Pemkab Gresik & BBWS Bengawan Solo Teken MoU Pengelolaan SDA untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian

GRESIK,1minute.id – Sinergi antara Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dengan Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS  Bengawan Solo semakin mesra. Setelah normalisasi Kali Lamong. Kini, Pemkab Gresik dan BBWS Bengawan Solo mendatangani Nota Kesepakatan tentang sinergi perencanaan, pembangunan, operasi, pemeliharaan, dan pengelolaan infrastruktur sumber daya air. 

Nota Kesepahaman dua institusi itu diteken di Kantor BBWS Bengawan Solo, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Jumat, 31 Januari 2025. MoU diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kesepakatan ini merupakan langkah lanjutan dari kerja sama yang telah terjalin antara Pemkab Gresik dan BBWS Bengawan Solo, setelah sebelumnya kedua pihak sukses bekerja sama dalam penanganan normalisasi Kali Lamong guna mengurangi risiko banjir.

Program normalisasi tersebut terbukti efektif, dengan semakin berkurangnya frekuensi dan durasi banjir akibat luapan Kali Lamong yang sebelumnya sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian di wilayah terdampak.

“Setelah kerja sama dalam normalisasi Kali Lamong yang membawa dampak positif dalam pengurangan risiko banjir, kini kami kembali bersinergi untuk mendukung penyediaan air baku dan pengembangan hortikultura. Langkah ini penting untuk memastikan ketersediaan air yang berkelanjutan bagi pertanian dan kebutuhan masyarakat,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 31 Januari 2025.

Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPPKAD Gresik Andhy Hendro Wijaya ; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Gresik Eddy Hadisiswoyo ; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Tata Ruang atau PUTR Gresik Dhiannita Tri Astuti dan Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah ; 

Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra serta Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Gresik.

Ia melanjutkan, kerja sama ini memiliki arti penting di Kabupaten Gresik. Hal ini lantaran tahun 2025 merupakan tahun yang penting dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Sehingga dengan adanya kerja sama ini maka peningkatan ekonomi masyarakat dalam sektor pertanian dapat meningkat.

Lebih lanjut, ia menjelentrehkan ruang lingkup kerja sama ini nantinya akan mencakup perencanaan, pembangunan, operasi dan pemeliharaan serta pengelolaan. Kerja sama ini juga akan mengedepankan keterpaduan program dalam penyediaan air baku dan pengembangan jaringan irigasi hortikultura.

Sedangkan infrastruktur yang menjadi fokus utama dalam kerja sama ini meliputi intake dan pipa transmisi air baku di Sungai Bengawan Solo hingga ke lokasi lumbung air yang berada di Kecamatan Panceng dan Kecamatan Dukun.

Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan proyek yang penting dalam penyediaan sumber air yang berkualitas bagi hortikultura di Kabupaten Gresik. Dikatakan juga bahwa sinergi ini sejalan dengan komitmen BBWS Bengawan Solo, dalam pengelolaan sumber daya air secara terpadu dan berkelanjutan.

“Nota kesepakatan ini kita harapkan juga bisa memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pengelolaan sumber air di Kabupaten Gresik. Kita ingin agar kerja sama ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat dan upaya-upaya kelestarian sumber daya air,” kata Maryadi Utama. (yad)

Pemkab Gresik & BBWS Bengawan Solo Teken MoU Pengelolaan SDA untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian Selengkapnya

Gasak Smartphone Android, Pencuri Dimassa di Gresik, Polisi Kejar Pelaku Lainnya

GRESIK,1minute.id – Satu lagi, terduga pelaku pencurian keok di wilayah hukum Polres Gresik. Pencuri nahas itu berinisial CA. Ia berusia 25 tahun mengaku warga Sidotopo, Semampir, Surabaya itu nyaris tewas karena dihakimi massa di Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 30 Januari 2025. 

Beruntung, polisi dari Kepolisian Sektor atau Polsek Driyorejo cepat tiba di lokasi kejadian perkara. Pelaku menggasak gawai merek  OPPO A96 warna hitam milik korban Bernama CRD, 16 tahun, warga setempat. 

Pada waktu itu, korban sedang men-charger smartphone di warung sembako milik kakeknya, Sukar Jayus. Selanjutnya korban masuk ke dalam rumah yang ada di belakang warung untuk mandi. Kemudian selesai mandi korban persiapan mau berangkat ke sekolah ternyata handphone raib. 

