Fundamental Kuat, SIG Siap Buyback Saham di Tengah Dinamika Pasar

GRESIK, 1minute.id  – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tengah mengkaji rencana pembelian kembali (buyback) saham di tengah dinamika pasar saham domestik.

Kajian aksi korporasi ini dilakukan dengan memperhatikan kondisi perusahaan serta ketentuan regulator, sebagai implementasi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dan upaya menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra mengatakan, SIG terus mencermati perkembangan pasar saham domestik secara menyeluruh dan siap melakukan langkah strategis, termasuk buyback.

SIG membuka opsi buyback dengan mempertimbangkan kondisi perusahaan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.13 Tahun 2023.

“Kajian atas rencana buyback saham dilakukan secara cermat untuk mendukung kinerja perusahaan dan menjaga kepentingan pemegang saham. Di tengah dinamika pasar saham domestik, SIG menegaskan keyakinan atas fundamental kuat yang dimiliki untuk meningkatkan kinerja jangka panjang. Ini menjadi indikasi bahwa harga saham saat ini tidak serta merta mencerminkan fundamental SIG yang sesungguhnya,” kata Indrieffouny Indra.

Ia menambahkan, SIG terus menjaga momentum pertumbuhan dengan memaksimalkan peluang dan sumber daya yang ada untuk meningkatkan daya saing dan ketahanan usaha.

“SIG memiliki beragam solusi bahan bangunan inovatif untuk berbagai kebutuhan konstruksi. Operasional didukung jaringan produksi dan distribusi yang luas hingga daerah terpencil. Keunggulan ini menjadi fondasi kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Fundamental Kuat, SIG Siap Buyback Saham di Tengah Dinamika Pasar Selengkapnya

God’s Fingerprint, Karya Kaligrafi Riyanto Bikin Pencinta Seni Surabaya Terpukau di Pameran Sastra Rupa Gresik

GRESIK, 1minute.id – Puluhan seniman Gresik menggelar pameran bertajuk Sastra Rupa di Sualoka Hub, Loteng Kemasan, Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Gresik.

Pameran digelar selama sebulan, 24 Oktober – 24 November 2026. Seniman yang ambil bagian di antaranya Aam Artbro, Aly Wafa, Ahmad Fery, Aris Daboel, Kak Komang, Joko Iwan, Sahlul Fahmi, Rachmad Bazuki, Rezzo Masduki, dan Muhammad Riyanto.

Setiap karya dilengkapi puisi bebas karya penyair Dewi Musdalifah. Seperti karya Joko Iwan, lukisan abstrak dengan pusaran ombak dan kapal yang seakan masuk pusaran. Karya berukuran 150 x 115 cm dengan media Acrylic on Canvas (AOC) ini dilengkapi puisi berjudul Tangkul. Bertaut mengarak ombak // Menyuar sinar bulan // Gemintang di pucuk laut //…

Sementara karya Muhammad Riyanto, kaligrafi berjudul God’s Fingerprint mendapat apresiasi dari Made Agus Sumantra, pegiat seni asal Surabaya yang membuka pameran dengan puisi berjudul PULANG. Aku pulang ke semesta, kembali ke danau hijau // tangan mawar, mata matahari // rambut melati, tubuh pohon jati //…

“Ada dua karya di ekshibisi Sastra dan Rupa ini. Judul karya saya, Alif City dan God’s Fingerprint,” kata Riyanto kepada 1minute.id pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Kaligrafi God’s Fingerprint berbeda dari karya lainnya. Saat 1minute.id menyambangi lokasi pada Rabu malam, 28 Oktober 2026, suasana lengang. Semua karya tertempel rata di tembok. Namun, kaligrafi berukuran 130 x 130 cm ini tampil beda, seperti kertas lipat yang belum sempurna. Melengkung di empat sudut. Di bagian tengah mirip alat fingerprint dengan angka 99.

Makna God’s Fingerprint

Riyanto membagikan narasi karyanya:

Manusia menciptakan chip, Tuhan menciptakan manusia. Dari perbandingan itulah lahir karya berjudul God’s Fingerprint, sebuah perenungan visual tentang jejak Sang Pencipta dalam tatanan semesta.

