2025, DPUTR Gresik Lakukan Pemantapan Infrastruktur Jalan Sepanjang 24,5 Kilometer 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik terus berikhtiar mempercepat pemantapan infrastruktur jalan. Tahun 2025, Pemkab Gresik melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik telah menggarap jalan sepanjang 12,49 kilometer. 

Kondisi jalan yang rusak berat berkurang menjadi 19,75 km atau 3,48 %. “Kemantapan jalan baik dan sedang panjang 399,21 km atau 70,46 % dari total panjang jalan Kabupaten 566,61 km,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Dhiannita Tri Astuti dalam Ngobrol Infrastruktur di Kantor DPUTR Gresik pada Selasa, 23 Desember 2025.

Dhian, sapaan akrab, Dhiannita Tri Astuti didampingi Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Gresik Eddy Pancoro serta Kepala Bidang lainnya.  Meski keberadaan jalan rusak berat “hanya” 19,75 kilometer, Dhian menganggap memiliki dampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi dan keselamatan bagi masyarakat, terutama di wilayah dengan lalu lintas yang padat dan akses logistik yang menjadi hajat hidup orang banyak. 

Dhian mengatakan, bahwa perbaikan infrastruktur jalan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perbaikan infrastruktur dilakukan melalui proses berkelanjutan yang dilakukan sejak 2021. Upaya yang dilakukan mencakup peningkatan kualitas jalan hingga dukungan penyediaan lahan untuk proyek nasional yang ditargetkan kelar akhir 2025 ini. 

“Penanganan jalan kami lakukan bertahap dan terukur. Fokus kami adalah ruas-ruas prioritas yang menopang aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah,” tegasnya. Penyediaan lahan untuk proyek nasional, antara lain, pembangunan jembatan Manyar dan Pelebaran jalan yang terhubung dengan Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).

“Pak Bupati (Fandi Akhmad Yani) memberikan perhatian khusus untuk pelebaran jalan Manyar ini,” katanya. Data DPUTR Gresik pada Tahun Anggaran 2025, Bidang Bina Marga DPUTR Gresik melakukan 27 paket pekerjaan yang meliputi 10 paket pekerjaan peningkatan jalan aspal 645 meter, beton 7.571 meter ; 11 paket pelebaran jalan aspal 4.687,5 meter dan beton 4.298 meter dan 2 paket rekonstruksi jalan aspal 262 meter, beton 627 meter. 

Total pekerjaan jalan yang dilelang pada 2025 mencapai lebih dari 18 kilometer, ditambah pemeliharaan rutin sepanjang 6,3 kilometer. Dengan demikian, keseluruhan penanganan jalan Bina Marga tahun depan ditargetkan menyentuh hampir 24,5 kilometer. Selain infrastruktur jalan, juga ada 4 paket jembatan, yakni 2 pembangunan jembatan baru, 1 rehabilitasi Dermaga Apung Bawean.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Gresik Eddy Pancoro, menyampaikan bahwa skala prioritas perbaikan tidak hanya ditentukan oleh kondisi teknis jalan, tetapi juga laporan langsung dari masyarakat. “Setiap aduan yang masuk melalui layanan 112 Lapor Gus kami tindaklanjuti secepat mungkin. Partisipasi warga sangat membantu kami menentukan kebutuhan paling mendesak,” jelasnya.

Bagaimana rencana pemantapan infrastruktur 2026? Edi Pancoro menyampaikan, beberapa ruas strategis yang menjadi prioritas tahun depan antara lain Jalan Bungah–Dukun sepanjang sekitar 4 kilometer yang akan dilebarkan hingga delapan meter, serta Jalan Duduksampeyan–Betoyo Guci yang akan dibeton karena berbatasan langsung dengan jalan nasional.

Melalui langkah-langkah tersebut, Pemkab Gresik menargetkan infrastruktur jalan yang lebih layak, aman, dan mampu menunjang pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

2025, DPUTR Gresik Lakukan Pemantapan Infrastruktur Jalan Sepanjang 24,5 Kilometer  Selengkapnya

Konsisten Melayani Umat, MUI Gresik Sabet Anugerah DP MUI Jatim Award 2025

GRESIK,1minute.id – Umat Muslim di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik patut berbangga. Pasalnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik berhasil meraih kembali predikat Kinerja Terbaik se-Jawa Timur. Capaian ini menegaskan peran strategis MUI dalam melayani umat serta bersinergi dengan pemerintah daerah.