Korban melihat ada laki-laki yang yang mencurigakan memegang handphone miliknya maka korban spontan teriak maling. Teriakan korban bagaikan suara komando sehingga menggerakkan orang yang mendengar melakukan pengejara. Pelaku yang berboncengan sepeda motor melihat massa mengejar lari tunggang langgang menuju ke arah timur atau arah Surabaya.

Satu dari dua pelaku tertangkap massa lalu “dikerjai” ramai-ramai. “Warga sekitar melaporkan kejadian. Saat ini pelaku di amankan ke Mapolsek Driyorejo,” tegas Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram. Barang bukti yang diamankan adalah satu buah handphone merek OPPO A96 dan sepeda motor Yamaha Mio. Atas Kejadian tersebut Korban mengalami kerugian Rp 2 juta. “Saat ini masih dilakukan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Pelaku CA ditetapkan tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP ancaman hukuman maksimal 7 tahun kurungan penjara. “Satu orang DPO masih dalam pengembangan,” imbuhnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi | Foto : Polres Gresik

Gasak Smartphone Android, Pencuri Dimassa di Gresik, Polisi Kejar Pelaku Lainnya Selengkapnya

DPRD Gresik dan PWI Gresik Gelar Diskusi Sinkronisasi Pelayanan Kesehatan, Syahrul Munir : DPRD Gresik berharap Tak Ada Penolakan saat Berobat

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Gresik bersama Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Gresik menggelar diskusi Sinkronisasi Pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat atau Jamkesmas di Hotel Aston Gresik pada Kamis, 30 Januari 2025.

Diskusi yang berlangsung gayeng bersama stakeholder, yakni BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Dinas Kesehatan, perwakilan Puskesmas, dan Rumah Sakit serta Asosiasi Kepala Desa atau AKD di Kabupaten Gresik berlangsung selama 2 jam.

Sebanyak empat narasumber yaitu, Ketua DPRD Gresik M Syshrul Munir, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusna ; Kabag Penjaminan Manfaat dan Utilisasi atau PMU BPJS Kesehatan Cabang Gresik dr. Dodyk Sukra Goutama yang mewakil Kepala BPJS Kesehatan Gresik serta Kepala BPJS Watch Jatim Arief Supriyono. 

Diskusi rangkaian memperingati Hari Pers Nasional atau HPN yang diperingati setiap 9 Februari ini juga dihadiri oleh dua orang Wakil Ketua DPRD Gresik Luthfi Dawam dan Mujid Riduan serta Ketua dan Wakil Ketua Komisi IV yang membidangi kesehatan yakni M. Zaifuddin dan Pondra Priyo Utomo.

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir yang menyampaikan, tujuan diskusi ini adalah menyinkronkan persepsi dari semua pihak dalam pelaksanaan alur layanan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Ia menyebut, masalah-masalah dalam pelayanan kesehatan di Gresik terutama menyangkut skema rujukan dari pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama/ FKTP atau puskesmas ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut/FKTL rumah sakit.

“Sudah banyak keluhan, aduan masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan, ada yang langsung ke rumah sakit dengan biaya sendiri, walaupun memiliki atau tercover BPJS,” kata politisi muda dari Fraksi Kebangkitan Bangsa itu.

Beberapa waktu lalu, DPRD Gresik dan BPJS Kesehatan, dan Dinkes bersama Komisi IV telah membedah masalah ini. Terutama pelaksanaan layanan kesehatan di level puskesmas hingga rujukan ke rumah sakit.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28/2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional ada 144 jenis penyakit memang harus diselesaikan di FKTP atau Puskesmas, adapun bila diperlukan rujukan ke rumah sakit harus berdasarkan pada pemenuhan kegawatdaruratan.

“Nah kemarin ada progres, Dinkes, Rumah Sakit dan Puskesmas sudah bertemu untuk menyelaraskan aspek ketentuan kegawatdaruratan ini, karena kapasitas dan kemampuan puskesmas juga berbeda-beda,” katanya.

Syahrul berharap, antara pihak Dinas Kesehatan dan Faskes ada kesepakatan yang sama terkait pemahaman skema layanan kesehatan. Karena pemerintah Kabupaten Gresik telah menganggarkan lebih dari Rp100 miliar untuk Universal Health Coverage atau UHC

“Jadi semangat pemerintah, khususnya kami yang di DPRD Gresik berharap tidak sampai terjadi penolakan saat berobat. Sehingga penting dan perlu untuk duduk bersama menyamakan persepsi terkait pelayanan kesehatan di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusnah menyampaikan, pihaknya memahami tentang aturan 144 penyakit yang harus selesai di puskesmas tersebut.

