Bupati & Wabup Gresik Paparkan Visi-Misi Kolaboratif di DPRD Gresik. Ini Sembilan Navigasi Gresik Baru

GRESIK,1minute.id – Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif memaparkan visi dan misi masa jabatan 2025-2030 dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Paripurna Gedung DPRD Gresik pada Senin, 3 Maret 2025.

Menariknya, sidang paripurna kali ini mengawali tradisi baru, di mana penyampaian visi & misi Bupati dan Wakil Bupati Gresik turut mengundang kepala daerah dari wilayah aglomerasi. Tampak hadir Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Bangkalan Mochamad Fauzan Ja’far, dan Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian.

“Kami ingin membangun sinergi sejak awal dengan berpikir secara aglomerasi, mengesampingkan ego sektoral. Artinya, di tengah isu efisiensi, kita bekerja bersama dan mempererat semangat gotong royong. Contohnya seperti Kali Lamong, dengan adanya sinergi dengan wilayah kabupaten/kota sekitar, diharapkan penanganannya akan lebih maksimal,” tegas Gus Yani-sapaan akrab- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Dengan mengusung visi “Pembangunan Gresik Baru yang Berkelanjutan sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi untuk Kesejahteraan Masyarakat”, Gus Yani dan dr Alif – panggilan – Wabup Asluchul Alif menegaskan komitmen mereka untuk mendorong percepatan pembangunan yang adil, inovatif, dan berorientasi pada potensi lokal.

Untuk mewujudkan visi tersebut, lima misi strategis yang akan menjadi pijakan utama pembangunan Gresik selama lima tahun ke depan dipaparkan, yaitu:

1. Membangun insan Gresik yang unggul, sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah.

2. Mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang merata, berbasis potensi lokal yang berkualitas dan berdaya saing.

3. Menyelesaikan pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang terintegrasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

4. Menguatkan sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.

5. Meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Guna mengakselerasi visi-misi tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Gresik mengusung sembilan program prioritas bertajuk Nawa Karsa atau sembilan navigasi Gresik Baru, yang meliputi:

Gresik Tuntas : Integrasi layanan publik melalui Gresik Integrated Smart System, Rembug Akur, Desa Siap, dan kios pelayanan publik di kecamatan.

Gresik Seger : Program kesejahteraan sosial seperti Gresik Santri, Bumi Gresik, dan Gresik Sporti.

Gresik Mapan : Infrastruktur terpadu, termasuk pembangunan jalan lintas utara-selatan, revitalisasi pintu masuk Gresik, dan ketersediaan air bersih.

Gresik Agropolitas : Mendorong pertanian, perikanan, dan pengembangan Techno Park berbasis minapolitan.

Gema Karya : Penguatan UMKM melalui Gresik Hub dan program pelatihan bersertifikat BNSP.

Gresik Cemerlang : Peningkatan kualitas pendidikan, beasiswa inklusif, dan Bawean sebagai Pulau Pendidikan.

Gresik Sehati : Layanan kesehatan integratif dengan memperkuat puskesmas, polindes, dan posyandu.

Gresik Barokah : Penguatan karakter pemuda, pencegahan narkoba, dan partisipasi sosial.

Pesona Gresik : Revitalisasi ekowisata, pengelolaan sampah terpadu, dan pengembangan industri hijau.

Di hadapan awak media, Bupati Yani juga menegaskan bahwa efisiensi yang tengah digaungkan pemerintah tidak akan mempengaruhi program-program strategis dalam Nawa Karsa. Program-program yang menyasar masyarakat, seperti sertifikasi keahlian BNSP, job fair, penurunan kemiskinan, bansos, dan mudik gratis, akan tetap berjalan.

“Hasil efisiensi yang dilakukan di Kabupaten Gresik akan difokuskan pada percepatan pembangunan kolam retensi di Balongpanggang, serta peningkatan jalan eks-JPD dan betonisasi,” terangnya.

Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir memberikan apresiasi atas visi dan misi yang telah dipaparkan. “Saya, atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD bersama masyarakat Kabupaten Gresik, menyambut hangat dan mengucapkan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syahrul Munir juga berharap agar kemitraan yang baik terjalin dengan DPRD, terutama dalam meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat Gresik.  “Kami juga menyambut baik program kolaborasi berbasis aglomerasi ini, agar penuntasan masalah pembangunan antar daerah dapat dilakukan secara cepat, kolaboratif, dan terpadu,” pungkasnya. (yad)

Bupati & Wabup Gresik Paparkan Visi-Misi Kolaboratif di DPRD Gresik. Ini Sembilan Navigasi Gresik Baru Selengkapnya

Pemkab Gresik Dirikan Dapur Umum di Desa Kedungrukem untuk Siapkan Makan Sahur dan Berbuka 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif meninjau dapur umum di Balai Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Gresik, Minggu malam, 2 Maret 2025. Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu membuat Kali Lamong kembali meluap.

Badal Tarawih, Gus Yani dan dr Alif berangkat menuju ke Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Desa Sedapurklagen, satu dari lima desa di Kecamatan Benjeng mengalani dampak terparah akibat banjir susulan Kali Lamong. Data BPBD Gresik terdapat 300 unit rumah yang tergenangi air dengan ketinggian 10-30 centimeter. Sejumlah, fasilitas umum atau fasum seperti SDN, TK, PAUD, Masjid dan Pustu.

Mereka meninjau rumah warga lalu mengunjungi Balai Desa Kedungrukem, tempat dapur umum Pemkab Gresik didirikan untuk menyediakan makanan sahur dan berbuka bagi warga terdampak.

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan Wabup, Sekda, Dinas PUTR, Dinsos, BPBD, serta para camat di wilayah terdampak. Ada sejumlah langkah antisipasi yang kita bahas, terutama karena curah hujan tinggi dalam dua hari terakhir menyebabkan air Kali Lamong kembali meluap,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani , baru tiba ke Gresik setelah 8 hari mengikuti retret atau Pembekalan Kepala Daerah (Gubernur, Wali Kota dan Bupati) di Akmil Magelang, Jawa Tengah. Memakai Tshirt warna hitam dan topi hitam ketika meninjau lokasi banjir. Karena ada warganya yang berada di Daerah Aliran Sungai atau DAS Kali Lamong mendapat musibah banjir, Gus Yani didampingi dr Alif tanpa istirahat meninjau ke lokasi banjir.

Ia menambahkan, karena bencana ini terjadi di bulan Ramadan, Pemkab Gresik memutuskan mendirikan dapur umum untuk membantu warga yang menjalankan ibadah puasa. “Kami ingin memastikan warga terdampak tetap bisa sahur dan berbuka dengan baik. Semoga air cepat surut dan hujan tidak turun lagi malam ini, sehingga luapan air bisa terkendali,” tambahnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG, Senin, 3 Maret 2025  sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik mengalami hujan inrensitas ringan. Wilayah tersebut, antara lain, Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerne, dan Menganti. 

Sedangkan, di Gresik bagian Utara atau DAS Bengawan Solo, hujan intensitas ringan terjadi di Kecamatan Dukun, Bungah, Panceng, Ujungpangkah, Sidayu dan Manyar. 

Gus Yani mengatakan, selain penanganan kegawatdaruratan, pihak telah melakukan  diskusi bersama jajaran terkait, Pemkab Gresik merancang sejumlah langkah percepatan penanganan banjir, termasuk pembangunan kolam retarding basin atau kolam retensi sebagai penampung air sementara.

“Tahun ini sudah ada pembebasan lahan untuk kolam retarding basin kedua, seperti yang sudah dilakukan di Kecamatan Cerme. Kami berharap pembebasan lahan untuk percepatan pembangunan kolam retensi di sepanjang sungai Kali Lamong dapat segera dimulai,” kata Gus Yani.

Ia optimistis, jika proyek ini terealisasi, risiko banjir di kawasan sekitar Kali Lamong bisa berkurang secara signifikan.

