Fikri, Siswa Spemdalas Gresik Melaju Semifinal OSN Matematika 2025, Koordinator Program: Semoga Ukir Prestasi Tertinggi 

GRESIK,1minute.id – Muhammad Fikri Rahmansyah, siswa SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik lolos semifinal Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 bidang Matematika. Kini, siswa kelas IX ini sedang berjuang keras menjadi yang terbaik dalam kompetisi nasional yang diikuti ribuan anak-anak berotak encer yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dan Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) ini. 

Keberhasilan Fikri, jawara OSN Kabupaten Gresik dan menduduki posisi empat besar Jawa Timur ini bagai sebuah oase di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Koordinator Bina Prestasi Bidang Akademik SMP Muhammadiyah 12 Gresik Eka Ayu Pradisca, menuturkan perjalanan Fikri menuju OSN Nasional tidak mudah. Ia lebih dulu meraih peringkat pertama di tingkat Kabupaten Gresik, kemudian melanjutkan kiprahnya dengan menempati posisi keempat di tingkat Provinsi Jawa Timur. Hasil gemilang itu mengantarkannya masuk ke tahap semifinal tingkat nasional yang berlangsung secara daring pada Rabu,10 September 2025.

“Pihak sekolah melalui program Bina Prestasi memberikan pendampingan intensif, baik dengan pembimbing internal maupun eksternal, agar Fikri lebih siap menghadapi seleksi berikutnya,” kata Koordinator Bina Prestasi Bidang Akademik SMP Muhammadiyah 12 Gresik Eka Ayu Pradisca.

Dengan bekal latihan intensif, dukungan keluarga, dan motivasi kuat, langkah Fikri di OSN Matematika 2025 menjadi inspirasi bagi teman-teman sebayanya. Kehadiran Fikri di babak semifinal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Spemdalas dan masyarakat Gresik. “Semoga perjuangan ini berlanjut hingga final dan mengukir prestasi tertinggi di tingkat nasional,” harap Eka.

Semangat belajar Fikri yang konsisten sejak kecil serta dukungan penuh dari orang tuanya menjadi kunci keberhasilan hingga kini. Bagi Fikri, matematika adalah ilmu yang lebih menekankan pada pemahaman logika ketimbang hafalan. “Kalau memahami konsep dasarnya, maka variasi soal apapun bisa diselesaikan,” ujarnya. Ia berharap bisa melaju ke babak final sekaligus menambah pengalaman berharga. 

Ke depan, Fikri bercita-cita menjadi guru matematika atau pembimbing OSN agar bisa menularkan ilmunya kepada generasi berikutnya. Untuk diketahui, Olimpiade Sains Nasional merupakan kompetisi akademik prestisius yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui seleksi berjenjang dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional, OSN menjadi wadah bagi siswa-siswa terbaik untuk menunjukkan kemampuan di bidang sains dan matematika. (yad)

Berikut Prestasi Muhammad Fikri Rahmansyah

Sekolah : SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik

Bidang: Matematika

Prestasi: Juara 1 Kabupaten Gresik ; Juara 4 Provinsi Jawa Timur (data Spemdalas Gresik)

Fikri, Siswa Spemdalas Gresik Melaju Semifinal OSN Matematika 2025, Koordinator Program: Semoga Ukir Prestasi Tertinggi  Selengkapnya

Forkopimda Gelar Rakor Pembatasan Jam Operasional Kendaraan Berat di Gresik, Mokong Sanksi Cabut Izin

GRESIK,1minute.id – Pengusaha transportasi darat berkumpul di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 9 September 2025. Mereka berkumpul untuk mengikuti rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda Gresik. 

Forkopimda plus yang hadir yakni Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani serta Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir, Kapolres Gresik Richard Rovan Mahenu, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, Kajari Gresik Yanuar Utomo, serta perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Gresik. Kemudian, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang memimpin rakor membahas tentang kepatuhan jam operasional angkutan barang, galian C, dan batubara di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini.

