Jelang Musyda PDM Dan Aisyiyah Gelar Lomba Merawat Jenazah Bagi Milenial 

GRESIK,1minute.id – Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Gresik mengadakan lomba merawat jenazah. Lomba tata cara merawat jenazah terdiri dari memandikan, mengkafani dan mensalatkan jenazah diikuti oleh 32 regu kepanduan penghela. 

Lomba kepanduan dalam  menyemarakkan Musyawarah Daerah ke-11 Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah yang akan dihelat 18-19 Februari mendatang.

Sejumlah peserta yang merasa nderedeg saat mengikuti lomba. Maklum, mereka kali pertama mengikuti kegiatan ini. Apalagi bila membayangkan tentang kematian.

Muhammad Ar Rafi, siswa kelas 4 SMA Muhammadiyah 4 Sidayu mangaku sempat grogi saat proses pemandian jenazah yang menggunakan boneka sebagai pengganti jenazah. “Saat memandikan jenazah tadi saya kepikiran tentang kematian, sehingga agak gugup,” ujar Ar Rafi usai mengikuti lomba di Musala Bukit Pendil Bungah Gresik pada Sabtu, 11 Februari 2023.

Namun setelah mengikuti serangkaian kegiatan perlombaan, Ar Rafi mengaku sangat senang. Sebab, ia menganggap kegiatan memandikan jenazah sangat berguna kelak. Ar Rafi mengatakan mengikuti lomba merawat jenazah merupakan pelajaran terbaik untuk dirinya dan teman-temannya, karena dia yakin kegiatan lomba tersebut sangat bermanfaat untuk dirinya sebagai generasi muda yang akan menggantikan orangtuanya yang saat ini sudah biasa merawat jenazah.

“Saya yakin lomba ini sebagai model regenerasi dalam merawat jenazah di masyarakat, dan kami buktikan anak milenial juga bisa melakukan hal-hal yang tidak biasa,” tegas Ar Rafi.

Sementara itu, juri lomba M. Maftuh mengatakan bahwa kualitas peserta sangat bagus. Dari evaluasi kepesertaan, katanya,  melihat kualitas peserta sangat bagus mereka mampu melakukan proses perawatan jenazah secara runut dan tepat.

“Saya awalnya ragu apakah mereka bisa cekatan ternyata saya melihat hampir semua peserta bisa melakukannya dengan baik dan ini sebuah kemajuan bagi kaum milenial bahwa mereka juga bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah mereka pikirkan yaitu merawat jenazah,” jelas Maftuh yang juga Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik itu dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Sabtu, 11 Februari 2023

Maftuh berharap para generasi milenial ini bisa teridentifikasi didaerahnya sebagai generasi yang nantinya bisa menggantikan orangtuanya yang saat ini biasa melakukan perawatan jenazah di daerah masing-masing. “Ini bagus, mereka yang ikut lomba ini bisa terpantau oleh daerahnya, seperti pihak desa untuk bisa diikutkan dalam kegiatan perawatan jenazah,” ujar Maftuh.

Sebelumnya, Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Gresik menggelar Perkemahan Besar Pandu Pengenal dan Penghela. Kegiatan untuk menyambut Musyawarah daerah (Musyda) ke- 11 Muhammadiyah dan Aisyiyah Gresik ini dibuka pada Jumat, 10 Februari 2023. Kegiatan diikuti oleh 24 qobilah SD/MI, 16 qobilah SMP/MTS, dan 14 qobilah SMA/Madrasah Aliyah/SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik.

Acara yang digelar di Bumi Perkemahan Gunung Pendil Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik ini diikuti 1026 siswa. Selain lomba merawat jenazah gelaran perkemahan besar HW tersebut juga mengadakan lomba baris-berbaris, pionering dan lomba inovasi siswa (yad)

Jelang Musyda PDM Dan Aisyiyah Gelar Lomba Merawat Jenazah Bagi Milenial  Selengkapnya

Memanah Lomba terfavorit di Cerita Pandu Athfal Pra Musda PDM Gresik

GRESIK,1minute.id –  Memanah menjadi olahraga favorit peserta Ceria Pandu Athfal (CPA) yang diselenggarakan dalam rangkaian pra Musyawarah pimpinan daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah kabupaten Gresik ke XI. Acara yang diselenggarakan di lapangan Gembus Bungah Gresik ini dibuka oleh Hilmi Aziz, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik dengan pelepasan balon pada Sabtu, 4 Februari 2023.

