Paslon Gus Yani – dr Alif Silaturahmi ke Tokoh Muhammadiyah, Paparkan Strategi, Pendidikan, Kesehatan hingga Kesejahteraan

GRESIK,1minute.id – Pasangan calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – dr. Asluchul Alif melakukan silaturahmi ke jajaran pengurus dan tokoh Muhammadiyah. Sebelumnya, silaturahmi dengan warga dan tokoh Nahdlatul Ulama di 18 kecamatan di Gresik.

Pertemuan paslon nomor urut #1 dengan tokoh Muhammadiyah bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah di Jalan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 12 November 2024.

Dalam silaturahmi itu, Gus Yani – dr Alif, memaparkan program Nawa Karsa, 9 Navigasi untuk mewujudkan “Gresik Baru Lebih Maju” bila mendapatkan amanah dari warga Kota Santri-sebutan lain – Kabupaten Gresik dalam Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik pada Rabu, 27 November 2024.

Pada kesempatan, Gus Yani, cabup inkumben itu, lebih fokus membahas perbaikan sektor pendidikan, bantuan operasinal sekolah daerah atau BOSDA dan kesejahteraan masyarakat. “Kesejahteraan masyarakat akan menjadi prioritas kami. Akses kesehatan dan pendidikan harus mudah dan merata,” ujar Gus Yani.

Sementara itu, Cawabup dokter Alif tentang peningkatan layanan kesehatan melalui optimalisasi BPJS. Ia mengatakan, bahwa sinergi dengan Muhammadiyah akan menjadi kekuatan penting dalam implementasi program-program tersebut. “Muhammadiyah memiliki peran besar dalam mendukung pembangunan, dan kami ingin terus berkolaborasi untuk kemajuan Gresik,” ujarnya.

Pasangan calon yang diusung seluruh parlemen dan non parlemen itu  berharap dukungan dari organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah dapat memperkuat perjuangan mereka dalam membangun Gresik yang lebih sejahtera. (yad)

Paslon Gus Yani – dr Alif Silaturahmi ke Tokoh Muhammadiyah, Paparkan Strategi, Pendidikan, Kesehatan hingga Kesejahteraan Selengkapnya

SIG dan Pemprov DKI Jakarta Revitalisasi Trotoar di Kawasan Kuningan, Ciptakan Ruang Publik yang Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan

JAKARTA1minute.id – Pedestrian di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta semakin ciamik. PT SBN dipercaya untuk mengerjakan konstruksi saluran air dan trotoar sepanjang ±450 meter di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

PT SBI Bangun Nusantara (PT SBN), adalah unit usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersinergi dengan Dinas Bina Marga Pemprov DKI Jakarta dalam program revitalisasi trotoar untuk menciptakan ruang publik yang inklusif, aman, dan berkelanjutan. 

Proses pengerjaan dimulai dengan konstruksi saluran air menggunakan beton pracetak U Ditch (beton pracetak berbentuk U) dan Box Culvert (beton pracetak berbentuk kotak). Kemudian dilanjutkan dengan konstruksi trotoar menggunakan solusi beton dekoratif, serta batu alam andesit untuk permukaan trotoar.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, SIG bangga dapat kembali bersinergi dengan Pemprov DKI Jakarta dalam program revitalisasi trotoar di Jakarta dengan mengaplikasikan solusi beton hijau sebagai bagian dari upaya membangun Kota Jakarta sebagai kota berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan ekonomi, tetapi juga pembangunan sosial dan perlindungan terhadap lingkungan.

“Revitalisasi trotoar diharapkan dapat menciptakan ruang publik yang inklusif, aman, dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan interaksi sosial dan produktifitas warga, serta mendorong penggunaan angkutan publik. Hal ini sejalan dengan tujuan nomor 11 pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan  (TPB 11), yaitu Kota dan Komunitas Berkelanjutan,” kata Vita Mahreyni.

Sebelumnya, sejak 2016, SIG telah telah berpartisipasi dalam program revitalisasi trotoar di Jakarta yang gencar dilakukan oleh Dinas Bina Marga Pemprov DKI Jakarta dengan mangaplikasikan solusi hijau, seperti beton berpori untuk solusi jalan tergenang, solusi beton dekoratif, dan solusi beton untuk aplikasi umum, yang diproduksi menggunakan semen ramah lingkungan.

