Journalist & Influencer Camp MPID Siap Terbitkan Dua Buku Sekaligus

MOJOKERTO,1minute.id – Sebanyak 90 guru dan pengurus Cabang Muhammadiyah, serta organisasi otonom (ortom) di bawah naungan Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Gresik, Jawa Timur mengikuti pelatihan Journalist & Influencer Camp di Hotel Grand Whiz Trawas, Mojokerto. 

Pelatihan dihelat selama dua hari, Sabtu dan Ahad, 8-9 November 2025. Mereka digembleng untuk tidak saja mampu menulis naskah berita dan konten media sosial (medsos), mereka juga dibekali kemampuan untuk menulis genre produk jurnalistik lainnya, yakni feature.

Dari pelatihan yang diselenggarakan Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik ini ditargetkan lahir buku baru karya mereka. Pelatihan sebagai upaya upgrading kepenulisan ini, diharapkan mampu memperkuat platform dakwah digital, yang pada gilirannya memberikan pencerahan kepada masyarakat.

“Sesungguhnya, pelatihan menulis dan produksi konten medsos ini merupakan tahapan peningkatan kapasitas menulis, karena sebagian besar pesertanya adalah para kontributor  girimu.com, laman resmi milik PDM Gresik. Lainnya berasal dari utusan Pimpinan Cabang dan ortom Muhammadiyah dan Aisyiyah sekabupaten Gresik,” ujar Ketua MPID PDM Gresik Suhartoko, menjelang pelaksanaan pelatihan pada Sabtu, 8 November 2025. 

Dikatakan, selama dua hari ini para peserta digembleng untuk tidak hanya mampu menulis berita (straight news). Lebih dari itu, mereka dibekali kemampuan menulis feature (berita kisah), serta memproduksi konten yang siap didistribusikan di berbagai platform medsos. Pada gilirannya, dua kemampuan yang ditargetkan dalam pelatihan ini mampu memberikan kontribusi riil dalam memperkuat dakwah persyarikatan, khususnya dakwah digital.

Karena itu, dua narasumber yang memiliki kapasitas mumpuni di dunia jurnalistik dan medsos dihadirkan untuk memberikan pelatihan ini. Keduanya Adalah Adriono, wartawan senior yang juga pegiat literasi dan penulis belasan buku; dan Muhammad Irwan, pegiat medsos dan CEO InfoGresik.

“Kami hadirkan dua narasumber yang memang praktisi media dengan harapan, para peserta tidak hanya mendapatkan bekal pengetahuan dan ilmunya, tetapi langsung praktik memproduksi naskah. Dan, kami tergetkan, dari peserta pelatihan ini, dalam waktu singkat akan terbit paling tidak dua buku baru,” tandas Suhartoko yang juga jurnalis senior ini.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelatihan Journalist & Influencer Camp Waviq Amiqoh, menambahkan, total peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 90 orang. Selama dua hari, para peserta mendapat dua kompetensi sekaligus, yakni mampu menulis feature sebagai modal awal untuk menerbitkan buku.

“Kedua, mereka akan praktik memproduksi konten kreatif sebagai bahan untuk ekspose lewat medsos,” kata Waviq.

Sementara Ketua PDM Gresik M. Thoha Mahsun mengapresiasi, pelaksanaan pelatihan ini. Ia menilai, peran media sangat penting dalam menyebarluaskan informasi yang terjadi di AUM masing-masing sebagai bagian dari dakwah, khususnya dakwah digital.

“Saya nilai pemberitaan di media kita, girimu.com, perlu digencarkan lagi. Ini media kita untuk memperkuat dakwah persyarikatan. Karena itu, setelah pelatihan ini, silakan semuanya menulis di Girimu.com. Buatlah editornya sampai ‘mungah’, karena kewalahan,” ujar Thoha seraya tersenyum.

Ia berharap girimu.com dan media dalam afiliasi Muhammadiyah bisa berkembang pesat. Lebih dari itu, ia berharap jejak baik lewat media jadi ladang jariyah bagi pelakunya, yang terlibat dalam pengelolaan media online ini. Sementara terhadap target menerbitkan buku karya peserta pelatihan Journalist & Influencer Camp, Thoha menyatakan memberikan dukungan sepenuhnya.

