GRESIK,1minute.id – Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak 2024 memasuki masa kampanye. Pemiihan Gubernur atau Pilgub maupun Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik direncanakan pada 27 November 2024 mendatang.
Bagaimana sikap Lembaga Dakwah Islam Indonesia dalam kontestasi politik lima tahunan itu? “Dalam Pemilihan Gubernur 2024 dengan sikap netral aktif, dengan tetap mendukung proses demokrasi,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah LDII Jatim Timur KH Moch Amrodji Konawi pada Selasa, 24 September 2024.
Sikap netral aktif itu diungkapkan oleh KH Moch Amrodji Konawi usai menerima tiga calon Gubernur Jatim yang berkontestasi di Pemilu 2024 di kantor Dewan Pimpinan Daerah LDII Kabupaten Gresik. Tiga Cagub Jatim itu berkunjung di acara Rapat Koordinasi Wilayah atau Rakorwil LDII.
“LDII akan bersikap netral aktif, sesuai dengan instruksi dari DPP LDII. Kami tidak terlibat dalam politik praktis, namun mendukung proses demokrasi yang sehat,” jelas Amrodji.
Amrodji menegaskan, LDII tidak mendukung kandidat tertentu, akan tetapi tetap aktif dalam mendukung proses demokrasi, sebab menurutnya netralitas LDII dalam Pilkada sudah menjadi tradisi.
“Ketiga calon Gubernur berkunjung ke LDII seperti saat ini, menunjukkan bahwa LDII selalu terbuka untuk berdialog dengan siapa pun. Silaturahim dengan berbagai tokoh agama dan masyarakat menjadi bagian penting dari LDII,” tambahnya.
Namun demikian, Lembaga Dakwa Islam Indonesia memiliki Delapan Program yang terus digaungkan ke warganya, dan menjadi tolak ukur pihaknya dalam menentukan pilihan dalam Pemilu serentak 2024 nantinya.
Program LDII Pusat itu di teruskan hingga ke tingkat Desa, adalah Wawasan Kebangsaan, Keagamaan, Pendidikan, Ekonomi syariah, Pangan lingkungan hidup, Kesehatan pengobatan herbal, Teknologi digital, Energi terbarukan.
Disinggung kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa di lima tahun jabatannya sebagai Gubernur Jatim, Amrodji mengakui sudah baik. “Sudah baik, jadi siapapun nanti gubernur terpilih harus mengedepankan kontribusi positif,” tukasnya.
Rakorwil diikuti 350 peserta dari unsur Ketua, Sekretaris, Bendahara DPD LDII Kabupaten/Kota, pimpinan Pesantren dan Dewan Penasehat, LDII memberikan panggung ketiga bakal calon Gubernur Jawa Timur.
Ketiga Cagub Jatim itu, nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah, nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa dan nomor urut 3 Tri Rismaharini. Ketiga Cagub Jatim itu diundang di acara Rakorwil LDII Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Gresik untuk memaparkan ide dan gagasan ketiga cagub bila terpilih menjadi Gubernur. (yad)
GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik menggelar Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik dalam Pilkada Serentak 2024 di Hotel Santika pada Senin malam, 23 September 2024.
Paslon Cabup dan Cawabup Gresik, Fandi Akhmad Yani dan dr Asluchul Alif mendapatkan nomor urut satu. Paslon Gus Yani – dr Alif, menjadi pasangan tunggal dalam Pemilihan Bupati Gresik pada 27 November 2024 mendatang.
Ketua KPU Gresik Akhmad Taufik mengatakan, pengundian dan penetapan nomor urut paslo ini adalah salah satu tahapan krusial dalam Pilbup Gresik 2024. Meskipun, hanya satu pasangan, kata Taufik, masyarakat diberikan kesempatan untuk memilih dan menilai. “Semoga proses berjalan lancar,” kata Taufik.
Ia juga menghimbau semua stakeholder di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk tetap menjaga kondusifitas, kedamaian selama Pilbup Gresik. “Mari kita jaga semangat demokrasi dan penuh integritas,” harapnya.
Sementara itu, Cabup nomor urut satu, Fandi Akhmad Yani mengatakan, paslon All in One siap melakukan kampanye untuk menjlentrehkan programkepada masyarakat agar mengerti, faham yang kami tawarkan ke depan.
