Jalankan Praktik Tambang Berkelanjutan, SIG Raih Penghargaan Internasional ASEAN Mineral Awards 2025

GRESIK,1minute.id – Praktik pertambangan yang baik dan berkelanjutan yang dijalankan oleh PT Solusi Bangun Andalas, unit usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang beroperasi di Lhoknga, Aceh Besar, mendapat apresiasi dari organisasi negara-negara Asia Tenggara, The Association of Southeast Asian Nations atau ASEAN. 

Solusi Bangun Andalas meraih penghargaan peringkat 1st Runner Up kategori Best Practices in Sustainable Mineral Development Mineral Mining (Non-Metallic) pada ajang ASEAN Mineral Awards 2025 yang diselenggarakan di Vientiane, Republik Demokratik Rakyat Laos pada awal Oktober 2025.

Direktur Operasi SIG Reni Wulandari mengatakan, sebagai bagian dari SIG, PT Solusi Bangun Andalas secara konsisten menjalankan operasional pertambangan dengan berpegang pada aspek-aspek keberlanjutan, meliputi aspek teknis pertambangan, lingkungan, efisiensi penggunaan energi, kesejahteraan masyarakat, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3), yang sejalan dengan Good Mining Practices dan Sustainability Roadmap SIG 2030.

”ASEAN Mineral Awards merupakan pengakuan internasional yang semakin mempertegas keunggulan SIG dan entitas bisnisnya dalam menjalankan pertambangan berkelanjutan. SIG mengapresiasi Solusi Bangun Andalas atas keberhasilan meraih penghargaan ASEAN Mineral Awards  2025. Prestasi ini semakin memotivasi dan pendorong kami di SIG Group untuk terus mencapai prestasi tertinggi dalam praktik pertambangan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab,’’ kata Reni Wulandari.

Asean Mineral Awards merupakan ajang yang menjadi barometer penerapan praktik pertambangan terbaik di kawasan Asia Tenggara. Digelar dua tahun sekali oleh ASEAN melalui ASEAN Senior Officials Meeting on Minerals (ASOMM), ajang ini mengapresiasi inisiatif dan kinerja perusahaan dalam penerapan praktik terbaik pengelolaan sumber daya mineral secara berkelanjutan dengan kriteria penilaian mencakup aspek pengelolaan lingkungan, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja, efisiensi energi, manfaat sosial bagi masyarakat, serta upaya keberlanjutan dalam menjaga kelestarian sumber daya alam.

Dalam operasional tambangnya di Aceh, PT Solusi Bangun Andalas menerapkan Lhoknga Quarry Integrated Monitoring and Database System (LINDA), sebuah inovasi pemantauan tambang terpadu untuk mewujudkan operasional pertambangan yang efektif dan efisien. Inovasi ini membantu dalam pelacakan GPS kendaraan berat sehingga lebih optimal, mitigasi risiko melalui peringatan dini terjadinya longsor, serta memberikan basis data pemantauan terintegrasi. Kehadiran inovasi ini membantu perusahaan dalam efisiensi penggunaan sumber daya, meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja, dan mengurangi dampak lingkungan.

Hasilnya, pada 2024, PT Solusi Bangun Andalas berhasil mengurangi konsumsi bahan bakar sebesar 41.000 liter dan mengurangi penggunaan bahan peledak sebanyak 70.000 kg. Pada aspek keselamatan dan kesehatan kerja, PT Solusi Bangun Andalas juga berhasil mencatatkan zero fatality, zero accident, dan zero medical injury.

Setiap tahun, PT Solusi Bangun Andalas secara konsisten menyelenggarakan program Quarry Day yang meliputi aspek Pendidikan (Education), Lingkungan (Environmental), dan Pemberdayaan (Empowerment). Dalam pelaksanaannya, Quarry Day menggandeng multistakeholder seperti instansi pemerintah daerah dari tingkat provinsi hingga desa,  sivitas akademika, insan pers, serta melibatkan UMKM binaan sebagai upaya perusahaan untuk memberikan manfaat secara lebih luas dan menyeluruh.

Hingga Juni 2025 PT Solusi Bangun Andalas telah mereklamasi seluas 32,43 hektare lahan pascatambang batu kapur dan tanah liat dengan melakukan penanaman 13.424 batang pohon untuk memulihkan fungsi lahan sebagai habitat bagi keanekaragaman hayati. Aksi lingkungan ini juga diikuti dengan penanaman mangrove sebanyak 4.950 batang di pesisir sungai yang berada di sekitar lingkungan tambang, tepatnya di pesisir Sungai Krueng Raba, Desa Lampaya, Lhoknga, Aceh Besar.

Reni Wulandari menambahkan, program sosial bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang juga tidak luput dari perhatian PT Solusi Bangun Andalas dengan melibatkan mereka dalam proses pembibitan dan penanaman pohon di lahan reklamasi pascatambang. ”SIG berkomitmen untuk senantiasa mengimplementasikan kaidah praktik tambang yang baik (good mining practice) dan berkelanjutan, untuk tetap menjaga  kelestarian lingkungan dan menciptakan manfaat yang luas bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Reni Wulandari. (yad)

Jalankan Praktik Tambang Berkelanjutan, SIG Raih Penghargaan Internasional ASEAN Mineral Awards 2025 Selengkapnya

Pertama di Malang, TAMENG, Living Lab Berbasis Masyarakat Binaan Petrokimia Gresik 

GRESIK,1minute.id – Tawangargo Smart-Eco Farming Village atau juga dikenal dengan nama TAMENG kini bertransformasi menjadi Living Lab berbasis masyarakat sebagai Model Kolaborasi Inklusif dalam inovasi berkelanjutan, dan menjadi yang pertama dikembangkan oleh petani binaan Petrokimia Gresik di Kabupaten Malang.

