Berkolaborasi dan Bersinergi untuk Melampaui Jangkauan SIG

GRESIK,1minute.id – Hari ulang tahun (HUT) ke-8 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar perayaan secara virtual, Kamis (7/1) yang diikuti seluruh karyawan di lokasi operasional perseroan. 

Mengusung tema Berkolaborasi dan Bersinergi untuk Terus Melampaui Jangkauan SIG berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan teknologi untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso mengatakan, kolaborasi dan sinergi menjadi semangat utama dalam perayaan tahun ini. 
Perayaan HUT SIG membawa semangat baru bagi perusahaan untuk terus berinovasi dan melebihi jangkauan.

Tahun 2020, tambahnya, menjadi tahun yang penuh tantangan dan persaingan yang ketat, namun SIG berhasil melaluinya dengan capaian kerja yang memuaskan. 

Sinergi yang baik, didukung dengan pengelolaan bisnis yang optimal dan program efisiensi berkelanjutan menjadikan Perseroan mampu mencapai kinerja yang memuaskan. 

“Ini menjadi pelajaran baik yang harus dilanjutkan pada tahun ini,”kata Hendi Prio Santoso dalam siaran pers diterima 1minute.id, Kamis 7 Januari 2021.

Hendi Prio Santoso melanjutkan, pada 2021 Perseroan dihadapkan pada tantangan yang lebih berat. Selain persaingan yang ketat, pandemi yang dirasakan sejak tahun lalu mempengaruhi peluang dan potensi yang dapat diraih oleh perseroan.

“Dengan rasa optimis dan terus bersemangat, kita yakin akan mampu menjawab tantangan dengan capaian yang lebih baik lagi,”ujarnya.

Sementara itu, Komisaris Utama SIG Rudiantara menyampaikan, SIG patut bersyukur bisa dilewati walaupun menghadapi pendemi Covid-19. 

“Kita bersyukur setidaknya 9 bulan pertama tahun 2020 kinerja SIG lebih baik dibanding tahun 2019,”kata Rudiantara.  “Banyak orang kaget, kenapa bisa lebih baik padahal ada pandemi, kita bisa melakukan banyak hal yang tadinya tidak pernah dilakukan di SIG terutama dalam bidang efisiensi,”imbuhnya. 

Dalam rangkaian perayaan HUT ke-8 ini, Perseroan memberikan Penghargaan Kesetiaan Kerja kepada 309 karyawan. Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas masa bakti karyawan yang telah bekerja selama 10, 25, dan 30 tahun. 

Selain itu, Perseroan juga memberikan santunan kepada 1.727 anak yatim piatu, membagikan 4.150 paket sembako dan Alat Pelindung Diri kepada masyarakat di beberapa wilayah operasional Perseroan.

Diantaranya, Lhoknga (Aceh), Indarung (Sumatera Barat), Narogong (Jawa Barat), Cilacap dan Rembang (Jawa Tengah), Tuban dan Gresik (Jawa Timur) serta  Pangkep (Sulawesi Selatan). (*)

Berkolaborasi dan Bersinergi untuk Melampaui Jangkauan SIG Selengkapnya

Phonska OCA, Pupuk Organik Cair, Produk Inovasi Petrokimia Gresik Solusi Praktis bagi Petani

MUSIM TANAM : Petani di Kecamatan Kebomas, Gresik ketika bercocok tanam, Selasa 5 Januari 2021 (foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik menegaskan berkomitmen untuk mendukung pemenuhan alokasi pupuk bersubsidi nasional sesuai penugasan pemerintah.

Serta, memperkuat posisi perusahaan solusi agroindustri anggota Holding Pupuk Indonesia di pasar komersil, baik domestik maupun ekspor. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satryo Annurogo, menyampaikan  memasuki 2021 ada tiga poin strategis akan direalisasikan Petrokimia Gresik .  

Pertama, kata Dwi Satryo, Pupuk Indonesia akan memproduksi jenis pupuk Phonska bersubsidi dengan formula baru 15-10-12 yang akan menggantikan Phonska bersubsidi formula 15-15-15. Ini merupakan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan efisiensi pupuk bagi pertanian.

“Petrokimia Gresik berkomitmen bahwa perubahan tidak akan mengurangi kualitas pupuk bersubsidi,”katanya dalam siaran pers, Senin 4 Januari 2021. Kedua, Petrokimia Gresik mulai memberikan pendekatan berbeda untuk pola pemupukan berimbang.

