SPBUN Lumpur Soft Launching, Baru 522 Nelayan yang Berhak Dapat Solar Subsidi 

GRESIK,1minute.id – Anshori tak lagi “berburu” solar. Nelayan asal Kelurahan Lumpur itu kini bisa menebus solar subsidi untuk menggerakkan mesin perahu di Stasiun Pengisian bahan bakar umum dan nelayan (SPBUN) di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

SPBUN milik PT Gresik Migas, salah satu perusahaan umum daerah. Hampir separuh hidup, bapak dua anak berusia 50 tahun itu mencari ikan. “Puluhan tahun harus keliling mencari solar kalau mau melaut,” katanya kepada wartawan 1minute.id usai soft launching pada Jumat, 24 November 2023.

Kini, Anshori bisa bernafas lega. Sebab, ia adalah satu dari ratusan nelayan yang mendapatkan jatah solar subsidi dengan harga Rp 6.800 per liter itu. “Saya dapat jatah 10 liter per hari. Katanya nanti bisa ditambah sampai maksimal 15 liter per hari,” ungkapnya. 

Soft launching SPBUN Lumpur berlangsung secara sederhana. Puluhdn nelayan secara lesehan menggelar doa bersama yang dihadiri oleh Direktur Umum dan Pengembangan Muhammad Syaikhu dan Direktur Teknik dan Operasional Gresik Migas M.Prisdianto Mihardjo serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Gresik Edy Hadisiswoyo itu berlangsung khidmat. Usai doa bersama, para nelayan yang sudah mendapatkan barcode pembelian solar bersubsidi bisa mendapatkan solar. Mereka pun semringah. 

Direktur Umum dan Pengembangan PT Gresik Migas Muhammad Syaikhu mengungkapkan, SPBUN Lumpur ini adalah SPBUN kali ketiga di Kabupaten Gresik. “Investasi SPBUN Lumpur sekitar Rp 6,7 miliar. Dan biayai sendiri oleh Gresik Migas,” kata Syaikhu. 

SOFT LAUNCHING: Direktur Teknik dan Operasional Gresik Migas M.Prisdianto Mihardjo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Gresik Edy Hadisiswoyo dan Direktur Umum dan Pengembangan Muhammad Syaikhu dalam soft launching SPBUN Lumpur pada Jumat, 24 November 2023 ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Direktur Teknik dan Operasional Gresik Migas M.Prisdianto Mihardjo mengatakan, soft launching dilakukan untuk menguji keandalan fasilitas, meskipun dari pertamina telah melakukan cek fisik, dari Health, Security, and Environment  (HSE) dan tim teknis sudah menyatakan baik. 

“Trial dilakukan untuk menguji keandalan fasilitas. Sebelum launching resmi, kita lakukan trial untuk penjualan,” ujar Priest Djabbar-panggilan-M.Prisdianto Mihardjo. Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gresik per 24 November 2023, sebanyak 522 nelayan yang telah mendapatkan rekomendasi bisa menebus solar subsidi. Jumlah itu bisa berkembang karena DKP Gresik masih  melakukan verifikasi lanjutan terkait nelayan penerima solar subsidi itu. 

“Dari 522 nelayan yang telah menerima barcode pengambilan dari PT GM dan Pertamina 95 nelayan..Dan ini akan kita lakukan trial terhadap mereka untuk pengambilan solarnya. Mudah-midahan tidak ada kendala teknis,” ujar Priest Djabbar.

Sampai kapan trial penjualan dilakukan? Priest mengatakan trial dilakukan sampai ada kepastian jadwal launching dari menteri..Karena maunya pak menteri yang akan meresmikan,” katanya.  SPBUN Lumpur ini rencana awal akan diresmikan pada Rabu, 23 November 2023. Akan tetapi, menteri BUMN Erick Thohir mengikuti kunjungan kerja bersama Presiden Joko Widodo. (yad)

SPBUN Lumpur Soft Launching, Baru 522 Nelayan yang Berhak Dapat Solar Subsidi  Selengkapnya

Kunjungan Kapal Rakyat di Pelabuhan Gresik Tinggi, Pelra Butuh Galangan Kapal

GRESIK,1minute.id – Suasana Dermaga Pelabuhan Rakyat (Pelra) di Pelabuhan Gresik terasa lebih ramai dari biasanya. Puluhan orang berasal dari perwakilan World Association for Waterborne Transport Infrastructure (PIANC) Indonesia, Jepang, Australia dan New Zealand terpesona melihat kapal-kapal “pinisi” alias kapal layar motor (KLM) bersandar di pelabuhan legendaris berada di Jalan YOS Sudarso, Gresik itu pada Kamis sore, 23 November 2023.

Sebagian tenaga bongkar muat barang sedang beraktivitas memuat barang ke dalam moda transportasi laut antarpulau itu. Mereka juga meninjau langsung tempat pengisian BBM untuk kapal Pelra.

Kehadiran rombongan PIANC itu bagian dari kunjungan kerja yang dipimpin oleh tim asisten Deputi Bidang Infrastruktur Konekvitas, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan investasi (Marvest) Rahman Hidayat. 

Mereka disambut langsung oleh Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik Hotman Siagian, Regional 3 Sub Regional Ali Sodikin, General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Gresik Sutopo, Kepala Seksi KSOP Gresik Capt Firmawan dan Alit serta pengurus DPC Pelra Gresik Hassan dan Abdul Rozak 

Pada kesempatan tersebut, Hotman Siagian menyampaikan laporan kegiatan operasional Pelabuhan, wabil khusus kapal Pelra yang saat ini berjalan dengan aman, tertib dan lancar. “Data kunjungan kapal Pelra di Pelabuhan Gresik mulai  Januari hingga Oktober 2023 sebanyak 472 kapal,” terang Hotman Siagian.

