Di Gresik, PGN Gratiskan Pemasangan Jargas SR, Belum Semua Rumah Tangga Berlangganan. Ini Alasannya!

GRESIK,1minute.id  – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk ngebut melakukan pemasangan jaringan transmisi gas bumi (Jargas) sambungan rumah tangga (SR). Tahun ini, PGN menargetkan bisa memasang 30 ribu sambungan rumah (SR) baru untuk wilayah Surabaya dan Gresik.

Di Kabupaten Gresik, Jawa Timur jargas SR, antara lain, di Kelurahan Pekauman, Kecamatan Gresik. Sayangnya, dalam pengamatan  1minute.id pada Ahad, 9 November 2025, pekerja penggalian dan pemasangan pipa jargas berwarna kuning itu seakan tanpa ada pengawasan. Misalnya, kebutuhan alat pengukur atau meteran pekerja kesulitan. Para pekerja pun harus telepon sejumlah pekerja lainnya untuk mendapatkan meteran. 

Alat meteran itu mungkin remeh-temeh tapi pekerja sangat membutuhkan untuk mengukur panjang pipa sebelum di potong dari satu titik ke titik lainnya. Jarak satu titik galian ke titik lainnya bervariasi antara 8 meter sampai 10 meteran. Ada puluhan titik yang sudah digali kemudian dilanjutkan pengeboran miring (horizontal) secara manual. Kedalaman bervariasi mulai 1 meter sampai 1,5 meter. 

Belum kebutuhan pekerja lain. Air minum, misalnya. Untungnya, warga setempat peduli terhadap para pekerja tersebut. Bahkan, ada warga yang menyediakan air minum dalam kemasan untuk mereka. “Kasihan. Beberapa ini, saya tidak melihat ada mandor (pengawas) pekerja,” ujar seorang warga di Kampung Pekauman pada Minggu, 9 November 2025. 

Satriyo, salah satu warga Kampung Pekauman, tidak seharusnya pekerjaan tanpa pengawasan. “Mandor seharusnya ada di lokasi,” kata lelaki 78 tahun itu pada Minggu, 9 November 2025. Tugas mandor, selain mengawasi para pekerja, juga turut melakukan pengawasan material hasil galian. 

Sejumlah warga menceritakan, bahwa belum semua warga di Kelurahan Pekauman berlangganan jargas SR ini. Meski, penyambungan jargas hingga ke titik akhir yakni dapur dengan panjang pipa maksimal 15 meter gratis. Waktu sosialisasi, pemasangan jargas dikenakan biaya Rp 1,5 juta per SR. “Karena promo pemasangan digratiskan. Tapi, harus deposit Rp 300 ribu per SR,” katanya. 

Deposit, katanya, untuk keperluan pembayaran langganan saban bulan. Harga langganan Rp 40 ribuan per bulan. “Saya lupa tarif itu untuk pemakaian maksimal berapa meter kubik. Kayak langganan air PADM gitu. Ketika pelanggan tidak bayar, deposit akan di kurangi. Kalau deposit habis, ya di segel,” ujarnya. 

Informasi dihimpun 1minute.id tarif PGN untuk rumah tangga sebesar Rp 4.250 per meter kubik (m³) untuk rumah tangga golongan 1 alias rumah sederhana. Dan, Rp 6.000 per m³ untuk rumah tangga golongan 2 alias rumah mewah. Tarif ini berlaku sejak 1 Agustus 2021. 

Satriyo mengaku belum mengisi formulir berlangganan jargas SR itu. Sebab, hitungan lelaki 77 tahun itu harga langganan terlalu tinggi.  Ia menceritakan,  kebutuhan gas untuk memasak saat ini tidak banyak. “Satu tabung gas melon bisa digunakan sampai 3 bulan. Karena di rumah hanya berdua,” terangnya. 

Harga gas melon di Gresik berkisar Rp 19 ribu sampai Rp 22 ribu. Ia memasak nasi menggunakan majic jar. “Lauk sering beli di luar,” katanya. Dengan perhitungan itu, selama 3 bulan pengeluaran sebesar Rp 22 ribuan. Kalau berlangganan, Satriyo harus merogoh kocek Rp 120 ribuan ( Rp 40.000 x 3 bulan). “Karena itulah, Saya belum mengisi formulir berlangganan,” katakan. 

Terpisah, Direktur Utama Gresik Migas Priest Jabbar ketika dikonfirmasi terkait keluhan masyarakat itu mengaku tidak mengetahuinya. “Pekerjaan itu langsung dari PGN,” ujarnya melalui seluler pada Minggu, 9 November 2025. (yad)

Di Gresik, PGN Gratiskan Pemasangan Jargas SR, Belum Semua Rumah Tangga Berlangganan. Ini Alasannya! Selengkapnya

Kenaikkan Harga Cabai, Beras hingga Emas Perhiasan Dorong Inflasi Gresik Oktober 2025 sebesar 2,16 Persen

GRESIK,1minute.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gresik meliris tingkat inflasi Kabupaten Gresik bulan Oktober 2025. Inflasi Year on Year (YoY) sebesar 2,16 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,21.

