Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4, Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat

GRESIK,1minute.id – Leang (Gua) Bulu Sipong 4 di Bukit Bulu Sipong menjadi saksi peradaban, di mana terdapat seni cadas tertua di dunia berusia sekitar 44.000 tahun bergambar adegan perburuan binatang oleh manusia pada era prasejarah. Keberadaan Bulu Sipong 4 tersebut menjadi bukti komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan PT Semen Tonasa, dalam melindungi kelestarian warisan budaya dunia dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

Cagar budaya Bulu Sipong 4 berada di lahan tambang tanah liat PT Semen Tonasa, tepatnya di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Pangkep, Sulawesi Selatan. Dikutip dari buku Cultural Heritage Management Plan oleh PT Semen Tonasa, Bulu Sipong 4 merupakan salah satu gua prasejarah di Bukit Bulu Sipong yang pertama kali ditemukan oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Makassar pada 2016. 

Penemuan ini lalu dilanjutkan dengan penelitian berupa pengambilan sampel pertanggalan pada gambar cadas dan kemudian ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama antara PT Semen Tonasa dan Dirjen Kebudayaan dalam rangka perlindungan gua prasejarah tersebut.

Atas rekomendasi SIG sebagai induk perusahaan, PT Semen Tonasa bergerak cepat menetapkan kawasan Bulu Sipong seluas 31,64 hektare atau 11,3% dari total lahan tambang seluas 280 hektare sebagai kawasan konservasi. Tepatnya pada 18 Mei 2018, PT Semen Tonasa meresmikan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) dan Geopark Bulu Sipong guna melindungi keanekaragaman hayati di sekitar area tambang serta kawasan Geopark dan Purbakala. 

Bulu Sipong 4 sebagai salah satu geosite di Geopark Maros Pangkep kemudian resmi masuk dalam daftar UNESCO Global Geopark berdasarkan keputusan Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-216 di Paris, Prancis pada 2023.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, penetapan kawasan Bulu Sipong sebagai kawasan konservasi menjadi bukti komitmen SIG dan PT Semen Tonasa terhadap pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan industri dengan lingkungan dan nilai budaya. Bulu Sipong diharapkan menjadi sarana edukasi dan membantu mempromosikan sejarah dan budaya peradaban kepada masyarakat luas.

”Perusahaan juga berkolaborasi dengan LPPM Universitas Hasanuddin dalam merilis Cultural Heritage Management Plan atas situs prasejarah Bulu Sipong 4. Dokumen tersebut berfungsi sebagai panduan pengelolaan warisan budaya yang dimiliki oleh Perusahaan, termasuk Bulu Sipong yang merupakan situs cagar budaya, sehingga dapat dikelola dengan baik secara berkelanjutan untuk mempertahankan nilai-nilai budaya yang ada,” kata Vita Mahreyni.

Selain itu, dalam pengelolaan Bulu Sipong, PT Semen Tonasa bekerja sama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIX, antara lain untuk pemantauan getaran dan udara ambien secara berkala, pengecoran jalan sepanjang 1.800 meter dan penyiraman jalan tambang secara berkala untuk mengurangi debu.

Perusahaan juga mengedukasi karyawan dan masyarakat sekitar tentang pentingnya pelestarian situs prasejarah, memasang rambu dan pembatasan akses dengan pemasangan pagar sepanjang 1.900 meter, serta revegetasi di kawasan konservasi.

Habitat Alami Bagi Beragam Flora dan Fauna

Selain seni cadas purbakala, Taman Kehati dan Geopark Bulu Sipong juga menjadi habitat bagi beragam jenis flora dan fauna dengan Indeks Kehati yang terus meningkat. Hingga 2025, terdapat 25 jenis flora dengan total jumlah tanaman sebanyak 2.898 pohon, di antaranya eboni (diospyros celebica), kayu kuku (pericopsis mooniana), dan bitti (vitex cofassus) yang merupakan tanaman endemik lokal.

Selain flora, Taman Kehati dan Geopark Bulu Sipong juga menjadi habitat alami bagi 41 jenis satwa liar yang terdiri dari 37 jenis burung, 2 jenis primata, serta 1 unggas dan 1 reptil. Adapun total jumlah satwa yang berhasil terpantau hingga 2025 sebanyak 869 ekor, termasuk monyet dare (macaca maura) dan tarsius yang merupakan primata endemik lokal yang dilindungi.

Vita Mahreyni menambahkan, Taman Kehati dan Geopark Bulu Sipong menjadi pelindung bagi keanekaragaman hayati yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem alam. Pada 2025, Taman Kehati dan Geopark Bulu Sipong mencatatkan nilai Indeks Kehati Flora sebesar 1,54, atau naik dari periode 2020 sebesar 1,38. Indeks Kehati Fauna juga tercatat naik menjadi 2,85 dari sebelumnya 2,51 pada 2020.