Yaitu, mengubah pupuk NPK Phonska menjadi NPK Phonska Plus. Sehingga pola pemupukan berimbang 5:3:2 akan menjadi Petroganik (500 kg), NPK Phonska Plus (300kg), dan Urea (200kg) untuk setiap hektar sawah.

Ketiga, Pemerintah berencana akan menambah jenis pupuk bersubsidi tahun 2021 yakni pupuk organik cair dengan nama Phonska Oca. 

Pupuk ini, kata Dwi Satryo, merupakan produk inovasi dari Petrokimia Gresik yang merupakan gabungan antara pupuk majemuk NPK dan pupuk organik dalam bentuk cair.

Kandungannya terdiri dari C-Organik minimal 6 persen,  unsur hara makro Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), dan diperkaya unsur mikro serta mikroba yang sangat bermanfaat untuk tanaman.

Dengan demikian, Phonska OCA dapat menjadi solusi praktis bagi petani. Dimana kandungan pupuk majemuk berfungsi untuk meningkatkan produktivitas tanaman dan pupuk organik dapat memperbaiki kandungan hara pada tanah.

“Kami berharap pupuk-pupuk produksi Petrokimia Gresik dapat menjadi andalan petani secara berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani-petani serta menegaskan area Jawa-Bali sebagai sentra produksi pangan nasional,”tegasnya. (*)

Phonska OCA, Pupuk Organik Cair, Produk Inovasi Petrokimia Gresik Solusi Praktis bagi Petani Selengkapnya

2020 : Investasi Masuk Gresik Mencapai Rp 67,21 Triliun

Kawasan Industri : Salah satu kawasan industri di Kabupaten Gresik ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik masih sangat seksi di mata investor. Pemodal dalam negeri maupun luar negeri.

Data dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPM-PTSP) Gresik kurun waktu 2016 “hanya” Rp 25,73 triliun. Pada 2020, investasi masuk mencapai Rp 67,21 triliun. 

Menunjukkan tren meningkat.  Meski, 2020 lalu kondisi perekonomian global terpuruk akibat pagebluk coronavirus disease 2019 atawa Covid-19. Akan tetapi, investasi yang masuk di Kota Santri masih tumbuh. 

Menurut Kepala DPM-PTSP Gresik Mulyanto, pada 2020 ada pergeseran sektor investasi di Gresik. Terutama di kuartal III (Juli, Agustus, September)  2020. Saat itu, kondisi pandemi Covid-19 mengkhawatirkan.

Investasi penanaman modal dalam negeri (PMDM) tetap tumbuh, didominasi industri makanan. “Ada 58 unit investasi PMDM dengan nilai investasi mencapai Rp 535,13 miliar,”ujar Mulyanto melalui pesan Whatsapp, Senin 4 Januari 2021.

Sedangkan, investasi penanaman modal asing (PMA) industri mineral non logam mendominasi investasi selama kuartal III itu. “Ada 8 unit investasi PMA di kuartal III/2020 dengan nilai investasi USD 4.743.500,”jelas mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gresik itu. 

TUMBUH : investasi yang masuk di Kabupaten Gresik periode 2016-2020 dalam triliun berdasarkan data DPM-PTSP Gresik

Selain, investasi PMDN dan PMA skala besar dan menengah. Ada investasi  lainnya ikut menyumbang kenaikkan investasi di Kota Santri ini. Investasi lainnya adalah usaha kecil.

Pada 2020 investasi usaha kecil mencapai Rp 124,34 miliar. “Serapan tenaga kerja sebanyak 8.365 orang,”terang Mulyanto. 

Bagaimana investasi di kuartal ke-IV, edisi Oktober, November dan Desember 2020. Mulyanto mengatakan DPM-PTSP memiliki target. Akan tetapi, realisasi belum bisa diketahui. Sebab, rilis dari badan koordinasi penanaman modal (BKPM) biasanya baru bisa ketahui pada Februari 2021.