Prestasi itu untuk kali kedua diraih organisasi keumatan yang dipimpin oleh KH. Ainur Rofiq Thoyyib itu. Penghargaan tersebut, diberikan oleh MUI Jawa Timur, dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-IX MUI Jawa Timur di Hotel Santika Premiere Surabaya pada Jumat, 26 Desember 2025. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menyerahkan penghargaan itu kepada Ketua MUI Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyib. 

Dalam keterangannya, KH. Ainur Rofiq Thoyyib menyampaikan rasa syukur mendalam, atas prestasi yang diraih MUI Kabupaten Gresik. “Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, yang berperan aktif di MUI Gresik, terutama dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Gresik, Bupati Gus Yani (Fandi Akhmad Yani) dan Wakil Bupati dr. Alif (Asluchul Alif) sehingga MUI Gresik bisa meraih penghargaan ini,” ujar Kiai Rofiq.

Selanjutnya, Kiai Rofiq juga mengatakan terima kasih kepada seluruh Dewan Pimpinan dan Pengurus MUI Kabupaten Gresik, atas kerja kerasnya selama ini. “Terima kasih juga kepada seluruh jajaran di MUI Kabupaten Gresik, mulai dari Dewan Pertimbangan, Dewan Pimpinan dan seluruh Pengurus, yang telah menjalankan program-programnya dengan baik dan dirasakan luas oleh umat,” kata Kiai Rofiq.

Ketua Umum juga berharap, penghargaan untuk MUI Kabupaten Gresik bisa terus menambah semangat seluruh jajaran untuk lebih maksimal lagi dalam berkhidmah. “Semoga dengan penghargaan ini, bisa menambah semangat seluruh jajaran MUI Kabupaten Gresik dalam meningkatkan peran, sebagai khodimul umat dan shodiqul hukumah,” pungkas Kiai Rofiq.

Turut hadir dalam Pembukaan MUSDA IX MUI Jawa Timur, Ketua Umum MUI Pusat KH. M. Anwar Iskandar, Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elistianto Dardak, serta Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur KH. Hasan Mutawakkil Alallah. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

Konsisten Melayani Umat, MUI Gresik Sabet Anugerah DP MUI Jatim Award 2025 Selengkapnya

Gelap Mata, Sikat Motor Tetangga, Terekam CCTV Ditangkap Polsek Duduksampeyan

GRESIK,1minute.id – Pemuda asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan ditangkap anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Duduksampeyan. Ia berinisial S, 41 tahun. Pelaku ditangkap karena diduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Ia gelap mata, mengasak sepeda motor milik Ratinah, 45 tahun, tetangganya. Identitas pelaku terungkap setelah polisi mencermati rekaman CCTV di sekitar perlintasan Kereta Api di Duduksampeyan. Kapolsek Duduksampeyan AKP Hendrawan, membenarkan penangkapan tersangka berinisial S, 41, warga Desa Tambakrejo. Tersangka terbukti mencuri satu unit sepeda motor milik korban, Ratinah, 45, tetangganya. 

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Rabu sore, 24 Desember 2025, sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, korban memarkir sepeda motor Honda Beat rakitan 2018 warna merah putih dengan nomor polisi W-4413 FC di depan rumahnya. Selang 30 menit kemudian korban keluar rumah. Tetapi, motor sudah raih. “Korban meninggalkan sepeda motor dalam kondisi kunci masih menempel karena hanya masuk ke dalam rumah sebentar,” jelas AKP Hendrawan.

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi, termasuk seorang saksi mata bernama Prayitno serta rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian, pelaku mengarah kepada S. “Dalam rekaman CCTV terlihat jelas wajah pelaku saat membawa kabur motor korban. Dari situ identitas pelaku mengerucut kepada tersangka S yang tinggal tidak jauh dari rumah korban,” ungkap Kapolsek.

