GRESIK,1minute.id – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPM PTSP menggelar gebyar pelayanan publik di Atrium Gressmall Gresik. Kegiatan yang berlangsung 12 hingga 14 Februari 2025 di buka Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Kamis, 13 Februari 2025.
Kegiatan ini rangkaian menyemarakkan Hari Ulang Tahun atau HUT ke-51 Pemerintah Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik. HUT Pemkab diperingati setiap 27 Februari. Sedangkan, Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret.
“Acara ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempermudah akselerasi dunia usaha. Serta sebagai upaya untuk meningkatkan berbagai layanan kepada masyarakat dalam suasana yang lebih terbuka dan interaktif,” ujar Wabup Aminatun Habibah didampingi Kepala DPMPTSP Gresik A.M. Reza Pahlevi.
Menurutnya, acara ini juga menjadi ajang untuk mempertemukan berbagai pelaku usaha di bidang industri, properti dan transportasi dengan masyarakat luas. Juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih memahami kemajuan dan inovasi yang ada di bidang-bidang tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara ini. Baik dari tenant pelayanan yang berada di mal pelayanan publik maupun pelaku usaha yang turut memperkenalkan produk dan layanannya,” ucap Bu Min, sapaan akrabnya.
Lebih lanjut wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini mengungkapkan, sebagai bagian dari visi dan misi Kabupaten Gresik, kami bertekad untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat melalui kegiatan seperti ini. Agar mempermudah akses masyarakat terhadap layanan publik dan juga mendorong sektor industri, properti dan transportasi untuk terus berkembang dan berinovasi.
“Mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai upaya konkret Pemkab Gresik dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui pelayanan yang mudah, cepat dan efisien,” tandasnya.
Dalam acara tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara DPMPTSP Kabupaten Gresik dengan Balai Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Surabaya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Satuan Tugas atau Satgas Pangan Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak atau sidaknke Pasar Baru Gresik dan Superindo Gresik pada Kamis, 13 Februari 2025. Sidak dalam rangka menjaga ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok penting atau Bapokting menjelang Bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri 1446 H.
Sidak ini dipimpin Kanit IV Pidek Satreskrim Polres Gresik Ipda Lutfi Hadi Nugroho, bersama perwakilan dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan atau Diskoperindag Gresik Zaini.
Berdasarkan hasil pengecekan, stok bahan pokok di Pasar Baru Gresik dan Superindo Gresik dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Maret 2025. Berikut beberapa temuan terkait stok dan harga bahan pokok:
* Beras Medium: 2 ton (Rp 12.800 – Rp 13.000/kg)
* Beras Premium: 3 ton (Rp 14.000 – Rp 17.000/kg)
* Minyak Goreng (Minyak Kita): 100 liter (Rp 17.000/liter)
* Gula Pasir: 1,5 ton (Rp 17.000/kg)
* Bawang Merah: 1,3 ton (Rp 25.000/kg)
* Bawang Putih: 1,2 ton (Rp 40.000/kg)
* Cabai Besar: 5 kwintal (Rp 50.000/kg)
* Cabai Keriting: 50 kg (Rp 50.000/kg)
* Cabai Rawit: 5 kwintal (Rp 50.000/kg)
* Daging Ayam: 3 ton (Rp 33.000 – Rp 35.000/kg)
* Telur Ayam: 4 kwintal (Rp 26.900 – Rp 28.000/kg)
* Daging Sapi: 3,5 ton (Rp 105.000 – Rp 132.000/kg)
Salah satu temuan penting dari sidak ini adalah penurunan harga beberapa komoditas, seperti:
* Cabai Rawit dari Rp 70.000/kg menjadi Rp 50.000/kg
* Cabai Merah Besar dari Rp 80.000/kg menjadi Rp 50.000/kg
* Bawang Merah, dari Rp 45.000/kg menjadi Rp 25.000/kg
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menyatakan bahwa hingga saat ini stok bahan pokok di wilayah Gresik masih aman, dan harga relatif stabil.