Rakor dilanjutkan dengan deklarasi bersama pengusaha transporter komitmen mematuhi aturan larangan operasional yakni Pukul 05.00 – 08.00 WIB dan Pukul 15.00 – 18.00 WIB. Para pengusaha juga menyatakan siap menerima sanksi jika terbukti melanggar.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memiliki dasar hukum untuk membatasi jam operasional kendaraan berat yakni 

Peraturan Daerah (Perda) No. 9 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Perhubungan Darat. Dalam beleid itu mengatur manajemen lalu lintas, angkutan darat, hingga penindakan pelanggaran. Khusus pelarangan kendaraan Over Dimension Overload (ODOL), Pasal 134 ayat (2) menegaskan adanya ancaman pencabutan izin bagi pelanggar.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, Gresik sebagai surga investasi harus berjalan seiring dengan keselamatan masyarakat. Karena itu, dirinya berharap adanya kesadaran dari pihak perusahaan pemilik angkutan barang.

“Kita punya tiga kawasan industri yang beroperasi 24 jam. Kebutuhan distribusi harus dihargai, tapi tidak boleh mengabaikan keselamatan warga. Saya mengajak pengelola kawasan dan perusahaan untuk mengingatkan sopir agar tidak melintasi dalam kota di luar jam operasional. Mari jaga Gresik bersama,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani.

Data menunjukkan lonjakan pelanggaran di Juli–Agustus 2025, lebih dari 166 kendaraan di tilang, sementara setiap hari sekitar 200 kendaraan diarahkan agar mengikuti jalur yang benar. Penindakan dilaksanakan bersama Polres Gresik, guna menegakkan jam operasional sesuai Perda.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menambahkan, pelanggaran jam operasional angkutan barang menjadi atensi masyarakat. Tercatat, ratusan pengaduan yang masuk tiap bulannya di Polres Gresik, terkait masalah jam operasional angkutan barang. “Hari ini kami berbicara atas aspirasi warga. Penindakan akan konsisten, tetapi kami juga berharap perusahaan melakukan screening sopir agar lebih patuh aturan,” kata AKBP Rovan.

Dalam kesempatan yang sama, Kajari Gresik Yanuar Utomo menyatakan  bahwa penindakan adalah opsi terakhir. Namun, dirinya yakin bahwa setelah deklarasi ini sopir kendaraan berat bisa lebih patuh kala beroperasi di Kabupaten Gresik. “Saya yakin setelah deklarasi ini, pelanggaran bisa diminimalisasi. Mari kita semua patuhi jam operasional,” ujarnya.

Dari temuan di lapangan, banyak hal yang menjadi penyebab sopir angkutan barang melakukan pelanggaran. Banyak di antaranya melanggar karena tidak tahu rambu atau sekadar mengejar efisiensi dengan mengikuti Google Maps. Hal ini tentunya menjadi perhatian mengingat investasi yang terus meningkat, sehingga aktivitas logistik di Gresik akan semakin padat. Karena itu, perusahaan, terutama galian C, diimbau untuk lebih disiplin agar iklim usaha tetap sehat tanpa mengorbankan keselamatan warga.

Berikut isi deklarasi bersama pengusaha transporter di Kota Industri :

1. Menyadari, memahami, dan mematuhi sepenuhnya jam operasional di wilayah Kabupaten Gresik.

2. Berkomitmen tidak melintas pada jam terlarang: Pukul 05.00–08.00 WIB dan 15.00–18.00 WIB.

3. Memastikan seluruh sopir dan armada mematuhi kebijakan secara disiplin dan bertanggung jawab.

4. Siap menerima sanksi sesuai peraturan perundang-undangan jika melanggar. (yad)

Forkopimda Gelar Rakor Pembatasan Jam Operasional Kendaraan Berat di Gresik, Mokong Sanksi Cabut Izin Selengkapnya

Fonomena Blood Moon, Lembaga Falakiyah PCNU Gresik Ajak Salat Gerhana Bulan Total 

GRESIK,1minute.id – Langit Indonesia termasuk Gresik terasa cerah. Bulan yang terlihat lebih besar dan berwarna oranye bersinar terang badal Maghrib pada Ahad, 7 September 2025. 

Ya, ada fonomena Gerhana Bulan Total pada Ahad malam, 7 September hingga Senin dini hari, 8 September 2025. Mengutip instagram @lfnu_gresik Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik akan melakukan observasi dan Salah Gerhana Bulan Total di Masjid Jamik Ainul Yaqin, Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik mulai pukul 23.00 WIB.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menginformasikan masyarakat dapat menyaksikan Gerhana Bulan Total atau Blood Moon dengan mara telajang atau tanpa bantuan teleskop. Fonomena Gerhana Bulan Total terjadi ketika posisi Bumi berada di antara Matahari dan Bulan, sehingga bayangan Bumi menutupi Bulan sepenuhnya. 