Saat ini, tersangka S telah ditahan di Mapolsek Duduksampeyan dan dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak meninggalkan kunci kendaraan menempel, meskipun kendaraan diparkir di depan rumah sendiri. Masyarakat juga diharapkan segera melapor apabila mengetahui adanya tindak pidana melalui kantor polisi terdekat, Call Center 110, atau WhatsApp Hotline “Lapor Cak Roma” di nomor 0811-8800-2006. (yad)

Gelap Mata, Sikat Motor Tetangga, Terekam CCTV Ditangkap Polsek Duduksampeyan Selengkapnya

Ini Sosok Martina Ayu, Ratu Triathlon asal Gresik yang Borong 7 Medali di SEA Games Thailand 2025

GRESIK,1minute.id – Ajang SEA Games Thailand 2025 telah usai. Indonesia menempati posisi kedua dengan memperoleh 91 medali emas. Posisi puncak diraih tuan rumah, Thailand dengan 233 emas.

Dari 91 medali emas yang diraih Indonesia, sebanyak 5 emas disumbang oleh Martina Ayu Pratiwi. Atlet triathlon asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini tampil luar biasa dengan menyumbangkan 7 medali untuk Indonesia, terdiri dari 5 medali emas dan 2 medali perak. Ia pun sebagai salah satu atlet paling bersinar di ajang SEA Games Thailand 2025.

Atlet berusia 21 tahun ini bahkan dinobatkan sebagai atlet triathlon terproduktif di SEA Games 2025. Berkat pencapaiannya, Martina kini dijuluki “Ratu Triathlon asal Gresik.” Tak banyak yang tahu, Martina sebenarnya hampir meninggalkan dunia olahraga. Saat masih duduk di bangku SMA, ia sempat berniat berhenti sebagai atlet renang.

Namun titik balik terjadi pada Juli 2022, saat pelatih renangnya menawarkan Martina untuk beralih ke cabang olahraga triathlon. “Waktu itu saya merasa tertantang karena triathlon punya tiga cabor. Dari situ saya tertarik dan akhirnya pindah ke triathlon pada Juli 2022,” ujar Martina.

Keputusan itu menjadi awal perjalanan emasnya. Perjalanan Martina menuju SEA Games 2025 tak instan. Sejak awal tahun, ia sudah masuk program persiapan intensif bersama tim Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas). Selama tiga bulan, Martina dan tim menjalani latihan berat di Bangka Belitung. “Kami latihan tidak peduli cuaca panas, hujan, angin, capek, dan nervous, semua kami lewati bersama,” tuturnya.

Kini, Martina melanjutkan latihan di Pasir Putih, Situbondo, meski ia mengakui Gresik tetap menjadi tempat penuh kenangan karena sejak kelas 4 SD hingga lulus SMA ia berlatih di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Martina sudah diberi tahu akan tampil di 7 nomor lomba. Dari tujuh nomor itu, ia menetapkan satu target utama. “Target pribadi saya hanya satu, medali emas di nomor triathlon individual karena itu nomor paling bergengsi di SEA Games,” jelasnya.

Target itu sukses terwujud. Setelah SEA Games, Martina langsung memasang target lebih tinggi. “Target utama saya tahun 2026 adalah Asian Games. Selain itu, saya ingin memperbaiki world ranking agar peluang tampil di Olimpiade Los Angeles 2028 semakin besar,” katanya.

Ia berharap pencapaiannya di SEA Games ini menjadi awal dari perjalanan panjang menuju panggung dunia. Berikut prestasi  Martina di SEA Games Thailand 2025, yakni 5 emas, Triathlon Individual Putri ; Aquathlon Estafet Putri; Aquathlon Estafet Campuran ; Duathlon Estafet Putri dan Duathlon Estafet Campuran. Kemudian 2  medali perak yakni Triathlon Estafet Putri dan Triathlon Estafet Campuran. (yad)

Ini Sosok Martina Ayu, Ratu Triathlon asal Gresik yang Borong 7 Medali di SEA Games Thailand 2025 Selengkapnya

Nataru, Petrokimia Gresik Jamin Stok Pupuk Aman, Siapkan 236.486 ton 

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menyiapkan stok pupuk bersubsidi nasional sebanyak 236.486 ton. Stok ini di atas ketentuan safety stock dan cukup untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani selama beberapa pekan ke depan, khususnya selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa stok ini sekaligus menjadi upaya Petrokimia Gresik untuk mengamankan kebutuhan pupuk petani selama Nataru. Stok ini sudah ada di gudang-gudang Lini III (kabupaten/kota) dan siap didistribusikan ke Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) sesuai dengan kebutuhan petani.