“Kami terus memantau perkembangan harga serta ketersediaan barang, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengecekan berkala guna mencegah potensi praktik penimbunan atau spekulasi harga oleh pihak tertentu yang dapat merugikan masyarakat.
“Dengan adanya sidak ini, diharapkan harga bahan pokok tetap terkendali dan pasokan tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga atau kelangkaan bahan pokok,” imbuhnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam atau MGMP PAI Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMP Negeri se-Kabupaten Gresik menggelar bincang santai dengan Pengurus Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik.
Dalam bincang santai di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur dalam rangka pencegahan perundungan, kemaksiatan, judi online dikalangan pelajar SMP pada Kamis, 13 Februari 2025.
Acara diikuti sebanyak 60 Guru Pendidikan Agama Islam atau GPAI berdiskusi tentang peran guru agama sebagai bentuk dukungan dalam pendidikan ramah anak. Sekretaris MUI Gresik Makmun memberikan apresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Pengurus MGMP ini.
Menurut Makmun, dalam Rangka mencegah kemaksiatan dikalangan pelajar tentunya tugas mulia yang harus banyak mendapat dukungan dari semua pihak tak terkecuali orang tua dan masyarakat wajib mengawasi aktifitas lingkungan pertemanan pergaulan anaknya agar tidak terlibat kegiatan negatif khususnya pada saat bulan Suci Ramadan.
Menurut ketua MGMP PAI Suhadak, kegiatan ini akan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Agama di sekolah terlebih GPAI adalah vigur teladan di sekolah.
Sementara itu, Pembina MGMP PAI juga Kepala UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik Mohammad Salim mengharapkan kegiatan tidak terhenti hanya di forum diskusi. ” Kami berharap setelah diskusi ini semua guru PAI langsung eksen praktik langsung untuk menciptakan Suasana Belajar yang aman nyaman dan menyenangkan di SMP masing-masing,” harap Salim yang juga pengurus MUI bidang Pendidikan dan Kaderisasi ini. (yad)
GRESIK,1minute.id – Anis Ambiyo Putri kembali terpilih sebagai Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia atau KONI Kabupaten Gresik. Anis terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten atau Musorkab KONI Gresik yang dilaksanakan di Ruang Putri Mijil, Kompleks Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik pada Selasa, 11 Februari 2025.
Perempuan yang juga dokter itu melenggang sebagai Ketua KONI Gresik untuk periode kali kedua, 2025-2029, karena mendapatkan dukungan penuh dari seluruh atau 50 cabang olah (cabor) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Musorkab KONI Gresik 2025 dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan, bahwa seluruh fasilitas olahraga di Kabupaten Gresik dapat dimanfaatkan sebagai tempat latihan bagi berbagai cabang olahraga atau cabor.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh fasilitas olahraga di Kabupaten Gresik dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembinaan atlet, tentunya dengan mengikuti prosedur perizinan yang telah ditetapkan,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.
Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini mengingatkan kepada pengurus KONI Gresik tentang pengelolaan anggaran yang tepat sasaran guna mendukung peningkatan prestasi olahraga daerah. Ia memastikan bahwa distribusi anggaran bagi setiap cabor akan dilakukan secara proporsional berdasarkan kinerja dan capaian prestasi.
“Cabor dengan performa baik tentu akan mendapatkan porsi anggaran lebih besar dibandingkan dengan cabor yang masih perlu meningkatkan prestasinya. Ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi seluruh cabor agar terus berkembang,” jelas suami Nurul Haromaini Ali itu.
Sebagai informasi, KONI Gresik telah mencatat berbagai capaian signifikan. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jawa Timur 2023, kontingen Gresik berhasil menempati peringkat ke-7 dari total 38 kabupaten/kota peserta. Prestasi ini menunjukkan kemajuan pembinaan atlet di Gresik, dengan raihan 28 medali emas, 46 medali perak, dan 48 medali perunggu, serta total 252 poin.