Tawangargo Smart-Eco Farming Village telah berhasil menjadi solusi pertanian hortikultura dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Mampu mendongkrak produktivitas hortikultura ini terus berkembang.

“Living Lab ini digerakkan langsung oleh masyarakat. Di sini kami sebagai petani bukan hanya menjadi objek, tapi bertindak sebagai subjek yang melakukan penelitian dan uji coba nyata untuk pertanian berkelanjutan,” ujar Karmukit, salah satu local hero program TAMENG di Malang pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Sebagai Living Lab, tambahnya, TAMENG sekarang telah menjadi wadah bagi petani, peneliti, mahasiswa, hingga komunitas duduk bersama untuk menghadirkan solusi pertanian. Di sini ide-ide diuji, teknologi sederhana diterapkan, dan inovasi lahir dari upaya bersama untuk membuat perubahan. Berbagai kolaborasi dilakukan dengan tujuan meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan. 

“Banyak sekali transformasi yang kami lakukan. Alhamdulilah TAMENG sekarang berkembang menjadi research center berbasis komunitas dari yang awalnya hanya desa hortikultura biasa. Pertanian dan peternakan di wilayah ini sekarang terintegrasi dengan wisata edukasi pertanian. TAMENG membuktikan bahwa desa bisa menjadi pusat inovasi. TAMENG menjadi inspirasi bahwa masa depan pertanian Indonesia bisa dimulai dari desa,” ujar Karmukit.

Program ini dimulai tahun 2022, melibatkan 35 petani yang tergabung dalam kelompok Agronova Vision. TAMENG sejak awal didukung oleh Petrokimia Gresik, untuk mengajak petani menerapkan teknik climate smart agriculture yang tidak hanya menjaga keberlanjutan pertanian hortikultura, tetapi juga meningkatkan pendapatan petani. Kegiatan ini mencakup seluruh proses dari mulai pembibitan, persemaian, penanaman, panen, hingga penjualan.

Program ini sekarang terus berkembang dan bertransformasi menjadi pusat hortikultura yang modern dan ramah lingkungan diantaranya penggunaan solar cell untuk menghidupkan berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti pompa air, water drip, sprinkle dan lainnya. TAMENG saat ini juga memiliki rumah pengolahan limbah.

Para petani TAMENG memiliki aktivitas dalam mengelola limbah pertanian maupun rumah tangga dengan pemilahan organik dan anorganik. Limbah organik yang berasal dari limbah panen sayur diolah menjadi berbagai produk seperti plant booster (POC), agensia hayati, dan pakan ternak.

Selain itu, limbah sayur yang masih layak konsumsi dimanfaatkan oleh istri petani menjadi berbagai macam produk olahan seperti mie sayur, keripik sayur, dodol sayur, dan lainnya. Selain itu, kelompok juga membuka warung bagi pengunjung dengan memanfaatkan hasil panen di area Program TAMENG.

“Khusus limbah anorganik dikelola langsung oleh Bank Sampah dan dijual kepada pengepul. Kami juga memilah limbah B3 untuk dipisahkan agar tidak berbahaya,” ujar Karmukit.

Sementara untuk meningkatkan pendapatan, tambahnya, kelompok mengembangkan lini usaha peternakan dengan budidaya domba serta budidaya ikan dan azolla. Selain itu, kelompok juga mengembangkan budidaya cacing untuk menghasilkan pupuk kascing serta cacing yang dimanfaatkan sebagai pakan ikan. Selain itu, budidaya kascing juga mampu menyerap limbah pertanian.

Petani binaan juga mengembangkan kawasan agrowisata sebagai sarana edukasi sekaligus rekreasi bagi masyarakat luas. Wisatawan merasakan pengalaman langsung memetik sayur dan buah segar dari kebun. Kegiatan ini dilengkapi dengan paket edukasi pertanian ramah lingkungan, pelatihan sederhana tentang budidaya hortikultura, hingga pengenalan produk olahan hasil panen.

Program TAMENG yang telah dipilih oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia untuk program Closed Loop, atau program kolaborasi multi-stakeholder ini juga menggandeng BUMDes Sumber Rejeki sebagai kios produk pertanian guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Produk Agronova Vision seperti plant booster dan agensia hayati juga dijual di kios BUMDes.

“Living Lab ini menjadikan TAMENG sebagai ekosistem pertanian hortikultura dari hulu hingga hilir yang mampu meningkatkan kemandirian petani, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” tutup Karmukit.

Terakhir, ia menyampaikan terima kasih atas dukungan dan pendampingan yang diberikan Petrokimia Gresik kepada petani TAMENG dari awal program ini hingga sekarang. Disampaikannya, Petrokimia Gresik senantiasa mendorong untuk kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan setiap tantangan.

