IMS: Jurnalisme Konstruktif Solusi Berita Negatif yang Bikin Lelah

SURABAYA,1minute.id –  Jurnalisme konstruktif menjadi gaya baru dalam menyajikan sebuah berita. Pembaca tidak lagi disajikan kabar negatif, melainkan juga diberikan solusi terhadap suatu masalah. 

Program Manager at International Media Support atau IMS Eva Danayanti menyebut jurnalisme konstruktif sebagai pendekatan editorial untuk mengurangi sisi negatif dari sebuah berita. Dia enggan menyebutnya sebagai genre baru di dunia jurnalistik, karena yang ditekannya proses editorialnya dalam menyajikan berita. 

“IMS mengadopsi kontruksi jurnalisme ini pertama kali muncul di Denmark,” katanya dalam diskusi bertajuk Local Media Community 2025 yang digelar di Surabaya pada 4-5 Februari 2025. 

Konsep jurnalisme konstruktif muncul dari keresahan para jurnalis yang mempertanyakan kenapa mencari berita selalu negatif, selalu ada skandal, dan sensasional. Padahal, audiens merasa jenuh dengan hal tersebut. 

Eva mengutip dari sebuah survei yang menyebutkan 39 persen orang menghindari berita sama sekali karena telalu menekankan masalah tanpa solusi. 

Jurnalisme konstruktif bisa menjadi solusi terhadap hal kejenuhan pembaca tersebut. Eva mengatakan, jurnalisme konstruktif dapat mengurangi efek negatif dari sebuah berita. “Di sinilah jurnalisme konstruktif. Karena itu ada tiga elemen utama dalam constructive journalism itu, adalah solusi, nuansa, dan percakapan demokratis,” katanya. 

Nuansa di sini, kata dia, lebih bagaimana cipta latar dan sebagainya. Bagaimana menciptakan latar belakang masalah dengan solusinya. 

“Mengapa constructive journalism buat media? Media punya tanggung jawab tidak hanya menyampaikan sesuatu tapi juga solusinya memfasilitas keterlibatan publik. Tapi perlu dipahami solusi di sini bukan yang dibuat oleh si jurnalisnya, si medianya, bukan. Tapi ada proses yang menemukan solusi. Ini yang ada kaitannya percakapan demokratis yang melibatkan keterlibatan publik,” ungkapnya. 

Proses menyusun berita yang jurnalisme konstruktif tidak hanya terbatas pada 5 W, tetapi juga apa dan bagaimana. “Kemudian wawancara ada yang bergeser dari cara menuduh, jadi penasaran, dan kemudian berfikir dengan gaya terbuka. Lalu jurnalimenya dari yang dramatis kemudian kritis, kemudian berubah menjadi penasaran,” kata dia. 

Jurnalisme konstruktif dapat memfasilitasi komunikasi jurnalis dengan pembaca atau audiens untuk bersama mencari solusi terhadap masalah dan menyebarkan informasi tersebut. (gus/yad)

Reporter/fotografer : Guslan Gumilang | Editor : Chusnul Cahyadi

IMS: Jurnalisme Konstruktif Solusi Berita Negatif yang Bikin Lelah Selengkapnya

Sejak 1910 Membangun Negeri, Jamin Kualitas dan Ketahanan Konstruksi, SIG Pasok Bahan Bangunan untuk Flyover Madukoro

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memasok bahan bangunan untuk Flyover Madukoro yang membentang 1,2 kilometer untuk mengurangi beban lalu lintas di salah satu kawasan tersibuk di Semarang, Jawa Tengah.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Flyover Madukoro di penghujung tahun 2024 lalu. Presiden kedelapan Indonesia itu, berharap flayover itu dapat membantu meningkatkan aksesibilitas dan aktivitas perekonomian di kawasan pelabuhan dan Bandara Ahmad Yani, Semarang.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan bahwa pengalaman SIG membangun sejumlah mahakarya di Indonesia, merupakan bukti ketahanan hasil konstruksi yang didukung oleh bahan bangunan berkualitas. 

“SIG telah membangun negeri sejak 1910. Beberapa landmark kebanggaan seperti Monumen Nasional, gedung MPR dan DPR, Tol Bali Mandara dan Jembatan Suramadu menjadi bukti kualitas produk SIG untuk mendukung konstruksi bangunan dan infrastruktur yang berdaya tahan dalam jangka panjang,” terang Vita Mahreyni.

Lebih lanjut, Vita Mahreyni menambahkan, bahwa berbagai inovasi yang dilakukan SIG, turut mendukung Perusahaan untuk beradaptasi pada perubahan. SIG menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan di sepanjang rantai pasok untuk terus menurunkan emisi dan mengakselerasi percepatan transisi industri hijau.

Pada ESG Forum yang diadakan di Jakarta pada 31 Januari 2025, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo mengatakan bahwa pemerintah mendorong langkah-langkah yang dilakukan industri untuk menjalankan bisnis secara berkelanjutan. Tak hanya infrastruktur, Hashim Djojohadikusumo yang juga adalah Ketua Satgas Perumahan Republik Indonesia menegaskan komitmen pemerintah untuk merealisasikan pemenuhan kebutuhan perumahan rakyat melalui program 3 juta rumah.

