Tim Damkar Gercep, Sekretaris Perusahaan PT Petrokimia Gresik : Pabrik yang Terbakar, Tidak Mengganggu Operasional dan Aktivitas Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Asap hitam itu membumbung tinggi. Dalam video amatir asap hitam itu berasal dari pabrik NPK PT Petrokimia Gresik. Kebakaran terjadi sekitar pukul.09.45 WIB. Tim tanggap darurat, pemadam kebakaran berhasil memadamkan amuk si jago di pabrik berlokasi di Jalan Gubernur Suryo, Keleruhan Tlogopojok, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur sekitar pukul 10.20 WIB atau selama 35 menitan.

Tidak korban dalam musibah kebakaran ini. Kini, penyebab terbakarnya pabrik NPK itu masih dilakukan penyelidikan.

Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Adityo Wibowo membenarkan kejadian kebakaran tersebut “Memang benar adanya (kebakaran, Red), namun langsung padam dalam hitungan menit. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, ini tidak mengganggu operasional, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar perusahaan,” ujar Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Adityo Wibowo pada Jumat, 13 Desember 2024.

Ia menjelaskan, asap mulai terlihat pada pukul 9.43 WIB dan padam pada pukul 10.20 WIB. Kecepatan ini tentunya hasil kinerja dari tim PMK Petrokimia Gresik yang dengan sigap bergerak untuk memadamkan api dengan mengerahkan dua mobil pemadam. Satu di antaranya adalah mobil Bronto Skylift.

“Teknologi yang dimiliki Bronto Skylift membantu tim PMK mempercepat pemadaman. Mobil ini cukup modern dan mumpuni untuk berbagai medan. Mobil Bronto Skylift mampu memadamkan api di ketinggian 32 meter,” terang Adit, sapaan akrab, Adityo Wibowo.

Ia juga mengungkapkan, keberhasilan pemadaman tersebut tidak lepas dari peran Srikandi Damkar (Pemadam Kebakaran) Petrokimia Gresik. Menurutnya Srikandi Damkar sangat berkontribusi dalam mempercepat proses pemadaman sehingga tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa.

Lebih lanjut Adit juga kembali memastikan bahwa kebakaran ini tidak akan mengganggu operasional perusahaan dalam menyediakan layanan solusi agroindustri. Operasional pabrik NPK berjalan seperti biasa.

“Stakeholder pertanian tidak perlu khawatir, kami memastikan kejadian ini tidak mengganggu tugas kami dalam rangka menyediakan pupuk untuk Indonesia,” tegasnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung pemadaman kebakaran ini. “Kami juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena kebakaran ini sudah kami atasi,” tutup Adit. (yad)

Tim Damkar Gercep, Sekretaris Perusahaan PT Petrokimia Gresik : Pabrik yang Terbakar, Tidak Mengganggu Operasional dan Aktivitas Masyarakat Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Menuju Three Zero 2030, Stigma & Diskriminasi ODHA Jadi Tantangan

GRESIK1minute.id – “Saat ini yang menjadi tantangan terbesar adalah stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA),” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sarasehan Peringatan Hari AIDS Sedunia 2024 di Aula Dhurung Bawean, Kompleks Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 12 Desember 2024.

Sarasehan yang diinisiasi oleh Komisi Penanggulangan AIDS atau KPA Kabupaten Gresik diikuti ratusan orang mengusung tema “Hak Setara Untuk Semua, Bersama Kita Bisa”. 

Wabup Aminatun Habibah melanjutkan, salah satu persoalan bangsa yang belum bisa teratasi dan belum bisa terurai dengan baik sampai saat ini adalah penyebaran virus HIV/AIDS. 

“HIV/AIDS menjadi permasalahan tidak hanya sebatas sisi kesehatan saja. Tetapi juga menjadi perhatian sosial, politik, agama, hingga ekonomi,” ucap Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Dia mengatakan,selaras dengan tema Hari AIDS Sedunia 2024, “Hak Setara Untuk Semua dan Bersama Kita Bisa”, diharapkan orang dengan HIV (ODHIV), Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dan Anak dengan HIV/AIDS (ADHA) bisa mendapat hak-haknya dan menjalani hidup secara mandiri. “Saat ini yang menjadi tantangan terbesar adalah stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA),” ujarnya.

Wabup menambahkan, tema ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan yang inklusif dalam pemenuhan hak-hak setiap individu. Termasuk akses terhadap layanan kesehatan yang setara tanpa stigma dan diskriminasi.