Bupati Gresik berharap kepengurusan baru dapat bekerja secara profesional dan inovatif serta memiliki strategi tepat dalam meningkatkan prestasi olahraga di daerahnya. “Kabupaten Gresik punya mimpi besar, dan kita juga gudangnya atlet. Artinya, kita terus berbenah dengan progres yang positif. Ini menjadi harapan bagi kita semua,” pungkasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam Rancangan Awal alias Ranwal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang membuka kegiatan mengusung tema Percepatan Transformasi Sosial Ekonomi yang Inklusi dan Berkelanjutan Didukung Tatakelola Pemerintah yang Adapatif itu dilaksanakan di Ruang Putri Cempo lantai dasar Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 11 Februari 2025.
“Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta Forum Konsultasi Publik RKPD 2026 yang hadir. Ini merupakan cerminan rasa kebersamaan dan partisipasi kita dalam merumuskan perencanaan pembangunan untuk kemajuan Kabupaten Gresik,” kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yan dalam sambutan pembukaan FKP 2026.
Menurutnya, seluruh peserta FKP rancangan awal RKPD harus memiliki pandangan dan ide mengenai apa yang harus dikerjakan oleh Pemkab Gresik tahun depan. Berdasarkan evaluasi pembangunan selama ini dan ekspektasi ke depan.
’Saya melihat untuk tahun depan berdasar evaluasi saat ini, ada beberapa hal yang harus terus diperhatikan dan diperkuat. Khususnya, dalam perumusan kebijakan belanja. Saya berharap RKPD 2026 dapat menjadi pedoman pembangunan yang lebih terarah dan tepat sasaran,’’ tutur Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.
FKP Ranwal RKPD 2026 ini, dihadiri diantaranya, Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir, Kepala Bappeda Jatim Mohammad Yasin, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Bappeda Gresik Edi Hadisiswoyo, para Kepala Dinas beserta tamu undangan.
Kabupaten Gresik memiliki 9 prioritas pembangunan dimana semuanya memiliki tujuan mendukung kebijakan Nasional Asta Cita dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau yang disebut Quick Win Presiden RI Prabowo Subianto.
Kesembilan prioritas itu, yaitu : Pertama, pengentasan kemiskinan inklusif, partisipatif dan bersasaran. Kedua, pengembangan ekonomi kreatif dan peningkatan fiskal daerah didukung kemudahan, kesederhanaan dan ketepatan pelayanan investasi.
Ketiga, perkembangan ekologi didukung pengembangan ekowisata, budaya dan industri ramah lingkungan. Prioritas keempat peningkatan kualitas pendidikan didukung perluasan aksebilitas layanan dan kesejahteraan tenaga pendidik.
Selanjutnya, kelima adalah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang inklusif, ramah anak dan respon gender. Yang keenam, pembangunan infrastruktur tangguh dan berkelanjutan. Ketujuh penguatan keluhuran budaya berbasis kearifan Gresik yang agamis.
Dan yang kedelapan peningkatan kesejahteraan sektor Agropolitan dan Minapolitan. Serta yang terakhir, kesembilan adalah penguatan reformasi birokrasi didukung pelayan publik inklusif dan responsif gender serta pengembangan smart government berbasis satu data pembangunan. (yad)
GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik menjadi satu dari lima lokus kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau MBKM Universitas Negeri Sunan Ampel atau UINSA Surabaya.
Kick off asistensi mengajar di satuan pendidikan, MBKM UINSA Surabaya di sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Gresik pada Senin, 10 Februari 2025. Sebanyak 9 mahasiswa terdiri dari 5 mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam atau PAI dan 4 orang jurusan Matematika secara resmi diserahkan oleh koordinator Dosen Pembimbing Lapangan atau DPL Dr. Sutini, perwakilan kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya ke pihak sekolah yang diterima langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim didampingi Waka Kurikulum Rojak dan Guru pembimbing Ning Choiriyah dan Yani Sriana.
