Tim Kalamunyeng Sat Samapta Polres Gresik Ringkus 2 Orang Terduga Pelaku Curanmor 

GRESIK,1minute.id – Tim pengurai massa atau Raimas Kalamunyeng Sat Samapta Polres Gresik kembali mengamankan terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor pada Senin dini hari, 10 Maret 2025.

Dua orang terduga pelaku curanmor itu berinisial ZA, warga Desa Alang-alang, Kecamatan Labang, Bangkalan, serta T, warga Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Sampang. Mereka di tangkap di dua tempat berbeda, yakni, di Jalan Panglima Sudirman, Gresik dan simpang tiga Tanjung Perak, Surabaya. Selain iru, tim Kalamunyeng mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor, yaitu Honda NMAX dan Honda Vario.

Kini, dua orang terduga komplotan curanmor itu menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Gresik. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu membenarkan kejadian tersebut dan Polisi masih terus mengembangkan kasus ini dan memburu pelaku lain yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

“Masyarakat pun diimbau untuk selalu waspada dan segera melaporkan ke kantor Polisi terdekat atau melalui Hotline Lapor Kapolres jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka,” ujar Kapolres AKBP Rovan.

Penangkapan dua orang terduga pelaku curanmor jaringan antarkota itu berkat kejelian anggota tim Kalamunyeng Sat Samapta Polres Gresik pada Senin dini hari, tim mobile ini melihat ada empat pemuda mencurigakan berada depan sebuah rumah di Jalan Panglima Sudirman, Gresik.

Melihat ada polisi, empat pemuda semburat. Akan tetapi, satu dari 4 pemuda berhasil diamankan. Dalam interogasi awal,  Ia mengaku baru beraksi di rumah warga di Jalan Panglima Sudirman, Gresik  itu. Tim kembali ke rumah yang dicurigai menjadi sasaran pencurian. Setelah mengetuk pintu dan berbicara dengan pemilik rumah, membenarkan satu unit kendaraan telah hilang dari garasi.

Tim Raimas Kalamunyeng terus melakukan perburuan hingga ke wilayah Tanjung Perak, Surabaya. Hasilnya, satu tersangka lainnya berhasil ditangkap di simpang tiga Tanjung Perak, Surabaya. 

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-qarni Aziz menjelaskan akan melakukan penyidikan dan pengajaran pelaku lain “Mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya mencapai tujuh tahun penjara,” tegas Kasat AKP Abid Uais Al-qarni Aziz. (yad)

Tim Kalamunyeng Sat Samapta Polres Gresik Ringkus 2 Orang Terduga Pelaku Curanmor  Selengkapnya

Jelang Mudik Lebaran, Satlantas Polres Gresik Survei Jalur Blackspot, Troublespot Jalan Duduksampeyan, Ini Temuannya

GRESIK,1minute.id – Arus mudik Idul Fitri biasanya mulai terasa pada H-7. Akan tetapi, Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik melakukan survei antisipasi jalur blackspot dan troublespot di Jalan Raya Duduksampean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 6 Maret 2025.

Survei dilakukan bersama Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik, Jasa Raharja, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional atau BBPJN Jatim-Bali, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Gresik, dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Sunan Ampel atau UNESA Surabaya.

Kegiatan ini dihadiri antara lain Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna ini bertujuan memastikan kelancaran serta keselamatan arus mudik di jalur nasional Duduksampean, dengan mengidentifikasi titik-titik rawan kecelakaan serta mencari solusi terhadap hambatan yang ada.

Dari hasil survei, ditemukan beberapa titik yang memerlukan perhatian khusus, di antaranya Tikungan Jalan Raya Desa Ambeng-ambeng, merupakan jalur blackspot yang membutuhkan pemasangan speed trap serta penambahan rambu-rambu lalu lintas. 

Kemudian Jembatan Mandepo, ditemukan kondisi aspal bergelombang serta gundukan yang berpotensi membahayakan pengendara. Dibutuhkan perataan aspal untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.Terakhir, Jembatan Pandanan, ditemukan lubang besar hingga rangka besi terlihat, yang sangat membahayakan pengendara.