Berdasarkan hasil observasi FLNU Gresik awal gerhana mulai 23.26 WIB ; Awal Total pukul 00.30 WIB ; Tengah Gerhana pukul 01.11 WIB ; Akhir Gerhana pukul 01.52 WIB. Lama Gerhana 03.29 WIB. Berdasarkan data hisab gerhana LFNU Gresik itu, rangkaian gerhana akan berlangsung lebih dari 5 jam. (yad)

Fonomena Blood Moon, Lembaga Falakiyah PCNU Gresik Ajak Salat Gerhana Bulan Total  Selengkapnya

Cuaca Buruk, Harga Telur di Pulau Bawean Tembus Rp 60 Ribu, Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik Gelontorkan Logistik Gunakan KRI Surabaya 591

GRESIK,1minute.id – Harga kebutuhan pokok di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik melonjak. Harga telur ayam tembus Rp 60 ribu per kilogram. Sedangkan, harga daging ayam mencapai antara Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram. 

Melonjaknya harga kebutuhan di pulau berjarak 80 mil laut dari pusat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Gresik diakibatkan cuaca buruk. Moda transportasi laut lumpuh karena ombak tinggi. 

Mengetahui harga kebutuhan pokok terkerek naik, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersinergi dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengirim bantuan menggunakan kapal perang Republik Indonesia (KRI) Surabaya 591 dari Dermaga Semampir Baru Koarmada II Surabaya. 

Gelontoran logistik itu akhirnya bisa menstabilkan harga kebutuhan pokok di Pulau terluar Kabupaten Gresik itu. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang melakukan aksi cepat mengirimkan bantuan logistik di pulau berjuluk “Pulau Putri” itu.

“Dalam beberapa hari terakhir, harga kebutuhan pokok di Bawean melonjak tajam. Telur tembus Rp 60.000 per kilogram, ayam mencapai Rp 90.000–Rp100.000 per kilogram. Warga benar-benar kesulitan. Kehadiran Ibu Gubernur bersama jajaran Pemprov Jatim dan TNI AL adalah bentuk nyata kehadiran negara yang sangat dirasakan manfaatnya,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

BANTUAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan bantuan kepada warga di Pulau Bawean pada Sabtu, 6 September 2025 ( Foto : Prokopim Gresik)

Gubernur Khofifah dan Gus Yani, sapaan, Fandi Akhmad Yani secara langsung melepas keberangkatan KRI Surabaya 591 dari Dermaga Semampir Baru Koarmada II Surabaya pada Jumat, 5 September 2025.

Kapal perang tersebut membawa beragam bantuan logistik, mulai dari 10 ton beras Bulog, 1 ton minyak goreng, 1 ton telur ayam, 1 ton gula, 750 kilogram daging ayam beku, bawang merah, bawang putih, cabai, hingga 50 tabung gas elpiji ukuran 12 kg. Selain itu, juga terdapat 5.000 paket sembako, biskuit, susu, madu, 487 kardus air mineral, serta mobil cold storage untuk menjaga kualitas bahan pangan segar.

Tak hanya kebutuhan pokok, bantuan juga mencakup donasi 4.135 paket sembako dari Mayapada Group dan alat bantu mobilitas bagi lansia serta penyandang disabilitas. “Bantuan ini bukan hanya soal logistik, tapi juga wujud solidaritas yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari nelayan, keluarga miskin ekstrem, penerima PKH Plus, Tagana, hingga TKSK,” jelas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Selain logistik, KRI Surabaya 591 juga mengevakuasi puluhan warga yang sempat tertahan di Gresik akibat tidak beroperasinya kapal penumpang dan barang sejak 29 Agustus 2025. “Kami arahkan 50 warga Bawean yang tertahan di Gresik untuk ikut berangkat bersama KRI 591. Semua ini berkat koordinasi yang solid lintas lembaga,” tambahnya.

