Petrokimia Gresik Istikamah Salurkan Bantuan Operasional sebesar Rp 723 Juta ke-146 Tempat Ibadah dan Lembaga Sosial agar Ibadah Ramadan Lebih Khusyuk

GRESIK,1minute.id –  Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, memberikan bantuan operasional untuk 146 masjid, musala, pondok pesantren (ponpes), dan panti asuhan yang ada di sekitar perusahaan. 

Bantuan senilai Rp 723,5 juta ini didistribusikan tepat di hari pertama puasa Ramadan di Gresik pada Kamis, 19 Februari 2026 untuk mendukung ibadah lebih khusyuk dan nyaman.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob usai penyerahan bantuan secara simbolis menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan secara istakamah setiap bulan Suci Ramadan. Ia berharap dukungan operasional tersebut dapat membantu pelaksanaan ibadah, seperti tarawih, tadarus, maupun salat berjamaah, berlangsung khusyuk dan penuh khidmat.

“Kami menyadari kegiatan di tempat ibadah, baik masjid maupun musala, termasuk di ponpes dan panti asuhan, semakin banyak di bulan puasa ini. Karena itu, Petrokimia Gresik berinisiatif memberikan dana operasional agar para jamaah bisa fokus menjalankan ibadah, dan momen Ramadan pun bisa berlangsung dengan lancar dan penuh keberkahan,” ujar Daconi.

Bantuan tersebut diberikan kepada 17 masjid dan 80 musala di sekitar perusahaan, yaitu di Desa Roomo, Kelurahan Karangpoh, Karangturi, Kroman, Lumpur, Ngipik, Sukorame, Tlogoojok, dan Kelurahan Sukodono. Setiap masjid menerima bantuan sebesar Rp 7,5 juta dan setiap musala sebesar Rp 5 juta. Bantuan juga disalurkan kepada 21 ponpes dan 28 panti asuhan dengan nilai masing-masing sebesar Rp 4 juta.

“Selain memberikan bantuan, melalui program Safari Ramadan kami juga akan mengikuti kegiatan buka puasa dan salat tarawih berjamaah secara bergiliran di masjid-masjid sekitar perusahaan. Tidak hanya melalui bantuan materi, kami juga secara langsung hadir membersamai masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan di sekitar perusahaan,” tandas Daconi.

Ia menambahkan, bantuan ini sekaligus menjadi bentuk terima kasih perusahaan atas dukungan dan doa masyarakat kepada Petrokimia Gresik, sehingga perusahaan dapat menjalankan tugas dari pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pupuk bagi jutaan petani di seluruh Indonesia. Dukungan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama melanjutkan swasembada pangan nasional.

“Petrokimia Gresik sejak berdiri memiliki komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat. Kemajuan perusahaan harus selaras dengan kebermanfaatannya bagi masyarakat. Saya berharap dukungan yang selama ini diberikan bisa terus ditingkatkan untuk ketahanan pangan nasional,” ujar Daconi.

Sementara itu, Didi, perwakilan Masjid Nurul Huda Kelurahan Karangturi, menyampaikan terima kasih atas bantuan operasional yang diberikan Petrokimia Gresik. Dengan dukungan tersebut, takmir masjid dapat menyelenggarakan kegiatan Ramadan lebih meriah dan jamaah beribadah dengan lebih nyaman.

“Terima kasih kepada Petrokimia Gresik yang senantiasa peduli terhadap masjid dan musala di sekitar perusahaan. Bantuan ini rutin diberikan setiap Ramadan. Semoga membawa keberkahan sehingga Petrokimia Gresik semakin tumbuh dan maju,” ujar Didi. (yad) 

Editor : Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik Istikamah Salurkan Bantuan Operasional sebesar Rp 723 Juta ke-146 Tempat Ibadah dan Lembaga Sosial agar Ibadah Ramadan Lebih Khusyuk Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gelar “Pestani”, Dorong Produkvitas Petani Semangka saat Cuaca Ekstrem

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar  “Pestani Semangka Tapal Kuda”. Lomba ini sebagai upaya Petrokimia Gresik untuk mendorong peningkatan produktivitas semangka meski di tengah cuaca ekstrem atau musim hujan serta memperkuat budidaya semangka petani Tapal Kuda, Jawa Timur melalui lomba budidaya semangka.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik,Adityo Wibowo menyampaikan bahwa selama puasa Ramadan permintaan buah semangka sangat tinggi. Namun, momen tersebut bertepatan dengan musim hujan sehingga banyak petani semangka di berbagai daerah mengalami gagal panen. Karena itu, lomba ini menjadi bentuk dorongan dan motivasi dari Petrokimia Gresik agar petani semangka tetap optimis dalam berbudidaya meskipun menghadapi tantangan musim hujan.