SAMBUT ASDEP: (ki-ka) Kepala KSOP Gresik Hotman Siagian, GM Pelindo Gresik Sutopo dan pengurus DPC Pelra Gresik Abdul Rozak di Pelabuhan (Pelra) Gresik pada Kamis, 23 November 2023 ( Foto: KSOP Gresik for 1minute.id)

GM Pelindo Gresik Sutopo menambahkan,  sinergitas tugas, aktivitas di Pelabuhan Rakyat semakin nyaman. “Sejak 3 Oktober 2023, telah tersedia tempat istirahat bagi buruh tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan Gresik,” terang Sutopo. “Melihat tingginya kunjungan kapal Pelra, maka membutuhkan galangan kapal untuk kapal Pelra,” tambahnya. 

Sementara itu, Asdep Kemenko Maritim dan Investasi Rahman Hidayat mengapresiasi atas sinergitas dan kolaborasi KSOP Gresik, PT Pelindo Gresik, Asosiasi bersama Insan Maritim untuk memajukan dan mendorong percepatan peningkatan pelayaan publik. “Saya tadi  melihat langsung Pelabuhan yang telah rapi dan tertata dengan baik,” puji Rahman Hidayat. 

Pelabuhan Rakyat adalah pelabuhan legendaris di Gresik. Kapal-kapal eksotis ini yang membuat Gresik sebagai kota begitu kesehor hingga mancanegara. Gresik mendapatkan julukan Kota Bandar (Pelabuhan). Waliyullah  Syekh Maulana Malik Ibrahim adalah syahbandar pertama. Sedangkan, Nyai Ageng Pinatih, ibu angkat Sunan Giri adalah syahbandar perempuan pertama. (yad)

Kunjungan Kapal Rakyat di Pelabuhan Gresik Tinggi, Pelra Butuh Galangan Kapal Selengkapnya

SIG Kuasai Pangsa Pasar Semen 61,1 Persen, Dirut SIG : Terimakasih Loyalitas 

GRESIK1minute.id –  SIG membuktikan kinerja positif melalui konsistensi fokus pada pengelolaan pasar. Di wilayah Jawa Timur, penjualan brand SIG mencapai 3,02 juta ton pada periode Januari hingga Oktober 2023. Sementara penguasaan pangsa pasar di Jawa Timur sebesar 61,1% pada Oktober 2023, atau meningkat 1,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama SIG, Donny Arsal memberikan apresiasi dan terima kasih atas loyalitas para mitra serta sinergi yang telah berjalan baik selama ini untuk membangun kesuksesan bisnisnya bersama SIG, dan mendukung pembangunan di Indonesia melalui penyediaan solusi produk SIG yang bermutu dan berkualitas. Hal ini tidak lepas dari kepercayaan para mitra yang telah menjadikan produk-produk SIG sebagai pilihan utama dalam membangun dan memperkuat fondasi keberhasilan bersama.

“Jawa Timur merupakan wilayah yang memiliki potensi untuk terus berkembang, khususnya di sektor infrastruktur. Dengan kegiatan retailer gathering ini, kami berupaya memperkuat sinergi antara SIG dan para pelanggan, mempererat silaturahmi dan membantu menciptakan peluang-peluang bisnis baru,” ujar Donny Arsal dalam Retail Gathering yang dihadiri oleh 300 toko bangunan di wilayah Jawa Timur di Ballroom Shangri-La Hotel, Surabaya pada Jumat, 17 November 2023.

Menurut Donny Arsal, di tengah tantangan persaingan pasar yang ketat serta tekanan biaya komoditas, SIG mampu membuktikan kinerja positif melalui konsistensi fokus pada pengelolaan pasar. Di wilayah Jawa Timur, penjualan brand SIG mencapai 3,02 juta ton pada periode Januari hingga Oktober 2023. Sementara penguasaan pangsa pasar di Jawa Timur sebesar 61,1% pada Oktober 2023, atau meningkat 1,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Hasil ini tidak lepas dari dukungan para distributor lokal yang senantiasa berpartisipasi dalam membina dan menjaga jaringan pelanggan hingga ke end user. Hal ini secara berkelanjutan akan meningkatkan kepercayaan end user sehingga serapan produk-produk SIG akan semakin meningkat,” kata Donny Arsal.

Pada Retail Gathering ini, SIG juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada 8 toko dengan penjualan brand Semen Gresik tertinggi (top sales volume) dan 10 toko bangunan terbaik (Best Customer). Selain itu, SIG juga menyediakan doorprize lewat undian bagi para pelanggan setia sebagai mitra yang menggunakan produk-produk SIG.

Dalam kesempatan yang sama, para pelanggan juga diperkenalkan ragam produk SIG dengan segala keunggulannya. Saat ini, SIG memiliki enam merek semen yang kuat dan menjadi pemimpin pasar di masing-masing regionalnya, antara lain Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa, Dynamix, Semen Andalas, serta Semen Baturaja. SIG menawarkan produk semen kantong multiguna hingga produk semen untuk aplikasi khusus yang lebih ekonomis, serta berbagai tipe semen curah yang sesuai dengan karakteristik dari tiap jenis proyek sehingga lebih tepat guna dan efisien.

SIG juga menghadirkan solusi beton yang telah dikembangkan, seperti SpeedCrete untuk perbaikan jalan yang memiliki kekuatan dini dan performa tinggi yang dapat kering dalam hitungan jam. Kemudian ada ThruCrete, produk beton berdaya serap tinggi untuk meminimalkan genangan air. SIG juga telah meluncurkan inovasi produk semen hidraulis tipe HE pertama di Indonesia yang telah lulus uji di Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Kementerian Perindustrian.

