Cuaca Buruk, Wabup Gresik Asluchul Alif Bagikan Bansos untuk Nelayan di 3 Desa di Ujungpangkah 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik menyerahkan bantuan kebutuhan bahan pokok kepada nelayan di tiga desa di Kecamatan Ujungpangkah. Bantuan kepada nelayan di tiga yakni Desa Pangkah Wetan, Pangkah Kulon dan Banyuurip karena terdampak cuaca buruk. Mereka tidak bisa melaut mencari ikan, sebagai profesi utama mereka selama ini.

Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif yang menyerahkan bantuan sosial itu secara simbolis. Ia didampingi Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rahman, Asisten III Setkab Gresik Misbahul Munir dan Kepala Dinas Sosial atau Kadinsos Gresik Ummi Khoiroh.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari nelayan. Kami juga mengimbau agar para nelayan selalu waspada dan berhati-hati saat menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu,” ujar dr. Alif, sapaan akrabnya pada Kamis, 13 Maret 2025.

Dalam kesempatan itu, dr. Alif juga meminta Dinas Perikanan untuk memperbarui dan memvalidasi data nelayan agar program bantuan dapat lebih tepat sasaran. Selain itu, ia menginstruksikan dinas tersebut untuk meningkatkan koordinasi dengan Kelompok Pengelola Irigasi Perikanan (Poklina) guna memastikan saluran irigasi dapat berfungsi optimal dalam mendukung produktivitas budidaya perikanan.

“Koordinasi dengan Poklina sangat penting agar saluran irigasi bisa beroperasi maksimal, sehingga kebutuhan budidaya perikanan dapat terpenuhi dengan baik,” tandasnya. 

Pada kesempatan itu, dr Alif juga menyinggung persoalan maraknya penggunaan jaring cantrang yang dikeluhkan oleh para nelayan. Ia menegaskan bahwa kebijakan larangan penggunaan jaring cantrang merupakan bagian dari program 100 hari kerja bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Kebijakan ini juga sejalan dengan program Nawa Karsa Gresik Seger, yang bertujuan untuk menjaga ekosistem laut dan keberlanjutan sektor perikanan di Gresik.

Sebagai tindak lanjut dari kebijakan ini, Pemkab Gresik akan membentuk Gabungan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) yang dijadwalkan akan diluncurkan pada bulan Mei 2025.

Pokmaswas ini akan berfungsi sebagai pengawas dalam memastikan aturan larangan jaring cantrang dipatuhi oleh para nelayan. Pemkab Gresik juga sedang menjalin kerja sama dengan Pemprov Jatim dan Polda Jatim untuk memperkuat pengawasan terhadap pelanggaran di sektor perikanan.

Alif mengungkapkan bahwa pihaknya berencana menggandeng nelayan lokal untuk membentuk tim keamanan atau Satgas Pesisir. Satgas ini nantinya akan dibekali perlengkapan khusus untuk membantu menjaga ekosistem laut dan mengawasi penggunaan jaring cantrang yang berdampak pada hasil tangkapan nelayan tradisional.

“Kami sedang mengupayakan MoU dengan Pemprov Jatim untuk mewujudkan Satgas Pesisir yang melibatkan nelayan. Ini masuk program 100 hari saya bersama Gus Yani. Mudah-mudahan aturan ini dapat segera kami wujudkan,” ungkapnya. (yad)

Cuaca Buruk, Wabup Gresik Asluchul Alif Bagikan Bansos untuk Nelayan di 3 Desa di Ujungpangkah  Selengkapnya

Waspada Dampak Gerhana Bulan Total, Bisa Picu Banjir Rob Pesisir Gresik

GRESIK,1minute.id – Gerhana Bulan Total bakal terjadi Jumat besok, 14 Maret 2025. Akan tetapi, fonomena alam itu tidak bisa diamati secara utuh dari seluruh Indonesia.

Wilayah yang paling beruntung adalah Indonesia bagian timur, meskipun  masyarakat hanya dapat melihat fase akhir dari gerhana itu. “Di seluruh Jawa Timur termasuk di Gresik gerhana bulan total tidak bisa diamati,” kata Sekretaris Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama atau LFNU Gresik Angga Purwancara dikonfirmasi 1minute.id pada Kamis malam, 13 Maret 2025.