Manusia yang sesungguhnya merupakan bagian kecil dari keseluruhan jejak penciptaan itu, divisualkan dalam bentuk sidik jari raksasa yang tersusun dari papan sirkuit dengan garis-garis berwarna.

Seperti sidik jari manusia, karya ini memiliki pola unik yang tidak pernah sama pada setiap individu, tapi tetap berada dalam satu sistem yang saling terhubung. Jika diamati lebih dalam, ini bukan sidik jari manusia biasa, melainkan sidik jari Ilahi.

Setiap lekuk dan alurnya diisi oleh chip-chip kecil bertuliskan prinsip-prinsip ketuhanan, menandakan bahwa dalam setiap kehidupan selalu berlaku hukum Ilahi yang bekerja.

Latar papan sirkuit menegaskan analogi bahwa semesta adalah sistem besar yang dirancang dengan kode, jalur, dan fungsi yang utuh. Warna-warni pada jalur itu melambangkan keberagaman manusia dan peristiwa.

“Ya, God’s Fingerprint adalah pengingat bahwa manusia hanyalah bagian kecil dari desain besar,” ujar Riyanto.

Tentang Alif City

Kaligrafi Alif City : Pelukis kaligrafi Muhammad Riyanto (kanan) bersama Made Agus Sumantra, pegiat seni asal Surabaya saat pembukaan pameran Sastra Rupa di Sualoka Hub, Loteng Kemasan, Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Gresik. (Foto : Riyanto untuk Chusnul Cahyadi/1minute.id )

Sedangkan kaligrafi Alif City, pelukis berusia 52 tahun ini menjelaskan tentang goresan tangannya.

Menurutnya, Alif City adalah gambaran kota kecil yang modern, dengan teknologi terkini, informasi yang mudah diakses, dan fasilitas yang memenuhi kebutuhan masyarakat. Sebuah kota yang menyatukan kehidupan individu dan sosial dalam kebersamaan, kerja sama, dan toleransi.

“Teknologi menjadi sarana untuk membangun kemajuan, menyebarkan informasi religi, dan memperkuat nilai-nilai keislaman. Media sosial tidak hanya menjadi ruang komunikasi, tetapi juga jalan untuk berbagi ilmu, kebaikan, dan kesadaran akan kehadiran Allah,” katanya.

Di Alif City, kemajuan berjalan berdampingan dengan iman. Perbedaan dihormati, kepedulian dijaga, dan setiap orang memiliki kesempatan untuk hidup tenang bersama keluarga.

“Alif City tentang Teknologi, Iman, dan Kehidupan,” pungkasnya.

Riyanto, pelukis kaligrafi aliran surealisme asal Kota Santri Gresik, Jawa Timur, tumbuh di keluarga pelukis. Ayahnya seorang pelukis kaligrafi kaca, pamannya juga pelukis. Ia mengikuti jejak keluarganya dan aktif berpameran sejak 1991. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

God’s Fingerprint, Karya Kaligrafi Riyanto Bikin Pencinta Seni Surabaya Terpukau di Pameran Sastra Rupa Gresik Selengkapnya

Edy Hadisiswoyo Dilantik Jadi Pj Sekda Gresik, Gus Yani: Jaga Soliditas

GRESIK, 1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani resmi melantik Edy Hadisiswoyo sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Gresik pada Rabu, 28 Oktober 2026. Pelantikan dilaksanakan di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik. 

Edy yang saat ini menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Perekonomian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gresik menggantikan Achmad Washil Miftachul Rachman yang memasuki masa purna tugas.

Pelantikan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Gresik Nomor 800.1.3.3/253/437.73/M/2026, setelah mendapat persetujuan Gubernur Jawa Timur melalui surat tertanggal 23 Oktober 2026. Masa tugas berlaku sejak dilantik hingga paling lama tiga bulan atau sampai dilantiknya Sekda definitif.

Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu berpesan agar Pj Sekda baru dapat menjaga kekompakan birokrasi. “Tantangan ke depan kita hadapi bersama-sama. Saya harap bisa kompak, solid, dan sabar. Insyaallah diberikan kemudahan oleh Allah,” ujar Gus Yani.