Program unggul adalah pembanguna berkelanjutan sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, jaminan sosial akan kami sampaikan dalam kurun waktu 60 hari di massa kampanye ke depan. “Mudah-mudahan pilkada serentak di Kabupaten Gresik pada 27 November 2024 masyarakat Gresik hadir ke TPS langsung dan memungut suara. Mudah-mudahan dengan izin Allah SWT, kami berdua mendapatkan tugas, mandat dari masyarakat Gresik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik kedepan,” harapnya.
Dalam pengundian nomor urut dipenuhi pasangan calon nomor urut satu. Mereka terus meneriakkan dukungan kepada pasangan Cabup-Cawabup Gresik, Gus Yani-dr Alif menang sambil membentangkan gambar paslon mengacungkan jari telunjuk sebagai sinonim nomor urut-1. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sebanyak 3.200 orang mengikuti Apel Kebangsaan Kemandirian Desa di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin 23 September 2024. Ribuan peserta apel itu, berasal dari semua stakeholder di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.
Mereka diataranya perangkat desa, anggota badan permusyawaratan desa atau BPD, perkumpulan BPD serta ibu PKK. Apel dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan komandan upacara Muhammad Qodim dari perkumpulan BPD Gresik. Tampak hadir Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, forkompimda serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah atau OPD di Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik.
Apel Kebangsaan Kemandirian Desa menjadi ajang meneguhkan komitmen Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dalam rekognisi, dan keberpihakan bersama dalam membangun desa-desa berlandaskan Nawa karsa Gresik Baru menuju Gresik yang lebih maju.
Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, kebersamaan antara kepala desa dan perangkat desa harus terjalin dengan baik. Karena untuk mewujudkan desa yang maju, mandiri dan sejahtera, harus tercipta sinergitas antara kepala desa, perangkat desa, serta lembaga desa yaitu BPD.
“Semuanya itu merupakan komponen utama dalam penyelenggaraan pemerintahan desa,” ucap Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani mengawali sambutan.
Bupati menyampaikan ucapan terima kasih serta penghargaan yang setulus-tulusnya atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian. Serta kontribusi yang diberikan seluruh aparatur pemerintah desa untuk kemajuan dan kemakmuran masyarakat.
“Dengan kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh kepala desa, perangkat, dan bpd, disamping melaksanakan fungsinya sebagai unsur penyelenggara pemerintahan desa. Juga dapat memberikan pemikiran konstruktif dalam kegiatan-kegiatan pembangunan yang sekarang sedang kita laksanakan di berbagai bidang,” imbuhnya.
Dirinya menambahkan, dengan bertambahnya masa jabatan kepala desa, mudah-mudahan menjadikan ladang amal dan ibadah dalam mewujudkan pembangunan di desa. Dibutuhkan kolaborasi, perencanaan yang matang serta optimalkan dan tingkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Pembangunan daerah yang berkelanjutan adalah kunci dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, maju dan mandiri,” pesannya.
Sebelum mengakhiri sambutan Gus Yani juga berpamitan kepada Forkopimda, kepala OPD di lingkungan Pemkab Gresik dan seluruh aparatur pemerintah desa. Sebab, mulai 25 September 2024, ia cuti karena mengikuti kontestasi pemilihan bupati atau Pilbup Gresik.
“Atas nama pribadi saya menyampaikan permohonan maaf. Jika ada kesalahan dan kekhilafan baik sengaja maupun tidak disengaja selama menjalankan tugas sebagai kepala daerah mohon maaf yang sebesar besarnya,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau PMD Gresik Abu Hassan menyampaikan banyak capaian positif selama kepemimpinan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah. Abu Hassan mencontohkan pada 2024 ini, sebanyak 290 desa dari 330 desa se-Kabupaten Gresik atau 87,9 persen telah mencapai status Desa Mandiri.
Status ini, adalah status tertinggi indeks Desa Membangun yang merepresentasikan keberhasilan pembangunan Desa pada pilar pemerintahan, sosial, dan ekologi. Sedangkan sisanya, 40 Desa memiliki status maju. “Gresik tidak lagi memiliki Desa dengan status berkembang, apalagi tertinggal dan sangat tertinggal,” kata Abu Hassan.
Capaian positif, katanya, diganjar dengan penambahan insentif Desa pada perjalanan sebesar Rp 9,13 miliar untuk alokasi kinerja pemerintah Desa terbaik dan penghargaan pada 2024. Dukungan APBDesa dalam percepatan penurunan stunting juga mendapatkan apresiasi dengan tambahan insentif fiskal sebesar Rp 6,03 miliar.