Beberapa kegiatan revitalisasi trotoar yang telah dilaksanakan, antara lain di kawasan Gelora Bung Karno Senayan, kawasan Kebayoran Baru (Blok M, Barito, dan Melawai), kawasan Jalur MRT (Bundaran Patung Pemuda sampai Stasiun Fatmawati), kawasan Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, Pasar Baru, Tugu Tani, Wahid Hasyim, Simpang Sarinah sampai Tanah Abang, beberapa lokasi RTH, Tebet Eco Park, Lebak Bulus, Senayan, Panglima Polim, dan Kramat Jati.

Vita Mahreyni menambahkan, di tengah tren pembangunan kota berkelanjutan di Indonesia bahkan di dunia, SIG terus mendukung terwujudnya konstruksi hijau dengan mempromosikan penggunaan solusi bahan bahan bangunan ramah lingkungan. 

Seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan konsep kota spons (sponge city) yang mampu menyerap, menyimpan, dan mengelola air hujan secara efektif. Selain mendukung pengelolaan air, konsep ini juga merupakan upaya untuk mengurangi risiko terjadinya banjir.

SIG memiliki beragam solusi hijau yang sangat cocok untuk mendukung konsep kota spons di IKN, seperti beton berpori untuk solusi jalan tergenang. Beton berpori dari SIG memiliki kemampuan meresapkan air ke dalam tanah dengan baik.  

Selain itu, SIG juga memiliki produk paving block berpori untuk solusi air tergenang yang mampu meresapkan air hingga 81 – 730 liter per menit per meter persegi, sehingga dapat mengurangi limpasan permukaan (surface run-off). Selain memiliki keunggulan dari sisi kekuatan, solusi beton berpori dan paving block berpori SIG juga dapat ditambahkan dengan aksen warna yang menambah keindahan tampilan sehingga terlihat estetis.

“Untuk mewujudkan kota berkelanjutan di Indonesia, Pemerintah tentunya membutuhkan dukungan  dan kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya dari sektor industri seperti produsen bahan bangunan hingga kontraktor. SIG sebagai perusahaan BUMN penyedia solusi bahan bangunan terdepan di Indonesia, selalu siap untuk berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai terwujudnya kota berkelanjutan di Indonesia,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

SIG dan Pemprov DKI Jakarta Revitalisasi Trotoar di Kawasan Kuningan, Ciptakan Ruang Publik yang Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan Selengkapnya

Revitalisasi Stadion G-JOS Rampung, Kementerian PURT Serahkan Pengelolaan ke Plt Bupati Gresik

SURABAYA1minute.id – Revitalisasi Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS kelar. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Jawa Timur kepada Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik.

Penandatangan serah terima diteken langsung oleh Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Kepala BPPW Jatim Airyn Saputri Harahap di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama pada Rabu, 13 November 2024.

Dalam sambutannya, Kepala BPPW Jatim Airyn Saputri Harahap mengatakan, serah terima pengelola sementara ini dilaksanakan untuk mendukung kemudahan, kenyamanan dan keselamatan penggiat sepakbola. Baik itu atlet, pelatih oficial maupun penonton. 

Kementerian PUPR melalaui Ditjen Cipta Karya selama 2023 – 2024 telah melaksanakan pembangunan 21 stadion di seluruh Indonesia. “Termasuk di Jawa Timur ada 5 stadion dan menyerahkan 3 stadion yakni Gelora Joko Samudro Gresik, Gelora Delta Sidoarjo dan Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan,” kata Airyn Saputri Harahap. 

“Sedangkan 2 masih berjalan yaitu stadion Surajaya Lamongan dan stadion Kanjurahan Malang,” imbuhnya. Ia melanjutkan, pembangunan ini mengedepankan produk dalam negeri dan juga mempertimbangkan aspek kesehatan, keselamatan, kenyamanan. Selain itu memperoleh sertifikat layak fungsi. Serah terima pengelola sementara ini dilaksanakan untuk mendukung dan mendorong agar nantinya dapat dikelola dan menjadi aset kabupaten. 

“Diharapkan ada kolaborasi pemerintah daerah dengan pengelola stadion dan klub. Harus disiapkan dengan matang, baik dari sisi pemeliharaan maupun perawatan,” urainya. 

Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah atau yang akrab disapa Bu Min mengaku bersyukur, dan berterima kasih kepada Kementerian PUPR dan Ditjen Cipta Karya. Hal ini dikarenakan selesainya rehabilitasi dan renovasi stadion Gelora Joko Samudro. 