“Ini adalah peluang untuk SIG. Pemerintah terus melakukan berbagai upaya termasuk mengamankan komitmen investasi luar negeri seperti Qatar, untuk pembangunan 4 – 6 juta rumah,” kata Hashim dalam keynote speech ESG Forum yang juga dihadiri oleh Direktur SIG Donny Arsal.

Mendukung program 3 juta rumah, SIG mendorong penggunaan bata interlock presisi, produk turunan semen hijau SIG yang menggunakan sistem saling mengunci seperti lego, untuk membangun rumah lebih cepat hanya dalam waktu 15 – 21 hari. 

”Untuk mendukung Pemerintah memenuhi target pembangunan 3 juta rumah per tahun, dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak dan tentunya inovasi teknologi. Bata interlock presisi merupakan teknologi yang mengubah metode pembangunan rumah menjadi lebih mudah, cepat dan efisien, dengan kualitas konstruksi yang kokoh dan tampilan yang modern, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengembang dan pemilik rumah,” tutur Donny Arsal. (yad)

Sejak 1910 Membangun Negeri, Jamin Kualitas dan Ketahanan Konstruksi, SIG Pasok Bahan Bangunan untuk Flyover Madukoro Selengkapnya

SIG Dorong Penggunaan Bata Interlock Presisi untuk Wujudkan 3 Juta Rumah

GRESIK,1minute.id – Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah, mengunjungi fasilitas produksi bata interlock presisi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang dioperasikan oleh anak usaha SIG, yaitu PT Semen Padang di Indarung, Padang pada 24 Januari 2025. 

Kunjungan Wamen PKP diterima langsung oleh Direktur Utama SIG Donny Arsal, Direktur Operasi SIG Reni Wulandari, Direktur Supply Chain SIG Yosviandri beserta jajaran manajemen SIG, dan Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra beserta jajaran manajemen PT Semen Padang.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa kapasitas Kementerian BUMN sebagai support system kementerian-kementerian teknis, siap berkomitmen dan mendukung penuh seluruh program yang telah menjadi fokus pemerintahan Presiden Prabowo. 

“Dalam 100 hari kerja pemerintahan, perusahaan BUMN terkait akan mendukung percepatan pembangunan proyek infrastruktur utama, termasuk rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” pungkas Erick Thohir.

Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak dalam industri bahan bangunan, SIG mendorong penggunaan bata interlock presisi yang merupakan produk turunan semen hijau SIG, sebagai solusi untuk menjawab tantangan pembangunan rumah MBR, yaitu waktu pembangunan, biaya pembangunan, dan kualitas bahan bangunan. 

Komitmen kuat PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam mendukung perwujudan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Berkesempatan melihat langsung fasilitas produksi bata interlock presisi dan unit contoh rumah MBR di Indarung, Padang, Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah berpendapat bahwa solusi yang dihadirkan SIG adalah langkah terobosan dalam pemenuhan kebutuhan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat sebagai salah satu langkah mengatasi kemiskinan. 

Fahri Hamzah menuturkan bahwa Kementerian PKP berfokus untuk membantu mengatasi kemiskinan dan gap ekonomi, salah satunya melalui pembangunan perumahan yang masif di seluruh Indonesia yaitu program 3 juta rumah setahun.

Fahri Hamzah menyebutkan, bahwa bersama beberapa lembaga pemerintah, Kementerian PKP tengah mengidentifikasi dan menyepakati data kemiskinan, termasuk dalam parameter kepemilikan rumah. Ia menyebut, bahwa saat ini terdapat sekitar 30 – 40 juta rumah keluarga dengan berbagai permasalahan. 

Di pedesaan, banyak orang punya rumah tapi tidak layak karena tidak teratur/rapi, kurang sanitasi, dan dihuni terlalu banyak orang dalam satu rumah. Sedangkan di kota, rumah bertumpuk tak teratur dan menjadi sumber polusi yang masif.

“Pemerintah melalui Kementerian PKP akan mendorong system side ekonomi kita supaya pembangunan rumah tidak terlalu memikirkan pasar. Pemerintah akan menjamin dan mengkonsolidasi dukungan yang dibutuhkan termasuk pembiayaan dan ketersediaan tanah dan berbagai skema dan perizinan yang dipermudah,” katanya.

“Pemerintah juga akan membantu untuk ketersediaan bahan bangunan, termasuk bata interlock presisi, tidak hanya untuk rumah tapak tapi juga hunian vertikal. SIG harus terus fokus pada peluang blue ocean untuk mendukung proyek Pemerintah, perkuat ekosistemnya, karena solusi ini adalah masa depan pembangunan rumah kita di Indonesia,” imbuh Fahri Hamzah.