Sebagai langkah awal, Satlantas Polres Gresik telah memberikan tanda cat putih pada aspal yang rusak guna meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan. Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait juga dilakukan agar perbaikan segera dilakukan sebelum puncak arus mudik.Kapolres Gresik

 AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda Putera Buna, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi agar jalur mudik di wilayah Gresik dapat aman, nyaman, serta bebas hambatan.

“Kami berharap masyarakat tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Jika menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada pihak terkait agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya. Dengan adanya survei ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 di wilayah Gresik, khususnya di Jalan Raya Duduksampean, dapat berjalan lancar. (yad)

Jelang Mudik Lebaran, Satlantas Polres Gresik Survei Jalur Blackspot, Troublespot Jalan Duduksampeyan, Ini Temuannya Selengkapnya

Ini Program Diskominfo Gresik, Garda Terdepan Implementasi Gresik Integrated Smart System

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif mengunjungi Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika atau Kominfo Gresik pada Kamis, 6 Maret 2025.

Dokter Alif, sapaan, Asluchul Alif didampingi Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rahman. Kunjungan bertujuan untuk memastikan kesiapan Kominfo yang dipimpin oleh Ninik Asrukin ini dalam mendukung transparansi informasi serta akselerasi transformasi digital di berbagai sektor pelayanan publik.

Dan, memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital serta memastikan efektivitas layanan komunikasi publik. Wabup Alif mengevaluasi sejumlah fasilitas strategis kantor berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo 60, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu. Fasilitas strategis yang di evaluasi termasuk ruang produksi talkshow ;  Bidang IT/Web ; serta unit kerja lainnya. 

Dalam pertemuan,  ia menegaskan pentingnya sistem komunikasi dan informasi yang lebih terstruktur serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Sebagai garda terdepan dalam penyebaran informasi pemerintah daerah, Kominfo harus memastikan setiap konten yang dipublikasikan lebih sistematis dan informatif. Saya ingin dalam satu bulan ke depan ada perbaikan dalam klasifikasi dan strategi penyampaian informasi, termasuk kategori berita utama, konten harian, talkshow, serta program khusus Ramadan,” ujar Wabup Alif.

Selain itu, ia menekankan perlunya tata kelola keuangan yang lebih transparan dan akuntabel guna mendukung kinerja Dinas Kominfo. “Setiap kebijakan strategis harus didukung dengan laporan kinerja yang terstruktur, termasuk pembaruan data pemasukan dan pengeluaran secara berkala. Ini penting untuk memastikan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan anggaran,” tambah mantan Wakil Ketua DPRD Gresik itu.

Sebagai bagian dari visi pembangunan di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik menuju Smart City, Dinas Kominfo memiliki peran penting dalam mendukung implementasi Gresik Integrated Smart System (GISS), yang merupakan sistem terintegrasi untuk mendukung digitalisasi layanan publik.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Gresik Ninik Asrukin, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mengoptimalkan berbagai program digitalisasi. Salah satunya dengan terus memperbarui sistem informasi publik agar lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

Kominfo juga berperan dalam mendukung berbagai program prioritas daerah, seperti:

Gresik Tuntas: Pengembangan sistem layanan publik berbasis digital dan integrasi data melalui GISS.

Gresik Cemerlang: Meningkatkan literasi digital serta distribusi informasi pendidikan dan kesehatan berbasis teknologi.

Gresik Mapan: Mendorong penguatan infrastruktur komunikasi untuk mendukung ekosistem Smart City.

Gresik Barokah : Memastikan keamanan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap literasi digital.

Pesona Gresik: Memanfaatkan media digital untuk memperkuat branding dan promosi potensi daerah.

Dalam beberapa tahun terakhir, digitalisasi layanan publik di Gresik telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Namun, masih terdapat tantangan seperti aksesibilitas teknologi di wilayah terpencil, peningkatan literasi digital masyarakat, serta penguatan keamanan data dan informasi.

Sebagai upaya mengatasi tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Kominfo terus melakukan optimalisasi infrastruktur digital, edukasi masyarakat, serta peningkatan standar keamanan informasi guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan transparan.