Acara serah terima dilaksanakaan di perpustakaan Sekolah. Dr. Sutini terkesan pada acara penyambutan yang luar biasa oleh sekolah.
“Alhamdulillah Saya ketemu guru-guru hebat. Bapak kepala sekolah yang inspiratif, guru saya dan kakak tingkat di Spenda. Saya titipkan 9 mahasiswa saya untuk dibimbing selama 4 bulan kedepan dan akan kami jemput kembali tanggal 16 Mei 2025 mendatang. Saya berharap anak anak MBKM sukses sehat dan dapat belajar dari sekolah yang luar biasa ini,” kata Dr. Sutini.
Pihak kampus berharap selain asistensi, nantinya mahasiswa akan melanjutkan penelitian skripsi juga di sekolah ini agar dapat memberikan kontribusi baik untuk kemajuan pembelajaran di lembaga masing-masing.
Data yang dihimpun wartawan 1minute.id, selain di Spenda Gresik, ada empat lembaga pendidikan lainnya yang menjadi pilihan Kampus UINSA Surabaya untuk menjadi tempat kegiatan asistensi mengajar MBKM yaitu, Raudaltul Athfal Nahdlatul Ulama RA NU Banin-Banat ; Madrasah Aliyah Negeri atau MAN 1 ; MAN 2 dan UPT SMP Negeri 3 Gresik. (yad)
GRESIK,1minute.id – Merista Dedy Hartandi terharu. Sebab, puluhan tahun penantian warga Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur akhirnya bisa menikmati air bersih dari Perumda Giri Tirta Gresik.
Selain mendapatkan air bersih, ribuan warga juga mendapatkan sambungan rumah atau SR secara gratis. Jumlahnya, 6.169 SR. Berdasarkan data Perumda Giri Tirta Gresik biaya peyambungan sebesar Rp 1.750.000 per sambungan rumah.
Selain SR gratis, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik telah menuntaskan pembangunan dua unit reservoir air yang masing-masing memiliki kapasitas 500 kubik itu. Reservoir Bunder dengan kapasitas 1000 kubik di Jalan Raya Duduksampeyan ini adalah kali pertama di kabupaten Gresik.
Dedy mengatakan, puluhan tahun untuk mandi, cuci dan kakus alias MCK warga mengandalkan air hujan. Hampir semua rumah di Kecamatan Duduksampeyan memiliki tando air di rumahnya. Ukuran tando air bervariasi. “Ada tandon air yang sebesar kamar tamu,” kata Camat Duduksampeyan itu.
Tandon air bagi warga di Kecamatan Duduksampeyan sangat vital. Sebab, pada saat musim kemarau tiba, air bagaikan emas. “Kalau tidak ada hujan atau musim kemarau mereka harus membeli air tangkian. Satu tangki itu harganya ada Rp 180 ribu, Rp 200 ribu per tangki per minggu. Sebulan 4 kali sudah kelihatan Rp 800 ribu untuk pembelian air,” ujar Dedy.
Karena itulah, warga sangat senang dan terharu ketika masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah bisa merealisasikan mimpi puluhan tahun warga menikmati air bersih.
“Luar biasa apalagi sambungan rumah gratis banyak warga yang terharu sampai meneteskan air mata. Luar biasa terima kasih,” ujar Dedy ditemui di sela Istighotsa dan Doa bersama dalam rangka Pelayanan Sistem Pengadaan Air Minum atau SPAM Reservoir Duduksampeyan pada Senin, 10 Februari 2025. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sebanyak 175 paket makan gizi gratis atau MBG dibagikan ke siswa Sekolah Dasar Negeri atau SDN 71 Gresik di Dusun Mando, Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Senin, 10 Februari 2025.