Namun ada beberapa penyakit yang memang belum mampu ditangani Puskesmas, seperti tetanus, bell’s palsy, refraksi. Khusnah juga mencontohkan, kasus demam berdarah, juga menjadi problem, karena tidak bisa serta merta dirujuk jika tidak memiliki komplikasi.

“Kalau tetanus kan harus ada ruang isolasi, nah itu meski masuk dalam 144 penyakit tersebut, di puskesmas belum bisa menangani maka harus dirujuk. Hasil kesepakatan dengan BPJS tentang penatalaksanaan kegawatdaruratan dan diagnostik non spesialistik, sudah kami share ke FKTP. Tapi di FKTP ada batasan rujukan. Kalau rujukan gawat darurat 24 jam di IGD, kalau rujukan poli harus di hari kerja,” beber Khusnah. Hari kerja FKTP mulai Senin hingga Sabtu. Hari Minggu libur. 

Sementara, dr. Dodyk Sukra Goutama menyampaikan, ketentuan aturan 144 penyakit yang harus dilakukan pelayanan di Puskesmas terlebih dahulu sebenarnya sudah berlangsung lama, bahkan sejak jaminan kesehatan BPJS mulai jalan.

Pun ketentuan rujukan dari FKTP ke Rumah Sakit juga sama seperti sebelumnya, yakni harus memenuhi aspek kegawatdaruratan yang ditentukan oleh dokter puskesmas atau FKTP. Namun, menurut Dodyk, ada penajaman proses verifikasi pengajuan klaim dari Rumah Sakit. (yad/gus)

foto : Guslan Gumilang/1minute.id

DPRD Gresik dan PWI Gresik Gelar Diskusi Sinkronisasi Pelayanan Kesehatan, Syahrul Munir : DPRD Gresik berharap Tak Ada Penolakan saat Berobat Selengkapnya

Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir Buka Gerakan Literasi Sekolah ke-9, Satu Kelas, Satu Buku

GRESIK.1minute.id – Gerakan Literasi Sekolah atau GLS di SMA Negeri 1 Gresik berlanjut. Tahun ini, program satu kelas, satu buku antologi memasuki tahun ke sembilan. GLS ke-9 dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir di Aula Sunan Giri di lantai 2 SMA Negeri 1 Gresk pada Kamis, 30 Januari 2025.

GLS tahun ini, mengusung tema Tumbuhkan Mental Generasi Muda Berani menjadi “Artis Kreatif” ini diikuti seluruh siswa kelas X yang sebanyak 12 kelas di sekolah berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim No 1 Gresik, Jawa Timur ini. 

Artis Kreatif kependekan dari BerkARya, Berfikir kriTIS, KREatif , inovATif , ProduktIF. Untuk membimbing ratusan siswa membuat karya tulis, sekolah menghadirkan empat orang narasumber.

Empat pembimbing itu, yang dihadirkan oleh sekolah untuk membimbing peserta didik di sekolah unggulan yang memilki tagline ” We Have Pride” (Personal Responsibility in Delivering Excellence)” yakni, Chusnul Cahyadi untuk penulisan Artikel ; Aris Wahyudianto untuk penulisan Esai ; Kris Adji A.W, penulisan penulisan Cerpen, dan Jaenuri untuk Puisi dan Pantun. 

Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir mengatakan, siswa yang baik literasinya, tutur katanya santun. Tidak pernah misuh. Kalau pun marah, kata Thohir, siswa yang sering membaca atau gemar membaca menggunakan kosa kata yang baik. “Marah dengan gurindam. Tidak menggunakan kata kasar,” ujar Tohir saat memberikan sambutan dihadapan ratusan siswa kelas X pada Kamis, 30 Januari 2025.

GLS SMANSA Gresik : Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir ketika memberikan sambutan pembekalan Gerakan Literasi Sekolah ke-9 SMA Negeri 1 Gresik pada Kamis, 30 Januari 2025 ( Foto : SMAN 1 Gresik untuk 1minute.id)

Gurindam adalah puisi lama yang terdiri dari dua baris kalimat dalam setiap baitnya. Gurindam berisi nasihat, petuah atau ajaran moral. Untuk bisa mencapai itu, kata Thohir, siswa harus banyak membaca. 

Sementara itu, ketua GLS ke-9 SMA Negeri 1 Gresik Jaenuri memberikan semangat kepada peserta didik untuk terus berproses menjadi yang terbaik. Caranya, sering membaca dan menulis. “Saya optimistis siswa kelas X bisa lebih baik. Ayo kita berproses,” katanya.