“Kolam retensi di Cerme memang sudah optimal, tapi kapasitas tampungannya terbatas. Oleh karena itu, tahun ini kami mulai membangun kolam retensi kedua di Balongpanggang. Kami juga berharap DPRD Gresik dapat mendukung optimalisasi anggaran untuk proyek ini,” jelasnya. (yad)

Pemkab Gresik Dirikan Dapur Umum di Desa Kedungrukem untuk Siapkan Makan Sahur dan Berbuka  Selengkapnya

Diduga akan Perang Sarung, 6 Remaja Diamakan Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik

GRESIK,1minute.id – Unit Pengurai Massa atau Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik menggelar patroli perintis presisi pada Minggu, 2 Maret 2025. Patoli menciptakan situasi yang kondusif selama bulan suci Ramadan 1446 H bakal semakin intensif.

Patroli ini menyasar titik-titik rawan guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas. Pada Minggu dini hari, Raimas Kalam Munyeng menyambangi kawasan under pass atau terowongan yang menghubungkan Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru dengan Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas. 

Di lokasi tersebut, petugas berdialog dengan warga yang masih berkumpul pada larut malam. Selain memberikan imbauan agar segera kembali ke rumah, petugas juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap tindak kejahatan seperti pencurian, perampokan, dan aksi geng motor menjelang waktu sahur.

Selanjutnya tim patroli bergerak ke sepanjang Jalan Kawasan Industri Gresik atau KIG. Kawasan Jalan Siti Fatimah binti Maemun, ini, petugas mengamankan enam remaja yang diduga hendak melakukan tawuran. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan sejumlah barang bukti berupa cambuk (pecut), petasan, serta sarung yang dimodifikasi yang ujungnya dikasih pemberat. Para remaja tersebut langsung diamankan untuk diberikan pembinaan lebih lanjut.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas segala bentuk aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat selama Ramadan. Mulai dari bermain petasan, menggunakan sound system dengan volume berlebihan atau sound horeg, hingga aksi tawuran dan perang sarung. 

Polres Gresik berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. “Kami berharap peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang meresahkan. Jika masyarakat menemukan atau mengetahui adanya tindak kejahatan atau gangguan kamtibmas, segera laporkan ke pihak Kepolisian atau melalui hotline Lapor Kapolres,” ujar AKBP Rovan Richard Mahenu.

Sebagai bentuk pembinaan, enam remaja yang diamankan mendapatkan hukuman sosial dengan membersihkan masjid. Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Patroli Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik akan terus digiatkan selama bulan Ramadhan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (yad)

Diduga akan Perang Sarung, 6 Remaja Diamakan Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik Selengkapnya

Satgas Pangan Polres Gresik dan Diskoperindag Gresik Sidak Pasar, Stok Kebutuhan Pokok Aman selama Ramadan

GRESIK,1minute.id – Puasa Ramadan memasuki hari pertama pada Sabtu, 1 Maret 2025. Bagaimana harga bahan pokok di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Merujuk data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok atau Siskaperbapo Jawa Timur di Pasar Baru Gresik dan Pasar Kota Gresik, harga belum terupdate hingga pukul 15.33 WIB.

Harga kebututuhan masih sama dengan sehari sebelumnya, Jumat, 28 Februari 2025. Antara lain, beras premium seharga Rp 14.000/kg ; gula kristal Rp 17.000/kg ; migor kemasan sederhana Rp 20.000/liter ; Daging Sapi paha belakang Rp 105 ribu/kg ; dan Telur ayam Ras Rp 30 ribu/kg.

Bila dibandingkan, hasil inspeksi mendadak atau sidak yang dilakukan oleh Satgas Pangan Polres Gresik bersama Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan atau Diskoperindag Gresik di Pasar Baru Gresik dan Swalayan Sarikat Jaya pada Jumat, 28 Februari 2025 harga masih stabil. Fluktuatif. Ada harga yang naik, juga ada harga yang turun. 

Sidak ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok serta mengontrol harga agar tetap stabil menjelang meningkatnya permintaan selama Ramadan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Perdagangan Diskoperindag Gresik Yoedi Setiyono serta jajaran Polres Gresik, termasuk Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, dan beberapa personel dari Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Gresik.

Sidak pertama dilakukan di Pasar Baru Gresik Jalan Gubernur Suryo, Gresik. Dari hasil pengecekan, stok kebutuhan pokok dinyatakan masih mencukupi. Beberapa komoditas, seperti cabai dan bawang, mengalami penurunan harga.

