4 Siswa MTs Tarbiyatul Wathon, Campurejo Boyong 4 Medali di Ajang IISRO 2025, Kompetisi Robotik Internasional

GRESIK,1minute.id – International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang berakhir pada Rabu, 24 Desember 2025. Sebanyak empat siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tarbiyatul Wathon, Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik berhasil merebut empat medali di ajang kompetisi internasional robot terbesar untuk siswa muslim ini. 

Empat siswa yang menorehkan tinta emas bagi dunia pendidikan di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik itu, yakni, Muhammad Rabi Fawaid, Kelas VIII A meraih The Second Place of Maze Transporter Katagori Robot Transporter Senior ; Muhammad Fatihul Fajril Irham (Kelas VIII A) meraih The second place of Sumo RC 1 Kg ; Hishan Fatihuddin Fawwas Arrahman (Kelas VIII B) meraih The Second Place of Maze Transporter dan Muhammad Uffair Nayaka Untara (Kelas VII A) meraih The Third place of Sumo RC 1 Kg. Mereka tergabung dalam robotika sekolah.

Bagaimana perasaan mereka karena mengharumkan nama sekolah dan pendidikan di Kabupaten Gresik ? “Saya merasa terharu bisa ikut lomba Robot tingkat international, karena selama ini saya ingin masuk ekstrakurikuler robotik di MTs Tarbiyatul Wathon, hal itu yang mendorong saya harus masuk di Lembaga MTs. Tarbiyatul Wathon,” kata Hishan Fatihuddin Fawwas Arrahman, programer Transporter di tim Robotik MTs Tarbiyatul Wathon, Campurejo, Panceng itu. 

Muhammad Fatihul Fajril Irham, mengaku masih belum percaya bisa meraih prestasi di ajang robotika internasional ini. Sebab, Fajril mengaku  baru belajar robotika semenjak September sampai November 2025. Kecerdasan dan ketekunan siswa kelas VIII itu akhirnya ditunjuk untuk mewakili teman-temannya ikut ajang IISRO di Semarang pada Desember 2025. “Hati dan perasaan saya masih tidak percaya kalau saya bisa jadi juara Robotika,” kata Fajril. 

Kompetisi robot tahunan yang diikuti ribuan siswa mulai jenjang Sekolah Dasar dan Madrasah Tsanawiyah (SD dan MTs) sederajat yang diselenggarakan International Muslim Association for Robotics atau Asosiasi Muslim Internasional untuk Robotika (IMARO), sebagai persiapan sekolah Islam untuk berpartisipasi dalam kompetisi robotika dunia. Kompetisi berlangsung selama 3 hari, 22-24 Desember 2025. Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang, Jawa Tengah. 

Kepala Mts Tarbiyatul Wathon, Campurejo, Emy Fitriyatun Nisa’ mengucapkan rasa syukur. “Syukur Alhamdulillah, Prestasi di tingkat International yang diraih anak-anak Robotik sangat menggembirakan dan kebanggaan bagi seluruh civitas MTs. Tarbiyatul Wathon, kami berharap prestasi tim robotic dapat di tiru oleh teman temanya demi mengharumkan nama MTs. Tarbiyatul Wathon,” kata Emy Fitriyatun Nisa’. 

Sementara itu, Waka Kesiswaan Alfi mengaku bangga prestasi yang diraih tim robotic sekolah. “Kami sangat bangga dan terharu yang notabenya anak-anak kami dari pinggiran desa dengan pencapaian di kanca internasional ini, selain itu kita bisa membuktikan bahwa madrasah mampu bersaing dan berinovasi di Tengah perkembangan zaman. Ajang ini bukan sekedar lomba, tapi juga buat pengalaman belajar anak kami dan untuk memotivasi siswa-siswi yang lain,” ujarnya. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi