GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama jemaah masjid dan warga Kota Santri melakukan doa bersama untuk Keselamatan Bangsa di Masjid Jamik Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Alun-alun Gresik pada Rabu, 3 September 2025.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tampak hadir ditengah-tengah tokoh agama (toga) tokoh masyarakat (tomas) serta pimpinan partai politik. Doa bersama ini bertujuan mendoakan Gresik agar selalu damai, rukun, dan kondusif.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam sambutannya, mengajak semua pihak untuk terus menjaga persaudaraan dan kondusivitas Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. “Alhamdulillah di Gresik, Forkopimda kompak. Mudah-mudahan kita bisa terus menjaga keamanan, agar masyarakat tetap tenang berkegiatan. Atas nama pemerintah, Saya berterima kasih kepada semua yang mau menahan diri, melihat kepentingan yang lebih besar, yakni Gresik yang aman dan damai,” kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.
Dalam kesempatan itu juga, Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ricuh di sejumlah daerah pekan lalu. “Kita berdoa bersama untuk para korban. Semoga Allah mengampuni dan melindungi negeri ini. Gresik aman, Indonesia aman,” tambah magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya itu.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik KH Mulyadi menyebut acara ini sebagai momen menyamakan rasa. “Alhamdulillah sore ini kita buktikan bahwa Gresik damai. NU merasa ikut bertanggung jawab, karena masyarakat Gresik adalah bagian dari kita semua,” ujar Kiai Mulyadi.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Muhammad Thoha Mahsun mengapresiasi munculnya ajakan untuk menjaga ketenteraman dan kesejahteraan bersama. Sementara itu, KH Abdul Mu’is, pengurus LDII Gresik menambahkan rasa syukur atas suasana aman yang memungkinkan masyarakat beraktivitas tanpa gangguan. “Kerukunan dan kekompakan adalah simbol bahwa kita bisa menghadapi apa pun,” katanya.
Sementara, KH Zakaria Al Ansori, salah satu tokoh masyarakat, mengingatkan bahwa perbedaan suku dan pandangan jangan menjadi alasan perpecahan.
“Semoga doa yang kita panjatkan hari ini membawa kebaikan, menjadikan Indonesia sebagai negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafūr,” tuturnya. Doa bersama dihelat badal Salat Ashar ini dilanjutkan dengan Salat Maghrib berjamaah ini berlangsung khidmat (yad)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik meluncurkan program anyar. Namanya, Program Kolaborasi Penanganan Permukiman Kumuh DAK PPKT Tahun 2025 Aspek Pertanahan Desa Campurejo, Kecamatan Panceng bersama Bank Gresik dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Gresik.
Program kolaborasi ini diluncurkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 3 September 2025. Ruang Mandala Bhakti Praja pun penuh sejak pagi. Sebab, masyarakat Desa Campurejo, Panceng yang mendapatkan manfaat program ini bisa mulai mengurus proses akta kepemilikan sertifikat hak milik rumah di lokasi acara. Puluhan petugas notaris, anggota IPPAT Gresik membuka meja pelayanan. Juga ada petugas dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik.
Program Kolaborasi Penanganan Permukiman Kumuh Dana Alokasi Khusus Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK PPKT) 2025 nyaris sama dengan program sebelumnya. Yakni, Revitalisasi Kawasan Integrasi di Bantaran atau Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Gresik sebagai Kawasan Minapolitan.
Di program Kolaborasi Penanganan Permukiman Kumuh DAK PPKT 2025 di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng Aspek Pertanahan, pemerintah akan membangun sebanyak 90 unit rumah gratis. Namun, warga membeli lahan yang disediakan oleh pemerintah des setempat dengan fasilitas kredit bunga ringan dari Bank Gresik, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
FOTO BARENG : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (6 dari kiri) bersama Kakanwil BPN Jatim Asep Heri dalam program Kolaborasi Penanganan Permukiman Kumuh DAK PPKT Tahun 2025 Aspek Pertanahan Desa Campurejo, Kecamatan Panceng di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 3 September 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi /1minute.id)
Sedangkan, IPPAT Gresik bertugas membantu proses jual beli hingga kepemilikan sertifikat hak milik (SHM). Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik memberikan support penuh kemudahan proses kepemilikan SHM. Dalam peluncuran program ini, dihadiri antara lain, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Jawa Asep Heri, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) juga merangkap Plt Direktur Utama Bank Gresik Edy Hadisiswoyo, Ketua Pengda IPPAT Gresik Raditya Eko Hartanto dan Kepala Kantor BPN Gresik Ralif Setiawan.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, program kolaborasi Penanganan Permukiman Kumuh DAK PPKT Tahun 2025 Aspek Pertanahan ini adalah program inovasi Pemkab Gresik untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
“Ini program inovasi Pemkab Gresik. Hampir sama di kawasan Minapolitan Randuboto, Sidayu. Tapi, lokasi kita geser ke Desa Campurejo, Kecamatan Panceng,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 3 September 2025.
