GRESIK,1minute.id – Pembangunan Rumah Sakit Gresik Sehati atau RSGS terus dikebut. Berdasarkan data Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik pekerjaan program pembangunan 2024 telah mencapai mencapai 94,83 persen. Artinya, progres pembangunan melebihi target 0,22 persen yakni 94,61 persen.
” Kami optimis pekerjaan ini akan selesai sesuai kontrak pada 13 November mendatang,” kata Kepala DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah dalam Ngopi Santai bersama wartawan pada Jumat lalu, 8 November 2024.
Pekerjaan tahun ini adalah ruang di lantai 5 meliputi ruang operasi mayor ; ruang dokter ; ruang tunggu ; ruang administrasi ; ruang tunggu persiapan operasi ; ruang pemulihan dan musala. Kemudian, tandon ground water tank atau tangki air yang terletak dibawah tanah (GWT) dan tandon transit. Berikutnya, rumah pompa serta TPS 3B dan instalasi pengelohan air limbah atau IPAL.
Seperti diberitakan, Pemkab Gresik membangun Rumah Sakit Gresik Sehati atau RSGS berada di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Rumah sakit di Gresik Selatan nanti untuk mengkover layanan kesehatan bagi masyarakat di empat kecamatan yakni Menganti, Kedamean, Driyorejo dan Wringinanom. Pemerataan pelayanan kesehatan. Pembangunan rumah sakit Tipe C dengan 100 bed atau tempat tidur ini dimulai tahun lalu, 2023.
Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani keberadaan RSGS krusial mengingat wilayah Gresik Selatan merupakan kawasan padat penduduk. Jumlah penduduk di Gresik Selatan itu mencapai 365.970 jiwa atau 28,3% dari total penduduk di Kabupaten Gresik (data BPS tahun 2023). Terlebih dengan jarak yang selama ini ditempuh masyarakat, untuk menuju RSUD Ibnu Sina yang berjarak sekitar 30 km.
“Pembangunan RSGS di Kecamatan Kedamean Ini adalah komitmen Pemkab Gresik dalam pemerataan pembangunan dan kesehatan. Karena di wilayah Gresik selatan yang padat penduduk, dan belum memiliki rumah sakit daerah,” ujar Fandi Akhmad Yani pada 22 Juni 2023. (yad)

