Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Padukan Olahraga dan Heritage Industri di Kawasan Pabrik Gresik

GRESIK,1minute.id – Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 telah berlalu. Namun, gabung event yang diikuti 1.111 peserta masih terasa hingga kini. Sebab, event yang mengusung tema “From Heritage to Finish Line”, event ini menghadirkan pengalaman berolahraga yang berbeda bagi ribuan peserta yakni dengan menyusuri kawasan bersejarah di area pabrik pertama di Indonesia yang diresmikan oleh presiden Soekarno itu.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PT Semen Gresik dalam mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga, sekaligus mengenalkan nilai sejarah kawasan heritage industri perusahaan. Para peserta diajak menyusuri rute yang melintasi sejumlah area bersejarah di lingkungan pabrik yang memiliki peran penting dalam perkembangan industri semen nasional.

Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana bersama Direktur Operasi Benny Ismanto dan Direktur Keuangan dan SDM Fardhi Sjahrul Ade turut melakukan flag off sebagai tanda dimulainya kegiatan running di Wisma Jenderal Ahmad Yani, area Gedung Utama Semen Indonesia (GUSI) Gresik pada Minggu lalu, 10 Mei 2026. Pelepasan peserta berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para runners yang berasal dari berbagai daerah.

Semen Gresik Grissee Running Festival terbagi dalam dua kategori, yakni 5K dan 10K. Untuk kategori 5K, peserta melewati kawasan heritage dan area operasional pabrik, sedangkan kategori 10K menempuh rute yang lebih luas dengan melintasi area perkotaan Kabupaten Gresik, termasuk kawasan Alun-Alun Gresik.

Selain menghadirkan pengalaman olahraga, kegiatan ini juga memberikan nilai edukatif bagi peserta. Para runners melintasi kawasan bangunan bekas pabrik yang kini telah direvitalisasi menjadi Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), sebagai bentuk transformasi kawasan industri menjadi pusat pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia.

Konsep “From Heritage to Finish Line” merepresentasikan perjalanan yang menghubungkan nilai sejarah perusahaan dengan semangat hidup sehat dan kolaborasi bersama masyarakat. Melalui kegiatan ini, PT Semen Gresik berupaya menghadirkan event yang tidak hanya berorientasi pada olahraga, tetapi juga memperkuat citra perusahaan dan mendukung pengembangan sport tourism di Kabupaten Gresik.

Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana, menyampaikan bahwa melalui Semen Gresik Grissee Running Festival, perusahaan mengajak untuk berolahraga khusunya olahraga lari guna mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat dengan berolahraga, sekaligus menikmati kawasan bersejarah di area pabrik Semen Gresik yang memiliki nilai historis bagi perkembangan industri nasional,” terang Gatot Mardiana.

Melalui penyelenggaraan Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, PT Semen Gresik terus berkomitmen menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, mendukung gaya hidup sehat, serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam pengembangan potensi daerah secara berkelanjutan. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Padukan Olahraga dan Heritage Industri di Kawasan Pabrik Gresik Selengkapnya

Stok Pupuk Musim Tanam April – September 2026 Aman, Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 219.648 ton.

Ketersediaan stok ini menjadi salah satu indikator kesiapan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi dan menjamin ketersediaan pupuk bagi petani di tengah dinamika global yang berdampak pada rantai pasok bahan baku industri pupuk dunia.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani selama musim tanam berlangsung.

Berbagai langkah tersebut dilakukan melalui optimalisasi fasilitas produksi dan operasional perusahaan untuk menjaga kontinuitas produksi pupuk, penguatan stok pupuk bersubsidi, serta dukungan jaringan distribusi nasional Pupuk Indonesia Group agar pupuk tersedia tepat waktu bagi petani.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga terus memperkuat antisipasi terhadap berbagai dinamika global yang berpotensi memengaruhi rantai pasok bahan baku industri pupuk dunia. “Perubahan kondisi global dan potensi gangguan jalur logistik internasional menjadi perhatian industri pupuk dunia. Namun Petrokimia Gresik tetap berupaya optimal dalam memproduksi pupuk sehingga ketersediaan pupuk bagi petani tetap terjaga,” ujar Daconi di Surabaya, Jawa Timur pada Selasa, 12 Mei 2026.