Dengan penguatan sistem informasi yang lebih terintegrasi, Dinas Kominfo diharapkan semakin efektif dalam mendukung kebijakan strategis daerah serta memastikan keterbukaan informasi yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Gresik (yad)

Ini Program Diskominfo Gresik, Garda Terdepan Implementasi Gresik Integrated Smart System Selengkapnya

2 SPBU di Sidak Polres Gresik dan UPT Metrologi, Ini Hasilnya

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik bersama UPT Metrologi Kabupaten Gresik menggelar inspeksi mendadak atau sidak di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Gresik pada Rabu, 5 Maret 2025.

Dua SPBU yang menjadi sasaran sidak adalah SPBU Pertamina 54.611.01 K3PG di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo dan SPBU Pertamina 54.611.04 di Jl. Veteran, Kabupaten Gresik. Sidak ini dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu didampingi Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, serta jajaran Satreskrim Polres Gresik. 

Dari pihak UPT Metrologi Legal Kabupaten Gresik hadir Plt. Kepala UPT Trisno Yadi Setyawan, dan Penera Ahli Pertama Sekar Bias Tri Cahyani. Dalam sidak ini, petugas melakukan pengujian kualitas dan volume BBM menggunakan alat pengukur density dan berat jenis. Hasilnya, Pertalite dan Pertamax yang diuji di kedua SPBU tersebut masih memenuhi standar yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan.

Penera Ahli UPT Metrologi, Sekar Bias Tri Cahyani, menyebutkan bahwa hasil pengukuran di SPBU K3PG dan SPBU Sentolang Veteran berada dalam batas toleransi yang ditetapkan oleh Permendag, yakni ±0,5% dari 20 liter (±100 ml). Selain itu, pengecekan fisik menunjukkan bahwa warna Pertamax (biru) dan Pertalite (hijau) sesuai dengan Research Octane Number atau RON masing-masing.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa sidak ini dilakukan sebagai upaya memastikan SPBU di wilayah Gresik mematuhi regulasi yang ada sehingga tidak ada konsumen yang dirugikan.

“Polres Gresik bersama UPT Metrologi melakukan sidak secara acak di beberapa titik. Hasil yang kami dapatkan, Alhamdulillah, sesuai dengan ketentuan Permendag. Kami mengimbau seluruh SPBU di Kabupaten Gresik untuk tetap menaati aturan pemerintah agar masyarakat mendapatkan BBM dengan kualitas yang sesuai,” ujarnya. Hasil inspeksi ini, ia berharap masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitas BBM yang beredar di Kabupaten Gresik. (yad)

2 SPBU di Sidak Polres Gresik dan UPT Metrologi, Ini Hasilnya Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Peduli, Melanggar Jam Operasi Ditilang, Sopir dapat Takjil

GRESIK,1minute.id – Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik menggelar penertiban kendaraan angkutan barang yang melanggar aturan jam operasional di Tempat Khusus Parkir Ngawen, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 4 Maret 2025. 

Kegiatan ini dilakukan untuk menegakkan Surat Edaran Kepala Dishub Kabupaten Gresik yang mengatur pembatasan waktu operasional kendaraan berat guna mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas.

Dalam operasi ini, kendaraan yang melanggar diarahkan ke kantong parkir Ngawen dan dikenakan tindakan berupa tilang serta teguran. Selain itu, petugas juga memberikan bimbingan dan penyuluhan (binluh) kepada para sopir mengenai pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Menariknya, di tengah kegiatan penertiban, petugas menunjukkan sisi humanis dengan membagikan takjil kepada para sopir truk yang tengah menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan Ramadan, memberikan sedikit kebahagiaan bagi mereka yang harus tetap bekerja di jalan raya.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, tetapi juga mempererat hubungan antara petugas dan masyarakat,” ujar Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna.

Lebih lanjut, operasi ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali, Ipda Arif Harianto, dengan dukungan dari anggota Kamsel, Tim Khusus Satlantas Polres Gresik, serta petugas Dishub Gresik. Dalam penertiban tersebut, sebanyak 11 kendaraan dikenakan sanksi tilang akibat pelanggaran yang dilakukan. Sepanjang kegiatan, situasi tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali. 