Sidak kemudian berlanjut ke Swalayan Sarikat Jaya. Meskipun stok bahan pokok masih aman, ditemukan kenaikan harga pada beberapa komoditas, terutama beras, meskipun masih dalam batas yang dapat dijangkau masyarakat.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa sidak ini dilakukan untuk memantau stok dan fluktuasi harga bahan pokok menjelang Ramadhan. Dari hasil sidak, ditemukan adanya kenaikan dan penurunan harga pada beberapa bahan pokok, tetapi secara umum masih dalam kategori wajar.

“Jika masyarakat menemukan harga yang tidak sesuai atau terjadi lonjakan harga yang tidak wajar, mereka bisa melaporkan ke Satgas Pangan atau melalui hotline Lapor Kapolres,” ujar AKBP Rovan. Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, yang juga bertugas sebagai Kasatgas Sidik, menyampaikan bahwa stok kebutuhan pokok di Kabupaten Gresik masih dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Dengan adanya sidak ini, diharapkan kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok dapat tetap terjaga, sehingga masyarakat Gresik bisa menjalani ibadah puasa dengan tenang dan nyaman. (yad)

Satgas Pangan Polres Gresik dan Diskoperindag Gresik Sidak Pasar, Stok Kebutuhan Pokok Aman selama Ramadan Selengkapnya

Hilal Tak Terlihat di Bukit Condrodipo Gresik

GRESIK,1minute.id –  Hilal tidak terlihat di Bukit Condrodipo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, dalam penentuan 1 Ramadan 1446 Hijriyah. Hal itu berdasarkan pantuan Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama atau  LFNU Gresik pada Jumat, 28 Februari 2025.

“Tim kami sudah melakukan pengamatan dengan berbagai alat manual maupun canggih seperti teodolit, teleskop binokular dan monokular tetapi hilal tidak terlihat karena kondisi langit hujan,” kata Sekretaris LFNU Gresik Angga Purwancara.

Berdasarkan metode hisab tadqiqi, mulai matahari terbenam ketinggian hilal 3 derajat 21 menit 27 detik dengan elongasi 5 derajat 54 menit 23 detik. “Berdasarkan kriteria Inkamnur Rukyah Nahdlatul Ulama tinggi hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat. Secara kriteria wilayah Gresik belum memenuhi Inkamnur Rukyah,” ujarnya.

Laporan itu, kata dia, akan dilaporkan ke PBNU dan Kemenag Kabupaten Gresik untuk dijadikan landasan sidang isbat bersama Kementerian Agama RI.

Sementara untuk kepastian 1 Ramadan 1446 Hijriyah, pihak LFNU Gresik akan menunggu keputusan bersama Menteri Agama selaku pimpinan sidang itsbat. “Kami di sini hanya pelaksana melakukan pemantauan dan melaksanakan laporan. Untuk keputusannya, kami serahkan ke Menteri Agama,”ujarnya.

Hadir dalam Rukyatul Hilal antara lain Sekda Gresik Achmad Wasil, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Akhmad Sruji Bahtiar, Kepala Kantor Kemenag Gresik Pardi, Hakim Pengadilan Agama (PA) Gresik, Jafar M. Naser, Wakil Ketua PCNU Gresik, Syifaul Qulub, dam Forkopimcam Kebomas Gresik. (yad)

Hilal Tak Terlihat di Bukit Condrodipo Gresik Selengkapnya

Marhaban Yaa Ramadan, Polres Gresik Semakin Intensif Gelar Ops Penyakit Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Aparat kepolisian Resor Gresik bakal semakin intensif melakukan operasi penyakit masyarakat ketika bulan Suci Ramadan 2025 tiba. Marhaban Yaa Ramadan. Kode sandinya, Patroli Operasi Pekat Semeru 2025 dan telah dimulai Kamis malam, 27 Februari 2025.

Operasi ini bertujuan untuk memberantas penyakit masyarakat atau pekat seperti peredaran minuman keras, perjudian, dan potensi tindak kriminal lainnya demi menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan suci Ramadan.