Pada kesempatan itu, Gus Yani juga menyampaikan apresiasi kepada Achmad Washil atas pengabdian selama 5 tahun 1 bulan sebagai Sekda Gresik.

Gus Yani juga menyinggung program prioritas, yakni penguatan beasiswa pendidikan. Pemkab Gresik telah menganggarkan Rp 7 miliar pada APBD 2027 untuk subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) Rp 2,5 juta per semester dan uang saku Rp 1 juta per semester. Ia berharap program tersebut dapat disinergikan dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang akan dibahas dalam Musrenbang CSR November 2026.

Sementara itu, Edy Hadisiswoyo menyampaikan terima kasih atas amanah tersebut dan memohon arahan dari Forkopimda serta seluruh kepala OPD.

“Bagaimana visi misi Bupati kita wujudkan bersama-sama dengan seluruh OPD. Saya harap bisa saling koordinasi, saling menjaga, dan bisa ada sebuah kekompakan,” kata Edy.

Pelantikan ini diharapkan menjaga keberlangsungan roda pemerintahan sembari menyiapkan pengisian jabatan Sekda definitif sesuai aturan yang berlaku. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Edy Hadisiswoyo Dilantik Jadi Pj Sekda Gresik, Gus Yani: Jaga Soliditas Selengkapnya

Tembus 6,59 Juta Ton, Petrokimia Gresik Topang Ketahanan Pangan Nasional

GRESIK, 1minute.id – PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), mencatatkan total produksi pupuk dan nonpupuk sebesar 6,59 juta ton hingga September 2026. Capaian tersebut memperkuat kontribusi perusahaan dalam mendukung ketersediaan pupuk bagi petani sekaligus bahan kimia dasar untuk industri nasional.

Dari total produksi tersebut, lebih dari 4 juta ton merupakan produk pupuk yang berperan penting mendukung produktivitas pertanian nasional. Sementara produksi bahan kimia dasar dan nonpupuk mencapai hampir 2,5 juta ton untuk menunjang kebutuhan industri.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, di Gresik pada Selasa, 27 Oktober 2026, menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan menjaga produktivitas untuk dua sektor strategis nasional, yakni pertanian dan industri.

“Capaian produksi ini bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan besarnya tanggung jawab Petrokimia Gresik dalam mendukung kebutuhan masyarakat dan industri. Di sektor pertanian, kami berperan menyediakan pupuk untuk menunjang produktivitas petani. Sementara melalui produksi bahan kimia dasar dan nonpupuk, kami turut mendukung keberlangsungan berbagai aktivitas industri nasional,” ujar Daconi.

Langkah tersebut diperkuat inovasi internal, salah satunya GIO FILTER 1B yang dikembangkan di Pabrik Amoniak 1B. Melalui penambahan Molecular Dryer Filter 154-LC, inovasi ini berhasil menekan kehilangan potensi produksi (loss product) amoniak dari sebelumnya 13.409,21 ton menjadi nol. Inovasi tersebut juga mendorong peningkatan produksi harian dari 1.970,21 ton menjadi 2.000 ton, dengan efisiensi biaya mencapai Rp9,5 miliar.

Di sektor pertanian, Petrokimia Gresik memperkuat sinergi dengan Pupuk Indonesia Grup untuk mendukung kesiapan menghadapi musim tanam Oktober–Maret. Koordinasi dilakukan untuk menjaga keselarasan kapasitas produksi, ketersediaan stok, dan kebutuhan penyaluran pupuk bersubsidi.

“Memasuki musim tanam, ketersediaan pupuk menjadi salah satu faktor penting yang mendukung aktivitas petani. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi bersama Pupuk Indonesia Grup agar kesiapan produksi selaras dengan kebutuhan penyaluran,” jelasnya.

Daconi menegaskan capaian tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan produktivitas melalui penguatan operasional dan inovasi.

Ia menjelaskan, capaian tersebut tidak lepas dari upaya peningkatan keandalan operasional, efisiensi, serta efektivitas proses produksi. Optimalisasi pabrik terus dilakukan untuk menjaga produktivitas sekaligus memastikan kesiapan memenuhi kebutuhan secara berkelanjutan.