Hadir pula dalam pembukaan acara Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur Muhammad Harun, Bendahara PDM Gresik M Maftuh, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Gresik Dodik Priyambada, dan Kepala Desa Bungah Subakir.

Dalam sambutannya, Hilmi menyampaikan bangga dengan antusiasme para peserta. “Semoga seluruh peserta bisa mengikuti acara dengan sempurna, sehat wal afiat sampai selesai,” ujarnya. Ceria Pandu Athfal (CPA) merupakan rangkaian acara pra Musyawarah Daerah (Musyda) Ke-11 Muhammadiyah Kabupaten Gresik. 

“CPA ini dikhususkan hanya untuk siswa kelas I sampai IV dengan tujuan melatih beberapa keterampilan,” ungkapnya. Ceria Pandu Athfal ini diikuti oleh 496 siswa dari 28 sekolah/ madrasah Muhammadiyah seluruh Gresik.

Ketua Pelaksana CPA Muflih Arifian menyampaikan, peserta terbagi menjadi 32 kuntum (regu) putra dan 30 putri. “Setiap kuntum dari masing-masing sekolah terdiri 8 siswa. 2  siswa mengikuti lomba individu,” jelasnya. Lomba antar kelompok terdiri dari 4 zona perlombaan, yaitu zona biru tua untuk lomba meniti bambu, zona biru muda untuk lomba kim bau, zona hijau untuk lomba talang emas, dan zona oranye untuk lomba memanah.

Menurut Arifian dari sekian banyak lomba yang ada, lomba memanah menjadi jenis lomba yang paling favorit di acara ceria pandu Athfal kali ini. “Memanah menjadi pusat perhatian baik peserta maupun pendamping dan orang tua yang hadir, karena dari memanah dibutuhkan konsentrasi, tenaga dan keseimbangan diri.” Ujar Fian.

Sementara itu, Moh Dafin Wahyu siswa MI Islamiyyah Muhammadiyah Mojopetung yang juara 2 dalam lomba memanah mengaku senang, karena ini merupakan prestasi pertamanya. “Senang dapat juara 2, walaupun beregu tapi saya dan teman-teman puas,” ujar Dafin usai menerima piala. Sedangkan untuk lomba individu terdiri dari tahfidh dan bina qiroah, mewarnai, serta melipat baju. (yad)

Memanah Lomba terfavorit di Cerita Pandu Athfal Pra Musda PDM Gresik Selengkapnya

Petrokimia Gresik Bekali 44 Mahasiswa Bestro Pelatihan Entrepreneurship & Mental Health 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik anak usaha Pupuk Indonesia membekali puluhan mahasiswa BESTRO dengan softskill “Entrepreneurship & Mental Health”, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul bagi masyarakat Gresik di masa depan. 

Pelatihan softskill yang dikemas melalui program “Welcoming BESTRO” ini dilaksanakan di Gresik, Jawa Timur, selama dua hari, baru-baru ini. 

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Budi Wahju Soesilo mengatakan bahwa Petrokimia Gresik dalam menjalankan operasional bisnis tidak hanya berfokus dalam menghasilkan produk dan layanan Solusi Agroindustri terbaik, tetapi juga berkomitmen untuk memajukan SDM di tanah air khususnya di Gresik melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), salah satunya melalui jalur Beasiswa Petrokimia Gresik atau yang lebih dikenal dengan nama ‘BESTRO’.

“Menciptakan penerus generasi Gresik yang unggul dan tangguh dalam menghadapi segala tantangan serta perubahan di masa depan, harus dipersiapkan dari sekarang. Karena itu, fasilitas yang diberikan Petrokimia Gresik melalui BESTRO ini komprehensif, mulai dari beasiswa sejak tahun pertama Pendidikan sampai dengan kelulusan bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi asal Gresik, serta memberikan pembekalan softskill, kemudahan untuk magang dan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Petrokimia Gresik,” tandas Soesilo pada pembukaan acara menyampaikan.

Pembekalan kali ini, diikuti oleh 44 mahasiswa S1 program BESTRO angkatan 2019 – 2022. Mahasiswa ini berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Para peserta mendapatkan materi mengenai pengalaman dan apa yang dibutuhkan dalam menjalani kuliah S2 di luar negeri oleh Enta Fadila Tapisah, seorang content creator travel dan edukasi lulusan University of Glasgow, Skotlandia.