Meskipun begitu, DPM-PTSP optimistis realisasi investasi 2020 melebihi target. Target investasi 2020 sebesar Rp 43,45 triliun. Realisasi mencapai Rp 67,21 triliun. (*)

2020 : Investasi Masuk Gresik Mencapai Rp 67,21 Triliun Selengkapnya

Kinerja 2020 Memuaskan, Petrokimia Gresik, Bukukan Penjualan 7,1 Juta Ton, Laba sebelum Audit Rp 1,2 Triliun

Kawasan Industri Petrokimia Gresik ( foto : Humas Petrokimia Gresik)

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik menutup akhir tahun dengan capaian kinerja memuaskan. Kinerja penjualan,  berhasil mencatat penjualan pupuk bersubsidi, pupuk non-subsidi dan non-pupuk sebesar 7,1 juta ton atau 108 persen dari RKAP. 

Sedangkan untuk kinerja keuangan, total pendapatan mencapai Rp 27,35 triliun atau 103 persen dan membukukan laba Rp 1,2 triliun atau 100 persen dari RKAP (unaudited). Atau sesuai target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2020. 

“Alhamdulillah, walaupun di tengah wabah Covid-19, secara umum Petrokimia Gresik masih mampu memberikan kinerja yang baik dan tetap berkontribusi positif bagi negara,”kata Direktur Utama Petrokimia Gresik  Dwi Satriyo Annurogo dalam siaran pers diterima 1minute.id, Senin 4 Januari 2021.

Dwi Satriyo menambahkan capaian kinerja perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia ini juga tidak lepas dari pertumbuhan sektor pertanian nasional. 

Seperti diketahui, pertanian menjadi salah satu sektor yang berhasil tumbuh di tengah banyak sektor lain mengalami perlambatan akibat wabah Covid-19. Tahun 2021, jelas Dwi Satriyo, merupakan masa transisi karena dampak wabah Covid-19 masih akan terasa. 

Petrokimia Gresik tetap berkomitmen untuk mendukung pemenuhan alokasi pupuk bersubsidi nasional sesuai penugasan pemerintah, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar komersil, baik domestik maupun ekspor. 

“Selain penugasan pemerintah melalui pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik juga memperkuat penetrasi pasar pupuk komersil,”tandas Dwi Satriyo. 

Kekuatan Petrokimia Gresik di sektor pupuk komersil adalah kemampuan dalam memenuhi kebutuhan spesifik konsumen, baik spesifik lokasi maupun komoditi. 
Dwi Satriyo pun mengaku optimistis, Petrokimia Gresik mampu memperluas pangsa pasar pupuk komersil, terutama untuk jenis pupuk NPK dimana perusahaan memiliki kapasitas terbesar di Indonesia, yaitu 2,7 juta ton per tahun. 

Hal ini terbukti sepanjang 2020 terjadi lonjakan ekspor untuk produk Urea, NPK, dan NPS bahkan menjadi capaian tertinggi dalam 5 tahun terakhir. 

Pada bulan Maret 2020, Petrokimia Gresik telah mencetak sejarah dengan melakukan ekspor Urea sebanyak 33.000 ton ke Meksiko.

“Tentu menjadi hal yang sangat membanggakan karena kita dapat melakukan ekspansi diluar pasar Asia,” ujar Dwi Satriyo.

Hingga akhir 2020, diperkirakan total volume ekspor meningkat 26 persen dari total volume ekspor sepanjang tahun 2019. 
Penjualan sektor retail juga tidak kalah membanggakan, penjualan Phonska Plus diperkirakan mencapai 114.559 ton.

Tidak hanya produk pupuk, Petrokimia Gresik juga memiliki rangkaian produk lainnya seperti benih, pembenah tanah, dekomposer, probiotik, serta didukung anak perusahaan (Petrosida Gresik dan Petrokimia Kayaku) yang memiliki kompetensi dalam pengendalian hama. 

“Sehingga pengawalan Petrokimia Gresik sangat lengkap, sesuai dengan asanya untuk menjadi solusi bagi sektor agroindustri,”ujarnya. (*)

Kinerja 2020 Memuaskan, Petrokimia Gresik, Bukukan Penjualan 7,1 Juta Ton, Laba sebelum Audit Rp 1,2 Triliun Selengkapnya

Apresiasi Tenaga Medis Tangani Covid-19, SIG Salurkan Bantuan Rp 260 Juta

SIMBOLIS : SIG menyampaikan apresiasi bagi tenaga medis atas dedikasi sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Tuban


TUBAN, 1minute.id – Masa pandemi corona belum ada tanda-tanda berakhir. Bahkan, ada tren jumlah kasus Covid-19 meningkat.  Tim medis garda terdepan dalam penanganan corona virus disease 2019 harus kerja ekstra keras untuk bisa menyembuhkan pasien.