Menurutnya, dengan mengeliminasi stigma dan diskriminasi menjadi upaya penting dalam keberhasilan penanggulangan HIV AIDS menuju three zero pada 2030. Upaya ini sangat membutuhkan dukungan lintas program maupun lintas sektor

“Saya berharap kepada jajaran kesehatan, duta peduli HIV/AIDS, OPD, lembaga dan mitra terkait dapat mengambil peran aktif dalam memberikan edukasi dan sosialisasi. Serta melaksanakan berbagai kegiatan yang mendukung penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Gresik,” tegas Bu Min. 

Selain kolaborasi dan sinergi dengan semua stakeholder, Wabup Gresik Bu Min berharal sosialisasi semakin intens untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. 

“Mudah-mudahan melalui sarasehan ini kita dapat memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Total kasus baru sejak 2019 hingga Oktober 2024 sejumlah 667 kasus padahal target Pemerintah Kabupaten Gresik pada 2030 harus nol kasus, three zero. Nol kasus HIV AIDS, nol kematian dan nol Diskriminasi. Melalui sarasehan ini Gresik bisa mengurangi HIV/AIDS. 

Di tempat sama, Ketua Komisi Penanggulangan AIDS atau KPA Kabupaten Gresik dr. Adi Yumanto menambahkan, pada awal 2024 kegiatan KPA lebih kepada pencegahan. Selain itu memberikan pelatihan kepada duta peduli dan kegiatan rutin lainnya. Seperti penyuluhan kesehatan, sosialisasi ke sekolah dan luar sekolah hingga sarasehan. 

“Menyambut Hari AIDS Sedunia, upaya pencegahan HIV/AIDS tidak harus dilakukan KPA maupun duta peduli saja. Namun perlunya langkah strategis berbasis kolaborasi dengan pendekatan pentahelix,” kata pensiunan ASN yang pernah menjabat Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau KBPPPA Gresik itu. 

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga turut menyerahkan bantuan secara simbolis dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik yang diberikan kepada ODHA dan ADHA. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Menuju Three Zero 2030, Stigma & Diskriminasi ODHA Jadi Tantangan Selengkapnya

Ganggu Tibum Tranmas, Pol PP Gresik Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Gresik Kota

GRESIK,1minute.id – Mobil patroli Satuan Polisi Pamong Praja atau Sat Pol PP Gresik berjaga di Jalan Gubernur Suryo, Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 12 Desember 2024.

Sejumlah anggota penegak peraturan daerah atau Perda Gresik berdiri mengawasinya. Pagi itu, sekitar pukul 09.10 WIB, tidak ada pedagang kaki lima yang biasa membuka lapak dagangannya berjualan di trotoar jalan. Mereka tampak tertib.

Penjagaan dilakukan oleh Sat Pol PP Gresik karena khawatir pedagang kaki lima balik kucing. Satuan Pol PP Gresik melakukan penertiban pedagang kaki lima atau PKL  mulai Rabu, 11 Deaember 2024 pukul 23.00 WIB hingga Kamis, 12 Deaember 2024 pukul 03.45 WIB. Penertiban PKL ini dilakukan karena mereka berjualan diatas trotoar dan parkir liar. Mereka dianggap melanggar ketertiban umum.

“Penertiban dilakukan berdasarkan Perda nomor 02 tahun 2022 tentangbTibum Tranmas (ketertiban umum dan ketentraman masyarakat),” ujar Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja atau Sat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Kamis, 12 Desember 2024.

Sasaran penertiban, katanya, pedagang kaki lima dan parkir liar di sepanjang Jalan Usman Sadar hingga Jalan Gubernur Suryo, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Penertiban dilakukan menjelang dini hari itu, karena banyak pedagang berjualan di trotoar jalan. Selain di trotoar banyak pedagang menggunakan mobil pikap parkir dan berjualan. 

“Aktivitas mereka menggunakan trotoar mengganggu tibum tranmas,” tegasnya. Maraknya, penjual itu mengakibatkan kemacetan. “Parkir liar,” tegasnya. Aktivitas PKL dan parkir liar itu, mengakibatkan banyak pedagang di dalam Pasar Baru Gresik  mengeluh sepi. 