Pemateri berikutnya adalah Indra Rinaldy dan Siti Sholikah,  owner Panda Lovely Grup. Sebagai couplepreneur, keduanya berhasil mengembangkan bisnis rumahan menjadi cosmetic company store yang saat ini memiliki 11 cabang di Jawa Timur. Tips-tips membangun usaha dan menjaring relasi diberikan sebagai modal menjadi entrepreneur bagi penerima BESTRO.

Pada hari kedua, materi talkshow diisi oleh dr. Hafid Algristian, Sp.KJ. ia merupakan psikiater dan dosen yang aktif dalam mendukung kesehatan mental generasi muda.Tidak hanya dibekali dengan materi, pada acara ini peserta dibimbing membuat project atau aksi sosial dengan melalui program “Youth Action by BESTRO”.

“Para pembicara yang dihadirkan memiliki pengalaman dan ilmu yang menginspirasi. Hal ini harus diserap oleh mahasiswa BESTRO untuk selanjutnya bisa direalisasikan dalam sebuah kegiatan nyata. Para mahasiswa harus bisa menerapkan ilmu yang didapatkan pada saat mengabdi di tengah masyarakat nanti,” ujar Soesilo.

Sementara salah satu mahasiswa BESTRO sekaligus peserta pembekalan, Meriana Dwi Jayanti mengaku bersyukur bisa mendapatkan kesempatan menerima BESTRO. Mengingat benefit yang dirasakannya sangat banyak, mulai dari biasiswa biaya pendidikan dan biaya hidup, berbagai pelatihan peningkatan softskill, kesempatan terlibat dalam social project, serta kemudahan dalam proses pengajuan magang.

“Tentu beasiswa ini sangat memotivasi saya untuk berprestasi di bangku kuliah. Petrokimia Gresik memberikan kebebasan penuh kepada penerima BESTRO, apakah melanjutkan pendidikan lebih tinggi saat lulus S-1, atau bekerja dimanapun,” tandas mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jurusan Ilmu Komunikasi itu.

BESTRO S1 telah dijalankan oleh Petrokimia Gresik sejak tahun 2012. Sampai dengan saat ini penerima program BESTRO sebanyak 139 orang. 94 orang diantaranya telah menyelesaikan kuliah S1.

“Dengan akses pendidikan yang baik, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima BESTRO sehingga nantinya kesejahteraan dapat meningkat. Lulusannya pun bisa menjadi pemimpin Gresik masa depan yang unggul dan inspiratif,” tutup Soesilo. (yad)

Petrokimia Gresik Bekali 44 Mahasiswa Bestro Pelatihan Entrepreneurship & Mental Health  Selengkapnya

Wabup Gresik Tegaskan Komitmen Pemerintah untuk Guru Madin karena Mendidik Siswa Berakhlakul Karimah 

GRESIK,1minute.id – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik melantik pengurus Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Gresik pada Rabu, 1 Februari 2023. Pelantikan di Aula Masjid Agung Gresik dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Jatim  Husnul Marom, Ketua Umum DPW FKDT Jatim KH. Nasrul Mawarzi, Ketua PCNU Gresik KH. Mulyadi, dan Kepala Kantor Kemenag Gresik M Ersat serta Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan seluruh guru Madrasah Diniyah (Madin) se-Kabupaten Gresik.

FKDT adalah wadah yang dibentuk oleh penyelenggara diniyah takmiliyah sebagai ajang komunikasi, sekaligus bertukar informasi antar penyelenggara diniyah takmiliyah dan peeningkatan mutu madin. Diniyah Takmiliyah adalah madrasah diniyah yang telah mendapatkan legalitas dari kementerian agama untuk menyelenggarakan pendidikan Agama Islam sebagai pelengkap pendidikan umum. 

Jenjang pendidikan Madrasah Takmiliyah pun sama dengan jenjang pendidikan sekolah pada umumnya. Awaliyah untuk tingkat SD diselenggarakan selama 6 tahun, Wustho untuk tingkat SLTP dengan masa belajar 3 tahun.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun menitipkan pesan kepada jajaran pengurus DPC FKDT Gresik yang baru dilantik.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan selamat atas dilantiknya DPC yang baru. Kita menitip pesan agar Diniyah dan Takmiliyah bisa diurus dengan amanah dan menjadi barokah untuk semuanya. Selain itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh ustadz dan ustadzah yang selama ini sudah memberikan pendidikan agama yang baik kepada seluruh anak-anak kita di Kabupaten Gresik,” ungkap Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Bu Min kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk selalu memberikan support kepada seluruh guru serta ustadz dan ustadzah. “Kami senantiasa memikirkan panjenengan semua. Karena kami sadar bahwa panjenengan semua inilah yang menopang dan menjadikan sumber daya manusia Kabupaten Gresik menjadi berkualitas dan berakhlakul karimah,” tegas Wabup berlatar pendidik ini. (yad)