Tugas berat diemban tenaga medis itu mendapatkan apresiasi dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG). Produsen penghasil semen terbesar di Indonesia itu mengelontorkan bantuan dana operasional senilai Rp 260 juta, Rabu 23 Desember 2020.

Bantuan ratusan juta itu untuk tenaga medis yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di lima Rumah Sakit dan 33 Puskesmas di Kabupaten Tuban. 

Pgs. EVP of Plant Operation SIG Pabrik Tuban Muchamad Supriyadi mengatakan, tenaga medis merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19. 

Bantuan ini sebagai bentuk dukungan dan perhatian perusahaan kepada tenaga medis yang berjuang untuk menangani pasien Covid-19 tanpa mengenal waktu.

“Sudah selayaknya seluruh elemen masyarakat memberikan apresiasi atas kerja keras tenaga medis selama ini. Perseroan berharap melalui apresiasi ini, para tim medis terus bersemangat serta senantiasa menjaga stamina, kesehatan dalam bekerja,”kata Muchamad Supriyadi.

Kepedulian SIG dalam membantu penanganan Covid-19 di Kabupaten Tuban telah dilakukan mulai terjadinya pandemi Covid-19.

Diantaranya, SIG bekerjasama dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tuban memberikan bantuan berupa hand sanitizer, masker, thermo gun, penyemprotan disinfektan pada fasilitas umum.

Serta sosialisasi pencegahan penularan Covid-19 bagi warga di 26 desa yang ada di Kecamatan Merakurak, Kerek dan Jenu Kabupaten Tuban.

Sementara itu Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban Shodikin mengatakan, saat ini Kabupaten Tuban kembali masuk zona merah setelah kasus Covid-19 kembali meningkat. 

“Di tengah keterbatasan ini, tenaga medis harus berjuang siang malam. Kita dorong puskesmas di Kecamatan untuk dapat membantu penanganan Covid-19 karena Rumah Sakit mulai penuh,” ujarnya. 

“Bantuan dan dukungan dari SIG ini sangat membantu penanganan Covid-19 di Tuban. Terimakasih atas kepedulian SIG yang telah memberikan bantuan bagi tenaga medis. Pemerintah Daerah tidak bisa menangani pandemi ini tanpa sinergi berbagai pihak termasuk perusahaan seperti SIG,”kata Shodikin. (*)

Apresiasi Tenaga Medis Tangani Covid-19, SIG Salurkan Bantuan Rp 260 Juta Selengkapnya

SIG dan KAI Sinergi Optimalisasi Angkutan Semen

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) tentang Rencana Kerjasama Optimalisasi dan Pengembangan Angkutan Barang.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan secara virtual oleh Direktur Marketing dan Supply Chain SIG, Adi Munandir dan Direktur Niaga KAI, Maqin U. Norhadi, Kamis 26 November 2020.

Penandatangan MoU itu disaksikan oleh Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso, Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo serta Presiden Direktur PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Aulia Mulki Oemar.

Sinergi SIG dan KAI diantaranya peningkatan kerja sama angkutan berbasis kereta api dan sewa tanah atau bangunan untuk jangka menengah dan jangka panjang.
Melakukan kajian bersama untuk rencana komersial dan operasional terkait jalur dan prasarana kereta api dalam mendukung distribusi produk SIG. Serta pengembangan bentuk kerja sama potensial lainnya yang dapat meningkatkan manfaat bisnis kedua belah pihak.

Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso mengatakan, kereta api merupakan salah satu moda transportasi penting dalam mendukung logistik perusahaan. Kedepan KAI akan menjadi salah satu mitra strategis seiring perkembangan SIG sebagai penyedia solusi bahan bangunan. 

“Kerja sama ini merupakan sinergi untuk saling melengkapi dan memberikan hasil terbaik bagi kedua belah pihak. Melalui sinergi yang terjalin saat ini, diharapkan dapat semakin optimal dalam memanfaatkan setiap peluang dan kesempatan yang ada. Sehingga dapat semakin berkontribusi bagi perusahaan, BUMN, dan bangsa Indonesia,”ujar Hendi Prio Santoso.