Usai mengikuti apel, peserta menikmati delapan gunungan yang dibawa oleh asosiasi kepala desa. Gunungan rata-rata setinggi 2,5 meter isinya aneka makanan dan sayur mayur hasil desa. Ada juga gunung pudak dari Kecamatan Duduksampeyan. Panganan khas Gresik yang berjumlah 3.200 biji. Kecamatan Cerme membawa gunungan ikan bandeng goreng tanpa duri yang berjumlah 1.500 ekor. Dan, sayur serta buah-buahan lainnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan atau PDI-P Gresik menggelar Rapat Kerja Cabang Khusus atau Rakercabsus di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Ahad, 22 September 2024.
Rakercabsus itu dihadiri Calon Gubernur atau Cagub Jawa Timur Tri Rismaharini dan pasangan calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif Maslichan. Agenda utama dalam acara itu, Pemenangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif Maslichan.
Gedung olahraga indoor berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik, Jawa Tumur itu merah total. Karena dihadiri oleh pengurus DPC hingga Pengurus Ranting PDI-P yang semuanya memakai baju warna merah. Di rekrcabsus Gresik yang juga dihadiri Sekretaris DPD PDI-Perjuangan Jawa Timur Sri Untrari ini menargetkan suara paslon Gus Yani-dr Alif minimal 86 persen.
Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program bila mendapatkan amanah sebagai Bupati Gresik periode 2024-2029. Program tersebut antara lain, bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ketenagakerjaan dan UMKM. “Program ini akan segera disosialisasikan kepada masyarakat,” kata Gus Yani usai konfercabsus kepada wartawan pada Ahad, 22 September 2024.
Gus Yani yang juga Bupati Gresik itu didampingi Cawabup dr Alif, Ketua DPC PDI-P Gresik Mujid Riduan menegaskan sosialisasi akan masif dilakukan untuk mengenalkan program kepada para pemilih. “Kami optimistis Gresik bisa semakin lebih baik,” tegas Gus Yani.
Pada kesempatan itu, Gus Yani dan dokter Alif berharap dalam pengundian nomor urut yang akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik bisa mendapatkan nomor satu. “Tentu kami berharap nomor satu,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI-Perjuangan Gresik Mujid Riduan mengatakan, dalam Pilbup Gresik pada 27 November 2024 nanti, pihaknya menarget menang dengan perolehan suara 86 persen. “Kami solid, bisa meraih target tersebut,” tegas Mujid.
Terkait adanya dugaan oknum partai yang mbalelo ikut mengkampanyekan kotak kosong, Mujid mengaku telah memanggil dan meminta klarifikasi oknum kader partai itu. “Dan, Alhamdulillah sudah kembali ke jalan yang benar. Memenangkan Gus Yani dan dokter Alif,” katanya.
Rakercabsus ini dilakukan untuk penguatan dan sosialisasi pemenangan Pilgub Jatim dan Pilbup Gresik “Kami instruksikan seluruh kader PDI-Perjuangan untuk terus mengawal hingga kemenangan. Target kami minimal 86 persen,” tegas Mujid.
Setelah kegiatan ini, seluruh kader PDI Perjuangan wajib turun ke bawah melakukan sosialisasi Pasangan Calon (Paslon). “Bukan hanya sosialisasi Gus Yani – Mas Alif, tetapi juga mensosialisasikan Bu Risma – Gus Hanz. Kami akan sampaikan ke masyarakat bagaimana sepak terjang Bu Risma saat menjabat Walikota Surabaya,” terangnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Husna Sabila Jannati Kusuma masih berusia 7 tahun. Talenta bocah kelas I SD Negeri 4 Petrokimia Gresik ini luar biasa untuk anak seumurannya. Husna penuh percaya diri menggelar pameran tunggal goresan tangannya alias melukis di Galery Merah Putih, Balai Pemuda di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.
Sebanyak 14 karya anak kedua dari pasangan Cahyo Kusumo dan Anita Hidayati ini dipamerkan di Kompleks Alun-alun Surabaya mulai 21-27 September 2024. Tema lukisan seputar tentang dunia Husna yakni dunia kesehariannya mulai dari kehidupan dalam rumahnya di Gresik, lingkungan sekolahnya, tempat kerja ayahnya, sekolah tempat Ibunya mengajar, juga suasana tempat tinggal neneknya di Dieng Wonosobo, Jawa Tengah.
Semua goresan tangan dilakukan di media cat akrilik dan gouache di atas kanvas. Tentu ukurannya bervariasi. Terbesar ukuran 100 x100 Cm dan yang terkecil 50×50 Cm. Semua karya Husna itu telah lolos kurasi, seorang kurator bernama Arik S. Wartono, pendiri dan pembina Sanggar Lukis DAUN Gresik, tempat Husna belajar melukis.