“Pertanian yang produktif dan industri yang berdaya saing sama-sama membutuhkan dukungan pasokan yang berkelanjutan. Inilah kontribusi nyata yang ingin terus kami perkuat untuk Indonesia,” tutupnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Tembus 6,59 Juta Ton, Petrokimia Gresik Topang Ketahanan Pangan Nasional Selengkapnya

Lepas 187 Atlet POPDA dan PEPARPEDA Jatim 2026, Bupati Yani Targetkan Gresik Naik Peringkat

GRESIK, 1minute.id – Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, melepas keberangkatan 187 atlet dan ofisial yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur Tahun 2026.

Pelepasan kontingen dilaksanakan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Selasa, 27 Oktober 2026. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober – 11 November 2026 di Kota Surabaya dan Kabupaten Ngawi.

Kontingen Kabupaten Gresik akan berkompetisi pada 22 cabang olahraga (cabor) POPDA dan 3 cabor PEPARPEDA dengan mengusung moto “Satu Semangat Berjuta Kegembiraan” dan tema “Bertanding dalam Sportivitas Menuju Prestasi Dunia”.

Bupati Yani menyampaikan bahwa perjuangan para atlet membutuhkan komitmen bersama, baik atlet maupun ofisial, agar pembinaan olahraga di Kabupaten Gresik menghasilkan prestasi terbaik.

“Kita membutuhkan komitmen dari para atlet dan ofisial untuk mendukung prestasi olahraga Kabupaten Gresik. Kami terus mendoakan agar seluruh atlet diberikan kemudahan, kesehatan, dan kekuatan selama berkompetisi di luar daerah,” ujar Bupati Yani.

Ia berpesan agar para atlet senantiasa menjaga nama baik daerah, kesehatan, serta kedisiplinan selama pertandingan.

“Selamat bertanding dan berjuang untuk para atlet Kabupaten Gresik. Bawa nama baik Kabupaten Gresik, jaga kesehatan selama di sana, dan jangan lupa disiplin waktu,” pesannya.

Bupati Yani berharap kontingen Gresik mampu meningkatkan capaian prestasi dari periode sebelumnya, atau setidaknya mempertahankan posisi yang telah diraih.

Pada POPDA XIV dan PEPARPEDA II Jatim 2024, Kabupaten Gresik berhasil menduduki peringkat keempat dengan raihan 21 medali emas, 20 perak, dan 15 perunggu.

“Semoga Kabupaten Gresik dapat meningkatkan peringkat dari periode sebelumnya, atau minimal mempertahankan prestasi yang sudah diraih,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Disparekrafbudpora Kabupaten Gresik, Saifudin Ghozali, menjelaskan bahwa atlet yang diberangkatkan telah melalui proses verifikasi dan seleksi ketat.

“Para atlet yang diberangkatkan ini sudah melalui tahapan verifikasi dan seleksi yang luar biasa. Atlet yang kita kirim merupakan mereka yang memiliki potensi meraih medali,” terangnya.

Kontingen Gresik menargetkan minimal mempertahankan posisi keempat. Reward bagi atlet berprestasi pun telah disiapkan sejak awal tahun sebagai bentuk apresiasi.

Pelepasan ditandai dengan penyematan atribut kepada perwakilan atlet oleh Bupati Gresik sebagai simbol pemberangkatan.

Ajang dua tahunan ini menjadi media evaluasi pembinaan olahraga pelajar se-Jawa Timur sekaligus menjaring bibit atlet berbakat untuk tingkat yang lebih tinggi. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Lepas 187 Atlet POPDA dan PEPARPEDA Jatim 2026, Bupati Yani Targetkan Gresik Naik Peringkat Selengkapnya

Bupati Yani Dorong UMKM Kuliner Gresik Naik Kelas Lewat Sertifikasi BNSP

GRESIK, 1minute.id – Antusiasme pelaku usaha kuliner bisa naik kelas mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Sub Sektor Kuliner Skema Okupasi Cook sangat tinggi. 

Sebanyak 50 UMKM yang daftar. Namun, kuota yang tersedia “hanya” 25 yang bisa mengikuti pelatihan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik.

Pelatihan dan Sertifikasi BNSP dihelat di Hotel Horison Gresik berlangsung tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 27–29 Oktober 2026.