Wabup Gresik Tegaskan Komitmen Pemerintah untuk Guru Madin karena Mendidik Siswa Berakhlakul Karimah  Selengkapnya

761 Siswa dan Guru SMP Negeri 2 Gresik Mengikuti Sosialisasi Tips Bijak Bermedsos 

GRESIK,1minute.id – Perkembangan teknologi begitu cepat. Khususnya media sosial (Medsos) seperti Facebook, Twitter, Instagram dan Tiktok. Dari total populasi masyarakat Indonesia sebanyak 274,9 juta jiwa, pengguna aktif media sosialnya mencapai 170 juta orang.

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari media sosial. Namun di balik manfaat media sosial itu, terdapat juga dampak negatif dan merugikan diri sendiri, bila tidak bijak dalam bermedia sosial. Seperti terjadinya perundungan dan lainnya. Adagium “mulutmu harimaumu kini berganti jarimu harimaumu”.

Menyikapi hal tersebut UPT SMPN 2 Gresik  melaksanakan kegiatan sosialisasi bijak dalam bermedia sosial kepada para pelajar di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu pada Senin, 30 Januari 2023. Sosialisasi Bijak Bermedsos ini diikuti seluruh siswa dan guru berjumlah 761 orang. 

Sosialisasi menghadirkan dua pembicara yakni Lokeswari Irma Wardani dan Ratna dari UPT Dinas Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan dan Anak (KB PPA) Gresik. Mereka memberikan tips kepada insan UPT SMP Negeri 2 Gresik cara menghindari pergaulan salah di medsos sehingga para siswa tidak mudah percaya dengan ajakan yang tidak baik di medsos.

SERIUS TAPI SANTAI: Ratusan siswa dan guru serius mengikuti sosialisasi bijak bermedsos di halaman UPT SMP Negeri 2 Gresik pada Senin, 30 Januari 2023 ( Foto: UPT SMP Negeri 2 Gresik for 1minute.id)

Menurut kedua pembicara itu, mewanti-wanti kepada siswa dan guru menghindari berbagi informasi pribadi. “Banyak sekali masalah yang timbul dari sekadar berbagi informasi pribadi di media sosial. Umumnya informasi ini digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya. 

Karenanya, penting bagi anak dan keluarga untuk tidak berbagi informasi pribadi di media sosial. Seperti nama asli, alamat rumah, alamat kantor, nomor ponsel bahkan foto-foto keluarga hingga jadwal-jadwal pribadi. Apabila Anda ingin berbagi foto keluarga atau alamat rumah dan sebagainya yang benar-benar bersifat pribadi, Anda bisa mengubah settingan atau setelan akun media sosial menjadi privacy dan hanya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu.

“Hal ini lebih aman daripada Anda berbagi informasi begitu saja dan bisa dilihat oleh ribuan bahkan jutaan orang yang Anda pun belum tentu kenal dengan mereka,” imbuhnya. Yang kedua, pilih postingan yg bermanfaat

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim berpesan kepada peserta didik untuk menggunakan media sosial dengan baik. “Bermedsos yang positif,” pesan Salim. (yad)

761 Siswa dan Guru SMP Negeri 2 Gresik Mengikuti Sosialisasi Tips Bijak Bermedsos  Selengkapnya

Bupati Gresik Resmikan Gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik, Sekolah untuk Pemerataan Pendidikan

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik pada Senin, 30 Januari 2023. Ratusan siswa pun semringah. Karena telah memiliki gedung sendiri berada di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

Gedung sekolah baru menambah panjang jumlah gedung sekolah yang di bangun oleh Pemkab Gresik. Dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ada dua gedung sekolah negeri yang berdiri di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.Sebelumnya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang meresmikan gedung UPT SMP Negeri 33 Gresik pada 1 Maret 2022.

Gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik ini berdiri diatas lahan seluas 6.567 meter persegi (m²). Gedung sekolah dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022 sebesar Rp 8,05 miliar. Anggaran tersebut untuk pembangunan konstruksi, 10 ruang kelas, 4 ruang guru atau kantor dan 6 toilet. Saat ini, UPT SMP Negeri 34 Gresik telah memiliki 258 siswa, yakni Kelas VII dan VIII. 