Pameran tunggal Husna ini, rangkaian perayaan 20 tahun Sanggar DAUN (2004-2024). Menurut Arik S. Wartono, karya lukis Husna ini berdasarkan pengalaman pribadi sang pelukis. Ia mencontohkan Husna melakukan studi wisata ke Gunung Bromo bersama teman-temannya ketika masih di TK Insanuz Ziyan, Kebomas, Kabupaten Gresik. Selain itu, goresan tangan mungil Husna adalah imajinasi tentang dunia satwa misalnya Singa, Jerapah, Cumi-cumi, Kerang dan lain-lain oleh Kusuma Husna ditampilkan dalam gaya kanak-kanak yang naif sekaligus unik. Semua karya dikerjakan selama 2024. “Pameran ini dipersiapkan selama 1 tahun terakhir,” terang Arik S. Wartono pada 1minute.id pada Sabtu, 21 September 2024.
Dalam visualisasi setiap ide dan gagasannya ke dalam kanvas, terang Arik S. Wartono, Husna sebenarnya tidak melukis apa yang ia lihat. “Justru ia melukis tentang apa yang ia ketahui,” imbuhnya sambil mencontohkan karya lukis tentang singa. Dalam itu, detail anatomi satwa singa tidak penting baginya, bahkan bentuk singa bisa bercampur dengan imajinasi yang berkembang dalam pikiran Husna.
Juga ketika Husna melukis tentang dunia tempat kerja ayahnya yang bekerja di Rumah Sakit Petrokimia Gresik, gedung rumah sakit dan mobil ambulans yang tervisual dalam karyanya bisa jadi samabsekali tidak mirip dengan apa yang ia lihat hampir setiap hari. Husna tidak perduli dengan bentuk fisiknya, bahkan sekalipun ia melihat fotonya. Karena Husna memang melukis semua itu berdasarkan apa yang ia tahu tentang objek yang dilukisnya, yang tentu saja lekat bercampur dengan imajinasi yang berkembang dalam pikirannya.
Bahkan ketika Husna menggambarkan tentang suasana bermain bersama teman-teman barunya di Sekolah Dasar (SD) atau teman lamanya saat masih Taman Kanan-kanak (TK), ia lebih berpijak pada ingatannya sekaligus semua yang ia rasakan dalam persahabatan, detail fisik teman-temannya menjadi tidak penting, sebab yang lebih penting baginya adalah suasana batin yang ia rasakan dan lekat dalam ingatannya.
Metode melukis seperti ini, katanya, khas anak-anak yang sudah mulai keluar dari periode “coreng-moreng yang diberi nama”.
Dan yang paling menarik dari karya-karya Kusuma Husna selain bentuk (form) aneka objek yang unik, ekplorasi teknik melukis yang ia kembangkan juga cukup beragam. Mulai dari teknik aquarel dengan media akrilik dan qouache yang encer dicampur banyak air sapuan-sapuan warna tipis sehingga menghasilkan warna yang transparan.
Teknik opaque terutama dengan media cat akrilik yang tidak banyak dicampur dengan air atau bahkan cat langsung dari tubenya, dengan goresan tebal sehingga menghasilkan warna yang pekat dan padat.
Beberapa bagian dalam karya Husna juga cukup beragam dalam teknik visualisasi objek, antara goresan tebal-tipis langsung menggunakan kuas, bervasiasi dengan goresan outline tebal warna hitam menggunakan kuas maupun spidol.
Eksplorasi teknik ini tentu bisa terus dikembangkan dengan banyak variasi lainnya misalnya teknik kolase, eksplorasi teksture, cat semprot dan banyak ragam teknik melukis yang bisa dicoba untuk eksplorasi keragakan teknik melukis. (yad)
GRESIK,1minute.id– Rembug Akur kembali dihelat oleh Pemerintah Kabupaten Gresik pada Sabtu malam, 21 September 2024. Gelaran kali kedua yang diinisiasi oleh Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat atau Bakohumas Gresik dipusatkan di hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik atau UMG ini bertajuk “Rembug Akur dan Mimbar Mahasiswa : Gresik Kerja, Gresik Daulat Industri”.
Dialog yang menghadirkan ratusan mahasuswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM dari berbagai kampus serta para pemuda di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini berlangsung seru. Ada tiga narasumber yang hadir yakni Bupati Fandi Akhmad Yani ; Rektor UMG Nadhirotul Laily serta Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.