”Kenaikan nilai Indeks Kehati Taman Kehati dan Geopark Bulu Sipong menunjukkan lingkungan kawasan Bulu Sipong yang semakin asri dan menjadi benteng pelindung bagi kelestarian keanekaragaman hayati dan warisan arkeologi di dalamnya. Atas inisiatif strategis ini, SIG dan PT Semen Tonasa mendapat apresiasi dan kehormatan sebagai narasumber pada forum internasional SPAFA International Conference on Southeast Asian Archaeology and Fine Arts (SPAFACON) 2024 dan Indonesia Geopark Leader Forum 2025 untuk memaparkan program perlindungan situs Bulu Sipong serta program perlindungan Kehati,” ujar Vita Mahreyni. (*)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4, Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat Selengkapnya

Bupati Gresik Kucurkan Bonus Atlet Porprov IX Jatim Rp 9,3 Miliar 

GRESIK,1minute.id  – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan bonus dan penghargaan kepada para atlet, pelatih, asisten pelatih serta official berprestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Rabu, 4 Maret 2026.

Pemkab Gresik menggelontor bonus dan penghargaan sebesar Rp 9,3 miliar. Ratusan atlet pun semringah karena bonus cair sebelum lebaran Idul Fitri. Di Porprov Jatim, kontingen Gresik bertanding di 50 dari 63 cabang olahraga (cabor). Kontingen Gresik meraih torehan 44 medali emas, 37 perak dan 53 perunggu.

Cabang olahraga berhasil meraih medali diantaranya, drumband, senam, renang/akuatik, panjat tebing, atletik, bola voli, hockey indoor, hockey outdoor, dayung, arung jeram, IBCA MMA, dan ski air. Kemudian, cabor bola tangan, triathlon, loncat indah, selam, serta taekwondo. Berikutnya, cabor muaythai, jujitsu, wushu, pencak silat, sepatu roda, karate, sepak takraw, tinju, gateball, binaraga, petanque, kick boxing dan bridge. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi setinggi tingginya kepada seluruh kontingen Gresik. Ia menegaskan bahwa reward yang diberikan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjaga prestasi dan mendorong kemajuan olahraga daerah. 

Ia juga berpesan, agar reward tersebut digunakan dengan bijak yang mendukung masa depan dan prestasi, tidak digunakan untuk yang bersifat konsumtif dan sesaat. Patut di syukuri, di tengah efisiensi anggaran, pemerintah daerah masih melihat bahwasanya ini bentuk dukungan untuk anak anak muda Gresik dalam prestasi. 

“Kita buktikan prestasi tidak hanya di akademik saja tapi bisa kita berikan melalui cabang olahraga. Porprov merupakan gerbang kesuksesan anak muda Gresik dalam menunjukkan prestasinya di bidang olahraga,” harapnya. 

Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik Saifudin Ghozali, menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan hari ini bukan sekedar hadiah. Tetapi merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, disiplin dan pengorbanan atlet, pelatih, asisten pelatih dan official kontingen Gresik. 

Dikatakan, kontingen Kabupaten Gresik dengan kekuatan 716 orang terdiri dari 572 atlet, dan 144 official berhasil berhasil menduduki peringkat ke enam. Ada peningkatan dari Porprov sebelumnya tahun 2023 berada di tingkat ke tujuh. Semoga pada Porprov yang akan datang dapat menaikkan prestasi lebih baik lagi.

“Total bonus yang diberikan pemerintah daerah kepada kontingen Gresik senilai Rp 9,3 milliar. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berlatih lebih keras, berprestasi lebih tinggi, dan menjadi kebanggaan bagi keluarga, daerah serta bangsa,” pungkasnya.

Selanjutnya, penyerahan bonus dilakukan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Asluchul Alif dan diakhiri dengan sesi foto bersama, sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas perjuangan para atlet dan pelatih. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik Kucurkan Bonus Atlet Porprov IX Jatim Rp 9,3 Miliar  Selengkapnya

Barongsai Ramaikan Perayaan Cap Go Meh di Kampung Pecinan, Gresik

GRESIK,1minute.id – Perayaan Cap Go Meh tahun baru Imlek 2577 Kongzili di Klenteng Kiem Hien Kiong Gresik berlangsung meriah dan khidmat. Ratusan pasang mata memenuhi kawasan Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Kiem Hien Kiong yang berada di Kampung Pecinan di Jalan Setiabudi, Gresik pada Selasa malam, 3 Maret 2026.

Masyarakat berjubel untuk menyaksikan pertunjukan barongsai. Warga berbaur dengan warga Tionghoa untuk menikmati hiburan khas tersebut. Tampak hadir di tengah-tengah warga antara lain Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution didampingi Waka Polres Gresik Kompol Shabda Purusha, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, Kasat Intelkam Iptu Bagas Indra Wicaksono, serta Kapolsek Gresik Kota Iptu Muhammad Kevin Ramadhan. 