Sebelum acara pembekalan penulisan karya antologi, para ketua kelas menandatangi pakta integritas untuk menulis sesuai dengan deadline yakni pada Mei 2025. Setelah tanda tangan pakta integritas, ada pelepasan puluhan balon beraneka warna. Balon itu terbang dan menempel di atap aula Sunan Giri. Pelepasan balon itu menganologikan bahwa kemampuan sangat dangkal sehingga harus terus belajar dengan ekstra keras lagi. (yad)

Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir Buka Gerakan Literasi Sekolah ke-9, Satu Kelas, Satu Buku Selengkapnya

Disapu Ombak di Perairan Bawean, Perahu Nelayan Terbalik, 1 MD, 2 Selamat, 1 Tenggelam 

GRESIK, 1minute.id – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang akibat kecelakaan laut di perairan Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik memasuki hari ketiga pada Rabu, 29 Januari 2025. 

Tim gabungan dari Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Gresik, TNI AL, Polsek Sangkapura, serta masyarakat nelayan setempat terus melakukan penyisiran. Namun, korban yang bernama Sukandi, 63, warga Dusun Bangsal, Desa Dekat Agung, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur masih belum ditemukan.

Musibah kecelakaan laut terjadi pada Senin, 27 Januari 2025. Perahu nelayan yang membawa empat orang terbalik setelah diterjang ombak besar dan angin kencang. Kejadian itu, mengakibatkan Sudariono, 57, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara, Nurul Mujahata, 57, dan Nur Fali, 65, berhasil selamat.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Polairud Polres Gresik Iptu Arifin, mengungkapkan bahwa tim pencari terus berupaya menyisir area perairan dan memeriksa titik-titik lokasi yang diduga menjadi tempat korban tenggelam.

“Kami bersama TNI AL dan masyarakat nelayan terus melakukan pencarian, baik di perairan maupun di sekitar bibir pantai, namun hingga saat ini korban belum ditemukan,” ujar Iptu Arifin pada Rabu, 29 Januari 2025.

Tim pencari menggunakan perahu patroli untuk memperluas area pencarian. Cuaca yang kurang bersahabat menjadi salah satu tantangan dalam operasi ini, tetapi upaya pencarian tetap dilakukan dengan harapan korban segera ditemukan.

“Masyarakat, terutama para nelayan, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan sebelum melaut dan selalu memperhatikan kondisi cuaca guna menghindari kejadian serupa. Kami akan terus berkoordinasi untuk menentukan langkah lanjutan dalam pencarian korban yang masih hilang,” imbuhnya. (yad)

Disapu Ombak di Perairan Bawean, Perahu Nelayan Terbalik, 1 MD, 2 Selamat, 1 Tenggelam  Selengkapnya

Perayaan Imlek 2576 Kongzili di Gresik Aman dan Khidmat

GRESIK1minute.id – Perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili di Gresik, Jawa Timur aman dan kondusif. Tidak ada pesta kembang api, kesenian Barongsai dan Wayang Potehi dalam menyambut pergantian tahun menuju Shio Ular Kayu tersebut. 

Ratusan warga Tionghoa merayakan Imlek dengan sembayang bersama di Tempat Ibadat Tri Dharma atau TITD Kim Hin Kiong berada di Kampung Pecinan, Desa Pulopancikan, Kecamatan/ Kabupaten Gresik itu. Sembayang dan doa bersama berlangsung khidmat mulai Selasa hingga Rabu dini hari, 28-29 Januari 2025.

Aparat kepolisian Polres Gresik dan sejumlah organasasi kemasyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ikut melakukan penjagaan. Pengamanan imlek di kelenteng yang diklaim berdiri sejak 1 Agustus 1153 atau 872 tahun lalu itu dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu.

AKBP Rovan Richard Mahenu menyatakan, kehadiran aparat kepolisian dalam pengamanan Imlek 2576 Kongzili untuk memberikan perasaan aman dan nyaman kepada warga.

“Kita hadir di sini untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita yang merayakan Imlek dapat melaksanakan kegiatan mereka dengan aman, nyaman,” ujar alumnus Akpol 2006 itu. Mantan Kasubdit 4/Jatanras Polda Metro Jaya itu juga mengapresiasi warga masyarakat yang membantu pengamanan Imlek di Kelenteng, termasuk Banser demi menjaga toleransi dan kelancaran ibadah.