“Diharapkan dengan adanya penertiban ini, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas semakin meningkat, serta semangat berbagi dan kepedulian di bulan Ramadan dapat terus terjaga,” tutupnya. (yad)

Satlantas Polres Gresik Peduli, Melanggar Jam Operasi Ditilang, Sopir dapat Takjil Selengkapnya

Kegiatan Belajar Mengajar di UPT SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook 

GRESIK,1minute.id – Libur sekolah awal Ramadan berakhir Kamis besok, 6 Maret 2025. Siswa mulai kembali sekolah. Di UPT SMP Negeri 2 atau  Spenda Gresik, masuk sekolah setelah libur awal Ramadan akan terasa berbeda. Wabil khusus siswa kelas VIII. 

Sebab, siswa di sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu kegiatan belajar mengajar atau KBM menggunakan Chromebook. Google telah menetapkan lembaga pendidikan yang berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu, sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG, dan satu-satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Spenda Gresik mendapatkan bantuan atau pinjam pakai sebanyak 30 unit Chromebook dari Hello Indonesia. 

Serah terima puluhan unit chromebook yang menggunakan sistem operasi ChromeOS yang dikembangkan oleh Google itu secara simbolis diserahkan oleh Rose Wanodya, Perwakilan Google Indonesia kepada M. Syahrul Munir, Ketua DPRD Gresik untuk selanjutnya digunakan oleh UPT SMPN 2 Gresik sebagai sarana pembelajaran Google for education oleh peserta didik pada Selasa, 4 Maret 2025.

“Secara resmi mulai pekan depan Spenda telah membuka kegiatan KBM dengan menggunakan chromebook di setiap mata pelajaran. Langkah ini diambil karena seluruh pendidik dan tenaga kependidikan telah bersertifikat Google Level 1,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Rabu, 5 Maret 2025.

Sebab, puluhan unit chromebook kinyis-kinyis ituharuproses instal dan pemasangan instalasi membutuhkan waktu dua hari. ” Nggeh, Kamis besok proses instalasi sampai Jumat. Senin mulai penggunaan Chromebook,” jelas Salim yang juga pembina Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam atau MGMP PAI  SMP Negeri se-Kabupaten Gresik itu. 

Inovasi pembelajaran berbasis digital di Spenda Gresik menggunakan chromebook karena seluruh pendidik dan tenaga kependidikan telah mengantongi sertifikat Google level 1. KBM menggunakan chromebook karena sekolah telah melalui beberapa tahap mulai pelatihan level zero untuk guru dan karyawan sampai level 1 serta lulus ujian sertifikasi dari Google ini berproses kurang lebih 2 bulan lebih.

Sejumlah kalangan memberikan apresiasi kepada Spenda Gresik karena inovasi pembelajaran menggunakan digitalisasi. “Sebagai sekolah pilot project UPT SMPN 2 Gresik diharapkan kedepan nantinya dapat mengimbaskan ilmunya kepada sekolah lain di seluruh Kabupaten Gresik,” harap Ketua DPRD Gresik M. Syahrur Munir diamini anggotanya, Dimas Setio Wicaksono.

Sebelumnya, Kick off SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG telah dimulai. Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto yang secara resmi membuka secara virtual google meeting pada Kamis, 2 Januari 2025.

Spenda Gresik menjadi pioner dan satu-satu lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menjadi KSRG. Sekitar pukul 13.30 WIB kick off KSRG dimulai virtual google meeting dimulai.

Pada kesempatan itu, S.Hariyanto memberikan apresiasi kepada sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Ia memberikan motivasi pentingnya lembaga pendidikan mengupdate keilmuan digital untuk peningkatan kualitas pembelajaran sesuai zaman era artiticial intelligence atau kecerdasan buatan alias AI.

“Bangga kepada SMP 2 yang menginisiasi KSRG,” kata S.Hariyanto. Selain itu, S.Hariyanto juga mengucapkan terima kasih kepada Google Jakarta yang telah memilih Spenda sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google pertama di Kabupaten Gresik. 