“Silakan diwujudkan ide bagus menerbitkan buku dari peserta pelatihan ini. PDM akan mendukung, biaya cetaknya akan kami usahakan. Karena itu, manfaatkan kesempatan emas ini,” tandas Thoha menyuntikkan semangat kepada para peserta pelatihan. (yad)

Journalist & Influencer Camp MPID Siap Terbitkan Dua Buku Sekaligus Selengkapnya

Kementerian PPPA Berikan Anugerah PISA untuk Perpustakaan Pusaka Ilmu UPT SMP Negeri 2 Gresik dan Perpusda Gresik 

GRESIK,1minute.id – Perpustakaan Pusaka Ilmu UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik meraih penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Perpustakaan di lembaga pendidikan yang berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu ditetapkan sebagai Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) predikat Madya. 

Anugerah nasional dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini diumumkan pada Senin, 3 November 2025.  Anugerah PISA Madya untuk Perpustakaan tipe A ini menjadikan sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim ini berobsesi meraih predikat lebih tinggi, yakni Nidya. Selain Perpustakaan Pusaka Ilmu UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik, Kementerian yang dipimpin oleh Arifah Fauzi ini memberikan anugerah sama, PISA predikat Pratama kepada Ruang Baca Digital Ramah (Rubadira) Dinas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik.

“Tahun ini, Pemkab Gresik mengusulkan 12 perpustakaan. Gresik hanya dua yang meraih Anugerah PISA Pratama dan Madya,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik Mohammad Salim kepada 1minute.id pada Kamis, 6 November 2025.

Untuk diketahui anugerah PISA Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak terbagi dalam empat tingkatan yakni Pratama , Madya, Nindya, dan utama. Tahun ini, Kementerian PPPA memberikan 44 anugerah PISA se-Indonesia sebanyak 44 perpustakaan. Untuk predikat Pratama sebanyak 39 perpustakaan dan predikat Madya sebanyak 5 perpustakaan termasuk Perpustakaan Pusaka Ilmu UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik.

Salim mengatakan, proses pembentukan PISA sesuai standar ramah anak telah berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2025, melalui tahapan evaluasi mandiri, asesmen, verifikasi lapangan, serta penilaian menyeluruh terhadap kualitas kebijakan, program, pengelolaan, sumber daya manusia, sarana prasarana dan lingkungan, serta monitoring evaluasi.  “Dan, perpustakaan Pusaka Ilmu UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik, satu diantara yang lolos mendapatkan predikat Madya,” kata Salim. 

Pembentukan PISA dilaksanakan sebagai bagian dari strategi nasional dalam memperkuat ekosistem informasi yang berpihak pada anak. PISA sesuai standar ramah anak bertujuan untuk memastikan tersedianya layanan dan wadah informasi yang ramah anak, berfokus pada penyediaan informasi terintegrasi (informasi, tempat bermain, ruang kreatifitas, serta tempat konsultasi) yang mendukung pemenuhan hak anak melalui pendekatan pelayanan ramah anak. 

PISA dikembangkan dalam berbagai bentuk layanan seperti Perpustakaan Daerah, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), Taman Baca Masyarakat, Taman Pintar, dan bentuk layanan informasi lainnya. Salim melanjutkan, pada 2024 perpustakaan Pusaka ilmu Spenda ini mendapat penghargaan dari perpustakaan nasional sebagai peserta kajian perpustakaan nasional. “Alhamdulillah tahun 2025 meraih predikat Madya ini berkat kekompakan tim SRA (sekolah ramah anak), sekolah yang kompak luar biasa,” katanya. 

Anugerah PISA predikat Madya membuat sekolah terus melakukan inovasi. Sebab, sekolah ikhtiar bisa mendapatkan predikat lebih tinggi yakni Nidya. “Harus lanjut kita ke jenjang predikat lebih tinggi untuk raih predikat sekolah anak sebagai wujud keseriusan sekolah melayani menuju KBM aman nyaman dan menyenangkan,” tegasnya. 