Secara month to month (m to mm) Kabupaten Gresik dengan jumlah penduduk 1,3 juta jiwa ini mengalami inflasi sebesar 0,20 persen. Sementara secara year to date (y-to-d) inflasi tercatat 1,39 persen.

Kepada BPS Gresik Indriya Purwaningsih menjelaskan bahwa inflasi tahunan tersebut disebabkan oleh kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran masyarakat. “Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian indeks kelompok pengeluaran,” ujar Indriya pada Senin, 3 November 2025.

Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan antara lain makanan, minuman dan tembakau; pakaian dan alas kaki; perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga; kesehatan; transportasi; rekreasi, olahraga, dan budaya; pendidikan; penyediaan makanan dan minuman/ restoran; serta perawatan pribadi dan jasa lainnya.

Namun, Indriya menambahkan bahwa tidak semua kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga. Beberapa kelompok justru mencatat deflasi, yakni kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan.

Inflasi ini mencerminkan adanya tekanan harga yang moderat di Gresik sepanjang tahun 2025, sejalan dengan tren nasional yang dipengaruhi oleh fluktuasi harga bahan pangan dan energi. 

Merujuk data BPS Gresik, komoditas utama yang mendorong inflasi Oktober 2025 di Kota Santri-sebutan lain, Kabupaten Gresik, antara lain Cabai merah mengalami kenaikan tertinggi mencapai 36,41 persen ; Emas perhiasan (12,87%) ; telur ayam ras (7,68%) ; Daging (4,04%) ; cumi-cumi (3,36%) ; bawang merah (1,59%) dan beras (1,08%). (yad)

Kenaikkan Harga Cabai, Beras hingga Emas Perhiasan Dorong Inflasi Gresik Oktober 2025 sebesar 2,16 Persen Selengkapnya

Kinerja Ekspor Optimal, SIG Catatkan Volume Penjualan Semester III/2025 sebesar 27,46 Juta ton.

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melaporkan kinerja keuangan konsolidasi tidak diaudit (unaudited) periode Januari s.d. September 2025, dengan ringkasan sebagai berikut: 

·        Volume penjualan sebanyak 27,46 juta ton.

·        Pendapatan tercatat sebesar Rp 25,30 triliun. 

·        Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 20,31 triliun. 

·        EBITDA tercatat sebesar Rp 3,28 triliun.

·        Laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 114,84 miliar. 

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni, menyampaikan bahwa selain melakukan transformasi dalam pengelolaan pasar domestik, SIG juga terus memaksimalkan potensi pasar regional untuk menjaga kinerja perusahaan tetap positif di tengah kondisi pasar semen dalam negeri yang terkontraksi.

Hingga kuartal III/2025, SIG mencatatkan penjualan regional sebesar 6,08 juta ton, meningkat 18% year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,16 juta ton.

SIG juga berkomitmen memperkuat posisi di industri semen domestik melalui pengelolaan pasar mikro serta kepemimpinan dalam berbagai proyek nasional. Upaya tersebut menunjukkan hasil positif, tercermin dari peningkatan penjualan yang konsisten pada kuartal III dan berkontribusi terhadap total penjualan domestik sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.

Dari sisi biaya, langkah strategis SIG dalam menjalankan efisiensi secara ketat dan meningkatkan operational excellence secara berkelanjutan berhasil menekan beban pokok pendapatan turun 0,6% yoy serta beban operasional (di luar pendapatan dan beban operasional lainnya) turun 2,3% yoy.

Berkat penerapan tata kelola keuangan yang baik, SIG juga berhasil mencatatkan biaya keuangan bersih lebih rendah 35,5% yoy, sehingga memperkuat kinerja keuangan secara keseluruhan.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni, menyampaikan bahwa berbagai inisiatif strategis yang dijalankan telah membantu SIG mencatatkan profitabilitas pada sembilan bulan pertama tahun 2025. Pencapaian ini membuktikan kemampuan dan ketahanan Perusahaan dalam menghadapi kondisi pasar semen domestik yang masih melambat.

“Dengan terus bersikap adaptif dan inovatif, SIG optimistis dapat mempertahankan profitabilitas dan terus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Vita Mahreyni.