“Dengan adanya kegiatan penertiban pedagang  yang berlokasikan  di Jalan Usman Sadar dan Jalan Gub. Suryo ini karena banyaknya pengaduan dari masyarakat sehingga dari pihak Dinas Satpol pp harus turun tangan guna penertiban,” tegasnya. Dalam penertiban ini, Sat Pol PP Gresik bersinergi dengan tim URC Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Kodim 0817/Gresik, Garnisun dan Polres Gresik. “Penertiban berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Biasanya, pascapenertiban petugas Pol PP pulang pedagang balik kucing. Akan tetapi, Pol PP Gresik tetap melakukan pengawasan sehingga hingga pukul 10.00 WIB terlihat masih tertib. (yad)

Ganggu Tibum Tranmas, Pol PP Gresik Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Gresik Kota Selengkapnya

Polisinya Polisi Cek Kelengkapan Administrasi Anggota Polres Gresik, Ini Hasilnya

GRESIK,1minute.id – Seksi Profesi dan Pengamanan atau Propam Polres Gresik mengadakan pengecekan kelengkapan pribadi terhadap seluruh personel pada Rabu, 11 Desember 2024.

Pengecekan kelengkapan administrasi pribadi, antara lain,  kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP, Kartu Tanda Anggota atau KTA, Surat Izin Mengemudi alias SIM, Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK, serta penampilan sikap tampang personel dilakukan di Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusudo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Setiap anggota di minta menunjukkan semua kelengkapan admistrasi pribadi kepada polisinya polisi itu. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh anggota mematuhi aturan dan standar operasional yang telah ditetapkan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota memiliki kedisiplinan yang baik, tidak hanya dalam tugas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kelengkapan administrasi pribadi,” ujar AKBP Arief Kurniawan pada Rabu, 11 Desember 2024.

Menurutnya, disiplin internal yang baik akan memberikan dampak positif bagi kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. “Kedisiplinan anggota adalah cerminan organisasi. Jika anggota Polri tertib, maka masyarakat akan lebih percaya dan termotivasi untuk mengikuti aturan yang ada,” imbuh mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh personel Polres Gresik dinyatakan telah memenuhi kelengkapan administrasi yang diwajibkan.

“Hasil pemeriksaan hari ini menunjukkan bahwa semua anggota memiliki kesadaran yang tinggi terhadap aturan. Ini bukti bahwa kedisiplinan di lingkungan Polres Gresik sudah berjalan dengan baik,” ungkap Ipda Munip.

Kegiatan ini, lanjut Ipda Munip, akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pengawasan internal serta pembinaan disiplin untuk menjaga profesionalisme anggota Polri. Melalui langkah ini, Polres Gresik berharap dapat menjadi teladan bagi masyarakat dalam hal kepatuhan terhadap aturan dan etika. (yad)

Polisinya Polisi Cek Kelengkapan Administrasi Anggota Polres Gresik, Ini Hasilnya Selengkapnya

Profesi ini Rawan Gangguan Kesehatan Mental, Waspada !

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI  Gresik melakukan refleksi akhir tahun menggelar diskusi khusus berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan atau Dinkes Gresik pada Rabu, 11 Desember 2024.

Diskusi secara lesehan di Sekretariat PWI Gresik di Jalan A.I.S. Nasution, Gresik mengusung tema “Kesehatan Mental & Kerja Jurnalistik”.

Sholihul Huda, Ketua Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Gresik,  mengungkapkan bahwa beberapa masalah kesehatan mental yang sering dialami wartawan mencakup stres, kecemasan, hingga depresi.

“Wartawan memiliki jam kerja yang sangat fleksibel, tidak mengenal waktu, hari, bahkan harus siap dalam kondisi apapun,” ujar Huda. Menurutnya, pola kerja yang tidak teratur tersebut membuat wartawan rentan mengalami gangguan kesehatan mental. 

Jika tidak dikelola dengan baik, masalah ini dapat berkembang menjadi lebih serius. Huda juga membagikan pengalaman pribadinya sebagai wartawan di salah satu media televisi berita terbesar. 

Ia menceritakan bagaimana rutinitas meliput peristiwa besar dan mendesak seperti breaking news kerap menimbulkan tekanan tinggi. “Kadang kita mudah stres hingga mengalami gangguan kesehatan mental akibat rutinitas yang menuntut kesiapan kapan saja,” tuturnya.

Sebagai upaya pencegahan, Huda memberikan beberapa tips untuk menjaga kesehatan mental. Di antaranya, olahraga teratur, tidur cukup, membatasi penggunaan media sosial.