Program ini menjadi upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata dan ekonomi kreatif sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik, Nuri Mardiana, saat membuka kegiatan menyampaikan pesan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, agar peserta memanfaatkan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi uji kompetensi.

Menurutnya, sektor kuliner memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi kreatif. Namun, kemampuan mengolah makanan perlu diimbangi dengan pemahaman keamanan pangan, kebersihan, efisiensi kerja, serta pelayanan profesional.

“Rasa yang enak saja tidak cukup. Pelaku industri kuliner juga dituntut menguasai standar keamanan pangan, higienitas, efisiensi kerja, hingga pelayanan kepada pelanggan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sertifikat kompetensi menjadi pengakuan atas kemampuan seseorang sesuai standar nasional. Hal tersebut dapat menjadi modal bagi tenaga kerja yang ingin memasuki industri formal maupun pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis kuliner secara mandiri.

Kepala Disparekrafbudpor Gresik, Saifudin Ghozali, menjelaskan bahwa pelatihan dan sertifikasi BNSP merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas SDM ekonomi kreatif.

“Harapan kami, sertifikasi ini bermanfaat bagi peserta dan mampu meningkatkan nilai usaha yang sudah dijalankan. Karena itu, kami berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan sampai selesai dan menjalani uji kompetensi dengan baik,” ujarnya.

Dalam pelatihan ini, peserta memperoleh materi dari Muchammad Chilmi. Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gresik, Ricke Mayumi, juga memberikan materi terkait dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Pelatihan berlangsung dalam dua tahap. Hari pertama diisi materi pengantar dan teori. Hari kedua pendalaman materi dan praktik. Hari ketiga pelaksanaan uji kompetensi meliputi ujian tertulis serta ujian lisan dan praktik.

Salah satu peserta, Elia, 48, pelaku UMKM olahan ikan bandeng asal Ujungpangkah, mengaku bersyukur terpilih mengikuti program tersebut.

“Alhamdulillah, lebih dari 50 orang yang mendaftar, saya terpilih menjadi salah satu dari 25 peserta. Harapannya, saya bisa mendapatkan ilmu untuk mengembangkan usaha dan memperoleh sertifikasi BNSP,” ungkap Elia. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Bupati Yani Dorong UMKM Kuliner Gresik Naik Kelas Lewat Sertifikasi BNSP Selengkapnya

Kejar Data Akurat, Pemkab Gresik Gandeng TNI-Polri untuk Perlinsos Digital

GRESIK, 1minute.id – Pemkab Gresik melalui Dinas Sosial mempercepat pendataan kemiskinan lewat Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk 300 personel TNI-Polri digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik pada Senin, 26 Oktober 2026.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengatakan, Perlinsos Digital untuk menyatukan data kemiskinan yang selama ini berbeda antara BPS, desa, dan DTKS.

Data BPS mencatat angka kemiskinan Gresik 9,95 persen atau sekitar 130 ribu jiwa. Verifikasi tingkat desa sekitar 140 ribu jiwa, sementara data desil 1-4 di DTKS mencapai 500 ribu jiwa.

“Perbedaan data ini jadi alasan kita percepat Perlinsos Digital. Kita ingin data terhubung dan terverifikasi, agar bantuan lebih tepat sasaran,” ujar Wabup Alif.

Sistem ini akan menghubungkan data lintas kementerian dan lembaga untuk menilai kelayakan penerima bantuan secara objektif. Pemkab menargetkan 442.390 Kepala Keluarga (KK) di Gresik terdaftar di sistem Perlinsos Digital. Ia meminta agen tidak hanya fokus pada warga miskin yang sudah diketahui, tapi mendorong semua KK untuk mendaftar.

“Pendaftaran tidak otomatis jadi penerima bantuan. Kelayakan tetap ditentukan sistem dan verifikasi,” jelasnya. Aktivitas agen akan dipantau lewat portal per kecamatan. Peserta juga didorong aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui Disdukcapil.

Kasat Binmas Polres Gresik AKP M. Nur Setyabudi yang mewakili Kapolres menekankan pentingnya akurasi data, edukasi ke masyarakat, serta pengawasan untuk cegah penyalahgunaan data dan pungli. Agen diminta humanis, berkeadilan, dan menjaga netralitas.