Selain S.Hariyanto kick off virtual itu diikuti Kristianto, penanggungjawab Google Jakarta dan Yudi dari Sinjai Sulawesi Selatan serta para tenaga pendidik di sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Gresik itu. (yad)

Kegiatan Belajar Mengajar di UPT SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook  Selengkapnya

Implementasi Retret, Pemkab Gresik: Satu Langkah, Satu Ritme untuk Gresik Maju

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar kegiatan Implementasi Retret sebagai upaya menyelaraskan langkah dan memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat, daerah, dan desa dalam mendorong kemajuan Kabupaten Gresik. 

Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif dilaksanakan d Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 4 Maret 2025. Pesertanya, para kepala organisasi perangkat daerah atau OPD, Camat, serta Kepala Desa/lurah se-Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah menyamakan satu langkah dan ritme kebersamaan demi mewujudkan Gresik Baru Lebih Maju. Terinspirasi dari pengalaman retret di Akmil, Magelang usai pelantikannya pekan lalu akan pentingnya peran desa sebagai penggerak utama pembangunan daerah.

“Desa memiliki peran vital dalam kemajuan daerah. Maka, kebersamaan dan kolaborasi menjadi kunci, agar setiap kebijakan yang digulirkan, baik dari pusat maupun daerah, bisa diterjemahkan hingga tingkat desa,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Dalam pertemuan, ada sejumlah isu strategis yang dibahas, antara lain, ketahanan pangan ; efisiensi anggaran ;  stabilitas harga kebutuhan pokok ;  pengelolaan sampah berbasis desa dan kolaborasi Desa dan BAZNAS Gresik.

Terkait ketahanan pangan, ia menyebut Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp 6.500 per kilogram. “Dengan menetapkan harga minimal gabah sebesar Rp6.500 agar petani tetap sejahtera,” tegasnya. Selain itu, sawah tadah hujan akan didata dan diusulkan ke pemerintah pusat untuk dikembangkan menjadi lebih produktif.

Berikutnya, efisiensi anggaran. Gus Yani mengingatkan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran desa, memastikan setiap rupiah benar-benar berdampak bagi masyarakat. Selanjutnya, stabilisasi harga kebutuhan pokok, ia meminta kepada kepala desa turut aktif memantau harga kebutuhan pokok di pasar, agar tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat.

Kemudian, Pengelolaan Sampah Berbasis Desa, mantan Ketua DPRD Gresik itu mendorong agar setiap desa memiliki TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengurangi sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Terakhir, Kolaborasi Desa dan BAZNAS Gresik, mengajak pemerintah desa untuk bersinergi dengan BAZNAS Gresik melalui pembentukan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) di desa-desa, sebagai bentuk penguatan ekonomi umat dan dukungan bagi masyarakat kurang mampu.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Bupati dan Wakil Bupati, melainkan membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.

“Tidak mungkin kami berdua berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci. Program-program yang kita jalankan harus linier, mulai dari tingkat desa, kabupaten, hingga nasional,” ujar dokter Alif.

Ia juga menambahkan empat fokus utama yang menjadi perhatian. Di antaranya,  dukungan terhadap program  Makan Bergizi Gratis atau MBG dalam hubungannya dengan menggerakkan perekonomian lokal.

Berikutnya adalah penanggulangan banjir akibat luapan Kali Lamong dan Bengawan Solo baik itu berupa pembangunan kolam retensi maupun relokasi sebagai solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak.

Hal lain yang juga menjadi fokus adalah peningkatan infrastruktur, meliputi eks jalan penghubung desa, sekolah, dan puskesmas, dengan tujuan agar pelayanan publik semakin optimal. Terakhir, Wabup Alif juga menekankan penguatan kolaborasi antar wilayah aglomerasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan regional.

Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, yang juga menjadi moderator melihat nilai positif dalam ini. Dirinya menyampaikan bahwa kegiatan bersama kepala desa semacam ini akan dilakukan secara berkala.