Kemudian mencari dukungan sosial, serta mengembangkan keterampilan koping atau menghadapi situasi penuh tekanan. “Kesehatan mental yang baik sangat penting untuk menjaga motivasi, pola pikir konstruktif, dan menghasilkan berita berkualitas,” tegas Huda.

Diskusi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran wartawan terhadap pentingnya kesehatan mental dalam menjalani profesi yang penuh tantangan. (gus/yad)

Profesi ini Rawan Gangguan Kesehatan Mental, Waspada ! Selengkapnya

Kolaborasi Dinkes dan PWI Gresik, Pengentasan Stunting Harus Libatkan Semua Stakeholder

GRESIK,1minute.id – Pengentasan stunting, masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. Saat ini, angka prevelensi stunting di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik masih di angka 15,7 persen pada semester I/2024.

Brrdasarkan Perda nomor 9/2023, ditargetkan penurunan angka stunting pada 2024 sebesar 10 persen di sisa 21 hari lagi. Dinas Kesehatan atau Dinkes Gresik dan Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Gresik menggelar diskusi kolaborasi dalam rangka menekan angka stunting di Gresik pada Selasa, 10 Desember 2024.

Diskusi di helat di Sekretariat PWI Gresik di Jalan A.I.S Nasution, Gresik dipimpin oleh Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiono dan dihadiri puluhan anggota.

Deni menyebut, berdasarkan data bahwa prevalensi stunting di Gresik pada semester I/2024 masih di angka 15,7 persen. Dan ditargetkan turun hingg angka 10 persen sebagaimana Perda Nomor 9 Tahun 2023.

“Berdasarkan data masih ada 22 desa di 9 kecamatan dengan angka prevalensi stunting tinggi. Kerentanannya pada ibu miskin, ibu remaja, keluarga terisolasi hingga hambatan tradisi dan budaya,” ungkap Deni.

Ia melanjutkan, upaya penurunan angka stunting menghadapi tantangan yang kompleks. Mulai dari keterbatasan akses hingga kendala edukasi dan sosialisasi. 

“Dalam upaya penurunan stunting ini, kita sebagai jurnalis atau wartawan mempunyai peran yang penting. Salah satunya dalam hal edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat,” imbuhnya.

Edukasi dan sosialisasi ini dapat melalui informasi atau pemberitaan pencegahan stunting, angkat cerita keberhasilan penanganan stunting sebagai inspirasi dan mendorong lahirnya kebijakan pro stunting. 

“Yang perlu digarisbawahi bahwa, persoalan stunting ini adalah sesuatu yang kompleks. Tidak bisa hanya Dinas Kesehatan atau satu instansi saja, jadi kami mendorong kolaborasi seluruh stakeholder seperti Dinas Pendidikan, KBPPPA dan lainnya dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Gresik,” tutupnya.

Dalam diskusi ini juga disoroti terkait anomali data prevalensi stunting dengan kondisi di lapangan. Diperlukan data yang valid agar penanganan stunting berjalan secara optimal. Serta optimalisasi pencegahan stunting mulai dari anak remaja. Salah satunya pengawasan pemberian vitamin kepada remaja hingga pencegahan pernikahan dini. Permasalahan kompleks akan terurai dengan kolaborasi bersama-sama. (yad/gus)

Kolaborasi Dinkes dan PWI Gresik, Pengentasan Stunting Harus Libatkan Semua Stakeholder Selengkapnya

Inovasi Precise Interlock Brick, SIG Tawarkan Solusi atas Tiga Tantangan Proyek 3 Juta Rumah

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) optimistis inovasi produk turunan semen hijau yakni precise interlock brick menjadi solusi jitu untuk menjawab tantangan penyediaan 3 juta rumah.

Target proyek 3 juta rumah yang dicanangkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) disebut menghadapi sejumlah tantangan seperti target penyelesaian yang singkat yakni setahun, keterbatasan anggaran, dan rendahnya daya beli masyarakat. 

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, Kementerian BUMN bersama dengan Kementerian PKP hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian yang berkualitas dan terjangkau, melalui proyek 3 juta rumah. 

Beberapa perusahaan BUMN, termasuk SIG yang merupakan penyedia solusi konstruksi infrastruktur dan perumahan, dikolaborasikan untuk mendukung program nasional tersebut dan memastikan tantangan yang menyertainya bisa teratasi secara efektif.