Raihan PISA dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini mendapat apresiasi dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kepala Dinas Keluarga Berencana, PPPA Gresik Titik Ernawati hingga lembaga swadaya masyarakat. (yad)

Kementerian PPPA Berikan Anugerah PISA untuk Perpustakaan Pusaka Ilmu UPT SMP Negeri 2 Gresik dan Perpusda Gresik  Selengkapnya

Puncak Hari Santri, SMK PGRI 1 Gresik Bersalawat bersama Jemaah Siji

GRESIK,1minute.id – Puncak Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 siswa dan guru SMK PGRI 1 Gresik Bersalawat bareng Jemaah Siji (Silaturrahim Jumat Isuk) dan Ngaji Kitab Riyadus Sholihin pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Ngaji bareng dipimpin oleh Pengasuh Majelis Siji Bersholawat Abuya KH. Muhammad Zainul Amin Ismail Al-Makki berlangsung khidmat. Ribuan siswa, jemaah melantunkan selawat Nabi Muhammad SAW serta kirim doa kepada orang tua, guru. Serta ngaji Kitab Fathul Qorib Al-Mujib.

“Alhamdulillah, rangkaian Hari Santri Nasional, sempat hadir beberapa Kiai Sepuh di SMK PGRI 1 Gresik untuk Silaturrahim dan Sholawat Nabi Bersama,” ujar Kepala SMK PGRI Gresik Arief Susanto. Dalam kesempatan tersebut, mantan Ketua PGRI Gresik ini juga menghaturkan terima kasih atas kehadiran Pengasuh Majelis Siji Bersholawat Abuya KH. Muhammad Zainul Amin Ismail Al-Makki, para kiai dan seluruh jemaah Siji.

“Sebagai rasa syukur, saya sebagai Pimpinan di SMK PGRI Gresik mengucapkan terima kasih, terima kasih, dan terima kasih yang sebesar-besarnya Panjenengan semua berkenan hadir di sekolah kami. Semoga kita semua senantiasa dilimpahkan kesehatan dan menjadi hamba Allah yang Qonaah,” katanya. 

Sementara salah satu anggota Jamaah Siji H. Mohammad Nasir mengaku bersyukur berkesempatan mengikuti Majelis Siji Bersholawat Bersama SMK PGRI Gresik. Kegiatan bersholawat ini menjadikan hatinya merasa adem, sejuk, dan dekat dengan Nabi Muhammad SAW serta Allah SWT.

“Matur nuwun Pak Arief Kepala SMK PGRI Gresik. Dan seluruh Pengasuh Majelis Siji Bersholawat,” katanya sambil menyebut sejumlah nama antara lain, KH Muhammad Zainul Amin Ismail Al-Makki ; Habib Ahmad, Kiai Abdus Syukur, KH Anam Rissa, KH. Abdul Rochim, KH Ainul Rofiq, dan KH Zakariah Ansori. Kemudian, KH Najmul Hilmi, K.H. Abdul Adhim; KH M.Mahsun, Ahmad Suyuthi, Ustad Khuluk Farhan, Ustad Mafrudi serta seluruh jemaah Siji. (yad)

Puncak Hari Santri, SMK PGRI 1 Gresik Bersalawat bersama Jemaah Siji Selengkapnya

Ini Para Juara Lomba Cerdas Cermat Kamtibmas Jenjang SMA Sederajat Piala Kapolres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar Cerdas Cermat Kamtibmas jenjang SMA/SMK sederajat memperebutkan Piala Kapolres Gresik. Tim SMA Semen Gresik berhak memboyong trofi Piala Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu.  

Final lomba digelar di Ruang SAR Mapolres Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Selasa, 21 Oktober 2025. Ada tiga tim yang melaju ke final untuk menjadi yang terbaik. Tiga tim itu, yakni SMA Semen Gresik, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik dan SMK NU Bahrul Ulum. Masing-masing tim berjumlah dua siswa dengan membawa maksimal 70 siswa sebagai suporter. 

Di sesi final ini, di bagi dalam tiga sesi penilaian, yakni Pertanyaan Wajib, Lempar Jawaban, dan Rebutan Jawaban. Materinya, seputar keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), kebangsaan, serta pengetahuan umum.

Tim dari SMA Semen Gresik yang diwakili oleh Nanda Novita Rahman dan Giovani Galen Pandya Kumara menunjukkan kemampuan luar biasa dalam penguasaan materi seputar Kamtibmas, kebangsaan, serta pengetahuan umum. Sehingga berhak memboyong tropi Piala Kapolres Gresik.