Direktur Utama SIG Donny Arsal, menyampaikan terima kasih atas dukungan Wakil Menteri PKP, Satgas Perumahan Republik Indonesia, para pemangku kepentingan, serta para pelaku usaha pengembang perumahan yang turut serta dalam kunjungan. 

SIG meyakini, berkumpulnya para pemangku kepentingan di bidang perumahan ini didasari oleh kesamaan visi untuk menghadirkan hunian yang ramah lingkungan, berkualitas dan terjangkau untuk masyarakat di seluruh Indonesia.

Setelah memperkenalkan rumah contoh Bata Interlock Presisi tipe 36 di Ibu Kota Nusantara atau IKN pada Agustus 2024 lalu, SIG juga menghadirkan rumah contoh Bata Interlock Presisi tipe 36 dan tipe 57 di Bambu Apus, Jakarta Timur. 

Bata interlock presisi merupakan hasil penelitian terapan dengan mekanisme kerja yang saling mengunci antar balok seperti sistem lego. Penggunaan bata interlock presisi memberikan banyak keuntungan dalam pembangunan rumah dibandingkan material konvensional, karena lebih efisien dalam penggunaan material, lebih mudah dalam pengaplikasian yang membuat durasi pembangunan lebih cepat, serta telah dinyatakan ramah gempa.

Selain bata interlock presisi, SIG juga mendorong aplikasi beton inovatif berbasis semen hijau, seperti beton dekoratif, dan paving block berpori sebagai solusi kawasan tergenang. 

Hadirnya material bahan bangunan ramah lingkungan yang bisa mempercepat konstruksi rumah tersebut, diharapkan menjadi solusi konkret untuk mendukung Pemerintah menghadirkan sarana infrastruktur dan hunian yang layak bagi masyarakat. Semangat ini sejalan dengan arahan Kementerian BUMN untuk menghadirkan solusi perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan.

”Untuk mendukung Pemerintah memenuhi target pembangunan 3 juta rumah per tahun, dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak dan tentunya inovasi teknologi,” kata Donny Arsal.

“Bata interlock presisi merupakan teknologi yang mengubah metode pembangunan rumah menjadi lebih mudah, cepat dan efisien, dengan kualitas konstruksi yang kokoh dan tampilan yang modern, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengembang dan pemilik rumah,” ujarnya. (yad)

SIG Dorong Penggunaan Bata Interlock Presisi untuk Wujudkan 3 Juta Rumah Selengkapnya

Tiada Henti Cetak Generasi Unggul Indonesia, 126 Pelajar dan Mahasiswa Penerima Bestro Jalani Pelatihan

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali memberikan pelatihan kepada 74 pelajar SMA dan 52 mahasiswa penerima Beasiswa Petrokimia atau Bestro. Tiada henti mencetak generasi unggul Indonesia.

Pelatihan peningkatan softskill bertajuk “Welcoming Bestro” ini dibuka oleh Senior Vice President atau SVP Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo mewakili Direktur Utama, Dwi Satriyo Annurogo di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini.

Terpisah, Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, program ini sekaligus menjadi arahan dari Kementerian BUMN untuk mendukung suksesnya program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dimana salah satu fokusnya adalah memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia atau SDM dan sektor pendidikan.

“Pelajar maupun mahasiswa penerima Bestro tidak hanya mendapatkan biaya pendidikan full cover dari Petrokimia Gresik. Mereka juga memperoleh pelatihan softskill yang dibimbing langsung oleh seorang ahli sehingga lebih unggul dan agile di era persaingan yang semakin ketat ini,” ujar Dwi Satriyo pada Minggu, 26 Januari 2025.

Para penerima Bestro jenjang SMA akan mendapatkan materi pengembangan bekerja sama dengan Ruang Guru. Mereka juga akan mendapatkan bimbingan belajar gratis bersama Ruang Guru. Melalui fasilitas ini, peserta akan mendapatkan dukungan pembelajaran yang komprehensif dengan membantu memahami materi pelajaran secara mandiri dengan lebih efektif dan interaktif. Dalam sesi ini ada sharing session terkait strategi masuk ke perguruan tinggi.

Berikutnya, peserta mengikuti Social Project “Video Competition” yang berfokus pada isu kesehatan mental dan kampanye antiperundungan. Mereka juga mendapatkan materi pada outbond teamwork building.

Adapun penerima Bestro jenjang S1 atau mahasiswa akan mendapatkan materi yang berbeda, yaitu mengunjungi hutan mangrove di Mengare, untuk mendapatkan pengalaman menanam mangrove di kawasan Mengare Discovery sembari meninjau hasil perbaikan lingkungan dari ancaman abrasi. 

Berikutnya, peserta juga mengikuti sesi Personal Development Training bersama HALOKA TALK dengan tujuan agar bisa survive di dunia perkuliahan, setting goals, dan menentukan jenjang karier.

Terakhir, penerima Bestro S1 juga mengikuti Sustainable Idea Competition atau SIC 2.0. Lomba ini dirancang untuk mengembangkan penalaran dan inovasi mahasiswa dalam mengembangkan ide-ide terkini untuk menyelesaikan masalah di sekitar.