“Prasasti lembaga pendidikan. Semoga tempat ini perlu berkah bagi anak utk mencari ilmu,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani diampuni ratusan siswa, wali murid dan para undangan saat mengawali sambutannya pada Senin, 30 Januari 2023. Tampak hadir dalam peresmian gedung SMP Negeri 34 Gresik yang temboknya dominasi warna hijau itu, adalah anggota Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda, Ketua Dewan Pendidikan Gresik Syaiful Kirom, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto serta perwakilan kepala sekolah itu terasa meriah. 

SAPA SISWA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyapa siswa UPT SMP Negeri 34 Gresik usai peresmian gedung sekolah tersebut pada Senin, 30 Januari 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan kenapa sekolah ini dibangun? Bupati termuda di Kabupaten Gresik itu menceritakan asal muasalnya. Suatu hari, cerita Gus Yani bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah naik odong-odong keliling Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS). Ia lalu berhenti di sebuah warung kopi dan dicurhati para orang tua bahwa di perumahan tidak ada sekolah. “Nah, hari ini (Senin,30/1/2023,Red) menjawab kebutuhan, keinginan masyarakat,” katanya. 

Hadir gedung baru, imbuhnya, tidak ada akan berpengaruh terhadap keberadaan lembaga swasta lainnya di Desa Suci, Kecamatan Manyar ini. Meskipun di desa Suci ini, sudah berdiri pondok pesantren (Ponpes) Daruttaqwa, Ponpes Mambaus Sholihin dan lainnya. “Insya Allah akan tumbuh bersama-sama,” ujarnya dan diamini para undangan. 

Sebelumnya berdirinya UPT SMP Negeri 34 Gresik ini sebanyak 258 siswa nunut belajar di SDN Suci. “Ini tentu memprihatinkan,” ujarnya. Ia menegaskan pembangunan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya. “Pembangunan tidak boleh macet sampai disini. Nanti akan terus dilanjutkan tahun ini,” tegasnya. Pemkab Gresik melalui APBD 2023 kembali menganggarkan kelanjutan pembangunan di SMP Negeri 34 Gresik sebesar Rp 900 juta. “Anggaran itu untuk pembangunan pagar dan 8 ruang kelas,” katanya. 

Pembangunan gedung juga bisa dilakukan menggunakan pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Gresik. Pembangunan yang berkelanjutan ini. “Ini masih panjang. Ruang laboratorium, perpustakaan dan musala juga belum ada. Berprogres itu lebih nikmat, lebih barokah,” ujarnya. Selama ini, Gus Yani mengaku prihatin karena masih banyak kondisi bangunan sekolah negeri yang sudah tua. Bahkan, umur genteng gedung lebih tua dari usia Bupati Gresik yang menginjak 37 tahun itu.

“Sekolah negeri adalah anak kandung terasa anak tiri Genteng, usuk e lebih tua dari umurnya Bupati,” seloroh Gus Yani. Padahal ilmu, kata Gus Yani mengibaratkan sebuah perahu. “Untuk mencapai tujuan harus dibekali oleh ilmu,” katanya. 

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengatakan peresmian gedung SMP Negeri 34 Gresik bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Gresik. PPDB menggunakan sistem zonasi, sehingga pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan pemetaan sesuai zona sehingga bisa melayani masyarakat dengan baik. “Gedung ini juga sebagai komitmen pemerintah melakukan pemerataan pendidikan dasar di Gresik,” kata Washil. 

Pembangunan gedung SMP Negeri 34 Gresik menggunakan APBD 2022 sebesar Rp 8.052.530.604. “Anggaran itu digunakan pembangunan konstruksi dan fasilitas gedung sebanyak 10 ruang kelas dan 4 kantor,” katanya. 

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda melanjutkan berdirinya gedung SMP Negeri 34 Gresik sangat dibutuhkan masyarakat. “Karena di PPS ini, populasi jumlah penduduk mencapai lebih 7 ribu jiwa,” tegasnya. 