Ia menegaskan, kesigapan ini hanya mungkin terwujud berkat dukungan banyak pihak, mulai dari Pangkoarmada II, Dankodaeral V, Bulog, hingga BPBD. “Arahan Ibu Gubernur sangat jelas, bantuan harus tiba lebih cepat dari target. Alhamdulillah, Sabtu pagi bantuan sudah bisa diterima warga. Ini bentuk kasih sayang dan kepedulian yang luar biasa,” ungkap magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. 

Ia menutup dengan ajakan agar momentum ini menjadi pengingat pentingnya menjaga jalur distribusi ke kepulauan tetap lancar. “Bawean adalah bagian dari Gresik yang tidak boleh terpinggirkan. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi agar kebutuhan masyarakat kepulauan selalu terjamin, apa pun tantangannya,” tandasnya. (yad)

Cuaca Buruk, Harga Telur di Pulau Bawean Tembus Rp 60 Ribu, Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik Gelontorkan Logistik Gunakan KRI Surabaya 591 Selengkapnya

Pemdes Bulangkulon Support Anggaran, Kartar Prabumer Jaya Sukses Gelar Semarak HUT Republik Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia masih terasa di sejumlah desa di Kabupaten Gresik. Diantaranya, Desa Bulangkulon, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Ahad, 7 September 2025.

Ribuan warga berasal dari tiga dusun yakni, Prambon, Bulang, Merdayu tumblek-blek mengikuti jalan sehat yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Bulangkulon. Anak-anak, remaja hingga orang tua mlaku-mlaku bareng mengelilingi dusun. Jaraknya sekitar 3 kilometer. Kepala Desa (Kades) Bulangkulon Wijianto berada di tengah warganya. Wijianto didampingi oleh perangkat desa setempat. 

FOTO BARENG : Kepala Desa Bulangkulon, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik Wijianto (empat dari kanan) bersama perangkat desa foto bareng sebelum mengikuti Jalan Sehat, Puncak HUT ke-80 Republik Indonesia pada Ahad, 7 September 2025 ( Foto: Istimewa)

Jalan Sehat yang puncak peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia ini diberangkatkan oleh Ketua Karang Taruna Prabumer Jaya Muhammad Abdul Aziz Darmawan. “Pemerintah desa hanya mensupport anggaran. Kegiatan selama Peringatan Hari Kemerdekaan dilaksanakan oleh Kartar Prabumer Jaya,” kata Wijianto pada Ahad, 7 September 2025.

Kartar Prabumer Jaya adalah singkatan dari tiga nama dusun di Desa Bulangkulon yakni Prambon, Bulang dan Merdayu. “Jadi Saya, perangkat desa dan warga adalah peserta. Adik-adik kartar Prabumer Jaya yang menyelenggarakan kegiatan rutin tahunan ini,” imbuhnya. 

FOTO BARENG : Kepala Desa Bulangkulon, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik Wijianto (tengah) bersama Ketua Kartar Prabumer Jaya Muhammad Abdul Aziz Darmawan (dua dari kiri) dan pengurus kartar lainnya mengikuti Jalan Sehat, Puncak HUT ke-80 Republik Indonesia pada Ahad, 7 September 2025 ( Foto: chusnul cahyadi/ 1minute.id)

Jalan Sehat ini, menjadi salah satu momen yang paling di tunggu oleh warga Desa Bulangkulon. Selain, hadiah dan doorprize mencapai ratusan item. Jalan Sehat ini bagai ajang silaturahmi. 

Di event ini, panitia juga menggelar bazar. Makanan dan minuman berasal dari rukun warga masing-masing. Peserta hanya menukarkan kupon untuk bisa menikmati kelezatan masakan warga. Usai jalan bareng, bercengkrama dan bisa makan bareng secara lesehan di pendapa Balai Desa. 

GUYUP RUKUN: Warga Desa Bulangkulon, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik makan bareng sambil menunggu doorprize Jalan Sehat, Puncak HUT ke-80 Republik Indonesia pada Ahad, 7 September 2025 ( Foto Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sedangkan, UMKM yang membuka lapak di sepanjang jalan depan Balai Desa hingga simpang tiga dusun juga kecipratan rezeki kegiatan tahun ini. Ekonomi warga pun bergeliat. Jalan Sehat menjadi pengungkit peningkatan ekonomi warga.

Antusiasme warga untuk memeriahkan Jalan Sehat mendapatkan apresiasi dari Wijianto. “Saya ucapkan sangat terimakasih kepada masyarakat ikut menyemarakkan kegiatan ini. Semoga terus mendukung kegiatan pemerintah desa,” ujar Mujianto.