Lebih lanjut, Vita menambahkan bahwa SIG secara konsisten mempromosikan penggunaan semen rendah karbon dan produk turunannya sebagai bagian dari komitmen mendorong terwujudnya pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

“SIG memiliki beragam solusi bahan bangunan yang inovatif dan ramah lingkungan untuk berbagai jenis pembangunan, sehingga memberikan fleksibilitas bagi pelanggan dalam menentukan pilihan sesuai kebutuhan,” jelas Vita.

Selain itu, SIG juga menyambut positif berbagai program pemerintah yang berpotensi menjadi katalis bagi peningkatan permintaan semen dan bahan bangunan lainnya, seperti program pembangunan 3 juta rumah, proyek giant sea wall, serta pembangunan fasilitas Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.

“Dengan beragam produk semen dan turunannya yang inovatif serta dukungan jaringan distribusi yang luas, SIG siap berkontribusi dalam mendukung kesuksesan proyek-proyek pembangunan di seluruh wilayah Indonesia,” tutup Vita Mahreyni. (yad)

Kinerja Ekspor Optimal, SIG Catatkan Volume Penjualan Semester III/2025 sebesar 27,46 Juta ton. Selengkapnya

PIQI 2025 : Petrokimia Gresik Modifikasi Pabrik Fosfat I menjadi Pabrik Phonska V,  Meningkatkan Produksi Pupuk NPK Bersubsidi

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, berhasil meningkatkan kapasitas produksi pupuk NPK bersubsidi melalui modifikasi Pabrik Fosfat I menjadi Pabrik Phonska V dengan menciptakan Teknologi Flex-Phos. 

Inovasi ini menjadi upaya perusahaan untuk memastikan kelancaran produksi pupuk NPK subsidi yang ditugaskan Presiden Prabowo Subianto, dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional.

Teknologi ini berhasil menjadi salah satu inovasi terbaik di ajang Pupuk Indonesia Quality and Innovation (PIQI) 2025 yang digelar di Gresik pada Rabu, 29 Oktober 2025.  Petrokimia Gresik sebagai tuan rumah penyelenggaraan acara tersebut. Selain itu, penerapannya semakin memperkokoh posisi Petrokimia Gresik sebagai kiblat teknologi pupuk majemuk di Indonesia, sekaligus menjadi produsen pupuk NPK terbesar di tanah air.

“Proyek Phonska V dengan Teknologi Flex-Phos merupakan langkah strategis Petrokimia Gresik untuk memenuhi kebutuhan pupuk NPK yang terus meningkat, serta menjawab tantangan industri pupuk di masa depan. Diharapkan pabrik ini akan memperkuat pertanian Indonesia dan memastikan ketersediaan pupuk berkualitas,” demikian disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob.

Ia mengungkapkan Pabrik Fosfat I, yang sebelumnya hanya bisa digunakan untuk produksi pupuk fosfat, mengalami keterbatasan dalam fleksibilitas produksi, sehingga perlu dilakukan modifikasi agar dapat tetap beroperasi secara optimal. Sekarang, pabrik ini semakin andal dan mampu memproduksi pupuk NPK Chemical Reaction, dengan tidak meninggalkan kemampuannya memproduksi pupuk fosfat (SP-36, SP-26, dan Phosgreen).

“Pabrik ini dapat memproduksi NPK dengan jumlah yang lebih banyak, sehingga dapat memastikan ketersediaan pupuk nasional dengan kualitas unggul, sekaligus meningkatkan omzet serta daya saing bagi Petrokimia Gresik,” tandas Daconi.

Adapun implementasi inovasi ini memberikan dampak positif bagi perusahaan. Dari segi kualitas, pupuk NPK dan pupuk fosfat yang dihasilkan sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Dari aspek biaya, inovasi ini menghilangkan potensi kerugian Rp 8,92 miliar setiap bulan atau Rp 107,1 miliar per tahun akibat kehilangan produksi pupuk fosfat. 

Sebaliknya, inovasi ini menghasilkan keuntungan langsung bagi perusahaan sebesar Rp 175,86 miliar per tahun dari produksi pupuk NPK dan pupuk fosfat yang sebelumnya tidak dapat dilakukan. Selain itu, inovasi ini memberikan value creation kepada perusahaan sebesar Rp 23,1 miliar serta memberikan penghematan biaya investasi proyek dengan skema swakelola senilai Rp 28,2 miliar.

“Secara keseluruhan, Teknologi Flex-Phos tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi dan menekan biaya operasional, tetapi juga memastikan keberlanjutan produksi pupuk di dalam negeri. Dengan demikian, inovasi ini berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional melalui peningkatan ketersediaan pupuk, khususnya pupuk bersubsidi yang lebih stabil dan berkelanjutan,” tutup Daconi.