Kabupaten Gresik yang memiliki luas wilayah 1.194 kilometer persegi. Nilai investasi tren terus naik. Ribuan pabrik beroperasi. Kini, ada pabrik smelter terbesar di dunia beroperasi di Kawasan Ekonomi Khusus, Java Integreted Industrian and Port Estate atau KEK JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Upah minimum kabupaten atau UMK Gresik 2024 sebesar Rp 4.642.031 perbulan atau tertinggi nomor dua di Jawa Timur.
Berbagai “keistimewaan” itu, Gresik di mata para pencari kerja Gresik bagai gadis bertubuh lencir, berkulit kuning dan berhidung mancung. Pencari kerja berbondong-bondong untuk menikmati “madunya”.
“Apakah BEM siap diubah?” tanya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengawali mimbarnya. “Berubah seperti apa?” tanya peserta. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tampil memakai sarung, baju koko warna putih, berkopyah hitam serta sepatu dengan lugas mengatakan perubahan yang diinginkan menjadi lebih baik.
Caranya, mahasiswa harus aktif belajar, berorganisasi dan meningkatkan kompetensi. Gus Yani memberikan teladan kepada mahasiswa dan pemuda lainnya. Ditengah kesibukan sebagai orang nomor satu-julukan lain-Bupati Gresik tetap belajar. “Saya saat ini juga mahasiswa sedang menempuh program S-3 (doktoral, Red),” katanya mendapatkan tepuk sorak peserta yang memenuhi Hall Sang Pencerah. Gus Yani sarjana Ekonomi dan Magister Mitigasi Bencana dari Universitas Airlangga Surabaya.
Gus Yani menyampaikan bahwa Pemkab Gresik telah menyiapkan rencana jangka, menengah, panjang untuk mengoptimalkan Sumber Daya Manusia atau SDM yang memadai untuk kebutuhan penyerapan industri. Masyarakat Gresik di usia produktif, bisa menambah kemampuan dan keterampilan untuk menjawab kebutuhan dunia kerja.
Selain pelatihan, Pemkab juga sudah menyiapkan kebijakan untuk mematangkan instrumen pengembangan SDM tersebut dengan menekankan aspek integrasi antara budaya, industri dan masyarakat.
“Tantangan kita semakin besar. Dengan percepatan kemajuan teknologi, tugas kita menyiapkan keterampilan semaksimal mungkin. termasuk ketrampilan bahasa asing,” ujar Gus Yani.
“Kami mengajak pada seluruh anak-anak muda yang ada di kabupaten Gresik siap berubah, Kalau tidak kita siapakan hari ini akan menjadi masalah yang besar,” lanjutnya.
Selain itu, adanya Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK banyak potensi yang perlu diserap. Tidak hanya terkait penyerapan tenaga kerja saja. Ada peluang lain seperti penyediaan logistik, Makan dan minuman atau mamin bagi pekerja. Hal itu, sudah diformulasikan Pemkab Gresik, untuk kemanfaatan masyarakat lokal melalui kerja sama dengan sektor UMKM lokal.
“Jadi tidak hanya soal tenaga kerja saja. Ekonomi kultur masyarakat juga harus disiapkan. Seperti mendorong produksi petambak Bandeng sebagai produk lokal. Itu menjadi satu ekositem yang mendukung adanya KEK,” jelasnya.
Ia juga meminta kepada seluruh stokeholder, termasuk Perguruan Tinggi, ikut mendorong menyiapkan SDM lokal yang kompeten siap bekerja sesuai kebutuhan industri, misal jurusan yang berkaitan dengan keterampilan teknik mesin. Pada 2025, Pemkab Gresik akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6,5 miliar. Anggaran itu, akan digunakan oleh Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Gresik memberikan pelatihan kepada anak-anak usia produktif di Gresik. Sebab, pelatihan keterampilan bersertifikasi sangat dibutuhkan. “Anggaran untuk penamping anak Gresik,” tegasnya.
FOTO BARENG MAHASISWA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (baju putih berkopyah) , Rektor UMG Nadhirotul Laily foto bersama usai Rembug Akur dan Mimbar Mahasiswa di Hall Sang Pencerah UMG pada Sabtu malam, 21 September 2024 (Foto : chusnul cahyadi /1munute.id)
Sementara itu, Rektor UMG Nadhirotul Lailly, menyampaikan, bahwa Kabupaten Gresik merupakan kota strategis yang punya keunggulan sebagai kota industri. “Ada ribuan industri mikro hingga multinasional,” kata Nadhirotul.