“Berkat dukungan dan pendampingan ini, TAMENG tidak hanya menjadi solusi pertanian hortikultura yang selalu dihadapkan pada problem perubahan iklim, tapi memiliki peran lebih besar lagi dalam mendukung kemajuan pertanian di Tanah Air dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” pungkasnya. (yad)

Pertama di Malang, TAMENG, Living Lab Berbasis Masyarakat Binaan Petrokimia Gresik  Selengkapnya

Dirut Petrokimia Gresik Blusukan ke Desa, Pastikan Penerapan Teknologi Pemupukan dengan Drone Lebih Ekonomis dan Efisien 

GRESIK,1minute.id – Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob melakukan blusukan ke sejumlah daerah di Jawa Timur. Blusukan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu untuk memastikan kualitas pupuk organik dan penerapan teknologi pertanian modern berkelanjutan yang dijalankan perusahaan agar berjalan optimal. 

Sambang desa itu menyambut musim tanam Oktober 2025-Maret 2026 (Okmar). Kunjungan dilakukan oleh Direktur Utama, Daconi Khotob ke budidaya pertanian dengan Teknologi Petro Spring di Madiun, dan ke Mitra Petroganik di Jombang, baru-baru ini.

Daconi menyampaikan bahwa teknologi pertanian modern saat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung keberlanjutan pertanian di Indonesia. Selain meningkatkan produktivitas pertanian, pemanfaatan teknologi pada sektor pertanian juga mampu menjadi magnet atau daya tarik bagi generasi muda, mengingat saat ini problem regenerasi petani merupakan tantangan bersama.

“Penggunaan teknologi pada sektor pertanian saat ini merupakan keniscayaan. Generasi muda sangat akrab dengan teknologi, sehingga akan menarik minat untuk aktif memajukan pertanian Tanah Air di masa mendatang. Penggunaan teknologi juga mampu meningkatkan produktivitas melalui budidaya yang efektif dan efisien,” ujar Daconi.

Melalui program Makmur Petrokimia Gresik di Madiun, perusahaan menerapkan teknologi Petro Spring di dua titik budidaya, masing-masing di Desa Tiron dan Banjarsari, Kabupaten Madiun, dengan total luas lahan 10 hektare (ha).

Salah satu teknologi Petro Spring yang diterapkan di Madiun yaitu pemupukan menggunakan drone. Teknologi ini terbukti mampu menghemat tenaga, waktu, hingga biaya. Dengan cara manual pemupukan lahan 10 ha membutuhkan tenaga buruh tani sebanyak 12 orang, dengan waktu pemupukan 4 hari dan total ongkos Rp 7 juta, sementara dengan pemanfaatan drone pemupukan di lahan yang sama hanya membutuhkan tenaga dua orang, waktu 8 jam, dan biaya Rp 6 juta.

“Budidaya yang efektif dan efisien ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan petani. Biaya operasional berkurang, waktu kerja lebih singkat, dan hasil lebih optimal. Kami berharap penerapan teknologi Petro Spring dapat terus diduplikasi dan menjadi contoh bagi petani di wilayah lain,” tambah Daconi.

Sementara di Jombang, Daconi mengunjungi mitra Petroganik. Ia memastikan kualitas pupuk organik yang diproduksi mitra sesuai dengan standar, sehingga pengaplikasiannya mampu memberikan dampak positif bagi pertanian berkelanjutan.

“Kita tahu saat ini Petroganik menjadi salah satu pupuk bersubsidi. Dengan kualitas terjaga, pupuk organik ini mampu memberikan dampak positif bagi kesuburan tanah untuk jangka yang panjang,” ujarnya.

Daconi menambahkan, masa depan pertanian Indonesia yang berkelanjutan, tidak hanya membutuhkan teknologi modern semata. Petani juga harus mampu menjaga kesuburan tanah, untuk hasil optimal melalui penggunaan pupuk organik.

Daconi menegaskan bahwa keberlanjutan pertanian Indonesia tidak hanya bertumpu pada teknologi modern untuk hasil optimal, tetapi juga pada pengelolaan kesuburan tanah secara alami melalui penggunaan pupuk organik.

“Kombinasi antara teknologi dan kesuburan tanah yang terjaga akan menghasilkan pertanian yang tangguh dan produktif, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga swasembada pangan nasional,” pungkasnya. (yad)

Dirut Petrokimia Gresik Blusukan ke Desa, Pastikan Penerapan Teknologi Pemupukan dengan Drone Lebih Ekonomis dan Efisien  Selengkapnya

Musim Tanam Okmar, Petrokimia Gresik Siapkan 441 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi

GRESIK,1minute.id – Musim tanam Oktober-Maret (Okmar) para petani tidak perlu risau. Pasalnya, Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyiapkan stok pupuk bersubsidi nasional sebanyak 441.581 ton.

Stok yang melebihi ketentuan ini sebagai bentuk dukungan Petrokimia Gresik untuk meningkatkan produktivitas petani dalam rangka menjaga swasembada beras.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengatakan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat menyampaikan Indonesia telah mencatat sejarah baru di tahun 2025. 

