tirta Giri (Setigi) dan Kebun Pak Inggih. Keduanya di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah. Satu lagi, Wisata Gosari (Wagos) di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah. 
Kali pertama yang dijujug oleh Gus Menteri bersama istri, Lilik Umi Nasriiyah destinasi wisata Setigi dan KPI.

Gus Menteri disambut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, anggota DPRD Jatim Fauzan Fuadi dan Uviq Zuroidah, Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik Syahrul Munir, Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim dan pendamping desa se-Gresik.

Gus Menteri salut dengan keberadaan wisata Setigi dan KPI. Dua wisata ini murni dibangun oleh pemerintah desa (Pemdes) bersama berbagai elemen melalui swadaya masyarakat. Kemandirian ini, membawa keberhasilan Desa Sekapuk membangun megah dua wisata eksotis yaitu Setigi dan KPI. Bahkan, wisata Setigi dulunya merupakan tempat pembuangan sampah.

“Saat ini saya berada di wisata Setigi Desa Sekapuk, dimana dulunya ini adalah tempat pembuangan sampah, namun oleh Kepala Desa dan pemerintah desa bersama masyarakat bersama-sama membangun wisata yang sangat indah, sangat luar biasa sekali,”puji Gus Menteri.

Gus Menteri juga merespon positif keinginan Kades dan pengelola wisata untuk menghadirkan kapal yang akan diberi nama Bukan Kapal Nuh (BKN) dan diletakkan di Setigi sebagai simbol kebangkitan Gresik yang dulunya dikenal sebagai Kota Syahbandar.
“Saya akan berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan terkait pengadaan kapal bekas sebagai simbol kebangkitan Gresik yang dulu dikenal dengan Kota Syahbandar,”tandasnya.

Gus Menteri melanjutkan kunjungan ke destinasi Wagos. Gus Menteri bahkan menyempatkan cuci muka di sebuah sendang yang usianya telah berabad-abad lamanya.

“Bagus sekali wisata Wagos di Desa Gosari ini, ada tamannya, ada kolamnya, dan menariknya ada sendang yang usianya sudah berabad-abad dan katanya bisa bikin awet muda, tadi saya sempat cuci muka disana,” ujar Gus Menteri sembari memperagakan saat cuci muka.

Dalam kunjungannya,  Mendes PDTT dan rombongan menikmati panorama dengan berselfi di sejumlah lokasi instagramable. Seperti di Jorongan Batu Kars (JBK), Tangga Derajat, dan di Jembatan Peradaban Danau Jamrud Setigi. Tak ketinggalan juga Monumen Ratu Agro di KPI dan Taman Cakradewi di Wagos Gosari. (yad)

Gus Menteri Terpesona Keindahan Destinasi Wisata Setigi, KPI dan Wagos Selengkapnya

PPKM Darurat, Ini Cara Gresik Jaman Now

GRESIK,1minute.id – Pemerintan akan melakukan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai Sabtu besok, 3 Juli 2021. Bagaimana pengusaha mal dan pelaku industri menyikapi rencana PKKM Darurat itu.

Ini penjelasan para pengusaha mal maupun pengelola industri pariwisata di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Mereka menyatakan kesiapan untuk mendukung kebijakan pemerintah kabupaten Gresik dalam upaya mencegah persebaran corona virus disease 2019 (Covid-19). 

1. Iconmall Gresik

MARCOMM & Tenant Iconmall Agva Angelita menyatakan, manajemen telah memutuskan melakukan penyesuaian operasional selama PPKM Darurat diberlakukan mulai 3 – 20 Juli 2021. Mal berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu akan buka mulai pukul 10.00 hingga 20.00.

Namun, tidak semua gerai beroperasi. Dia mencontohkan, supermaket, farmasi, food and beverage (FnB) serta ATM Center. “Untuk FnB hanya take away dan delivery,”kata Lita-sapaan-Agva Angelita dikonfirmasi 1minute.id pada Jumat, 3 Juli 2021. 

2. Destinasi Wisata Religi Maulana Malik Ibrahim

WISATA RELIGI : Suasana Makam Maulana Malik Ibrahim pada Jumat malam. 2 Juli 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

WISATA religi berlokasi di Jalan Malik Ibrahim Desa Gapura Sukolilo, Kecamatan Gresik selama masa PPKM Darurat akan menutup kunjungan para peziarah. “Pengurus sudah memutuskan untuk menutup aktivitas ziarah,”kata Sobirin, salah satu petugas kebersihan di Makam Maulana Malik Ibrahim ditemui pad Jumat malam, 2 Juni 2021.

Meski rencana penutupan tempat wisata rohani belum secara resmi dipasang. Namun, woro-woro secara lisan telah dilakukan oleh pengurus makam Wali Songo, penyebar agama Islam di Pulau Jawa kepada masyarakat dan peziarah.