Pada fase puncak gerhana bulan total, kata Angga, hanya dapat disaksikan secara jelas dari ; Amerika Utara dan Selatan ; Afrika bagian barat ; Eropa bagian barat Asia bagian timur ; Australia bagian timur.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG, gerhana bulan total memiliki dampak terhadap kondisi alam, terutama di wilayah pesisir. BMKG memperkirakan, gerhana bulan total ini dapat menyebabkan kenaikkan ketinggian air laut yang berpotensi memicu banjir pesisir atau banjir rob.

Data yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, di Kabupaten Gresik ada beberapa desa yang masuk kategori rawan banjir rob. Desa tersebut, antara lain, Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas ; Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar ; Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah dan Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik.

Berdasarkan laman dinsos.jatimprov.go.id, fonomena supermoon pada 18 November 2024 lalu, telah mengakibatkan banjir rob di tiga desa secara bersamaan. 

Menurut laporan Tagana Dinas Sosial Kabupaten Gresik, banjir rob ini mengakibatkan genangan air di beberapa lokasi, salah satunya Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, 10 rumah terdampak dengan genangan setinggi 5–10 cm. Jalan desa sepanjang 250 meter tergenang.

Kemudian di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, 50 rumah terdampak dengan genangan setinggi 10–20 cm dan jalan desa sepanjang 600 meter tergenang. Serta Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah yang jalan desanya tergenang sepanjang 400 meter. (yad)

Waspada Dampak Gerhana Bulan Total, Bisa Picu Banjir Rob Pesisir Gresik Selengkapnya

Siswa SDN 385 Gresik Ikuti Ngaji Konservasi Penyu yang Terancam Punah di Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 60 siswa UPT SDN 385 Gresik di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur mengikuti “Ngaji Konservasi Penyu” pada Kamis, 13 Maret 2025. 

Acara yang diinisiasi oleh Perkumpulan Konservasi Bawean, Masyarakat Adat Bawean atau MAB ini juga dihadiri perwakilan Koperasi Raksa Bhumi, tokoh masyarakat atau Tomas serta para guru di desa setempat. Desa Tanjungori jadi pusat kegiatan karena sekolah tersebut jaraknya dekat dengan habitat penyu yang terancam punah itu.

Dalam sosialisasi itu, para siswa sekolah dasar itu diajak ikut menjaga atau melestarikabln habitat penyu yang ada di pesisir pantai di Pulau Bawean itu. “Ayo Selamatkan Penyu”, begitu bunyi poster yang dibentangkan bocah-bocah belasan tahun yang memakai sarung, baju muslim dan kopyah di depan halaman UPT SDN 385 Gresik itu.

Bagaimana cara menyelamatkan penyu? Antara lain, elarang ejhual belikan (dilarang menjualbekikan) telur penyu.

Apa sanksinya? Pelaku perdagangan penyu, baik penjual maupun pembeli dapat dikenakan hukuman penjara selama 5 tahun dan denda Rp 100 juta. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat, khususnya anak-anak, tentang pentingnya pelestarian penyu, salah satu hewan laut yang terancam punah.

Kepala UPT SDN 385 Gresik Ana Setiawati mengatakan, bahwa dengan adanya sosialisasi dan edukasi sejak dini terkait penyu dapat membawa dampak positif terhadap masyarakat yang belum tahu, dan menjadikan perkembangan penyu yang ada di Bawean lebih baik.

“Alhamdulillah anak-anak yang mengikuti sosialisasi tersebut sangat antusias dan mengerti bahwa hewan penyu merupakan hewan yang dilindungi dan siapa yang akan mengambilnya akan kena sanksi berupa penjara 5 tahun,” ujar Ana Setiawati.

TELUR & ANAK PENYU : Penyu, hewan laut yang dilindungi yqng nyaris punah di perairan Pulau Bawean ( foto : istimewa)

“Kegiatan ini sekaligus membangun karakter anak-anak sejak dini terhadap kepedulian terhadap keanekaragaman hayati,”ujar Hidayatun Rosita, guru kelas V UPT SDN 385 Gresik.