Sementara itu, Mbing Widjono, 65 tahun, pemilik toko bangunan CV Rachmad Joyo Abadi di Rungkut, Surabaya, Jawa Timur mengatakan bahwa Semen Gresik selalu menjadi pilihan utama sejak ia pertama membangun bisnis toko bangunan di Rungkut, Surabaya, Jawa Timur pada tahun 1984. ”Sampai sekarang, tidak bisa dipungkiri bahwa brand-brand semen lain di luar sana semakin banyak bermunculan. Tapi saya yakin, terutama masyarakat Surabaya tetap menghendaki produk semen yang terbaik,” tutur Mbing Widjono.

Muhammad Syukron, 38, pemilik toko bangunan Bromo Mas yang berlokasi di Tumpang, Malang, Jawa Timur ini mengatakan, pihaknya merasa sangat bersyukur telah terpilih menjadi pemenang doorprize utama. Ia mengaku tidak menyangka akan mendapatkan kejutan tidak terduga dari SIG.

“Alhamdulillah sangat kaget dan tidak menyangka, ibarat kita menjual produk Semen Gresik dan Semen Padang di Malang serasa terbayarkan bersama doa-doa baiknya. Terima kasih SIG, semoga semakin jaya dan selalu maju untuk Indonesia”, ungkap Muhammad Syukron.

Chamsu Ghendik, 54 tahun, setali tiga uang. Pemilik toko bangunan Budi Jaya di Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur. Sebagai salah satu pemenang toko dengan yang loyal menggunakan produk SIG (Best Customer), ia mengatakan kondisi geografis di wilayah Banyuwangi yang rentan terhadap kondisi panas dan dekat dengan pantai membuat produk Semen Gresik yang ia jual unggul di pasaran.

“Orang sini sudah paham betul soal produk semen yang berkualitas untuk wilayah ini. Dari awal saya membuka toko material pada tahun 2010, alhamdulillah Semen Gresik tetap menjadi pilihan utama. Sebagai Best Customer, saya mengucapkan terima kasih banyak pada SIG karena tetap memperhatikan dan mengapresiasi toko bangunan sehingga kita bisa terus bersinergi,” ujar Chamsu Gendik. (yad)

SIG Kuasai Pangsa Pasar Semen 61,1 Persen, Dirut SIG : Terimakasih Loyalitas  Selengkapnya

Wilmar Go Green, Tanam 2.500 Pohon Mangrove di Pesisir Karangkiring, DLH Gresik : Gresik Lestari, Tanam Pohon Sampai Mati

GRESIK,1minute.id – Wilmar Nabati Indonesia (WINA) Peduli menggelar penanaman ratusan bibit pohon mangrove di pesisir Karangkiring, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 11 November 2023. Bakti sosial bertajuk Wilmar Go Green ini dipimpin langsung oleh Unit Business Head PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) Ridwan Brandes.

“Selain kuantitas, kami akan lebih fokus untuk kualitas,” kata Ridwan Brandes dalam sambutannya. Menurutnya, pihaknya tidak hanya berfokus berapa banyak bibit pohon mangrove yang ditanam. “Kami akan pelihara dan pemantaun berapa pohon mangrove yang bisa tumbuh. Jadi, kami tidak asal menanam. Tapi, juga akan memeliharanya,” tegasnya. Wilmar Peduli dengan menanam pohon mangrove di pesisir Desa Karangkiring atau Kawasan Wisata Mangrove Karangkiring ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Saat ini, lebih kurang 2.500 pohon mangrove yang telah ditanam. 

SIMBOLIS: Unit Business Head PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) Ridwan Brandes menyerahkan bibit mangrove kepada Kepala DLH Gresik Sri Subaidah di Wisata Mangrove Karangkiring, Kecamatan Kebomas pada Sabtu, 11 November 2023 (Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

“Pohon mangrove sangat penting karena bisa menghasilkan banyak oksigen,” katanya. Gerakan Wilmar Go Green dengan menanam pohon mangrove ini, dihadiri antara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah, Kepala Satuan Polisi Air ( Polair) Polres Gresik AKP Winardi, Camat Kebomas Yusuf Anshori , Kades Karangkiring Dedik Hartono, serta warga pesisir Karangkiring. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Wilmar ini. Ia pun mengajak semua stakeholder untuk terlibat aktif melakukan penanaman pohon. Sri Subaidah bercerita, dirinya telah mendapat wejangan dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani agar terus aktif melestarikan lingkungan. Caranya, melakukan penanaman pohon terus menerus untuk mewujudkan Gresik Lestari, satu dari sembilan program Nawa Karsa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.  “Bu Kadis tolong wujudkan Program Gresik Lestari, menanam pohon sampai mati,” cerita Sri Subaidah membuat peserta yang hadir dalam Wilmar Go Green ini tersenyum. 

Sri Subaidah berharap, kepedulian lingkungan yang dilakukan oleh Wilmar bisa diikuti oleh perusahaan lainnya yang ada di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Selain menanam secara berkelanjutan, juga dilakukan pemeliharaan tanamannya. “Jadi tidak asal tanam, setelah itu ditinggal kemudian pohonnya mati,” ujarnya.

Data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik menyebut, luas kawasan Mangrove di Kabupaten Gresik mencapai 2.854,32 hektar yang tersebar di sepuluh kecamatan. Salah satu berada dalam kawasan wisata Mangrove Karangkiring ini. 