Ketua Kartar Prabumer Jaya Muhammad Abdul Aziz Darmawan mengatakan, kegiatan 17 Agustusan bisa terlaksana dengan baik karena ada support dari pemerintah desa. Banyak lomba yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia ini. “Jalan Sehat pagi ini sebagai puncak peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Kami terimakasih kepada pemerintah desa dan masyarakat yang mensupport acara ini,” kata Aziz didampingi sejumlah anggota kartar lainnya. (yad)

Pemdes Bulangkulon Support Anggaran, Kartar Prabumer Jaya Sukses Gelar Semarak HUT Republik Indonesia  Selengkapnya

Merinding, Damkarmat Gresik Lakukan Rescue Ular Kepala Dua 

GRESIK,1minute.id – Seekor ular berkenalan dua (Cylindrophis ruffus) menyelinap masuk ke rumah Ahmad Sigit di Raya Srembi Gg.Tower,  Dusun Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Jumat malam, 5 September 2025.

Sigit mengetahui ada ular berkepala dua itu sekitar pukul 23.53 WIB. Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik turun tangan. Sigit dan keluarga pun bisa tidur nyenyak.

Menurut Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Suyono, pihaknya menerima laporan dari call center 112 ada ular berkepala dua (Cylindrophis ruffus) di rumah pelapor Ahmad Sigit pada Jumat, 5 September 2025 sekitar pukul 23.53 WIB. 

Sebanyak delapan personil sif malam dengan mengendarai kendaraan Isuzu Panther menuju lokasi. Mereka tiba di lokasi pada Sabtu, 6 September 2025 pukul 00, 15 WIB. Petugas delapan orang yakni  Subroto ; M.Sabikul ; Andi Syaiful Fatah dan Achmad Fauzi. Kemudian, Nanang Sujianto; Indra Agus Tantomi ; Sofi Mubdianto serta Hendri Cahyono melihat hewan reptil ini bersembunyi di dekat mesin pompa air di teras rumah pelopor.

“Sebelum bersembunyi, pelopor melihat ular kepala dua itu mondar-mandir di teras rumah,” terang Suyono yang mantan Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. Petugas “mengepung” tempat persembunyian ular kepala dua. “Butuh waktu lebih 30 menit menangkap,’ kata mantan Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik itu.

Panjang ular hanya 20 sentimeteran. Karena ukurannya kecil petugas Damkarmat Gresik memasukkan ular kepala dua itu kedalam botol air kemasan 600 mililiter. Namun, membuat pemilik rumah tetap merinding ketakutan.  Penyelamatan ular kepala adalah kali pertama dalam kurun waktu 9 bulan terakhir ini. “Kalau ular kobra sering,” katanya. (yad)

Merinding, Damkarmat Gresik Lakukan Rescue Ular Kepala Dua  Selengkapnya

7 Kali Bobol Rumah Tetangga Gondol Rp 52 Juta, Pemuda asal Ujungpangkah Ditangkap Polisi

GRESIK,1minute.id – Seorang pemuda berinisial MDRA ditangkap anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ujungpangkah. Pemuda berusia 23 tahun asal Desa Cangaan, Kecamatan Ujungpangkah karena diduga sebagai pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat).

Dalam keterangan kepada polisi, tersangka MDRA mengaku telah tujuh kali membobol rumah. Kali terakhir membobol rumah  Susanawati, 48, tetangganya sendiri. Pepatah sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Kini, MDRA harus meringkuk di hotel prodeo Polsek Ujungpangkah. 

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kapolsek Ujungpangkah Iptu Suwito menjelaskan, penangkapan pelaku berawal dari laporan korban bernama Susanawati, 48, warga Desa Canggaan, Kecamatan Ujungpangkah. 

Pada Senin pagi, 1 September 2025, korban yang baru pulang dari Temanggung, Jawa Tengah mendapati jendela rumahnya dalam kondisi tidak terkunci. Saat dicek, uang tunai Rp 2 juta dan sejumlah surat-surat perhiasan telah raib.

“Berdasarkan laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Ujungpangkah bergerak cepat melakukan penyelidikan. Pada Rabu (3/9/2025), anggota berhasil mengamankan terduga pelaku di sebuah warung kopi di Desa Cangaan,” terang Iptu Suwito.

Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa aksi pencurian yang dilakukan MDRA bukanlah yang pertama. Pelaku ternyata sudah 7 kali membobol rumah korban sejak tahun 2024 dengan total kerugian mencapai sekitar Rp 52 juta.

Pada 2024 sebelum Ramadan, pelaku mencuri Rp 3,8 juta dan dua bungkus rokok. Kemudian, Februari 2025, pelaku mencuri Rp 3,2 juta dan 550 ringgit Malaysia. Saat Tarawih Ramadan 2025, pelaku menggondol Rp 4 juta dan ¥400 yen Jepang. Saat Idul Fitri 2025, pelaku mengambil Rp 8 juta dan 20 ringgit, 10 ringgit tambahan, €5 euro, SGD20, dan HKD100. Saat ada hiburan elektone, pelaku mencuri Rp 3,5 juta, sebungkus rokok, dan dua korek api.

Saat Idul Adha 2025, pelaku mencuri Rp835 ribu, dua bungkus rokok, dan satu korek api. Terakhir pada 29 Agustus 2025, pelaku mencuri Rp1,82 juta. “Jadi total ada tujuh kali aksi pencurian dengan modus yang sama, yaitu masuk ke rumah korban saat kosong. Dari tangan pelaku, kami juga menyita barang bukti berupa sepasang sandal dan ikat pinggang,” tambahnya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. (yad)

7 Kali Bobol Rumah Tetangga Gondol Rp 52 Juta, Pemuda asal Ujungpangkah Ditangkap Polisi Selengkapnya

SIG Bangun Sarana dan Prasarana Atasi Krisis Air Bersih Warga  Rembang dan Blora 

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Gresik membangun jaringan pipanisasi dari sumber mata air di terowongan Brubulan ke permukiman warga hingga sejauh 600 meter, serta tandon penampungan air.

“Hasilnya, hampir seluruh warga Pasucen sekarang bisa menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, hingga mencuci, tanpa harus bersusah payah lagi,” kata Kepala Desa Pasucen di Rembang, Jawa Tengah Salamun. 

Pembangunan pipanisasi jaringan air di Desa Pasucen, Kabupaten Rembang dan Desa Ngampel, Kabupaten Blora mengakhiri paceklik air bersih yang berlangsung puluhan tahun. Selamun mengenang masa kecilnya ketika akses air bersih masih menjadi tantangan besar bagi warga desanya, terutama saat musim kemarau. Ia menceritakan bahwa dahulu, warga harus berjalan jauh hanya untuk mendapatkan air, dengan menenteng ember dan memikul jerigen.

Selama puluhan tahun. Utamanya saat musim kemarau, warga harus berjalan jauh demi mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Desa Ngampel Mohamad Astiadi Maryanto yang menyebut bantuan sarana dan prasarana air bersih dari PT Semen Gresik sangat berdampak positif bagi warganya. “Sebelumnya, warga kami kesulitan air. Sekarang, alhamdulillah, air sudah mengalir lancar langsung ke rumah-rumah. Debitnya besar, sangat mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ujar Mohamad Astiadi Maryanto.

Dalam kurun waktu 2017 hingga 2024, PT Semen Gresik telah menginvestasikan senilai Rp 582,7 juta untuk pembangunan sarana dan prasarana air bersih di Pasucen dan Ngampel, meliputi sistem pipanisasi, tandon air, bak penampungan, serta pompa air. Berkat bantuan infrastruktur air bersih tersebut, kini air bersih dapat mengalir langsung ke permukiman warga dengan total penerima manfaat mencapai 457 Kepala Keluarga (KK), yakni 250 KK di Desa Pasucen dan 207 KK di Desa Ngampel.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, bantuan sarana dan prasarana air bersih ini sejalan dengan strategi keberlanjutan SIG untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya yang berada di Desa Ring 1 area operasional Perusahaan. Apalagi, akses terhadap air bersih adalah kebutuhan dasar yang menjadi prioritas dalam mendukung kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat.