Lebih lanjut, Hendi Prio Santoso, berharap agar kerja sama ini dapat segera diwujudkan. ”Hari ini menjadi langkah awal sebuah komitmen bersama. Semoga apa yang menjadi tujuan serta harapan dari kerja sama ini dapat berjalan lancar dan sesuai dengan target waktu yang direncanakan pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terjalinnya kerja sama dalam rangka sinergi BUMN untuk optimalisasi dan pengembangan angkutan barang berbasis kereta api. Hal ini untuk memberikan nilai tambah bagi masing-masing Perusahaan. 

Menurut Didiek,  kerja sama ini juga merupakan implementasi core values AKHLAK sebagai Amanah Kementerian BUMN. Melalui kerja sama ini, Didiek berharap KAI dapat mendukung pendistribusian semen dan produk lainnya dari SIG, khususnya di wilayah Jawa dan Sumatera untuk menciptakan distribusi logistik yang efektif dan efisien. “Selain itu juga mendukung program pemerintah dalam mengurangi biaya logistik Nasional,”ungkap Didiek.

Didiek menambahkan, dalam skema kerja sama jangka pendek SIG dapat memanfaatkan stasiun Babat untuk pengiriman semen dari Pabrik Tuban milik SIG maupun SBI. 

“Sedangkan skema jangka panjang, kami akan melihat potensi untuk membangun prasarana, menyambung dari Babat masuk ke Tuban melewati kawasan pabrik SIG dan SBI. Selain itu KAI juga sedang menjajaki pengiriman semen dari Tonasa melalui jalur Makassar hingga Pare-Pare. Semoga melalui kerja sama ini dapat memberikan manfaat lebih bagi pelanggan SIG,”pungkas Didiek.(*)

SIG dan KAI Sinergi Optimalisasi Angkutan Semen Selengkapnya

K3PG Luncurkan Dompet Digital, e-Wallet, Wujud Dukungan Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik

GRESIK,1minute.id – Koperasi Karyawan Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG) meluncurkan layanan e-wallet K3PG Mobile bagi anggotanya, Rabu 25 November 2020. 

Layanan ini merupakan solusi finansial anggota dalam bertransaksi, khususnya di masa wabah Covid-19 yang mengharuskan masyarakat menjaga jarak atau physical distancing untuk memutus mata rantai penularannya.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengapresiasi langkah K3PG dengan menyediakan dompet digital atau e-Wallet sebagai upaya mendukung program Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik (TBPG) yang merupakan anggota holding Pupuk Indonesia untuk menjadi solusi agroindustri.

“E-wallet merupakan langkah inovatif K3PG dalam mengikuti era 4.0 yang telah mengubah banyak kebiasaan masyarakat. Selain itu juga menjadi bentuk perlindungan terhadap keluarga besar Petrokimia Gresik grup untuk suksesnya program ketahanan pangan nasional,” ujar Dwi Satriyo sekaligus Ketua Dewan Pembina K3PG ini.

Ia pun mengapresiasi inovasi dari K3PG ini, karena mampu menangkap peluang dari wabah Covid-19 yang telah menghantam perekonomian masyarakat.  
Dwi Satriyo pun berpesan agar K3PG terus memajukan bisnisnya dengan berlandaskan pada kebutuhan anggota seperti E-wallet K3PG Mobile ini.

“Banyak industri yang bangkrut karena melihat Covid-19 sebagai wabah. Tapi K3PG justru melihatnya sebagai potensi bisnis. Kreativitas ini harus terus ditingkatkan untuk suksesnya transformasi bisnis perusahaan di masa pandemi ini,”tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Pengurus K3PG Rohmad menjelaskan bahwa, anggota K3PG dapat bertransaksi menggunakan e-Wallet K3PG Mobile di merchant manapun di seluruh Indonesia yang menyediakan layanan QRIS. Transaksi hanya dilakukan melalui screening QRIS dari handphone pemilik akun K3PG Mobile atau cashless.

“Beberapa daerah di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Gresik merupakan daerah dengan staus oranye atau penularan Covid-19 risiko sedang. Kendati demikian masih ada penambahan kasus Covid-19 tiap harinya. e-Wallet ini merupakan upaya K3PG mendukung pemerintah dalam memerangi Covid-19,” tandas Rohmad.

Lebih lanjut ia menambahkan jika Petrokimia Gresik merupakan objek vital negara yang tidak boleh terganggu operasional bisnisnya dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional, apalagi di tengah wabah Covid-19 dan upaya pemulihan perekonomian nasional melalui sektor pertanian.

