Ratusan Mualaf Se-Kabupaten Gresik Ngaji dan Buka Puasa Bareng

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 120 mualaf se-Kabupaten Gresik binaan Lembaga Muallaf Center (eLCM) Dewan Masjid Indonesia (DMI) menggelar Ngaji Bareng dan Buka Puasa Bersama pada Sabtu, 23 Maret 2024.

Kegiatan kerohanian memgusung tema “Bahagia Bersama Islam dari Mualaf Menuju Islam Kaffah” dihadiri sejumlah organisasi amil zakat dan organisasi kemasyarakatan diantaranya Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah ini dipusatkan di Aula Masjid Agung Mualana Malik Ibrahim Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Ketua eLMC DMI Gresik Atta Syifa Nugraha mengatakan, kegiatan tersebut untuk mendekatkan dan mengenalkan Islam Kaffah kepada para mualaf yang baru masuk Islam. “Mari sama-sama belajar menuju Islam Kaffah dan nantinya akan ada pembinaan dan bantuan agar kita bisa lebih khusus dalam beribadah di jalan Allah,” kata Gus Atta. 

Sementara itu, Ketua DMI Gresik Zainal Abidin mengatakan, undangan mualaf sebenarnya berjumlah 120. Tapi, yang hadir sebanyak 85 orang karena ada keperluan lainnya. “Tapi, Alhamdulillah bisa hadir silaturahmi dan ngaji bersama eLMC DMI, nanti akan ada pembinaan di setiap desa serta kecamatan kepada mualaf sehingga bisa belajar dan saling membantu sesama,” kata Zainal. 

Di tempat sama, Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Gresik Devan Gunawan mengaku senang bisa berkumpul bersama dengan para mualaf.  “Saya yang  mualaf merasa bahagia dan terharu bisa bersama buka puasa bersama,” katanya. (yad)

Ratusan Mualaf Se-Kabupaten Gresik Ngaji dan Buka Puasa Bareng Selengkapnya

Masjid Pertama, Pusat Dakwah Sunan Giri Pada 1487 Masehi

Ngelutus di “Grissee Kota Bandar” (4)

GRESIK,1minute.id – Masjid Giri Kedaton terlihat megah. Meliihat bangunan masjid kali pertama yang dibangun oleh Sunan Giri dari atas Bukit Putri Cempo begitu terlihat sangat indah. Ada ratusan undakan sebelum mencapai puncak atau halaman masjid yang berada di Desa Sidomukti, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu. 

Bangunan yang didirikan pada 1487 Masehi atau 537 tahun lalu itu menjadi bukti awal dimulainya dakwah Sunan Giri. Bangunan masjid itu tertinggi di Gresik. Konon, tidak boleh ada bangunan gedung di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang lebih tinggi dari masjid Giri Kedaton yang menyimpan setumpuk sejarah itu.

Masjid yang berada di Bukit Giri itu dikenal dengan nama situs Giri Kedaton. Kompleks masjid serta pesantren pertama di Gresik yang berjarak 200 meter ke arah timur dari Jalan Raya Giri.

Bangunan yang didirikan pada 1487 Masehi itu menjadi bukti awal dimulainya dakwah Sunan Giri. Sebelum berdakwah, Sunan Giri banyak belajar ilmu agama di Ampel Denta (Sunan Ampel, Surabaya) bersama Makdum Ibrahim (Sunan Bonang). Tepatnya pada 1455 Masehi, saat usia beliau menginjak 12 tahun. Setelah mondok selama tujuh tahun, Sunan Giri di wisuda dengan gelar Ainul Yaqin.

Menurut buku Sejarah Sunan Giri yang ditulis Yayasan Makam Sunan Giri, setelah di wisuda, Sunan Giri sejatinya ingin berangkat ke Makkah untuk menunaikan ibadah haji. Namun, Sunan Ampel menyarankan Sunan Giri agar mampir ke Samudra Pasai untuk menimba  ilmu agama lebih dalam. Sunan Giri diminta berguru ke Syekh Maulana Ishaq yang tidak lain adalah ayah Sunan Giri.

Setelah berguru, Sunan Giri diminta kembali ke tanah Jawa oleh Syekh Maulana Ishaq. Sebab, saat itu di tanah Jawa terjadi masa transisi dari Kerajaan Hindu-Buddha ke Islam. Oleh Syekh Maulana Ishaq, Sunan Giri diberi bekal segenggam tanah. Sang ayah meminta Sunan Giri kembali ke Gresik dan mencari tanah yang serupa dengan tanah tersebut. Mulai bentuk, warna, hingga baunya.