Hari pertama Ops Pekat Semeru 2025 dipimpin oleh Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhita Kuncoro Putro. Hadir dalam apel tersebut sejumlah pejabat utama, termasuk Kabag Ops Kompol Yusis Budi Krismanto, Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi, Kasat Lantas AKP Rizki Julianda Putera Buna, Kasat Reskrim AKP Abid Uais Al-qarni Aziz, dan Kasat Intelkam Iptu Bagas Indra Wicaksono. Selain itu, apel juga diikuti oleh personel gabungan yang akan bertugas dalam operasi tersebut.

Dalam apel itu, Waka Polres Kompol Danu menekankan pentingnya pelaksanaan tugas sesuai standar operasional prosedur atau SOP serta memastikan kelengkapan administrasi dalam setiap tindakan. Ia juga menginstruksikan pembagian tim secara efektif guna meningkatkan efisiensi patroli serta mengutamakan keselamatan personel.

Usai apel, patroli langsung digelar dengan menyasar beberapa titik rawan, termasuk warung remang-remang di Desa Karangkiring, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan 21 botol minuman keras yang kemudian disita sebagai barang bukti. Pemiliknya dikenakan tindak pidana ringan (tipiring) sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kompol Danu Anindhita menegaskan bahwa Operasi Pekat Semeru ini akan terus dilakukan untuk menciptakan suasana kondusif selama bulan Suci Ramadan.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan aman. Oleh karena itu, patroli akan terus dilakukan guna mencegah gangguan kamtibmas. Jika masyarakat mengetahui adanya pelanggaran hukum, kami mengimbau untuk segera melaporkan ke kantor kepolisian terdekat atau melalui hotline Lapor Kapolres,” ujar Wakapolres.

Polres Gresik berkomitmen untuk terus menggelar operasi serupa secara berkala guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya, terutama selama momentum Ramadan yang diharapkan berjalan dengan penuh ketenangan dan khusyuk. (yad)

Marhaban Yaa Ramadan, Polres Gresik Semakin Intensif Gelar Ops Penyakit Masyarakat Selengkapnya

Ikuti Retret di Akmil Magelang, Gus Yani Ngaku Tambah Ilmu, Jejaring Kepala Daerah untuk Nawa Karsa Gresik Baru

GRESIK,1minute.id – Retret kepala daerah antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Akmil Magelang, Jawa Tengah Jumat besok berakhir, 28 Februari 2025. Sehari menjelang cek out atau pada Kamis, 27 Februari 2025, Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif meluncur ke Akmil Magelang untuk bergabung dengan Bupati Fandi Akhmad Yani yang telah mengikuti retret sejak 21 Februari 2025. Gus Yani – dr Alif, sama-sama baju loreng. 

Apa kesan Gus Yani, begitu biasa disapa,  selama 7 hari, mulai 21-27 Februari 2025 mengikuti retret atau pembekalan untuk kepala daerah ( Gubernur, Wali Kota dan Bupati) di Akademi Militer atau Akmil Magelang, Jawa Tengah ?  Selain, pembekalan disiplin dan kesederhanaan sebagai bagian dari pelatihan kepemimpinan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mengaku memperoleh banyak wawasan dan materi baru yang dapat diterapkan dalam membangun daerah, termasuk dalam penyusunan kebijakan saat melakukan efisiensi anggaran. “Kami sudah menerapkan efisiensi anggaran dan menyusun program prioritas. Ini merupakan bagian dari dukungan kami terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto demi terealisasinya Proyek Strategis Nasional,” ujar Gus Yani pada Kamis, 27 Februari 2025.

Gus Yani menambahkan bahwa dirinya juga diajak untuk mengidentifikasi potensi wilayah guna bersama-sama memperkuat pembangunan daerah serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu, bersama Wabup Gresik dr. Alif, dirinya sudah menyiapkan sembilan strategi utama atau Nawa Karsa demi mewujudkan “Gresik Baru Lebih Maju.”

Mulai dari Gresik Cerdas dan Sehat dengan cara meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, termasuk percepatan penanganan stunting. Selanjutnya, Gresik Religius dan Berbudaya dengan menguatkan nilai-nilai keagamaan serta melestarikan budaya lokal.

Nawa Karsa lainnya adalah Gresik Sejahtera, yang berfokus pada dukungan terhadap UMKM, industri kreatif, serta program perlindungan sosial bagi masyarakat rentan. Kemudian, Gresik Produktif, dengan mendorong industrialisasi berkelanjutan dan pengembangan kawasan ekonomi strategis.