“Petrokimia Gresik berkomitmen mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan terwujudnya swasembada pangan nasional. Petani tidak perlu khawatir selama libur Nataru, karena stok pupuk telah kami siapkan dengan cukup di gudang-gudang dan siap didistribusikan ke PPTS untuk ditebus petani. Dengan demikian, proses pemupukan tetap dapat berlangsung,” ujar Daconi di Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 24 Desember 2025.

Adapun stok per 24 Desember 2025 terdiri dari pupuk Urea bersubsidi sebanyak 18.635 ton, NPK Phonska 164.747 ton, dan pupuk Organik Petroganik 49.247 ton, dan ZA bersubsidi 3.856 ton. Petrokimia Gresik juga menyiapkan sejumlah stok pupuk nonsubsidi untuk mengamankan kebutuhan pupuk petani, mulai dari Urea, NPK, hingga ZA.

“Kami juga sering blusukan ke daerah-daerah untuk memastikan stok langsung di lapangan dan memastikan pupuk bersubsidi diterima oleh petani terdaftar. Ini sebagai komitmen Petrokimia Gresik untuk menjamin kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi sesuai regulasi,” tandas Daconi.

Ia pun mengimbau petani agar dapat memanfaatkan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2025. Mengingat tahun anggaran akan segera berakhir, penyaluran pupuk selanjutnya akan mengikuti alokasi baru tahun 2026 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, Daconi menegaskan bahwa Petrokimia Gresik siap mendukung pelayanan penebusan pupuk bersubsidi per 1 Januari 2026. Ini menjadi komitmen perusahaan menjalankan regulasi terbaru tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi, yaitu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 yang sudah diperbarui dengan Perpres 113/2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.

Dikatakannya, Pemerintah melalui tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi terbaru telah banyak memberikan kemudahan bagi petani, mulai dari pupuk sudah bisa ditebus awal tahun, hingga penebusan cukup menggunakan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Selain itu, Pemerintah juga menorehkan sejarah dengan menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen.

“Kami mendukung optimalisasi kebijakan tersebut melalui produksi yang optimal dan ketersediaan yang cukup sesuai regulasi. Ketika petani membutuhkan pupuk, sudah ada di PPTS, sehingga produktivitas pertanian dapat ditingkatkan dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional,” tutup Daconi. (yad)

Nataru, Petrokimia Gresik Jamin Stok Pupuk Aman, Siapkan 236.486 ton  Selengkapnya

Ribuan Umat Kristiani Aman dan Nyaman Beribadat, Perayaan Natal 2025 di Gresik Kondusif

GRESIK,1minute.id – Perayaan Natal 2025 berlangsung khidmat. Umat kristiani menjalankan ibadat, misa natal dengan suka cita. Waka Polres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra bersama Asisten Setkab Gresik Suprapto serta Kodim 0817/Gresik memantau langsung misa Natal di sejumlah gereja pada Rabu malam, 24 Desember 2025.

Mereka mengunjungi diantaranya Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo dan Gereja Santa Perawan Maria. Sekitar pukul 19.00 WIB, rombongan tiba di gereja katolik di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik. Rombongan disambut langsung oleh Romo Gregorius Sasar Harapan. Tampak juga Romo Suwaji.

Ribuan jemaat sedang melakukan misa natal juga ikut menyambut kedatangan perwakilan Forkopimda Gresik. “Kami sebagai umat Katolik, terus mendoakan Gresik semakin maju,” ujar Romo Gregorius di Altar Gereja St Perawan Maria pada Rabu, 24 Desember 2025.

Perayaan Natal 2025 berlangsung damai dan aman. Umat kristiani merayakan dengan penuh kebahagiaan. Kondisi aman dan kondusif ini tentu harapan semua warga Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik.  Kepolisian Resor (Polres) Gresik bersama semua stakeholder melakukan kerja ekstra keras untuk menciptakan suasana kondusif. 

Sebelum misa Natal, Polres Gresik melakukan sterilisasi semua gereja di Gresik. Di setiap gereja, personel melakukan sterilisasi secara menyeluruh meliputi area dalam gereja, altar, mimbar, kursi jemaat, hingga lingkungan sekitar gereja guna memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan.