SITUS SUNAN GIRI : Di halaman Masjid Giri Kedaton ini, konon Sunan Giri dinobatkan sebagai Kepala Pemerintahan di Bukit Giri dengan gelar Prabu Satmata ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sebelum menemukan jenis tanah yang diminta sang ayah, Sunan Giri sempat iktikaf (bertapa) di Gunung Bathang (sekarang wilayah Gulomantung, Kebomas, Gresik) pada 1482 Masehi. Hingga kini, napak tilas Sunan Giri masih bisa dilihat Bekas wajah dan kaki Sunan Giri membekas di sebuah batu yang sekarang diabadikan di Masjid Gulomantung.

Hingga akhirnya, Sunan Giri berhasil menemukan jenis tanah yang serupa dengan yang diminta Syekh Maulana Ishaq. Lokasinya di Bukit Giri, Desa Sidomukti, Kecamatan Kebomas. Pada 1487, Sunan Giri mendirikan masjid pertamanya yang dikenal dengan Giri Kedaton. Pusat persebaran agama Islam sekaligus pemerintahan Gresik pada masa itu.

Pada 1487, Gresik masih menjadi bagian dari kekuasaan Majapahit. Meski di Majapahit saat itu terjadi kekosongan kekuasaan gara-gara perang saudara, kepercayaan Hindu- Buddha masih sangat kental. Sunan Giri pernah mengisi kekosongan kekuasaan itu selama 40 hari. Sebelum akhirnya didapuk sebagai penguasa di kerajaan Giri Kedaton oleh Raden Patah pada 12 Rabiul Awal 894 Hijriah atau 9 Maret 1487. Sunan Giri diberi gelar Prabu Satmata. Dalam berdakwah, Sunan Giri punya cara tersendiri. Ada dua metode dakwah itu. Yaitu, melalui pendidikan di pesantren dan “blusukan” ke acara tradisi warga setempat.

Sunan Giri kerap mengikuti acara tradisi umat Hindu-Buddha. Misalnya, tradisi tumpengan. Warga menggunakan nasi yang dibentuk kerucut itu sebagai sesajen untuk roh para dewa. Oleh Sunan Giri, tradisi tersebut tidak lantas dihilangkan. Tradisi berdoa menggunakan tumpeng tetap dilestarikan. Bedanya, tumpeng dimakan oleh orang yang berdoa. “Masyarakat diberi pemahaman bahwa makanan itu untuk manusia. Bukan untuk roh yang bersifat gaib”.

Dengan cara yang santun, Sunan Giri berhasil masuk ke tradisi umat Hindu-Buddha. Secara perlahan, ajaran Sunan Giri mulai diterima masyarakat sekitar Satu per satu warga Gresik yang awal nya menganut Hindu-Buddha berpindah ke ajaran Islam. “Banyak menggunakan akulturasi budaya sebagai media dakwah

Sunan Giri termasuk wali yang berilmu tinggi. Bentuk makam nya dibangun berbeda dengan makam sunan yang lain. Salah satu di antaranya, terlihat pada tingkatan atap dan undak undakan sebe lum masuk makam. “Selalu ada tiga undakan. Itu melambangkan tingginya ilmu Sunan Giri. Mulai syariat, hakikat, hingga makrifat yang paling tinggi”. (yad/bersambung)

Masjid Pertama, Pusat Dakwah Sunan Giri Pada 1487 Masehi Selengkapnya

Tetenger Gerbang Makam Sayyid Abdurrahman, Paman Sunan Giri Sebelum Hilang

Ngelutus di “Grissee Kota Bandar” (3)

GRESIK,1minute.id – Gapura Makam Sayyid Abdurrahman sudah hilang. Hilang “tertelan” tanah longsor pada Maret 2020 lalu. Gapura yang menjadi tetenger menuju makam paman Sunan Giri, Waliyullah di Bukit Putri Cempo hanya tinggal kenangan. 

Beruntung Saya sempat ngelutus ke tempat yang kerap menjadi jujugan warga untuk “berwisata” hati itu. Begini bentuk gapura yang sebelum hilang karena tanah longsor yang sempat diabadikan oleh wartawan 1minute.id

Kondisi makam Sayyid Abdurrahman juga  memprihatinkan. Imbas tanah longsor di kawasan Bukit Putri Cempo itu, makam paman Sunan Giri di Bukit Petukangan, Desa Gending, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik mulai retak-retak.