“Dengan mengangkat tema “Embrace Growth, Lead the Future”, welcoming tahun ini mengajak penerima Bestro untuk bisa beradaptasi di dunia pendidikan yang dinamis, dan juga menjadi pemimpin perubahan di masyarakat dan dunia kerja yang dinamis,” tandas Dwi Satriyo.

Sebagai informasi, penerima Bestro adalah pelajar berprestasi sekitar perusahaan yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi. Petrokimia Gresik telah menyalurkan Bestro sejak 2014 melalui proses seleksi yang ketat. Selama periode ini, Petrokimia Gresik telah menyalurkan Bestro kepada 488 pelajar dan mahasiswa, rinciannya 321 pelajar jenjang SMA, dan 167 mahasiswa jenjang S1.

“Petrokimia Gresik dalam menjalankan operasional bisnisnya tidak hanya berfokus menyediakan produk pertanian berkualitas, tapi juga berkomitmen memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar melalui pendidikan. Mencetak SDM unggul yang tangguh menghadapi tantangan butuh peran aktif dari banyak pihak. Bestro menjadi salah satu cara terbaik dari Petrokimia Gresik,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

Tiada Henti Cetak Generasi Unggul Indonesia, 126 Pelajar dan Mahasiswa Penerima Bestro Jalani Pelatihan Selengkapnya

Gercep! Manajemen Petrokimia Gresik Dukung Swasembada Pangan Asta Cita  Gelar LEAP 2025

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, memiliki metode sendiri untuk mencetak pimpinan unggul. Di antaranya, menggelar program pelatihan “Leadership Elevation Program atau LEAP 2025”. 

Pelatihan bertujuan untuk mencetak pemimpin perusahaan unggul dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional dan kemajuan pertanian Indonesia. 

Pelatihan ini berlangsung selama enam hari, mulai 20 Januari hingga 25 Januari 2025 di Surabaya, Jawa Timur ini dibuka oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid.

Robby menyampaikan bahwa, pelatihan ini diikuti oleh pejabat Grade I, Grade II hingga Grade III di Petrokimia Gresik. Mulai dari level Senior Vice President (SVP), Vice President (VP) hingga Assistant Vice President (AVP). Petrokimia Gresik menggandeng Komando Pendidikan Marinir atau Kodikmar TNI Angkatan Laut.

“Petrokimia Gresik memiliki komitmen kuat untuk mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Kontribusi ini tidak terlepas dari kebijakan yang diambil oleh pemimpin perusahaan saat ini. Pelatihan ini memiliki peran strategis dan merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,” ujar Robby.

Program LEAP ini diinisiasi sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia atau SDM. Para peserta menerima materi yang mencakup Bela Negara atau Wawasan Kebangsaan, Pengembangan Kepemimpinan, Integritas, Nilai dan Budaya AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), Kedisiplinan dan Jiwa Korsa, Motivasi, serta berbagai kegiatan fisik.

“Perubahan dunia bisnis saat ini berjalan sangat agile, sehingga dibutuhkan sikap yang pantang menyerah, disiplin serta berintegritas agar perusahaan tetap dapat bertahan ditengah persaingan pasar yang semakin ketat. Menjawab tantangan tersebut serta untuk penyelarasan rencana strategis perusahaan ke depan menghadapi tantangan global, kita harus senantiasa berupaya untuk menjadi insan yang penuh semangat dan memiliki etos kerja yang tinggi,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini diharapkan mampu mengembangkan kepemimpinan yang efektif bagi leader di Petrokimia Gresik. Kemudian menanamkan nilai integritas, menginternalisasi budaya AKHLAK, membangun kedisiplinan dan jiwa korsa di lingkungan kerja, memperkuat ketahanan mental karyawan, serta meningkatkan produktivitas, dan mempersiapkan karyawan untuk berkontribusi lebih optimal dalam upaya swasembada pangan nasional.

“Kami berharap dengan pelaksanaan pelatihan LEAP ini mampu menjadi katalis bagi perusahaan untuk selalu tumbuh dan berkembang, guna meningkatkan efektifitas dan efisiensi. Semoga dengan dilaksanakannya program pelatihan ini dapat memupuk ketahanan insan-insan Petrokimia Gresik yang tangguh serta memiliki jiwa integritas yang tinggi,” pungkas Robby. (yad)

Gercep! Manajemen Petrokimia Gresik Dukung Swasembada Pangan Asta Cita  Gelar LEAP 2025 Selengkapnya

PT Semen Indonesia Tbk Kukuhkan Pemberhentian dengan Hormat Nasaruddin Umar

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia  Tbk  (SIG) (“Persero”) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB tahun 2025  (Rapat) di Jakarta pada Senin, 20 Januari 2025. Rapat dengan agenda perubahan susunan pengurus Perseroan. 

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni menyampaikan, rapat mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Nasaruddin Umar sebagai Komisaris Independen.