Produksi beras dan cadangan pangan nasional berada pada titik tertinggi, menjadikan Indonesia tidak hanya swasembada, tetapi juga mulai mengekspor beras. Untuk terus meningkatkan produktivitas beras nasional, Petrokimia Gresik menyediakan pupuk bersubsidi di atas ketentuan minimum Pemerintah.

“Stok tersebut akan didistribusikan sesuai dengan tata kelola baru yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2025 sebagian peraturan pelaksanaannya. Stok tersebut akan disalurkan kepada petani yang terdaftar,” ujar Daconi di Gresik, Jawa Timur pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Ia menambahkan, stok per 1 Oktober 2025 tersebut terdiri dari pupuk Urea sebanyak 39.606 ton, kemudian NPK Phonska 377.887 ton, pupuk Organik 20.900 ton, dan pupuk ZA 3.188. Daconi memastikan ketersediaan yang sudah tersebar di gudang-gudang tingkat Kabupaten/Kota tersebut telah melebihi ketentuan minimum Pemerintah dan dapat dengan mudah ditebus oleh petani.

“Kami berharap petani terdaftar mengoptimalkan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2025 sebanyak 9,55 juta ton. Karena itu stok pupuk bersubsidi yang disiapkan agar segera ditebus untuk hasil pertanian yang maksimal,” ujar Daconi.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, Petrokimia Gresik juga menyiapkan stok pupuk nonsubsidi sebanyak 32.619 ton sebagai upaya untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian. Stok tersebut terdiri dari pupuk Urea 4.283 ton, NPK Phonska 18.118 ton, pupuk Organik 35 ton, dan ZA sebanyak 10.183 ton.

Ketersediaan stok pupuk non subsidi ini menjadi solusi bagi petani yang tidak bisa mendapatkan pupuk bersubsidi. Hal tersebut dikarenakan pupuk bersubsidi hanya bisa didapatkan petani yang terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), petani yang menggarap lahan maksimal dua hektar, dan sepuluh komoditas yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kakao, kopi, tebu rakyat, dan ubi kayu (singkong).

“Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia akan terus menjaga amanah dalam menyediakan pupuk bagi petani, kami berharap, pelaksanaan musim tanam Oktober – Maret bisa berjalan baik, produktivitas meningkat, dan Indonesia bisa menjadi lumbung pangan dunia seperti yang dicita-citakan Presiden Indonesia,” kata Daconi.

Terpisah, Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo menyatakan, pihaknya siap mendukung implementasi elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) tahun 2026. Digitalisasi ini akan menjadikan tata kelola pupuk bersubsidi lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

”Kami menyadari, keberhasilan program ini hanya dapat dicapai melalui komunikasi yang intensif, koordinasi yang solid, dan semangat gotong royong. Pupuk Indonesia Grup termasuk Petrokimia Gresik siap mendukung penuh,” demikian ungkap Adityo dalam Sosialisasi Penyaluran Pupuk Organik Subsidi di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), baru-baru ini.

Ia menambahkan, Pupuk Indonesia Grup mendukung penuh program ketahanan pangan yang telah menjadi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Salah satu upayanya dengan menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi termasuk pupuk organik Petroganik. Menurutnya, pupuk organik subsidi atau yang dikenal Petroganik memiliki manfaat dalam menjaga kesuburan tanah, memperbaiki struktur lahan, meningkatkan efisiensi pupuk, serta menjaga keberlanjutan ekosistem pertanian.

“Kolaborasi lintas lembaga menjadi penting untuk memastikan serapan pupuk bersubsidi termasuk organik berjalan optimal di lapangan. Langkah ini dirancang agar diseminasi informasi, edukasi pemupukan, serta pengawalan penebusan pada kios resmi atau yang sekarang disebut titik serah (PPTS) dapat berlangsung merata,” ujarnya. (yad)

Musim Tanam Okmar, Petrokimia Gresik Siapkan 441 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi Selengkapnya

Batik Bangsawan, UMKM Binaan Petrokimia Gresik Tembus Pasar New York

GRESIK,1minute.id – Batik Bangsawan, salah satu UMKM binaan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia naik kelas, go internasional. Batik tulis berpusat di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik yang telah mengantongi sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) Ini pun meraih penghargaan Platinum pada ajang Bina Mitra UMKM Award 2025.

Keberhasilan Batik Bangsawan menembus pasar internasional, Thailand hingga New York, Amerika Serikat ini berkat pemanfaatan platform digital. Keberhasilan Batik Bangsawan ini, mempertegas komitmen Petrokimia Gresik dalam mendukung keberlangsungan usaha batik di Tanah Air.

Bertepatan dengan peringatan Hari Batik Nasional, Petrokimia Gresik terus mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan agar mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan. “Batik bukan sekadar warisan budaya bangsa, tetapi juga telah menjadi produk yang mampu menggerakkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob di Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Saat ini, Petrokimia Gresik membina delapan UMKM batik dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Adapun delapan mitra binaan batik Petrokimia Gresik antara lain Batik Bangsawan, Zulpah Batik, Batik Zaenal Gedog, Batik Tulis Sari Warni, Mekar Sari, Hamdan Batik, Kidang Kencana Rizki, dan Batik Sari Kenongo. Mereka berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, yaitu Gresik, Bangkalan, Tuban, Madiun, Rembang, dan Sidoarjo.