Dalam program ini, pemerintah hadir untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat MBR memiliki rumah layak huni. Selama ini, mereka menempati rumah tidak layak huni. Pemerintah melakukan relokasi ke lahan yang disediakan oleh pemerintah desa (pemdes) setempat. “Tapi, warga membeli dengan fasilitas kredit bunga rendah di Bank Gresik,” ujarnya. Untuk proses kepemilikan Sertifikat Hak Milik (SHM) dibantu oleh IPPAT Gresik. “Karena ini bukan komersial, Saya jawel IPPAT jadi sangat murah,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani.
Diatas lahan yang telah dibeli oleh warga secara angsuran itu, pemerintah membangun rumah layak huni. “Pemerintah melalui DAK PPKT membangun rumah gratis,” katanya.
Proses pembangunan 90 unit rumah layak huni membutuhkan waktu 4 sampai 5 bulan. “Nanti warga langsung dapat kunci baru, lahan baru dan rumah baru yang layak huni,” tegasnya. Ia pun meminta doa kepada warga agar proses pembangunan bisa lancar sesuai dengan rencana. “Doakan lancar. Sehingga bisa segera ditempati. Semoga rumah baru nanti berkah kesehatan dan kesejahteraan,” ujarnya.
Mengapa pemerintah kabupaten (Pemkab) getol melakukan penanganan Permukiman Kumuh ? Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan, program itu dilakukan karena memiliki banyak dampak positif bagi masyarakat. Ia menyebut, antara lain, rumah layak huni yang bersih dan sehat bisa mengurangi angka stunting. “Di rumah yang bersih dan sehat anak bisa tumbuh kembang dengan baik. Apalagi disini, mayoritas nelayan sehingga asupan sangat baik,” tegasnya.
SAPA WARGA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyapa warga penerima manfaat program DAK PPKT Tahun 2025 Aspek Pertanahan Desa Campurejo, Kecamatan Panceng di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 3 September 2025 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Jawa Timur Asep Heri mengatakan, program kolaborasi Penanganan Permukiman Kumuh DAK PPKT ini adalah wujud nyata komitmen negara hadir untuk mengurus rakyat. Istilah di BPN adalah Reforma Agraria. “Ini (program) luar biasa Gus Bupati (Fandi Akhmad Yani, Red). ini tanahnya di sertifikatkan perekonomian disambungkan ke perbankan tujuan utamanya bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Asep yang juga mantan Kepala BPN Gresik ini.
“Ini masyarakat tentunya berterima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran. Masyarakat rumahnya bagus, tanahnya walaupun masih mengangsir di fasilitasi oleh bank Gresik dan setelah itu disertifikatkan atas nama orang per orang dan hak milik itu merupakan kehadiran negara dalam rangka berkolaborasi mengurus seluruh kepentingan dan kebutuhan masyarakat tujuannya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
Sebelumnya, Kepala Bappeda Gresik Edy Hadisiswoyo menyatakan, program kolaborasi Penanganan Permukiman Kumuh DAK PPKT ini, merupakan keberpihakan Pemkab Gresik dalam Penanganan Permukiman Kumuh Khusus bagi masyarakat MBR untuk memenuhi kebutuhan rumah layak huni,” katanya. Program ini patut mendapatkan apresiasi dan memperkuat sinergi dengan Bank Gresik, IPPAT Gresik, BPN Gresik dan Pemdes Campurejo.
