GRESIK, 1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik atau SPENDAGRES terpilih sebagai Sekolah Energi Berdikari (SEB). Satu-satunya di Kota Santri, Kabupaten Gresik. Satu dari 30 sekolah di Indonesia.
Capaian ini membanggakan dunia pendidikan. Bagi civitas UPT SMP Negeri 2 Gresik, terpilih sebagai SEB yang diinisiasi Pertamina merupakan sebuah kepercayaan sekaligus kesempatan untuk memperkuat komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang inovatif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Program ini sejalan dengan semangat SPENDAGRES untuk tidak hanya mencetak murid yang cerdas secara akademik, tetapi juga peduli lingkungan, mampu berpikir kritis dan kreatif, serta memiliki keterampilan menghadapi tantangan masa depan.
Pada Rabu, 21 Oktober 2026, tim Universitas Pertamina hadir langsung ke sekolah yang berlokasi di Jalan KH Kholil Gresik untuk kunjungan awal dan pengenalan program SEB. Kegiatan tersebut dihadiri dosen Universitas Pertamina, Bob Adyari dan Zahra Akbari A.
Rombongan disambut langsung Kepala SPENDAGRES, Mohammad Salim.
Menurut Salim, Sekolah Energi Berdikari merupakan program yang diarahkan untuk membangun pengetahuan, keterampilan, kepedulian, dan aksi nyata generasi muda di bidang lingkungan, energi, teknologi, serta keberlanjutan.
Melalui program ini, pembelajaran tidak berhenti pada teori di dalam kelas. “Siswa akan diajak mengamati, mencoba, mengolah, menciptakan, dan menerapkan solusi secara langsung di lingkungan sekolah,” kata Salim.
Program SEB dirancang melalui beberapa tahapan, mulai dari asesmen berbasis kondisi sekolah, sosialisasi SEB, pembentukan komunitas lingkungan (KCL), edukasi STEM, implementasi infrastruktur teknologi, pelatihan guru, proyek inovasi murid di bidang lingkungan, monitoring, hingga evaluasi.
Salah satu daya tarik utama adalah implementasi infrastruktur teknologi lingkungan. “SPENDAGRES berkesempatan mengembangkan berbagai inovasi, di antaranya panel surya atau PLTS, coding lingkungan, laboratorium kimia lingkungan, smart eco garden, smart water, biopori, smart waste bin, serta smart eco school untuk mendukung penghematan energi, khususnya penggunaan cahaya di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Menariknya, program ini juga memberikan kesempatan bagi satu murid untuk menjadi Green Warrior. Murid terpilih akan mendapatkan pembinaan sekaligus berkesempatan memperoleh beasiswa. Kehadiran Green Warrior diharapkan menjadi penggerak dan teladan dalam membangun budaya peduli lingkungan di sekolah.
“Dari sekolah, untuk bumi. Dari ide sederhana, menjadi aksi nyata. UPT SMP Negeri 2 Gresik siap menjadi bagian dari generasi yang belajar, bergerak, dan berdampak untuk murid,” tegas Salim. (yad)
Editor: Chusnul Cahyadi