Petrokimia Gresik memberikan pendampingan komprehensif, mulai dari akses permodalan melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK), memberikan kesempatan mitra untuk mengenalkan produk masyarakat luas melalui pameran dan bazar, memfasilitasi mitra untuk promosi dan menjual produknya melalui UMKM Corner dan pusat perbelanjaan, melakukan pendampingan untuk mendapatkan perizinan maupun sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Sejumlah mitra bahkan telah kami ikutsertakan dalam ajang internasional, Seperti Indonesian Investment Forum di Copenhagen, Denmark tahun 2024, KTT ASEAN di Labuan Bajo dan G20 di Bali beberapa waktu lalu. Selain memperkenalkan batik kepada dunia, kami juga ingin produk mitra binaan kami mampu menembus pasar global” ungkap Daconi Khotob. 

Lebih lanjut Daconi mengungkapkan, sejumlah produk batik dari mitra binaan kini semakin diminati pasar mancanegara. Batik Bangsawan, misalnya, yang sebelumnya hanya dipasarkan di Gresik dan sekitarnya, kini telah menembus pasar nasional bahkan internasional, termasuk Thailand dan New York, berkat pemanfaatan platform digital.

“Melalui pendampingan dari Petrokimia Gresik, produksi Batik Bangsawan meningkat signifikan, jumlah karyawan bertambah, omzetnya naik dan tentunya sekarang lebih dikenal dibandingkan sebelum mendapatkan pembinaan. Yang cukup membanggakan, Batik Bangsawan bersama Batik Gedog Zaenal meraih penghargaan Platinum pada ajang Bina Mitra UMKM Award 2025,” jelas Daconi.

Terakhir, ia berharap masyarakat mendukung UMKM batik di Indonesia. Dikatakannya, dalam keindahan batik terpancar kecintaan terhadap tanah air. Ia pun mengajak masyarakat di momen Hari Batik Nasional ini untuk menunjukkan kecintaan dan dedikasi kepada Bangsa Indonesia dengan berbatik.

“Dengan mengenakan batik, kita menghargai dan melestarikan warisan budaya nenek moyang. Selain itu juga memberdayakan ekonomi kerakyatan melalui pelaku usaha batik yang saat ini ada di Indonesia,” tutupnya. (yad)

Batik Bangsawan, UMKM Binaan Petrokimia Gresik Tembus Pasar New York Selengkapnya

Lagi, Pemkab Gresik Raih Investment Award Terbaik 1 Jawa Timur, Realisasi Investasi 2024 Rp 37,9 Triliun 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali meraih Investment Award 2025 kategori Terbaik 1 tingkat Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif di Surabaya pada Rabu, 1 Oktober 2025. 

“Penghargaan ini adalah buah kerja keras seluruh jajaran DPMPTSP Gresik dan tentunya dukungan seluruh masyarakat Gresik. Dengan penghargaan ini, kami semakin termotivasi untuk memberikan layanan terbaik bagi investor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Gresik,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik sepanjang tahun 2024, Kabupaten Gresik mencatatkan nilai realisasi investasi sebesar Rp 37,9 triliun, dengan kontribusi 69,13% Penanaman Modal Asing (PMA) dan 30,87% Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Realisasi investasi ini juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja sebanyak 24.092 orang. Bahkan, tren investasi yang terus meningkat diproyeksikan akan menjadi peluang baru untuk meningkatkan jumlah penyerapan tenaga kerja di tahun-tahun mendatang, seiring bertambahnya proyek dan diversifikasi sektor investasi di Gresik. 

Kontribusi terbesar investasi datang dari pertambangan dengan realisasi Rp 15,5 triliun, disusul industri mineral non-logam sebesar Rp 3,55 triliun, industri kimia dan farmasi Rp3,32 triliun, serta perumahan & kawasan industri Rp2,23 triliun.

Kepala DPMPTSP Gresik A.M.Reza Pahlevi, melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Imam Basuki menegaskan, komitmen Pemkab Gresik dalam menarik investasi baru. “Sebagai wujud keseriusan menarik investasi, Pemkab Gresik memberikan stimulus fiskal melalui Peraturan Bupati No 80 Tahun 2023 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal,” jelasnya.

Selain DPMPTSP Gresik, penghargaan juga diberikan kepada pelaku usaha. PT. Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) yang mengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik – JIIPE berhasil meraih Investment Award 2024 kategori Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Terbaik 2.

Prestasi Investment Award 2024 ini sekaligus melengkapi capaian Gresik yang pada tahun sebelumnya juga berhasil meraih Juara 1 Investment Award 2023 Jawa Timur. Konsistensi ini menegaskan posisi Gresik sebagai salah satu daerah tujuan investasi paling kompetitif di Jawa Timur. (yad)

Lagi, Pemkab Gresik Raih Investment Award Terbaik 1 Jawa Timur, Realisasi Investasi 2024 Rp 37,9 Triliun  Selengkapnya

INTHERVAL, Inovasi Insan Petrokimia Gresika Bisa Optimalkan Gas Buang Pabrik jadi Energi Alternatif 

GRESIK,1minute.id – Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melalui inovasi “INTHERVAL” (Integrated Thermal Valorization System for Fuel Recovery in Process Boilers) berhasil mengubah gas buang pabrik menjadi sumber energi alternatif. 