AKBP Rovan juga menyempatkan berdialog dengan pengurus kelenteng, Kapolres juga melaksanakan ngopi kamtibmas sebagai bentuk sinergi dengan komunitas Tionghoa di Gresik. 

Sementara ketua TITD Kim Hin Kiong Tan Sutanto  mengapresisi kehadiran kepolisian dalam mengamankan perayaan tahun ini. “Kehadiran Kepolisian membuat kami merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah,” ungkap Tan Sutanto. (yad)

Perayaan Imlek 2576 Kongzili di Gresik Aman dan Khidmat Selengkapnya

Bangkitnya Akbar Firmansyah dan Jose Wilkson, Gresik United Libas Persibo Bojonegoro skor 4-2

GRESIK,1minute.id – Pemain Gresik United menetapi janji meraih 3 poin saat menjamu Persibo, Bojonegoro pada laga Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Selasa, 28 Januari 2025.

Sempat tertinggal dua gol, Gresik United bisa membalikkan kendaan menjadi 4-2 karena semangat pantang menyerah. Sebanyak 2.679 penonton memberikan aplaus kepada Renan da Silva dkk. 

“Kita akui kalau permain tim, kita kalah setengah strip dari Persibo. Pemain mereka berpengalaman. Tapi, kita bisa imbangi dengan semangat tinggi, itulah sepak bola. Siapa yang memiliki keinginan menang,” kata Pelatih Gresik United Djajang Nurdjaman usai pertandingan pada Selasa, 28 Januari 2025.

Djanur, begitu sapaan, memberikan apresiasi kepada pemain yang telah bekerja keras luar biasa untuk bisa meraih 3 poin. ” Sempat tertinggal 2 gol. Dan, akhirnya mengubah menjadi 4-2. Ini luar biasa,” tegasnya.

Laga lanjutan, play off degradasi liga 2 Indonesia antara Gresik United menjamu Persibo, Bojonegoro di helat di stadion G-JOS. Laga kali ketiga di grup J ini disaksikan 2.679 penonton. Suporter fanatik Gresik United, Ultras Gresik.

Di awal.pertandingan, Gresik United langsung menyerang untuk mencetak gol cepat. Sehingga mendominasi permainan. Sayangnya, sejumlah peluang yang diperoleh Renan da Silva dkk tidak berbuah gol. Gresik United malah kebobolan di menit ke-40 lewat tendangan kaki kanan Ardi Maulana.

Babak kedua, Coach Djanur mengubah strategi dengan mengganti Renan da Silva dengan Akbar Maulana. Pada menit 49 tendangan Otavio Dutra di menit ke-49, membuat skor menjadi 2-0.

Pemain pengganti Akbar Firmansyah tampil gemilang dengan mencetak dua gol cepat pada menit ke-51 dan 66, menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gresik United memastikan kemenangan melalui dua gol  Jose Wilkson pada menit ke-91 dan 95. Skor akhir 4-2 untuk kemenangan tuan rumah. 

“Ini pertandingan luar biasa. Semoga kemenangan ini terus membangkitkan semangat teman. Pantang menyerah,” kata Akbar Firmansyah. (yad)

Bangkitnya Akbar Firmansyah dan Jose Wilkson, Gresik United Libas Persibo Bojonegoro skor 4-2 Selengkapnya

Terharu Motor Digasak Pencuri Bisa Kembali, Ny Eva : Terima Kasih Pak Kapolres

GRESIK, 1minute.id – Nyonya Eva berulangkali mengucapkan rasa syukur. Sebab, sepeda motor Honda Scoopy yang digasak residivis spesialis pencuri sepeda motor bisa ditemukan dan dikembalikan oleh polisi. Ibu rumah tangga berusia 35 tahun yang tinggal di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu memberikan apresiasi kepada Polres Gresik.

“Terima kasih pak kapolres,” kata Ny Evan sambil mencium tangan AKBP Rovan Richard Mahenu, Kapolres Gresik di Mapolres Gresik pada Senin, 27 Januari 2025. Kelopak mata Eva terlihat berkaca-kaca karena senang motor Honda Scoopy.

Pasalnya, selama 1,5 tahun ini, Eva menggunakan motor matik itu sebagai alat transportasi satu-satunya. Wira-wiri mengantar anak sekolah, berbelanja dan keperluan lainnya. Selain itu, juga digunakan suaminya untuk bekerja. “Motor ini, bagai kaki saya,” ujarnya.