Sejumlah orang mengkhawatirkan situs sejarah itu rusak. Menurut Akhmad Saifudin, juru kunci makam Syekh Sayyid Abdurrahman, sejak 2020  tanah makam terus longsor. Bahkan pada musim hujan pada 2022 terjadi penurunan tanah 10 sentimeter setiap hari.

TANGGA RUSAK : Selain gapura makam Sayyid Abdurrahman, paman Sunan Giri yang hilang karena longsor pada Maret 2020 lalu. Juga tangga menuju makam rusak karena tanah longsor. Foto atas Gapura diambil pada 13 Juli 2019 atau setahun sebelum longsor dan tangga makam diambil pada 5 September 2019. (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Untuk menyelamatkan situs religi Syaifuddin kemudian menyusun batu bata masuk menuju makam itu. Upaya Syaifuddin untuk sementara waktu bisa menyelamatkan pesarean Sayyid Abdurrahman itu. Letak makam Syekh Sayyid Abdurrahman dekat dengan makam Putri Cempo. Makam itu kali terakhir direnovasi pada 1991. Renovasi dilakukan karena ada bagian makam yang tertimpa tower telekomunikasi.

“Ada yang menyebut Sayyid Abdurrahman ini sebagai paman Sunan Giri. Beliau ini keturunan Sunan Ampel,” jelas Saifudin. Bukit Putri Cempo kini banyak mengalami perubahan. Area yang dulu sakral itu, kini menjadi pusat kongko para milenial menikmati  suasana malam Kota Industri dengan cerobong-cerobong pabrik yang terus mengeluarkan asap itu. (yad/bersambung)

Tetenger Gerbang Makam Sayyid Abdurrahman, Paman Sunan Giri Sebelum Hilang Selengkapnya

Sunan Giri Pindahkan Bukit dan Makam Dewi Sekardadu, Ibundanya dari Banyuwangi ke Gresik 

Ngelutus di “Grissee Kota Bandar” (2)

GRESIK,1minute.id – MAKAMDewi Sekardadulengang. Siapa Raden Ajeng Dewi Sekardadu? Dewi Sekardadu adalah ibunda Sunan Giri. Waliyullah. Masyarakat Gresik menyakini makam Dewi Sekardadu dulu berada di Blambangan, Banyuwangi.

Konon, mengingat jarak Gresik-Banyuwangi yang cukup jauh. Sunan Giri memiliki gelar Prabu Satmata atau Kepala Pemerintahan di Bukit Kedaton itu kemudian bermunajat kepada Allah agar makam Dewi Sekardadu beserta bukitnya dipindahkan ke kota dimana beliau mengajarkan Islam kali pertama.

Tempat itu dinamakan Gunung Anyar. Salah satu dusun di Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Makam Dewi Sekardadu berada dalam satu cungkup yang megah. Khusus untuk makam Dewi Sekardadu ditutup dengan kain kelambu.

SILSILAH : Prasasti tentang silsilah Raden Ajeng Dewi Sekardadu yang di pesarean Dewi Sekardadu di Dusun Gunung Anyar, Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Di dalam cungkup itu juga terdapat dua makam lainnya. Makam pertama adalah Panembahan Mas Gunung Anyar dan satunya tidak disebutkan namanya. Berdasarkan silsilah diketahui Panembahan Mas Gunung Anyar merupakan keturunan keempat dari Sunan Giri. Bangunnya semi permanen. Tembok dan gebyok kayu ukiran yang sangat terawat baik. 

Di sekitar halaman pesarean Dewi Sekardadu ditumbuhi pepohonan yang rindang sehingga membuat suasana terasa teduh. Ada fasilitas penunjang lainnya yakni musalah, toilet serta joglo untuk para peziarah beristirahat. (yad/bersambung)

Sunan Giri Pindahkan Bukit dan Makam Dewi Sekardadu, Ibundanya dari Banyuwangi ke Gresik  Selengkapnya

Nyekar ke Sumur Songo, Peziarah Langsung Tabur Bunga, Lalu Berdoa 

Padusan, Tradisi Nyekar Menjelang Ramadan di Gresik (2)

GRESIK,1minute.id – Padusan di Pemakaman Islam Sumur Songo berbeda dengan makam Islam Tlogopojok. Di makam berlokasi di Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Gresik ini tertata lebih ciamik. Lebih bersih karena dikelola oleh Pengurus Pemakaman Islam Sumur Songo. 