Inovasi inipun mendapatkan penghargaan Rintisan Teknologi (Rintek) untuk kategori Teknologi Proses Industri Manufaktur dari Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengatakan, sebagai industri yang memiliki 36 pabrik tentu tidak bisa terlepas dari dampak lingkungan. Inovasi INTHERVAL merupakan solusi untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari pabrik di Petrokimia Gresik dan sekaligus mengubahnya menjadi produk bernilai tambah.

“Teknologi hijau ini juga menjadi komitmen perusahaan untuk menunjang suksesnya program Pemerintah Net Zero Emission (NZE) yang dipercepat di tahun 2050,” demikian disampaikan Daconi saat di Gresik, Jawa Timur pada Senin, 29 September 2025.

Ia menjelaskan, melalui inovasi INTHERVAL, perusahaan mampu mengonversi gas buangan pabrik menjadi bahan bakar proses boiler. Selama ini, gas sisa yang masih mengandung komponen bernilai kalor tinggi dibuang tanpa pemanfaatan lebih lanjut.

Daconi mencontohkan, gas buangan yang mengandung hidrogen dan metana, sebelumnya dibuang sebagai limbah, sekarang bisa digunakan kembali sebagai sumber energi. Melalui penerapan inovasi ini, energy losses yang sebelumnya mencapai 5.340 Millions of British Thermal Units (MMBTU) setiap bulan berhasil ditekan menjadi hanya 51 MMBTU per bulan, mencatatkan pengurangan sebesar 99 persen dari pemborosan energi.

“Optimalisasi gas buangan ini dilakukan pada Package Boiler dan Waste Heat Boiler, menjadikan limbah sebagai energi alternatif. Inovasi ini mampu memberi nilai tambah pada limbah, menghemat biaya energi, serta menekan dampak lingkungan dan mengurangi energy losses,” ujar Daconi.

Ia pun memastikan inovasi efisiensi energi yang serupa akan diimplementasikan di unit lain di Petrokimia Gresik. Dengan demikian, manfaat yang didapatkan dari inovasi ini semakin besar lagi dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Daconi juga memastikan siap berkolaborasi dengan sektor industri lain untuk pemanfaatan limbah menjadi energi.

“Inovasi INTHERVAL menjadi bukti kepeloporan Petrokimia Gresik dalam inovasi berkelanjutan untuk mewujudkan swasembada pangan nasional sesuai cita-cita Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita,” pungkas Daconi.

Sementara itu, penghargaan Rintek merupakan bentuk konkret dukungan Pemerintah kepada pelaku industri untuk meningkatkan penguasaan teknologi, termasuk dalam teknologi industri berbasis lingkungan. Adapun peningkatan teknologi industri akan membuat industri nasional mampu bersaing di pasar dalam negeri maupun internasional. (yad)

INTHERVAL, Inovasi Insan Petrokimia Gresika Bisa Optimalkan Gas Buang Pabrik jadi Energi Alternatif  Selengkapnya

SIG Salurkan Bantuan Sarana Pendidikan dan Sosial untuk Santri dan Komunitas Anak Muda di Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – Ali Yafi berulang kali mengucapkan rasa syukur. Kepala Pondok Pesantren Minhaju Al Ihtida’ di Situbondo, Jawa Timur berusia 42 tahun itu mengungkapkan rasa syukurnya karena para santri kini sudah memiliki ruangan khusus yang lebih layak dan nyaman untuk aktivitas belajar termasuk mengaji.

Ruangan yang direnovasi oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tersebut terdiri atas bangunan dua lantai yang difungsikan sebagai aula dan ruang serbaguna. “Selama ini, seluruh aktivitas belajar mengajar termasuk mengaji, masih dilaksanakan di masjid karena belum tersedia ruangan yang mampu mengakomodir aktivitas santri. Dukungan dari SIG membantu kami meningkatkan kualitas infrastruktur untuk kegiatan belajar yang efektif dan produktif,” kata Ali Yafi. 

Pihaknya mengaku sangat terbantu, mengingat sejak berdiri pada 2000 dan efektif beroperasi pada 2007, Pondok Pesantren Minhaju Al Ihtida’ berkembang secara swadaya dan jarang tersentuh bantuan dari pihak lain.Tidak hanya sektor ekonomi, komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat juga terwujud dalam dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan mendorong kegiatan positif sosial kemasyarakatan. 

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), SIG menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pendidikan, serta fasilitas operasional dan penunjang kegiatan sosial kemasyarakatan bagi lembaga pendidikan keagamaan dan komunitas masyarakat di Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Senada dengan Ali Yafi, Ketua Komunitas Gerakan Muda Bersatu, Anang Rudianto, 36, mengaku bahwa bantuan dari SIG sangat membantu keberlangsungan kegiatan sosial dan keagamaan yang rutin dilaksanakan komunitasnya di Bondowoso. Sejak aktif pada 2015, Gerakan Muda Bersatu aktif menggelar kegiatan salawat dari satu desa ke desa lain.