Kehadiran warga penerima manfaat program ini untuk melakukan penandatanganan akta perjanjian bersama antara penerima DAK PPKT dengan Bank Gresik dan IPPAT Gresik. Sebelum acara berakhir, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan secara simbolis dua sertifikat kepada dua warga penerimaan manfaat program ini.
Pada kesempatan itu, Bank Gresik juga memberikan door prize kepada warga secara di undian berupa tabungan senilai Rp 500 ribu. Azrifah, salah satu penerima manfaat mengaku sangat senang. “Semoga lebaran nanti bisa menempati rumah baru,” katanya semringah. (yad)
GRESIK,1minute.id – Aparat gabungan, TNI-Polri meningkatkan patroli. Satuan Polisi Lalu (Satlantas) Polres Gresik menginisiasi kegiatan Deklarasi Damai bersama berbagai komunitas dan stakeholder. Sementara itu, lembaga pendidikan di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik menggelar doa bersama untuk Keselamatan Bangsa. Doa bersama dilakukan di halaman sekolah masing-masing.
Ikhtiar tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Gresik tetap kondusif. Deklarasi Damai yang diinisiasi oleh Satlantas Polres Gresik dipusatkan di Kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Satlantas Polres Gresik di Kompleks Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas pada Senin malam, 1 September 2025.
Acara yang dihadiri Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda Putera Buna, beserta jajaran KBO, Kanit Regident, Kanit Gakkum, dan Kanit Kamsel Satlantas. Hadir pula perwakilan dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari Kepala Desa Sukorejo dan perangkat desa, pengurus Korwil Gojek dan Grab Gresik, tokoh perguruan silat PSHT, Ketua Grib Gresik, tokoh agama, pengurus RT Randuagung, Banser Gresik, hingga Komunitas PMB.
Dalam sambutannya, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda mewakili Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preemtif kepolisian untuk mencegah potensi aksi anarkis.
“Kami mengajak seluruh komunitas yang hadir untuk bersama-sama berkontribusi menyerukan demonstrasi damai dan menolak anarkisme. Sinergi masyarakat dengan aparat sangat penting demi terciptanya Gresik yang aman dan kondusif,” tegasnya.
DOA BERSAMA: (kiri-kanan) Siswa SMP Negeri 4 Gresik dan siswa SMP Negeri 2 Gresik melakukan Doa Bersama di sekolah pada Senin, 1 September 2025 ( Foto: Istimewa)
Sementara itu, lembaga pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menggelar doa bersama di setiap lembaga pendidikan, mulai Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat.
Diantaranya, UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik dan SMP Negeri 4 (Spempat) Gresik. Doa bersama untuk Keselamatan Bangsa. Di UPT SMP Negeri 4 Gresik doa bersama dilakukan di musala sekolah yang berada di Jalan Proklamasi, Gresik. Doa dipimpin oleh guru agama di sekolah tersebut.
Sedangkan, doa bersama di UPT SMP Negeri 2 Gresik dilakukan di halaman sekolah yang berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu di pimpin oleh Ustad Bambang dan Humaidi, Guru Pendidikan Agama Spenda Gresik.
Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, kegiatan doa bersama ini dilakukan serentak di seluruh sekolah di Gresik atas himbauan Dinas Pendidikan Gresik menjaga kondusifitas pembelajaran. Pada kesempatan itu, kata Salim, sekolah membacakan himbauan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Pendidikan Gresik, antara lain : yakni : Orang tua wajib mengawasi anaknya agar tidak berkegiatan di luar rumah yang merugikan ; tidak terprovokasi ikut ajakan negatif di medsos.
“Saya sebagai kepala sekolah berharap para Orang Tua membantu sekolah dalam Mendukung Anak Berkegiatan Positif di rumah. Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk karakter baik,” kata Salim pada Selasa, 2 September 2025. (yad)
GRESIK,1minute.id – Tahapan Konferensi Cabang (Konfercab) Dewan Pengurus Cabang PDI-P Gresik periode 2025-2030 masih bergulir. Saat ini, memasuki tahapan penjaringan calon ketua DPC PDI-Perjuangan Gresik di lapisan grassroot.