Karena itulah, Eva merawat motor itu dengan sangat hati-hati. Ketika memarkir di rumah atau tempat parkir di luar rumah Ia selalu mengunci ganda. Kunci stir dan kunci gembok di bagian cakram sepeda motor seharga Rp 18 juta itu. “Motor ini masih belum lunas,” katanya. 

Diakui Eva, sebelum kejadian motornya dicuri. Dirinya sudah mewanti-wanti kepada anaknya saat memarkir kendaraan menggunakan kunci ganda. Namun, karena teledor motor yang diparkir tidak dikunci ganda sehingga memudahkan pencuri menjalankan aksinya. “Kalau kunci ganda sudah ada mungkin anak saya teledor sehingga lupa menggunakan kunci ganda,” ungkapnya.

Pencurian sepeda motor Honda Scoopy milik Ny Eva, 35, warga Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terjadi pada Jumat, 24 Januari 2025 sekitar pukul 21.30 WIB. Malam itu, honda Scoopy nomor polisi AE 3102 QM dipakai anaknya ke rumah temannya di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Kebungson, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Korban menginap dan memarkir motor di parkir di pinggir jalan tersebut. Pada Sabtu, 25 Januari 2025 sekitar pukul 03.30 WIB, korban bangun mendapati motor telah raib digasak pencuri. Ia pun melapor kejadian nahas kepada polisi. 

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengatakan, berdasarkan laporan korban tersebut menerjunkan tim khusus atau timsus Macan Giri untuk melakukan penyelidikan. Hasil olah tempat kejadian perkara atau TKP yang dilakukan oleh timsus dipimpin oleh Ipda Andi Muh Syarif Gunawan, Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik mengindentifikasi terduga para pelakunya. 

Tidak lebih dari 1×24 jam, tiga terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor bisa ditangkap. “Pelaku pertama yang diamankan berinisial MRP alias Kecoak ditangkap di Jalan Pangsud (Panglima Sudirman, Gresik),” terang alumnus Akpol 2006 di Mapolres Gresik pada Senin, 27 Januari 2025.

AKBP Rovan didampingi Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais al-Qarni dan Kasi Humas Polres Gresik AKP Wiwit melanjutkan, dari tersangka MRP, 26, asal Simokerto, Surabaya muncul identitas lainnya, berinisial ADW alias Idiot. 26, asal Kenjeran, Surabaya. Kemudian, penadah hasil curian berinisial AU, 38.

“Pelaku curanmor ini adalah residivis. Mereka telah beraksi 5 TKP di Gresik,” tegas mantan Kasubdit 4/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro ini.  Penyidik Satreskrim Polres Gresik menjerat dua residivis spesial curanmor dengan pasal 363 KHUP ancaman pidana 7 tahun. “Sementara pelaku penadah barang curian dijerat pasal 480 KHUP ancaman 4 tahun penjara,” pungkasnya.

Kapolres AKBP Rovan mengingatkan jangan coba-coba melakukan kejahatan di wilayah hukum Polres  Gresik. Ia akan melakukan tindakan tegas dan terukur untuk menjaga kamtibmas. You can run but you can’t hide ( kamu bisa lari, tapi tidak bisa bersembunyi).

Salah seorang tersangka curanmor berinisial MRP mengungkapkan, telah beraksi 5 kali di wilayah hukum Polres Gresik. Lima TKP itu, yakni, sekali di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme ; 2 kali di Desa Kedanyang, Sekali di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas dan satu kali di Kecamatan Gresik. Motor Honda Scoopy milik Eva kali terakhir yang digasak dan dijual seharga Rp 5,9 juta. Seperti, pepatah sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan jatuh juga.

MRP mengaku untuk mencuri satu sepeda motor membutuhkan waktu tidak lebih 1 menit, tepatnya antara 5 detik sampai 20 detik. Ia menggunakan kunci letter T. “Hasil kejahatan digunakan untuk keperluan sehari-hari,” kata MRP yang diamini koleganya, ADW. (yad)

Himbauan Kapolres Gresik AKBP Rovan : 

1. Gunakan kunci ganda untuk mencegah terjadinya pencurian kendaraan bermotor

2. Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas mencegah terjadinya curanmor di kabupaten tercinta

Terharu Motor Digasak Pencuri Bisa Kembali, Ny Eva : Terima Kasih Pak Kapolres Selengkapnya

Diejek Sering Utang Rokok, Sakit Hati, Parang Bicara, Kapolres Gresik : Tersangka Diringkus di Rembang

GRESIK,1minute.id- Udin harus meratapi nasibnya, hidup di penjara. Sebab, pemuda 35 tahun tidak bisa meredam nafsu amarahnya. Pemuda asal Desa Munggungebang, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu diduga dengan tega membacok korban Asnan ,34, merupakan tetangnya. 