Ada pula Gresik Mandiri, yang bertujuan memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan wirausaha berbasis inovasi. Selanjutnya, Gresik Nyaman dan Berkelanjutan, yang mengedepankan pengembangan infrastruktur ramah lingkungan serta pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Strategi berikutnya adalah Gresik Maju dan Modern, yang diwujudkan melalui penerapan teknologi digital dalam pemerintahan dan pengembangan Smart City. Kemudian, Gresik Terhubung, dengan meningkatkan konektivitas melalui pembangunan infrastruktur transportasi dan akses digital.

Terakhir, Gresik Aman dan Harmonis, yang bertujuan menjaga ketertiban, keamanan, serta mendorong kehidupan sosial yang rukun dan toleran. “Banyak ilmu yang kami dapat. Terlebih, kami bisa mengenal para kepala daerah dari berbagai wilayah sehingga dapat saling berjejaring dan berbagi ilmu,” jelasnya.

“Koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat sangat dibutuhkan untuk membangun daerah,” tambah bupati periode kedua tersebut. Pembangunan memang membutuhkan koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/ kota, dan pusat.

Hal senada disampaikan Wabup Gresik dr. Alif, yang baru bergabung dalam retret pada Kamis (27/2). Ia menyatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, terutama dalam penciptaan lapangan kerja.

“Mas Yani sudah menerbitkan Perbup tentang perlindungan tenaga kerja lokal, sehingga perusahaan di Gresik diwajibkan mempekerjakan minimal 60 persen tenaga kerja dari warga Gresik,” tegasnya. Mantan Wakil Ketua DPRD Gresik ini juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama membangun Gresik. Apalagi, sebagian wilayah di Gresik terdampak bencana banjir akibat luapan Sungai Kali Lamong dan Kali Surabaya.

“Dengan kekompakan, kita bisa menyelesaikan semua persoalan. Mudah-mudahan banjir di wilayah Gresik Selatan segera surut dan warga dapat kembali beraktivitas dengan lancar,” harapnya. (yad)

Ini jadwal hari kedelapan retret di Akmil Magelang. 

Jumat, 28 Februari 2025

1. 06.30 – 07.30 WIB  : Sarapan

2. 09.00 – 11.30 WIB : Pengarahan Presiden & Penutupan

3. 14.00 WIB – selesai : Check out Kepala Daerah

Ikuti Retret di Akmil Magelang, Gus Yani Ngaku Tambah Ilmu, Jejaring Kepala Daerah untuk Nawa Karsa Gresik Baru Selengkapnya

Tradisi di Gresik Kota Santri, Rayakan Harjagres, Wabup Aluschul Alif bersama OPD Ziarah ke Makam Waliyullah

GRESIK,1minute.id – Hari ini, Pemerintah Kabupaten Gresik genap berusia 51 tahun pada Kamis, 27 Februari 2025. Sebagai rangkaian memperingati Hari Jadi Gresik atau Harjagres 2025 yakni HUT ke-51 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik, Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah atau OPD melakukan ziarah ke makam Waliyullah.

Syekh Maulana Malik Ibrahim, Maulana Ainul Yaqin atau Sunan Giri ; Sunan Prapen dan makam Bupati Gresik yang pertama KRT Poesponegoro. Ziarah dilakukan usai acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik. 

Kali pertama melakukan ziarah ke makam Sunan Giri. Kedatangan rombongan disambut oleh Forkopimcam Kebomas dan pengurus Yayasan Sunan Giri. Acara kemudian dilanjutkan dengan tahlil serta doa bersama yang dipimpin oleh seorang kiai setempat.

Setelah berziarah ke Makam Sunan Giri atau Raden Paku, rombongan Wabup melanjutkan perjalanan ke Makam Sunan Prapen, putra dari Syekh Maulana Zainal Abidin atau Sunan Dalem, sekaligus cucu dari Syekh Maulana Ainul Yaqin atau Sunan Giri. Di lokasi ini, Wabup Alif beserta rombongan tampak khusyuk memanjatkan doa.