“Saya berharap, dengan semakin baiknya fasilitas stadion nantinya akan menghasilkan bibit pemain sepak bola yang baik,” harapnya. 

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak seluruh stakeholder sepak bola bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas stadion yang sudah direnovasi. “Dengan adanya renovasi dan rehabilitasi ini, mudah-mudahan dapat memicu anak muda dalam mengembangkan olah raga sepakbola di Kabupaten Gresik,” ujar Bu Min -panggilan akrab – Aminatun Habibah.

Dalam acara tersebut, Plt Bupati perempuan pertama di Kota Santri – sebutan lain – Kabupaten Gresik itu didampingi anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyanti dan Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah.

Seperti diberitakan revitalisasi stadion G-JOS ini bersumber dari Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat atau PUPR. Menurut Ida Lailatussa’diyah, pekerjaan yang dilakukan kursi tunggal alias single set untuk penonton ekonomi dan kursi VVIP. “Kapasitas penonton nantinya sebanyak 22 ribu seat,” kata Ida Lailatussa’diyah itu.

 Lalu, pekerjaan fasad alias tampilan muka atau depan bangunan. Pekerjaan interior, rumput, videotron skor, sound system , lampu , railing, closed circuit television atau CCTV , ground water tank alias tandon air bawah tanah/GWT , penambahan daya dan lainnya. “G-JOS sudah standar FIFA (Federation Internationale de Football Association),” katanya. (yad)

Revitalisasi Stadion G-JOS Rampung, Kementerian PURT Serahkan Pengelolaan ke Plt Bupati Gresik Selengkapnya

Stadion G-JOS, Home Base Gresik United Ciamik, Berstandar FIFA

GRESIK,1minute.id – Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS semakin ciamik. Fasat luar dan dalam berubah 180 derajat dari sebelumnya. Warna kuning menjadi warna dominan di stadion berada di Jalan Veteran, Kelurahan Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu.

Warna kuning identik dengan jersey pemain dan suporter Gresik United yang sedang berlaga di kompetisi Liga 2 Indonesia itu. Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik menargetkan revitalisasi home base Gresik United, kesebelasan arek-arek Ultras Gresik itu kelar pada November 2024. 

“CKPKP Gresik berharap bisa menyelesaikan seluruh proyek pembangunan sesuai dengan rencana dan kontrak yang telah disusun,” kata Kepala Dinas CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah dalam acara Ngopi Santai bersama wartawan pada Jumat, 8 November 2024. 

Revitalisasi stadion G-JOS ini bersumber dari Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat atau PUPR. Menurut Ida Lailatussa’diyah, pekerjaan yang dilakukan kursi tunggal alias single set untuk penonton ekonomi dan kursi VVIP. “Kapasitas penonton nantinya sebanyak 22 ribu seat,” kata Ida Lailatussa’diyah itu..

 Lalu, pekerjaan fasad alias tampilan muka atau depan bangunan. Pekerjaan interior, rumput, videotron skor, sound system , lampu , railing, closed circuit television atau CCTV , ground water tank alias tandon air bawah tanah/GWT , penambahan daya dan lainnya. “G-JOS sudah standar FIFA (Federation Internationale de Football Association),” katanya. 

Selama proses revitalisasi Stadion G-JOS, markas Gresik United untuk sementara pindah ke Stadion Tuban Sport Center saat menjalani musim 2024/2025. Saat ini, Gresik United berada di posisi keenam dari delapan klub yang berada di grup C Liga 2 Indonesia. Kali terakhir anak asuh, pelatih Djadjang Nurdjama itu keok ketika menjamu Persela Lamongan dengan skor 3-1 . (yad)

Stadion G-JOS, Home Base Gresik United Ciamik, Berstandar FIFA Selengkapnya

DCKPKP Gresik Optimistis Pembangunan RS Gresik Sehati Tepat Waktu

GRESIK,1minute.id – Pembangunan Rumah Sakit Gresik Sehati atau RSGS terus dikebut. Berdasarkan data Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik pekerjaan program pembangunan 2024 telah mencapai mencapai 94,83 persen. Artinya, progres pembangunan  melebihi target 0,22 persen yakni 94,61 persen.

” Kami optimis pekerjaan ini akan selesai sesuai kontrak pada 13 November mendatang,” kata Kepala DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah dalam Ngopi Santai bersama wartawan pada Jumat lalu, 8 November 2024.