“Melalui kolaborasi perusahaan BUMN, Kementerian BUMN berkomitmen untuk menghadirkan solusi perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan,” tutur Erick Thohir. Tiga BUMN yang berkolaborasi adalah SIG selaku penyedia bahan bangunan, BTN selaku penyedia fasilitas pembiayaan, dan Perumnas yang akan melaksanakan pembangunan hunian terintegrasi atau transit-oriented development atau TOD.

Direktur Utama SIG Donny Arsal menyatakan, SIG menyediakan produk bahan bangunan inovatif yang rendah emisi, serta fasilitas pembiayaan pemilikan rumah. Kolaborasi antar BUMN tersebut memungkinkan SIG memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian berkualitas dan terjangkau, serta memenuhi aspek keamanan dan kenyamanan. 

”Sebagai market leader di industri bahan bangunan domestik, SIG memiliki kapabilitas untuk mendorong pembangunan rumah ramah lingkungan. Kehadiran semen hijau SIG dan produk turunannya yaitu precise interlock brick, memberikan nilai tambah yang mampu menjadi solusi atas tantangan kepemilikan rumah saat ini,” kata Donny Arsal.

Sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan di Indonesia, SIG mendorong penggunaan semen hijau yang rendah emisi dan produk turunannya yang ramah lingkungan. Precise interlock brick merupakan hasil penelitian terapan dengan mekanisme kerja yang saling mengunci antar balok seperti sistem lego.

Penggunaan precise interlock brick memberikan banyak keuntungan dalam pembangunan rumah dibandingkan material konvensional, karena lebih efisien dalam penggunaan material dan lebih mudah dalam pengaplikasian.

Durasi konstruksi pembangunan rumah menggunakan precise interlock brick juga lebih cepat daripada bata biasa karena tidak memerlukan proses perendaman bata, penyediaan kotak cetak pengecoran atau bekisting, aplikasi bahan perekat atau spesi di setiap lapis bata, serta penambahan plester dan acian.

Precise interlock brick juga telah dinyatakan ramah gempa untuk wilayah dengan tingkat seismisitas tinggi (KDS D) berdasarkan Uji Siklik dinding 2D di Balai Besar Sarana dan Bangunan Gedung Dirjen Bina Teknik Permukiman dan Perumahan.

Donny Arsal menambahkan, precise interlock brick menjadi solusi bagi pengembang properti dalam pembangunan rumah yang cepat dan terjangkau, serta ramah lingkungan, untuk meningkatkan keunggulan dan daya saing.

“SIG siap berkolaborasi dengan pihak perbankan dan para pemangku kepentingan lainnya dalam pembangunan perumahan yang ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya akselerasi transisi menuju ekonomi hijau di Indonesia,” ujar Donny Arsal. (yad)

Inovasi Precise Interlock Brick, SIG Tawarkan Solusi atas Tiga Tantangan Proyek 3 Juta Rumah Selengkapnya
DAMARKURUNG : Salah satu kesenian dan diskusi hari pertama, gelaran JAF 2024 di venue Wahana Ekspresi Poesponegoro yang menampilkan seni damarkurung pada Rabu, 4 Desember 2024 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Ada Tari Masmundari di Penutupan JAF 2024, Luhur Kayungga ; Kesenian di Gresik Terawat dan Menginspirasi

GRESIK,1minute.id – Gelaran Jatim Art Forum atau JAF 2024 berakhir pada Sabtu malam, 7 Desember 2024. Penutupan event kolaborasi Dewan Kesenian Jawa Timur atau DKJT,  dan Dewan Kebudayaan Gresik atau DKG serta Disparekrafbudpora Gresik ini meriah.

Gresik yang menjadi sohibul bait menampilkan sejumlah karya kesenian dan budaya yang berlangsung 4 hari, mulai 4-7 Desember 2024. Kegiatan itu, berpusat di Gedung Nasional Indonesia (GNI), Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), dan area makan Poesponegoro. 

Pada malam penutupan dipusatkan di GNI beberapa seni tarian ditampilkan. Mulai dari tari Masmundari, Giri Gisik, Memoria Lentera, Seni Mustika Giri, dan Gresik Lila Ing Batos. Puncaknya launching buku Ensiklopedia Membaca Gresik, dan penampilan Ludruk Pangastapa Karsa.