“E-wallet menjadi bentuk perlindungan terhadap anggota kami yang merupakan keluarga besar Petrokimia Gresik, sehingga tidak mengganggu operasional bisnis perusahaan,” ujarnya.

Rohmad menjelaskan dalam pengelolaan fitur e-wallet ini, K3PG berkerja sama atau bersinergi dengan lembaga perbankan di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu Bank DKI, sehingga fitur e-Wallet ini tidak hanya memberikan kemudahan dalam bertransaksi, tapi juga jaminan keamanan.

Sementara, E-wallet merupakan fitur pengembangan dari aplikasi keanggotaan K3PG berbasis Android bernama K3PG Mobile. Sebelumnya, aplikasi yang dikembangkan mulai 2019 ini memberikan layanan informasi tentang Inquiry saldo tabungan dan pinjaman; record sktivitas anggota baik belanja di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) maupun aktivitas sisa hasil usaha (SHU).

K3PG Mobile juga mengubah layanan SHU menjadi digital. Apabila sebelumnya anggota K3PG hanya bisa sekali belanja untuk memanfaatkan voucher SHU, sekarang anggota bisa berbelanja berkali-kali belanja menggunakan K3PG Mobile selama saldo mencukupi.

“Dalam waktu segera kami juga melengkapi K3PG Mobile ini dengan fitur belanja  dan pinjaman Online. Semua kebutuhan anggota K3PG kedepan cukup dipenuhi melalui smartphone yang ada di genggaman tangan. Ini komitmen kami menjadikan K3PG bukan koperasi biasa,”tandas Rohmad.

Ia menegaskan bahwa layanan e-Wallet ini tidak hanya menjadi solusi finansial bagi anggota, tapi juga menjadikan K3PG semakin berdaya saing dalam upaya mewujudkan program transformasi bisnis Petrokimia Gresik. (*)

K3PG Luncurkan Dompet Digital, e-Wallet, Wujud Dukungan Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik Selengkapnya

Siaga Musim Tanam, PG Roadshow ke Nusa Tenggara Barat

GRESIK, 1minute.id – Musim tanam telah tiba. Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melakukan roadshow  “Siaga Musim Tanam” bersama distributor resmu di berbagai daerah di Indonesia.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi sesuai alokasi atau penugasan pemerintah untuk mendukung musim tanam Oktober 2020 – Maret 2021 (Okmar). 

Untuk itu, ia bersama dua direksi Petrokimia Gresik lainnya yakni Direktur Operasi dan Produksi Digna Jatiningsih dan Direktur Keuangan dan Umum Dwi Ary Purnomo rutin blusukan menemui distributor sekaligus meninjau langsung ketersediaan pupuk bersubsidi di gudang.

Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak bulan Oktober 2020 di Jogjakarta, Jawa Timur (Bojonegoro, Madiun, Probolinggo, Pasuruan), Jawa Tengah (Boyolali, Surakarta, Sukoharjo, Klaten, Semarang, Solo, dan Pekalongan), dan terbaru di Nusa Tenggara Barat (Lombok Timur), serta akan berlanjut hingga ke daerah lainnya di tanah air selama musim tanam.

“Ketersediaan pupuk menjadi faktor yang sangat vital saat musim tanam, apalagi peningkatan produktivitas pertanian tidak sekadar menjaga ketahanan pangan tapi juga sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional akibat wabah Covid-19,” ujar Dwi Satriyo disela-sela tinjauannya ke Gudang Penyangga Kabupaten Lombok Timur, Rabu 18 November 2020.

Secara nasional, lanjut Dwi Satriyo, pemerintah telah menambah alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 951 ribu ton, atau dari 7,9 juta ton menjadi 8,8 juta ton. Sedangkan penugasan Petrokimia Gresik bertambah sebanyak 258.832 ton, naik dari 4,7 juta ton menjadi 4,9 juta ton.

“Penambahan ini sangat vital untuk menjaga ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas pertanian di tengah wabah Covid-19,”jelasnya.

Oleh karena itu, Dwi Satriyo mengimbau kepada distributor untuk terus melakukan penebusan pupuk-pupuk bersubsidi untuk selanjutnya didistribusikan kepada kios-kios resmi yang tersebar di NTB.