Sayangnya, proses penjaringan calon ketua partai banteng moncong putih di tingkat pengurus anak cabang (PAC) itu ditengarai menyalahi petunjuk dan pelaksanaan (juklak) DPP PDI-P. Dalam juklak itu, rapat penjaringan calon ketua DPC di PAC harus dipimpin oleh pengurus PAC.
“Pengurus DPC PDI-P tidak diperbolehkan cawe-cawe.Pengurus (DPC PDI-P) hanya sebagai peninjau,” kata seorang sumber 1minute.id pada Selasa, 2 September 2025.
Intervensi oknum pengurus DPC terjadi di sejumlah rapat penjaringan yang dilakukan oleh PAC. Bahkan, ada pengurus DPC yang memimpin rapat penjaringan calon ketua DPC PDI-Perjuangan. Cawe-cawe oknum pengurus DPC ini menjadikan sejumlah pengurus PAC prihatin.
Berdasarkan Peraturan Partai nomor 1 tahun 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Konferensi Daerah, Konferensi Cabang, Konferensi Perwakilan Luar Negeri, Musyawarah Anak Cabang, Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, mekanisme penjaringan calon ketua DPC harus terbebas dari intervensi.
Bendahara PAC PDI-Perjuangan Panceng Idham Cholid dikonfirmasi membenarkan ada dugaan intervensi dalam proses penjaringan calon ketua DPC PDI-PDI-Perjuangan Gresik periode 2025-2030. “Iya benar,” kata Idham dan diamini Achmad Zilham, Sekretaris PAC PDI-P Gresik pada Selasa, 2 September 2025.
Ia menjlentrehkan, dalam penjaringan calon ketua DPC PDI-Perjuangan Gresik periode 2025-2030, pengurus DPC PDI-Perjuangan hanya sebagai peninjau. “Rapat penjaringan harus dipimpin oleh pengurus PAC,” kata Idham yang juga pengacara itu . Akan tetapi, proses penjaringan calon ketua DPC PDI-Perjuangan periode 5 tahun ke depan ada oknum pengurus DPC PDI-Perjuangan ikut cawe-cawe memimpin rapat. “Ini kan tidak sesuai mekanisme peraturan partai hasil kongres di Bali,” tegas Idham yang juga pengacara itu.
Untuk diketahui Konferensi Cabang (Konfercab) DPC PDI-Perjuangan Gresik direncanakan pada Oktober 2025. Sedangkan, proses penjaringan nama calon ketua DPC PDI-P ditingkat PAC dilakukan mulai 26-31 Agustus 2025. Dalam penjaringan di PAC mengusulkan tiga nama pengurus DPC dan dua nama pengurus DPD PDI-Perjuangan Jawa Timur. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kapala Kepolisian Resor (Kapolres) Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Minimal menjadi polisi untuk diri sendiri dan keluarga.
Sebab, menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama. Dalam imbauannya, AKBP Rovan menekankan pentingnya langkah preventif guna mencegah potensi gangguan kamtibmas. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu yang beredar di media sosial tanpa kejelasan sumber.
“Mari kita bijak dalam menyikapi informasi yang beredar. Jangan mudah terprovokasi kabar yang belum tentu benar, karena bisa memicu gangguan keamanan,” tegas alumnus Akpol 2006 itu didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gresik, yaitu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadli Subur Karamaha pada Senin, 1 September 2025.
Peran keluarga sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman. Ia meminta kepada orang tua lebih memperhatikan anak-anak mereka, khususnya agar tidak berkeliaran di malam hari tanpa tujuan jelas. “Kami mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai keluyuran malam hari yang justru berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Selain pengawasan keluarga, AKBP Rovan mendorong warga mengoptimalkan potensi positif di sekitar lingkungan. Masjid, menurutnya, bisa menjadi pusat kegiatan yang bermanfaat sekaligus sarana pencegahan perilaku menyimpang, terutama bagi remaja. “Kita bisa mengoptimalkan masjid untuk kegiatan positif, sekaligus mengingatkan anak-anak agar tidak keluyuran di malam hari,” tambahnya.
Kapolres optimistis bahwa dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, Gresik akan tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan nyaman untuk ditinggali. “Mari kita jaga bersama Kabupaten Gresik yang kita cintai ini. Keamanan adalah tanggung jawab kita semua. Peran keluarga dan masyarakat sangat penting,” pungkas perwira dua melati di pundak itu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menggelar Pasar Murah pada Senin, 1 September 2025. Pasar sembako digelar di halaman Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan/ Kabupaten Gresik bekerjasama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) ini buka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.