Peziarah cukup membawa kembang, kemudian berdoa. Tidak perlu repot membersihkan rumput atau tanaman yang tumbuh. Sebab, pengurus makam telah membersihkan secara rutin. Patut mendapatkan apresiasi. Saat padusan, seperti saat ini, memang banyak dijumpai anak-anak yang menawarkan jasa bersih-bersih makam. Akan tetapi, mereka hanya membawa sapu lidi untuk menyapu atau membersihkan dari daun-daun yang rontok. 

Penataan nizan atau kijingan juga lebih rapi. Sebab, pengurus telah membuat peraturan yang harus dipatuhi oleh keluarga atau kerabat mereka bila jenazah hendak di makamkan di Sumur Songo , yang dalam bahasa Jawa adalah Siti Lebet Sedoso Kirang Setunggal itu.

SUMUR SONGO : Siti Lebet Sedoso Kirang Setunggal dan pengumuman terkait standar ukuran bangunan nizan di tempelkan di kaca kantor pengurus makam Sumur Songo pada Senin, 11 Maret 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Siti artinya tanah ; Lebet (Masuk/kedalam) ; Sedoso adalah sepuluh ; kirang atau kurang ; dan setunggal (satu). Dalam peraturan itu disebutkan : sesuai keputusan pengurus makam Sumur Songo tanggal 9 November 2015, maka standar ukuran bangunan (kijingan/nisan) telah ditetapkan panjang 180 centimeter dan lebar 80 centimeter. “Dilarang membangun melebihi standar,” bunyi dalam pengumuman yang di tempelkan di tembok dalam makam Sumur Sungo itu.

Selain menentukan standar ukuran nizan, pengurus juga memiliki kewenangan mengatur jarak antarmakam. Ketupusan itu diteken oleh Hudi Suyato pada 9 November 2015. 

Dalam pengamatan 1minute.id penataan makam Sumur Songo terlihat rapi. Akses jalan peziarah selebar 1,5 meter dengan konstruksi paving. Sehingga, para peziarah bisa lebih nyaman. Sudah selayaknya bisa di tiru di makam Islam Tlogopojok. 

Selain padusan, tradisi menjelang bulan suci Ramadan, pada hari-hari tertentu, malam Jumat, misalnya banyak dikunjungi para peziarah. Mereka yang berziarah ini ngalap berkah ke pesarean Nyai Ageng Tumengkang Sari yang berada di sisi utara dalam kompleks Makam Sumur Songo itu. Siapa Nyai Ageng Tumengkan Sari? Selamat menunaikan ibadah puasa, Ramadan. (yad/habis)

Nyekar ke Sumur Songo, Peziarah Langsung Tabur Bunga, Lalu Berdoa  Selengkapnya

Di Makam Islam Tlogopojok, Peziarah Gunakan Jasa Pembersihan Makam Dadakan 

(Padusan, Tradisi Nyekar Menjelang Ramadan di Gresik/bagian 1)

GRESIK,1minute.id – Sehari menjelang bulan suci Ramadan suasana pemakaman umum lebih riuh. Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1445 Hijrah pada Selasa, 12 Maret 2024. Ribuan orang datang untuk berziarah ke makam leluhur atau orang-orang yang dikasihinya. Semua pemakaman umum ramai peziarah untuk padusan. Di kota/kabupaten lain menyebut peziarah menjelang Ramadan ini megengan

Makam Islam Tlogopojok dan makam Islam Sumur Songo, dua diantara ratusan tempat pemakaman di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik banyak dikunjungi peziarah. Makam Islam Tlogopojok, di Kelurahan Tlogopojok adalah makam terbesar di Gresik yang berpenduduk 1,3 juta jiwa ini. Sedangkan, makam Sumur Songo (Siti Lebet Sedoso Kurang Setunggal) berada di Kelurahan Sidokumpul. Keduanya berada di Kecamatan/ Kabupaten Gresik. 