Sementara itu, Kabid Penelitian, Pendidikan, Pelatihan , Pengembangan SDM dan Inovasi Perkumpulan Konservasi Bawean, Yusra mengatakan, edukasi sejak dini sangat penting untuk menanamkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Dan menjadikan bekal karakter terhadap anak-anak kedepannya dalam menjaga lingkungan dan ekosistem laut.

“Penyu merupakan salah satu hewan yang dilindungi oleh undang-undang. Namun, populasinya terus menurun akibat berbagai faktor, seperti perburuan telur, perdagangan ilegal, dan pencemaran habitat penyu dan lingkungan,” ujar Yusra.

Sedangkan, Ahen, tokoh Masyarakat Adat Bawean (MAB), mengatakan tujuannya adalah agar sejak dini anak-anak sudah mengerti apa itu Konservasi, terutama tentang keberadaan penyu yang kini terancam punah. “Ramadan momentum ngaji Konservasi terutama habitat penyu bertelur dan bulan penuh berkah bagi manusia dan alam,” ujar Ahen. (yad)

Siswa SDN 385 Gresik Ikuti Ngaji Konservasi Penyu yang Terancam Punah di Pulau Bawean Selengkapnya

Ini Hasil Olah TKP Libatkan Dokter Forensik Polda Jatim & RSUD Ibnu Sina Gresik atas Temuan Kerangka Manusia dalam Mobil di Aspol Polsek Ujungpangkah, Gresik

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik telah melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP penemuan kerangka manusia di mobil eks Kepala Unit atau Kanit di Polsek Ujungpangkah berpangkat Ajun Inspektur Polisi Dua atau Aipda.

Dalam olah TKP itu, tim dari Polres Gresik juga mengumpulkan barang bukti, serta memasang garis polisi di Asrama Polisi (Aspol) Polsek Ujungpangkah. Olah TKP ini juga menghadirkan tim dokter forensik dari Polda Jatim dan RSUD Ibnu Sina Gresik, yakni dr Tuti Purwanti Sp.FM., dan dr Nily Sulistyorini Sp.FM.

Hasil temuan sementara dari dokter forensik adalah :

– Jenazah berupa kerangka tanpa ada barang melekat.

– Sarung merk BKS motif kotak warna coklat

– Jumlah tulang belulang lengkap tidak ditemukan tanda kekerasan.

– Jaringan lunak hancur

– Ciri khas : rambut hitam lurus panjang 7cm, tulang jari kiri melengkung, tulang jari manis kanan melengkung, gigi rahang atas tongos, gigi geraham bawah kanan dan kiri hilang sebelum meninggal (bogang)

– Perkiraan panjang badan (dari tulang paha dan tulang kering kiri) 153-163 Cm.

– Pemeriksaan tambahan tes uji racun dan tes DNA tulang selangka kiri

– Perkiraan umur hasil pemeriksaan gigi dan tulang antara 50 – 60 tahun.

“Satreskrim Polres Gresik juga telah memeriksa saksi di sekitar asrama, sementara Propam Polda Jatim telah melakukan pemeriksaan terhadap pemilik kendaraan yang lama tidak digunakan,” ujar Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu pada Kamis, 13 Maret 2025.

Kemudian melakukan pemeriksaan mobil yang sudah lama rusak, betul mobil tersebut milik Aipda Yudi. Hasil forensik akan segera disampaikan setelah uji DNA selesai.

“Dari hasil forensik akan dilakukan pencocokan kepada ciri-ciri orang yang sering main ke Aspol Ujungpangkah. Apabila ada informasi terkait penemuan kerangka manusia silahkan hubungi Polsek/Sat reskrim Polres Gresik,” tukas Kapolres AKBP Rovan. (yad)

Ini Hasil Olah TKP Libatkan Dokter Forensik Polda Jatim & RSUD Ibnu Sina Gresik atas Temuan Kerangka Manusia dalam Mobil di Aspol Polsek Ujungpangkah, Gresik Selengkapnya

Prostitusi Online Digerebek Reskrim Polsek Duduksampeyan, 4 Wanita Diduga PSK Diamankan

GRESIK,1minute.id – Operasi Penyakit Masyarakat atau Pekat Semeru 2025  menyasar dunia prostitusi online. Bulan suci Ramadan belum membuat para pelakunya insaf. Polres Gresik turun tangan untuk memberangus praktik yang bisa mencederai kesucian Ramadan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Unit Reskrim Polsek Duduksampeyan yang dipimpin oleh Kapolsek Duduksampeyan AKP Hendrawan, berhasil mengamankan empat wanita yang diduga terlibat dalam praktik prostitusi online melalui aplikasi MiChat. 