Akibat, sabetan parang milik terduga pelaku Udin itu,  korban Asnan mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Udin yang melihat korban berdarah-darah bukannya menolong. Udin malah kabur ke Rembang, Jawa Tengah. Namun, polisi akhirnya bisa meringkus tersangka Udin di Rembang, Jateng. 

“Saya ikut prihatin atas kejadian yang menimpah korban. Semoga korban cepat sembuh,” ujar Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu di Mapolres Gresik pada Senin, 27 Januari 2025.

AKBP Rovan didampingi Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais al-Qarni dan Kasi Humas Polres Gresik AKP Wiwit melanjutkan, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada 6 Januari 2025 sekitar pukul 20.00 WIB di salah satu warung kopi atau warkop di Desa Munggugebang. 

Malam itu, korban AS sedang ngopi bersama temannya. Tiba-tiba pelaku inisial UD datang dengan membawa parang sepanjang 50 sentimeter dalam keadaan mabuk. Korban AS dan teman-temannya menegur UD, tersangka dan menanyakan mengapa membawa parang tersebut. “Tanpa menjawab UD menyabetkan parang tersebut kepada AS, mengenai siku kanan, dan jari kelingking kanan AS putus,” alumnus Akpol 2006 itu. 

Setelah kejadian itu, ia melanjutkan, membuang parang ke sungai kemudian kabur ke Rembang, Jawa Tengah. Sedangkan, korban melapor ke polisi. Pelaku ditangkap di Rembang pada Jumat, 24 Januari 2025. “Atas perbuatannya pelaku dijerat pas 351 ayat dua, dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara,”  jelas mantan Kasubdit V/Jatanras Direskrimum Polda Metro Jaya itu. 

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Abid Uais al-Qarni menambahkan, motif pelaku melakukan penganiayaan kepada korban karena sakit hati lantaran sering diejek atau dikata-katain oleh AS sering ngutang rokok di warung kopi.

“Jadi korban AS dan pelaku UD ini tinggal di satu desa, pelaku merasa sakit hati karena diejek korban sering ngutang rokok di warung kopi,” ungkapnya. (yad)

Himbauan Kapolres Gresik AKBP Rovan  :

1. Apabila mengetahui adanya kejadian tindak kriminalitas segera melaporkan ke call center 110

2. Hindari perdebatan bila terjadi perselisihan. Apabila ada perselisihan selesaikan dengan musyawarah. Jangan karena emosi sesaat mengakibatkan kerugian diri sendiri dan orang lain.

3. Mari kita jaga Gresik yang kita cintai ini agar selalu aman dan nyaman. 

Diejek Sering Utang Rokok, Sakit Hati, Parang Bicara, Kapolres Gresik : Tersangka Diringkus di Rembang Selengkapnya

SIG Dorong Penggunaan Bata Interlock Presisi untuk Wujudkan 3 Juta Rumah

GRESIK,1minute.id – Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah, mengunjungi fasilitas produksi bata interlock presisi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang dioperasikan oleh anak usaha SIG, yaitu PT Semen Padang di Indarung, Padang pada 24 Januari 2025. 

Kunjungan Wamen PKP diterima langsung oleh Direktur Utama SIG Donny Arsal, Direktur Operasi SIG Reni Wulandari, Direktur Supply Chain SIG Yosviandri beserta jajaran manajemen SIG, dan Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra beserta jajaran manajemen PT Semen Padang.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa kapasitas Kementerian BUMN sebagai support system kementerian-kementerian teknis, siap berkomitmen dan mendukung penuh seluruh program yang telah menjadi fokus pemerintahan Presiden Prabowo. 

“Dalam 100 hari kerja pemerintahan, perusahaan BUMN terkait akan mendukung percepatan pembangunan proyek infrastruktur utama, termasuk rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” pungkas Erick Thohir.

Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak dalam industri bahan bangunan, SIG mendorong penggunaan bata interlock presisi yang merupakan produk turunan semen hijau SIG, sebagai solusi untuk menjawab tantangan pembangunan rumah MBR, yaitu waktu pembangunan, biaya pembangunan, dan kualitas bahan bangunan. 