Sedangkan, Zulfikar Reza Saputra, tidak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya. Sebab, selama 1,5 tahun ini untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar nebeng di SDN Suci. “Saya merasa tidak enak. Seperti masih SD terus. Sekarang saya senang karena sudah memiliki sekolah sendiri,” katanya. (yad)

Bupati Gresik Resmikan Gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik, Sekolah untuk Pemerataan Pendidikan Selengkapnya

Petrokimia Gresik Resmikan Musala dan TPQ Korban Erupsi Gunung Semeru Pun Semringah

GRESIK,1minute.id – Puluhan anak belasan tahun itu semringah. Sebab, mereka kini bisa mengaji dan salat dengan khusyuk. Sebab, Petrokimia Gresik telah menyelesaikan pembangunan TPQ dan Musala bagi anak-anak korban erupsi Gunung Semeru itu.

Petrokimia Gresik melalui Unit Pengumpul Zakat – Badan Amil Zakat Nasional (UPZ Baznas) Petrokimia Gresik membangun Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan Musala An Nur di Dusun Sidorejo, Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Peresmian dilakukan oleh Ketua UPZ Baznas Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, baru-baru ini.

Terpisah, Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, TPQ dan Musala An Nur merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemulihan korban erupsi Gunung Semeru. “Saat ini para korban erupsi Gunung Semeru sudah mulai menempati huntap yang dibangun oleh Pemerintah. Dalam kawasan relokasi tersebut sebenarnya sudah dilengkapi sarana ibadah. Tapi karena jumlah korban ribuan, tentu mereka membutuhkan lebih banyak lagi fasilitas. Musala ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami untuk para korban, disamping bisa dimanfaatkan juga oleh anak-anak lainnya yang ada di Desa Sumbermujur,” ujar Dwi Satriyo dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Selasa, 24 Januari 2023.

Petrokimia Gresik dalam pembangunannya bersinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Sumbermujur. Sehingga bantuan yang disalurkan tepat sasaran. Adapun nilai bantuan musala yang disalurkan senilai Rp124 juta. “Musala tersebut sebenarnya sudah ada sebelumnya. Tapi bangunannya sudah rapuh, bagian atap sudah lapuk dan bocor, plafon sudah banyak yang anjlok, jadi tidak aman dipakai. Berdasarkan diskusi dengan Pemerintah Desa, maka diputuskan untuk membangun kembali musala tersebut. Alhamdulillah sekarang sudah bisa dimanfaatkan,” tandasnya.

TPQ dan Musala An Nur sebelumnya sudah aktif dimanfaatkan oleh warga, mulai dari salat berjamaah dan menjadi tempat belajar mengaji Quran bagi 40 anak di sekitarnya. Saat ini Pemdes Sumbermujur juga telah membantu sosialisasi kepada para korban penghuni huntap agar anak-anak mereka bisa menempuh pendidikan agama di Musala An Nur.

“Meskipun Sumbermujur jauh dari wilayah operasional kami, bantuan ini merupakan wujud kepedulian Petrokimia Gresik yang merupakan Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur, sekaligus anggota holding dari Pupuk Indonesia. Semoga dengan berbagai bantuan kepedulian yang diberikan bisa mempercepat pemulihan para korban dan kembali seperti sedia kala,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Resmikan Musala dan TPQ Korban Erupsi Gunung Semeru Pun Semringah Selengkapnya

227 Mahasiswa KKN UQ Wujudkan Desa SIAP, Desa Melek Teknologi 

GRESIK,1minute.id – Teknologi informasi berkembang begitu cepat. Desa harus berbenah. Lebih modern. Warga Desa semakin melek teknologi.  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui sistem informasi administrasi publik (SIAP), salah satu program Nawa Karsa di tingkat desa terus digeber. 
Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, 

salah satu target Desa SIAP adalah mempersiapkan warganya untuk lebih siap dengan teknologi. “Dengan program Desa SIAP, kita inginkan di Kabupaten Gresik punya satu data yang terintegrasi. Nah ini semua harus dimulai dari desa. Karena yang bertugas memasukkan data awal adalah dari desa,” kata Wabup Aminatun Habibah di depan peserta kuliah kerja nyata (KKN) dan para dosen Universitas Qomaruddin pada Minggu, 22 Januari 2023.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah melanjutkan, nantinya akan ada program yang berkaitan dengan kondisi sosial dan kesehatan. Seperti penyamaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di desa dengan Dinas Sosial (Dinsos), dan upaya dalam penurunan stunting.

“Karena DTKS akan sangat berpengaruh dalam pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sehingga, nanti dapat membantu dalam pencegahan dan penanganan stunting saat ini,” imbuh Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu.