Sementara itu, PIQI 2025 merupakan wadah bagi Pupuk Indonesia untuk memberikan apresiasi para inovator berprestasi di Pupuk Indonesia Grup. Ajang tahunan ini sekaligus menjadi media untuk solusi inovatif Pupuk Indonesia Grup kepada publik dan calon mitra strategis, serta menegaskan Pupuk Indonesia sebagai BUMN yang berbasis inovasi. (yad)

PIQI 2025 : Petrokimia Gresik Modifikasi Pabrik Fosfat I menjadi Pabrik Phonska V,  Meningkatkan Produksi Pupuk NPK Bersubsidi Selengkapnya

4 Tahun Program Taruna Makmur, Petrokimia Gresik Gandeng Polbangtan di Indonesia, Cetak 318 Petani Muda

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia terus mendorong regenerasi petani di tanah air melalui Taruna Makmur. Program yang telah dijalankan sejak tahun 2022 ini sudah mencetak ratusan pemuda Taruna Makmur. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob di momen Hari Sumpah Pemuda pada Selasa, 28 Oktober 2025.

Daconi menyampaikan bahwa regenerasi petani saat ini menjadi tantangan sektor pertanian yang membutuhkan peran aktif dari seluruh stakeholder. Petrokimia Gresik melalui Taruna Makmur membangun minat generasi muda terhadap sektor pertanian.

“Sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian di Indonesia. Sektor ini juga memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional. Petrokimia Gresik tidak hanya berperan dalam menyediakan agroinput berkualitas, tetapi juga aktif mendorong penguatan sumber daya manusia pertanian, khususnya di kalangan pemuda,” ujar Daconi.

Program ini menggandeng sejumlah Politeknik Pertanian dan Perkebunan yang ada di berbagai daerah di Indonesia, antara lain Polbangtan Malang, Polbangtan Bogor, Polbangtan Yogyakarta-Magelang (YoMa), Polbangtan Medan, Polbangtan Gowa, dan Politeknik LPP Yogyakarta.

Para mahasiswa menjalani proses pemagangan dan pendampingan petani binaan Program Agrosolution selama enam bulan di berbagai wilayah. Peran mereka sangat penting sebagai field agronomist muda yang turut menjembatani adopsi inovasi teknologi dan penguatan administrasi budidaya di tingkat petani.

Sebelum diterjunkan ke lapangan, para mahasiswa mendapatkan pembekalan melalui Sekolah Makmur. Materi yang diberikan mulai dari pembekalan mental, product knowledge dari Petrokimia Gresik Grup, uji tanah, sharing session Program Makmur, dan materi lainnya.

“Kita ajak langsung generasi muda untuk melihat betapa besarnya potensi dari sektor pertanian Indonesia jika dikelola dengan tepat. Mereka juga kita kenalkan dengan teknologi pertanian modern yang saat ini dikembangkan Petrokimia Gresik,” kata Daconi.

Jumlah Taruna Makmur yang sudah dicetak selama empat tahun ini mencapai 318. Dari tahun ke tahun mendapatkan sambutan antusias dari para mahasiswa Polbangtan. “Kami berharap para Taruna Makmur ini juga menginisiasi generasi muda Indonesia lainnya untuk berperan aktif memajukan sektor pertanian yang potensinya luar biasa besar jika dikembangkan dengan tepat,” tandas Daconi. (yad)

4 Tahun Program Taruna Makmur, Petrokimia Gresik Gandeng Polbangtan di Indonesia, Cetak 318 Petani Muda Selengkapnya

18 Produk UMKM Gresik binaan Dekranasda Ramaikan Sea Food Expo 2025 di China

GRESIK,1minute.id –  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik berkolaborasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) serta Bea Cukai Gresik mengirimkan produk unggulan UMKM ke China.

Sebanyak 18 produk bahari hasil kurasi tersebut telah diseleksi oleh eksportir berpengalaman untuk mengikuti pameran internasional “Sea Food Expo 2025” di Qingdao, China.

Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali menyampaikan, kegiatan hasil kolaborasi Dekranasda, Diskoperindag dan Bea cukai dalam meningkatkan peran UMKM Gresik. “Dengan kolaborasi ini, tidak hanya di pasar lokal tapi produk UMKM bisa menembus pasar internasional. Kita terkenal dengan potensi hasil lautnya, di sinilah kita mengenalkan produk-produk bahari khas Gresik ke pasar luar,” ujar Ning Nurul, sapaan,  Nurul Haromaini Ali di Galeri Dekranasda Gresik Jalan Basuki Rahmat, Gresik.

Ia percaya bahwa produk-produk UMKM, khususnya olahan hasil laut, memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk luar negeri. “Dengan peran pemerintah dan pihak terkait harus saling mendukung, bagaimana kita semua bersinergi bisa membawa UMKM Gresik go internasional,” ucap ibu dua anak itu. 