Di Makam Sunan Giri, suami dari dr. Shinta Puspitasari ini berkesempatan memegang keris serta mencium sajadah, dua benda peninggalan Sunan Giri. Ziarah dilanjutkan ke Makam Sunan Prapen, putra dari Syekh Maulana Zainal Abidin atau Sunan Dalem, sekaligus cucu dari Syekh Maulana Ainul Yaqin atau Sunan Giri. Di lokasi ini, Wabup Alif beserta rombongan tampak khusyuk memanjatkan doa.

Dokter Alif, begitu sapaan melanjutkan ziarah ke Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim di Desa Gapurosukolilo, Kecamatan Gresik. Mereka juga berziarah ke Makam Bupati Gresik pertama, KRT Poesponegoro, yang berlokasi tidak jauh dari Makam Maulana Malik Ibrahim.

Selain berziarah, Wabup juga menyempatkan diri menyapa warga dan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di sepanjang jalan menuju makam. Prosesi tabur bunga di makam para wali pun turut dilakukan dalam rangkaian kegiatan ini. 

Sebelum kembali, Wabup yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Gresik ini menunaikan salat Duhur berjemaah serta menjadi imam salat di Aula Maulana Malik Ibrahim. Ziarah ke makam Waliyullah ini menjadi tradisi bagi Pemkab Gresik saat merayakan HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari dan Hari Jadi Gresik diperingati setiap 9 Maret.

Ziarah tahun ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tidak bisa ikut karena sedang mengikuti Retret di Akmil Magelang pasca pelantikan pada 20 Februari 2025. Sehingga, ziarah ke makam Wali Sanga dipimpin oleh Wabup dr Asluchul Alif. Tampak hadir, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachaman, Wakil Ketua DPRD Gresik Luthfi Dawam, Kabag Logistik Polres Gresik Kompol Moh Nur Amin serta para kepala OPD di lingkungan Pemkab Gresik.

Wabup Alif menyampaikan bahwa ziarah ini dilakukan dalam rangka HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.

“Gresik dikenal sebagai Kota Wali dan Kota Santri. Mari kita jadikan peringatan HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik ini sebagai momentum untuk selalu mengingat para pendahulu kita,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para leluhur, terutama bagi generasi muda dan para pemangku kebijakan dalam mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Mari kita teladani perjuangan para pendahulu. Selain menjadi inspirasi bagi generasi muda, hal ini juga dapat memupuk semangat para pemangku kebijakan dalam menjalankan tugasnya untuk masyarakat,” pungkasnya. (yad)

Tradisi di Gresik Kota Santri, Rayakan Harjagres, Wabup Aluschul Alif bersama OPD Ziarah ke Makam Waliyullah Selengkapnya

Harjagres, Upacara Pakai Baju Khas Gresik, Wabup Gresik Dorong Sinergitas, Gresik Maju Bareng-bareng

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik dan Hari Ulang Tahun ke-51 Pemerintah Kabupaten Gresik di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 26 Februari 2025.

Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif yang memimpin apel pagi mengusung tema “Semangat Bersinergi, Meningkatkan Produktivitas, Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan, dan Akselerasi Pelayanan Kesejahteraan Inklusif ini. Pemimpin dan peserta upacara memakai baju khas Gresik.

Wabup Alif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi membangun Gresik agar semakin maju dan sejahtera. “Hari ini bukan hanya perayaan, tetapi momentum untuk melanjutkan estafet perjuangan para pendahulu. Mari kita wujudkan karya bakti yang bermanfaat bagi masyarakat dan demi kepentingan kita semua,” ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat akan sejarah panjang dan kemasyhuran Gresik sejak masa lampau. Dimulai sejak masa pra islam, masa penyebaran islam, hingga masa kolonial.  “Kita memiliki sejarah gemilang, mulai dari Gresik sebagai kota bandar yang berjaya, hingga menjadi pusat penyebaran agama Islam oleh Syeh Maulana Malik Ibrahim dan Fatimah binti Maimun. Warisan sejarah ini harus menjadi inspirasi bagi kita untuk terus bergerak maju,” tambahnya.