Mereka disambut oleh Ketua Klenteng Tan Sutanto, Ketua Forum Masyarakat Gresik Pencinta Keberagaman (Formagam) Joko Pratomo, perwakilan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Gresik. Tradisi tahunan bagi warga Tionghoa itu berlangsung aman dan kondusif. Hujan menguyur Kota Santri tak membuat berkurang antusiasme warga untuk menyaksikan Perayaan Cap Go Meh di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik itu.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Pengamanan ini adalah bentuk komitmen Polres Gresik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kegiatan Cap Go Meh dan pentas barongsai berjalan aman, lancar, dan kondusif bagi seluruh warga, baik yang merayakan maupun yang menyaksikan,” ujarnya.

Kehadiran aparat kepolisian dalam memberikan pengamanan menuai apresiasi dari warga Tionghoa. Berkat penjagaan yang profesional dan humanis, rangkaian acara berlangsung tertib meski antusiasme warga cukup tinggi. Perayaan Cap Go Meh di Kota Santri itu pun menjadi gambaran nyata harmonisasi dan toleransi yang terus terjaga di wilayah hukum Polres Gresik. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Barongsai Ramaikan Perayaan Cap Go Meh di Kampung Pecinan, Gresik Selengkapnya

Sosok Rayyan Rabbani, Siswa SD NU 1 Trate Gresik yang Multitalenta, Lukisannya Lolos Open Call Nasional di Vinautism Gallery

GRESIK,1minute.id – Sosok Muhammad Rayyan Rabbani Riyanto yang multitalenta sedang naik daun. Bocah kelas IV International Class Program (ICP) SD Nahdlatul Ulama 1 Trate Gresik ini tidak hanya hafal 2 juz Alquran. Ia juga pandai melukis. Goresan tangan bocah 10 tahun yang mondok di Ponpes Roudlotut Tholibin Islamiyah asuhan KH.Chotib Hambari putra KH.Muhammad Bashori Mansyur berjudul “Laut Darat Udara” turut menyemarakkan pameran Open Call Skala Nasional di Vinautism Gallery di Citraland Surabaya.

Pameran lukisan berskala nasional. Lukisan ukuran 40×50 cm (3 panel) menggunakan Mix Media ini mendapatkan apresiasi dari Torando Tori, Manager Vinautism Gallery. 

Menurut Muhammad Riyanto, ayahanda Rayyan, sejak kecil memiliki hobi melukis, seni Hadrah, Banjari dan Tilawah. “Cuma setahun ini, Rayyan mulai progres suka sket dan mulai pewarnaan pakai pen Acrylic marker dan tempel tempel,” kata Riyanto yang pelukis Kaligrafi Nasional ini pada Jumat, 27 Februari 2026.

Rayyan pun semakin seregep mengikuti kegiatan berkesenian di tingkat kabupaten. “Yang nasional yang pertama. Kalau di tingkat kota juga pernah,” terang Riyanto yang alumnus Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Islamiyah asuhan KH. Muhammad Bashori Mansyur, Tambak Osowilangun, Surabaya ini.

Riyanto mengatakan, karya Rayyan berjudul Laut Darat Udara terdiri tiga panel menghadirkan sebuah dunia penuh warna melalui teknik mix media. Setiap panel bukan hanya gambar, tetapi cerita yang mengalir dari laut, ke daratan, hingga ke udara. Imajinasi sangat luas. “Seolah-olah kita sedang mengikuti perjalanan sebuah petualangan besar yang keluar dari pikirannya yang ceria,” ujar Riyanto. 

Panel kiri: tentang Laut. Panel pertama memancarkan kehidupan bawah laut yang ramai dan penuh kejutan. Dengan latar warna keemasan yang hangat, Rayyan menggambarkan ikan-ikan lucu, ubur-ubur berwajah ceria, kepiting yang bersiul, dan bahkan kapal kecil yang tampak seperti sedang berlayar melintasi dunia warna-warni miliknya. 

Ganggang laut dan makhluk-makhluk kecil lainnya berdansa di antara ombak, seakan semuanya hidup dan bersahabat. “Laut versi Rayyan adalah tempat yang tidak menakutkan, melainkan taman bermain bagi makhluk,” terang Riyanto.

Panel Tengah: Darat. Pada panel tengah ini, jelas Riyanto, Rayyan mengimajinasikan dunia darat tampil sebagai tempat yang penuh sukacita. Warna ungu cerah menjadi latar bagi berbagai hewan dan manusia yang tampak hidup berdampingan. Ada katak besar yang tersenyum, burung-burung mungil, anak-anak yang bermain, hingga keluarga yang tampak menikmati kebersamaan.

“Rumah-rumah kecil, bunga-bunga yang mekar, dan balon berwarna-warni menambah kesan bahwa daratan adalah tempat yang damai dan hangat. Rayyan menggambar semuanya dengan gaya khas anak-anak bebas, jujur, dan penuh kegembiraan,” tegasnya. 

Kemudian panel kanan yakni Udara. Panel terakhir ini, Rayyan seakan membawa kita terbang tinggi ke langit berwarna merah muda cerah. Di sini, Rayyan memenuhi udara dengan pesawat, helikopter, balon udara, roket kecil, hingga makhluk-makhluk terbang yang tampak seakan berasal dari dunia fantasi. 