“Selama perlombaan, Petrokimia Gresik memberikan pendampingan kepada para petani. Dengan penerapan teknologi yang tepat dan penggunaan pupuk berkualitas, komoditas semangka menjadi lebih tahan terhadap curah hujan tinggi, sehingga produktivitas petani dapat ditingkatkan di momen Ramadan tahun ini,” ujar Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo, dalam acara “Panen Raya dan Apresiasi Juara Lomba Pestani Tapal Kuda” di Jember, Jawa Timur pada Selasa, 17 Februari 2026.

Adit menambahkan, lomba ini melibatkan petani dari Jember, Lumajang, dan Banyuwangi sejak tahap penanaman, perawatan, hingga panen. Penilaian lomba didasarkan pada tiga aspek utama, yaitu berat buah, tingkat kemanisan (Brix), serta dokumentasi proses budidaya. Seluruh peserta juga mendapatkan paket tanam dari Petrokimia Gresik sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap keberhasilan budidaya.

Selain menggelar lomba, Petrokimia Gresik juga melaksanakan demonstration plot (demplot) sebagai percontohan budidaya dengan metode dan teknologi yang telah terbukti mampu menghasilkan produktivitas tinggi. 

Adit menjelaskan, pada demplot di Banyuwangi, tingkat kemanisan semangka mencapai 12 Brix, lebih tinggi dari standar manis semangka yang umumnya berada di angka 10 Brix. Masa polinasi juga lebih cepat, yakni 2–5 hari lebih singkat dari biasanya, serta menghasilkan buah yang lebih padat dan tidak kopong.

Selain menghasilkan kualitas buah yang lebih baik, produktivitas semangka juga mengalami peningkatan hingga 34%. Hal tersebut dibuktikan melalui uji demplot semangka di wilayah Tapal Kuda, di mana hasil panen mencapai 63 ton/ha, meningkat signifikan dibandingkan panen sebelumnya yang sebesar 47 ton/ha ditengah cuaca ekstrim dengan curah hujan yang tinggi.

“Para petani Tapal Kuda ini umumnya menjual semangkanya ke daerah penjualan Surabaya, Semarang, Jakarta, Lampung. Sementara untuk semangka ukuran kecil, kisaran berat 2 sampai 3 kilogram dijual ke Bali. Dengan hasil yang maksimal, pendapatan petani di momen Ramadan ini tentu semakin besar lagi,” ujar Adit 

Sementara itu, dalam budidaya demplot ini Petrokimia Gresik menggunakan sejumlah produk berkualitas yang sudah teruji meningkatkan produktivitas semangka, termasuk di musim hujan. Diantaranya Phonska Lite, K-Plus, ZA Plus, Petro Biofertil, Phonska Cair, dan lainnya.

“Kami berharap keberhasilan demplot ini dapat diduplikasi oleh petani semangka di wilayah Tapal Kuda. Dengan demikian, petani dapat merasakan langsung manfaat produk unggulan Petrokimia Gresik dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujar Adit. 

Sementara itu, Egal salah satu petani Jember yang mengikuti lomba menyampaikan terima kasih kepada Petrokimia Gresik atas program Pestani Semangka Tapal Kuda. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi merupakan pendampingan komprehensif yang diberikan Petrokimia Gresik untuk solusi petani dalam menghadapi tantangan budidaya di musim hujan.

“Bukan hanya produktivitas yang meningkat, tapi pendapatan kami juga semakin bertambah. Lebih-lebih permintaan buah semangka di momen Ramadan cukup tinggi. Pestani bagi kami adalah solusi,” ujarnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik Gelar “Pestani”, Dorong Produkvitas Petani Semangka saat Cuaca Ekstrem Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gandeng Himbara Implementasi Program Digital SCF untuk Memperkuat Ekosistem Rantai Pasok

GRESIK,1minute.id –  Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, terus memperkuat transformasi bisnis dengan mengimplementasikan program digital Supply Chain Financing (SCF). Program dengan menggandeng Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ini dirancang untuk memperkuat ekosistem rantai pasok di perusahaan.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini. Dijelaskan Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo, SCF merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan pembayaran serta memperkuat ketahanan finansial mitra usaha.

“Implementasi SCF ini juga terbukti mampu mendukung kelancaran pasokan barang dan jasa, sehingga proses produksi dan distribusi ke depan dapat berjalan semakin baik dan lancar dalam upaya melanjutkan swasembada pangan nasional,” ujar Adit.

Ia menambahkan, implementasi SCF juga sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta komitmen perusahaan dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan. Dengan demikian, transformasi ini mampu memperkuat kolaborasi jangka panjang dan meningkatkan daya saing ekosistem usaha Petrokimia Gresik.