Oleh karenanya, Bu Min berharap agar program kerja tersebut dapat berkelanjutan.Kedepannya, dia juga  mengharapkan agar KKN UQ dapat merambah ke Pulau Bawean. Menurutnya, kehadiran para mahasiswa UQ akan sangat bermanfaat bagi warga yang berada di 180 mil laut dari Kota Gresik itu.

“Saya harapkan kedepannya (KKN UQ) dapat pergi ke Pulau Bawean. Karena desa di sana sangat membutuhkan kehadiran para mahasiswa. Ditambah kondisi sosial di sana itu sangat religius, jadi cocok dengan Universitas Qomaruddin,” ujar wabup berlatar pendidik itu. 

Program KKN UQ kali ini diikuti 277 peserta. Mereka akan disebar di beberapa kecamatan. Yakni, 3 desa di Kecamatan Sidayu, 5 desa Kecamatan Bungah, 2 desa Kecamatan Manyar, dan 4 desa Kecamatan Glagah, Lamongan.

Program kerja yang difokuskan tahun ini meliputi lima hal, yaitu, pendidikan lingkungan dan kesehatan ; organisasi dan kepemudaan ; sosial ekonomi dan kewirausahaan ; lingkungan dan kesehatan dan teknologi tepat guna.

Untuk mendukung semua itu, dalam pembekalan kali ini, menghadirkan Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat desa (PMD) Gresik Abu Hasan dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah. Mereka akan memberikan materi terkait topik yang dibutuhkan dalam pelaksanaan KKN Februari mendatang. (yad)

227 Mahasiswa KKN UQ Wujudkan Desa SIAP, Desa Melek Teknologi  Selengkapnya

Jajal Ketangguhan Motor Listrik Karya Siswa, Wabup Aminatun Habibah Pun Kepincut Membeli Darussalam Bismar e-bike 

GRESIK,1minute.id – SMK YPPI Darussalam 1 Cerme melaunching Darussalam Bismar e-bike pada Kamis, 19 Januari 2023. Darussalam Bismar e-bike ini merupakan bentuk teaching factory (TEFA) SMK Darussalam 1 bekerja sama dengan PT. Indobismar Surabaya.

Darussalam Bismar e-bike mencakup pelayanan pada bidang perakitan, penjualan, dan service sepeda motor listrik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang meresmikan Darussalam Bismar e-bike. 

Wabup Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi berdirinya Darussalam Bismar e-bike. Sebab, kali pertama SMK di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik berharap berdirinya Darussalam Bismar e-bike menjadi virus positif bagi sekolah kejuaraan lainnya. 

Lewat TEFA, kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah, anak didik bisa mendapatkan kesempatan untuk mempelajari keahlian yang aplikatif sehingga bisa diterapkan begitu lulus sekolah.

“SMK saat ini menjadi harapan dari Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menjadi generasi yang kompeten di bidang masing-masing,” ujar Bu Min. Ia menilai, jika tujuan dari kerja sama tersebut untuk membentuk kemandirian bagi siswa itu sangat bagus. Dengan menerapkan ilmu yang didapat dari sekolah, anak didik bisa berlatih melakukan praktik dan bisa mengaplikasikan begitu sudah lulus.

Lebih lanjut, Bu Min menegaskan bahwa kerja sama lintas sektoral semacam ini, merupakan upaya besar Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Sebagai informasi, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Gresik sudah mengalami penurunan 1 persen dari 8% menjadi 7%. Oleh karenanya, dirinya berharap virus baik seperti yang dilakukan SMK Darussalam 1 Cerme ini bisa menular ke sekolah-sekolah lain.

“Percepatan-percepatan ini mudah-mudahan didukung oleh sekolah yang ada di kabupaten Gresik, terutama sekolah vokasi. Di Gresik saat ini juga sudah ada Rumah Vokasi, semuanya bertujuan menjadikan anak-anak kita menjadi anak-anak yang kompeten dan siap bekerja atau berwirausaha,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.

Sementara itu Ketua YPPI Darussalam Cerme Syaiful Kirom menaruh harapan dengan adanya kerja sama dengan perusahaan-perusahaan, bisa membawa manfaat bagi para siswa. Terkait  Darussalam Bismar e-bike yang dilaunching Syaiful menegaskan bahwa kompetensi para siswa sudah mumpuni dari proses perakitan hingga pelayanan service.