Posisi runner up diraih oleh tim MAN 1 Gresik yang diwakili Ana Afla Tazakka dan Habibmaulana Rahmadi. Sedangkan, Juara tiga SMK NU Bahrul Ulum dengan peserta Raika Dwi Putra dan Miftahul Gerhana Putri.  Adapun Gelar Duta Terfavorit disabet oleh Zakiya Mawaddah dari SMAN 1 Gresik berkat penampilannya yang inspiratif dan komunikatif.

Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kegiatan ini bukan sekadar ajang mencari siapa yang paling pintar, tetapi juga memiliki makna mendalam untuk membentuk karakter generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan peduli terhadap keamanan serta ketertiban masyarakat,” ujar Kompol Danu.

Kompol Danu menegaskan, tujuan utama lomba ini, antara lain, Meningkatkan wawasan kebangsaan, termasuk pengetahuan tentang Kamtibmas dan toleransi antarumat beragama. Kemudian, Membangun karakter generasi muda agar berpikir kritis, jujur, dan sistematis. Menumbuhkan kesadaran hukum dan Kamtibmas, guna mencetak pelajar yang berjiwa nasionalis dan disiplin.

“Kalian adalah calon-calon pemimpin masa depan. Dengan kecerdasan dan karakter yang kuat, kalian akan menjadi garda terdepan dalam memajukan Gresik dan bangsa Indonesia,” pesan Waka Polres di hadapan para peserta dan tamu undangan.

Acara final juga dihadiri oleh Kasat Binmas AKP Alimuddin Nasution, KBO Ipda Hajar Widagdo, para Kanit Binmas, serta Staf dan Tim IT Polres Gresik yang berperan penting dalam kelancaran lomba. Sekitar 70 suporter dari masing-masing sekolah finalis turut memeriahkan suasana dengan sorak semangat dan dukungan positif.

Melalui kegiatan ini, Polres Gresik berharap semangat kompetisi sehat antar pelajar dapat menjadi sarana memperkuat kesadaran hukum serta menumbuhkan karakter pelajar yang cerdas, berkarakter, dan sadar Kamtibmas. (yad)

Ini Para Juara Lomba Cerdas Cermat Kamtibmas Jenjang SMA Sederajat Piala Kapolres Gresik  Selengkapnya

Antusiasme Anak TK-PAUD Muslimat NU 164 Raden Paku Kunjungi Eduwisata Keraton Ternak Giri, Bisa Main sama Domba hingga Mancing

GRESIK,1minute.id – Puluhan anak TK-PAUD Muslimat NU 164 Raden Paku, Kelurahan Kawisanyar, Kecamatan Kebomas mengunjungi Edu Wisata Keraton Ternak Giri yang berlokasi di Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Senin, 20 Oktober 2025.

Mereka pun antusias, juga riang gembira. Sebab, edu wisata ini, mereka bisa memberi makan domba, sapi, memancing dan bermain serta berfoto bersama hewan ternak lainnya. Kegiatan ini bukan sekadar jalan-jalan biasa, melainkan menjadi ajang belajar mengenal dunia hewan ternak secara langsung yang menambah pengalaman seru dan edukatif bagi para peserta didik usia dini.

Operator wisata Afif Fachrudin menjelaskan, bahwa program edukasi ini memang dirancang agar anak-anak bisa belajar sambil bermain. “Kami ingin anak-anak mengenal lebih dekat hewan-hewan ternak yang selama ini mungkin hanya mereka lihat lewat buku atau televisi. Dengan cara ini, mereka bisa belajar menghargai dan memahami proses di balik peternakan,” ujar Afif yang juga dikenal sebagai salah satu aktivis Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bandar Grissee ini.