Pasar murah ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang dimulai sejak Sabtu, 30 Agustus 2025 secara serentak di seluruh Indonesia. “Dusun Jono, Desa Cerme Kidul, menjadi lokasi pertama di Gresik yang menggelar pasar sembako murah ini. Antusiasme warga sejak awal menunjukkan bahwa program ini memang sangat dibutuhkan,” ujar Sekda Gresik Washil.
Memasuki hari ketiga, dari target 116 ton beras yang disiapkan, sebanyak 77 ton sudah berhasil tersalurkan kepada masyarakat. Antusiasme warga sangat tinggi, terlihat dari panjangnya antrean sejak pagi. “Terima kasih atas antusias masyarakat. Semoga semakin banyak gerakan pangan murah di Kabupaten Gresik agar dapat menekan laju inflasi,” tambahnya.
Di pasar murah ini, beras dijual dengan harga Rp 11.500 per kilogram atau Rp 57.500 per kemasan 5 kg. Harga ini lebih rendah dibandingkan harga eceran di pasaran yang mencapai Rp 12.500 sampai Rp 15.000 per kilogram. Untuk menjaga pemerataan, setiap pembeli hanya diperbolehkan membeli maksimal dua kemasan.
Setiap kecamatan di Gresik mendapatkan alokasi delapan ton beras. Di beberapa wilayah dengan jumlah penduduk yang tidak terlalu padat, stok beras masih tersisa dan akan terus disalurkan hingga habis.
Bagaimana respon masyarakat? Ana, warga Kelurahan Tlogopojok, misalnya. Perempuan 48 tahun itu mengaku sangat senang ada pasar murah. “Saya sangat terbantu dengan kegiatan pangan murah ini. Karena harga beras di pasar eceran bisa sampai Rp 15.000, di sini cuma Rp11.500,” ungkapnya. Dengan adanya program pasar sembako murah ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap stabilitas harga pangan dapat terjaga sekaligus meringankan beban pengeluaran masyarakat. (yad)
GRESIK,1minute.id – Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia masih terasa di sejumlah desa di Kabupaten Gresik. Di antaranya, Desa Lengkong, Kecamatan Cerme. Pemerintah Desa (Pemdes) Lengkong menggelar berbagai kegiatan untuk menyemarakkan hari kemerdekaan bahkan sebelum 17 Agustus. Pemdes Lengkong menggandeng Generasi (Gen) Z yang tergabung dalam Karang Taruna Surya Muda sebagai pelaksana kegiatan. Setiap akhir pekan ada kegiatan perlombaan 17 Agustusan. Ada kepruk bantal, kelereng, layang-layang hingga olahraga bola voli.
“Pemdes hanya support anggaran, adik-adik Karang Taruna yang melaksanakan kegiatannya,” ujar Kepala Desa Lengkong Roikhan usai mengikuti Senam dan Jalan Sehat pada Ahad, 31 Agustus 2025.
Di penghujung bulan Agustus 2025, masyarakat mendapatkan hiburan mulai pagi hingga malam hari. Ahad pagi, 31 Agustus 2025 Pemdes Lengkong melaksanakan Senam bareng dan Jalan Sehat. Ribuan warga tumplek-blek. Mulai anak-anak, dewasa hingga orang tua. Kaum adam dan emak-emak ikut merayakan hari kemerdekaan itu. Mereka senang dan gembira. Roikhan, Kepala Desa Lengkong pun berbaur bersama warga.
MERIAH : Warga Desa Lengkong, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik mengikuti Jalan Sehat di puncak HUT ke-80 Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Lengkong bersama Karang Taruna pada Ahad, 31 Agustus 2025 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Jalan sehat dengan start dan finish di depan Balai Desa yang mengelilingi perkampungan ini. Disampaikan Roikhan, warganya sangat antusias karena panitia menyediakan ratusan buah door prize, hasil gotong royong warga yang dikoordinir karang taruna setempat. Hadiah utamanya sepeda listrik, juga ada kulkas, dispenser, rice cooker, kipas angin, serta beberapa paket sembako berupa minyak dan beras.