Anak-anak melayang dengan parasut, burung berwarna-warni membubung, dan UFO imut ikut meramaikan suasana. Langit menjadi panggung bagi petualangan yang tak berujung, menggambarkan betapa bebasnya imajinasi seorang anak ketika membayangkan dunia dari atas.

“Laut Darat Udara” adalah gambaran bagaimana Rayyan melihat dunia: penuh kehidupan, penuh warna, dan dipenuhi hal-hal yang selalu membuatnya penasaran. Bagi Rayyan, setiap tempat adalah ruang bermain, dan setiap makhluk baik yang nyata maupun imajinatif memiliki tempat di dalam ceritanya. Lewat karya ini, ia mengajak kita semua untuk kembali melihat dunia dengan mata seorang anak: sederhana, ceria, dan tak pernah kehabisan keajaiban. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Sosok Rayyan Rabbani, Siswa SD NU 1 Trate Gresik yang Multitalenta, Lukisannya Lolos Open Call Nasional di Vinautism Gallery Selengkapnya

Gresik Menuju Kabupaten Bersih di Indonesia, Bupati Gresik Berikan Apresiasi pada Petugas Kebersihan

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik kembali menorehkan prestasi dengan meraih Penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah – Sertifikat menuju Kabupaten Bersih 2025. Penghargaan itu diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih itu diterima langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Jakarta. Kepulangan orang nomor satu di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik disambut meriah pada Jumat, 27 Februari 2026.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif serta Forkopimda diarak keliling kota dengan becak listrik, mobil listrik karya siswa SMK PGRI 1 Gresik serta kendaraan lainnya. 

Meriah : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kiri) dan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif (kanan) mendapatkan sambutan meriah dari masyarakat dan pelajar dalam Kirab Adipura, Penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih pada Jumat, 27 Februari 2026 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Rute arak-arakan sepanjang 5 kilometer mulai dari Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) jalan Veteran – Jalan Panglima Sudirman dan finish di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Jalan Jaksa Agung Suprapto. Sepanjang rute tersebut ribu pasang mata berjajar di pinggir jalan menyambut Kirab Adipura. 

Penghargaan bidang lingkungan itu menjadi kado istimewa bagi masyarakat Gresik yang sedang merayakan HUT ke-52 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-539 Kota Gresik. HUT Pemkab diperingati setiap 27 Februari sedangkan Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. 

“Ini bukan sekadar penghargaan. Ini adalah pengingat bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari lingkungan masing-masing. TPA sudah kita benahi, formatnya sudah ada. Sekarang kita mulai dari sekolah, minimal 30 menit sebelum masuk kelas untuk bersih-bersih lingkungan,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 27 Februari 2026.

Ia menegaskan, persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan semua elemen. Misalnya, lembaga pendidikan didorong menjadi pusat edukasi pengolahan sampah, masyarakat diminta aktif memilah sampah dari rumah, dan perusahaan diajak turut mendukung

Dalam sektor perizinan perumahan, ia melanjutkan, Pemkab Gresik juga akan mewajibkan penyediaan tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R).

Ia meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik untuk mulai masuk ke pesantren. “Pengelolaan sampah di lingkungan pesantren mulai dianggarkan agar sampah dapat dipilah disana,” harap Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. 

Ia mencontohkan Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu yang dinilai berhasil dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat, termasuk gerakan satu rumah satu biopori. Desa tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi desa lain. Hal serupa juga dilakukan Kelurahan Sukorame, Kecamatan Gresik melalui program kampung proklim. 

“Kedua desa dan kelurahan itu jadi percontohan, dan hari ini kami beri kado dan mendapat bantuan motor pengangkut sampah roda tiga,” ungkapnya.

Kabupaten Gresik, satu dari 35 kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil meraih Penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup. Capaian ini menempatkan Gresik dalam jajaran daerah yang dinilai berhasil membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

APRESIASI PETUGAS KEBERSIHAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik Sri Subaidah mendampingi seorang petugas kebersihan mengangkat Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dalam Kirab Adipura di WEP Gresik pada Jumat, 27 Februari 2026 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ia menjelaskan bahwa salah satu alasan utama Gresik memperoleh penghargaan adalah keberhasilan mengelola sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), yakni energi terbarukan pengganti fosil batu bara yang disinergikan dengan PT Semen Indonesia sebagai off taker. Skema ini menjadikan sampah sebagai sumber daya sekaligus mendukung transisi energi yang lebih ramah lingkungan.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen, terutama dedikasi para petugas kebersihan dan pertamanan yang ada lapangan. “Hari ini kita tidak sekadar membawa penghargaan. Kita membawa penghormatan untuk panjenengan semua yang setiap hari memastikan Gresik tetap bersih,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Sri Subaidah, menuturkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat. “Ini bukan hanya keberhasilan DLH, tetapi hasil kolaborasi pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Dia menjelaskan, penghargaan tahun ini diraih melalui proses penilaian ketat. Dari 420 kabupaten/kota se-Indonesia yang dinilai, tidak ada satu pun daerah yang meraih predikat Pengelolaan Sangat Bersih maupun Pengelolaan Bersih.