“Selama ini, kami selalu sewa sound system. Alhamdulillah, sekarang sudah punya sendiri berkat bantuan dari SIG. Genset juga sangat membantu karena tidak semua titik lokasi memiliki akses listrik memadai, sementara motor roda tiga memudahkan pengangkutan perlengkapan dan logistik bantuan terutama jika ada donatur yang menyalurkan bantuan sembako bagi warga kurang mampu di sekitar desa. Kami berterima kasih kepada SIG atas kepeduliannya yang tidak hanya mendukung kegiatan keagamaan, tetapi juga memperkuat peran kami dalam membantu masyarakat,” ujar Anang Rudianto.

Bantuan yang disalurkan meliputi pembangunan dan renovasi asrama santri, serta pagar beton di Pondok Pesantren Minhaju Al Ihtida’ di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, dan 1 unit mobil pikap untuk operasional kegiatan sosial bagi Jamiyah Muhibbullah Warasulah di Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo. Sementara di Desa Mangli, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, SIG menyalurkan bantuan operasional berupa 12 unit sound system, 12 unit mesin genset, 1 unit mesin pemotong rumput, dan 1 unit motor roda tiga untuk menunjang aktivitas komunitas Generasi Muda Bersatu.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, program TJSL SIG senantiasa ditujukan untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Fokus utamanya pada peningkatan kualitas pendidikan, serta aspek pemberdayaan sosial dan ekonomi, sehingga mampu memberikan dampak positif yang lebih luas. Dengan demikian, diharapkan akan lahir generasi unggul yang memperkokoh langkah mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“SIG tidak hanya menghadirkan solusi bahan bangunan berkelanjutan, tetapi juga membangun masyarakat di sekitar wilayah operasi. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kenyamanan dan kualitas belajar para santri, mendukung kegiatan lembaga keagamaan, serta memperkuat peran komunitas dalam kegiatan sosial, keagamaan, maupun ekonomi produktif masyarakat. Bagi SIG, keberhasilan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kontribusi nyata bagi kemajuan bersama,” kata Vita Mahreyni. (yad)

SIG Salurkan Bantuan Sarana Pendidikan dan Sosial untuk Santri dan Komunitas Anak Muda di Jawa Timur Selengkapnya

SIG Bangun Sarana dan Prasarana Atasi Krisis Air Bersih Warga  Rembang dan Blora 

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Gresik membangun jaringan pipanisasi dari sumber mata air di terowongan Brubulan ke permukiman warga hingga sejauh 600 meter, serta tandon penampungan air.

“Hasilnya, hampir seluruh warga Pasucen sekarang bisa menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, hingga mencuci, tanpa harus bersusah payah lagi,” kata Kepala Desa Pasucen di Rembang, Jawa Tengah Salamun. 

Pembangunan pipanisasi jaringan air di Desa Pasucen, Kabupaten Rembang dan Desa Ngampel, Kabupaten Blora mengakhiri paceklik air bersih yang berlangsung puluhan tahun. Selamun mengenang masa kecilnya ketika akses air bersih masih menjadi tantangan besar bagi warga desanya, terutama saat musim kemarau. Ia menceritakan bahwa dahulu, warga harus berjalan jauh hanya untuk mendapatkan air, dengan menenteng ember dan memikul jerigen.

Selama puluhan tahun. Utamanya saat musim kemarau, warga harus berjalan jauh demi mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Desa Ngampel Mohamad Astiadi Maryanto yang menyebut bantuan sarana dan prasarana air bersih dari PT Semen Gresik sangat berdampak positif bagi warganya. “Sebelumnya, warga kami kesulitan air. Sekarang, alhamdulillah, air sudah mengalir lancar langsung ke rumah-rumah. Debitnya besar, sangat mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ujar Mohamad Astiadi Maryanto.

Dalam kurun waktu 2017 hingga 2024, PT Semen Gresik telah menginvestasikan senilai Rp 582,7 juta untuk pembangunan sarana dan prasarana air bersih di Pasucen dan Ngampel, meliputi sistem pipanisasi, tandon air, bak penampungan, serta pompa air. Berkat bantuan infrastruktur air bersih tersebut, kini air bersih dapat mengalir langsung ke permukiman warga dengan total penerima manfaat mencapai 457 Kepala Keluarga (KK), yakni 250 KK di Desa Pasucen dan 207 KK di Desa Ngampel.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, bantuan sarana dan prasarana air bersih ini sejalan dengan strategi keberlanjutan SIG untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya yang berada di Desa Ring 1 area operasional Perusahaan. Apalagi, akses terhadap air bersih adalah kebutuhan dasar yang menjadi prioritas dalam mendukung kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat.

”SIG dan seluruh entitas bisnisnya berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi melalui program TJSL secara terukur dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa dan masyarakat, sehingga dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan,” kata Vita Mahreyni. (yad)

SIG Bangun Sarana dan Prasarana Atasi Krisis Air Bersih Warga  Rembang dan Blora  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gelar Lomba Kentang Raksasa di Dieng Raya 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar lomba kentang raksasa di Desa Kasimpar, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah pada Rabu, 3 September 2025.

Lomba tersebut bagian dari program “Pestani Dieng Raya” di dataran tinggi sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang kesohor dengan pemandangan alam yang eksotis seperti Telaga Warna, Kawah Sikiding dan Puncak Sikunir itu. 