Sehingga susunan Dewan Komisaris dan Direktur Perseroan sebagai berikut :

1. Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Budi Waseso

2. Komisaris Independen Saor Siagian

3. Komisaris Independen Ratna Irsana  

4. Komisaris Sony Subrata

5. Komisaris Yustinus Prastowo

6. Komisaris Lydia Silvanna Djaman


1. Direktur Utama Donny Arsal

2. Direktur Supply Chain Yosviandri

3. Direktur SDM dan Umum Agung Wiharto

4. Direktur Keuangan dan Manajemen Portofolio Andriano Hosny Panangian

5. Direktur Bisnis dan Pemasaran Subhan

6. Direktur Operasi Reni Wulandari

Vita Mahreyni menambahkan, SIG yang tahun ini memasuki usia ke-12 tahun, terus meningkatkan kapabilitasnya sebagai market leader dengan berinovasi menghadirkan pola operasional yang berwawasan lingkungan dan mendukung perbaikan sosial, sebagai fondasi untuk menciptakan produk bahan bangunan yang ramah lingkungan dan mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

SIG tengah gencar mempromosikan semen hijau dan produk turunan yang ramah lingkungan. Belum lama ini, beberapa asosiasi dan pengembang properti nasional memberikan apresiasi yang tinggi terhadap keunggulan produk bata interlock presisi SIG saat berkunjung ke Rumah Contoh Bata Interlock Presisi SIG di Bambu Apus, Jakarta Timur pada Desember 2024. 

Produk bahan bangunan inovatif ini dinilai sebagai solusi tepat untuk pembangunan rumah yang ramah lingkungan dengan proses yang mudah, cepat dan efisien, sehingga memperkuat optimisme untuk menyukseskan program 3 juta rumah.

”Pada tahun 2025 ini, SIG berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan mengoptimalkan sumber daya dan kemampuan internal, sekaligus merangkul pihak eksternal dari berbagai sektor untuk berkolaborasi menciptakan nilai bersama. Dengan inovasi dan sinergi, SIG siap menciptakan peluang-peluang pertumbuhan baru di tengah kondisi industri semen domestik yang menantang,” kata Vita Mahreyni. (yad)

PT Semen Indonesia Tbk Kukuhkan Pemberhentian dengan Hormat Nasaruddin Umar Selengkapnya

2024 : Capaian Kinerja Lampaui Target, Petrokimia Gresik Siap Dukung Ketahanan Pangan

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia membukukan capaian kinerja positif sepanjang 2024. Merealisasikan volume produksi sebesar 7,33 juta ton.Kinerja ini lebih tinggi dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan atau RKAP sebesar 113 persen.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dalam acara Townhall Meeting 2025 bertema “Best Solution” (Be Successful Through Strategic Optimization with Sustainability, Unity, Transformation, and Innovation for Food Self-Sufficiency) di Gresik, menyampaikan bahwa realisasi produksi tersebut terdiri dari komoditas pupuk sebanyak 4,48 juta ton dan nonpupuk 2,86 juta ton.

“Capaian ini bukan hanya angka, tetapi bukti bahwa strategi kami, yang mengutamakan optimalisasi proses, inovasi teknologi, dan keberlanjutan, berhasil memberikan solusi terbaik untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkap Dwi Satriyo.

Sejumlah strategi Petrokimia Gresik untuk mendukung kinerja tersebut antara lain keberhasilan perusahaan mengamankan pasokan gas sebesar 15 BBTUD melalui Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan Kangean Energy Indonesia. Pasokan ini memberikan jaminan suplai energi yang memastikan operasional produksi berjalan optimal.

Berikutnya, Petrokimia Gresik juga mendirikan Gudang Urea Curah berkapasitas 20.000 ton sebagai buffer stock untuk meminimalkan keterlambatan pengiriman dan biaya demurrage.

Kendati demikian, Dwi Satriyo menambahkan, capaian ini tidak membuat Insan di perusahaan berpuas diri. Petrokimia Gresik menetapkan target yang lebih menantang untuk mendorong kinerja perusahaan ke level yang lebih tinggi.

“Adapun strategi perusahaan untuk kinerja positif di tahun 2025 hingga 2029 yaitu dengan diversifikasi dengan mengembangkan produk pupuk dan nonpupuk, serta memperkuat customer centricity dengan melakukan komersialisasi program Smart Precision Farming,” pungkasnya. (yad)

2024 : Capaian Kinerja Lampaui Target, Petrokimia Gresik Siap Dukung Ketahanan Pangan Selengkapnya

Petrokimia Gresik Siapkan Stok Pupuk 372.668 Ton, Sudah Bisa Ditebus mulai Januari 2025 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyiapkan stok pupuk sebanyak 372.668 ton. Ribuan ton pupuk bersubsidi sesuai penugasan pemerintah akan distribusikan ke seluruh Indonesia mulai Januari 2025. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa, berdasarkan Rapat Koordinator Terbatas atau Rakortas di Bandung beberapa waktu lalu, Pupuk Indonesia, termasuk Petrokimia Gresik diminta menyalurkan pupuk bersubsidi per 1 Januari 2025. Ada sekitar 14,7 juta petani terdaftar dalam Sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok atsu e-RDKK.