TANAM MANGROVE: Unit Business Head PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) Ridwan Brandes bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik Sri Subaidah di lokasi penanaman mangrove di kawasan wisata Mangrove Karangkiring Kecamatan Kebomas pada Sabtu, 11 November 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Setelah proses seremonial penyerahan bibit mangrove dari Wilmar kepada Dinas LH Gresik kemudian dilanjutkan penanaman pohon mangrove secara simbolis. Karena lokasi penanaman sekitar 400 meter dari bibir pantai, sehingga mereka naik perahu lokasinya. Penanaman mangrove dilakukan sekitar pukul 10.10 WIB karena menunggu air laut pasang. Sinar matahari mulai menyengat kulit, namun mereka terlihat antusias menanam pohon mangrove. 

Kepala Desa Karangkiring Dedik Hartono mengatakan, kawasan tanaman mangrove di pesisir Karangkiring ini luasan mencapai 12 hektar. Untuk penanaman mangrove bersama Wilmar Go Green ini dipusatkan di sisi utara. “Kalau di sisi selatan sudah banyak mangrove, selain itu sisi selatan ini tempat warga mencari kerang dan kepiting,” kata Dedik usai acara.  (yad)

Wilmar Go Green, Tanam 2.500 Pohon Mangrove di Pesisir Karangkiring, DLH Gresik : Gresik Lestari, Tanam Pohon Sampai Mati Selengkapnya

Wamen BUMN Tinjau Persiapan Program Smart Precision Farming Besutan  Petrokimia Gresik 

GRESIK,1minute.id – Wakil Menteri (Wamen) BUMN Kartika Wirjoatmodjo melakukan kunjungan kerja ke Petrokimia Gresik pada Kamis, 9 November 2023. Ia mengunjungi perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu untuk meninjau persiapan Program Smart Precision Farming.

Smart Precision Farming merupakan transformasi dari program precision farming yang sudah dikembangkan Petrokimia Gresik selama lebih dari 20 tahun.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi yang turut mendampingi kunjungan Wamen BUMN di Petrokimia Gresik menyampaikan bahwa semangat pendirian perusahaan pupuk oleh Pemerintah sejak awal adalah dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional, dan Petrokimia Gresik merupakan salah satu perusahaan dengan varian produk pupuk dan bahan kimia paling lengkap di Indonesia. Inovasi Smart Precision Farming inisiasi Petrokimia Gresik juga merupakan upaya untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

“Selain pupuk nano dan granul, drone yang dimanfaatkan untuk program Smart Precision Farming juga bisa untuk pengaplikasian pestisida. Dua anak perusahaan Petrokimia Gresik, ada Petrosida Gresik dan Petrokimia Kayaku adalah produsen pestisida yang jika digabungkan keduanya menjadi salah satu leader di pasar pestisida Indonesia,” jelas mantan Dirut Petrokimia Gresik itu di hadapan Wamen BUMN.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa, program Smart Precision Farming yang saat ini dikembangkan perusahaan berawal dari program precision farming yang sudah diinisiasi Petrokimia Gresik sejak tahun 2000 lalu, ditandai terciptanya pupuk NPK dengan formula yang dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan tanaman.

“Kita adalah pioneer pupuk NPK di tanah air, dan Pabrik kita sejak lebih dari 20 tahun lalu sudah bisa menghasilkan pupuk NPK dengan formula yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan umum unsur hara tanaman. Kebutuhan untuk sawit tentu dengan padi sudah pasti berbeda, begitu juga dengan tanaman lain. Melalui produksi customized ini, pupuk yang Petrokimia Gresik hasilkan kandungan yang presisi sesuai kebutuhan tanaman,” tandasnya.

Program precision farming berikutnya dikembangkan Petrokimia Gresik tahun 2005 dengan menciptakan pupuk organik granul Petroganik. Pupuk ini untuk mengantisipasi berkurangnya kandungan organik tanah. Pupuk ini, tambah Dwi Satriyo, juga mendukung program Pemupukan Berimbang yang disosialisasikan Pemerintah untuk pertanian berkelanjutan. “Tahun 2010, Petrokimia Gresik juga mengembangkan pupuk hayati berbahan aktif mikroba, untuk mengefektifkan penggunaan N dan P. Sehingga penyerapan oleh tanaman semakin optimal,” ujar Dwi Satriyo.

Tahun 2015, Petrokimia Gresik mengoptimalkan layanan precision farming dengan menghadirkan Mobil Uji Tanah (MUT) yang kemudian jangkauan layanannya diperluas ke seluruh wilayah di Indonesia pada tahun 2020. Mobil ini mampu menganalisa tingkat kesuburan tanah, sehingga dapat memberikan rekomendasi pemupukan yang tepat sesuai dengan lokasi dan komoditi. Mobil ini melengkapi program edukasi, sosialisasi dan pendampingan budidaya yang dilakukan Petrokimia Gresik.

“Petani cukup membawa sampel tanahnya, dalam waktu yang singkat sudah bisa mengetahui kandungan yang ada di tanahnya, sehingga petani bisa menggunakan pupuk yang presisi sesuai dengan kebutuhan. Dan tentunya layanan ini gratis,” ujarnya.

Tahun 2021 sebelum program precision farming dikembangkan menjadi Smart Precision Farming, Petrokimia Gresik juga melahirkan pupuk NPK Phonska Alam. Pupuk ini menjadi pupuk mineral alam yang bersertifikat organik pertama di Indonesia dangan kandungan N, P, dan K terstandar. Penggunaannya jauh lebih presisi dibandingkan dengan penggunaan kotoran hewan pada budidaya tanaman organik.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga memiliki data kesuburan tanah yang didokumentasikan dalam sebuah buku berjudul “Pertanian Presisi: Status Kesuburan Tanah”. Buku yang diluncurkan pada acara puncak ulang tahun ke-51 Petrokimia Gresik ini dapat menjadi acuan atau pedoman bagi praktisi pertanian terkait aplikasi pemupukan berimbang.