Keempat perempuan tersebut adalah berinisial S dengan nama MiChat : Yanti, asal Demak, Jawa Tengah ; W alias Kembang Ati asal Pasuruan, Jawa Timur ; RS atau Rere asal Surabaya dan DNP atawa Diana asal Lamongan. Keempat wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial itu dilakukan pendataan dan diserahkan kepada Dinas Sosial Gresik guna mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

Untuk diketahui, aplikasi MiChat merupakan aplikasi pesan instan gratis yang membuat penggunanyq bisa menemukan teman baru. Untuk memiliki akunya harus menggunakan nomor seluler penggunanya. 

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang menginformasikan adanya aktivitas prostitusi terselubung di beberapa warung kopi atau warkop di sepanjang Jalan Raya Duduksampeyan, tepatnya di Dusun Palebon, Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Berdasarkan laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Duduksampeyan segera melakukan penyelidikan di lokasi yang dicurigai.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa praktik prostitusi tidak hanya berlangsung secara tatap muka, tetapi juga melalui aplikasi MiChat. Setelah mengumpulkan bukti yang cukup, tim kepolisian melakukan operasi pada pukul 16.00 WIB hingga 17.30 WIB dan berhasil mengamankan empat perempuan yang diduga sebagai pelaku jasa prostitusi.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga kondusivitas wilayah, khususnya selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.

“Kami Polres Gresik mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan dugaan tindak pidana ke pihak kepolisian melalui hotline Lapor Kapolres atau langsung ke kantor kepolisian terdekat,” tegasnya. Dengan adanya tindakan tegas ini, diharapkan lingkungan sekitar tetap aman dan nyaman, sejalan dengan nilai-nilai kesucian Ramadan yang penuh berkah. (yad)

Prostitusi Online Digerebek Reskrim Polsek Duduksampeyan, 4 Wanita Diduga PSK Diamankan Selengkapnya

14 Hari Motor Raib Digasak Pelaku Curanmor bisa Kembali, Indrajit : Alhamdulillah

GRESIK,1minute.id – Ahmad Indrajit, korban pencurian kendaraan bermotor terus mengucapkan syukur. Ia seakan belum percaya bahwa Honda Vario yang raib pada 26 Februari 2025 bisa kembali.

Apalagi, motor kesayangannya kembali secara utuh dan gratis…tis. “Alhamdulillah, sepeda kami kembali. Semuanya gratis, tidak ada biaya saat motor dikembalikan oleh kepolisian Polres Gresik terimakasih pak Kapolres (AKBP Rovan Richard Mahenu, Kapolres Gresik, Red)” ucap Indrajit didampingi istrinya, Eka dengan mata berkaca-kaca di Mapolres Gresik pada Selasa, 11 Maret 2025. 

Artinya, motor Honda Vario itu telah raib kurang lebih 14 hari. Hilang dicuri komplotan pencuri sepeda motor atau curanmor pada Rabu, 26 Februari 2025 pukul 05.30 WIB dan kembali pada Selasa, 11 Maret 2025. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu yang menyerahkan langsung kepada korban Indrajit. AKBP Rovan didampingi Waka Polres Gresik Kompol Danu Anandhito Kuncoro Putro Kasat Samapta AKP Heri Nugroho, Kapolsek Kota Gresik Iptu Suharto, dan Kasi Humas Polres Gresik AKP Wiwit Mariyanto.

Diketahui, aksi pencurian terjadi pada Rabu, 26 Februari 2025. Indrajit yang memarkirkan sepeda motornya, Honda Vario dan Supra, di teras rumahnya mendapati kendaraan tersebut hilang pada pagi harinya sekitar pukul 05.30 WIB. Ia pun segera melaporkan kejadian itu ke kantor Polisi.