“Pemerintah banyak melakukan penyederhanaan regulasi, sehingga pupuk bersubsidi sudah bisa disalurkan mulai awal tahun. Ini merupakan terobosan dalam tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi, sehingga pupuk benar-benar sudah ada di kios atau pengecer resmi pada saat petani membutuhkan,” ujar Dwi Satriyo pada Selasa, 7 Januari 2025.

Untuk itu, ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah. Kesiapan Pupuk Indonesia, khususnya Petrokimia Gresik dalam menyalurkan pupuk bersubsidi mulai 1 Januari 2025 tidak luput dari dukungan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Menteri BUMN, Wakil Menteri BUMN hingga para pengawas seperti Ombudsman, Satgassus Polri, Satgas Pangan, dan Komisi Pengawas Pupuk & Pestisida (KP3). 

Pemerintah telah berhasil menyederhanakan birokrasi khususnya penyaluran sehingga petani terdaftar sudah bisa menebus Pupuk Bersubsidi per 1 Januari 2025.

Sementara itu, untuk mengoptimalkan tata kelola tersebut, tambah Dwi Satriyo, Petrokimia Gresik telah menyiapkan stok yang siap untuk ditebus petani. Rinciannya pupuk Urea bersubsidi sebanyak 59.593 ton. Jumlah ini setara 183 persen atau di atas ketentuan minimum yang ditetapkan oleh Pemerintah sebesar 32.483.

Kemudian persediaan NPK subsidi 297.332 ton atau 183 persen dari stok yang dipersyaratkan Pemerintah sebesar 162.569 ton. Terakhir, Petrokimia Gresik juga menyiapkan stok pupuk organik bersubsidi sebanyak 15.743 ton atau 118 persen dari stok minimal sebesar 13.375 ton.

Disampaikan Dwi Satriyo, stok per 1 Januari 2025 tersebut saat ini sudah ada di gudang-gudang Lini III atau tingkat Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Stok tersebut juga aman untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani selama tiga pekan mendatang. Untuk itu, ia berharap petani mengoptimalkan stok tersebut dengan melakukan penebusan.

Stok ini, tambahnya, sekaligus bentuk dukungan Petrokimia Gresik terhadap program percepatan swasembada pangan nasional yang diinstruksikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dengan petani bisa menebus pupuk bersubsidi tepat waktu, produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan.

“Sebagai produsen, kami telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi. Stok tersebut siap ditebus oleh petani terdaftar dengan membawa KTP (Kartu Tanda Penduduk). Semua petani yang memenuhi syarat dapat langsung menebus pupuk bersubsidi sesuai alokasi yang telah ditentukan,” pungkasnya. (yad)

Petrokimia Gresik Siapkan Stok Pupuk 372.668 Ton, Sudah Bisa Ditebus mulai Januari 2025  Selengkapnya

Ini Rumah Contoh Gunakan Bata Interlock Presisi SIG, Pengembang Properti Optimis Dukung Program 3 Juta Rumah

GRESIK,1minute.id – Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Junaidi Abdillah mengunjungi Rumah Contoh Bata Interlock Presisi SIG di Bambu Apus, Jakarta Timur pada Jumat, 27 Desember 2024.

Junaidi mengapresiasi inovasi bata interlock presisi SIG untuk mempercepat pembangunan perumahan dalam rangka menyukseskan program 3 juta rumah. 

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menunjukkan komitmennya untuk mendukung pemerintah mencapai target 3 juta rumah per tahun melalui penguatan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dan inovasi produk bata interlock presisi.

Produk turunan dari semen hijau SIG ini berhasil memikat para pengembang perumahan dan sektor perbankan karena dinilai sebagai solusi tepat untuk pembangunan rumah yang ramah lingkungan dengan proses yang mudah, cepat dan efisien. 

”Proses pembangunan rumah dengan bata interlock presisi SIG sangat cepat dan hasilnya sangat bagus, serta efisien dalam hal pengecatan dan pengacian, hanya menggunakan varnish. Produknya juga halus, jadi bisa langsung ditempati. Ini adalah teknologi yang patut disebarluaskan ke seluruh pengembang,” kata Junaidi Abdillah. 

Ketua Umum DPP Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) Ari Tri Priyono menyebut bata interlock presisi adalah terobosan baru yang luar biasa dari SIG. Menurutnya, jika dilihat dari hasil akhir, kualitas bata interlock presisi tidak hanya cocok digunakan untuk rumah dengan skema pembiayaan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan), tetapi juga sangat layak untuk rumah komersial.

“Presisinya bagus, kualitasnya bagus. Jadi bata interlock presisi ini sangat tepat untuk mendukung pembangunan 3 juta rumah. Proses pengerjaannya juga cepat, dua puluh satu hari bisa selesai. Bahkan,mungkin kalau tukangnya lebih cepat, mungkin bisa dua pekan sudah selesai,” kata Ari Tri Priyono.    