”SIG dan seluruh entitas bisnisnya berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi melalui program TJSL secara terukur dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa dan masyarakat, sehingga dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan,” kata Vita Mahreyni. (yad)

SIG Bangun Sarana dan Prasarana Atasi Krisis Air Bersih Warga  Rembang dan Blora  Selengkapnya

Iptu Suharto, Kapolsek Gresik Kota Patroli Berkuda Warga & Jemaah Salat Jumat Senang Berswafoto 

GRESIK,1minute.id – Suasana Gresik kondusif. Aparat tetap melakukan patroli. Tapi, patroli yang dilakukan oleh aparat kepolisian sektor (Polsek) Gresik Kota berbeda.  Polisi patroli tidak mengendarai motor seperti biasanya, tapi menunggang kuda.

Patroli menunggang kuda itu dilakukan oleh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gresik Kota Iptu Suharto dilakukan menjelang Salat Jumat pada 5 September 2025. Patroli itu menjadi perhatian masyarakat. Bahkan, anak-anak dan orang dewasa pun senang. Mereka pun bisa berswafoto bersama perwira dua balok di pundak yang murah senyum itu. 

Patroli dimulai dari Mapolsek Gresik Kota berada di Kawasan Bandar Grissee, Kawasan Heritage berada di Jalan Basuki Rahmat, Gresik. Kantor Polsek Gresik Kota ini menempati eks Markas Polisi Resor (Mapolres) Gresik. Suharto yang pernah bertugas di divisi profesi dan pengamanan atau Propam Polres Gresik dari Jalan Basuki Rahmat – Jalan Raden Santri – Jalan Pahlawan lalu Jalan Panglima Sudirmsn. 

Kemudian balik melewati Jalan KH Wachid Hasyim, Alun-alun Gresik. Beberapa jemaah mulai memasuki masjid Jamik untuk menunaikan Salat Jumat. Suharto yang masih duduk  di atas pelana kuda melakukan patroli di depan gedung DPRD Gresik yang pagar tertutup. Beberapa orang jemaah Salat Jumat yang melihat ada patroli berkuda itu menyempatkan untuk berswafoto dengan lelaki yang memiliki hobi memelihara kuda dan kambing itu.

“Patroli Kota. Alhamdulillah aman dan kondusif,” kata Iptu Suharto. Ia melanjutkan patroli ini rutin dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan menciptakan suasana yang hangat dan penuh keakraban. Pada lihur Maulid Nabi Muhammad SAW, suasana lalu lintas di Kota Gresik lengang. 

Kapolsek Gresik Kota Iptu Suharto berbeda dengan lainnya. Bagi Iptu Suharto memelihara kuda bukan sekedar hobi. Sejumlah kolega Suharto menceritakan pada hari tertentu kuda piaraan itu disewakan untuk angkutan atau dokar atau andong bagi para peziarah di wisata religi Sunan Giri. Selain memelihara kuda, Suharto juga jago mengembala kambing. “Ketika Idul Adha atau Idul Kurban, pak Harto ketika libur menyempatkan jualan kambing kurban itu,” ujar seorang kolega Suharto. (yad)

Iptu Suharto, Kapolsek Gresik Kota Patroli Berkuda Warga & Jemaah Salat Jumat Senang Berswafoto  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gelar Lomba Kentang Raksasa di Dieng Raya 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar lomba kentang raksasa di Desa Kasimpar, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah pada Rabu, 3 September 2025.

Lomba tersebut bagian dari program “Pestani Dieng Raya” di dataran tinggi sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang kesohor dengan pemandangan alam yang eksotis seperti Telaga Warna, Kawah Sikiding dan Puncak Sikunir itu. 

Lomba kentang raksasa sebagai upaya perusahaan untuk mendukung budidaya kentang produktif dan berkualitas. Lomba yang digelar tepat di momen Hari Pelanggan Nasional ini diikuti oleh 175 petani dari wilayah Dieng Raya.

Komisaris Utama Petrokimia Gresik, Suhardi Alius yang hadir dalam awarding menyampaikan bahwa, ratusan peserta lomba telah dibekali pengetahuan teknis mencakup budidaya sesuai GAP (Good Agriculture Practice) dengan mengaplikasikan produk-produk unggulan Petrokimia Gresik. Petrokimia Gresik juga melakukan monitoring dan diskusi selama lomba berlangsung untuk mendorong peserta lebih kreatif dan inovatif.

“Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat menarik minat petani khususnya generasi muda untuk terjun di sektor pertanian dan menjadi tumpuan awal menuju pertanian berkelanjutan di Indonesia. Lomba ini menegaskan Provinsi Jawa Tengah sebagai sentra produksi kentang yang memiliki andil kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan kentang nasional,” ujarnya.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo dalam sambutannya menyampaikan bahwa, lomba ini menjadi stimulus bagi petani untuk mengoptimalkan teknologi budidaya kentang sehingga menghasilkan kentang dengan kualitas dan produktivitas yang tinggi. Harapannya, keberhasilan budidaya peserta lomba ini diduplikasi oleh petani lain di Dieng Raya yang menjadi sentra penghasil kentang.

“Dengan ukuran kentang yang besar, diharapkan produktivitas meningkat, kesejahteraan petani juga bertambah. Lomba ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Petrokimia Gresik mewujudkan swasembada pangan nasional sesuai cita-cita Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dalam Asta Cita,” ujar Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo.

Pestani Dieng Raya dengan tajuk “Panen Raya & Apresiasi Juara Lomba Kentang Raksasa” di Desa Kasimpar ini merupakan puncak dari rangkaian acara lomba kentang raksasa yang telah dimulai bulan April hingga September 2025. Lomba ini melibatkan ratusan petani dari 5 kabupaten mencakup Kabupaten Pekalongan, Banjarnegara, Batang, Wonosobo, dan Magelang.

“Lomba ini sekaligus menjadi media bagi Petrokimia Gresik memperkenalkan produk inovatif perusahaan yang terbukti mampu meningkatkan hasil panen. Ini merupakan komitmen Petrokimia Gresik sebagai Solusi Agroindustri untuk terus berperan aktif membantu petani dalam meningkatkan meningkatkan kesejahteraan petani kentang, khususnya di wilayah Dieng Raya,” kata Adit.

Adapun budidaya yang dilakukan pada lomba kentang raksasa ini menggunakan rekomendasi pemupukan berimbang produk Petrokimia Gresik, yaitu pupuk NPK Phonska Lite, ZA Plus, dan Phonska Cair, serta pupuk unggulan Petrokimia Gresik lainnya. Disampaikannya, lomba ini sekaligus menjadi media bagi Petrokimia Gresik melakukan edukasi secara aktif, dan penyediaan produk-produk berkualitas agar semakin banyak petani yang bisa merasakan manfaat dari inovasi dan kualitas produk perusahaan.

“Alhamdulilah petani Wonosobo berhasil meraih Juara 1 dan 3, dari Banjarnegara Juara 2. Budidaya kentang mereka tidak hanya menghasilkan umbi kentang dengan ukuran raksasa, tapi produktivitas keseluruhan juga meningkat. Dari hasil panen peserta Juara 1, terdapat peningkatan produktivitas cukup signifikan, yaitu hampir 10 persen, dimana pada panen sebelumnya menghasilkan panen sebesar 16,5 ton/ha, sekarang menjadi 18 ton/ha. Lomba kentang raksasa ini jua turut andil berkontribusi terhadap kebutuhan kentang nasional,” tandas Adit.

Lebih lanjut Adit menambahkan, dalam Pestani Dieng Raya ini juga digelar lomba “Best Content” atau apresiasi khusus bagi peserta yang mengabadikan momen lomba kentang raksasa secara kreatif dan inspiratif melalui konten digital. Para peserta memperebutkan juara dengan kategori Si Paling Aktif dan Si Paling Kreatif.

Gebyar Penjualan Pupuk

Sementara itu di dalam puncak acara ini juga digelar “Gebyar Penjualan Pupuk Berhadiah Langsung” dengan menghadirkan FertiTruck (Fertilizer Truck). Petani dapat dengan mudah mendapatkan produk unggulan Petrokimia Gresik secara langsung, antara lain pupuk NPK Phonska Lite, Phonska Cair, Phonska Oca Plus, dan Phonska Alam. Petani juga berkesempatan mendapatkan hadiah menarik dari pembelian ini.

“Harapan kami, melalui produk unggulan ini dapat menstimulasi masyarakat untuk menggerakkan sektor pertanian di Indonesia dalam meningkatkan produktivitas usaha tani, menumbuhkan minat regenerasi petani muda dan meningkatkan engagement stakeholder dan petani terhadap produk-produk Petrokimia Gresik,” tutup Adit. (yad)

Petrokimia Gresik Gelar Lomba Kentang Raksasa di Dieng Raya  Selengkapnya