Waka Polres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra mengatakan, sterilisasi menjadi langkah utama Polres Gresik dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat. “Kami melakukan sterilisasi gereja untuk memastikan seluruh area ibadah benar-benar aman. Harapannya, dapat melaksanakan ibadah Natal dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat,” tegasnya. (yad)

Ribuan Umat Kristiani Aman dan Nyaman Beribadat, Perayaan Natal 2025 di Gresik Kondusif Selengkapnya

Satgas Pangan Sidak Harga Bapokting, Harga Cabai di Gresik Turun

GRESIK,1minute.id – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga di Pasar Baru Gresik dan Superindo Gresik. Sidak untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Pengecekan dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi yang dipimpin Kanit IV Pidek Satreskrim Polres Gresik Ipda Luthfi Hadi Nugroho, bersama perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog Jawa Timur dan Surabaya, Dinas Pertanian Gresik, Diskoperindag Kabupaten Gresik, serta Bagian Perekonomian Setda Gresik.

Dalam pengecekan tersebut, Satgas Pangan mencatat adanya penurunan harga cabai di Pasar Baru Gresik. Harga cabai rawit turun dari Rp 50.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, sementara cabai merah besar turun signifikan dari Rp 45.000 menjadi Rp 25.000 per kilogram. Sementara itu, harga pokok lainnya, beras, gula, minyak goreng hingga daging sapi masih stabil.

“Stok kebutuhan bahan pokok dipastikan aman dan mencukupi hingga perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” tegas Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya pada Selasa, 23 Desember 2025.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menyampaikan imbauan kepada para pedagang agar menjual beras sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Ia juga menegaskan bahwa Polres Gresik bersama instansi terkait akan terus melakukan monitoring dan pengawasan harga serta ketersediaan Bapokting guna menjamin stabilitas harga dan keamanan pasokan bagi masyarakat selama momentum HBKN. (yad)

Satgas Pangan Sidak Harga Bapokting, Harga Cabai di Gresik Turun Selengkapnya

Gus Yani Soft Launching Edu Wisata Digital Termegah di Jawa Timur, Gresik Universal Science

GRESIK,1minute.id – Liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Gresik semakin seru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik membuka destinasi wisata anyar. Namanya, Gresik Universal Science (GUS). Destinasi wisata edukasi digital terbesar di Jawa Timur itu telah soft launching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 24 Desember 2025.

Wisata anyar itu berada di kompleks Gresik Islamic Center, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa Gresik Universal Science dirancang sebagai wisata edukatif yang memadukan teknologi digital, video mapping, hingga sejarah Kabupaten Gresik dalam satu pengalaman yang interaktif dan imersif.

“Kami Pemerintah Kabupaten Gresik melakukan soft launching wisata edukasi digital Gresik Universal Science. Ini menjadi wisata yang sarat nilai edukasi, baik itu digitalisasi, video mapping, hingga sejarah Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Soft launching Gresik Universal Science ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Ida Lailatus Sa’diyah, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik Reza Pahlevi serta sejumlah lainnya. 

Menurutnya, pemilihan lokasi di Kecamatan Balongpanggang merupakan bagian dari komitmen pemerataan pembangunan wilayah. Selain itu, GUS juga telah terintegrasi dengan layanan TransJatim, sehingga dapat diakses masyarakat dengan biaya yang terjangkau.

“Lokasinya berada di Balongpanggang dan sudah terintegrasi dengan TransJatim, jadi biayanya akan terjangkau. Ini menjadi wisata edukasi yang menarik untuk anak-anak, tidak hanya dari Kabupaten Gresik, tetapi juga kabupaten dan kota tetangga,” imbuh mantan Ketua DPRD Gresik ini.

Ia berharap, keberadaan Gresik Universal Science dapat menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Mudah-mudahan ini menjadi alat edukasi yang baik dan bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman melaporkan bahwa Gedung Gresik Universal Science dibangun menggunakan APBD murni, terdiri dari tiga lantai dengan total 12 zona edukasi. 