Namun menurutnya, keunggulan tersebut juga tidak lepas dari tantangan, yakni bagaimana potensi tersebut bisa berdaulat. Bisa dimanfaatkan masyarakat lokal, terutama generasi Z.
Untuk itu, Ia mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi. “Jangan menjadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang),” kata Laila. Mahasiswa Gresik bisa punya empati sosial dan peran di komunitas masyarakat. Karena dunia pendidikan menurutnya masih belum cukup untuk mengasah soft skill ketika masuk ke dunia kerja. “Tidak bisa dipungkiri dunia mahasiswa tidak cukup, butuh soft skill untuk menjadi modal di dunia kerja,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman menyampaikan konsep Gresik kedepan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD dengan slogan “Gresik Emas yang Mendunia”. Slogan tersebut mengingat Kabupaten Gresik kedepan akan menjadi tumpuan ekonomi Jawa Timur. “Salah satu yang kita siapkan yakni bahasa Asing, Bahasa Inggris dan Mandarin,” jelasnya.
Washil menerangkan, bahwa, Pemkab Gresik juga, sudah membuat regulasi yang mengakomodir kepentingan masyarakat lokal. Setidaknya ada 2 komponen regulasi, pertama, terkait penyertaan kemitraan UMKM, kedua regulaasi ketenagakerjaan yang mewajibkan perusaahaan untuk penyerapan warga lokal Gresikk 60 persen. “Sudah ada regulasi. Jadi tinggal kita manfaatkan untuk masuk,” jelasnya.
Lebih lanjut Washil, membeberkan, jika KEK di Manyar akan semakin banyak investor, industri yang masuk. Itu akan menambah peluang penyerapan tenaga kerja lokal. “Ada industri baru nanti. Ada industri tembaga dan timah yang masuk. Ini bisa menambah peluang,” bebernya. (yad/adv)
GRESIK,1minute.id– Ribuan pekerja di pabrik Indospring semringah. Sebab, mereka bisa menikmati sembako murah. Bazar sembako murah itu digelar PT Indospring Tbk bekerja sama dengan Pimpinan Unit Kerja atau PUK Serikat Pekerja Logam Elektronika dan Mesin (SP LEM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) pada Sabtu, 21 September 2024.
Kegiatan itu mengusung tema ‘Bazar Sembako Murah’ berlangsung di area parkir perusahaan berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Pada kegiatan ini, pihaknya menyediakan sebanyak 2.050 paket sembako sebagai bentuk kepedulian kepada para pekerja. Istimewanya lagi, kegiatan sosial peduli pekerja ini dihadiri Direktur Utama PT Indospring diwakili Bob Budiono, Ketua PUK SP LEM SPSI PT Indospring, Suhadak Sholikin dan Ketua DPC SP LEM SPSI Gresik yang juga menjabat anggota DPRD Gresik Imam Syaifudin.
Dalam sambutannya, Bob Budiono menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan pasar sembako murah ini. Ia menekankan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban para pekerja di tengah situasi ekonomi yang tidak pasti.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung upaya PUK SP LEM SPSI PT Indospring. Semoga kegiatan memberikan banyak manfaat kepada para pekerja,”ujarnya.
Bob Budiono menambahkan dukungan manajemen perusahaan terhadap pasar murah merupakan komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan. “Kolaborasi antara serikat pekerja dan manajemen juga mencerminkan hubungan yang harmonis dan kepedulian terhadap kondisi karyawan,” ungkap Bob Budiono.
Sementara itu, Ketua PUK SP LEM SPSI PT Indospring, Suhadak Sholikin, menjelaskan bahwa pasar murah ini merupakan salah satu program PUK SP LEM SPSI PT Indospring Tbk yang bertujuan untuk mensejahterakan para anggota. “
“Bazar sembako murah ini terlaksana berkat hubungan industrial yang baik berdasarkan Pancasila antara perwakilan pekerja, yakni PUK SP LEM SPSI PT Indospring, dan jajaran manajemen.” ujarnya.
Suhadak Sholikin menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran manajemen PT Indospring yang telah mendukung penuh program tersebut, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.
“Kami berharap hubungan industrial antara PUK SP LEM SPSI dan manajemen PT Indospring terus berjalan harmonis dan bersinergi, sehingga program-program untuk kesejahteraan anggota dapat terus berlanjut dengan baik,” pungkasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik melakukan penandatanganan kerja sama strategis dengan Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS Bengawan Solo.