“Pertemuan ini menjadi ruang diskusi dan penyamaan visi. Ke depan, kami akan mengagendakan pertemuan serupa agar komunikasi antara pemerintah daerah dan desa semakin solid,” ungkap Sekda Washil. (yad)

Implementasi Retret, Pemkab Gresik: Satu Langkah, Satu Ritme untuk Gresik Maju Selengkapnya

Pekan Depan, Kandidat Sekolah Rujukan Google, SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook untuk KBM 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri atau Spenda Gresik segera menerapkan inovasi pembelajaran berbasis digital. Google telah menetapkan lembaga pendidikan yang berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu, sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG, dan satu-satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Untuk mendukung program kandidat Sekolah Rujukan Google, sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu mendapatkan bantuan atau pinjam pakai sebanyak 30 unit Chromebook dari Hello Indonesia. 

Serah terima puluhan unit laptop yang menggunakan sistem operasi ChromeOS yang dikembangkan oleh Google itu secara simbolis diserahkan oleh Rose Wanodya, Perwakilan Google Indonesia 

kepada M. Syahrul Munir, Ketua DPRD Gresik untuk selanjutnya digunakan oleh UPT SMPN 2 Gresik sebagai sarana pembelajaran Google for education oleh peserta didik pada Selasa, 4 Maret 2025.

Acara itu, dihadiri anggota DPRD Gresik Dimas Setio Wicaksono, perwakilan Hello Indonesia Yuda dan para tenaga pendidik di Spenda Gresik yang lolos sertifikasi level 1 dari Google. 

Ketua DPRD Gresik M.Syahrur Munir memberikan apresiasi inovasi pembelajaran yang dikembangkan di SMP Negeri 2 Gresik. “Sebagai sekolah pilot project UPT SMPN 2 Gresik diharapkan kedepan nantinya dapat mengimbaskan ilmunya kepada sekolah lain di seluruh Kabupaten Gresik,” harap Syahrur Munir.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, pihaknya pekan depan secara resmi membuka kegiatan belajar mengajar atau KBM dengan menggunakan laptop Chromebook di setiap mata pelajaran.

“Langkah ini diambil karena seluruh pendidik dan tenaga kependidikan telah bersertifikat Google Level 1,” ujar Salim usai acara pada Selasa, 4 Maret 2025.

FOTO BARENG : Ketua DPRD Gresik M Syahrur Munir(baju safari biru) bersama perwakilan Google Indonesia, Hello Indonesia , Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim (berkopya) usai serah terima 30 chromebook di halaman Spenda pada Selasa, 4 Maret 2025 ( Foto : spenda untuk 1minute.id)

Salim mengatakan, proses pembelajaran menggunakan laptop Chromebook karena sekolah telah melalui beberapa tahapan.. Mulai pelatihan level zero untuk guru dan karyawan sampai level 1 serta lulus ujian sertifikasi dari Google ini berproses kurang lebih 2 bulan lebih.

“Mulai pekan depan Spenda telah membuka kegiatan KBM dengan menggunakan Laptop Chromebook di setiap mata pelajaran,” tegas Salim.

Sebelumnya, Kick off SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik menjadi kandidat sekolah rujukan google atau KSRG telah dimulai. Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto yang secara resmi membuka secara virtual google meeting pada Kamis, 2 Januari 2025.

Spenda Gresik menjadi pioner dan satu-satu lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menjadi KSRG. Sekitar pukul 13.30 WIB kick off KSRG dimulai virtual google meeting dimulai.

Pada kesempatan itu, S.Hariyanto memberikan apresiasi kepada sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Ia memberikan motivasi pentingnya lembaga pendidikan mengupdate keilmuan digital untuk peningkatan kualitas pembelajaran sesuai zaman era artiticial intelligence atau kecerdasan buatan alias AI.

“Bangga kepada SMP 2 yang menginisiasi KSRG,” kata S.Hariyanto. Selain itu, S.Hariyanto juga mengucapkan terima kasih kepada Google Jakarta yang telah memilih Spenda sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google pertama di Kabupaten Gresik. 

Selain S. Hariyanto kick off virtual itu diikuti Kristianto, penanggungjawab Google Jakarta dan Yudi dari Sinjai Sulawesi Selatan serta para tenaga pendidik di sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Gresik itu. (yad)

Pekan Depan, Kandidat Sekolah Rujukan Google, SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook untuk KBM  Selengkapnya

Polres Gresik Gelontorkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir Kali Lamong di Desa Boboh, Menganti

GRESIK,1minute.id – Bantuan kepada warga terdampak banjir Kali Lamong mengalir. Antara lain, bantuan dari Polres Gresik. Korb baju coklat itu menggelontorkan bantuan untuk warga Desa Boboh, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Senin, 3 Maret 2025. Adapun bantuan yang diberikan antara lain, telur, beras, minyak goreng, dan mi instan.