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang membagikan langsung ratusan paket MBG itu. Pembagian paket MBG yang diinisiasi oleh Polres Gresik ini berisi nasi putih, ayam bumbu kecap, gurami crispy, sambal goreng tempe, sayur capcay, dan buah jeruk. “Heeemmmm uenak seru,” seru salah satu siswa sambil melahap menu itu.
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan Polri, sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak sekolah. Selain itu, program ini juga mendukung inisiatif pemerintah dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa melalui asupan makanan bergizi.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang sehat dan bergizi. Ini adalah wujud kepedulian kami dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan generasi muda,” ujar alumnus Akpol 2006 itu.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan demi meningkatkan kesejahteraan serta kesehatan anak-anak di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik.
Dengan adanya program MBG ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar siswa serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi makanan bergizi dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Gresik.
Selain Kapolres Rovan dan Gus Yani, pembagian MBG ini dihadiri antara lain jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, Muspika Cerme, pengurus AKD, pengurus MWCNU Cerme, serta Paguyuban Pengusaha Cerme Barat.
Terpancar di wajah bocah-bocah belasan tahun itu semringah. Sebab, selain mendapatkan MBG, juga bisa foto bareng dengan orang nomor satu di Kota Santri -sebutah lain-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Giri 1 sebutan lain Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pembangunan Reservoir Bunder berada di Jalan Raya Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang di bangun oleh Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik tuntas.
Sejarah baru bagi warga Kota Ssntri -sebutan lain-Kabupaten Gresik yang akan memasuki usia 51 tahun pada 27 Februari 2025 nanti. Sebab, reservoir alias tandon raksasa yang memiliki kapasitas 1.000 kubik air adalah satu-satu yang ada di kecamatan. Tandon raksasa berwarna biru berjumlah dua unit, masing-masing memiliki kapasitas 500 kubik itu bisa mengairi ribuan rumah di kecamatan Duduksampeyan.
Mimpi warga Duduksampeyan yang selama puluhan tahun warga Kecamatan Duduksampeyan menikmati air bersih menjadi realita di masa kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ini. Selama puluhan tahun warga hanya mengandalkan air tadah hujan dan air tangki kegiatan mandi, cuci dan kakus atau MCK.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Wsshil Miftachul Rachman menggelar Istighotsa dan Doa Bersama bersama ratusan warga Desa Duduksampeyan pada Senin, 11 Februari 2025.
Istighotsah dan doa bersama dalam rangka Pelayanan Sistem Pengadaan Air Minum atau SPAM Reservoir Duduksampeyan sebagai wujud rasa syukur itu diawali santunan anak yatim kemudian dilanjutkan doa bersama secara lesehan.
CEK RESERVOIR : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Dirut Perumda Giri Tirta Kurnia Suryandi melakukan pemantauan proses pengisian reservoir Bunder di Jalan Raya Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik pada Senin, 10 Februari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pembangunan reservoir pertama di Kecamatan Duduksampeyan dilakukan secara multiyear mulai tahun 2023 sampai 2024. Sebanyak 2 unit reservoir masing-masing memiliki kapasitas 500 kubik atau 1.000 kubik
Tangki raksasa ini, kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani adalah karya anak bangsa. Produk dalam negeri. Anggaran untuk pembuatan satu reservoir seharga lebih kurang Rp 2 miliar. Jadi, kalau dua unit tandon raksasa ini anggarannya sekitar Rp 4 miliar.
Selain pembangunan reservoir ini, mulai 2023 hingga 9 Februari 2025, Pemerintah melakukan penambahan atau pemasangan sambungan rumah tangga sebanyak 6.169 SR. “Pemasangan 6.169 SR baru ini gratis,” kata magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya ini.
“Ini tentu nikmat rasa syukur yang luar biasa. Alhamdulillah,” kata Gus Yani. Ia berharap ketersedian air bersih yang telah nanti-nantikan warga Kecamatan Duduksampeyan selama puluhan tahun itu memiliki dampak positif meningkatnya ekonomi dan kesehatan warga.