Nota kerjasama ditandatangani oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dengan Kepala BBWS Maryadi Utama di Ruang Retno Swari lantai 2 Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 20 September 2024. Kerjasama bertujuan meningkatkan pengelolaan wilayah Sungai Bengawan Solo yakni Daerah aliran Sungai atau DAS Kali Lamong di Gresik Selatan dan DAS Bengawan Solo di Gresik utara ini disaksikan oleh Plt Kepala Bagian Advokasi Biro Hukum Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Agus Pramono dan Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menegaskan pentingnya peran Sungai Bengawan Solo bagi kehidupan masyarakat di Kabupaten Gresik, baik dari segi ekonomi maupun ekologi.
“Sungai Bengawan Solo adalah salah satu sumber penghidupan utama bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan penyediaan air bersih. Namun, sungai ini juga menghadirkan tantangan besar, terutama dalam hal banjir dan kekeringan yang sering kali berdampak langsung pada masyarakat,” ungkap Aminatun Habibah.
Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan BBWS Bengawan Solo ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan prasarana serta sarana pengelolaan wilayah sungai. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan pengelolaan yang lebih terpadu dan berkelanjutan.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan Sungai Bengawan Solo yang lebih optimal demi keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Gresik,” tambah Bu Min-sapaan-Wakil Bupati Aminatun Habibah.
Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mengatakan, sinergi Pemkab Gresik dengan BBWS Bengawan Solo dalam menangani banjir akibat luapan Kali Lamong, yang setiap tahunnya menjadi tantangan di Gresik. Diakui bahwa hingga saat ini banjir masih terjadi, namun intensitas dan durasinya sudah jauh berkurang dibandingkan periode-periode sebelumnya.
“Berkat kerja keras ini, intensitas kejadian banjir terus berkurang dari tahun ke tahun, dan waktu surut banjir juga semakin singkat,” ujarnya. Bu Min mengharapkan kerja sama ini tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga dapat berkontribusi pada masa depan pengelolaan sumber daya air yang lebih baik di Kabupaten Gresik di masa yang akan datang.
“Semoga kerja sama yang kita jalin hari ini menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya pengelolaan wilayah sungai yang lebih baik dan lebih berkelanjutan di masa depan. Kami percaya, dengan langkah bersama ini Kabupaten Gresik akan menjadi lebih maju, aman, dan sejahtera. Lebih dari itu, kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan semakin erat di masa mendatang, demi kesejahteraan masyarakat serta kelestarian lingkungan,” tutupnya.
Hal serupa disampaikan oleh Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama. Disampaikan bahwa penandatanganan ini merupakan bentuk komitmen bersama antara BBWS dengan Pemerintah Kabupaten Gresik terkait pengelolaan sungai.
“Komitmen ini akan meliputi beberapa aspek utama yakni perencanaan pengelolaan sungai yang komprehensif dan berkelanjutan yamg melibatkan berbagai stakeholder. Berikutnya adalah pelaksanaan pembangunan dan infrastruktur pendukung serta menyiapkan kelembagaan dan peraturan terkait pengelolaan Sungai Bengawan Solo,” terangnya.
Ditambahkan juga bahwa komitmen ini juga akan berfokus pada pemanfaatan penggunaan sumber daya sungai yang bijaksana dan berkelanjutan, serta pemeliharaan dan perawatan prasarana agar tetap berfungsi dengan baik dan berkelanjutan. (yad)
GRESIK,1minute.id– Polsek Cerme gagalkan peredaran pil koplo. Sebanyak 1.070 butir pil dobel L disita. Selain menyita barang bukti atau barbuk, juga mengamankan seorang pemuda berinisial MFA.
Pemuda berusia 20 tahun warga Dusun Glintung, Desa Kepatihan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik diduga pengedar pil koplo itu.
Menurut Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo, penggagalan peredaran pil dobel L dilakukan pads Rabu, 18 September 2024 sekitar pukul 4 sore. “Penangkapan dilakukan di rumah terduga pengedar di Dusun Glintung Desa Kepatihan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik,” kata Iptu Andik Asworo pada Jumat, 20 September 2024.
Tersangka yang diamankan adalah MFA, berusia 20 tahun. “Barang bukti yang berhasil kami amankan 37 klip isi 10 butir pil dobel L dengan total 370 butir, kemudian tujuh klip isi 100 butir pil dobel L dengan total 700 butir, uang tunai sebesar Rp 180 ribu,” ujarnya.
Pengungkapan kasus ini bermula saat petugas Polsek Cerme mendapatkan informasi dari masyarakat bahwasannya di lokasi Dusun Glintung, Desa Kepatihan Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik kerap dijadikan tempat transaksi menjual pil berlogo dobel L.