“Ini sangat membantu program 3 juta rumah untuk rakyat apalagi dikerjakan oleh SIG, BUMN yang tentu memiliki perhatian untuk mendukung pembangunan negara. Kami dari asosiasi sangat menghargai dan mendukung penuh. Ini akan kami sosialisasikan ke anggota kami,” imbuh Ari Tri Priyono.    

Ketua Umum Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (ASPRUMNAS), M. Syawali P. turut mengungkapkan rasa senangnya dapat berkunjung dan melihat langsung aplikasi produk bata interlock presisi yang dinilai sangat praktis, efektif dan efisien.

“Saya melihat bata interlock presisi ini memiliki keunggulan dari segi kecepatan, kerapihan, dan biaya yang lebih efisien karena bisa dikerjakan dengan sedikit tenaga kerja. Semoga ke depannya bata interlock presisi ini terus meningkatkan kualitas dan mutunya yang menjamin keselamatan jiwa. Karena tadi saya lihat rumah contoh itu bagus sekali, halus dan sangat efektif,” kata M. Syawali P.       

Perwakilan pengembang, Joko Santosa yang merupakan CEO Asatu Corporation, berbagi pengalaman membangun hunian percontohan nasional MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) ramah lingkungan yang bekerja sama dengan ekosistem perumahan Kementerian PUPR, Pemda Kendal, Bank Tanah, BP Tapera, SMF dan BTN menggunakan bata interlock presisi di Kendal, Jawa Tengah. 

Menurutnya, penggunaan bata interlock presisi membuat biaya pembangunan lebih efisien, hasil konstruksi yang kokoh dengan tampilan yang estetis, serta mampu mengondisikan udara dalam ruangan tetap sejuk baik siang maupun di malam hari.

“Keunggulan lainnya yang paling penting bagi kami adalah kecepatan waktu pengerjaan. Jadi, kami bisa membangun dua kali lebih cepat daripada waktu jika kami membangun memakai material konvensional biasanya. Kalau dari sisi efisiensi biaya kurang lebih mencapai 35%, baik biaya material ataupun tukang. Kalau tukang, biasanya kami membangun dengan waktu delapan minggu untuk satu rumah. Nah, ini cukup dua minggu bangunannya sudah selesai,” ungkap Joko Santosa.    

Direktur Utama SIG Donny Arsal, menyampaikan terima kasih kepada BTN dan para pengembang yang telah berkunjung ke Rumah Contoh Bata Interlock Presisi, sehingga SIG dapat memperkenalkan teknologi bata interlock presisi. SIG meyakini, berkumpulnya para pemangku kepentingan di bidang perumahan ini didasari oleh kesamaan visi untuk menghadirkan hunian yang ramah lingkungan, berkualitas dan terjangkau untuk masyarakat.

Setelah memperkenalkan Rumah Contoh Bata Interlock Presisi tipe 36 di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Agustus lalu, kini SIG menghadirkan Rumah Contoh Bata Interlock Presisi tipe 36 dan tipe 57 di Bambu Apus, Jakarta Timur. 

Bata interlock presisi merupakan hasil penelitian terapan dengan mekanisme kerja yang saling mengunci antar balok seperti sistem lego. Penggunaan bata interlock presisi memberikan banyak keuntungan dalam pembangunan rumah dibandingkan material konvensional, karena lebih efisien dalam penggunaan material, lebih mudah dalam pengaplikasian yang membuat durasi pembangunan lebih cepat, serta telah dinyatakan ramah gempa.

Selain rumah contoh, SIG juga mengaplikasikan solusi beton inovatif berbasis semen hijau, seperti solusi beton dekoratif, dan paving block berpori sebagai solusi kawasan tergenang. Hadirnya material bahan bangunan ramah lingkungan yang bisa mempercepat konstruksi rumah tersebut, diharapkan menjadi solusi konkret untuk mendukung Pemerintah menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat. 

Semangat ini sejalan dengan arahan Kementerian BUMN untuk menghadirkan solusi perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan.

”Untuk mendukung pemerintah memenuhi target pembangunan 3 juta rumah per tahun dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak dan tentunya inovasi teknologi. Bata interlock presisi merupakan teknologi yang mengubah metode pembangunan rumah menjadi lebih mudah, cepat dan efisien, dengan kualitas konstruksi yang kokoh dan tampilan yang modern, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengembang dan pemilik rumah,” ujar Donny Arsal. (yad)

Ini Rumah Contoh Gunakan Bata Interlock Presisi SIG, Pengembang Properti Optimis Dukung Program 3 Juta Rumah Selengkapnya

Bidik Pasar Amerika, SIG Kebut Rampungkan Fasilitas Produksi & Dermaga 50 Ribu DWT di Pabrik Tuban

JAKARTA,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggandeng Taiheiyo Cement Corporation dalam kerja sama strategis melalui anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), dengan mengembangkan dermaga dan fasilitas produksi di Pabrik Tuban, Jawa Timur sebagai pondamen untuk memperkuat ekspor nasional.