Dalam pengamatan 1minute.id , pengelolaan kedua makam terbesar itu berbeda. Bila makam Tlogopojok, peziarah harus bekerja ekstrakeras untuk mbatati rumput atau tanaman liar yang tumbuh subur disana. Saking suburnya, tanaman liar sampai menutupi mahesan atau nisan bila tidak sering diziarahi oleh keluarga atau kerabatnya. Jasa mbatati suket alias rumput atau tanaman menui berkah tradisi tahun tersebut. Slamet, salah satu pemuda yang mendapatkan berkah dari tradisi padusan. “Lumayan sehari bisa lebih dari seratus ribu,” kata pemuda bertubuh lencir itu. 

Ada puluhan bahkan ratusan orang yang seperti Slamet menekuni profesi pembersihan makam secara dadakan itu. Tidak patokan harga jasa untuk membersihkan makam di Makam Islam Tlogopojok itu. Negosiasi. Pembersihan makam biasanya dilakukan secara berkelompok mulai dua orang sampai tujuh orang.  “Sembarang (terserah) yang penting pantas,” katanya. 

Selain jasa pembersihan makam, padusan menjadi berkah para penjual kembang nyekar. Mulai dari simpang empat Jalan Gubernur Suryo sampai makam Islam Tlogopojok yang jaraknya lebih kurang 1,5 kilometer banyak dijumpai masyarakat menjual kembang. Harganya Rp 5 ribu per bungkus. Pada hari-hari biasa harga kembang nyekar Rp 2.500 per bungkus. Mekanisme pasar. “Ngapunten regane mundak (maaf harganya naik),” kata seorang nenek penjual kembang nyekar di simpang empat Jalan Gubernur Suryo, Gresik pada Senin, 11 Maret 2024.

Setelah makam bersih dan menabur bunga kemudian peziarah melakukan doa di depan makam orang-orang yang dikasihi. Mereka berdoa. Ada yang melafalkan secara keras, ada juga secara senyap alias dalam hati. 

Berikut rangkaian doa ziarah kubur lengkap.

1. Ucap salam

السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّه بِكُمْ لاحقُونَ

Assalamu’alaìkum dara qaumìn mu’mìnîn wa atakum ma tu’adun ghadan mu’ajjalun, wa ìnna ìnsya-Allahu bìkum lahìqun

Artinya: “Assalamualaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Allah yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian.”

2. Membaca istighfar

أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْه

Astaghfirullah hal adzim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyumu wa atubu ilaihi

Artinya: “Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

3. Surah Al-Fatihah (3x)

Dibacakan 3 kali saat doa ziarah kubur.

Bismillahir rahmanir rahim Alhamdulillahi rabbil ‘alamin Ar Rahmaanirrahiim Maaliki yaumiddiin Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin Ihdinash-shirraatal musthaqiim Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladh-dhaalliin

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam Yang Maha Pengasih, Lagi Maha Penyayang Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya, bukan mereka yang dimurkai, dan bukan mereka yang sesat.”

4. Surah Al-Ikhlas (3x)

Qul huwallahu ahad, allahu somad, lam yalid wa lam yụlad, wa lam yakul lahu kufuwan ahad

Artinya: “Katakanlah, ‘Dialah Yang Maha Esa. Allah adalah tuhan tempat bergantung oleh segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya.”

5. Surah Al-Falaq (3x)

Qul a’udzu birobbil falaq. Min syarri maa kholaq. Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob. Wa min syarrin naffaatsaati fil ‘uqod. Wa min syarri haasidin idzaa hasad.

Artinya: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai waktu subuh dari kejahatan makhluk-Nya. Dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang mengembus napasnya pada buhul-buhul. Dan dari kejahatan orang-orang yang dengki apabila ia mendengki.”

6. Surah An-Nas (3x)

Qul auudzu birobbinnaas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khonnaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wan naas.

Artinya: “Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia. Sesembahan manusia, dari kejahatan bisikan setan yang biasa bersembunyi. Yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia. Dari setan dan manusia.”

7. Ayat Kursi

Ini adalah bagian dari doa ziarah kubur:

Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih.

Ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’. Wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.

Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya?”

“Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Allah tidak merasa berat memelihara keduanya dan Allah maha tinggi lagi maha besar.”

8. Surah Yasin

9. Tahlil, zikir, dan selawat

لَا إِلَهَ إِلَّا الله

Laailaaha Illallah

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah.”

Laa ilaaha illa anta subhaanaka innii kuntu minazh-zhaalimiin

Artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan engkau ya Allah, maha suci Engkau, sesungguhnya aku ini adalah dari golongan yang aniaya.”