Lantai 1 menjadi pintu masuk utama eksplorasi Gresik Universal Science. Di lantai ini, pengunjung disambut Interactive Map Guidance yang berfungsi sebagai panduan digital untuk memahami keseluruhan zona. Selanjutnya, Zona Sejarah Gresik menyajikan perjalanan sejarah daerah, diikuti Zona Makanan Khas Gresik yang mengenalkan kekayaan kuliner lokal, serta Zona Peta Kebudayaan yang menampilkan keragaman budaya dan potensi wilayah Kabupaten Gresik secara visual dan interaktif.

Lantai 2 menghadirkan pengalaman yang lebih imersif melalui Zona Budaya Lokal (Immersive Room) yang memadukan visual, audio, dan teknologi digital. Di lantai ini juga terdapat Zona Sejarah Islam Gresik yang mengulas peran penting Gresik dalam perkembangan Islam di Nusantara, serta Damar Kurung (Mirror Room) yang menampilkan seni khas Gresik dengan pendekatan visual reflektif dan modern.

Sementara itu, lantai 3 dirancang sebagai ruang eksplorasi kreatif dan imajinatif. Pengunjung dapat menikmati Interactive Story Wall yang menyajikan cerita-cerita lokal secara digital, Zona Permainan yang mengajak anak-anak belajar sambil bermain, serta Zona Semesta Imaji sebagai ruang edukasi berbasis imajinasi dan kreativitas yang mendorong rasa ingin tahu generasi muda.

Nantinya, operasional zona di GUS tersebut akan melibatkan Karang Taruna Kabupaten Gresik sebagai bagian dari penguatan peran pemuda. Selain sebagai bentuk riil dukungan Pemerintah pada pemuda, keterlibatan Karang Taruna dalam pengelolaan Gresik Universal Science ini diharapkan menjadi ruang aktualisasi. Disamping itu, ini merupakan bentuk dukungan akan keberlanjutan wisata edukasi berbasis digital di Kabupaten Gresik. (yad)

Gus Yani Soft Launching Edu Wisata Digital Termegah di Jawa Timur, Gresik Universal Science Selengkapnya

BKPSDM Launching Portal Kedaton, Bupati Gresik: Instrumen Penguatan Akurasi dan Keterpaduan Data ASN 

GRESIK,1minute.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Gresik menghadirkan terobosan baru berupa portal berbasis website bernama Kedaton (Kepegawaian Data Online).

Kedaton merupakan rumah untuk aplikasi-aplikasi penunjang layanan kepegawaian agar dapat menjadi sarana pelayanan yang terintegrasi, efektif, dan efisien sekaligus sebagai instrumen penguatan akurasi dan keterpaduan data ASN.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyambut baik Portal Kedaton tersebut. Ia menilai peluncuran portal aplikasi kepegawaian Kedaton ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung agenda transformasi digital birokrasi, khususnya di bidang manajemen kepegawaian.

“Kegiatan ini merupakan momentum penting dalam upaya kita membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” kata Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani saat peluncuran website Kedaton di Ruang Putri Cempo Kantor Pemkab Gresik pada Selasa, 23 Desember 2025. 

Di acara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu, Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan, selain transformasi digital, menekankan hal yang tidak kalah penting, yaitu kualitas data kepegawaian dan tingkat kedisiplinan ASN. Dua aspek tersebut tidak dapat dipisahkan.

“Data yang akurat mencerminkan tanggung jawab dan profesionalisme. Sedangkan kedisiplinan mencerminkan integritas serta komitmen ASN dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat,” ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Menurutnya, di era digital saat ini, data yang lengkap dan mutakhir bukan lagi sekadar kebutuhan administratif, melainkan menjadi fondasi utama dalam perencanaan pengambilan kebijakan serta evaluasi kinerja pemerintahan. Disiplin pegawai juga merupakan hal yang sangat disorot oleh masyarakat.

“Keberhasilan pelayanan kepegawaian ini sangat bergantung pada peran aktif seluruh perangkat daerah dan setiap ASN untuk senantiasa menjaga validitas data serta mematuhi ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Kegiatan launching dan Awarding ini akan terbangun budaya kerja ASN yang berbasis data, berorientasi kinerja, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. ASN diharapkan mampu memanfaatkan aplikasi kepegawaian ini secara optimal, tidak hanya sebagai alat administrasi, tetapi juga sebagai sarana evaluasi diri dan peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan.