Bimtek menghadirkan Kadinsos Umi Khoiroh dan Kadis Dukcapil Muhammad Hari Syawaludin sebagai pemateri. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kejar Data Akurat, Pemkab Gresik Gandeng TNI-Polri untuk Perlinsos Digital Selengkapnya

Gus Yani Kukuhkan 3.500 Anggota ASLINMAS Gresik, Tak Hanya Jaga Keamanan Tapi Juga Kepedulian Sosial

GRESIK, 1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali membangkitkan peran Linmas melalui Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS).

Sebanyak 3.500 anggota mengikuti Apel Akbar dan pelantikan pengurus DPC ASLINMAS Kabupaten Gresik periode 2026-2031 di Stadion Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Senin, 26 Oktober 2026.

Apel dipimpin langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Gus Yani menegaskan, ASLINMAS bukan hanya penjaga keamanan, tapi garda terdepan kepedulian sosial.

“Keberadaan ASLINMAS diharapkan tidak hanya dirasakan ketika masyarakat menghadapi gangguan, tetapi juga ketika mereka membutuhkan pendampingan untuk keluar dari kesulitan,” tegas Gus Yani.

Ia meminta anggota ASLINMAS aktif mengenali warga yang kesulitan ekonomi dan akses pelayanan dasar, lalu menghubungkan mereka dengan pemerintah desa, kelurahan, dan perangkat daerah terkait.

Tiga arahan utama Bupati untuk ASLINMAS, yakni Tingkatkan disiplin dan profesionalisme ; Kedepankan sikap humanis dan kepedulian sosial dan Perkuat sinergi dan kesiapsiagaan dengan Pemda, TNI-Polri, kejaksaan, dunia usaha, dan tokoh masyarakat.

Dalam apel tersebut, Mochamad Choirul Rizal dilantik sebagai Ketua DPC ASLINMAS Gresik 2026-2031. Didampingi Kurnia Suryandi sebagai Wakil Ketua I Bidang Operasional dan Zainul Arifin Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Masyarakat. Sekretaris dijabat Agustin Halomoan Sinaga dan Bendahara Nieffa Indra Lesmana.

Pelantikan ditandai pembacaan SK, pengucapan ikrar, dan penyerahan bendera pataka dari Bupati kepada Ketua DPC terpilih. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Gus Yani Kukuhkan 3.500 Anggota ASLINMAS Gresik, Tak Hanya Jaga Keamanan Tapi Juga Kepedulian Sosial Selengkapnya

Bupati Yani Hadiri Puncak Hari Santri 2026 Fatayat NU Gresik di GNI

GRESIK, 1minute.id – Puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 digelar Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Gresik di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik, pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Mengusung tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri”, kegiatan ini menjadi momentum penguatan kemandirian kader, pemberdayaan desa, dan kolaborasi pelayanan masyarakat.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kiprah Fatayat NU yang terus berkhidmat bagi masyarakat. Ia berharap semangat pengabdian kader NU tetap tulus dan ikhlas.

“Di momen Hari Santri ini, mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan dan terus berkhidmat. Semoga niat kita menjadi kader NU, baik Fatayat, Ansor, Muslimat, IPNU, IPPNU, dan lainnya, senantiasa tulus dan ikhlas membantu sesama,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Yani juga menyoroti peran pemerintah desa yang membuka ruang bagi kemandirian Fatayat hingga tingkat ranting.

“Di tengah keterbatasan anggaran desa, pemerintah desa tetap memberi ruang luar biasa bagi kemandirian Fatayat NU hingga ranting. Ketika Fatayat di desa diberi ruang, kesempatan berkarya, dan bisa bersinergi dengan pemerintah desa, ini luar biasa,” ungkapnya.

Ia menyampaikan terima kasih atas gerak cepat kader Fatayat dalam perlindungan sosial di Kabupaten Gresik.

“Hampir rata-rata kader Fatayat telah menjadi relawan perlindungan sosial. Ini bentuk pengabdian sukarela yang tidak digaji,” tuturnya.

Dukungan kemandirian ekonomi juga diwujudkan melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian RI untuk Fatayat NU Gresik. Bantuan tersebut selanjutnya dikelola Desa Mojopuro, Kecamatan Balongpanggang.