 Di tahun 2023, Petrokimia Gresik mengembangkan Smart Precision Farming atau program precision farming yang lebih maju, dengan salah satunya mengembangkan pupuk yang diaplikasikan berteknologi nano, sehingga lebih optimal penyerapannya oleh tanaman. Pupuk berteknologi nano ini akan menjadi produk baru dan pertama kali dikembangkan di Indonesia.

Dalam program ini juga, Petrokimia Gresik memanfaatkan teknologi drone yang dilengkapi dengan IoT untuk mengaplikasikan pupuk nano dan mengambil data geo-spasial, soil test kit untuk mengukur unsur hara tanah, serta teknologi Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) yang dapat merekam indeks vegetasi tanaman melalui citra satelit kanal infra merah dan kanal merah. Data yang terekam dari berbagai teknologi ini nantinya dapat digunakan menjadi landasan dosis pemupukan yang presisi sehingga proses pertanian dapat semakin efektif dan efisien. Selain itu, petani juga bisa mendapatkan informasi terkait luas lahan dan database mengenai kondisi tanah di lahannya.

“Smart Precision Farming dapat menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pertanian Indonesia, dengan memanfaatkan teknologi modern, sehingga budidaya pertanian dapat dilakukan dengan cara lebih efektif, efisien, dan presisi. Hasilnya pun lebih optimal sehingga pendapatan petani meningkat, dan menarik minat generasi muda Indonesia,” tutupnya. (yad)

Wamen BUMN Tinjau Persiapan Program Smart Precision Farming Besutan  Petrokimia Gresik  Selengkapnya

Kementerian BUMN Optimis Smelter kedua Freeport Beroperasi Penuh Akhir 2024

GRESIK,1minute.id – Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo melakukan kunjungan kerja ke proyek pembangunan smelter milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE),  Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 9 November 2023.

Kartika Wirjoatmodjo mengapresiasi PTFI yang telah menyelesaikan lebih dari 80 persen pembangunan smelter per akhir Oktober, sesuai target linimasa kurva-S dari pemerintah.

Dalam peninjauannya, Kartika Wirjoatmodjo sebagai perwakilan dari pemerintah menyampaikan proyek smelter PTFI sangat fundamental untuk meningkatkan daya saing Indonesia, dan mengurangi ketergantungan terhadap impor beberapa material utama untuk ekonomi Indonesia.

“PTFI salah satu perusahaan yang memberikan kontribusi terbesar ke negara, dalam bentuk  pajak, royalti. Kita ingin produksi Freeport baik di hulunya, maupun nanti di smelternya benar-benar bisa sesuai harapan, termasuk juga emas dan logam mulia lainnya,” kata Kartika Wirjoatmodjo.

PTFI terus menyelesaikan beberapa pekerjaan guna penyelesaian konstruksi fisik pada akhir Desember 2023. Selanjutnya, akan melalui tahap pre-commissioning dan commissioning untuk memastikan seluruh fasilitas berfungsi tanpa kendala dan memulai kegiatan operasionalnya pada akhir Mei 2024 mendatang. Setelah beroperasi, smelter kedua ini akan mencapai kapasitas produksi penuh pada Desember 2024.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direkur PTFI Tony Wenas menyampaikan tantangan utama dalam penyelesaian smelter yaitu proyek manajemen yang tidak mudah. “Menyangkut begitu banyak sub-kontraktor, melibatkan tenaga kerja yang banyak, bagaimana memadukannya  sehingga inline,” ujar Tony.

Tony menambahkan bahwa keberadaan smelter PTFI hingga kuartal III/2023 telah berkontribusi terhadap nilai realisasi investasi untuk hilirisasi. Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) realisasi investasi untuk hilirisasi di sektor mineral senilai Rp 151,7 triliun dimana tembaga memberikan kontribusi sebesar Rp 47,6 triliun. 

Dengan sumber daya yang ada di Indonesia serta dengan program percepatan investasi, Indonesia akan menjadi pemain yang diperhitungkan dalam pertambangan dan hilirisasi. “Sudah banyak investasi yang mau masuk di Indonesia untuk membuat value added yang akan lebih banyak lagi. Demand produk tambang akan semakin tinggi dan ini merupakan peluang dan Indonesia akan menjadi pemain yang diperhitungkan di dunia,” kata Tony Wenas.

Dalam pembangunan smelter kedua ini, PTFI telah menanamkan investasi hingga USD 2,9 miliar atau setara Rp 43 triliun per akhir Oktober 2023, dari total anggaran USD 3 miliar. Setelah beroperasi penuh, smelter ini akan mampu mengolah konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi 1,7 juta dry metric ton (dmt) dan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun. (yad)

Kementerian BUMN Optimis Smelter kedua Freeport Beroperasi Penuh Akhir 2024 Selengkapnya

Pendapatan Meningkat, SIG Bukukan Laba Rp 1,71 Triliun

GRESIK,1minute.id –  Kinerja PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) periode Januari – September 2023 menggembirakan. Total volume penjualan meningkat 5,9 persen terutama dari pertumbuhan segmen curah dan ekspor ; Pendapatan meningkat sebesar 4% menjadi Rp 27,7 triliun ; Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 20,22 triliun seiring kenaikan volume penjualan ; Penurunan beban keuangan turut berkontribusi pada peningkatan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal III/2023 sebesar 1,8% menjadi Rp 1,71 triliun.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan kenaikan pendapatan yang berkontribusi pada pertumbuhan laba hingga kuartal III/2023, menunjukkan keberhasilan strategi bisnis yang diterapkan Perseroan, sehingga mampu menjaga profitabilitas di tengah tantangan persaingan industri yang sangat ketat.