“Kepada BKPSDM sebagai pelaksana kepegawaian dan juga seluruh pimpinan perangkat daerah, saya minta untuk terus melakukan pembinaan, pengawasan, serta pendampingan kepada seluruh jajaran agar pelaksanaan implementasi aplikasi kepegawaian ini dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan sistem kepegawaian yang tertib, transparan, dan akuntabel sejalan dengan prinsip good governance. Pihaknya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada instansi penerima penghargaan serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan dan pelaksanaan aplikasi Kedaton ini.

“Semoga upaya yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas ASN dan pelayanan publik di daerah kita tercinta. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah bersama menuju birokrasi yang lebih profesional, berintegritas, dan melayani,” tandasnya.

Sementara itu, dalam Kepegawaian Award 2025 dengan indeks kelengkapan data dan dokumen kepegawaian terbaik, yakni : 

Indeks Kelengkapan Data

Kategori OPD kecil dengan jumlah ASN 0–50 : 

1. Kantor Kecamatan Panceng

2. Kantor Kecamatan Sidayu

3. Kantor Kecamatan Menganti

Kategori OPD besar dengan jumlah pegawai di atas 50 : 

1. Kantor Kecamatan Gresik

2. Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag)

3. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR)

Indeks Disiplin ASN 

Kategori OPD kecil 

1. Kantor Kecamatan Bungah

2. Kantor Kecamatan Driyorejo

3. Kantor Kecamatan Tambak

Kategori OPD besar 

1. Dinas Kesehatan

2. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo)

3. Satuan Polisi Pamong Praja

Kategori Unit Pelaksana Teknis (UPT) :

1. UPT SD Negeri 100 Gresik

2. UPT SD Negeri 180 Gresik

3. UPT SD Negeri 385 Gresik (yad)

BKPSDM Launching Portal Kedaton, Bupati Gresik: Instrumen Penguatan Akurasi dan Keterpaduan Data ASN  Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik di Ramcheck Kendaraan, BNNK & Dokkes Tes Urine dan Kesehatan Sopir dan Kondektur

GRESIK,1minute.id – Volume kendaraan mulai meningkat di Kabupaten Gresik pada libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Tim gabungan terdiri dari Satlantas Polres Gresik, Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik, Kodim 0817/Gresik semakin intensif melakukan rampcheck angkutan umum untuk mendukung kelancaran dan keselamatan arus transportasi.

Ramcheck hari ini, Selasa, 23 Desember 2025 dipusatkan di Terminal Bunder Gresik dilanjutkan dengan tes urine dan pemeriksaan kesehatan kepada pengemudi angkutan umum. Untuk tes kesehatan dan urine ini, tim gabungan menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik dan Sie Dokkes Polres Gresik. 

Perwira Pengendali kegiatan dalam rangkaian Operasi Lilin Semeru 2025 ini  yakni Ipda Achmad Andri Aswoko, Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, dan Iptu Sugioto, Kasi Dokkes Polres Gresik. 

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin menjelaskan, rampcheck dilakukan untuk memastikan kelayakan operasional kendaraan angkutan umum, meliputi kondisi teknis kendaraan, kelengkapan administrasi, serta kesiapan pengemudi dan kondektur.

“Selain pemeriksaan kendaraan, kami juga melakukan tes urine dan pengecekan kesehatan terhadap driver dan kondektur angkutan umum guna memastikan mereka bebas dari narkoba serta dalam kondisi sehat saat bertugas,” ujar AKP Nur Arifin.

Sementara itu, petugas Satlantas Polres Gresik juga memberikan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada para pengemudi, kondektur, dan penumpang angkutan umum. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada momentum Nataru.

Dari hasil pemeriksaan, tercatat sebanyak 20 driver dan kondektur mengikuti tes urine dan pemeriksaan kesehatan. Seluruhnya dinyatakan negatif narkoba dan dalam kondisi sehat, sehingga layak untuk mengemudikan angkutan umum. Melalui kegiatan ini, Polres Gresik berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna transportasi umum, serta meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Lilin 2025. (yad)

Satlantas Polres Gresik di Ramcheck Kendaraan, BNNK & Dokkes Tes Urine dan Kesehatan Sopir dan Kondektur Selengkapnya