Gus Yani menegaskan pembangunan reservoir tidak berrhenti di Kecamatan Duduksampeyan. Ia meninginkan pembangunan tandon raksasa ini bisa dilakukan di setiap kecamatan di Kabupaten Gresik pada pemerintahan selanjutnya. “Pembangunan reservoir akan kita prioritaskan di kecamatan yang kekurangan air bersih,” kata suami Nurul Haromaini Ali ini.
Ia menyebut tiga Kecamatan yang menjadi prioritas yaitu Kecamatan Balongpanggang, Menganti dan Benjeng. Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng ketika musim rendeng air berlimpah. Akan tetapi, pada musim kamarau warga kesulitan mendapatkan air bersih.
Sedangkan, di Kecamatan Menganti kearah Surabaya mulai Desa Hulaan, Setro sampai Laban tidak ada banyu saat kemarau. “Tidak ada kata terlambat. Alhamdulillah kita punya strategi yang sudah jelas. Kemampuan anggaran seharusnya cukup. Apalagi manfaatnya sangat jelas,” tegas Gus Yani.
DOOR STOP ; Bupati Gresil Fandi Akhmad Yani didampingi Wabup Gresik Aminatun Habibah (kiri) memberikan keterangan Pers usai Istighotsa dan Doa Bersama dalam angka Pelayanan Sistem Pengadaan Air Minum atau SPAM Reservoir Duduksampeyan pada Senin, 10 Februari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Manfaat ketersediaan air bersih bagi warga, antara lain, peningkatan ekonomi dan kesehatan. Dengan satu unit tandon 500 kubik dengan anggaran Rp 2 miliaran ribuan warga bisa menikmati air bersih. Ia mengilustrasikan bila satu rumah di huni 2 orang, manfaat air bersih bisa dinikmati 12 ribu jiwa. Bila satu rumah dihuni 4 orang (bapak, ibu dan dua anak) air bersih bisa dinikmati 24 ribu orang. “Manfaatnya 1 tandon bisa 6 ribu kk/rumah. 2 unit tandon manfaatnya bisa satu Kecamatan,” jelasnya.
“Stuanting pasti turun. Kecamatan Duduksampeyan mudah-mudahan lepas dari stunting,” katanya dan dijawab Amin YRA secara bersamaan. Gus Yani menyebut, sumber air bersih untuk warga kecamatan Duduksampeyan diambil dari dua sumber air yakni Umbulan, Pasuruan dan Driyorejo. “Sumber air jelas ada dari Umbulan dan Driyorejo, sama-sama bagus airnya. Kita bsa menurunkan angka stunting, kesehatan masyarakat Duduksampeyan tambah sehat. Nek Sehat, gampang delek rezeki. Amin Ya Robbal Alamin,” ujarnya.
Istighotsa dan doa bersama ini yang digelar sebagai wujud rasa syukur karena sang Khaliq telah memberikan nikmat yang luar biasa bagi warga Kecamatan Duduksampeyan ini juga dihadiri antara lain, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Gresik Ninik Asrukin, Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Kurnia Suryandi, Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartandi dan Asosiasi Kepala Desa alias AKD se-Kecamatan Duduksampeyan.
Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartandi mengatakan, puluhan tahun warga mengandalkan air hujan. “Kalau tidak ada hujan atau musim kemarau mereka harus membeli air tangkian. Satu tangki itu harganya ada Rp 180ribu, Rp 200.000 ribu per tangki per seminggu. Sebulan 4 kali sudah kelihatan Rp.800 ribu,” ujar Dedy.
“Air dipakai untuk ibadah sebagai, untuk mandi. Luar biasa apalagi sambungan rumah gratis banyak warga yang terharu sampai meneteskan air mata luar biasa terima kasih,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Coach Gresik United Djajang Nurdjaman tertunduk lesu. Target tiga poin gagal diraih saat menjamu Persekat Tegal di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Ahad, 9 Februari 2025.