Bantuan tersebut disalurkan di Balai Desa Boboh yang difungsikan sebagai Posko Banjir untuk Kecamatan Menganti. Rombongan Polres Gresik yang dipimpin Kabag Ops Polres Gresik Kompol Yusis Budi Kuswanto, tiba di lokasi untuk meninjau langsung kondisi banjir serta menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kepala Desa Boboh Abd. Majid.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kabag Ops Polres Gresik Kompol Yusis Budi Kuswanto menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Gresik untuk meringankan beban warga. Pihaknya juga berkoordinasi dengan berbagai unsur, seperti Kapolsek Menganti, Babinkamtibmas, Babinsa, relawan, serta perangkat desa, agar penyaluran bantuan dapat berjalan lancar. “Diharapkan bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan dasar warga hingga kondisi kembali normal,” ujar Kompol Yusis Budi Kuswanto.

Sementara itu, Kepala Desa Boboh Abd. Majid, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian Polres Gresik. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi warganya yang tengah menghadapi kesulitan akibat banjir. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan pak Kapolres, Ini sangat bermanfaat bagi warga kami yang terdampak banjir,” ujarnya.

Langkah cepat yang dilakukan Polres Gresik ini menjadi bukti nyata hadirnya kepolisian di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam memberikan dukungan bagi warga yang terdampak bencana.

Sehari sebelumnya, Pemkab Gresik juga telah mendirikan dapur umum di Desa Kedungrukem, Kecamatan Banjeng. Dapur umum menyediakan makanan siap saji bagi warga yang sedang sahur dan berbuka puasa. Pendirian dapur umum dipimpin langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif pada Minggu malam, 2 Maret 2025. (yad)

Polres Gresik Gelontorkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir Kali Lamong di Desa Boboh, Menganti Selengkapnya

Besok DPUTR Gresik Perbaiki Ruas Jalan Babatan, Balongpanggang, Gresik

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif melakukan inspeksi ruas Jalan Desa Kedungsumber – Babatan di Kecamatan Balongpanggang pada Senin, 3 Maret 2025. dokter Alif, sapaan akrabnya didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Gresik Dhiannita Tri Astuti. 

Infrastruktur jalan yang menghubungkan Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik dengan Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini kerap dikeluhkan oleh pengguna jalan. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik akan memperbaiki jalan tersebut untuk memberikan kenyamanan berkendara sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Kami sering mendapatkan aduan terkait jalan berlubang dan bergelombang di tempat ini (Jalan Babatan,Red). Hari ini saya cek memang benar banyak yang rusak. Saya sudah minta besok (Selasa) Bu Dian (Kadis PUTR,red) melakukan perbaikan,” kata dokter Alif pada Senin, 3 Maret 2025.

Ia menjelaskan, kondisi Jalan Babatan mengalami kerusakaan akibat banyak dilalui kendaraan berat ditambah tingginya intensitas curah hujan. Rencananya, total jalan yang diperbaiki sepanjang 1,5 kilometer dengan waktu pengerjaan diperkirakan selama dua sampai tiga minggu.

“Untuk pengendara yang melintas saya harap bisa berhati-hati dan bersabar selama proses perbaikan,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Gresik itu. Ia menegaskan, Pemkab Gresik berkomitmen terus melakukan perbaikan jalan rusak. Hanya saja memang butuh waktu untuk menyelesaikan semuanya. Perbaikan dilakukan secara bertahap.

“Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas PUTR Gresik hampir setiap hari melakukan penambalan jalan rusak. Seperti tadi memperbaiki ruas Bundaran Desa Pangkahwetan sampai pertigaan Ujungpangkah,” tegasnya. (yad)

Besok DPUTR Gresik Perbaiki Ruas Jalan Babatan, Balongpanggang, Gresik Selengkapnya