Sebagai langkah antisipasi, Petrokimia Gresik memperkuat strategi pengadaan bahan baku, di antaranya melalui diversifikasi negara asal suplai phosphate rock, potash, dan sulphur, serta optimalisasi pasokan sulphuric acid dari produksi dalam negeri. Selain itu, perusahaan juga melakukan optimalisasi kontrak pengadaan jangka panjang serta mempercepat pengamanan stok bahan baku untuk kebutuhan enam hingga dua belas bulan ke depan guna menjaga keberlanjutan produksi.

“Di sisi operasional, Petrokimia Gresik memastikan kesiapan fasilitas produksi dan operasional perusahaan agar produksi pupuk tetap berjalan optimal untuk mendukung kebutuhan musim tanam nasional,” tandas Daconi.

Sementara itu, per 10 Mei 2026 Petrokimia Gresik memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi tetap terjaga untuk mendukung kebutuhan musim tanam. Terdiri dari Urea bersubsidi sebesar 32.054 ton, NPK Phonska 166.324 ton, pupuk organik Petroganik sebesar 16.611 ton, ZA 2.720 ton, dan SP-36 1.939 ton.

“Stok ini telah tersedia pada jaringan distribusi Pupuk Indonesia dan siap disalurkan kepada penerima di PPTS (Penerima Pupuk pada Titik Serah) sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap petani tidak perlu khawatir, musim tanam April–September bisa dijalani dengan optimal,” ujar Daconi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Pemerintah telah banyak melakukan perubahan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi. Perubahan ini sebagai upaya untuk memberikan kemudahan akses petani terhadap pupuk bersubsidi.

Perubahan tersebut diantaranya penyederhanaan regulasi, dari 145 aturan dipangkas menjadi satu peraturan induk, yaitu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, kemudian disempurnakan dengan Perpres 113/2025. Melengkapi peraturan induk tersebut, terbit juga Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 15 Tahun 2025 sebagian peraturan pelaksanaannya.

Penyederhanaan ini mendukung kelancaran distribusi pupuk ke seluruh Indonesia, sehingga berjalan semakin efektif dan tepat waktu. Selain itu mampu mendukung tingginya penyerapan pupuk bersubsidi di awal tahun. Bahkan realisasi penyaluran pupuk bersubsidi nasional per 10 Mei 2026 mencapai 3,46 juta ton atau 35 persen dari total alokasi tahun 2026 sebesar 9,85 juta ton. Realisasi tersebut juga tercatat lebih tinggi 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Ia juga memastikan PI Group berkomitmen melakukan pengawasan ketat agar Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) disiplin menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah diturunkan Pemerintah sebesar 20 persen untuk seluruh jenis pupuk bersubsidi. Hal ini, tambahnya, menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Lebih lanjut ia mengimbau, penebusan harus dilakukan di PPTS atau kios resmi sehingga petani mendapatkan produk asli. Saat ini banyak sekali oknum yang tidak bertanggung jawab menawarkan produk palsu, umumnya dengan iming-iming harga lebih murah. Petani harus berhati-hati agar tidak tertipu dan tetap mendapatkan hasil optimal dalam budidayanya.

“Petrokimia Gresik berkomitmen menjaga keberlangsungan produksi dan ketersediaan pupuk nasional di tengah tantangan global. Kami ingin memastikan kebutuhan pupuk petani tetap terpenuhi sehingga produktivitas pertanian nasional dapat terus terjaga,” tutupnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Stok Pupuk Musim Tanam April – September 2026 Aman, Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi  Selengkapnya

Kapolres Gresik Sidak Layanan Kepolisian, Ngurus SKCK Online di Rumah, Cetak di Mapolres 

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) sejumlah unit layanan kepolisian pada Selasa, 12 Mei 2026. Sidak untuk memastikan pelayanan publik di lingkungan Polres Gresik berjalan optimal. Masyarakat mendapat pelayanan yang cepat, humanis, dan responsif.

Pelayanan kepolisian yang dipelototi oleh Kapolres Ramadhan Nasution mulai dari pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) hingga kesiapsiagaan operator Hotline 110. Saat berada di ruang pelayanan SKCK, AKBP Ramadhan Nasution berdialog langsung dengan petugas serta warga yang sedang mengurus dokumen. Ia menekankan pentingnya sikap humanis, cepat tanggap, dan profesional dari seluruh personel Polri dalam melayani masyarakat.