“Hanya 35 daerah secara nasional yang meraih predikat Kabupaten/Kota Bersertifikat atau Menuju Kabupaten/Kota Bersih, dan Kabupaten Gresik menjadi salah satunya,” jelas Sri. (*)

Editor  : Chusnul Cahyadi

Gresik Menuju Kabupaten Bersih di Indonesia, Bupati Gresik Berikan Apresiasi pada Petugas Kebersihan Selengkapnya

Kementerian Kebudayaan Menetapkan Kupat Keteg, Rebowekasan, Malam Selawe, Pasar Bandeng hingga Pencak Macan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

GRESIK,1minute.id – Kementerian Kebudayaan menetapkan Ketupat Keteg ; Malem Selawe , Rebowekasan, Pasar Bandeng, hingga Pencak Macan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI).

Sertifikat WBTB diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif pada acara penyerahan apresiasi pelaku budaya, tambahan honorarium juru pelihara dan sertifikat WBTB yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disaprbud) Jawa Timur di Taman Krida Budaya Kota Malang pada Minggu, 22 Februari 2026.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam proses penetapan Kupat Keteg, Rebowekasan, Pasar Bandeng, Malem Selawe hingga Pencak Macan sebagai WBTBI.

Wabup  mengungkapkan, penetapan WBTB ini bukan hanya kebanggaan bagi kita, tetapi juga tanggung jawab besar. Dukungan dari semua elemen masyarakat sangat penting untuk memastikan warisan ini tetap hidup dan berkembang di tengah kemajuan zaman. “Penetapan ini juga menunjukkan betapa kaya dan beragamnya budaya, maupun kuliner khas yang ada di Kabupaten Gresik,” ungkap dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Ia juga menekankan pentingnya menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini. Ia berharap dunia pendidikan dapat mengambil peran aktif dalam mengenalkan sejarah, makna, dan filosofi tradisi kepada generasi muda.

“Dengan ditetapkannya tradisi dan kuliner Gresik ini diharapkan semakin dikenal luas dan tetap lestari sebagai bagian penting dari identitas Gresik, Jawa Timur dan Indonesia,” pungkasnya.

Momentum tersebut bukan sekadar seremoni administratif. Di hadapan kepala daerah, budayawan, seniman, dan tokoh masyarakat yang hadir, Gubernur Jatim Khofifah menegaskan bahwa status WBTBI merupakan amanah moral untuk menjaga keberlangsungan tradisi agar tidak tergerus zaman.

“Warisan budaya tak benda adalah roh dari peradaban kita. Ia membentuk karakter, memperkuat identitas, dan menjadi penuntun arah pembangunan,” tegasnya. Pihaknya mendorong agar sektor kebudayaan ditempatkan sebagai bagian strategis dalam pembangunan daerah. Menurut Khofifah, Potensinya tidak hanya pada aspek pelestarian, tetapi juga dalam mendorong pariwisata, memperkuat ekonomi kreatif. Hingga memperluas diplomasi budaya di tingkat nasional dan internasional.

“Pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku seni, dan generasi muda agar pelestarian budaya tidak berhenti pada simbol, melainkan terus berkembang melalui inovasi kreatif yang tetap berakar pada nilai tradisi,” tandasnya. 

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga mengumumkan kenaikan signifikan pada tunjangan kehormatan bagi para juru pelihara cagar budaya di Jawa Timur. Apresiasi yang diberikan tahun ini oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur meningkat dua kali lipat dibanding sebelumnya. 

Seniman dan pelaku budaya yang semula menerima Rp 500 ribu kini mendapatkan Rp1 jutq. Kenaikan lebih besar menyasar tunjangan operasional juru pelihara cagar budaya, yang melonjak dari Rp550 ribu menjadi Rp 1,5 juta. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kementerian Kebudayaan Menetapkan Kupat Keteg, Rebowekasan, Malam Selawe, Pasar Bandeng hingga Pencak Macan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Selengkapnya

Petrokimia Gresik Istikamah Salurkan Bantuan Operasional sebesar Rp 723 Juta ke-146 Tempat Ibadah dan Lembaga Sosial agar Ibadah Ramadan Lebih Khusyuk

GRESIK,1minute.id –  Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, memberikan bantuan operasional untuk 146 masjid, musala, pondok pesantren (ponpes), dan panti asuhan yang ada di sekitar perusahaan. 

Bantuan senilai Rp 723,5 juta ini didistribusikan tepat di hari pertama puasa Ramadan di Gresik pada Kamis, 19 Februari 2026 untuk mendukung ibadah lebih khusyuk dan nyaman.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob usai penyerahan bantuan secara simbolis menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan secara istakamah setiap bulan Suci Ramadan. Ia berharap dukungan operasional tersebut dapat membantu pelaksanaan ibadah, seperti tarawih, tadarus, maupun salat berjamaah, berlangsung khusyuk dan penuh khidmat.