Skema SCF ini, jelasnya, memungkinkan mitra kerja memperoleh percepatan pembayaran atas tagihan yang telah terverifikasi dengan biaya pembiayaan yang lebih kompetitif. Dengan peran perusahaan sebagai anchor company, SCF mampu memberikan kepastian arus kas bagi pemasok serta mendukung kelancaran operasional di seluruh ekosistem grup.

Petrokimia Gresik juga sudah mengembangkan skema Supply Chain Financing melalui pemanfaatan sistem digital terintegrasi serta kerja sama dengan lembaga keuangan, agar manfaat SCF dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh mitra dalam ekosistem perusahaan.

“Program ini tidak hanya meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi mitra usaha sebagai bagian penting dari rantai pasok perusahaan,” tutup Adit. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Petrokimia Gresik Gandeng Himbara Implementasi Program Digital SCF untuk Memperkuat Ekosistem Rantai Pasok Selengkapnya

SIG Pasok 115.609 Ton Semen untuk Pembangunan Kilang Minyak Terbesar di Indonesia

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) turut berkontribusi dalam pembangunan Infrastruktur Energi Terintegrasi Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.Proyek Strategis Nasional yang berperan penting dalam mendukung ketahanan energi Indonesia.

SIG memasok bahan bangunan sebanyak 115.609 ton semen dalam pembangunan kilang terbesar dan termodern di Indonesia yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 12 Januari 2026 lalu.

Dibangun sejak 2019, RDMP Balikpapan menjadi tonggak penting dalam pengembangan infrastruktur energi nasional yang terintegrasi. Proyek tersebut mencakup sistem penerimaan minyak mentah, pengolahan, hingga penunjang keandalan rantai pasok energi secara menyeluruh. 

RDMP sendiri merupakan proyek pengembangan dan modernisasi kilang eksisting, sehingga akan meningkatkan kapasitas pengolahan minyak, menghasilkan BBM berkualitas tinggi dan ramah lingkungan, mendorong hilirisasi industri petrokimia, serta memperkuat ketahanan energi nasional.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan ekosistem energi canggih dan terintegrasi di Indonesia dengan memasok semen tipe V yaitu DuPro+ HSR. Keterlibatan SIG dalam pembangunan RDMP juga merupakan bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada energi, serta melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Dalam proyek ini, semen DuPro+ HSR dari SIG digunakan untuk upgrading kilang-kilang eksisting 1 pada proyek RDMP. DuPro+ HSR sendiri merupakan semen dengan ketahanan asam sulfat yang tinggi dan penetrasi klorida yang optimal, serta memiliki kuat tekan awal dan akhir yang lebih baik serta tahan lama. 

Semen dengan daya tahan tinggi di lingkungan ekstrem ini juga sudah diaplikasikan pada sejumlah proyek di antaranya PLTU Karangkandri, PLTU Pacitan, PLTU Suralaya, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTU Adipala Cilacap, PLTU Indramayu, PLTGU Tenayan Riau, Dermaga Kalibaru dan Jembatan Youtefa.  

”Kontribusi SIG dalam pembangunan proyek RDMP merupakan bentuk kepercayaan pemangku kepentingan terhadap produk semen SIG yang terbukti berkualitas dan telah menjadi andalan lintas generasi dalam pembangunan infrastruktur strategis dan mahakarya kebanggaan bangsa. Dengan jaringan fasilitas produksi dan jaringan distribusi yang luas, SIG mampu memenuhi kebutuhan beragam proyek pembangunan hingga wilayah terpencil dengan keandalan pasokan serta kualitas dan mutu produk yang terjaga,” kata Vita Mahreyni. (yad)

SIG Pasok 115.609 Ton Semen untuk Pembangunan Kilang Minyak Terbesar di Indonesia Selengkapnya

Dahlan Iskan dan Puluhan Pengusaha Kunjungi Gresik, Pemkab Saguhkan Menu Sego Krawu

GRESIK,1minute.id – Puluhan pengusaha peserta DISWAY Explore Business with Dahlan Iskan di Kabupaten Gresik berkunjung ke Pemkab Gresik pada Minggu, 25 Januari 2026. Rombongan yang dipimpin langsung oleh founder Harian Disway, Dahlan Iskan disambut oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif,  Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Asisten II Setda Gresik Misbahul Munir, serta Kepala DPMPTSP Gresik Reza Pahlevi. 

Mereka diterima di ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik. Untuk menyambut tamu tersebut, Pemkab Gresik menyuguhkan menu Sego Krawu. Kuliner khas Gresik yang tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) sejak 2022 itu. Peserta pun lahap menyantap makanan khas Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik itu. 