“Tujuan kami melakukan pemantauan ini adalah untuk memastikan masyarakat benar-benar terlayani dengan baik. Tidak boleh ada hambatan yang tidak perlu, dan personel harus sigap dalam membantu setiap kebutuhan warga,” ujar alumnus Akpol 2007 itu.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelayanan berjalan optimal, transparan, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang mengurus administrasi maupun menyampaikan aduan. Menurutnya, transformasi pelayanan publik menjadi salah satu prioritas utama Polri guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Pelayanan SKCK di Polres Gresik sendiri kini mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Salah satu warga yang ditemui di lokasi mengaku puas dengan sistem pelayanan yang dinilai semakin praktis dan modern berkat penerapan sistem daring (online).

“Sekarang pengurusan SKCK sangat cepat. Kita bisa mendaftar dan mengisi data secara online dari rumah, jadi ke sini tinggal proses verifikasi dan ambil saja. Terima kasih kepada Polres Gresik atas kinerjanya yang semakin baik,” ungkap salah satu pemohon SKCK.

Selain mengecek pelayanan administrasi, Kapolres juga meninjau ruang kendali Hotline 110 guna memastikan layanan pengaduan masyarakat tetap siaga selama 24 jam. Hotline tersebut digunakan untuk menerima laporan gangguan kamtibmas maupun situasi darurat lainnya di wilayah Kabupaten Gresik.

Masyarakat juga dapat menyampaikan laporan maupun aduan melalui layanan “Lapor Cak Rama” di nomor 0811-8800-2006. Melalui pemantauan rutin seperti ini, Polres Gresik berharap mampu terus menjaga standar pelayanan minimum (SPM) yang prima serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang cepat, responsif, dan terpercaya bagi seluruh masyarakat. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik Sidak Layanan Kepolisian, Ngurus SKCK Online di Rumah, Cetak di Mapolres  Selengkapnya

Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti senilai Rp 3 Miliar, Bupati Gresik Dukung Rencana Kajari Bangun Gudang Barang Bukti 

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik memusnahkan barang bukti dari ratusan perkara tindak pidana umum (Pidum) yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah di halaman Kantor Kejari Gresik pada Selasa, 12 Mei 2026.

Pemusnahan barang bukti senilai Rp 3 miliar ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Kepala Badan Narkotika Nasional Indonesia Kabupaten (BNNK) Gresik AKBP Suharsi serta Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gresik Achmad Rifai, 

Barang bukti yang dimusnahkan ini berasal dari penanganan perkara oleh Polres Gresik sejak Januari hingga Mei 2026 atau memasuki triwulan kedua tahun 2026. Perkara penyalahgunaan narkoba masih mendominasi di Kota Santri. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum dalam penanganan perkara di Kabupaten Gresik, dan berharap kedepan Gresik bisa bebas narkoba. 

BAKAR Barang Bukti : (ki-ka) Kajari Gresik Zam Zam Ikhwan, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Perwakilan dari PN Gresik membakar barang bukti pakaian di halaman Kantor Kejari Gresik pada Selasa, 12 Mei 2026 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Zam Zam Ikhwan mengatakan, memasuki triwulan kedua terdapat sekitar 231 perkara pidana umum. Kasus narkoba menjadi perkara yang paling mendominasi, terutama dari kategori pengguna dengan barang bukti relatif kecil.

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap sehingga menjadi kewenangan jaksa penuntut umum untuk mengeksekusinya. “Untuk barang bukti ini sudah tugas kejaksaan penuntut umum dan JPU,” ujar Kajari Zam Zam Ikhwan.

“Barang bukti narkoba kebanyakan dari tahap pemakai dan barang buktinya tidak terlalu banyak, sekitar nol koma sekian gram,” ia melanjutkan. Adapun barang bukti yang dimusnahkan yang berasal dari 213 perkara yakni sabu-sabu seberat 2.331,61 gram, ganja 68,66 gram, pil dobel L sebanyak 804.892 butir, timbangan 22 unit, telepon genggam 188 unit, satu unit laptop, alat hisap 108 buah, pakaian 117 buah, serta senjata tajam berupa paving tiga buah dan shock breaker delapan buah.

HANCURKAN HP : Kajari Gresik Zam Zam Ikhwan menghancurkan handphone disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah, perwakilan PN Gresik di halaman Kantor Kejari pada Selasa, 12 Mei 2026 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Berdasarkan hitungan Kejaksaan, barang bukti yang dimusnahkan pada triwulan pertama ini berkisar Rp 3 miliar. “Kalau diuangkan perkiraan kami sebesar Rp 3 miliar,” tegasnya kepada wartawan. Kejaksaan Negeri memusnahkan barang bukti bernilai miliar rupiah dengan empat cara. 