Ketua Pelaksana Luhur Kayungga mengatakan, program Jatim Art Forum ini, sudah sudah terlaksana satu dekade oleh DKJT. Pada 2024 ini, terpilih Kabupaten Gresik sebagai tuan rumah. Hal tersebut tidak lepas dari potensi Kabupaten Gresik, yang punya sejarah budaya yang panjang dari masa lampau. 

“Di Gresik ini, kebudayaan masih tetap bertahan seiring dengan perubahan zaman. Artinya di Gresik masih mempertahankan dan melestarikan kebudayaan. Seperti Prularisme, perdagangan yang maju sudah ada, agamis pun sudah kuat dari sejarah masa lalu. Begitu juga dengan kebudayaan yang lain, tumbuh seiring berkembangnya zaman,” ungkapnya. 

Menurut dia, beberapa kegiatan kesenian dan kebudayaan di Gresik masih terawat, bahkan dari kegiatan ini Gresik selalu menginspirasi. “Dari kegiatan ini, menjadi titik tolak atau tonggak, bahwa kita perlu belajar dari Gresik berbagai hal. Bagaimana kebudayaan dan tradisi itu masih terawat,” jelasnya. 

“Bagaimana satu wilayah di Gresik melakukan perkembangan kebudayaan, tapi prinsip yang dipertahankan. Semisal dengan Icon Kota Santri dengan banyak industrialisasi, dan masyarakat urban. Campur aduk budaya dari berbagai bangsa dan suku, disini bisa tersharing oleh masyarakatnya,”sambungnya. 

Selain itu, lanjut dia, di Kabupaten Gresik ini, tidak hanya kesenian tradisi saja yang tumbuh, ada juga kesenian modern atau kontemporer. Artinya dinamika tumbuh. 

Sedangkan untuk tema besar dalam acara ini, “Damar Kurung Eksplore”. Tidak lepas dari ikon yang ada di Gresik. Juga bentuk pembelajaran dari Mbah Masmundari. 

“Kita belajar Damar kurung atau mbah Masmundari. Bagaimana berkesenian melakukan potret sosial , meskipun dalam usianya 100 lebih. Kesenian melakukan intensitas, dan kepekaan, dan imajinasi. Itu pengembangan yang diajarkan oleh mbah Masmundari. Bagaimana menggambarkan karyanya imajinatif,” paparnya. 

Besar harapan, dari kegiatan ini menjadi pemantik dan sharing kepada masyarakat, khususnya masyarakat kesenian untuk bisa termotivasi agar terus berkarya, dan berkembang dan mengakar dengan akar budaya. 

“Sehingga tidak gampang terombang ambing dengan tren dan isu kenenian meutakhair. Ada hal yang yang harus mengakar. Akar itu menjadi satu hal yang kuat, meliputi sejarah dan budaya,”pungkasnya. (yad)

Ada Tari Masmundari di Penutupan JAF 2024, Luhur Kayungga ; Kesenian di Gresik Terawat dan Menginspirasi Selengkapnya

Menang Tipis 3-2, Gol Kahar Penentu Kemenangan Gresik United Vs Persipal, Palu 

GRESIK,1minute.id – Kahar Kalu Muzakkar menjadi pahlawan kemenangan Gresik United ketika menjamu Persipal, Palu di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Sabtu, 7 Desember 2024.

Gol gelandang serang tim berjuluk Laskar Joko Samudro di menit 90+5 telah menyelamat muka tim asuhan Djajang Nurdjaman dihadapan 3.373 suporter Gresik United, Ultras Gresik menang dengan skor 3-2. Pada laga sebelumnya saat melawan RANS Nusantara, Kahar memborong 2 gol sehingga Gresik United memenangi pertandingan di kandang lawan.

Raihan 3 poin dalam laga kesepuluh lanjutan Pegadaian Liga 2, menempatkan Gresik United naik satu strip dengan mengumpulkan 17 poin dan menggeser posisi Persipal, Palu berada di posisi 3. Posisi teratas masih diduduki Persibo, Bojonegoro 20 poin dan Persela, Lamongan meraih 19 poin.

Laga Gresik United menjamu Persipal, Palu berlangsung seru dan ketat. Meski bertanding dibawah guyuran hujan dengan kelembaban udara 28 derajat celcius kedua kesebelasan menampilkan permainan saling serang, ketat dan panas. Delapan kartu kuning ( 3 pemain Gresik United dan 5 pemain Persipal, Palu) serta 1 kartu merah untuk pemain Persipal yang di keluarkan wasit Masyur itu. 