Meski pasar semen sempat terkontraksi pada semester I/2023, namun permintaan semen kantong mulai menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 6,6% pada kuartal III/2023. SIG pun berhasil menangkap peluang pertumbuhan pasar tersebut melalui penerapan strategi pengelolaan topline pada segmen retail, curah, ekspor dan produk turunan semen. Secara khusus, volume penjualan domestik SIG untuk periode hingga September 2023 tumbuh 0,7% dibanding tahun lalu, di mana penjualan curah berkontribusi dengan pertumbuhan sebesar 9,6%.

Sementara volume ekspor hingga September 2023 juga tercatat tumbuh 51,9% dibandingkan tahun lalu. Dengan volume penjualan yang meningkat, SIG mampu membukukan pendapatan yang meningkat 4% dibandingkan tahun lalu.

Meskipun beban pokok pendapatan mengalami peningkatan karena masih terdampak kenaikan harga bahan bakar yang terjadi di kuartal III tahun lalu, upaya-upaya efisiensi dan optimalisasi yang dilakukan SIG secara berkelanjutan baik dari sisi pengendalian biaya maupun operasi, memberikan kontribusi pada peningkatan profitabilitas.  

Menjelang akhir tahun 2023, Vita Mahreyni mengatakan bahwa Perusahaan berfokus mencapai kinerja solid dan pertumbuhan dibandingkan tahun 2022. “Di tengah tantangan persaingan pasar yang ketat serta tekanan biaya komoditas, SIG mampu membuktikan kinerja yang teruji melalui konsistensi fokus pada pengelolaan pasar, optimalisasi program-program efisiensi untuk mencapai operational excellence, serta penerapan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan untuk mencapai target dekarbonisasi di berbagai lini,” tutur Vita Mahreyni.

Komitmen Dekarbonisasi

Sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan akselerasi Net Zero Emissions pada tahun 2060, SIG telah menjalin kolaborasi dengan PT PLN (Persero) untuk mendorong penggunaan listrik berbasis Energi Baru dan Terbarukan berupa panel surya di area operasional SIG. Pada tahap awal implementasi, direncanakan penggunaan panel surya sekitar 5,4 MWp – 32 MWp per lokasi dan akan semakin dikembangkan kapasitasnya dalam memenuhi kebutuhan listrik Perusahaan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target Perseroan dalam penurunan intensitas emisi Cakupan 2 sebesar 24% di tahun 2030.

SIG membuktikan resiliensi tak hanya dari capaian bisnis, tetapi juga operasional berkelanjutan yang menjadi daya saing Perusahaan. Hingga akhir kuartal III/2023, substitusi energi panas (TSR) menjadi 7,29%. Emisi GRK Cakupan 1 turun 16,94% menjadi 588 kg CO2/ton semen ekuivalen dari baseline 2010 (708 kg CO2/ton semen ekuivalen). Capaian ini diperoleh dari penurunan clinker factor, penggunaan bahan bakar alternatif sebagai substitusi batu bara, dan optimalisasi Specific Thermal Energy Consumption (STEC).

Produk dan Solusi Berkualitas SIG

Sebagai penyedia solusi bahan bangunan terdepan di Indonesia, SIG terus fokus pada pengembangan produk untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang berbeda-beda. Komitmen ini didukung dengan memastikan kualitas terbaik dan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia.

Selain memiliki enam merek semen yang kuat dan mendominasi pasar ritel di masing-masing wilayah yaitu Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa, Dynamix, Semen Baturaja dan Semen Andalas, berbagai produk turunan SIG juga telah teruji untuk mendukung kebutuhan pembangunan proyek besar dan infrastruktur seperti konstruksi jalan, gedung, pembangkit energi, pelabuhan dan jembatan.

”Perseroan telah menerapkan sertifikasi ISO 9000 Series untuk memastikan mutu dan kualitas produk. Bahkan, laboratorium uji Perusahaan telah terkalibrasi dengan baik dan ini terbukti dari hasil uji sampel laboratorium yang mendapatkan nilai cukup baik dari Cement Concrete Reference Laboratory (CCRL). Kami terus mendorong pengembangan riset dan teknologi serta penerapan prinsip-prinsip berkelanjutan, untuk memastikan pelanggan mendapatkan nilai tambah dari produk dan solusi yang berkekuatan tinggi dan ramah lingkungan yang kami hadirkan,” ungkap Vita Mahreyni. (yad)

Pendapatan Meningkat, SIG Bukukan Laba Rp 1,71 Triliun Selengkapnya

Optimalisasi Eksplorasi Minyak Bumi di Papua Barat, Petrokimia Gresik Suplai 36 Ribu Liter Green Surfactant

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mendukung optimalisasi produksi minyak bumi dalam negeri dengan berkontribusi pada proyek injeksi “huff and puff” di Lapangan Walio, Kabupaten Sorong, Papua Barat, menggunakan Green Surfactant. Proyek ini ditandai dengan pemberangkatan Green Surfactant oleh SEVP Operasi Petrokimia Gresik I Ketut Rusnaya, mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini.

 Petrokimia Gresik merupakan satu-satunya industri dalam negeri yang mampu menghasilkan Green Surfactant. Petrokimia Gresik saat ini memiliki dua Pabrik Asam Sulfat dengan kapasitas total 1.170.000 ton/tahun. Salah satu produk intermediate dari pabrik tersebut adalah gas SO3 yang merupakan bahan baku Green Surfactant dengan jumlah yang melimpah dan kualitas yang stabil.