“Kami menyadari kegiatan di tempat ibadah, baik masjid maupun musala, termasuk di ponpes dan panti asuhan, semakin banyak di bulan puasa ini. Karena itu, Petrokimia Gresik berinisiatif memberikan dana operasional agar para jamaah bisa fokus menjalankan ibadah, dan momen Ramadan pun bisa berlangsung dengan lancar dan penuh keberkahan,” ujar Daconi.

Bantuan tersebut diberikan kepada 17 masjid dan 80 musala di sekitar perusahaan, yaitu di Desa Roomo, Kelurahan Karangpoh, Karangturi, Kroman, Lumpur, Ngipik, Sukorame, Tlogoojok, dan Kelurahan Sukodono. Setiap masjid menerima bantuan sebesar Rp 7,5 juta dan setiap musala sebesar Rp 5 juta. Bantuan juga disalurkan kepada 21 ponpes dan 28 panti asuhan dengan nilai masing-masing sebesar Rp 4 juta.

“Selain memberikan bantuan, melalui program Safari Ramadan kami juga akan mengikuti kegiatan buka puasa dan salat tarawih berjamaah secara bergiliran di masjid-masjid sekitar perusahaan. Tidak hanya melalui bantuan materi, kami juga secara langsung hadir membersamai masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan di sekitar perusahaan,” tandas Daconi.

Ia menambahkan, bantuan ini sekaligus menjadi bentuk terima kasih perusahaan atas dukungan dan doa masyarakat kepada Petrokimia Gresik, sehingga perusahaan dapat menjalankan tugas dari pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pupuk bagi jutaan petani di seluruh Indonesia. Dukungan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama melanjutkan swasembada pangan nasional.

“Petrokimia Gresik sejak berdiri memiliki komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat. Kemajuan perusahaan harus selaras dengan kebermanfaatannya bagi masyarakat. Saya berharap dukungan yang selama ini diberikan bisa terus ditingkatkan untuk ketahanan pangan nasional,” ujar Daconi.

Sementara itu, Didi, perwakilan Masjid Nurul Huda Kelurahan Karangturi, menyampaikan terima kasih atas bantuan operasional yang diberikan Petrokimia Gresik. Dengan dukungan tersebut, takmir masjid dapat menyelenggarakan kegiatan Ramadan lebih meriah dan jamaah beribadah dengan lebih nyaman.

“Terima kasih kepada Petrokimia Gresik yang senantiasa peduli terhadap masjid dan musala di sekitar perusahaan. Bantuan ini rutin diberikan setiap Ramadan. Semoga membawa keberkahan sehingga Petrokimia Gresik semakin tumbuh dan maju,” ujar Didi. (yad) 

Editor : Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik Istikamah Salurkan Bantuan Operasional sebesar Rp 723 Juta ke-146 Tempat Ibadah dan Lembaga Sosial agar Ibadah Ramadan Lebih Khusyuk Selengkapnya

Ratusan Umat Tridharma Rayakan Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Kelenteng Kiem Hien Kiong, Gresik Aman dan Khidmat 

GRESIK,1minute.id – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Gresik berlangsung kondusif dan khidmat. Ratusan umat Tionghoa melakukan doa bersama di TITD Tridharma Kiem Hien Kiong mulai Senin sore hingga Selasa dini hari,  16 -17 Februari 2026.

Menjelang pergantian tahun pukul 12 malam semakin banyak umat tridharma yang mendatangi kelenteng berada di Jalan Setiabudi, Gresik itu. Mereka datang bersembayang dan betdoa bersama di tempat ibadat yang di klaim berdiri sejak 1 Agustus 1153 masehi atau 873 tahun itu. 

Umat yang datang tidak hanya warga Tionghoa di Kota Santri-sebutan lain, Kabupaten Gresik. Akan tetapi, mereka dari berbagai daerah. Surabaya, Semarang bahkan Jakarta. Sebab, di Kelenteng Kiem Hien Kiong ini, selain dianggap tertua. Ada ratusan rupang para dewa yang mereka hormati. Rupang dewa yang paling dihormati diantaranya, Mak Co Thian Sang Sing Bo atau Dewi dan Dewi Kwan in. Rupang Dewa Mak Co Thian Sang Sing Bo diletakkan di bagian tengah altar. Mak Co Thian Sang Sing Bo adalah Dewi Laut.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengunjungi kelenteng itu pada Senin malam, 16 Februari 2026. AKBP Ramadhan disambut oleh Ketua TITD Tridharma Kiem Hien Kiong Tan Sutanto dan pengurus lainnya. 

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah umat Tionghoa di Kabupaten Gresik berjalan aman, nyaman, dan khidmat. Sejumlah personel tampak disiagakan di area klenteng guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.