Kegiatan Senam dan Jalan sehat ini juga untuk membuat guyub rukun antarwarga dan perangkat desa. “Malam ini, Badal Isya Gebyar HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya. Gebyar Hari Kemerdekaan ini akan diselenggarakan peragaan busana. “Kegiatan nanti malam sebagai puncak HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia,” tegasnya.
Desa Lengkong, salah satu desa di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Jumlah penduduk di desa yang hanya memiliki satu dusun sekitar 1.250 jiwa. Mata pencaharian masyarakat dewasa, mayoritas sebagai petani dan sebagian kecil petambak. Sedangkan, emak-emak selain sebagai ibu rumah juga menekuni kerajinan tenun. “Lebih separuh ibu-ibu disini menekuni kerajinan tenun,” terang Roikhan. Kerajinan menenun sarung adalah profesi turun temurun. (yad)
GRESIK,1minute.id – Karangrejo Carnival 2025 menjadi puncak perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia digelar di Desa Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Karnaval budaya tingkat desa sangat meriah. Peserta menjadikan ajang kali pertama ini menunjukkan kreativitas dalam memperkenalkan keanekaragaman budaya kepada masyarakat.
Tema mereka yang beraneka ragam. Mulai dari Roro Jonggrang yang lengkap dengan replika candi dengan diiringi peserta menggunakan pakaian layaknya kerajaan lengkap dengan mahkota.
Ada juga mengusung tema Giri Kedaton, Spirit Of Borneo, Gatot Kaca, Pacu Jalur, Burung Cendrawasih, Kambing Awassi, Kuda Putih Pangeran Diponegoro, Pakaian Adat Sumatera, Harimau Pajajaran.Bahkan, ada juga peserta yang mengangkat tiga tema sekaligus. Yakni Rumah adat Minang, Rumah adat Papua dan Rumah Adat Jawa. Semuanya menggunakan pakaian sesuai dengan tema masing-masing.
“Kami sangat mengapresiasi, karnaval tahun ini lebih meriah dan bervariatif. Banyak tema adat dan budaya yang diangkat,” kata Camat Ujungpangkah Shofwan Hadi saat membuka kegiatan pada Sabtu 30 Agustus 2025.
Shofwan Hadi menyebut, tema peserta karnaval ini tidak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat. Juga bentuk pendidikan kepada generasi penerus, khususnya anak-anak. Mereka bisa belajar dan tahu bahwa di Indonesia bermacam-macam budaya.
“Karnaval budaya ini sangat mengedukasi, anak-anak bisa tahu mana pakaian adat Jawa, Papua, Sumatera dan budaya daerah lainnya. Kami berharap kedepan lebih meriah dan bervariatif lagi,” pungkasnya.
Pihaknya mengapresiasi, masyarakat setempat bersama TNI-Polri bersama-sama turut serta menjaga kondusifitas wilayah. Sehingga, kegiatan yang berlangsung hari ini berjalan sesuai yang diharapkan, aman dan Kondusif.
Pj Desa Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah Nur Ali mengatakan, karnaval budaya ini diikuti oleh 11 peserta. Semuanya mengangkat tema yang berbeda-beda. Mulai adat Jawa hingga Papua. “Tujuannya bukan sekadar karnaval, tapi lebih memperkenalkan keanekaragaman budaya kepada masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus,” katanya.
Pihaknya berharap, kedepan generasi penerus akan lebih cinta tanah air. Terus melestarikan budaya serta saling mengormati antarsesama. Ia juga berterimakasih atas dukungan semua pihak. Mulai dari masyarakatnya, RT, RW dan pemuda karang taruna. “Terimakasih semuanya sudah ikut serta mensukseskan karnaval budaya ini. Semoga tahun depan semakin kompak dan lebih meriah,” pungkas Nur Ali. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dekranasda Fest kembali digelar. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, membuka membuka Dekranasda Fest 2025 di Icon Mall Gresik pada Jumat, 29 Agustus 2025. Ajang yang memadukan kekayaan budaya, kreativitas, dan pemberdayaan UMKM lokal.
“Terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungannya. Kita bersama menyaksikan kreasi budaya khas Gresik, mulai dari tenun, batik, songkok, hingga produk-produk UMKM. Semoga acara ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Siapa lagi yang akan memperjuangkan kalau bukan kita sendiri. Sukses untuk Dekranasda, dan sukses untuk kebangkitan UMKM di Kabupaten Gresik,” tutur Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Dekranasda Fest 2025 hasil kolaborasi bersama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan para pelaku UMKM lokal serta sejumlah perusahaan.
Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali menjelaskan, kegiatan ini menjadi wadah penting untuk membangkitkan semangat dan produktivitas para pelaku UMKM. “Kita bisa merasakan dampak positif dari kegiatan ini. Mulai dari penjahit, pembuat songkok, perajin batik dan songket, hingga desainer dan model, semuanya terlibat aktif,” kata Ning Nurul, sapaan, Nurul Haromaini Ali.
“Karya-karya yang ditampilkan mengangkat tema Gresik dana lahir dari potensi lokal. Ini menegaskan bahwa budaya Gresik tak hanya layak dilestarikan, tapi juga mampu bersaing,” imbuh Sarjana Komunikasi Unair Surabaya itu.
Selain pameran produk kerajinan, Dekranasda Fest 2025 juga dimeriahkan dengan sejumlah agenda menarik. Di antaranya, pelatihan membuat tas kekinian, lomba peragaan busana antar organisasi perangkat daerah (OPD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta istri anggota DPRD Gresik. (yad)
GRESIK, 1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan 562 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024 di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Rinciannya, PPPK tenaga teknis 418 orang ; tenaga guru 66 orang , dan tenaga kesehatan 78 orang. Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, menegaskan bahwa penyerahan SK bukanlah ujung jalan, melainkan awal perjalanan baru. “Dengan diterimanya SK PPPK ini, justru perjuangan dimulai. Integritas, dedikasi, dan profesionalisme adalah modal utama untuk menjawab harapan masyarakat,” ucap dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif di hadapan para penerima SK.
Ia juga menyinggung realitas yang selama ini menghantui tenaga honorer: kesejahteraan yang belum memadai, kontrak yang terbatas, hingga peluang karier yang tak selalu pasti. “Kami memahami betul keresahan itu. Kami, Pemerintah Kabupaten Gresik akan terus memperjuangkan hak-hak Anda. Karena kesejahteraan adalah kunci agar pengabdian bisa berbuah optimal,” tegasnya.
Wabup Alif mengingatkan, status baru ini membawa amanah besar. Ia juga mengajak PPPK untuk tidak berhenti belajar. Dunia kerja birokrasi kini menuntut inovasi, digitalisasi, dan kecepatan pelayanan. “Masyarakat menaruh harapan pada Anda. Jadikan pekerjaan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan panggilan hati. Di pundak Anda, ada masa depan layanan publik yang lebih efisien, transparan, dan manusiawi,” pesannya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, menyebut penyerahan SK ini bukan sekadar administratif, melainkan bentuk kepastian hukum bagi mereka yang lolos seleksi. “Dengan pengangkatan ini, hak dan kewajiban para PPPK kini terjamin oleh regulasi. Mereka resmi menjadi bagian dari birokrasi yang akan menggerakkan roda pelayanan publik di Gresik,” jelasnya.
Seremoni penyerahan SK di halaman Kantor Bupati ini bukan hanya acara formalitas. Kegiatan itu menjadi simbol perubahan status sosial ribuan keluarga. Dari honorer yang sering dilupakan, menjadi aparatur negara yang diakui. Dari ketidakpastian menuju kepastian hukum dan penghidupan.
Hal ini diungkapkan juga oleh Atik Nurhayati, tenaga honorer Setda yang menerima SK PPPK. Atik menyandang status tenaga honorer sejak 2012. Setelah penantian selama 13 tahun ia menerima SK PPPK bagai mimpi yang menjadi kenyataan.
“Alhamdulillah hari ini salah satu mimpi menjadi kenyataan. Terima kasih Pak Bupati, Pak Wabup, Pak Sekda dan seluruh jajaran di BKPSDM Kabupaten Gresik. Kami siap mengabdi dan memberikan yang terbaik,” ujarnya. (yad)