3. Destinasi Wisata Selo Giri Tirta (Setigi) dan Wagos

SETIGI : Salah satu spot instagramable di destinasi wisata Setigi di Desa Sekapuk,Kecamatan Ujungpangkah, Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

DUA destinasi berlokasi di Kecamatan Ujungpangkah ini telah menyatakan kesiapannya untuk turut serta membantu pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik untuk mengerem laju perseberanan pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok yang memasuki tahun kedua 

Purwadi, perwakilan dari Setigi mengatakan pihaknya tetap akan mendukung pemerintah untuk mengerem laju persebaran Covud-19 di Gresik. Ia menyatakan di masa pandemi ini jumlah kunjungan wisatawan turun drastis. Pada 2020, katanya, pemasukan dari sektor pariwisata Setigi berkisar Rp 5 miliar. Dia memperkirakan pendapatan tahun ini semakin menurun. 

“Semester pertama 2021 hanya mendapat Rp 2 miliar,”kata Purwadi dalam rakor PPKM dipimpin Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 1 Juli 2021. Rakor dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail serta pelaku industri pariwisata itu.

WAGOS : Destinasi wisata ini berada di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara, Dawan , pengelola Wisata Gosari lebih all out untuk membantu bersana-sama dengan Pemkab Gresik dalam upaya mencegar persebaran Covid-19 di Gresik ini. Dawan menyatakan, sebelum adanya keputusan PPKM Darurat telah diputuskan menutup lokasi wisata.“Warga Gosari meminta agar Wagos ditutup sementara mengingat jalan menuju Wagos adalah pemukiman warga. Daripada menimbulkan ekses yang tidak baik, maka kami menutup Wagos,”katanya. 

JAMAN NOW : Tiga Pilar terdiri dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengajak masyarakat tetap dirumah untuk mengerem persebaran Covid-19 di Gresik

Sementara itu, tiga pilar di Kota Santri mulai gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat selama PPKM Darurat. Diantaranya, kampanye Gerakan Gresik Jaman Now (JAngan keMANa-mana, Nang Omah Wae) (yad)

PPKM Darurat, Ini Cara Gresik Jaman Now Selengkapnya

PPKM Darurat, Pengelola Destinasi Wisata di Gresik Sepakat Tutup

GRESIK,1minute.id – Industri pariwisata di Kota Santri sepakat untuk tutup selama 17 hari. Keputusan itu diambil setelah forkopimda bertemu dengan pengelola wisata di ruang pertemuan Dynasty Water World di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) pada Kamis, 1 Juli 2021.

Pertemuan itu dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail untuk mendukung penetapan PPKM mikro darurat Jawa dan Bali. 

“Mohon maaf undangan kami yang terasa mendadak ini, tapi Alhamdulillah saudara berkenan hadir dan semuanya 100 persen hadir,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya.

Bupati mengajak semua pihak untuk mendukung keputusan Pemerinta tentang pemberlakuan PPKM Mikro darurat Jawa Bali ini.  “Perkembangan paparan Covid-19 di Indonesia trennya selalu naik. Hampir di semua kabupaten/ kota di Jawa dan Bali, tak terkecuali di Kabupaten Gresik. Hampir semua rumah sakit sudah mulai menolak pasien. Faktanya akhir-akhir ini banyak yang meninggal,”jelas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani menambahkan dalam waktu 4 hari penambahan 200 tempat tidur saat ini sudah penuh. Bupati juga mendapat laporan bahwa pemakaman di suatu wilayah di Gresik sudah penuh. “Kami harus mengambil sikap dan sudah memerintahkan Asisten untuk mencari lahan tanah negara dan merupakan asset Pemkab Gresik untuk pemakaman umum baru. Alhamdulillah sudah mendapat lahan untuk makam baru,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

RAKOR PPKM DARURAT : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam rakor PPPKM Darurat pada Kamis, 1 Juli 2021 ( foto : ist )

Terkait pelaksanaan PPKM mikro darurat di Gresik, Bupati yang sudah disetujui oleh Forkopimda dan pengelola tempat wisata akan menutup tenpat wisata. Tak hanya tempat wisata, Bupati juga akan menutup tempat-tempat umum yang lain misalya Alun-alun, taman dan lain-lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

Pengetatan protokol kesehatan di semua tempat akan diberlakukan dengan dukungan Kodim 0817 Gresik dan Polres Gresik.

Dimasa PPKM darurat ini, Bupati juga telah memerintahkan Dinas Kesehatan untuk menggenjot dan melakukan percepatan vaksinasi. “Kita sudah melaksanakan vaksinasi terbesar di Jawa Timur. Meski demikian kami akan terus melaksanakan vaksinasi ini kepada seluruh masyarakat,”tegas Bupati berusia 36 tahun ini.

Sementara itu, perwakilan pengelola Destinasi Wisata Selo Tirta Giri (Setigi) Ujungpangkah Purwadi mengatakan pihaknya tetap akan mendukung pemerintah di masa pandemi ini. 

Dawam, pengelola wisata Gosari setali tiga uang dengan Purwadi. Dawan mengatakan, pihaknya, sebelum adanya keputusan PPKM Mikro Darurat telah diputuskan telah menutup lokasi wisata.“Warga Gosari meminta agar Wagos ditutup sementara mengingat jalan menuju Wagos adalah pemukiman warga. Daripada menimbulkan ekses yang tidak baik, maka kami menutup Wagos,”katanya. (yad)

PPKM Darurat, Pengelola Destinasi Wisata di Gresik Sepakat Tutup Selengkapnya