Untuk narkoba, pil dobel dimusnahkan dengan cara di blender dengan dicampur ditergen. Barang bukti elektronik seperti handphone dihancurkan menggunakan palu; senjata tajam dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan mesin pemotong besi dan barang bukti baju dimusnahkan dengan cara dibakar.

Pembangunan Gudang Barang Bukti 

BERITA ACARA : (ki-ka) Kasi Barang Bukti Kejari Gresik, Kepala BNNK Gresik AKBP Suharsi, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Kajari Gresik Zam Zam Ikhwan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah, perwakilan PN Gresik dan Kasi Pidum Kejari Gresik dalam pemusnahan barang bukti di Kantor Kejaksaan Negeri Gresik pada Selasa, 12 Mei 2026 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dalam kesempatan itu, Kajari Gresik Zam Zam Ikhwan juga meminta dukungan terkait penyediaan gudang penyimpanan barang bukti. Pasalnya, hingga saat ini korp Adhyaksa yang berkantor di Jalan Raya Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas belum memiliki gudang khusus untuk menampung barang bukti perkara. Barang bukti berupa kendaraan roda dua atau empat disimpan di luar sehingga mengakibatkan nilai barang ketika dilelang mengalami penurunan nilai. 

Pada triwulan pertama/2026, Kejaksaan Negeri berhasil menyetorkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 291.064.500. Ia mengatakan, rencana pembangunan gudang barang bukti menempati lahan seluas 20 meter x 70 meter yang lokasi berada di kompleks kantor Kejaksaan. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa proses penegakan hukum harus terus berjalan secara tegas, terutama terhadap kasus narkotika yang masih mendominasi di wilayah Gresik. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan aparat penegak hukum, termasuk terkait dukungan fasilitas penyimpanan barang bukti bagi Kejari Gresik. “Proses kepastian hukum ini harus terus ditegakkan dan memang kasus yang dominan masih narkoba,” ujarnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti senilai Rp 3 Miliar, Bupati Gresik Dukung Rencana Kajari Bangun Gudang Barang Bukti  Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Gelar Police Goes to School se-Kabupaten di Smansa Gresik

GRESIK,1minute.id – Satlantas Polres Gresik tak pernah lelah melakukan edukasi upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar melalui Program Police Goes To School.
Kegiatan edukasi keselamatan berkendara dan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) diantaranya digelar di Aula SMA Negeri 1 (Smansa) Gresik pada Senin, 11 Mei 2026.

Ratusan pelajar SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Gresik tumplek-blek di Aula sekolah berada di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik itu.
Kegiatan ini hasil sinergi antara Satlantas Polres Gresik bersama PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Timur Cabang Gresik, RS Semen Gresik, serta Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa pelajar merupakan salah satu kelompok pengguna jalan dengan tingkat mobilitas yang tinggi sehingga membutuhkan edukasi keselamatan secara berkelanjutan.
“Pelajar merupakan kelompok pengguna jalan dengan mobilitas tinggi. Edukasi mengenai safety riding, defensive driving, hingga pemahaman dasar pertolongan pertama sangat krusial diberikan sejak dini guna meminimalisir fatalitas kecelakaan di jalan raya,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi A., bersama anggota memberikan pemahaman terkait etika berlalu lintas, disiplin berkendara, hingga tata cara safety riding sesuai aturan hukum yang berlaku. Selain itu, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai perlindungan dan santunan kecelakaan dari Jasa Raharja.

Tidak hanya fokus pada keselamatan berkendara, kegiatan juga diisi pelatihan PPGD oleh tim medis RS Semen Gresik. Para guru dan pelajar diberikan pembekalan praktik penanganan pertama atau first aid untuk menghadapi kondisi darurat maupun kecelakaan di lingkungan sekitar.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL), yang bertujuan mendorong tenaga pendidik menjadi pelopor budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para pelajar aktif berdiskusi dan mengikuti setiap sesi materi maupun praktik lapangan.