AKBP Ramadhan Nasution menegaskan, kehadiran Polri bukan sekadar memastikan aspek teknis pengamanan, melainkan juga memperkuat silaturahmi dan komunikasi dengan tokoh agama serta pengurus rumah ibadah.

“Kunjungan ini untuk memastikan pengamanan Tahun Baru Imlek berjalan optimal. Lebih dari itu, kami ingin menjalin komunikasi yang baik dengan para tokoh agama dan pengurus tempat ibadah demi menjaga harmoni serta toleransi di Kabupaten Gresik,” ujar Kapolres di sela peninjauan.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung, sehingga suasana damai dan penuh kebersamaan dapat terus terpelihara.

Ketua Tempat Ibadat Tridharma (TITD) Kiem Hien Kiong Tan Sutanto menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan jajaran kepolisian. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian besar dari Bapak Kapolres dan jajaran. Dukungan ini membuat kami merasa tenang dalam menjalankan ibadah dan merayakan tahun baru,” ungkapnya.

Dengan pengamanan yang terencana dan koordinasi solid antara kepolisian dan pihak internal klenteng, diharapkan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Gresik dapat berlangsung aman, tertib, serta semakin memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Gresik. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Ratusan Umat Tridharma Rayakan Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Kelenteng Kiem Hien Kiong, Gresik Aman dan Khidmat  Selengkapnya

Resmi ! S.Hariyanto & Aminatun Habibah, Jabat Ketua dan Dewan Pembina IKA Unesa Cabang Gresik 

GRESIK,1minute.id – Amanah S.Hariyanto bertambah satu. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik ini kini resmi menjadi sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Negeri Surabaya (IKA UNESA) Cabang Gresik. Dewan Pembina adalah Aminatun Habibah, Wakil Bupati Gresik periode 2020-2024. 

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IKA Unesa Bambang DH bersama 14 pengurus Cabang IKA Unesa periode 2026–2031 di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kampus I Ketintang, Universitas Negeri Surabaya pada Sabtu, 14 Februari 2026.

14 Cabang yakni Malang Raya, Jombang, Sidoarjo, Surabaya, Trenggalek, Jember, Bojonegoro, Tuban, Kediri, Blitar Raya, Yogyakarta, Gresik, Sampang, dan Madiun.

Ketua Umum PP IKA Unesa Bambang DH, menegaskan bahwa keberadaan organisasi alumni harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi almamater, bukan justru menjadi beban. “Saya selalu menekankan kepada seluruh pengurus, terutama di tingkat cabang, bagaimana IKA ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi almamater. Jangan sampai justru menjadi beban,” ujar Bambang usai pelantikan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas atas dukungan terhadap keberlanjutan organisasi alumni, sekaligus kepada para alumni yang bersedia melanjutkan pengabdian melalui kepengurusan IKA.

Menurutnya, potensi sumber daya Unesa sangat besar. Saat ini jumlah mahasiswa mencapai sekitar 70 ribu orang, sedangkan alumninya telah menembus sekitar 140 ribu orang. Potensi tersebut, lanjutnya, harus diterjemahkan ke dalam program-program konkret yang berdampak langsung bagi kemajuan universitas.

“Yang penting sekarang adalah tindak lanjutnya. Apa yang bisa kita lakukan bersama dan kita pakai untuk kemajuan universitas ke depan,” tegasnya. Ia juga menyoroti keberagaman latar belakang alumni Unesa. Meski dikenal sebagai perguruan tinggi keguruan, banyak alumni yang kini berkiprah sebagai pengusaha hingga pejabat publik.

“Ini sebenarnya modal besar. Banyak alumni yang menjadi pengusaha, banyak juga yang menjadi pejabat. Ini bisa memberikan wawasan dan kontribusi nyata bagi almamater,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PP IKA Unesa Lukman Surya, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus cabang yang dilantik. Ia berharap kepengurusan daerah mampu memperkuat jejaring alumni dan berperan aktif mendukung program organisasi.

Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Unesa Muhammad Sholeh, menambahkan bahwa alumni diharapkan dapat memberi kontribusi yang berdampak, sejalan dengan arah kebijakan pendidikan tinggi, serta ikut membantu mahasiswa aktif Unesa, termasuk dalam akses beasiswa di daerah masing-masing.

Di tempat yang sama, Ketua IKA Unesa Cabang Gresik S. Hariyanto menyatakan kesiapannya untuk memimpin IKA Unesa Cabang Gresik. Dirinya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pengurus Pusat IKA Unesa. “Secepatnya kami akan melengkapi kepengurusan sekaligus menggelar Pelantikan IKA Unesa Cabang Gresik,” tandasnya penuh semangat.

Hal senada juga disampaikan Ketua Dewan Pembina IKA Unesa Cabang Gresik, Aminatun Habibah.  Beliau mengucapkan Selamat dan Sukses untuk Pengurus IKA Unesa Cabang Gresik. “Semoga bisa sinergi untuk pembangunan dan pendidikan di Kabupaten Gresik,” tandasnya. 