Sebelum beraudiensi di Kantor Bupati Gresik, para peserta terlebih dahulu mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Manyar, kawasan industri strategis yang menjadi salah satu penggerak utama investasi nasional dan internasional di Jawa Timur.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan bahwa Gresik memiliki potensi strategis yang lengkap, mulai dari garis pantai yang panjang, keberadaan sembilan pelabuhan, hingga basis industri dan tenaga kerja yang kuat.

“Investasi di Gresik kami dorong tumbuh, tetapi prinsipnya jelas: investasi naik, angka kemiskinan wajib turun. Sebelum merekrut tenaga kerja dari luar, kami mendorong optimalisasi tenaga kerja asal Gresik. Kami siapkan tenaga kerjanya dengan berbagai pelatihan dengan sertifikat BNSP,” tegas dokter Alif, sapaan,  Asluchul Alif. 

Wabup Alif turut menekankan implementasi Perda No. 7 Tahun 2022 yang diatur lebih lanjut dengan Perbup No. 71 Tahun 2024, yang mengatur kewajiban perusahaan mempekerjakan minimal 60 persen tenaga kerja asal Gresik, sebagai bentuk keberpihakan nyata pada masyarakat lokal.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan kemudahan berinvestasi. Jika terdapat hambatan meski persyaratan telah dipenuhi, Pemkab Gresik membuka ruang aduan secara terbuka. “Pintu kami terbuka. Pak Bupati dan saya berkomitmen akan menindak tegas jika ada pihak yang menghambat Bapak-Ibu dalam berinvestasi di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, dokter Alif menjelentrehkan capaian dan keunggulan sektor unggulan daerah. Meskipun dikenal sebagai kota industri, di bidang perikanan Gresik dikenal sebagai salah satu sentra penghasil bandeng. Sementara di sektor pertanian, Gresik merupakan daerah lima besar di Jawa Timur dalam penghasil beras yang menopang ketahanan pangan. Pada sektor investasi, Gresik tercatat sebagai penyumbang terbesar realisasi investasi di Jawa Timur, dengan capaian Rp 29,4 triliun dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, lima Investment Project Ready to Offer (IPRO) yang siap ditawarkan kepada investor juga diperkenalkan, meliputi: Industri Pengolahan Logam Tembaga, Industri Alat dan Mesin Pertanian, Industri Hilirisasi Timah, Industri Garam Farmasi, dan Unit Pengolahan Ikan (UPI) bernilai tambah di Kabupaten Gresik.

Sementara itu,  Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftachul Rachman, menyampaikan bahwa arah kebijakan investasi di Gresik berlandaskan prinsip kemaslahatan masyarakat. “Investasi di Kabupaten Gresik bukan sekadar mengejar nilai ekonomi. Prinsipnya adalah kemaslahatan masyarakat. Investasi yang masuk harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga Gresik,” tegas Sekda.

DISWAY Explore Business with Dahlan Iskan menjadi ruang temu antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan pelaku usaha lintas sektor. Sekaligus momentum untuk menunjukkan bahwa pertumbuhan industri di Gresik tumbuh berdampingan dengan identitas lokal, kekuatan ekonomi rakyat, serta keberpihakan pada masyarakat. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Dahlan Iskan dan Puluhan Pengusaha Kunjungi Gresik, Pemkab Saguhkan Menu Sego Krawu Selengkapnya
Dirut Petrokimia Gresik Daconi Khotob (tengah) saat ground breaking pembangunan tangki asam sulfat kapasitas 40 ribu ton (foto: istimewa)

Petrokimia Gresik, Produsen Pupuk Majemuk terbesar di Indonesia, Bangun Tangki Asam Sulfat Kapasitas 40.000 Ton

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia memulai proyek pembangunan tangki asam sulfat untuk memperkuat pasokan bahan baku NPK nasional.

Ground breaking pembangunan tangki berkapasitas total 40.000 ton itu dilakukan oleh Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Aminuddin Ma’ruf bersama Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob.

Aminuddin Ma’ruf, menyampaikan bahwa swasembada pangan nasional menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita. Ia pun mengapresiasi kinerja Pupuk Indonesia, termasuk Petrokimia Gresik dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berhasil dicapai lebih cepat dari target, yaitu di tahun 2025.

“Proyek ini (pembanguan tangki asam sulfat, Red) pada akhirnya mendukung Asta Cita Bapak Presiden Prabowo tentang ketahanan pangan. Dengan kondisi geopolitik dunia seperti sekarang, ketahanan pangan kita harus mandiri,” ujar Aminuddin Ma’ruf dalam siaran pers yang diterima 1minute.id akhir pekan ini.