Melalui kolaborasi lintas sektoral tersebut, Satlantas Polres Gresik berharap kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas semakin meningkat sehingga mampu menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Gresik. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Satlantas Polres Gresik Gelar Police Goes to School se-Kabupaten di Smansa Gresik Selengkapnya

Reskrim Polsek Duduksampeyan Ringkus Polisi Gadungan, 3 Tahun Beraksi Palak Uang Keamanan Pemilik Warkop di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pelaku pembuatan SK palsu di tangkap oleh polisi. Kini, giliran polisi palsu alias gadungan gentayangan di Gresik. Polisi bertindak cepat menangkap pria berinisial J, 42 tahun pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Modus lelaki mengaku warga Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik itu meminta “jasa keamanan” kepada para pemilik warung di sepanjang jalan nasional di Kecamatan Duduksampeyan. Aksi polisi gadungan atau polgan ini sudah berlangsung lama, tiga tahun. Seperti pepatah, sepandai- pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Karena tidak ada skenario kejahatan yang sempurna.

Menurut polisi, modus yang dilakukan oleh terduga pelaku mengaku sebagai anggota kepolisian dan meminta sejumlah uang dengan dalih “uang keamanan”. Kapolsek Duduksampeyan AKP Bakri, membenarkan penangkapan tersebut. Pelaku diamankan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait adanya pria mencurigakan yang mengaku sebagai anggota Polri dan meminta uang kepada pemilik warung di sepanjang jalur utama Duduksampeyan pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Terungkapnya aksi pelaku bermula saat J mendatangi warung milik K, 45, di kawasan Jl. Raya Tumapel, Duduksampeyan. Dengan meyakinkan, pelaku mengaku sebagai anggota Polsek Panceng dan meminta uang keamanan sebesar Rp 250 ribu.

“Setelah menerima laporan masyarakat, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Dari hasil interogasi diketahui bahwa yang bersangkutan bukan anggota Polri alias polisi gadungan,” ujar AKP Bakri.

Dari hasil pemeriksaan, aksi tersebut ternyata bukan kali pertama dilakukan pelaku. Polisi mendapati bahwa modus pemerasan berkedok uang keamanan itu telah dijalankan sejak awal 2023. Salah satu korban, K, mengaku rutin memberikan uang kepada pelaku karena takut dan percaya bahwa J benar-benar anggota kepolisian.

Selama kurang lebih tiga tahun, korban mengalami kerugian hingga sekitar Rp 2 juta. Nominal pungutan yang diminta pelaku pun bervariasi, mulai Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu setiap kali mendatangi warung.

Tak hanya menyasar satu korban, pelaku diketahui mendatangi sejumlah warung di sepanjang Jalan Raya Duduksampeyan untuk melakukan aksi serupa. Polisi kini masih melakukan pendalaman guna mengetahui kemungkinan adanya korban lain.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 250 ribu yang diduga merupakan sisa hasil penipuan, serta sejumlah bukti transfer dari para korban kepada tersangka. Kini J harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dari balik sel tahanan Polsek Duduksampeyan. Ia dijerat dengan Pasal 492 KUHP terkait tindak pidana penipuan dan gangguan ketertiban umum.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan institusi Polri untuk meminta sejumlah uang tanpa dasar yang jelas. “Apabila masyarakat mengetahui atau mengalami tindak pidana, segera laporkan ke kantor kepolisian terdekat atau melalui Call Center 110,” tegas AKP Bakri. Selain itu, masyarakat Gresik juga dapat memanfaatkan layanan pengaduan 24 jam LAPOR Cak Rama (Lapor Kapolres Gresik) melalui nomor 0811-8800-2006. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Reskrim Polsek Duduksampeyan Ringkus Polisi Gadungan, 3 Tahun Beraksi Palak Uang Keamanan Pemilik Warkop di Gresik  Selengkapnya

Santri Ditemukan Meninggal Dunia, Dinas KBPPPA Gresik Berikan Konseling terhadap 4 Anak Mengalami Dampak Emosional

GRESIK,1minute.id – Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik berduka. Santri di pondok tersebut ditemukan meninggal dunia. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik pun turun tangan.

Pemkab melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik melakukan penjangkauan dan pendampingan psikososial terhadap anak-anak di lingkungan Pondok Pesantren tersebut pada Kamis, 7 Mei 2026.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan perlindungan terhadap anak guna memastikan kondisi psikologis anak-anak di lingkungan pondok tetap terpantau dengan baik. 
Tim penjangkauan yang terdiri dari Plt. Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak – Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Anak (PPA-PUHA) Dinas KBPPPA Gresik, Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA Gresik Ratna Faizahbserta staf pendamping mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen awal dan pendampingan terhadap anak-anak terdampak.