Pekerjaan tahun ini adalah ruang di lantai 5 meliputi ruang operasi mayor ; ruang dokter ; ruang tunggu ; ruang administrasi ; ruang tunggu persiapan operasi ; ruang pemulihan dan musala. Kemudian, tandon ground water tank atau tangki air yang terletak dibawah tanah (GWT) dan tandon transit. Berikutnya, rumah pompa serta TPS 3B dan instalasi pengelohan air limbah atau IPAL.

Seperti diberitakan, Pemkab Gresik membangun Rumah Sakit Gresik Sehati atau RSGS berada di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Rumah sakit di Gresik Selatan nanti untuk mengkover layanan kesehatan bagi masyarakat di empat kecamatan yakni Menganti, Kedamean, Driyorejo dan Wringinanom. Pemerataan pelayanan kesehatan. Pembangunan rumah sakit Tipe C dengan 100 bed atau tempat tidur ini dimulai tahun lalu, 2023. 

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani keberadaan RSGS krusial mengingat wilayah Gresik Selatan merupakan kawasan padat penduduk. Jumlah penduduk di Gresik Selatan itu mencapai 365.970 jiwa atau 28,3% dari total penduduk di Kabupaten Gresik (data BPS tahun 2023). Terlebih dengan jarak yang selama ini ditempuh masyarakat, untuk menuju RSUD Ibnu Sina yang berjarak sekitar 30 km.

“Pembangunan RSGS di Kecamatan Kedamean Ini adalah komitmen Pemkab Gresik dalam pemerataan pembangunan dan kesehatan. Karena di wilayah Gresik selatan yang padat penduduk, dan belum memiliki rumah sakit daerah,” ujar Fandi Akhmad Yani pada 22 Juni 2023. (yad)

DCKPKP Gresik Optimistis Pembangunan RS Gresik Sehati Tepat Waktu Selengkapnya

Komisi II DPRD Gresik Keluarkan Rekomendasi, Pendirian Tambak Udang di Pulau Bawen Wajib Ngurus Izin 

GRESIK,1minute.id – Komisi II DPRD Gresik menggelar rapat dengar pendapat alias RDP pada Senin, 11 November 2024. Hearing yang dilakukan oleh komisi bidang Perekonomian dan Keuangan bersama

Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau PMPTSP ; Dinas Lingkungan Hidup atau DLH ; Satuan Polisi Pamong Praja atau Sat Pol PP. Serta, Kades Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura ;  Kades Kepuhlegundi Kecamatan Tambak hingga perwakilan pemilik tambak. Hearing dilakukan untuk menyikapi aksi penolakan nelayan dan mahasiswa terkait pendirian tambak udang di pesisir pantai di Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik.

Dalam hearing yang pimpin langsung Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrur Munir dan Ketua Komisi II DPRD Gresik Wongso Negoro itu terungkap pendirian tambak udang yang dikhawatirkan nelayan dan mahasiswa di pulau berjarak 80 mil laut dari Kabupaten Gresik itu belum mengantongi izin. 

Ketua Komisi II DPRD Gresik Wongso Negoro mengatakan 8 rekomendasi tersebut, antara lain, meminta pemilik untuk melengkapi perizinan. “Kami juga meminta dinas terkait untuk memfasilitasi pemilik untuk mengurus perizinannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terkait perizinan ini wajib dipenuhi dan ditaati oleh pemilik tambak. “Jika perizinannya belum selesai, maka tambak udang wajib dihentikan aktivitasnya,” tegas legislator asal Fraksi Partai Golkar itu. 

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir. Menurut dia, 8 rekomendasi yang disepakati dalam RDP tersebut sudah sesuai dan harus ditaati semua pihak. “Pemerintah sangat mendukung berbagai kegiatan usaha yang dilakukan di Gresik. Namun, harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Syahrur Munir.

Ia mengaku setelah menerima surat keluhan dari para nelayan di Pulau Bawean itu telah lakukan inspeksi mendadak atau sidak di tempat rencana pendirian tambak udang. Sidak dilakukan di sela kunjungan kerja atau kunker beberapa waktu lalu. Saat itu, di lokasi yang bakal dijadikan tambak udang itu sudah terdapat beberapa alat berat.

“Saya sudah melihat langsung ke lokasi tambak udang tersebut. Saya datang kesana untuk mengetahui persoalan yang dihadapi masyarakat,” terangnya.