Berikut Pengurus IKA UNESA CABANG GRESIK 

A . Pembina :

1. Dr. Aminatun Habibah

2. Suhartoko

3. Didik Hendriyono

B. Pengurus 

1. Ketua : Dr. S. Hariyanto

2. Wakil ketua : Mulyono

3. Sekretaris : Dr. Nur Hamidah

4. Bendahara : Nurul Wafiyah (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Resmi ! S.Hariyanto & Aminatun Habibah, Jabat Ketua dan Dewan Pembina IKA Unesa Cabang Gresik  Selengkapnya

Siswa Spring School PT Indospring Tbk bersama SMK PGRI 1 Gresik mulai Pembelajaran Budaya Kerja, Robotika dan Mekatronik 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 36 siswa Spring School PT Indospring Tbk bersama SMK PGRI 1 Gresik mulai mengikuti pembelajaran pada Sabtu, 14 Februari 2026. Opening Ceremony Spring School dibuka oleh Direktur PT Indospring Tbk Bob Budiono di Aula Sekolah. 

Peresmian dilakukan secara sederhana namun penuh haru. Diawali pemasangan atribut secara simbolis. Kemudian, puluhan siswa kelas X itu sungkem dan minta doa kepada orang tua masing-masing agar bisa lancar dalam proses belajar di Spring School ini. 

Siswa Spring School ini merupakan siswa terbaik, hasil dari penjaringan lebih dari 700 siswa di SMK PGRI 1 Gresik. Seleksi berjenjang dilakukan oleh sekolah dan manajemen perusahaan penghasil pegas terbesar di Asia Tenggara yang berpusat di Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu.

Di Spring School PT Indospring ini, siswa akan mendapatkan pembelajaran budaya kerja di industri hingga penggunaan teknologi yang up to date di industri pegas ini selama 3 tahun sejak di kelas X. 

Direktur PT Indospring Tbk Bob Budiono mengatakan, sejak 2013 manajemen PT Indospring berkolaborasi dengan SMK PGRI 1 Gresik membuka Indospring Class bagi siswa kelas XII. Pada 2025, kelas Indospring telah memiliki 15 angkatan. “Tahun ini, kita naikkan menjadi Spring School mulai kelas X,” kata Bob Budiono. 

Selama 3 tahun siswa di Spring School akan mendapatkan pendidikan hard skill dan soft skill. Termasuk budaya kerja di lingkungan industri serta teknologi robotik dan mekatronik. “Materi pembelajaran nanti disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri yang terus berkembang,” kata Bob Budiono juga menjadi sebagai Direktur Spring School PT Indospring Tbk ini. 

Dengan pendidikan selama 3 tahun, Bob Budiono berharap ketika lulus nanti, siswa Spring School bisa siap kerja di industri. “Kami ingin jadi center excellence. Kenalkan dunia robot dan lainnya kepada siswa,” tegas Bob Budiono.

Opening Ceremony Spring School dihadiri oleh Dian Oktaviana, Kepala Seksi Sekolah Menengah Kejuruan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik,  Juyana, Wakil Ketua Bidang SDM dan Ketenagakerjaan Kadin Gresik dan Industrial Relation Manager PT Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy. Serta para wali murid siswa kelas Indospring.

Sementara itu, Kepala SMK PGRI Gresik Arief Susanto menyebut Spring School adalah kelas istimewa. Sebab, bisa lolos seleksi masuk Spring School ini, siswa kelas X menjalani seleksi ketat. 

Tahap pertama, diikuti sebanyak 700 lebih siswa kelas X. Guru melakukan seleksi menyaring menjadi 200 siswa. Tahap berikutnya, manajemen PT Indospring, perusahaan pegas terbesar di Asia Tenggara menjaring 70 siswa kemudian disaring lagi menjadi 36 siswa. 

“Jadi siswa Spring School PT Indospring ini adalah anak-anak yang memiliki kompetensi yang baik,” ujarnya. Meski kelas istimewa, biaya pendidikan tetap sama dengan siswa kelas X lainnya. Bahkan ada 7 dari 36 siswa Spring School yang gratis. Mereka anak yatim piatu dan duafa. “Tolong belajar sungguh-sungguh jangan sekali kali melanggar,” katanya.

Arief melanjutkan untuk pembelajaran siswa Spring School ini, sekolah telah membeli dua unit robot karena nanti ada mekatronik. “Ini gurunya masih belajar.  Saya datangkan guru dari luar. Selain itu, sekolah juga telah pesan 3 unit robotik dari luar negeri,” tegasnya. Ia berharap kelak siswa Spring School PT Indospring Tbk ini bisa menjadi siswa bisa dibanggakan orang  tua dan sekolah. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Siswa Spring School PT Indospring Tbk bersama SMK PGRI 1 Gresik mulai Pembelajaran Budaya Kerja, Robotika dan Mekatronik  Selengkapnya