Sementara Daconi Khotob menjelaskan asam sulfat merupakan bahan baku untuk memproduksi pupuk majemuk NPK. Tangki asam sulfat ini nantinya berfungsi untuk mendukung keberlangsungan produksi pupuk NPK di masa depan.

“Dengan pembangunan tangki ini, Petrokimia Gresik akan semakin memperkuat pasokan bahan baku pupuk NPK nasional. Dengan demikian, Petrokimia Gresik dapat memberikan kontribusi semakin besar lagi bagi terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan, melalui penyediaan pupuk berkualitas bagi pertanian di Indonesia,” ujar Daconi.

Petrokimia Gresik merupakan pionir pupuk majemuk di dalam negeri sejak tahun 2000 dan menjadi kiblat bagi teknologi pupuk NPK di tanah air. Dengan total kapasitas produksi pupuk NPK sebesar 2,7 juta ton per tahun, menjadikan Petrokimia Gresik sebagai produsen pupuk majemuk terbesar di Indonesia.

“Dengan keberadaan tangki ini, Petrokimia Gresik bisa terus meningkatkan kapasitas produksi pupuk NPK untuk mendukung ketersediaan pupuk di dalam negeri,” tegas Daconi.

Tangki asam sulfat ini dibangun di kawasan Petrokimia Gresik di Gresik, Jawa Timur, tepatnya di area reklamasi tahap III dengan luas areal pembangunan 3 Hektare (Ha). Ada dua tangki asam sulfat yang dibangun dengan kapasitas masing-masing sebesar 20.000 ton, sehingga total kapasitas penyimpanan asam sulfat Petrokimia Gresik nantinya akan mencapai 100.000 ton setelah proyek ini beroperasi. Proyek tangki ini ditarget selesai dan beroperasi pada Mei 2027 dengan lama pengerjaan sekitar 18 bulan.

“Kami pastikan proyek ini memperhatikan aspek-aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dengan baik. Petrokimia Gresik maupun kontraktor juga telah menandatangani kontrak kerja sama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik untuk penanganan kondisi darurat. Selain itu, dalam pengerjaan proyek ini kami juga mengutamakan aspek lingkungan,” tutup Daconi. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik, Produsen Pupuk Majemuk terbesar di Indonesia, Bangun Tangki Asam Sulfat Kapasitas 40.000 Ton Selengkapnya

Petrokimia Gresik Menerima Tiga Penghargaan K3 dari Gubernur Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 dipusatkan di Stadion Petrokimia Gresik pada Selasa, 14 Januari 2026. Apel dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia pada momen itu menerima tiga penghargaan sekaligus dari Gubernur Khofifah atas implementasi K3 yang baik di lingkungan perusahaan.

Tiga penghargaan yang diraih Petrokimia Gresik yaitu atas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Kemudian penghargaan atas upaya dalam Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV/AIDS) di Tempat Kerja, serta penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan Tuberkulosis (P2TB) di Tempat Kerja.

Selain itu, dua entitas anak perusahaan Petrokimia Gresik juga mendapatkan penghargaan. Yaitu PT Petrokimia Kayaku mendapatkan penghargaan Zero Accident, dan PT Petrosida Gresik juga menerima penghargaan P2TB.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, menyampaikan terima kasih karena komitmen Petrokimia Gresik dan anak perusahaan dalam menerapkan aspek-aspek K3 di lingkungan perusahaan mendapatkan penghargaan langsung dari Gubernur Khofifah. 

Menurutnya, menerapkan K3 bagi Petrokimia Gresik bukan lagi sebatas kewajiban, tetapi sudah menjadi kebutuhan dalam mendukung kelancaran distribusi pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia, serta mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Penghargaan ini menegaskan komitmen Petrokimia Gresik untuk terus menjalankan kegiatan usaha secara aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan,” kata Daconi usai acara.

Ia menambahkan, Petrokimia Gresik merupakan objek vital nasional (obvitnas) yang tidak boleh terganggu operasionalnya. Petrokimia Gresik memiliki tanggung jawab besar memproduksi jutaan ton pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia tiap tahunnya. Karena itu, penerapan K3 dengan disiplin dan inovatif adalah keniscayaan.

Dijelaskannya, Petrokimia Gresik yang lokasinya berdampingan dengan permukiman masyarakat harus terus menjaga keberlangsungan operasional perusahaan dengan berkolaborasi bersama masyarakat dan elemen penting karyawan, yaitu keluarga. Sehingga, stabilitas pangan Indonesia dapat terus terjaga.

“Selain masyarakat, Petrokimia Gresik juga melibatkan keluarga. Harapannya, karyawan sudah terbiasa menerapkan prinsip-prinsip K3 sejak di lingkungan terkecil mereka, yaitu keluarga,” tandas Daconi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memiliki peran strategis untuk memastikan sistem K3 berjalan dengan efektif, berkelanjutan, dan berbudaya di seluruh wilayah Jawa Timur. 

Peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui regulasi dan pengawasan, tetapi juga melalui pembinaan, pendampingan, serta pemberian apresiasi kepada pihak-pihak yang berkomitmen tinggi terhadap penerapan K3, termasuk Petrokimia Gresik yang mendapatkan penghargaan SMK3.

“Salah satu bentuk nyata peran Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat dilihat dari jumlah perusahaan yang menerima penghargaan K3 di Jawa Timur pada tahun 2026, yaitu sebanyak 717 penerima penghargaan,” ujar Gubernur Khofifah.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi sekaligus inspirasi bagi seluruh dunia usaha di Jawa Timur untuk terus meningkatkan komitmen dalam penerapan K3, sehingga tercipta tempat kerja yang aman, sehat, produktif, dan berdaya saing.

“K3 bukan sekadar kewajiban regulatif. K3 adalah nilai. Nilai bahwa setiap pekerja berhak pulang dengan selamat. Nilai bahwa produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan. Nilai bahwa ini adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita jadikan Bulan K3 Nasional ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, memperbaiki sistem, dan membangun budaya kerja yang aman dan sehat di seluruh Indonesia,” tandas Khofifah yang mendapatkan penghargaan sebagai Pembina K3 terbaik Nasional enam kali berturut-turut itu.

Terakhir, Daconi menambahkan, dalam memperingati Bulan K3 Nasional 2026 di lingkungan perusahaan, Petrokimia Gresik menggelar berbagai kegiatan, antara lain apel Bulan K3 bersama Gubernur Khofifah, sertifikasi dan training Bulan K3, webinar series K3, safety and health competition, lomba 5R, dan audit K3 Kontraktor. 

Dalam rangkaian apel tersebut, kegiatan juga diramaikan dengan simulasi K3 dari Petrokimia Gresik, penyerahan santunan dan beasiswa BPJS Ketenagakerjaan, serta area pameran dan edukasi K3 yang menampilkan praktik keselamatan kerja dan kesiapsiagaan industri sebagai upaya memperkuat budaya K3 secara kolaboratif.

“Rangkaian kegiatan di Bulan K3 ini bertujuan meningkatkan pemahaman bahwa implementasi K3 harus dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan. Keselamatan dan kesehatan kerja bukan tanggung jawab satu departemen, melainkan seluruh insan perusahaan. Dengan begitu, keberlangsungan Petrokimia Gresik dapat terus terjaga,” tutup Daconi. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik Menerima Tiga Penghargaan K3 dari Gubernur Jawa Timur Selengkapnya

SIG Infrastructure Summit, Perkuat Kolaborasi Strategis untuk Ciptakan Peluang Bisnis di Tahun 2026

GRESIK,1minute.id – SIG Infrastructure Summit bertema ”Bangga Bangun Indonesia” digelar di Renaissance Hotel Nusa Dua, Bali. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengemukakan langkah-langkah strategisnya untuk menyiasati persaingan industri yang ketat di hadapan mitra bisnis, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Direktur Sales dan Marketing SIG Dicky Saelan mengatakan, SIG terus melanjutkan transformasi bisnis untuk menghadirkan solusi bahan bangunan dan layanan pendukung yang inovatif serta relevan dengan kebutuhan pasar yang semakin dinamis. SIG juga hadir lebih dekat untuk memahami kebutuhan dan karakteristik pelanggan di tiap-tiap daerah, sekaligus meningkatkan tata kelola rantai pasok agar lebih efektif dan efisien.

“SIG terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pelanggan melalui pengembangan semen hijau, produk inovatif, dan solusi konstruksi terintegrasi. Kami berupaya memastikan setiap produk dan layanan SIG tidak hanya memenuhi kebutuhan teknis proyek, tetapi juga mendukung target keberlanjutan dalam jangka panjang,” kata Dicky Saelan di Renaissance Hotel Nusa Dua, Bali, pada Desember 2025.

Melalui SIG Infrastructure Summit, SIG memperkuat kolaborasi antara pelaku industri, mitra bisnis, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya, dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional, serta menegaskan kepemimpinannya di industri bahan bangunan di Indonesia yang tidak hanya menyediakan solusi bahan bangunan seperti semen hijau dan produk turunannya yang ramah lingkungan, tetapi juga layanan jasa pendukung, dengan dukungan fasilitas operasi yang luas dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sejalan dengan proyeksi pemulihan industri semen dan ekonomi nasional, sektor perbankan menekankan pentingnya pemanfaatan momentum pertumbuhan. VP of Industry and Regional Research PT Bank Mandiri Tbk, Dendi Ramdani yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa berdasarkan kajian dan proyeksi internal penjualan semen nasional diperkirakan masih dapat tumbuh sekitar 2,5% pada 2026. 