Dengan melihat langsung ke lapangan, pihaknya bisa melihat secara proporsional permasalahan tersebut. “Sehingga, bisa mengambil kebijakan yang sesuai dengan kondisi dan aturan yang berlaku,” imbuh ketua Fraksi PKB Gresik periode 2019-2024 itu. 

Seperti diberitakan, air pantai perbatasan Desa Kepuh Legundi dan Desa Sidogedung Batu, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terlihat bening. Airnya berwarna biru. Sesekali terdengar deburan ombak. Suasana pantai yang masih “perawan” yang asri dan alami itu terancam sulit ditemukan lagi.

Sebab, di dekat pantai itu dikabarkan akan berdiri tambak udang. Luasnya 3 hektar. Air pantai pun berpotensi tercemar bila ada aktivitas budidaya tambak di sekitar pantai tersebut. Kondisi itu, membuat puluhan mahasiswa dan nelayan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik resah. 

Massa gabungan yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Masyarakat dan Nelayan (AMMAN) menggelar unjukrasa pada Rabu, 16 Oktober 2024. Ada tiga tuntutan yang mereka suarakan. Yakni, Menolak terjadinya tambak udang sampai kapanpun ; Mengecam sikap pemimpin yang telah ikut mengesahkan izin dan berada pada pihak pengelola tambak udang dan Mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap tambak udang yang dinilai merusak ekosistem laut setempat. (yad)

Komisi II DPRD Gresik Keluarkan Rekomendasi, Pendirian Tambak Udang di Pulau Bawen Wajib Ngurus Izin  Selengkapnya

Pengasuh Ponpes Langitan Restui Paslon Yani-Alif di Pilbup Gresik. Ini Pesannya

GRESIK,1minute.id –  Dukungan kepada Pasangan calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-dr. Asluchul Alif terus mengalir. Dukungan kepada paslon nomor urut #1 itu tak hanya dari kalangan masyarakat dan politisi. Pun, para ulama. 

Teranyar, Pengasuh Pondok Pesantren atau Ponpes Langitan Tuban KH. Ubaidillah Faqih memberikan restu dan dukungan untuk paslon Yani-Alif di Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik. Doa dan dukungan dari kiai kharismatik itu tatkala Cawabup Gresik dokter Alif – begitu sapaan – Asluchul Alif melakukan silaturahmi ke Ponpes Langitan di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban pada Ahad, 10 November 2024.

Pasangan Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani itu didampingi oleh Pengasuh Ponpes Annuriya Johar Kembar Sidayu Gresik KH Ahmad Syaikhu dan Pengasuh Ponpes Kapulogo Sidayu Gus Ahsip Nuri Arif. 

Syaifudin, santri KH Ubaidillah Faqih asal Kecamatan Sidayu Gresik mengatakan bahwa, Pengasuh Ponpes Langitan sangat merestui dan mendukung sekali pasangan Yani-Alif untuk bisa membawa Gresik yang lebih maju lagi. 

“Tadi beliau berpesan agar Yani-Alif memperhatikan sektor pendidikan, khususnya dibidang agama atau Ponpes,” ungkap Syaifudin. Dia menyebut, saat ini peran pendidikan sangat penting ditengah perkembangan teknologi. “Penanaman akhlak kepada anak-anak harus terus diperhatikan,” kata Syaifudin menirukan pesan KH Ubaidillah Faqih. 

Sementara itu, Cawabup Gresik Alif mengaku bersyukur dan senang atas dukungan dari Pengasuh Ponpes Langitan Tuban KH. Ubaidillah Faqih. “Alhamdulillah dapat banyak masukan dari KH. Ubaidillah Faqih terutama di suruh menjaga pendidikan agama,” ujar Alif. 

Ia menjelaskan, pasangan Yani-Alif telah berkomitmen dalam memajukan lembaga pendidikan dan keagamaan yang ada di Gresik.  “Jika Yani-Alif terpilih, ada beberapa program pendidikan yang sudah kami siapkan mulai Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) untuk SD/MI dan SMP/MTs, Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk TPQ dan Madrasah Diniyah hingga Ponpes,” terang Ketua DPC Partai Gerindra Gresik tersebut.

Ia melanjutkan, bahwa Yani-Alif di Nawa Karsa 9 Navigasi ada program Gresik Cermelang akronim dari cerdas, efisien, menang, relevan dan global. Di dalamnya ada peningkatan kualitas guru, beasiswa guru dan peningkatan kuantitas, kualitas sarana dan prasarana lembaga pendidikan. 