Allaahumma shalli’alaa sayyidinaa muhammmadin shalaatar ridhaa wardha’an ashhaabihir ridhar ridhaa

Artinya: “Ya Allah, beri karunia kesejahteraan atas junjungan kami Muhammad, kesejahteraan yang diridai, dan ridailah daripada sahabat-sahabat sekalian.”

10. Doa ziarah kubur

Allahummaghfirlahu war hamhu wa’aafihii wa’fu anhu, wa akrim nuzuulahu wawassi’madholahu, waghsilhu bil maa’i watssalji walbaradi, wa naqqihi, minaddzzunubi wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu minad danasi.

Wabdilhu daaran khairan min daarihi wa zaujan khairan min zaujihi. Wa adkhilhul jannata wa aidzu min adzabil qabri wa min adzabinnaari wafsah lahu fi qabrihi wa nawwir lahu fihi.

Artinya: “Ya Allah, berilah ampun dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran.”

“Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari istrinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah pelindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya (HR.Muslim).”

Itulah doa ziarah kubur yang bisa dibacakan saat nyekar. (yad/bersambung)

Di Makam Islam Tlogopojok, Peziarah Gunakan Jasa Pembersihan Makam Dadakan  Selengkapnya

Hilal Tidak Terlihat Di Bukit Condrodipo, Gresik, Begini Kondisinya!

GRESIK,1minute.id – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik M. Ersat menegaskan tim rukyatul hilal dari Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Gresik tidak berhasil melihat. Awal puasa Ramadan ditetapkan Selasa lusa, 12 Maret 2024.

Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik lebih ramai dari biasanya. Ratusan pasang mata tertuju pada perukyak dari LFNU Gresik untuk rukyatul hilal di ketinggian 120 meter diatas permukaan laut (mdpl). Sejak pagi masyarakat mulai berdatangan ke Bukit Condrodipo. Badal Ashar, massa semakin banyak. Mereka menenuhi lantai. Sedangkan, para perukyak dan undangan berada di lantai Bukit Condrodipo.

Di lantai dua itu, sejumlah peralatan pendukung pengamatan hilal telah dipasang. Diantaranya, kompas, Global Positioning System (GPS), Busur Derajat, Teleskop motorik dan thedolite. Sedangkan di lantai satu sejumlah peralatan milik massa “pemburu” rukyat sedang menyorot ke langit. Selama rukyatul hilal kondisi langit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berawan. Matahari terakhir terlihat pukul 17.46 WIB dan terbenam pukul  17.46 menit, 18 detik. Hilal tidak terlihat. Tinggi hilal minus 0 derajat. 

“Posisi hilal saat ini masih berada di bawah 3 derajat, sehingga sulit untuk terlihat dengan jelas. Oleh karena itu, kemungkinan besar bulan akan digenapkan menjadi 30 hari,” katanya. Ersat menyatakan, pelaksanaan rukyatul hilal di Bukit Condrodipo ini sangat penting dalam penetapan awal bulan Ramadan 1445 H. Kementerian Agama selalu mengacu pada 3D, yaitu Di hisab, Di rukyah, Di isbat. “Dengan proses pengamatan dan penetapan ini, kita dapat memastikan awal bulan Ramadhan 1445 H,” tegasnya.

Moh. Ersat menambahkan bahwa adanya perbedaan penetapan awal Ramadan 1445 H yakni Senin, 11 Maret dan Selasa, 12 Maret 2024 merupakan suatu hal biasa. Ersat mengajak seluruh masyarakat untuk menyikapi hal tersebut dengan bijak, dan selalu mengedepankan dan menjaga toleransi dalam menghargai perbedaan tersebut.

Untuk diketahui rukyatul hilal dilakukan di 134 titik rukyatul hilal di Indonesia, 27 titik diantaranya ada di Jawa Timur, salah satunya yakni di Bukit Condrodipo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Bukit Condrodipo berada di ketinggian 120 meter diatas permukaan laut. (yad) 

Hilal Tidak Terlihat Di Bukit Condrodipo, Gresik, Begini Kondisinya! Selengkapnya

Peringati HPN 2024, Persatuan Wartawan Indonesia Gresik Istikamah Santuni Anak Yatim 

GRESIK,1minute.id –  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik  menggelar kegiatan santunan anak yatim. Bakti sosial itu rangkaian memperingati Hari Pers Nasional (HPN) dipusatkan di sekretariat PWI Gresik di Jalan AIS Nasution, Gresik pada Senin, 12 Februari 2024.