Pertumbuhan didorong oleh peningkatan belanja infrastruktur dan sektor properti, meskipun industri masih dihadapkan pada tantangan overcapacity, tingkat utilisasi yang belum optimal, serta tekanan efisiensi. Kondisi ini menuntut pelaku industri untuk terus beradaptasi melalui inovasi dan penguatan nilai tambah, sejalan dengan strategi yang dijalankan SIG dalam menghadirkan solusi konstruksi berkelanjutan.

Dalam forum yang menghadirkan para pelaku industri konstruksi tersebut, Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan konstruksi berkelanjutan di Indonesia melalui penggunaan material bangunan yang ramah lingkungan dan rendah karbon.

Reni Wulandari juga berkesempatan memperkenalkan inovasi semen hijau SIG yang diproduksi dengan material dan proses yang ramah lingkungan sehingga lebih rendah emisi karbon hingga 38% dibandingkan semen konvensional, serta memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) tinggi di atas 90%. 

Seperti semen hidraulis SIG dengan merek PwrPro yang dirancang untuk menghasilkan beton bermutu tinggi yang ramah lingkungan. PwrPro telah terbukti tangguh dalam menopang konstruksi strategis, di antaranya Thamrin Nine Tower, Flyover Purwosari, Kawasan Industri Batang, Sabo Dam Merapi, dan Kendal Industrial Park. 

Selain itu, SIG juga mendorong penggunaan produk turunan semen hijau yaitu bata interlock presisi, sebagai solusi untuk mendukung program 3 juta rumah per tahun yang dicanangkan pemerintah.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur Utama SIG, Andriano Hosny Panangian menegaskan komitmen Perusahaan dalam menyediakan solusi konstruksi yang mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan, seiring dengan industri konstruksi global yang semakin mengarah pada dekarbonisasi, sehingga diperlukan inovasi material dan teknologi yang mampu menekan emisi dengan tetap menjaga keandalan infrastruktur.

“Kami meyakini bahwa pembangunan infrastruktur Indonesia harus sejalan dengan agenda transisi menuju rendah karbon agar Indonesia tetap kompetitif dan berdaya saing di tingkat global. Melalui SIG Infrastructure Summit, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi, menggali peluang proyek strategis, dan bersama-sama menghadirkan solusi konstruksi berkelanjutan yang memberikan nilai tambah nyata bagi pembangunan Indonesia,” ujar Andriano Hosny Panangian. (yad)

SIG Infrastructure Summit, Perkuat Kolaborasi Strategis untuk Ciptakan Peluang Bisnis di Tahun 2026 Selengkapnya

Nataru, Petrokimia Gresik Jamin Stok Pupuk Aman, Siapkan 236.486 ton 

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menyiapkan stok pupuk bersubsidi nasional sebanyak 236.486 ton. Stok ini di atas ketentuan safety stock dan cukup untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani selama beberapa pekan ke depan, khususnya selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa stok ini sekaligus menjadi upaya Petrokimia Gresik untuk mengamankan kebutuhan pupuk petani selama Nataru. Stok ini sudah ada di gudang-gudang Lini III (kabupaten/kota) dan siap didistribusikan ke Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) sesuai dengan kebutuhan petani.

“Petrokimia Gresik berkomitmen mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan terwujudnya swasembada pangan nasional. Petani tidak perlu khawatir selama libur Nataru, karena stok pupuk telah kami siapkan dengan cukup di gudang-gudang dan siap didistribusikan ke PPTS untuk ditebus petani. Dengan demikian, proses pemupukan tetap dapat berlangsung,” ujar Daconi di Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 24 Desember 2025.

Adapun stok per 24 Desember 2025 terdiri dari pupuk Urea bersubsidi sebanyak 18.635 ton, NPK Phonska 164.747 ton, dan pupuk Organik Petroganik 49.247 ton, dan ZA bersubsidi 3.856 ton. Petrokimia Gresik juga menyiapkan sejumlah stok pupuk nonsubsidi untuk mengamankan kebutuhan pupuk petani, mulai dari Urea, NPK, hingga ZA.

“Kami juga sering blusukan ke daerah-daerah untuk memastikan stok langsung di lapangan dan memastikan pupuk bersubsidi diterima oleh petani terdaftar. Ini sebagai komitmen Petrokimia Gresik untuk menjamin kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi sesuai regulasi,” tandas Daconi.