“Kami juga ada peningkatan insentif guru baik swasta maupun negeri yang non sertifikasi. Komitmen kami di pendidikan adalah nomor satu,” tegasnya. (yad)

Pengasuh Ponpes Langitan Restui Paslon Yani-Alif di Pilbup Gresik. Ini Pesannya Selengkapnya

Mlaku-mlaku Sarungan, Jaga Identitas Gresik berjuluk Kota Santri

GRESIK,1minute.id – Ribuan pelajar mengikuti mlaku-mlaku bareng sarungan di kawasan heritage, Bandar Grissee pada Ahad, 10 November 2024. Mereka tidak hanya memakai sarung. Banyak juga memakai berdandan ala tokoh agama.

Seperti, memakai baju jubah, berkopyah haji warna putih, memakai surban, berjengot putih dan membawa tongkat. Kostum yang dipakai peserta itu semakin menambah gereget kegiatan yang mengambil start dan finish di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur tersebut. 

Bahkan, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah merasa senang, sehingga berulangkali tersenyum kepada peserta Mlaku-mlaku bareng sarungan untuk menyemarakkan Hari Santri Nasional atau HSN tersebut.

Menurut Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah bahwa kegiatan ini adalah ikhtiar dalam menjaga dan melestarikan budaya santri yang masih melekat di Kabupaten Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Saya memberikan apresiasi yang luar biasa, baik kepada penyelenggara maupun kepada segenap masyarakat yang sangat antusias dengan mengikuti kegiatan ini,” ungkap Plt Bupati berlatar pendidik itu. 

Ia juga menuturkan, kegiatan semacam hendaknya terus dilestarikan sehingga identitas Gresik sebagai kota santri dan kota wali ini tidak luntur dan tetap bertahan di benak masyarakat Kabupaten Gresik. “Ayo kita jaga dan kita dukung kegiatan yang positif ini. Semoga Gresik tetap memegang teguh identitanya sebagai kota santri dan kota wali,” tuturnya.

Sederet penampilan seni turut menyemarakkan suasana, di antaranya Tari Tradisional dari SMK NU Gresik, penampilan penyanyi cilik Alvaro Fernanda, aksi Seni Pencak Silat Pagar Nusa, atraksi Bambu Gila oleh Banser Gresik, serta hiburan dari Trio Cilik MINU Tratee Putera.

Selain menghibur, acara ini menjadi ajang kebanggaan bagi santri serta wadah bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat. (yad)

Mlaku-mlaku Sarungan, Jaga Identitas Gresik berjuluk Kota Santri Selengkapnya

Dispendik Gresik Cairkan Bosda 677 Lembaga Pendidikan Sebesar Rp 32,35 Miliar Pekan Depan

GRESIK,1minute.id – Kabar gembira bagi lembaga pendidikan di kabupaten Gresik. Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik akan mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah  Daerah atau Bosda 2023 pekan depan.

Kepala Dispendik Gresik S. Hariyanto mengatakan, lembaga penerima kekurangan penyaluran dana BOSDA untuk SD/MI sebanyak 441 lembaga dan SMP/MTs ada 236 lembaga. 

“Kekurangan penyaluran BOSDA tahun 2023 dipastikan cair minggu depan,” kata S. Hariyanto kepada wartawan pada Jumat, 8 November 2024.

Dijelaskan S. Hariyanto, pencairan BOSDA ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Gresik nomor 420/1170/HK/437.12/2024 tentang lembaga penerima kekurangan penyaluran dana BOSDA untuk SD/MI di Kabupaten Gresik tahun anggaran 2023.

Sedangkan untuk SMP/MTs berdasarkan SK Bupati Gresik nomor : 420/ 1171 /HK/437.12/2024 tentang lembaga penerima kekurangan penyaluran dana BOSDA untuk SMP/MTs di kabupaten gresik tahun anggaran 2023. 

“Mulai daftar nama lembaga, alamat dan rincian dana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SK Bupati ini,” jelasnya.

Ia menjelentrehkan besaran dana BOSDA untuk SD/MI dan SMP/MTs masing-masing sebesar Rp. 16.626.120.000. Total sebesar Rp 32.352.240.000 yang merupakan bentuk komitmen Kepala Daerah untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik.