Penyelidikan bermula saat Tim Pengurai Massa atau Raimas Kalamunyeng Sat Samapta Polres Gresik menerima laporan gangguan suara sound horeg di wilayah Kecamatan Driyorejo. Setelah melakukan pengecekan dan tidak menemukan indikasi pelanggaran, tim melanjutkan patroli ke arah Gresik Kota, standby di Alun-Alun Gresik, hingga bergerak ke Jalan Panglima Sudirman.

Pada Senin, 10 Maret 2025 sekitar pukul 03.00 WIB, tim mencurigai empat orang yang sedang nongkrong di depan rumah warga di Jalan Panglima Sudirman, Gresik, Jawa Timur.

Saat petugas mendekati mereka, keempatnya justru melarikan diri menggunakan sepeda motor. Petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan satu pengendara motor Honda Vario merah di Jalan Panglima Sudirman.

Kecurigaan semakin menguat, sehingga tim kembali ke rumah yang diduga menjadi sasaran pencurian. Setelah berbicara dengan pemilik rumah, kecurigaan terbukti benar satu unit kendaraan telah hilang dari garasi.

Tak berhenti di situ, Tim Raimas Kalamunyeng terus memburu para pelaku hingga ke wilayah Tanjung Perak, Surabaya. Hasilnya, satu tersangka lainnya berhasil ditangkap di simpang tiga Tanjung Perak, sementara satu pelaku lainnya masih buron dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dua tersangka yang berhasil diamankan adalah ZA, warga Desa Alang-Alang, Kecamatan Labang, Bangkalan, serta T, warga Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Sampang. Polisi juga menyita barang bukti berupa dua unit sepeda motor, yakni Honda NMAX dan Honda Vario. Kedua tersangka kini menjalani proses hukum lebih lanjut di Unit Pidana Umum atau Pidum Satreskrim Polres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini dan memburu pelaku lain yang terlibat.

“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan segera melaporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui Hotline Lapor Kapolres jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka,” ujar AKBP Rovan dalam konferensi Pers di Mapolres Gresik pada Selasa, 11 Maret 2025.

Para tersangka pelaku curanmor dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya mencapai tujuh tahun penjara. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Gresik juga menggelar ratusan botol barang bukti dari kasus-kasus kejahatan lainnya, sebagai bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Gresik. (yad)

14 Hari Motor Raib Digasak Pelaku Curanmor bisa Kembali, Indrajit : Alhamdulillah Selengkapnya

Wabup Gresik Asluchul Alif Giliran Kunjungi Dinas CKPKP, Target Kolaborasikan Program Kotaku

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif melakukan kunjungan kerja ke Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik pada Selasa, 11 Maret 2025.  

Dalam kunjungan tersebut, dr Alif, sapaan akrabnya didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, serta Asisten III Setda Misbahul Munir. Mereka disambut oleh Kepala DCKPKP Gresik Ida Laitussa’diyah.

Wabup Asluchul Alif mengapresiasi kinerja Dinas CKPKP yang telah menjalankan berbagai program pembangunan strategis Pemkab Gresik. Program tersebut mencakup penyediaan air bersih dan sanitasi layak, rehabilitasi rumah pascabencana, perbaikan serta peningkatan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU), hingga program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

“Program KOTAKU dilaksanakan sebagai upaya membangun platform kolaborasi dalam pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh,” ujarnya. Ia berharap kolaborasi yang terbangun dapat menciptakan keterpaduan antarsektor untuk bergerak bersama dalam mencapai target pembangunan kawasan permukiman, khususnya mewujudkan Kota Tanpa Kumuh di Kabupaten Gresik.

“Menuntaskan kawasan kumuh merupakan bagian dari upaya pengentasan stunting dan kemiskinan ekstrem,” lanjutnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Asluchul Alif dan Sekda Achmad Washil juga memberikan motivasi kepada pegawai Dinas CKPKP agar semakin semangat dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Selain itu, Wabup meninjau rencana sejumlah pembangunan yang akan berjalan di tahun pertamanya bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