Meski berlangsung dengan semangat kebersamaan, Wabup Alif turut menyampaikan simpati kepada masyarakat yang hingga kini masih terdampak banjir di beberapa wilayah. “Di tengah peringatan ini, hati kami tetap bersama saudara-saudara kita yang sedang berjuang menghadapi banjir. Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk mempercepat penanganan dan memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan baik,” tegasnya.

Usai upacara, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam para tokoh besar yang menjadi bagian dari sejarah Gresik, yakni Sunan Giri, Sunan Prapen, Syech Maulana Malik Ibrahim, Poesponegoro, dan Taman Makam Pahlawan. Ziarah ini menjadi simbol penghormatan sekaligus pengingat akan perjuangan dan pengorbanan para pendahulu demi kemajuan Gresik. (yad)

Harjagres, Upacara Pakai Baju Khas Gresik, Wabup Gresik Dorong Sinergitas, Gresik Maju Bareng-bareng Selengkapnya

Dapat Baju Polisi dari Istri Kapolri, Tangis Bahagia Muhammad Novian Dwi Kurnia pun Pecah

GRESIK,1minute.id – Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari Ny. Juliati Sapta Dewi Magdalena mengunjungi SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik pada Rabu, 26 Februari 2025. Kunjungan istri Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di sekolah berada di Jalan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu bertujuan untuk meninjau fasilitas sekolah serta memberikan dukungan terhadap pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Rombongan disambut hangat oleh jajaran Polres Gresik, pengurus Bhayangkari, serta para guru dan siswa-siswi SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik. Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, beserta jajaran turut hadir dalam penyambutan, mendampingi Ny. Juliati Sigit Prabowo dan pengurus Bhayangkari dalam rangkaian agenda kunjungan.

Dalam kunjungannya, Ny. Juliati Sigit Prabowo beserta rombongan meninjau berbagai fasilitas sekolah, termasuk ruang melukis dan membatik, ruang sablon, serta ruang keterampilan. 

Beliau juga menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan para siswa, memberikan motivasi, serta melihat hasil karya mereka. Kehangatan dan semangat dari siswa-siswi SLB terlihat jelas saat mereka menampilkan berbagai keterampilan yang telah dipelajari.

Salah satu momen berkesan dalam kunjungan ini adalah program Makan Bergizi Gratis atau MBG, di mana para siswa mendapatkan makanan sehat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan mereka. Selain itu, Ny. Juliati Sigit Prabowo juga menyerahkan cendera mata berupa kaos polisi kepada para siswa sebagai bentuk apresiasi dan dukungan.

Kegiatan diakhiri dengan kunjungan ke Oemah Singgah SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, di mana Ny. Juliati Sigit Prabowo meninjau jajanan khas Gresik dan berbincang dengan para pengajar. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini dan menegaskan dukungan penuh terhadap program pendidikan inklusif yang dijalankan oleh SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari terhadap pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus. Diharapkan kunjungan ini dapat semakin memotivasi para siswa dalam belajar dan berkarya,” ujar AKBP Rovan.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Kunjungan ini tidak hanya memberikan dorongan semangat bagi siswa-siswi SLB, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian Yayasan Kemala Bhayangkari dalam mendukung pendidikan inklusif di Indonesia.

Kunjungan Ny. Juliati Sigit Prabowo ke SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik memberikan kesan yang mendalam bagi para siswa dan guru. Wabil khusus bagi, Muhammad Novian Dwi Kurnia. Siswa tunagrahita kelas XI ini berrahun-tahun memimpikan bisa memiliki baju polisi. Mimpi Muhammad Novian Dwi Kurnia akhirnya menjadi kenyataan setelah Ny Juliati Sigit Prabowo memberikan hadiah istimewa itu. 

Ia langsung memeluk Ny. Juliati Sigit Prabowo sambil berulang kali mengucapkan terima kasih. “Terima kasih, Ibu. Ibu baik,” ucap Novian dengan suara bergetar, membuat suasana semakin emosional. Mata istri Kapolri Jenderal Listyo Sigit itu berkaca-kaca, terharu karena seakan ikut merasakan kebahagian yang dirasakan oleh Muhammad Novian Dwi Kurnia. (yad)

Dapat Baju Polisi dari Istri Kapolri, Tangis Bahagia Muhammad Novian Dwi Kurnia pun Pecah Selengkapnya