Sementara itu, Imanda, perwakilan dari perusahaan eksportir PT Aji Bakuh Anugrah, menjelaskan bahwa produk-produk olahan UMKM Gresik telah melalui proses kurasi yang ketat dan memenuhi standar internasional. “Dengan produk yang sudah kami kurasi secara ketat, produk hasil olahan UMKM Gresik tidak hanya enak rasanya dan otentik, tetapi juga dari kemasan dan logistiknya sudah masuk standar internasional,” jelasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pihak swasta untuk memperluas pasar UMKM Gresik hingga ke kancah global. (yad)

18 Produk UMKM Gresik binaan Dekranasda Ramaikan Sea Food Expo 2025 di China Selengkapnya

Pembangunan Tol Serang – Panimbang, SIG Pasok 98.000 Ton Semen

GRESIK,1minute.id – Jalan Tol Serang – Panimbang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek ini ditargetkan dapat beroperasi secara menyeluruh pada 2027, sehingga dapat menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Banten, khususnya Banten Tengah dan Selatan. 

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) turut berkontribusi dalam pembangunan jalan Tol Serang – Panimbang dengan memasok 98.000 ton semen hingga September 2025.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, kontribusi dalam proyek Tol Serang – Panimbang mempertegas komitmen SIG untuk terus menjadi bagian kesuksesan pembangunan infrastruktur nasional, serta mendukung percepatan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi hingga ke daerah terpencil.

“SIG bangga dapat berkontribusi dalam proyek Tol Serang – Panimbang yang akan mendukung pergerakan ekonomi Banten. Tol yang melintasi 4 kabupaten/kota meliputi Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kapubaten Pendeglang ini akan membuka akses ke daerah rural, serta mempermudah mobilitas masyarakat dan barang untuk menekan biaya logistik,” kata Vita Mahreyni.

Membentang sepanjang 83,67 km, Tol Serang – Panimbang terbagi menjadi 3 Seksi yakni, Seksi 1 Serang – Rangkasbitung (26,5 km) yang telah beroperasi sejak Desember 2021, serta Seksi 2 Rangkasbitung – Cileles (24,17 km) dan Seksi 3 Cileles – Panimbang (33 km) yang masih dalam tahap konstruksi. Kehadiran jalan tol ini akan mengurangi waktu perjalanan dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) menuju Banten Tengah dan Selatan yang semula 3 – 4 jam menjadi hanya 1 – 2 jam.

Keberadaan Tol Serang – Panimbang juga akan mempermudah akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Kecamatan Panimbang, Pandeglang, Banten. Sebuah KEK pariwisata pertama yang memiliki beragam potensi pariwisata, mulai dari keindahan alam pantai, keragaman flora dan fauna, serta kekayaan budaya. Kemudahan akses ini akan membuat KEK Tanjung Lesung sebagai alternatif tujuan wisata sehingga mendorong jumlah pengunjung, mendukung kemajuan UMKM, dan menyerap tenaga kerja.

Vita Mahreyni menambahkan, SIG memasok semen UltraPro yang sudah terbukti kokoh menopang konstruksi berbagai proyek nasional,  di antaranya Jakarta International Stadium, Jalan Tol Trans Sumatra, Jalan Tol Semarang – Demak, Jalan Tol Balikpapan – Samarinda, Yogyakarta International Airport, Thamrin Nine Highrise Building, Kereta Cepat Whoosh, dan LRT Jakarta.

Produk SIG ini memberikan kemudahan dalam pengerjaan dan hasil akhir dengan kekuatan optimal yang membuatnya cocok diaplikasikan dalam konstruksi kokoh yang membutuhkan kuat tekan awal dan akhir yang tinggi. 

”SIG masih memiliki banyak ragam solusi bahan bangunan lainnya yang dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan. Didukung fasilitas operasional yang luas, SIG siap menjadi ujung tombak dalam menyukseskan pembangunan di Indonesia,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Pembangunan Tol Serang – Panimbang, SIG Pasok 98.000 Ton Semen Selengkapnya

Jalankan Praktik Tambang Berkelanjutan, SIG Raih Penghargaan Internasional ASEAN Mineral Awards 2025

GRESIK,1minute.id – Praktik pertambangan yang baik dan berkelanjutan yang dijalankan oleh PT Solusi Bangun Andalas, unit usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang beroperasi di Lhoknga, Aceh Besar, mendapat apresiasi dari organisasi negara-negara Asia Tenggara, The Association of Southeast Asian Nations atau ASEAN. 

Solusi Bangun Andalas meraih penghargaan peringkat 1st Runner Up kategori Best Practices in Sustainable Mineral Development Mineral Mining (Non-Metallic) pada ajang ASEAN Mineral Awards 2025 yang diselenggarakan di Vientiane, Republik Demokratik Rakyat Laos pada awal Oktober 2025.