Sementara itu, Kepala TK PAUD Muslimat NU 164 Raden Paku, Anik Suryawati, menyampaikan, bahwa kegiatan semacam ini sangat penting dalam membentuk karakter anak sejak dini. “Kami ingin anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan. Melalui kunjungan seperti ini, mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang hewan dan alam, tapi juga belajar tanggung jawab, kerja sama, dan rasa syukur atas ciptaan Tuhan,” tutur Anik.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para guru dan orang tua yang turut mendampingi. Mereka menilai kunjungan seperti ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, keberanian, dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Bagi masyarakat yang ingin merasakan pengalaman serupa, pengelola membuka kesempatan untuk kunjungan edukatif dari berbagai lembaga sekolah maupun komunitas. (yad)

Antusiasme Anak TK-PAUD Muslimat NU 164 Raden Paku Kunjungi Eduwisata Keraton Ternak Giri, Bisa Main sama Domba hingga Mancing Selengkapnya

Bupati Gresik Resmikan SPPG Hibrid, Kolaborasi Pemkab Gresik, Petrokimia Gresik dan Yayasan PPNU Trate

GRESIK,1minute.id –  Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bertambah. SPPG baru itu bernama SPPG Hibrid. Lokasinya di lingkungan Yayasan Perguruan Pendidikan Nahdlatul Ulama (PPNU) Trate di Jalan KH Abdul Karim, Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan SPPG Hibrid, hasil kolaborasi antara Pemkab Gresik, Yayasan PPNU Trate, dan CSR PT Petrokimia Gresik yang menjadi bagian dari dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 20 Oktober 2025.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada PT Petrokimia Gresik yang telah berperan aktif dalam pembangunan dapur gizi hibrid di Gresik. “Hari ini adalah hari yang kita tunggu bersama. Terima kasih kepada PT Petrokimia Gresik yang telah memberikan perhatian luar biasa terhadap program prioritas Presiden melalui CSR-nya,” ujar Gus Yani, sapaan, Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif.

“Kehadiran dapur hibrid ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah dan industri untuk menyiapkan generasi yang sehat dan cerdas,” lanjut Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

Ia menjelaskan bahwa makna hibrid dalam SPPG ini bukan sekadar nama, melainkan filosofi dari kolaborasi lintas sektor dan inovasi tata kelola. “SPPG Hibrid hadir sebagai bentuk transformasi kantin sekolah menjadi dapur gizi. Dapur ini dibangun di dalam lingkungan pendidikan, tanpa menghapus peran kantin yang sudah ada. Justru ditingkatkan menjadi ruang penyedia gizi yang terintegrasi,” jelasnya.

Menurutnya, model ini memperpendek rantai penyediaan makanan bergizi sehingga anak-anak mendapatkan asupan sehat langsung di tempat belajar. Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kualitas dibanding kuantitas dalam penyediaan makanan.

“SPPG jangan hanya berorientasi pada jumlah. Fokus kita adalah pada kualitas gizi. Pastikan setiap menu yang disajikan benar-benar sehat, aman, dan memenuhi kebutuhan anak-anak. Kepala desa dan Lurah bisa ikut menjadi mitra dalam pendampingan, sementara puskesmas harus rutin melakukan pengawasan agar tidak timbul masalah di kemudian hari,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Kepada pengelola dapur SPPG yang berasal dari pegawai kantin sekolah, Bupati Yani juga menitip pesan, yakni untuk selalu menjaga kebersihan dan standar sanitasi. “Kualitas makanan yang baik hanya bisa dihasilkan dari dapur yang bersih dan tertib,” tambahnya.

Ia juga berharap adanya sinergi antara SPPG dan program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sehingga kebutuhan bahan baku dan logistik dapat terpenuhi secara mandiri dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Yayasan PPNU Trate Elvi Wahyudi menjelaskan, SPPG Dapur Hibrid dibangun melalui pendampingan Pemkab Gresik dan dukungan CSR dari PT Petrokimia Gresik dengan nilai investasi sekitar Rp 1,3 miliar. Pembangunan dilakukan sejak Juli hingga Oktober 2025 dengan memanfaatkan fasilitas kantin sekolah yang disulap menjadi dapur gizi terstandar.

“SPPG Dapur Hibrid ini melayani 3.059 murid di lingkungan Yayasan PPNU Trate, terdiri dari MINU Trate Putra (576 murid), MINU Trate Putri (641 murid), SDNU 1 Trate (707 murid), SDNU 2 Trate (53 murid), MTs NU Trate (404 murid), dan SMK NU Trate (678 murid),” jelas Wahyudi.