Pelatih Gresik United Djajang Nurdjaman menginstruksikan kepada pemain untuk menyerang sejak menit awal. Pada menit 18 Renan Silva menceploskan bola ke gawang Persipal, Palu lewat tendangan pinalti.

Tertinggal satu gol, tim asuhan Achmad Zulkifli meningkatkan tempo permainan dan berhasil menyamakan kedudukan 1-1 lewat kaki Ardiansyah menit 40. Menjelang turun minum babak pertama atau menit 45+3, Soni Setiawan, menjadi penyelamat tim tuan rumah unggul 2 – 1.

Memasuki babak kedua, laga berlangsung ketat dan panas. Persipal, Palu main lebih ngotot. Pada menit 60 Rasul Ma’arif Paramfasi menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Pertandingan semakin panas. Wasit Mansyur mengeluarkan 8 kartu kuning (3 pemain Gresik United dan 5 pemain Persipal, Palu). 

Pada menit 89 Fikri Ardiansyah keluar lapangan karena mendapatkan kartu merah karena akumulasi 2 kartu kuning sehingga Persipal, Palu bermain dengan 10 pemain. Gol penentu kemenangan Gresik United dicetak Kahar Kalu Muzakkar di menit 90+5.  Skor akhir 3-2 kemenangan Gresik United.

Pelatih Persipal, Palu Achmad Zulkifli meminta maaf kepada masyarakat Palu karena tidak membawa 3 poin. “Meski anak-anak telah berjuang luar biasa sampai titik darah penghabisan. Tapi, keberuntungan belum memihak ke kami,” katanya.

Sementara pelatih Gresik United Djajang Nurdjaman mengaku senang karena target 3 poin bisa tercapai. Ia pun mengapresiasi kerja pemain yang berjuang ngotot dari awal hingga akhir. “Alhamdulillah target 3 poin bisa tercapai,” katanya usai pertandingan. Kemenangan ini, imbuhnya, bisa menjaga asa lolos 8 besar sekaligus memperbaiki peringkat dari 4 ke 3. (yad)

Menang Tipis 3-2, Gol Kahar Penentu Kemenangan Gresik United Vs Persipal, Palu  Selengkapnya

ODGJ Bakar Pakaian, Warga Sekampung dan Petugas Damkarmat Gresik Panik

GRESIK,1minute.id – Seorang ODGJ bernama Choirul Anam berulah pada Jumat malam, 6 Desember 2024. Ulah pemuda 30 tahun itu membikin warga sekampung panik. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik turun tangan.

Lalu apa yang dilakukan oleh Choirul Anam, orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ itu? Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono menceritakan, pada Jumat, 6 Desember 2024 sekitar pukul 20.58 WIB, seorang warga bernama Budi, warga di Jalan Masjid Jami Baitul Muttaqin Leran, Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur melihat ada asal di rumah Choirul Anam. 

Choirul Anam, penghuni rumah berdinding tembok yang belum di plester semen seorang ODGJ. Asap yang keluar dari celah angin-angin rumah semakin banyak. Melihat kondisi itu, warga ingin menyelamat penghuni rumah yang sebatang kara itu. 

Namun, warga khawatir pemilik rumah yang diketahui mengidap ODGJ itu marah. “Sehingga warga kemudian melaporkan ke kami, damkar Gresik,” kata Suyono pada Sabtu, 7 Desember 2024. Sebanyak 7 personil dengan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air tiba di lokasi kejadian pukul 21.20 WIB. 

Kondisi asap dalam rumah Anam semakin tebal. Warga memecah kaca rumah untuk menyelamatkan korban Anam. Petugas Dankarmat melakukan penyemprotan air. “Korban Anan pingsan diduga terlalu banyak menghirup asap,” kata mantan Asisten bidang Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Gresik. 

Lalu mengapa ada asap di rumah korban Choirul Anam ? “Korban membakar pakaian dan merembet ke almari rumah,” katanya. Kejadian yang dialami Choirul Anam ini menambah panjang kejadian kebakaran di kota Industri-sebutan lain- Kabupaten Gresik ini. Data Damkarmat Gresik ada 13 kebakaran per 6 Desember 2024. Artinya, di musim hujan ini, rata-rata ada 2 kali kejadian kebakaran. (yad)

ODGJ Bakar Pakaian, Warga Sekampung dan Petugas Damkarmat Gresik Panik Selengkapnya