Direktur Operasi SIG Reni Wulandari mengatakan, sebagai bagian dari SIG, PT Solusi Bangun Andalas secara konsisten menjalankan operasional pertambangan dengan berpegang pada aspek-aspek keberlanjutan, meliputi aspek teknis pertambangan, lingkungan, efisiensi penggunaan energi, kesejahteraan masyarakat, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3), yang sejalan dengan Good Mining Practices dan Sustainability Roadmap SIG 2030.

”ASEAN Mineral Awards merupakan pengakuan internasional yang semakin mempertegas keunggulan SIG dan entitas bisnisnya dalam menjalankan pertambangan berkelanjutan. SIG mengapresiasi Solusi Bangun Andalas atas keberhasilan meraih penghargaan ASEAN Mineral Awards  2025. Prestasi ini semakin memotivasi dan pendorong kami di SIG Group untuk terus mencapai prestasi tertinggi dalam praktik pertambangan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab,’’ kata Reni Wulandari.

Asean Mineral Awards merupakan ajang yang menjadi barometer penerapan praktik pertambangan terbaik di kawasan Asia Tenggara. Digelar dua tahun sekali oleh ASEAN melalui ASEAN Senior Officials Meeting on Minerals (ASOMM), ajang ini mengapresiasi inisiatif dan kinerja perusahaan dalam penerapan praktik terbaik pengelolaan sumber daya mineral secara berkelanjutan dengan kriteria penilaian mencakup aspek pengelolaan lingkungan, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja, efisiensi energi, manfaat sosial bagi masyarakat, serta upaya keberlanjutan dalam menjaga kelestarian sumber daya alam.

Dalam operasional tambangnya di Aceh, PT Solusi Bangun Andalas menerapkan Lhoknga Quarry Integrated Monitoring and Database System (LINDA), sebuah inovasi pemantauan tambang terpadu untuk mewujudkan operasional pertambangan yang efektif dan efisien. Inovasi ini membantu dalam pelacakan GPS kendaraan berat sehingga lebih optimal, mitigasi risiko melalui peringatan dini terjadinya longsor, serta memberikan basis data pemantauan terintegrasi. Kehadiran inovasi ini membantu perusahaan dalam efisiensi penggunaan sumber daya, meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja, dan mengurangi dampak lingkungan.

Hasilnya, pada 2024, PT Solusi Bangun Andalas berhasil mengurangi konsumsi bahan bakar sebesar 41.000 liter dan mengurangi penggunaan bahan peledak sebanyak 70.000 kg. Pada aspek keselamatan dan kesehatan kerja, PT Solusi Bangun Andalas juga berhasil mencatatkan zero fatality, zero accident, dan zero medical injury.

Setiap tahun, PT Solusi Bangun Andalas secara konsisten menyelenggarakan program Quarry Day yang meliputi aspek Pendidikan (Education), Lingkungan (Environmental), dan Pemberdayaan (Empowerment). Dalam pelaksanaannya, Quarry Day menggandeng multistakeholder seperti instansi pemerintah daerah dari tingkat provinsi hingga desa,  sivitas akademika, insan pers, serta melibatkan UMKM binaan sebagai upaya perusahaan untuk memberikan manfaat secara lebih luas dan menyeluruh.

Hingga Juni 2025 PT Solusi Bangun Andalas telah mereklamasi seluas 32,43 hektare lahan pascatambang batu kapur dan tanah liat dengan melakukan penanaman 13.424 batang pohon untuk memulihkan fungsi lahan sebagai habitat bagi keanekaragaman hayati. Aksi lingkungan ini juga diikuti dengan penanaman mangrove sebanyak 4.950 batang di pesisir sungai yang berada di sekitar lingkungan tambang, tepatnya di pesisir Sungai Krueng Raba, Desa Lampaya, Lhoknga, Aceh Besar.

Reni Wulandari menambahkan, program sosial bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang juga tidak luput dari perhatian PT Solusi Bangun Andalas dengan melibatkan mereka dalam proses pembibitan dan penanaman pohon di lahan reklamasi pascatambang. ”SIG berkomitmen untuk senantiasa mengimplementasikan kaidah praktik tambang yang baik (good mining practice) dan berkelanjutan, untuk tetap menjaga  kelestarian lingkungan dan menciptakan manfaat yang luas bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Reni Wulandari. (yad)

Jalankan Praktik Tambang Berkelanjutan, SIG Raih Penghargaan Internasional ASEAN Mineral Awards 2025 Selengkapnya

Pertama di Malang, TAMENG, Living Lab Berbasis Masyarakat Binaan Petrokimia Gresik 

GRESIK,1minute.id – Tawangargo Smart-Eco Farming Village atau juga dikenal dengan nama TAMENG kini bertransformasi menjadi Living Lab berbasis masyarakat sebagai Model Kolaborasi Inklusif dalam inovasi berkelanjutan, dan menjadi yang pertama dikembangkan oleh petani binaan Petrokimia Gresik di Kabupaten Malang.