Hasil asesmen menunjukkan terdapat empat anak yang mengalami dampak emosional dan memerlukan perhatian serta pendampingan lanjutan. Secara umum anak-anak masih dapat menjalankan aktivitas sehari-hari, namun tetap membutuhkan dukungan psikologis agar kondisi emosional mereka tetap stabil dan terjaga.

Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati, menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan kesehatan mental dan kondisi emosional anak. “Setiap anak memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan perasaan dan emosinya. Karena itu, peran orang tua, guru, pengasuh, maupun lingkungan sekitar sangat penting untuk hadir, mendengarkan, dan memberikan dukungan kepada anak,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, hangat, dan suportif bagi tumbuh kembang anak secara mental maupun emosional.Sebagai tindak lanjut, Dinas KBPPPA Gresik bersama Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Dewi Sekardadu dan UPT PPA Gresik melaksanakan layanan konseling dan terapi psikologis pada Jumat, 8 Mei 2026. Layanan konseling dan terapi psikologi bersama psikolog pendamping bagi anak-anak terdampak.

Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan, pendampingan, dan layanan terbaik bagi anak-anak guna memastikan terpenuhinya hak anak atas rasa aman dan dukungan psikososial. (yad)
Editor : Chusnul Cahyadi 

Santri Ditemukan Meninggal Dunia, Dinas KBPPPA Gresik Berikan Konseling terhadap 4 Anak Mengalami Dampak Emosional Selengkapnya

RUPST 2026 SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 sebesar Rp 190,84 Miliar sebagai Dividen

GRESIK,1minute.id  – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG/Perseroan) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“Rapat”) di Jakarta pada Jumat, 8 Mei 2026.Rapat menyetujui penetapan penggunaan seluruh laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun buku 2025 sebesar Rp 190,84 miliar sebagai dividen tunai.Corporate

Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, penetapan seluruh laba tahun buku 2025 sebagai dividen tunai merupakan bentuk komitmen Perseroan untuk memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham atas kepercayaan dan dukungan yang selama ini diberikan.

“SIG berhasil mengatasi tantangan terutama pada paruh kedua tahun 2025, di mana Perseroan mulai mengimplementasikan strategi transformasi yang berhasil menciptakan titik balik dan tren kinerja yang positif bahkan berlanjut hingga kuartal I tahun 2026. Ke depan, SIG siap menjaga momentum pertumbuhan untuk mengoptimalkan kinerja positif yang berkelanjutan dan bernilai tambah bagi pemegang saham,” kata Vita Mahreyni.

Keputusan rapat lainnya:

1.     Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2025.

2.     Menyetujui pemberian wewenang kepada pemegang Saham Seri B Terbanyak atau kuasanya untuk menetapkan bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi;  gaji/honorarium berikut fasilitas dan tunjangan untuk Tahun Buku 2026 dan remunerasi atas kinerja Tahun Buku 2025 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3.    Menyetujui penetapan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan Perseroan.

4.     Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri B Terbanyak atau kuasanya, untuk menyetujui RJPP Perseroan Tahun 2026-2030 dan RKAP Perseroan Tahun 2027 beserta perubahannya. 

5.     Menyetujui Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana (RPD) Penawaran Umum Terbatas melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) untuk periode sampai dengan 31 Desember 2025.

6.     Rapat juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

Proyeksi Bisnis

Industri semen nasional pada 2026 diproyeksikan akan memasuki fase pemulihan yang lebih stabil, sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5,2% hingga 5,5%.Permintaan semen domestik diperkirakan akan tumbuh moderat antara 1 hingga 2%, ditopang oleh pemulihan daya beli masyarakat dan realisasi berbagai proyek pemerintah yang akan menjadi katalisator positif untuk pemulihan serapan kapasitas dan kinerja industri.

Sejak menjalankan strategi transformasi pada paruh kedua tahun 2025, Perseroan mampu menjaga tren kinerja positif sekaligus menyiapkan mesin pertumbuhan baru melalui penguatan pasar ekspor. Pada kuartal I tahun 2026, SIG mencatatkan kenaikan volume penjualan 1,7% yoy menjadi 8,71 juta ton dan membukukan pendapatan sebesar Rp8,29 triliun atau tumbuh 8,3% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Melalui anak usaha, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk bersama Taiheiyo Cement Corporation, SIG telah menyelesaikan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor di Tuban, Jawa Timur yang ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2026.