“Ini salah satu keunggulan kita, semuanya dari perakitan, hingga mekanik service siap dikerjakan oleh anak-anak,” katanya. Pada kesempatan itu, Wabup Aminatun Habibah menyempatkan untuk menjajal ketangguhan sepeda listrik dari Darussalam Bismar e-bike. Dan, Wabup Aminatun membeli satu sepeda listrik untuk digunakan sehari-hari. (yad)

Jajal Ketangguhan Motor Listrik Karya Siswa, Wabup Aminatun Habibah Pun Kepincut Membeli Darussalam Bismar e-bike  Selengkapnya

2018: Ruang SDN 26 Gresik Ambruk Di Sapu Angin Puting Beliung, 2023 : Dispendik Anggarkan Pembangunan 

GRESIK,1minute.id – Ratusan sarana pendidikan tidak memadai. Rusak ringan hingga berat. Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menganggarkan pembangunan Rp 5 milar dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Gresik pada 2023. Dan, dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 14 miliar. 

Diantaranya, sarana pendidikan yang rusak berat yang bakal dibangun adalah SDN 26 Gresik di Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.  Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik Herawan Eka Kusuma ketika dikonfirmasi 1minute.id membenarkan rencana pembangunan SDN 26 Gresik. “Iya dianggarkan tahun ini. Tapi kecil hanya Rp 200 jutaan,” kata Herawan pada Rabu, 18 Januari 2023. Anggaran tersebut, imbuhnya, untuk pembangunan satu ruangan.

SDN 26 Gresik berada di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas ini berdiri pada 1948 dengan nama SDN Prambangan. Pada 2019, namanya berganti menjadi UPT SDN 26 Gresik. Di sekolah yang dipimpin oleh Sunardi itu terdapat 3 ruangan yang hancur karena di sapu angin puting beliung pada 2018. 

Tiga ruangan itu rata dengan tanah. Selama 4 tahun tidak mendapatkan kucuran anggaran pembangunan membuat ruangan tersebut ditumbuhi tanaman perdu. Kondisi sangat mengenaskan. 

Terpisah, Kepala UPT SDN 26 Gresik Sunardi mengatakan pihaknya telah mengusulkan perbaikan kepada Dinas Pendidikan Gresik. “Semoga tahun ini, ada upaya pembangunan ruang sekolah yang ambruk itu,” kata Sunardi dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 18 Januari 2023. Sebab, imbuhnya, keberadaan ruangan itu sangat penting untuk memperlancar proses pembelajaran. 

Sebelum ambruk diterjang angin lesus, katanya, tiga ruangan difungsikan masing-masing untuk kantor, perpustakaan dan ruang kelas. “Kami saat ini kesulitan untuk mengembangkan program literasi karena tidak memiliki ruang perpustakaan,” terang Sunardi yang menjabat sebagai Kepala UPT SDN 26 Gresik mulai Juni 2021 itu. 

Sedangkan, proses belajar mengajar untuk siswa kelas II ditempatkan salah satu ruang yang kosong. “Tapi, ruangan lebih kecil,” ujarnya.  Kondisi sarana sekolah yang kurang memadai itu ditengarai menjadi penyebab berkurang minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SDN 26 Gresik. Padahal sebelumnya SDN 26 Gresik, salah satu sekolah dasar favorit. Siswanya pernah mencapai 400-an anak. 

Namun, sejak 2021 jumlah siswa mulai merangkak bertambah. “Saat ini jumlah siswa sudah 90-an anak,” katanya. Bertambahnya jumlah siswa itu, kata mantan Kepala SDN Petisbenem, Kecamatan Duduksampeyan itu setelah sekolah melakukan sejumlah inovasi. 

Inovasi yang dilakukan diantaranya adalah hafidz alquran. Ia beri nama Al Barru, menuju sekolah masa depan dan Islami. “Program hafalan alquran mulai 2021,” katanya. Hafalan alquran itu untuk semua siswa kelas I sampai kelas VI. “Masuk program pembiasaan dan ekstrakurikuler,” terangnya.

Setiap pagi sebelum mulai pembelajaran siswa wajib membaca alquran. Sekarang hafalan alquran ini sudah masuk dalam kurikulum sekolah mata pelajaran pendidikan agama Islam (PAI) selama 4 jam seminggu. Yakni, alquran 2 jam, dan akidah serta akhlak masing-masing 1 jam. (yad)

2018: Ruang SDN 26 Gresik Ambruk Di Sapu Angin Puting Beliung, 2023 : Dispendik Anggarkan Pembangunan  Selengkapnya