Ia menambahkan, dapur ini telah memperoleh sertifikat air higienis dan sanitasi dari Dinas Lingkungan Hidup, sertifikat penjamah makanan dari Dinas Kesehatan, serta sertifikat laik higiene dan sanitasi dari Dinas Kesehatan  Gresik. “Semua standar kami penuhi agar makanan yang dihasilkan tidak hanya lezat, tetapi juga aman dan bergizi,” pungkasnya. (yad)

Bupati Gresik Resmikan SPPG Hibrid, Kolaborasi Pemkab Gresik, Petrokimia Gresik dan Yayasan PPNU Trate Selengkapnya

UMG, Kampus “Unggul” Mewisuda 574 Mahasiswa 

GRESIK,1minute.id –  Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menyelenggarakan wisuda ke-47 Tahun Akademik 2024/2025 di Graha Kartini Gresik pada Kamis, 2 Oktober 2025. 

Sebanyak 574 sarjana. Perguruan tinggi berada di Jalan Sumatra, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) yang menguatkan jati diri sebagai kampus Unggul, Mandiri, dan Entrepreneur Islami.

Wakil Rektor I UMG Assoc. Prof. Dr. Slamet Asari menyampaikan, terdapat 574 mahasiswa yang dinyatakan lulus pada Tahun Akademik 2024/2025. Mereka yang terdiri atas 564 lulusan dari program Diploma III, Sarjana, dan Pascasarjana, serta 10 lulusan dari program Profesi Kesehatan. Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Rektor UMG Nomor 215/CAP/II.UMG/R/A/2025 yang ditetapkan di Gresik pada tanggal 21 Agustus 2025.

Sementara dalam prosesi wisuda ke-47, Rektor UMG Prof Dr Khoirul Anwar menegaskan kembali visi utama UMG yang berfokus pada tiga pilar, yaitu Unggul, Mandiri, dan Entrepreneur Islami.

“Unggul tidak hanya diukur dari prestasi akademik, melainkan juga karakter, integritas, serta keberanian berpikir. Mandiri berarti kemampuan civitas akademika dalam menciptakan peluang dengan jati diri kuat. Sementara menjadi jiwa usaha yang beretika, memfokuskan pada kontribusi sosial, serta mengintegrasikan nilai-nilai Kemuhammadiyahan, seperti kejujuran, keadilan, keberanian, dan semangat problem solver yang inovatif,” tandas Prof Khoirul.

Dikatakan, UMG saat ini memasuki fase rujukan nasional (2022–2026) sebagai bagian dari Rencana Induk Pengembangan (RIP) 2010–2030, dengan target menuju peradaban global (2026–2030) melalui publikasi internasional, program double degree, serta jejaring global. Kemajuan signifikan UMG dibangun pada tiga pilar utama, yakni pendidikan, tata kelola, dan kewirausahaan.

Ia menambahkan, prestasi dan inovasi UMG mulai dari bidang pendidikan dengan mengimplementasi realistic education plus dengan capaian 80% pengembangan kurikulum dari 33 prodi. Lalu, didukung komitmen riset yang kuat, terbukti dengan dipertahankannya Klaster Utama Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM), memenangkan hibah besar, dan menghasilkan inovasi nyata, berupa pengajuan pelepasan 70 varietas unggul tebu.

Pada pilar tata kelola, jelasnya, UMG berupaya menuju Good University Governance dengan peningkatan SDM, yang diperkuat dengan 51 dari 223 dosen bergelar S3, dan 115 besertifikasi profesional. Selain itu, UMG berhasil melakukan penjaminan mutu sesuai standar internasional ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018.

Dalam bidang kewirausahaan Islami, eksistensi UMG dibuktikan dengan prestasi dosen dan mahasiswa dalam riset industri, serta ajang wirausaha nasional. Berkembangnya UMG termasuk dalam penerimaan 17 mahasiswa asing dari berbagai negara, seperti Komoro, Pakistan, Thailand, Sudan, Yaman, Nigeria, dan Kamboja.

“Rencana besar menuju akreditasi internasional Quacquarelli Symonds (QS) dan Times Higher Education (THE), pembangunan Fakultas Kedokteran Gigi, serta fasilitas modern baru,” jelas Prof Khoirul.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Dr Hidayatullah,  menyampaikan dukungan penuh agar UMG meraih akreditasi ‘Unggul’. Ia berpesan kepada para wisudawan agar mendarmabaktikan ilmu yang diperoleh di kampus untuk bangsa, baik melalui karier, kewirausahaan, melanjutkan studi, maupun kehidupan pribadi.