Berdasarkan informasi tersebut selanjutnya anggota unit Reskrim Polsek Cerme dipimpin Kanit Reskrim melakukan penyelidikan informasi tersebut dan benar saat dilakukan penyelidikan disekitar TKP tersebut menjumpai adanya kegiatan transaksi menjual pil berlogo dobel L dan kemudian dilakukan upaya penangkapan dan berhasil mengamankan pelaku.
Setelah dilakukan introgasi dan penggeledahan ditemukan barangbukti dan terduga pelaku mengakui bahwa benar telah melakukan kegiatan transaksi menjual pil berlogo dobel L, berdasarkan hal tersebut selanjutnya petugas polsek Cerme membawa pelaku dan barang buktinya ke Polsek Cerme guna penyidikan lebih lanjut,” tegasnya.
Tersangka dijerat dengan Pasal 435 Jo 436 ayat (2) UU RI No 17 tahun 2023 tentang Kesehatan. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dewan Pengurus Cabang Organisasi Angkutan Darat atau Organda Gresik memiliki nakhoda baru. Komandan baru itu bernama Rahmad Ruspendi.Pengusaha transpotasi di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini berduet dengan sekretaris Muhammad Rizaldi Saputera, yang anggota DPRD Gresik itu.
Pengurus baru hasil musyawarah anggota pada 26 Agustus 2024 lalu itu dilantik oleh Ketua DPD Organda Jatim Firmansyah Mustofa di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 18 September 2024.
Pelantikan pengurus Organda Periode 2024-2029 ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Dinas Perhubungan Gresik Khusaini. Dalam susunan kepengurusan anyar, pembina Organda Gresik Haji Nur Cholis. Usai pelantikan dilanjutkan Rapat Kerja atau raker.
Ketua DPC Organda Gresik Rahmad Ruspendi, berjanji akan membawa organisasi lebih aktif melakukan sinergi dengan pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik dan stakeholder lainnya. “Agenda terdekat internal adalah membangun kantor DPC Organda Gresik,” kata Pendik-panggilan-Rahmad Ruspendi dalam sambutannya.
Sedangkan, agenda eksternal melakukan koordinasi dengan para sopir angkutan umum alias angkutan kota dan angkutan pedesaan atau angkot-angkudes. “Lin (angkutan) lama akan digantikan angkutan listrik,” tegasnya. Pihaknya, katanya, telah melakukan koordinasi dengan Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Gresik.
Ketua DPD Organda Jatim Firmansyah Mustofa mengapreasi wacana pengurus baru Organda Gresik untuk menjalin sinergi lebih erat dengan Pemkab Gresik. Sinergi dalam melakukan penataan angkutan umum, seperti angkot yang kondisinya memprihatinkan. “Nasib angkot hidup segan, mati tidak mau. Disini peran pemerintah harus hadir. Karena angkutan umum ini bisa mengurangi angka kecelakaan,” kata Firmansyah Mustofa.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap struktur pengurus baru Organda Gresik yang beranggota pengusaha muda atau generasi kedua bisa berjalan lebih baik. “Organisasi bisa berjalan baik dan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat,” kata Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.
SUSUNAN Pengurus DPC ORGANDA Gresik periode 2024-2029
Terkait, moda transportasi darat massal atau angkutan umum, orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bisa meniru transportasi massal, seperti TransJatim. Transportasi antarkota ini telah mengubah gaya hidup dalam angkutan massal. “Karena Aman, nyaman dan murah,” ungkap magister mitigasi bencana Universitas Airlangga Gresik itu.
Ia mendukung wacana yang dilontarkan oleh pengurus Organda Gresik terkait peremajaan angkutan umum dari bahan bakar fosil menjadi tenaga listrik. Sebab, transportasi umum yang aman, nyaman, murah sangat dibutuhkan masyarakat. Gus Yani mengatakan saat musrenbang (musyawarah rencana pembangunan) melibatkan anak aspirasi itu muncul. Seorang siswa sekolah menengah pertama membacakan aspirasinya bunyinya adalah “Pak Bupati, kami anak-anak butuh angkutan umum yang nyaman, aman, murah, tepat waktu dan tidak bau asap rokok”.
Peremajaan angkutan umum harus segera dilakukan. Bagaimana dengan nasib para sopir angkot? “Ayo kita duduk bareng. Musyawarah bersama Organda, Sopir Angkot dan Pemerintah. Saya jamin sopir lama Aman,” tegasnya. (yad)