“Bantuan alsintan ini keputusan dari Menteri Pertanian. Tolong dijaga dan dirawat, semoga bisa memberikan manfaat,” pesan Bupati Yani.

Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik KH. Mulyadi menegaskan kemandirian adalah prinsip penting NU, meliputi kemandirian akidah, jamaah, ekonomi, dan kebangsaan.

Semangat itu tercermin dalam penghargaan Desa Sahabat PC Fatayat NU Gresik sebagai apresiasi bagi desa pendukung penguatan kader di ranting. Penilaian meliputi kaderisasi, penguatan kelembagaan, advokasi, data dan informasi, serta kajian dan digitalisasi.

Enam desa terbaik menerima penghargaan:

Juara 1: Ranting Banyutengah

Juara 2: Ranting Bungah

Juara 3: Ranting Tanggulangin

Harapan 1: Ranting Lowayu

Harapan 2: Ranting Cerme Kidul

Harapan 3: Ranting Peganden

Rangkaian acara diisi deklarasi Ruang Bersama Indonesia hasil kolaborasi dengan Dinas KBPPPA Gresik, serta penandatanganan MoU dengan Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Pertanian Kabupaten Gresik.

Melalui momentum HSN 2026, Fatayat NU Gresik diharapkan semakin memperkuat peran kader perempuan dalam pemberdayaan desa dan perlindungan sosial. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Bupati Yani Hadiri Puncak Hari Santri 2026 Fatayat NU Gresik di GNI Selengkapnya

Rakernas IV Punguan Silauraja Indonesia di Surabaya, Perkuat Persatuan Marga dan Ekonomi Kreatif Menuju Indonesia Emas 2045

SURABAYA, 1minute.id – Perkumpulan Punguan Silauraja Indonesia yang menaungi empat marga besar keturunan Silauraja, yakni Malau, Manik, Ambarita, dan Gurning, menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV di Hotel Tunjungan Surabaya pada Jumat hingga Minggu. 23-25 Oktober 2026.

Rakernas dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Dalam sambutannya, Emil menyampaikan kebanggaan atas kontribusi marga Silauraja dalam pembangunan di Jawa Timur.

“Selamat datang di Surabaya kepada semua peserta Rakernas yang datang dari seluruh Indonesia. Terima kasih kepada Punguan Silauraja Indonesia yang sudah ikut berkontribusi dalam pembangunan Jawa Timur,” ujar Emil Dardak di hadapan peserta pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Rakernas IV mengusung tema “Sada Lulu Anak Sisada Lulu Boru dalam Membangun Ekonomi Kreatif Silauraja Menuju Indonesia Emas 2045.”

Ketua Panitia Rakernas IV, Prof. Raja Olan Saut Gurning, yang juga Ketua DPD Jawa Timur, menyebut Surabaya dipilih sebagai tuan rumah karena merepresentasikan semangat kepahlawanan dan keberagaman.

“Surabaya dipilih karena semangat kepahlawanan dan keberagamannya merepresentasikan semangat persatuan kami. Ini bukan hanya rapat kerja, tapi temu kangen keluarga besar Silauraja dari Sabang sampai Merauke,” katanya.

Ketua Umum DPP Punguan Silauraja Indonesia, Daslan Malau, didampingi Sekretaris Umum Enos Manik, menegaskan Rakernas menjadi momentum evaluasi dan penyusunan program kerja baru. Rakernas dihadiri DPP, DPD se-Indonesia, Dewan Penasehat, Pengawas, Kehormatan, dan Pakar tingkat nasional, serta utusan dari setiap marga Malau, Manik, Ambarita, dan Gurning.

“Rakernas ini untuk mempererat tali silaturahmi antar pimpinan daerah, mengevaluasi program kerja, menyusun program baru, serta memperkuat struktur organisasi dan membahas isu-isu aktual terkait Punguan Silauraja, masyarakat Batak, dan bangsa,” pungkas Daslan. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Rakernas IV Punguan Silauraja Indonesia di Surabaya, Perkuat Persatuan Marga dan Ekonomi Kreatif Menuju Indonesia Emas 2045 Selengkapnya