“Kami bersama distributor berkomitmen dan menjamin bahwa pupuk bersubsidi akan selalu tersedia di seluruh Gudang Penyangga sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan akan disalurkan sesuai dengan alokasi dari pemerintah,”tandasnya.

Lebih lanjut, Dwi satriyo meminta seluruh distributor agar penyaluran pupuk bersubsidi di NTB terus digenjot. Hingga hari ini (Rabu, 18 November 2020), realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di NTB sudah mencapai 82.161 ton atau 87% dari total alokasi 94.105 ton.

Sehingga sisa alokasinya tinggal 13% atau 11.944 ton. Sementara menghadapi musim tanam, total stok pupuk bersubsidi yang disiapkan untuk NTB sebesar 13.909 ton.

Petrokimia Gresik bersama distributor menyatukan tekad yang kuat, kerjasama yang solid, serta sinergi yang positif untuk bisa memaksimalkan penyaluran pupuk bersubsidi di NTB,” tandasnya.

Ia juga mengimbau Staf Perwakilan Daerah dan Penjualan (SPDP) dan Petugas Penjualan Daerah (PPD) Petrokimia Gresik, harus bisa lebih aktif untuk menggandeng Kios, Kelompok Tani, Dinas Pertanian Provinsi maupun Kabupaten untuk memaksimalkan penyaluran pupuk bersubsidi di NTB.

“Berikan edukasi mengenai mekanisme penebusan pupuk bersubsidi terutama di masa-masa relaksasi penggunaan Kartu Tani, supaya tidak terjadi kebingungan, baik di tingkat petani maupun kios,”ujarnya.

Dwi Satriyo memastikan Petrokimia Gresik juga akan menyediakan pupuk non-subsidi di kios-kios binaan. Pupuk NPK Phonska Plus, Petro Ningrat, SP-36, ZA, dan Petro Nitrat bisa menjadi alternatif pilihan yang bisa diberikan kepada petani untuk semakin meningkatkan produktivitas lahan.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga menghimbau petani agar tergabung dalam kelompok tani dan menyusun Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK). Karena ini adalah syarat wajib bagi petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi di kios resmi.

Adapun untuk mengefisienkan penggunaan pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik menghimbau petani agar menerapkan pola pemupukan berimbang, yaitu Petroganik (500 kg/ha), NPK Phonska (300 kg/ha), dan Urea (200 kg/ha).

“Tujuannya agar petani tidak berlebihan dalam pemupukan, sehingga alokasi dari pemerintah dapat digunakan secara optimal,” tutup Dwi Satriyo.(*)

Siaga Musim Tanam, PG Roadshow ke Nusa Tenggara Barat Selengkapnya

Inovasi, Ciptakan Varian Baru, Pemasaran Digital, Bandeng Mentari, UMKM Mitra Binaan SIG, Bertahan di Tengah Pandemi


GRESIK,1minute.id – Masa pandemi menuntut pelaku usaha berinovasi untuk bisa bertahan hidup. Diantaranya dilakukannya Anim Falahuddin. Pemilik bidang olahan Bandeng dengan merk Bandeng Mentari yang beralamat di Kecamatan Manyar, Gresik ini. 

Anim, satu diantara ratusan UMKM Mitra binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bisa tetap bertahan di tengah pandemi korona. Dan, berkembang pesat.

Anim Falahudin menceritakan awal pandemi Covid-19 sempat kesulitan berjualan produk bandeng olahannya. Pendapatannya menurun hingga 60 persen. Namun, pemilik UD Multi Sarana Niaga itu tak lantas membuatnya putus asa. 

Anim memutar otak untuk melakukan inovasi dengan menambah varian produk baru berbahan baku ikan bandeng. Inovasinya membuahkan hasil, hingga saat ini Anim Falahuddin memililki 33 varian produk yang telah dipasarkan. Selain itu pemasaran juga sudah memanfaatkan platform digital.

Anim Falahuddin mengungkapkan, saat ini produk Bandeng Mentari sudah tersebar di beberapa wilayah di seluruh Indonesia. “Beberapa produk olahan yang kami jual diantaranya bandeng cabut duri, otak-otak, bandeng presto, bandeng pepes, bandeng sapit, abon bandeng, nuget bandeng rolade, siomay, fillet bandeng, kerupuk dan lainnya,”katanya. 