Sementara itu, Prof Lincolin Arsyad, PhD, Dewan Pakar Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dalam orasi ilmiahnya menekankan pentingnya peningkatan kualitas modal insani (human capital) Indonesia. Menurutnya, kecerdasan akademik harus diimbangi dengan akhlak dan moral mulia.

Dalam wisuda kali ini, UMG memberikan penghargaan kepada 20 wisudawan terbaik. Salah satunya adalah Vina Mar’atus Sholihah, SBns, lulusan Prodi Kewirausahaan yang berhasil meraih IPK 3,98. Ia menjadi wisudawan terbaik akademik berkat dukungan beasiswa KIP UMG.

Selain itu, Restu Kinanti Alif Rahmawati, SAk, dari Prodi Akuntansi juga menorehkan prestasi di bidang olah raga. Ia meraih Juara 2 dan 3 pada ajang Banyuwangi Championship Nasional, serta Juara 3 Seni Beregu Putri Satria Yudha Championship. (yad)

UMG, Kampus “Unggul” Mewisuda 574 Mahasiswa  Selengkapnya

Ini Jawara Gebyar Pocil Kapolres Gresik Cup 2025

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menggelar Gebyar Polisi Cilik (Pocil) Kapolres Gresik Cup 2025. Gelaran untuk peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 ini, diikuti 17 tim pocil binaan Polsek jajaran Polres Gresik. 

Tim Pocil Kebomas yang diwakili siswa SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb) tampil gemilang dan berhasil menyabet Juara Umum. Sementara itu, tim Pocil Polsek Cerme meraih Juara 2, disusul tim Pocil Gresik Kota yang menempati posisi Juara 3.

Sebanyak 374 pelajar sekolah dasar ambil bagian dalam lomba ini. Mereka tak hanya menampilkan keterampilan baris-berbaris dan 12 gerakan dasar lalu lintas, namun juga menyuguhkan pertunjukan seni bernuansa kearifan lokal yang memikat penonton.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa kegiatan Pocil bukan sekadar perlombaan semata. Menurutnya, ajang ini adalah sarana membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air sejak dini.

“Hari ini adik-adik bukan hanya peserta lomba, tetapi juga calon pelopor keselamatan lalu lintas. Kekompakan dan semangat yang kalian tunjukkan adalah teladan yang membanggakan,” pesan alumnus Akpol 2006 ini. Di akhir acara, iajuga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan berlalu lintas. “Keselamatan di jalan bukan hanya tugas Polisi, melainkan tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna, menjelaskan bahwa penilaian lomba dilakukan secara komprehensif. “Penilaian tidak hanya menitikberatkan pada kekompakan gerak, tetapi juga kostum, kreativitas, hingga kepemimpinan danton (komandan peleton),” terangnya. Selain Juara Umum, panitia juga menyiapkan sejumlah penghargaan kategori khusus. 

Berikut daftar lengkap pemenang Gebyar Pocil Kapolres Gresik Cup 2025:

Juara 1 : Kebomas

Juara 2 : Cerme

Juara 3 : Gresik Kota

Favorit 1 : Benjeng

Favorit 2 : Kedamean

Favorit 3 : Dukun

Seni Kearifan Lokal : Bungah

Keserasian & Kekompakan Gerak : Wringinanom

Best Costume : Balongpanggang

Ini Jawara Gebyar Pocil Kapolres Gresik Cup 2025 Selengkapnya

Dua Siswa asal Gresik Sabet Medali Perunggu OSN 2025 di Jakarta, Fadhil Bidang IPS & Fikri, Bidang Matematika 

GRESIK,1minute.id- Dua pelajar Gresik berhasil merebut medali Perunggu di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025. Dua siswa berotak encer itu, adalah Fadhil Hisyam, siswa Kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Gresik. Fadhil meraih perunggu untuk bidang studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Di bidang matematika,  perunggu diraih oleh Muhammad Fikri Rahmansyah, siswa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) Gresik Kota Baru (GKB).