Ketua HPN 2024 PWI Gresik Raditya Firmansyah menuturkan, santunan ini masih dalam rangkaian kegiatan. Dimana kick off-nya sudah dilakukan dengan menanam tanaman tabebuya di kawasan PT Wilmar Nabati Indonesia (WNI) Gresik.

“Seperti tahun sebelumnya, kami dapat melanjutkan tradisi berbagi bersama dengan anak yatim piatu,” katanya. Lebih lanjut ia  mengatakan, untuk santunan kali ini PWI Gresik memberikan tas sekolah serta uang tunai yang diberikan kepada masing-masing anak yatim piatu. “Santunan ini diharapkan bisa dibelanjakan untuk keperluan anak-anak yatim piatu sesuai kebutuhan mereka,” katanya.

Sementara, Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiono menyatakan dirinya bersyukur bisa melanjutkan tradisi berbagi dengan anak yatim piatu.”Donasi ini merupakan sumbangan dari anggota PWI Gresik. Mudah-mudahan berkah dan bisa membantu kebutuhan yang diinginkan anak yatim piatu,” ungkapnya.

Salah satu anak yatim piatu, Hilman,10,  menambahkan, dirinya berterima kasih dengan PWI Gresik yang mau berbagi dengan dirinya. “Terima kasih pak wartawan berbagi dengan kami,” pungkasnya sambil tersenyum.(yad)

Peringati HPN 2024, Persatuan Wartawan Indonesia Gresik Istikamah Santuni Anak Yatim  Selengkapnya

Perayaan Natal di Kota Santri Kondusif, Aparat Patroli Naik Motor Trail 

GRESIK,1minute.id – Perayaan Natal 2023 di Kabupaten Gresik berlangsung kondusif. Ribuan umat Kristiani menjalankan ibadat natal dengan khusyuk. Pada Minggu malam, 24 Desember 2023, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar melakukan patroli keliling gereja untuk memastikan ibadah natal berjalan lancar. 

Mereka naik motor trail bersama anggotanya, yakni TNI, Polri dan Pol PP meninjau langsung ke sejumlah gereja. Diantaranya, Gereja Katolik St Perawan Maria di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik, dan Gereja Kristen Indonesia (GKI). Selain meninjau gereja, juga mampir melihat Pos Pengamanan (Pospam) di depan Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Alun-alun Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 untuk memastikan kegiatan ibadah berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar. Hal ini penting karena momentum Natal menjadi bagian dari ibadah umat Kristiani khususnya yang berada di Kabupaten Gresik.

“Patroli tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam merayakan Natal. Dalam patroli tersebut, Kapolres dan Forkopimda Gresik juga memberikan imbauan kepada umat Kristiani agar sama-sama menjaga dengan saling menghormati kepercayaan,” imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Seluruh pelaksanaan kegiatan Ibadah Natal 2023 di tiap-tiap gereja akan menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Gresik maupun unsur TNI-Polri untuk memberikan pengamanan serta pelayanan yang terbaik, agar kegiatan Ibadah Natal 2023 berjalan aman, damai dan sejuk.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, selama pengecekan tersebut terpantau seluruh kegiatan ibadah Natal berjalan dengan lancar. Tidak lupa Kapolres Gresik bersama Bupati Gresik dan Dandim 0817 Gresik juga mengucapkan terimakasih atas peran personil TNI-Polri, Pemerintah Daerah maupun instansi lainnya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah Natal. 

“Patroli ke gereja ini mendapat sambutan positif dari umat Kristiani. Mereka mengapresiasi langkah Polres Gresik bersama Kodim 0817 Gresik yang telah menjamin keamanan dan kenyamanan mereka dalam merayakan Natal,” tutup AKBP Adhitya Panji Anom. (yad)

Perayaan Natal di Kota Santri Kondusif, Aparat Patroli Naik Motor Trail  Selengkapnya

Ribuan Jemaah Ngalab Berkah di Haul ke-125 KH Muhammad Sholeh Tsani, Bupati Gresik :  Riyoyone Wong  Bungah 

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah dari berbagai daerah di Indonesia memenuhi halaman SMA Assa’adah di Kompleks Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin Bungah pada Kamis, 7 Desember 2023. Mereka mendatangi majelis zikir di puncak acara Haul ke-125 KH Muhammad Sholeh Tsani pemangku ke-4 Pondok Pesantren (Ponpes) Qomaruddin Bungah itu.