“Ini komitmen program Nawa Karsa untuk menanggulangi anak-anak yang tidak sekolah atau anak yang putus sekolah, agar bisa memajukan dunia pendidikan dan berpihak pada lembaga pendidikan,” terangnya. 

Ditambahkan S. Hariyanto, penyaluran kepada lembaga penerima kekurangan dana BOSDA juga sebagai upaya mewujudkan program Nawa Karsa Gresik Cerdas untuk mensejahterakan para guru dan tenaga kependidikan.

“Termasuk meningkatkan kualitas SDM para guru dan tenaga kependidikan. Apalagi bulan November ini adalah bulannya para guru. Semoga penyaluran ini menambah spirit guru dalam memajukan pendidikan di Gresik,” pungkasnya.(yad)

Dispendik Gresik Cairkan Bosda 677 Lembaga Pendidikan Sebesar Rp 32,35 Miliar Pekan Depan Selengkapnya

BRI Edukasi Nasabah, Ini Tips Perangi Cyber Crime

JAKARTA,1minute.id – Modus penipuan perbankan marak dan semakin meresahkan. Berbagai cara baru digencarkan untuk mengelabui para korban, salah satu modusnya yakni pengiriman tagihan pajak lewat aplikasi WhatsApp. 

Pelaku kejahatan menyamar sebagai petugas pajak yang mengirimkan tagihan pajak kepada korban, yang ternyata file tersebut merupakan file berekstensi APK.

Terkait hal ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengimbau masyarakat khususnya nasabah BRI untuk berhati-hati dan meningkatkan awareness. Pasalnya, modus penipuan berbentuk digital atau social engineering ini dapat mengelabui nasabah dan berpotensi bocornya data-data transaksi perbankan serta berdampak pada keamanan dana nasabah. BRI pun terus menggencarkan edukasi dan langkah praktis menghindari diri menjadi korban penipuan modus ini.

Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha menegaskan bahwa keamanan data yang pada akhirnya berujung pada keamanan dana nasabah, menjadi fokus utama BRI.

“Pengamanan dilakukan mulai dari sisi network, server, data center, dengan tujuan yang komprehensif dan end to end. Keamanan dari pemantauan juga dilakukan. Namun bagian utamanya, kami meng-encourage user, jangan sampai hal yang dianggap sederhana, justru berbalik menyerang. Jadi misalnya jangan pernah sekali-kali menyerahkan username, password, dan OTP kepada orang lain, bahkan pihak yang mengaku sebagai BRI sekalipun,” ujar Arga.

Menurut Arga, keamanan siber adalah perjuangan yang terus menerus. Oleh karena itu, BRI akan terus berinovasi dan meningkatkan sistem keamanannya untuk memastikan bahwa data dan dana nasabah tetap aman.

Arga menambahkan bahwa masyarakat juga dapat memerangi cybercrime, dengan melakukan beberapa tips berikut ini:

●      Jangan pernah membagikan informasi pribadi seperti username, password, atau OTP kepada siapapun

●      Hati-hati dengan pesan atau email yang mencurigakan yang mengatasnamakan BRI atau instansi resmi lainnya. Untuk memastikan kebenarannya agar menghubungi Call Center resmi instansi tersebut.

●      Gunakan koneksi internet yang aman saat mengakses BRImo

●      Aktifkan fitur keamanan tambahan yang disediakan oleh BRImo

●      Lakukan verifikasi dua faktor (2FA) untuk setiap transaksi penting

●      Perbarui aplikasi BRImo secara berkala

●      Laporkan segera jika menemukan aktivitas mencurigakan.

“Jadi prinsip kehati-hatian nasabah dan praktik keamanan wajib dilakukan, seperti jangan install APK sembarangan, install game gratisan. Kami coba mengamankan sejauh yang kami bisa, tapi device nasabah itu kan sifatnya personal. Jadi kerahasiaan itu menjadi komitmen dua belah pihak, kami tidak bisa menjaga keamanan ini tanpa awareness dari nasabah, dinamika ini yang harus dijaga bersama,” ujar Arga.

Tak hanya tagihan pajak, beberapa modus penipuan digital juga marak dan berpotensi merugikan masyarakat, seperti undangan pernikahan digital, pemberitahuan penutupan rekening, pemberitahuan tagihan BPJS, foto paket dari kurir, surat atau blangko tilang, hingga yang terbaru adalah surat tagihan pajak. (yad)

BRI Edukasi Nasabah, Ini Tips Perangi Cyber Crime Selengkapnya