OSN yang berlangsung di Jakarta pada 21–27 September 2025 itu diikuti ribuan pelajar terbaik dari seluruh Indonesia. Setelah melalui seleksi berlapis mulai dari sekolah, kabupaten hingga provinsi. Fadhil dan Fikri, terpilih mewakili Jawa Timur. Keduanya pun sukses menembus panggung nasional. 

Fikri, sapaan, Muhammad Fikri Rahmansyah dikenal jago matematika sejak sekolah dasar. Bagi sebagian besar, matematika adalah momok. Namun, Fikri  Matematika bagaikan “sarapan” setiap harinya. 

Pada final OSN yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 21-27 September 2025, Fikri “melahap” semua materi dengan lancar.

“Materi geometri menjadi tantangan terberat, tetapi Alhamdulillah bisa dilalui berkat latihan intensif setiap hari,” ujar Fikri dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Senin, 30 September 2025.

Guru pembimbingnya, Khotimatul Khusna, menceritakan bahwa Fikri berlatih sekitar lima jam per hari menjelang lomba. “Ketekunannya luar biasa. Fikri tidak mudah menyerah meski menghadapi soal-soal yang sulit,” ungkapnya.

Kerja keras dan ketekunan dalam belajar akhirnya berbuah manis. Keberhasilan Fikri membawa pulang medali Perunggu  disambut penuh rasa syukur oleh Kepala Spemdalas, Yugo Triawanto. “Prestasi Fikri bukan hanya kebanggaan sekolah, tetapi juga mengharumkan nama Gresik. Semoga menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi,” tuturnya.

Selain medali perunggu, Fikri juga menerima uang pembinaan sebesar Rp 5 juta dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Bagi Spemdalas, pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, pembinaan yang konsisten, dan doa dapat membawa hasil gemilang. Harapannya, Fikri dan siswa-siswa lain terus menorehkan prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Melansir dari laman Pusat Prestasi Nasional, Kemendikdasmen OSN 2025 terbagi menjadi tiga bidang studi, yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Matematika. Untuk bidang IPA diikuti sebanyak 2.332 siswa ; IPS 2.236 siswa dan Bidang Matematika 2.331 siswa. (yad)

Dua Siswa asal Gresik Sabet Medali Perunggu OSN 2025 di Jakarta, Fadhil Bidang IPS & Fikri, Bidang Matematika  Selengkapnya

Perdana, 969 Siswa UPT SMP Negeri 1 Gresik Menikmati Program MBG 

GRESIK,1minute.id – Ratusan siswa UPT SMP Negeri 1 Gresik bisa menikmati menu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 29 September 2025. MGB kali pertama sejak program nasional itu digulirkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif hadir langsung pelaksanaan perdana program MBG. Dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto serta Kabid Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Dinas Pendidikan Gresik A. Syifaul Qulub. 

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik (Spensagres) Beri Avita Prasetiya serta seluruh siswa mulai kelas VIII sampai IX yang berjumlah 969 anak. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyatakan, bahwa program MBG merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak. “Pemerintah daerah mendukung penuh program ini. Kami berharap, dengan adanya makanan bergizi setiap hari di sekolah, siswa dapat belajar lebih fokus, semangat, dan tentunya lebih sehat,” ujar dokter Alif. 

Untuk mendukung kelancaran distribusi MBG, Pemkab Gresik telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas mengawasi pelaksanaan di sekolah-sekolah penerima manfaat. “Sepuluh hari lalu kami sudah membentuk tim Satgas. Kami minta sekolah dan dapur MBG menjalin komunikasi yang baik, agar makanan bisa langsung di konsumsi siswa saat tiba di sekolah. Tidak boleh ada penundaan,” tegasnya.

Zahra, siswa kelas IX mengaku senang dengan adanya program ini. “Senang bisa dapat makan gratis. Jadi bisa menghemat uang jajan,” ungkapnya singkat. Dengan dimulainya program MBG di SMP Negeri 1 Gresik, diharapkan sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Gresik segera menyusul. Pemerintah daerah menargetkan agar manfaat program ini dapat dirasakan secara merata oleh seluruh pelajar di Indonesia.  (yad)

Perdana, 969 Siswa UPT SMP Negeri 1 Gresik Menikmati Program MBG  Selengkapnya