Proyek yang dimulai sejak 2022 ini, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekspor terak dan semen tipe khusus (tipe V) ke pasar internasional, khususnya Amerika Serikat. Dengan nilai investasi sebesar Rp 1,4 triliun, proyek ini mencakup sejumlah pengembangan fasilitas dermaga maupun pabrik. Salah satunya adalah peningkatan kapasitas Terminal Khusus dari 15.000 Deadweight Ton (DWT) menjadi 50.000 DWT.

Penambahan kapasitas ini dilakukan dengan membangun jetty trestle dan jetty platform baru yang terhubung dengan existing jetty. Sedangkan untuk mendukung produksi, proyek ini juga mencakup pembangunan fasilitas seperti blending silo system dengan kapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton, dan 2 cement silo system masing-masing berkapasitas 18.000 ton.

Selain itu, proyek ini juga melibatkan pemasangan fasilitas transport berupa tube conveyor sepanjang 4,1 km, tripper conveyor, dan ship loader dengan kapasitas 1.000 tons per hour (tph) yang berfungsi mengirim semen curah dari pabrik menuju kapal yang bersandar di dermaga.

Menteri BUMN Erick Thohir, memberikan apresiasi kepada SIG atas keberhasilannya dalam menjalin kemitraan strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation, serta inovasi produk, model bisnis, dan layanan yang terus berkembang, menjadikan SIG lebih kompetitif dan siap menghadapi tantangan global di masa depan.

“Meskipun tantangan di industri semen semakin kompetitif, SIG mampu beradaptasi dan berhasil mengoptimalkan proses bisnisnya. Keberhasilan kolaborasi SIG dengan Taiheiyo Cement Corporation ini dapat menjadi inspirasi bagi BUMN dan pelaku usaha sektor lain untuk meningkatkan daya saing dan menciptakan peluang pertumbuhan yang berkelanjutan di pasar internasional,” ujar Erick Thohir.

Dalam kunjungan kerja bersama dengan Taiheiyo belum lama ini, Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, proyek yang merupakan bagian dari kerja sama strategis dengan Taiheiyo ini telah memasuki tahap akhir dan diharapkan segera rampung untuk siap beroperasi secara optimal di kuartal pertama tahun 2025. 

Dengan kapasitas ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun, proyek ini akan menjadi tonggak penting tidak hanya dalam memperkuat kapasitas distribusi, tetapi juga berkontribusi terhadap daya saing pasar ekspor dan memperkuat jaringan distribusi global Perseroan.

“Ini menandai langkah awal dalam ekspansi SIG ke pasar Amerika Serikat, di tengah tantangan pasar domestik yang semakin kompetitif serta kondisi oversupply yang sedang dihadapi Perseroan. Semoga kerja sama dengan Taiheiyo ini membawa hasil optimal dan berkontribusi pada pertumbuhan kinerja kedua grup. Dan yang paling penting, memperluas layanan karya anak bangsa di kancah dunia,” ujar Donny Arsal.

Sementara itu, President and Representative Director of Taiheiyo Cement Corporation, Yoshifumi Taura menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim SIG dan SBI dalam proyek pengembangan fasilitas ekspor ini. 

Ia menyebutkan sinergi antara kedua grup merupakan win-win solution yang tidak hanya memberikan manfaat bisnis, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan lebih lanjut dalam sektor industri semen dan konstruksi.

”Taiheiyo berkomitmen untuk memperkuat sinergi antara ketiga perusahaan melalui berbagai inisiatif strategis, dimulai dengan pengembangan dermaga pada Terminal Khusus di SBI Pabrik Tuban ini, yang menjadi capaian penting dalam kemitraan jangka panjang kami,” ungkap Yoshifumi Taura.

Sebelumnya, pada Juli 2024, Perseroan telah melakukan berthing test atau uji coba sandar kapal untuk memastikan kelayakan pengoperasian Terminal Khusus. Uji coba ini bertujuan untuk menilai aspek kepelabuhan, keselamatan pelayaran, serta kelestarian lingkungan, yang merupakan bagian dari upaya untuk memastikan keberlanjutan operasional pelabuhan pada Terminal Khusus ini.

Direktur Utama SBI Asri Mukhtar mengungkapkan bahwa sejak awal, Pabrik Tuban telah didesain untuk menjadi pabrik semen yang efisien dan ramah lingkungan dengan menerapkan banyak teknologi terbaru dalam industri semen. Pabrik Tuban telah disiapkan untuk mampu menghasilkan produk-produk berkualitas yang akan dipasarkan tidak hanya di Indonesia, namun juga untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor.

“Kami menargetkan, fasilitas yang akan segera rampung ini akan mengoptimalkan potensi-potensi aset operasional untuk peningkatan nilai ekonomi yang dibutuhkan Perusahaan untuk tumbuh dan berkembang, membawa manfaat untuk para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Asri Mukhtar. (yad)

Bidik Pasar Amerika, SIG Kebut Rampungkan Fasilitas Produksi & Dermaga 50 Ribu DWT di Pabrik Tuban Selengkapnya