Lomba kentang raksasa sebagai upaya perusahaan untuk mendukung budidaya kentang produktif dan berkualitas. Lomba yang digelar tepat di momen Hari Pelanggan Nasional ini diikuti oleh 175 petani dari wilayah Dieng Raya.

Komisaris Utama Petrokimia Gresik, Suhardi Alius yang hadir dalam awarding menyampaikan bahwa, ratusan peserta lomba telah dibekali pengetahuan teknis mencakup budidaya sesuai GAP (Good Agriculture Practice) dengan mengaplikasikan produk-produk unggulan Petrokimia Gresik. Petrokimia Gresik juga melakukan monitoring dan diskusi selama lomba berlangsung untuk mendorong peserta lebih kreatif dan inovatif.

“Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat menarik minat petani khususnya generasi muda untuk terjun di sektor pertanian dan menjadi tumpuan awal menuju pertanian berkelanjutan di Indonesia. Lomba ini menegaskan Provinsi Jawa Tengah sebagai sentra produksi kentang yang memiliki andil kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan kentang nasional,” ujarnya.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo dalam sambutannya menyampaikan bahwa, lomba ini menjadi stimulus bagi petani untuk mengoptimalkan teknologi budidaya kentang sehingga menghasilkan kentang dengan kualitas dan produktivitas yang tinggi. Harapannya, keberhasilan budidaya peserta lomba ini diduplikasi oleh petani lain di Dieng Raya yang menjadi sentra penghasil kentang.

“Dengan ukuran kentang yang besar, diharapkan produktivitas meningkat, kesejahteraan petani juga bertambah. Lomba ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Petrokimia Gresik mewujudkan swasembada pangan nasional sesuai cita-cita Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dalam Asta Cita,” ujar Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo.

Pestani Dieng Raya dengan tajuk “Panen Raya & Apresiasi Juara Lomba Kentang Raksasa” di Desa Kasimpar ini merupakan puncak dari rangkaian acara lomba kentang raksasa yang telah dimulai bulan April hingga September 2025. Lomba ini melibatkan ratusan petani dari 5 kabupaten mencakup Kabupaten Pekalongan, Banjarnegara, Batang, Wonosobo, dan Magelang.

“Lomba ini sekaligus menjadi media bagi Petrokimia Gresik memperkenalkan produk inovatif perusahaan yang terbukti mampu meningkatkan hasil panen. Ini merupakan komitmen Petrokimia Gresik sebagai Solusi Agroindustri untuk terus berperan aktif membantu petani dalam meningkatkan meningkatkan kesejahteraan petani kentang, khususnya di wilayah Dieng Raya,” kata Adit.

Adapun budidaya yang dilakukan pada lomba kentang raksasa ini menggunakan rekomendasi pemupukan berimbang produk Petrokimia Gresik, yaitu pupuk NPK Phonska Lite, ZA Plus, dan Phonska Cair, serta pupuk unggulan Petrokimia Gresik lainnya. Disampaikannya, lomba ini sekaligus menjadi media bagi Petrokimia Gresik melakukan edukasi secara aktif, dan penyediaan produk-produk berkualitas agar semakin banyak petani yang bisa merasakan manfaat dari inovasi dan kualitas produk perusahaan.

“Alhamdulilah petani Wonosobo berhasil meraih Juara 1 dan 3, dari Banjarnegara Juara 2. Budidaya kentang mereka tidak hanya menghasilkan umbi kentang dengan ukuran raksasa, tapi produktivitas keseluruhan juga meningkat. Dari hasil panen peserta Juara 1, terdapat peningkatan produktivitas cukup signifikan, yaitu hampir 10 persen, dimana pada panen sebelumnya menghasilkan panen sebesar 16,5 ton/ha, sekarang menjadi 18 ton/ha. Lomba kentang raksasa ini jua turut andil berkontribusi terhadap kebutuhan kentang nasional,” tandas Adit.

Lebih lanjut Adit menambahkan, dalam Pestani Dieng Raya ini juga digelar lomba “Best Content” atau apresiasi khusus bagi peserta yang mengabadikan momen lomba kentang raksasa secara kreatif dan inspiratif melalui konten digital. Para peserta memperebutkan juara dengan kategori Si Paling Aktif dan Si Paling Kreatif.

Gebyar Penjualan Pupuk

Sementara itu di dalam puncak acara ini juga digelar “Gebyar Penjualan Pupuk Berhadiah Langsung” dengan menghadirkan FertiTruck (Fertilizer Truck). Petani dapat dengan mudah mendapatkan produk unggulan Petrokimia Gresik secara langsung, antara lain pupuk NPK Phonska Lite, Phonska Cair, Phonska Oca Plus, dan Phonska Alam. Petani juga berkesempatan mendapatkan hadiah menarik dari pembelian ini.

“Harapan kami, melalui produk unggulan ini dapat menstimulasi masyarakat untuk menggerakkan sektor pertanian di Indonesia dalam meningkatkan produktivitas usaha tani, menumbuhkan minat regenerasi petani muda dan meningkatkan engagement stakeholder dan petani terhadap produk-produk Petrokimia Gresik,” tutup Adit. (yad)

Petrokimia Gresik Gelar Lomba Kentang Raksasa di Dieng Raya  Selengkapnya