Ia pun mengimbau petani agar dapat memanfaatkan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2025. Mengingat tahun anggaran akan segera berakhir, penyaluran pupuk selanjutnya akan mengikuti alokasi baru tahun 2026 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, Daconi menegaskan bahwa Petrokimia Gresik siap mendukung pelayanan penebusan pupuk bersubsidi per 1 Januari 2026. Ini menjadi komitmen perusahaan menjalankan regulasi terbaru tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi, yaitu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 yang sudah diperbarui dengan Perpres 113/2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.

Dikatakannya, Pemerintah melalui tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi terbaru telah banyak memberikan kemudahan bagi petani, mulai dari pupuk sudah bisa ditebus awal tahun, hingga penebusan cukup menggunakan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Selain itu, Pemerintah juga menorehkan sejarah dengan menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen.

“Kami mendukung optimalisasi kebijakan tersebut melalui produksi yang optimal dan ketersediaan yang cukup sesuai regulasi. Ketika petani membutuhkan pupuk, sudah ada di PPTS, sehingga produktivitas pertanian dapat ditingkatkan dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional,” tutup Daconi. (yad)

Nataru, Petrokimia Gresik Jamin Stok Pupuk Aman, Siapkan 236.486 ton  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Cetak 373 Agronom Muda melalui Taruna Makmur, Regenerasi Petani Nasional dengan SDM Berkualitas 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, terus memperkuat dukungannya terhadap regenerasi petani nasional. Melalui Program Taruna Makmur Batch 8, perusahaan mencetak 55 agronom muda yang siap terjun langsung mendampingi petani di lapangan.

Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik, Johanes Barus menyampaikan, bahwa puluhan agronom muda tersebut merupakan mahasiswa aktif dari sejumlah institusi pendidikan pertanian di Indonesia. Mereka mendapatkan pembekalan di “Sekolah Makmur” dan saat ini para Taruna Makmur itu diterjunkan ke lapangan sebagai tenaga agronom.

“Selama di lapangan, para Taruna Makmur diharapkan berperan sebagai pendamping sekaligus agen perubahan. Mereka membantu petani dalam penerapan budidaya yang baik, pemanfaatan teknologi pertanian, serta peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani,” ujar Johanes dalam kegiatan Wirakarya Taruna Makmur yang digelar di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini.

“Program ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia pertanian yang kompeten sekaligus mendukung percepatan swasembada pangan nasional,” imbuhnya.

Adapun puluhan Taruna Makmur Batch 8 berasal dari Politeknik Pengembangan Pertanian (Polbangtan) Malang sebanyak 27 mahasiswa. Kemudian 13 mahasiswa berasal dari Politeknik LPP (Lembaga Pendidikan Perkebunan) Yogyakarta; 12 mahasiswa dari Polbangtan Bogor, dan 3 mahasiswa dari Polbangtan Medan.

“Melalui program ini, mahasiswa aktif dari berbagai institusi pendidikan pertanian diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam pendampingan petani di lapangan, sekaligus mengasah kompetensi teknis, manajerial dan sosial sebagai calon agronomis muda masa depan,” tandasnya.

Lebih lanjut, Johanes berharap kehadiran Taruna Makmur mampu menginspirasi generasi muda di Indonesia untuk turut mengembangkan sektor pertanian. Menurutnya, regenerasi petani menjadi problem pertanian di Indonesia yang membutuhkan dukungan dan peran aktif dari banyak pihak.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut bahwa lebih dari 70% petani Indonesia berusia di atas 40 tahun, sementara proporsi petani muda usia 19–39 tahun masih berada di kisaran 20%. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama, karena berpotensi memengaruhi keberlanjutan produksi dan ketahanan pangan nasional di masa mendatang.

“Kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri menjadi kunci penting dalam membangun ekosistem pertanian yang modern, produktif, berdaya saing, serta berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Petrokimia Gresik menginisiasi program Sekolah Makmur mulai tahun 2022, dan saat ini sudah pada Batch 8. Sejak pertama kali diluncurkan, Petrokimia Gresik telah mencetak 373 Taruna Makmur, yang merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian berkualitas.

Dalam program ini, Petrokimia Gresik merekrut mahasiswa aktif Polbangtan menjadi Taruna Makmur dengan tujuan untuk memberikan kesempatan bagi mereka untuk magang sebagai tenaga agronomis lapangan selama enam bulan, sekaligus memperkuat peran kawalan budidaya pertanian demi peningkatan produktivitas dan regenerasi petani muda di Indonesia.

Mahasiswa sangat antusias mengikuti program ini. Jumlah peminat program Taruna Makmur dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. (yad)

Petrokimia Gresik Cetak 373 Agronom Muda melalui Taruna Makmur, Regenerasi Petani Nasional dengan SDM Berkualitas  Selengkapnya