Fasilitas tersebut akan menjadi basis penguatan ekspor SIG sekaligus membuka peluang peningkatan margin usaha di tengah kompetisi pasar domestik yang semakin ketat.“SIG tidak hanya fokus menjaga kinerja jangka pendek, tetapi juga membangun sumber pertumbuhan baru yang lebih berkelanjutan.

Transformasi bisnis yang dijalankan secara disiplin berhasil meningkatkan daya saing perusahaan di tengah tantangan industri domestik, sekaligus memperkuat posisi di pasar internasional, mengoptimalkan utilisasi, dan mendukung pertumbuhan profitabilitas Perseroan,” pungkas Vita Mahreyni. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

RUPST 2026 SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 sebesar Rp 190,84 Miliar sebagai Dividen Selengkapnya

Tim Gabungan Polda Jatim dan Polres Gresik Periksa dan Tertibkan Senjata Api Anggota 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik bersama Polda Jawa Timur memperketat pengawasan internal dengan menggelar pemeriksaan dan penertiban senjata api organik milik anggota Polri pada Jumat, 8 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mencegah potensi pelanggaran sekaligus memastikan penggunaan senjata api (senpi) dinas berjalan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku dipusatkan di Lantai 2 Gedung Utama Polres Gresik, Kecamatan Kebomas.

Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua Tim Pemeriksa Polda Jatim AKBP Toni Sarjaka. Turut hadir dalam tim pemeriksa yakni AKP Imam Bayaki, Iptu Tampung Suharjono, Iptu Iskandar Arya Buana, Aipda Masrun, Brigadir Triyogo Bagus P., dan Briptu Rizqi Setya Budi.

Sementara dari jajaran Polres Gresik, kegiatan dihadiri Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama para pejabat utama, personel pemegang senjata api dinas, serta anggota dari polsek jajaran.

Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Nomor 53/I/2026 tanggal 28 Januari 2026 tentang mitigasi dan pencegahan pelanggaran yang dilakukan Pegawai Negeri pada Polri di wilayah hukum Polda Jatim. Selain itu, kegiatan juga dilaksanakan berdasarkan perintah lisan Kapolda Jawa Timur terkait pemeriksaan dan penertiban senjata api anggota Polri di seluruh polres jajaran.

Ketua Tim Pemeriksa AKBP Toni Sarjaka, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh senjata api dinas berada dalam kondisi baik dan sesuai standar operasional prosedur penggunaan.

“Pemeriksaan ini juga untuk meninjau kembali urgensi kepemilikan izin pinjam pakai senjata api bagi personel maupun satuan kerja di jajaran Polres Gresik,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan administrasi izin pemegang senjata api, kondisi fisik senjata, kebersihan, kelayakan penggunaan, hingga kecocokan nomor register senjata dengan data administrasi pemegang.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pemeriksaan rutin seperti ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan pengawasan internal sekaligus memastikan profesionalisme anggota dalam penggunaan senjata api dinas.

“Penggunaan senjata api harus benar-benar sesuai prosedur dan hanya digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara profesional, proporsional, dan bertanggung jawab,” tegas Kapolres.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Jawa Timur berharap dapat meminimalisir potensi penyalahgunaan senjata api oleh anggota Polri serta memperkuat kedisiplinan dan akuntabilitas personel di lapangan. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Tim Gabungan Polda Jatim dan Polres Gresik Periksa dan Tertibkan Senjata Api Anggota  Selengkapnya

Jadi Tuan Rumah Muswil IDI Jatim, Bupati Gresik Paparkan Program Beasiswa Dokter Spesialis untuk Penetapan Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik didapuk menjadi tuan rumah Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Timur Tahun 2026. Kegiatan yang dihelat di Hotel Aston Gresik ini dibuka langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Gresik sebagai tuan rumah pelaksanaan Muswil IDI Jawa Timur. Ia menilai forum musyawarah tersebut menunjukkan kuatnya kultur demokrasi di tubuh organisasi profesi kedokteran.