Rangkaian peringatan Haul dimula Rabu, 6 Desember 2023 yang diisi dengan Tadarus Al Quran bil Ghoib dilanjutkan Lailatul Qiro’ah yang dihadiri Qori’ Internasional Ustadz Muhammad Reza Maulana. Pada Kamis, 7 Desember 2023 diisi dengan Silatnas Qomaruddin ; Tahlil dan Shalawat Hadrah dengan ceramah agama oleh KH. Reza Ahmad Zahid asal Lirboyo Kediri.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menghadiri kegiatan tersebut dalam sambutannya menyampaikan, tradisi Haul KH. Muhammad Sholeh Tsani yang diperingati setiap tahun menjadi event yang selalu menjadi daya tarik lain dari Desa Bungah. 

“Iki riyoyone wong Deso Bungah (ini hari raya orang Desa Bungah). Warga Desa Bungah melakukan open house, di mana sanak saudara dan handai taulan mengunjungi rumah-rumah warga di Desa Bungah,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah sekaligus salah satu anak muassis Pondok Pesantren Qomaruddin di Haul Bungah adalah KH. Ahmad Muhammad Alhamad.

JEMAAH PUTRI : (kiri ke kanan) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali, Kadis Kominfo Gresik Ninik Asrukin mengikuti Haul ke-125 KH Muhammad Sholeh Tsani di Lapangan SMA Assa’adah, Kompleks Pondok Pesantren Qomaruddin di Desa/Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Kamis, 7 Desember 2023 ( Foto : Prokopim Pemkab Gresik for 1minute.id)

Selain Bupati Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, Asisten dan Kepala OPD Lingkup Pemkab Gresik, Pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin KH. Alaudin, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin (YPPQ) Bungah KH. Nawawi Sholeh, Santriawan/Santriwati dan alumni Pondok Pesantren Qomaruddin

Dikatakan, secara singkat dari jalur ibu KH. Muhammad Sholeh Tsani merupakan cicit dari Kiai Qomaruddin, pemangku pertama Pondok Pesantren Qomaruddin. Dari jalur ayah KH. Sholeh Tsani bersambung pada Mbah Sabil Menakanggrung Bojonegoro.

“Seiring berjalannya waktu Pondok Pesantren Qomaruddin semakin besar dengan mendirikan berbagai level pendidikan. Mulai dari PAUD, TK, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah, SMA, SMK sampai Perguruan Tinggi yaitu Universitas Qomaruddin,” terangnya.

Dirinya berharap, kepada generasi muda yang ada di Kabupaten Gresik harus punya kualitas SDM yang handal untuk menjawab tantangan kedepan di era industrialisasi dan digitalisasi yang semakin modern seperti saat ini. Semasa hidupnya KH Muhammad Sholeh Tsani telah banyak berkontribusi dalam bidang pendidikan.

“Berkat metode pembelajaran beliau (Mbah Sholeh Tsani). Pondok Pesantren Qomaruddin dapat mendirikan sekolah formal,” kata orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Menurut Gus Yani, haul merupakan sebuah bentuk mengenang jasa orang yang telah wafat. Menurutnya, hanya beberapa orang saja yang dapat memberikan dampak positif setelah mereka berpulang. Salah satunya adalah para kiai. “Salah satu dampak positif selain spiritual yaitu adanya putaran ekonomi. Karena banyak penjual berdatangan dari dalam dan luar Desa Bungah, “pungkasnya.

Sebelumnya, mewakili Gubernur Jawa Timur staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM Hendri Gunawan mengucapkan permohonan maaf karena Ibu Gubernur Jatim tidak bisa menghadiri Haul ke-125 KH. Muhammad Sholeh Tsani karena ada sesuatu hal yang tidak bisa ditinggalkan.

“Atas nama Ibu Gubernur Jatim, saya mengucapkan terima kasih kepada pemangku, pengasuh dan pengurus Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin Bungah yang selama ini sudah mencetak generasi muda/penerus yang berkualitas,” singkatnya. Hingga pukul 20.18 WIB, ribuan jemaah masih menyemut di lokasi Haul dengan ikut Salawat Hadrah dihadiri oleh ISHARI baik dari Gresik maupun luar Gresik. (yad)

Ribuan Jemaah Ngalab Berkah di Haul ke-125 KH Muhammad Sholeh Tsani, Bupati Gresik :  Riyoyone Wong  Bungah  Selengkapnya