Tawangargo Smart-Eco Farming Village telah berhasil menjadi solusi pertanian hortikultura dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Mampu mendongkrak produktivitas hortikultura ini terus berkembang.

“Living Lab ini digerakkan langsung oleh masyarakat. Di sini kami sebagai petani bukan hanya menjadi objek, tapi bertindak sebagai subjek yang melakukan penelitian dan uji coba nyata untuk pertanian berkelanjutan,” ujar Karmukit, salah satu local hero program TAMENG di Malang pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Sebagai Living Lab, tambahnya, TAMENG sekarang telah menjadi wadah bagi petani, peneliti, mahasiswa, hingga komunitas duduk bersama untuk menghadirkan solusi pertanian. Di sini ide-ide diuji, teknologi sederhana diterapkan, dan inovasi lahir dari upaya bersama untuk membuat perubahan. Berbagai kolaborasi dilakukan dengan tujuan meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan. 

“Banyak sekali transformasi yang kami lakukan. Alhamdulilah TAMENG sekarang berkembang menjadi research center berbasis komunitas dari yang awalnya hanya desa hortikultura biasa. Pertanian dan peternakan di wilayah ini sekarang terintegrasi dengan wisata edukasi pertanian. TAMENG membuktikan bahwa desa bisa menjadi pusat inovasi. TAMENG menjadi inspirasi bahwa masa depan pertanian Indonesia bisa dimulai dari desa,” ujar Karmukit.

Program ini dimulai tahun 2022, melibatkan 35 petani yang tergabung dalam kelompok Agronova Vision. TAMENG sejak awal didukung oleh Petrokimia Gresik, untuk mengajak petani menerapkan teknik climate smart agriculture yang tidak hanya menjaga keberlanjutan pertanian hortikultura, tetapi juga meningkatkan pendapatan petani. Kegiatan ini mencakup seluruh proses dari mulai pembibitan, persemaian, penanaman, panen, hingga penjualan.

Program ini sekarang terus berkembang dan bertransformasi menjadi pusat hortikultura yang modern dan ramah lingkungan diantaranya penggunaan solar cell untuk menghidupkan berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti pompa air, water drip, sprinkle dan lainnya. TAMENG saat ini juga memiliki rumah pengolahan limbah.

Para petani TAMENG memiliki aktivitas dalam mengelola limbah pertanian maupun rumah tangga dengan pemilahan organik dan anorganik. Limbah organik yang berasal dari limbah panen sayur diolah menjadi berbagai produk seperti plant booster (POC), agensia hayati, dan pakan ternak.

Selain itu, limbah sayur yang masih layak konsumsi dimanfaatkan oleh istri petani menjadi berbagai macam produk olahan seperti mie sayur, keripik sayur, dodol sayur, dan lainnya. Selain itu, kelompok juga membuka warung bagi pengunjung dengan memanfaatkan hasil panen di area Program TAMENG.

“Khusus limbah anorganik dikelola langsung oleh Bank Sampah dan dijual kepada pengepul. Kami juga memilah limbah B3 untuk dipisahkan agar tidak berbahaya,” ujar Karmukit.

Sementara untuk meningkatkan pendapatan, tambahnya, kelompok mengembangkan lini usaha peternakan dengan budidaya domba serta budidaya ikan dan azolla. Selain itu, kelompok juga mengembangkan budidaya cacing untuk menghasilkan pupuk kascing serta cacing yang dimanfaatkan sebagai pakan ikan. Selain itu, budidaya kascing juga mampu menyerap limbah pertanian.

Petani binaan juga mengembangkan kawasan agrowisata sebagai sarana edukasi sekaligus rekreasi bagi masyarakat luas. Wisatawan merasakan pengalaman langsung memetik sayur dan buah segar dari kebun. Kegiatan ini dilengkapi dengan paket edukasi pertanian ramah lingkungan, pelatihan sederhana tentang budidaya hortikultura, hingga pengenalan produk olahan hasil panen.

Program TAMENG yang telah dipilih oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia untuk program Closed Loop, atau program kolaborasi multi-stakeholder ini juga menggandeng BUMDes Sumber Rejeki sebagai kios produk pertanian guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Produk Agronova Vision seperti plant booster dan agensia hayati juga dijual di kios BUMDes.

“Living Lab ini menjadikan TAMENG sebagai ekosistem pertanian hortikultura dari hulu hingga hilir yang mampu meningkatkan kemandirian petani, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” tutup Karmukit.