“Apa yang menjadi urgensi di masyarakat harus menjadi skala prioritas dalam pengerjaan. Kita harus melayani dan menyelesaikan persoalan serta keluhan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas CKPKP Ida Lailatussa’diyah, memaparkan program kerja yang telah dicapai serta yang akan dilaksanakan ke depan. Ia juga meminta arahan dari Wakil Bupati dalam menjalankan tugas kedinasan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, respons beliau sangat baik, dan beliau berpesan agar program-program ini dapat dijalankan sesuai dengan kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (yad)

Wabup Gresik Asluchul Alif Giliran Kunjungi Dinas CKPKP, Target Kolaborasikan Program Kotaku Selengkapnya

RS Gresik Sehati, RSUD ke-3 Milik Pemkab Gresik Resmi Beroperasi tepat di Hari Jadi ke-538 Kota Gresik

GRESIK,1minute.id – Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Gresik Sehat resmi beropeeasi pada 9 Maret 2025 bertepatan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik atau Harjagres. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan rumah sakit tipe C berlokasi di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu.

Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik pertama di Gresik selatan. Atau RSUD ketiga yang dimiliki Pemkab Gresik. Tiga RSUD itu, yaitu RSUD Ibnu Sina di Kecamatan Kebomas ; RSUD Umar Mas’ud di Pulau Bawean dan RSUD Gresik Sehati di Kecamatan Kedamean. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  menegaskan bahwa kehadiran RSGS merupakan bukti nyata implementasi Nawa Karsa, khususnya Gresik Sehat, yang bertujuan mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan memperkuat sistem kesehatan daerah.

“RSGS hadir untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas khususnya bagi masyarakat Gresik wilayah selatan. Ini menjadi kado istimewa bagi masyarakat di Hari Jadi Kota Gresik ke-538,” kata Gus Yani-sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani yang didampingi Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, serta Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman pada Ahad, 9 Maret 2025.

RSGS mulai dibangun tahun 2023. Rumah sakit tipe C dengan lima lantai. Rumah sakit ini memiliki kapasitas 101 tempat tidur serta didukung oleh layanan spesialis, di antaranya, Spesialis Anak, Spesialis Bedah, Spesialis Kandungan, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Anestesi, dan Spesialis Patologi Klinis. 

Selain itu, ada Layanan Kegawatdaruratan,  layanan rawat inap, dan layanan farmasi  guna memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat. Tampak hadir di Grand Opening itu, antara lain, Ketua PC NU Gresik KH Mulyadi ; Ketua DPRD Gresik M.Syahrur Munir ; Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan, Kepala Dinas Kesehatan Gresik.dr Mukhibatul Khusnah serta Direktur RSUD Gresik Sehati Riyan Charlie Milyantono.

Pada kesempatan ini, Gus Yani juga menyoroti pentingnya optimalisasi pelayanan kesehatan, termasuk kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Namun, ia juga mengingatkan Badan Pengelola Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan untuk berbenah dan tidak sulit dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

“Kami berharap BPJS juga berbenah. Jika tidak, Pemerintah Kabupaten Gresik akan mengevaluasi ulang kerja sama. Pelayanan kesehatan harus berjalan tanpa kendala demi kepentingan masyarakat,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sementara, Grand Opening RSGS ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Sebab, beroperasinya rumah sakit ini masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dari Pemerintah Kabupaten Gresik. “Alhamdulillah, akhirnya ada rumah sakit di dekat sini. Kami tidak perlu jauh-jauh ke kota kalau ada keadaan darurat,” ujar Siti Aminah, warga Kecamatan Kedamean. 

Perasaan lega dan harapan besar seperti yang dirasakan Siti turut mewarnai acara Grand Opening RSGS. Sebagai informasi, kegiatan Grand Opening ini juga dirangkaikan dengan Safari Ramadan 1446 H sebagai wujud syukur, atas berdirinya fasilitas kesehatan baru di Kabupaten Gresik tersebut. Dengan kehadiran RSGS, Pemerintah Kabupaten Gresik semakin memantapkan langkah untuk membangun masa depan kesehatan yang lebih baik. Ini merupakan bagian dari semangat Hari Jadi ke-538 Kota Gresikdemi mewujudkan Gresik baru lebih maju. (yad)

RS Gresik Sehati, RSUD ke-3 Milik Pemkab Gresik Resmi Beroperasi tepat di Hari Jadi ke-538 Kota Gresik Selengkapnya

Perlintasan Rel KA di Cerme, Gresik jadi Potensi Kemacetan saat Mudik Lebaran

GRESIK,1minute.id – Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik bersama Ditlantas Polda Jawa Timur menggelar pemetaan daerah rawan kecelakaan atau blackspot dan rawan kemacetan alias troubelspot di wilayah hukum Polres Gresik pada Senin, 10 Maret 2025. Persiapan menghadapi arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna, menjelaskan bahwa pemetaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi titik-titik rawan yang dapat menghambat kelancaran arus mudik. 