“Melihat dinamika dalam forum ini, saya sangat terkesan. Organisasi sebesar IDI mampu menunjukkan proses demokrasi yang hidup, dinamis, namun tetap menjunjung tinggi etika dan profesionalitas,” ujar Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

Tampak hadir di Muswil IDI Jatim antara lain Wakil Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IDI Kolonel Laut (Purn) dr. Wiweka, MARS, Wakil Sekretaris Jenderal PB IDI dr. Suroso Agus Widodo, Sp.KFR., AIFO-K, serta Ketua IDI Wilayah Jawa Timur dr. Sutrisno, Sp.OG(K).

Turut hadir pula Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Dokter Umum Indonesia dr. dr. Rudy Sapoelete, S.H., M.H., MBA, Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran dr. Ario Djatmiko, Sp.B(K) Onk, FICS, Ketua Majelis Pengembangan Pelayanan Keprofesian dr. Christrijogo Soemartono Waloejo, dr., Sp.An., KAR. 

Kemudian, Ketua Dewan Pertimbangan IDI . dr. Abdul Fatah, Sp.PD, FINASIM, Ketua MKEK dr. Poernomo Boedi Setiawan, SPPD-KGEH, FINASIM, serta seluruh peserta Muswil dari 34 cabang IDI se-Jawa Timur.

Menurutnya, IDI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun sistem layanan kesehatan yang semakin kuat dan merata. Ia menegaskan, Pemkab Gresik terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan, salah satunya melalui program pembiayaan pendidikan dokter spesialis melalui APBD.

Program tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga dokter spesialis di wilayah yang masih mengalami keterbatasan layanan kesehatan, terutama di kawasan kepulauan seperti Bawean. “Kami menyiapkan pembiayaan pendidikan dokter spesialis secara gratis melalui APBD, dengan harapan setelah lulus para dokter ini kembali mengabdi di daerah yang membutuhkan, khususnya Bawean,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, persoalan distribusi dokter masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi seperti IDI menjadi sangat penting. Selain isu distribusi tenaga medis, Gus Yani juga menyoroti fenomena meningkatnya persoalan kesehatan mental, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius dan penanganan kolaboratif lintas sektor. “Fenomena gangguan kesehatan mental pada usia muda kini menjadi tantangan nyata. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan kolaborasi erat bersama IDI untuk menjawab persoalan ini,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik ini.

Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Jawa Timur dr. dr. Sutrisno, Sp.OG(K) menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gresik atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan Muswil.

Ia menilai Jawa Timur selama ini menjadi wilayah yang sangat solid dalam menjaga dinamika organisasi profesi. “Setiap agenda besar IDI, kabupaten dan kota di Jawa Timur selalu antusias menjadi tuan rumah. Ini menandakan kekuatan organisasi yang luar biasa,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia memaparkan bahwa saat ini Jawa Timur memiliki lebih dari 21 ribu dokter, terdiri atas sekitar 16 ribu dokter umum dan lebih dari 6 ribu dokter spesialis, dengan sekitar 450 rumah sakit yang tersebar di berbagai daerah.

Meski demikian, ia menegaskan distribusi dokter masih belum merata. Sejumlah wilayah masih membutuhkan tambahan tenaga kesehatan, sementara di sisi lain banyak dokter muda yang belum memperoleh penempatan kerja tetap. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat terus memperluas peluang penyerapan tenaga medis.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Umum PB IDI Kolonel Laut (Purn) dr. Wiweka, MARS menegaskan bahwa IDI merupakan mitra strategis pemerintah dalam penguatan sistem kesehatan nasional.

“IDI bukan oposisi pemerintah. Kami adalah mitra strategis yang hadir untuk bersama-sama mencari solusi bagi pelayanan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental tenaga kesehatan, perlindungan dokter muda, serta penguatan disiplin organisasi di tengah dinamika profesi kedokteran yang terus berkembang.

Dalam kesempatan yang sama, panitia menyampaikan bahwa Muswil IDI Jawa Timur 2026 berlangsung mulai Jumat hingga Minggu dengan diikuti 156 peserta dari 34 cabang IDI se-Jawa Timur, serta 30 peserta dari 21 perhimpunan dokter spesialis. Forum ini diharapkan mampu melahirkan keputusan strategis sekaligus memperkuat regenerasi kepemimpinan organisasi. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Jadi Tuan Rumah Muswil IDI Jatim, Bupati Gresik Paparkan Program Beasiswa Dokter Spesialis untuk Penetapan Pulau Bawean  Selengkapnya