Pabrik Green Surfactant Petrokimia Gresik yang berdiri sejak 2020 ini memiliki kapasitas produksi sebesar 600kL/tahun. Saat ini pabrik tersebut telah melakukan banyak sekali improvement, sehingga produk Green Surfactant yang hasilkan jauh lebih stabil dan telah memenuhi persyaratan untuk digunakan dalam IOR/EOR, atau sesuai dengan permintaan pasar. Kedepan, diproyeksikan pada tahun 2026 kapasitas produksi pabrik Green Surfactant Petrokimia Gresik dapat mencapai 5500kL/tahun.

 Terpisah, Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, proyek Huff & Puff di Lapangan Walio dengan skema No Cure No Pay ini dimulai pada bulan November 2023. Petrokimia Gresik berkolaborasi bersama beberapa pihak, dimana Petrokimia Gresik bertugas menyuplai Green Surfactant sebanyak 36.000 liter. Selanjutnya Green Surfactant tersebut diformulasikan oleh PT Dunia Kimia Jaya dan diinjeksikan di lapangan oleh PT Enerproco Global Indonesia

“Green Surfactant sebelum mengikuti proyek ini telah melewati beberapa tahapan uji coba yang dipersyaratkan, yaitu IFT 10-3 dan Windsor type III pada uji phase behavior serta dalam uji imbibisi, Green Surfactant mampu menghasilkan nilai recovery yang cukup menjanjikan,” ungkap Dwi Satriyo pada Jumat, 27 Oktober 2023.

Lebih lanjut Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih menambahkan bahwa Green Surfactant produksi Petrokimia Gresik ini merupakan satu-satunya produk surfaktan ramah lingkungan yang dihasilkan di dalam negeri untuk mengoptimalkan eksplorasi minyak bumi dengan metode Improved Oil Recovery (IOR) dan Enhanced Oil Recovery (EOR).

“Pada proses Huff and Puff kali ini, Green Surfactant diformulasi dengan chemical lain dan diinjeksikan pada sumur minyak, lalu didiamkan (soaking) beberapa waktu. Dalam beberapa waktu kemudian diproduksikan kembali pada sumur tersebut. Proses injeksi ini dapat memisahkan minyak bumi yang masih menempel pada bebatuan sehingga meningkatkan perolehan minyak bumi,” tambah Digna Jatiningsih.

SEVP Operasi Petrokimia Gresik I Ketut Rusnaya, usai memberangkatkan suplai Green Surfactant menyampaikan bahwa Produk Green Surfactant tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas sumur minyak bumi, tetapi juga mampu mengeluarkan minyak mentah dari lapangan atau sumur minyak tua yang sudah tidak berproduksi lagi. 

“Pengeboran minyak suatu saat akan turun produktivitasnya, meskipun cadangan yang ada di dalam sumur masih banyak. Ini terjadi karena minyak terjebak pada bebatuan atau lainnya. Dengan menggunakan Green Surfactant akan ada peningkatan produksi minyak yang awalnya tertinggal karena susah terproduksikan sekarang bisa dioptimalisasi. Huff and Puff Green Surfactant di Lapangan Walio nantinya diharapkan berlanjut menjadi pilot project EOR yang dapat semakin menunjukkan kualitas dari produk kami,” ujar Ketut.

Lebih lanjut Ketut mengungkapkan Green Surfactant memiliki potensi pasar yang besar mengingat harganya lebih kompetitif dan lebih ramah lingkungan. Di sisi lain sumur migas di Indonesia juga sangat banyak. “Kerja sama ini menjadi salah satu wujud dan peran bersama dalam membangun kemandirian bangsa serta dalam rangka mengurangi ketergantungan impor bahan baku dan bahan penolong, seperti Surfaktan,” tutup Ketut. (yad)

Optimalisasi Eksplorasi Minyak Bumi di Papua Barat, Petrokimia Gresik Suplai 36 Ribu Liter Green Surfactant Selengkapnya

Krisis Air Bersih Dampak El Nino, SIG Gelontorkan 906 Ribu Liter Air Bersih di Tiga Provinsi

GRESIK,1minute.id – Kemarau berkepanjangan dampak dari El Nino mengakibatkan sejumlah daerah mengalami kelangkaan air bersih. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa dan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), bergerak cepat membantu masyarakat dengan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 906 ribu liter atau 192 unit tangki air masing-masing berisi 5 ribu liter.

Distribusi bantuan air bersih telah dimulai sejak September hingga Oktober 2023 di empat kabupaten/kota di tiga provinsi meliputi Sumatra Barat, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan. Di Sumatra Barat, bantuan air bersih sebanyak 46 ribu liter disalurkan oleh PT Semen Padang kepada masyarakat di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. 

Sementara di Jawa Tengah, sebanyak 400 ribu liter air bersih disalurkan oleh PT Semen Gresik kepada masyarakat di 14 desa di 9 Kecamatan di Kabupaten Rembang, serta 350 ribu liter air bersih disalurkan oleh SBI Pabrik Cilacap kepada masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap.

Adapun di Sulawesi Selatan, bantuan air bersih disalurkan oleh PT Semen Tonasa ke beberapa fasilitas publik di Kabupaten Pangkep, seperti RSUD Batara Siang sebanyak 80 ribu liter, Puskesmas Kalabbirang sebanyak 5 ribu liter dan Masjid Taqwa Biring Ere sebanyak 25 ribu liter. Selain itu, sejak 2012 PT Semen Tonasa secara rutin memberikan bantuan air bersih kepada warga di Desa Bulu Cindea sebanyak 90 ribu liter per hari.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, bantuan air bersih ini merupakan bukti kepedulian SIG terhadap masalah sosial akibat kekeringan yang sedang dihadapi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang berada di sekitar wilayah operasional Perusahaan. Program ini tidak hanya sejalan dengan pilar keberlanjutan SIG untuk Menciptakan Nilai untuk Karyawan dan Komunitas, tetapi juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 6 yaitu memastikan ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua orang.