Dalam menjalankan usahanya Anim Falahuddin dibantu 15 karyawan yang merupakan warga sekitar. Setiap harinya bisa memproduksi hingga 200 kilogram. “Saat ini penjualan Bandeng Mentari mampu meraup omzet hingga Rp 120 juta perbulan,”ujarnya. 

Anim telah memiliki 13 mitra yang tersebar di kota-kota besar di Jawa, Bali dan Kalimantan. “Kini produk kami dapat ditemui di berbagai swalayan, pusat oleh-oleh dan restoran,”ujar Anim Falahuddin bangga. 

Sementara itu, General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, UMKM Bandeng Mentari ini memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang. Ikan bandeng merupakan makanan khas Gresik yang digemari oleh masyarakat.

“Semoga kedepan kehadiran UMKM ini mampu mendorong peningkatakan ekonomi, karena dapat membuka lapangan kerja bagi warga sekitar,”harap Edy Saraya dalam siaran pers diterima 1minute.id, Kamis 19 November 2020.

Edy Saraya menambahkan, SIG terus mendukung upaya UMKM binaan untuk maju dan berkembang ditengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Antara lain dengan memberikan fasilitas pelatihan dan pameran guna memperkenalkan produk kepada masayarakat luas. (*)

Inovasi, Ciptakan Varian Baru, Pemasaran Digital, Bandeng Mentari, UMKM Mitra Binaan SIG, Bertahan di Tengah Pandemi Selengkapnya

Apresiasi untuk Pahlawan, SIG Berikan Beasiswa 72 Mahasiswa di Provinsi Sulawesi Selatan

GRESIK, 1minute.id – Peringatan Hari Pahlawan 2020 terasa lebih indah bagi 2.200 anak-anak anggota TNI dan Polri. Pasalnya, Kementerian BUMN menyelenggarakan program beasiswa Perguruan Tinggi bagi putra-putri TNI dan Polri. 

Beasiswa diserahkan secara serentak oleh perusahaan BUMN di 34 provinsi melalui video conference yang disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Asisten Teritorial TNI, Mayjen Madsuni dan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Sutrisno Yudi Hermawan, Selasa 10 November 2020.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), merupakan salah satu BUMN yang turut serta dalam kegiatan bersama Kementerian BUMN, berkontribusi melalui Program SIG Cerdas dengan memberikan beasiswa kepada 72 putra-putri mahasiswa Perguruan Tinggi anggota TNI dan Polri berprestasi di Provinsi Sulawesi Selatan. 

Beasiswa yang diserahkan sebesar Rp 360 juta. “Semoga bantuan beasiswa ini dapat memberikan semangat bagi mahasiswa dalam menuntut ilmu, dan mampu menjadi generasi unggul,”harap Edi Saraya dalam siaran pers diterima 1minute.id, Selasa 10 November 2020.

Menteri BUMN Erick Thohir dalam sambutannya mengatakan, Hari Pahlawan harus dimaknai dengan baik. Jika dahulu dilakukan dengan perang dan banyak yang gugur, namun saat ini berbeda. 

Pada masa pandemi Covid-19 saat ini Kementerian BUMN membantu pemerintah dalam berbagai hal seperti memberikan keringanan biaya listrik, bantuan pulsa dan inisiasi lain bagi masyarakat yang lebih banyak, salah satunya pemberian beasiswa bagi putra-putri anggota TNI dan Polri.

“Kami melihat banyak anggota TNI dan Polri yang memiliki putra-putri di Perguruan Tinggi yang berprestasi. Dalam program ini, mahasiswa yang dipilih  berstatus mahasiswa aktif dan IPK minimal 3.0,”kata Erick Thohir.

“Mahasiswa terpilih kami berikan beasiswa sebesar Rp 5 juta per orang. Jumlah penerima sebanyak 2.200 orang yang terdiri dari 1.593 putra-putri anggota TNI dan 607 putra-putri anggota Polri yang tersebar di 34 Provinsi,”imbuhnya.

Sementara itu penerima beasiswa dari SIG, Adhela Anugrah Sari, mahasiswi Universitas Muslim Indonesia Makassar, mengapresiasi adanya program beasiswa ini. “Terima kasih Kementerian BUMN dan SIG atas beasiswanya. Semoga semakin banyak lagi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa kedepannya,”ungkapnya. (*)

Apresiasi untuk Pahlawan, SIG Berikan Beasiswa 72 Mahasiswa di Provinsi Sulawesi Selatan Selengkapnya