Bermain dihadapan 2.029 suporter fanatik, Ultras Gresik, tim berjuluk Laskar Joko Samudro hanya bisa meraih 1 poin. Keunggulan 2-1 di babak pertama tidak bisa dipertahankan oleh Renan da Silva dkk sehingga bisa dibobol oleh Felipe De Figueiredo di menit ke-48. Pertandingan berakhir 2-2.
Kegagalan Renan Da Silva dkk meraih 3 poin ini membuat arsitek Gresik United Djajang Nurdjaman terlihat kecewa. Sementara itu, pelatih Persekat Tegal I Putu Gede memberikan apresiasi kepada para pemainnya meskipun hasil pertandingan tidak sesuai ekspektasi. Gagal membalas kekalahan saat laga sebelumnya di awal babak Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia.
Kompetisi kasta kedua Liga Indonesia yang berlangsung ketat ini mendapatkan penjagaan ketat dari aparat kepolisian Resor Gresik. Sebanyak 400 personel keamanan gabungan di kerahkan untuk menjaga keamanan selama 2 x 45 menit. Pertandingan berlangsung aman. Presiden klub Gresik United Fandi Akhmad Yani menyaksikan langsung laga pekan kelima ini.
Usai pertandingan Djanur berjalan tertunduk karena mendapat hasil mengecewakan. “Target kami menang.
Sangat menyesalkan, banyak peluang yang tercipta tapi hanya dua yang bisa di konversi menjadi gol,” ujar Djanur didampingi Muhammad Putra Pradananta
saat Konfrensi Pers usai pertandingan pada Ahad, 9 Februari 2025.
Djanur merasa kecewa hasil imbang 2-2 ini. Sebab, raihan satu poin menjadikan kans Gresik United berpotensi bakal semakin berat untuk bisa bertahan di liga kasta kedua di Indonesia. Babak play off degradasi menyisakan tiga pertandingan yakni dua kali tandang dan sekali kandang.
Laga pekan kelima ini, Gresik United baru mengantongi 8 poin dari dua kali menang, dua kali seri dan sekali kalah. Sedangkan, Persekat Tegal berada di puncak klasemen sementara di grup J dengan mengantongi 10 poin (3 kali menang, 1 kali seri dan 1 kali kalah).
“Sebagai pelatih saya tetap optimistis Gresik United bisa bertahan di Liga 2 Indonesia,” tegas Coach Djanur. Untuk bisa bertahan di Liga 2 Indonesia, ia meminta Renan Da Silva dkk untuk bekerja lebih ekstrakeras. “Kerja keras harus ditingkatkan lagi kalau ingin tetap (Liga 2 Indonesia,Red). Dan, saya minta kepada suporter dan warga Gresik,” katanya dengan nada suara lirih.
Sementara itu, pelatih Persekat Tegal I Putu Gede memberikan apresiasi kepada Taufiq dkk. Meski, hasil imbang 2-2, tidak sesuai ekspektasinya. Ia mengaku kedatangannya ke home base Gresik United untuk membalas kekalahan sebelumnya. Putu Gede sempat semringah setelah gol cepat Chrystna Bhagasraca di menit ke-16.
“Gol cepat, sempat membuyarkan skenario awal, segi psikis dan mental. Sehingga bermain bertahan. Padahal kita butuh poin menang bukan bertahan,” tegasnya. Bermain bertahan membuat Gresik United mengobok-obok pertanahan Persekat. Dua gol Gresik United diciptakan oleh Alif Jselani menit ke-24 dan Renan Da Silva di menit 45. Babak pertama skor 2-1.
Memasuki babak kedua, I Putu Gede mengubah strategi dan berhasil menyamakan kedudukan 2-2 lewat kaki Felipe De Figueiredo di menit ke-48. “Pertandingan sangat bagus.Hanya saja Gresik belum beruntung. Kami belajar dari kekalahan pertama di Tegal,” tegasnya. (yad)
Editor : Chusnul Cahyadi | Foto : Gresik United Official