“SIG menyadari bahwa keberadaan air bersih sangat penting bagi keberlanjutan hidup dan kesejahteraan manusia terutama di tengah situasi kekeringan berkepanjangan yang terjadi karena dampak El Nino seperti sekarang . Dengan adanya program bantuan air bersih ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” kata Vita Mahreyni.

Selain menyalurkan air bersih untuk membantu menopang kebutuhan masyarakat, SIG juga telah membangun embung di wilayah operasi dan reklamasi, di antaranya di lahan reklamasi Tuban seluas total 720.000 meter persegi dengan kapasitas penampungan air 6 juta m3, di Pabrik Rembang seluas 5.119 meter persegi yang berkapasitas 15.000 m3. Embung tersebut berfungsi untuk membantu masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan air bersih terutama untuk pertanian dan perkebunan.

Sedangkan, PT Semen Tonasa juga memiliki kolam seluas 58,56 ha di lahan reklamasi yang digunakan untuk reservoir sebagai cadangan air untuk kebutuhan pabrik. (yad)

Krisis Air Bersih Dampak El Nino, SIG Gelontorkan 906 Ribu Liter Air Bersih di Tiga Provinsi Selengkapnya

Tiga Tahun Inovasi Makmur, Petrokimia Gresik Sukses Makmurkan Ratusan Ribu Petani

GRESIK,1minute.id –  Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mengklaim sukses menjaga ketahanan pangan nasional dan keberlanjutan pertanian Indonesia. Indikatornya, capaian perusahaan dalam program Makmur selama periode 2021-2023. Kado manis di Hari Pangan Sedunia.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa, program Makmur diinisiasi oleh Menteri BUMN Erick Thohir bersama Pupuk Indonesia. Petrokimia Gresik menjalankan program ini sejak tahun 2021 dan telah behasil memandirikan sebanyak 106.102 petani di seluruh Indonesia karena tidak lagi bergantung pada pupuk bersubsidi yang alokasinya semakin terbatas tiap tahunnya.

“Petrokimia Gresik dalam program Makmur ini bertugas memberikan pendampingan budidaya tanaman serta kawalan pertanian melalui produk-produk nonsubsidi, sehingga hasil panen melimpah dan kesejahteraan petani turut meningkat. Dengan demikian Petrokimia Gresik berhasil memakmurkan lebih dari 106 ribu petani di Indonesia,” tandas Dwi Satriyo pada Senin,16 Oktober 2023.

Dalam tiga tahun terakhir, Petrokimia Gresik merealisasikan program Makmur di lahan seluas 234.661 hektar (Ha) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Dengan rincian tahun 2021 menjangkau lahan seluas 20.440 hektar dengan keterlibatan sebanyak 21.694 petani. Berikutnya capaian di tahun 2022 terus meningkat, dimana Petrokimia Gresik berhasil menjalankan program Makmur di lahan seluas 98.598 hektar dan menggandeng 60.307 petani.

Terakhir, pada tahun 2023 hingga bulan September atau akhir Triwulan III tahun ini, Petrokimia Gresik berhasil merealisasikan program Makmur pada lahan seluas 115.623 hektar dan melibatkan 24.101 petani. Capaian tiap tahunnya ini melampaui target yang ditetapkan. Adapun komoditas yang menjadi sasarannya terbanyak adalah padi dan tebu. Kemudian jagung, kelapa sawit, bawang merah, hortikultura, kopi, tembakau dan benih kangkung.

“Petrokimia Gresik sebagai perusahaan dengan varian pupuk terlengkap di Indonesia juga mampu memberikan jawaban atas segala kebutuhan petani untuk mendorong petani semakin mandiri. Khususnya di saat pupuk ZA, SP-36 dan Petroganik tidak lagi masuk dalam skema subsidi di tahun 2022 sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2022,” tandasnya.

 Sebagai alternatifnya, Petrokimia Gresik tahun 2022 atau di usia emas perusahaan meluncurkan pupuk nonsubsidi ZA Plus, Phosgreen, pupuk organik cair Phonska OCA Plus. Selain itu juga Petrokimia Gresik menghadirkan sejumlah produk unggulan seperti Phonska Alam, Petroganik Premium, SP-26, Petro Niphos. Pupuk ini diaplikasikan pada beberapa program Makmur.

“Setiap budidayanya kami selalu mengaplikasikan pupuk organik. Hal ini menjadi komitmen perusahaan dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan di Indonesia,” tandasnya.

INOVASI MAKMUR

Dwi Satriyo melanjutkan, dalam menjalankan program Makmur, Petrokimia Gresik banyak melakukan sejumlah inovasi, sehingga hasilnya maksimal. Diantaranya melalui program Sekolah Makmur yang mendapatkan apresiasi langsung dari Menteri BUMN Erick Thohir pada saat pemberangkatan angkatan pertama tahun 2022, kemudian Santri Makmur yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Sekolah Makmur dan Santri Makmur digagas untuk mengoptimalkan pelaksanaan program Makmur. Dimana melalui program ini, Petrokimia Gresik berupaya mencetak SDM unggul di bidang pertanian bekerja sama dengan Politeknik Pengembangan Pertanian (Polbangtan) dan Pondok Pesantren. “Program ini, merupakan salah satu terobosan yang dihadirkan oleh Petrokimia Gresik dalam memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang selama ini dialami petani,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

Tiga Tahun Inovasi Makmur, Petrokimia Gresik Sukses Makmurkan Ratusan Ribu Petani Selengkapnya