Komitmen kuat PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam mendukung perwujudan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Berkesempatan melihat langsung fasilitas produksi bata interlock presisi dan unit contoh rumah MBR di Indarung, Padang, Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah berpendapat bahwa solusi yang dihadirkan SIG adalah langkah terobosan dalam pemenuhan kebutuhan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat sebagai salah satu langkah mengatasi kemiskinan. 

Fahri Hamzah menuturkan bahwa Kementerian PKP berfokus untuk membantu mengatasi kemiskinan dan gap ekonomi, salah satunya melalui pembangunan perumahan yang masif di seluruh Indonesia yaitu program 3 juta rumah setahun.

Fahri Hamzah menyebutkan, bahwa bersama beberapa lembaga pemerintah, Kementerian PKP tengah mengidentifikasi dan menyepakati data kemiskinan, termasuk dalam parameter kepemilikan rumah. Ia menyebut, bahwa saat ini terdapat sekitar 30 – 40 juta rumah keluarga dengan berbagai permasalahan. 

Di pedesaan, banyak orang punya rumah tapi tidak layak karena tidak teratur/rapi, kurang sanitasi, dan dihuni terlalu banyak orang dalam satu rumah. Sedangkan di kota, rumah bertumpuk tak teratur dan menjadi sumber polusi yang masif.

“Pemerintah melalui Kementerian PKP akan mendorong system side ekonomi kita supaya pembangunan rumah tidak terlalu memikirkan pasar. Pemerintah akan menjamin dan mengkonsolidasi dukungan yang dibutuhkan termasuk pembiayaan dan ketersediaan tanah dan berbagai skema dan perizinan yang dipermudah,” katanya.

“Pemerintah juga akan membantu untuk ketersediaan bahan bangunan, termasuk bata interlock presisi, tidak hanya untuk rumah tapak tapi juga hunian vertikal. SIG harus terus fokus pada peluang blue ocean untuk mendukung proyek Pemerintah, perkuat ekosistemnya, karena solusi ini adalah masa depan pembangunan rumah kita di Indonesia,” imbuh Fahri Hamzah.

Direktur Utama SIG Donny Arsal, menyampaikan terima kasih atas dukungan Wakil Menteri PKP, Satgas Perumahan Republik Indonesia, para pemangku kepentingan, serta para pelaku usaha pengembang perumahan yang turut serta dalam kunjungan. 

SIG meyakini, berkumpulnya para pemangku kepentingan di bidang perumahan ini didasari oleh kesamaan visi untuk menghadirkan hunian yang ramah lingkungan, berkualitas dan terjangkau untuk masyarakat di seluruh Indonesia.

Setelah memperkenalkan rumah contoh Bata Interlock Presisi tipe 36 di Ibu Kota Nusantara atau IKN pada Agustus 2024 lalu, SIG juga menghadirkan rumah contoh Bata Interlock Presisi tipe 36 dan tipe 57 di Bambu Apus, Jakarta Timur. 

Bata interlock presisi merupakan hasil penelitian terapan dengan mekanisme kerja yang saling mengunci antar balok seperti sistem lego. Penggunaan bata interlock presisi memberikan banyak keuntungan dalam pembangunan rumah dibandingkan material konvensional, karena lebih efisien dalam penggunaan material, lebih mudah dalam pengaplikasian yang membuat durasi pembangunan lebih cepat, serta telah dinyatakan ramah gempa.

Selain bata interlock presisi, SIG juga mendorong aplikasi beton inovatif berbasis semen hijau, seperti beton dekoratif, dan paving block berpori sebagai solusi kawasan tergenang. 

Hadirnya material bahan bangunan ramah lingkungan yang bisa mempercepat konstruksi rumah tersebut, diharapkan menjadi solusi konkret untuk mendukung Pemerintah menghadirkan sarana infrastruktur dan hunian yang layak bagi masyarakat. Semangat ini sejalan dengan arahan Kementerian BUMN untuk menghadirkan solusi perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan.

”Untuk mendukung Pemerintah memenuhi target pembangunan 3 juta rumah per tahun, dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak dan tentunya inovasi teknologi,” kata Donny Arsal.

“Bata interlock presisi merupakan teknologi yang mengubah metode pembangunan rumah menjadi lebih mudah, cepat dan efisien, dengan kualitas konstruksi yang kokoh dan tampilan yang modern, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengembang dan pemilik rumah,” ujarnya. (yad)

SIG Dorong Penggunaan Bata Interlock Presisi untuk Wujudkan 3 Juta Rumah Selengkapnya