Tim gabungan melakukan survei langsung di sejumlah lokasi, termasuk Jalan Raya Duduksampean yang masuk kategori blackspot serta perlintasan sebidang palang pintu rel Kereta Api atau KA Cerme, yang menjadi salah satu titik troubelspot.

Kegiatan ini dihadiri Tim Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim yang dipimpin AKP Darwoyo, serta perwakilan dari berbagai instansi, seperti Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik, Jasa Raharja, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Gresik, hingga perwakilan PT KAI Daops 8 Cerme.

Hasil diskusi dan survei lapangan untuk mengidentifikasi kendala serta merumuskan solusi bersama. Beberapa rekomendasi yang dihasilkan antara lain Penambahan rambu peringatan di titik rawan kecelakaan. Peningkatan penerangan jalan umum (PJU) di daerah rawan kecelakaan. Pemangkasan dahan pohon yang menghalangi visibilitas pengendara.

Selain itu, khusus untuk perlintasan sebidang rel KA di Cerme, Ditlantas Polda Jatim akan mengangkat permasalahan ini dalam Forum Koordinasi Lalu Lintas (FKLL) Jawa Timur, agar menjadi perhatian di tingkat yang lebih tinggi.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sinergis antar instansi untuk memastikan jalur mudik 2025 lebih aman, nyaman, dan bebas hambatan bagi para pemudik,” tegas Kasatlantas Polres Gresik. (yad)

Perlintasan Rel KA di Cerme, Gresik jadi Potensi Kemacetan saat Mudik Lebaran Selengkapnya

Mudik Gratis Bareng Gus Yani-dr Alif, Ini Jadwal, Tujuan dan Syaratnya

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik atau Pemkab Gresik melalui Dinas Perhubungan Gresik kembali menggelar Mudik Gratis 2025. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Kamis 27 Maret 2025 di Kantor Bupati Gresik.

Acara bertitel Mudik Gratis 2025 Bareng Gus Yani dan Dokter Alif ini menyediakan ribuan kursi bus di 8 jurusan. Bagi warga Gresik yang ingin memanfaatkan fasilitas mudik gratis ini bisa mendaftar ke Kantor Dishub Gresik mulai Selasa, 11 Maret 2025 di jam kerja.

Usai rapat koordinasi persiapan mudik gratis, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik Khusaini,  mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyediakan berbagai rute tujuan ke berbagai wilayah di Jawa Timur, antara lain:

Gresik – Situbondo – Banyuwangi

Gresik – Pasuruan – Probolinggo – Lumajang – Jember

Gresik – Malang – Blitar

Gresik – Jombang – Kediri – Tulungagung – Trenggalek

Gresik – Nganjuk – Madiun

Gresik – Magetan

Gresik – Ponorogo

Gresik – Bojonegoro – Padangan – Ngawi

Menurut Khusaini, pendaftaran program Mudik Gratis 2025 akan dibuka mulai 11 Maret 2025 hingga kuota terpenuhi. Bagi warga yang berminat, persyaratan yang diperlukan sangat sederhana.

“Cukup membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK). Pendaftarannya bisa dilakukan di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, Jalan Lamongan Terminal Bunder, Gresik,” jelas Khusaini.

Untuk informasi lebih lanjut, warga dapat menghubungi narahubung berikut pada jam kerja (08.00-15.00 WIB):

M. Taufiq: 0813-3164-1469 dan  Tedi: 0823-1338-8474

Dikatakan, program Mudik Gratis ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan keluarga saat Hari Raya Idulfitri. Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sehingga mudik dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman. (yad)

Mudik Gratis Bareng Gus Yani-dr Alif, Ini Jadwal, Tujuan dan Syaratnya Selengkapnya