Terakhir, ia menyampaikan terima kasih atas dukungan dan pendampingan yang diberikan Petrokimia Gresik kepada petani TAMENG dari awal program ini hingga sekarang. Disampaikannya, Petrokimia Gresik senantiasa mendorong untuk kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan setiap tantangan.

“Berkat dukungan dan pendampingan ini, TAMENG tidak hanya menjadi solusi pertanian hortikultura yang selalu dihadapkan pada problem perubahan iklim, tapi memiliki peran lebih besar lagi dalam mendukung kemajuan pertanian di Tanah Air dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” pungkasnya. (yad)

Pertama di Malang, TAMENG, Living Lab Berbasis Masyarakat Binaan Petrokimia Gresik  Selengkapnya

Dirut Petrokimia Gresik Blusukan ke Desa, Pastikan Penerapan Teknologi Pemupukan dengan Drone Lebih Ekonomis dan Efisien 

GRESIK,1minute.id – Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob melakukan blusukan ke sejumlah daerah di Jawa Timur. Blusukan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu untuk memastikan kualitas pupuk organik dan penerapan teknologi pertanian modern berkelanjutan yang dijalankan perusahaan agar berjalan optimal. 

Sambang desa itu menyambut musim tanam Oktober 2025-Maret 2026 (Okmar). Kunjungan dilakukan oleh Direktur Utama, Daconi Khotob ke budidaya pertanian dengan Teknologi Petro Spring di Madiun, dan ke Mitra Petroganik di Jombang, baru-baru ini.

Daconi menyampaikan bahwa teknologi pertanian modern saat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung keberlanjutan pertanian di Indonesia. Selain meningkatkan produktivitas pertanian, pemanfaatan teknologi pada sektor pertanian juga mampu menjadi magnet atau daya tarik bagi generasi muda, mengingat saat ini problem regenerasi petani merupakan tantangan bersama.

“Penggunaan teknologi pada sektor pertanian saat ini merupakan keniscayaan. Generasi muda sangat akrab dengan teknologi, sehingga akan menarik minat untuk aktif memajukan pertanian Tanah Air di masa mendatang. Penggunaan teknologi juga mampu meningkatkan produktivitas melalui budidaya yang efektif dan efisien,” ujar Daconi.

Melalui program Makmur Petrokimia Gresik di Madiun, perusahaan menerapkan teknologi Petro Spring di dua titik budidaya, masing-masing di Desa Tiron dan Banjarsari, Kabupaten Madiun, dengan total luas lahan 10 hektare (ha).

Salah satu teknologi Petro Spring yang diterapkan di Madiun yaitu pemupukan menggunakan drone. Teknologi ini terbukti mampu menghemat tenaga, waktu, hingga biaya. Dengan cara manual pemupukan lahan 10 ha membutuhkan tenaga buruh tani sebanyak 12 orang, dengan waktu pemupukan 4 hari dan total ongkos Rp 7 juta, sementara dengan pemanfaatan drone pemupukan di lahan yang sama hanya membutuhkan tenaga dua orang, waktu 8 jam, dan biaya Rp 6 juta.

“Budidaya yang efektif dan efisien ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan petani. Biaya operasional berkurang, waktu kerja lebih singkat, dan hasil lebih optimal. Kami berharap penerapan teknologi Petro Spring dapat terus diduplikasi dan menjadi contoh bagi petani di wilayah lain,” tambah Daconi.

Sementara di Jombang, Daconi mengunjungi mitra Petroganik. Ia memastikan kualitas pupuk organik yang diproduksi mitra sesuai dengan standar, sehingga pengaplikasiannya mampu memberikan dampak positif bagi pertanian berkelanjutan.

“Kita tahu saat ini Petroganik menjadi salah satu pupuk bersubsidi. Dengan kualitas terjaga, pupuk organik ini mampu memberikan dampak positif bagi kesuburan tanah untuk jangka yang panjang,” ujarnya.

Daconi menambahkan, masa depan pertanian Indonesia yang berkelanjutan, tidak hanya membutuhkan teknologi modern semata. Petani juga harus mampu menjaga kesuburan tanah, untuk hasil optimal melalui penggunaan pupuk organik.

Daconi menegaskan bahwa keberlanjutan pertanian Indonesia tidak hanya bertumpu pada teknologi modern untuk hasil optimal, tetapi juga pada pengelolaan kesuburan tanah secara alami melalui penggunaan pupuk organik.

“Kombinasi antara teknologi dan kesuburan tanah yang terjaga akan menghasilkan pertanian yang tangguh dan produktif, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga swasembada pangan nasional,” pungkasnya. (yad)

Dirut Petrokimia Gresik Blusukan ke Desa, Pastikan Penerapan Teknologi Pemupukan dengan Drone Lebih Ekonomis dan Efisien  Selengkapnya