Tim Kalamunyeng Sat Samapta Polres Gresik Ringkus 2 Orang Terduga Pelaku Curanmor 

GRESIK,1minute.id – Tim pengurai massa atau Raimas Kalamunyeng Sat Samapta Polres Gresik kembali mengamankan terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor pada Senin dini hari, 10 Maret 2025.

Dua orang terduga pelaku curanmor itu berinisial ZA, warga Desa Alang-alang, Kecamatan Labang, Bangkalan, serta T, warga Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Sampang. Mereka di tangkap di dua tempat berbeda, yakni, di Jalan Panglima Sudirman, Gresik dan simpang tiga Tanjung Perak, Surabaya. Selain iru, tim Kalamunyeng mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor, yaitu Honda NMAX dan Honda Vario.

Kini, dua orang terduga komplotan curanmor itu menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Gresik. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu membenarkan kejadian tersebut dan Polisi masih terus mengembangkan kasus ini dan memburu pelaku lain yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

“Masyarakat pun diimbau untuk selalu waspada dan segera melaporkan ke kantor Polisi terdekat atau melalui Hotline Lapor Kapolres jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka,” ujar Kapolres AKBP Rovan.

Penangkapan dua orang terduga pelaku curanmor jaringan antarkota itu berkat kejelian anggota tim Kalamunyeng Sat Samapta Polres Gresik pada Senin dini hari, tim mobile ini melihat ada empat pemuda mencurigakan berada depan sebuah rumah di Jalan Panglima Sudirman, Gresik.

Melihat ada polisi, empat pemuda semburat. Akan tetapi, satu dari 4 pemuda berhasil diamankan. Dalam interogasi awal,  Ia mengaku baru beraksi di rumah warga di Jalan Panglima Sudirman, Gresik  itu. Tim kembali ke rumah yang dicurigai menjadi sasaran pencurian. Setelah mengetuk pintu dan berbicara dengan pemilik rumah, membenarkan satu unit kendaraan telah hilang dari garasi.

Tim Raimas Kalamunyeng terus melakukan perburuan hingga ke wilayah Tanjung Perak, Surabaya. Hasilnya, satu tersangka lainnya berhasil ditangkap di simpang tiga Tanjung Perak, Surabaya. 

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-qarni Aziz menjelaskan akan melakukan penyidikan dan pengajaran pelaku lain “Mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya mencapai tujuh tahun penjara,” tegas Kasat AKP Abid Uais Al-qarni Aziz. (yad)

Tim Kalamunyeng Sat Samapta Polres Gresik Ringkus 2 Orang Terduga Pelaku Curanmor  Selengkapnya

Jelang Mudik Lebaran, Satlantas Polres Gresik Survei Jalur Blackspot, Troublespot Jalan Duduksampeyan, Ini Temuannya

GRESIK,1minute.id – Arus mudik Idul Fitri biasanya mulai terasa pada H-7. Akan tetapi, Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik melakukan survei antisipasi jalur blackspot dan troublespot di Jalan Raya Duduksampean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 6 Maret 2025.

Survei dilakukan bersama Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik, Jasa Raharja, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional atau BBPJN Jatim-Bali, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Gresik, dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Sunan Ampel atau UNESA Surabaya.

Kegiatan ini dihadiri antara lain Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna ini bertujuan memastikan kelancaran serta keselamatan arus mudik di jalur nasional Duduksampean, dengan mengidentifikasi titik-titik rawan kecelakaan serta mencari solusi terhadap hambatan yang ada.

Dari hasil survei, ditemukan beberapa titik yang memerlukan perhatian khusus, di antaranya Tikungan Jalan Raya Desa Ambeng-ambeng, merupakan jalur blackspot yang membutuhkan pemasangan speed trap serta penambahan rambu-rambu lalu lintas. 

Kemudian Jembatan Mandepo, ditemukan kondisi aspal bergelombang serta gundukan yang berpotensi membahayakan pengendara. Dibutuhkan perataan aspal untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.Terakhir, Jembatan Pandanan, ditemukan lubang besar hingga rangka besi terlihat, yang sangat membahayakan pengendara.

Sebagai langkah awal, Satlantas Polres Gresik telah memberikan tanda cat putih pada aspal yang rusak guna meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan. Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait juga dilakukan agar perbaikan segera dilakukan sebelum puncak arus mudik.Kapolres Gresik

 AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda Putera Buna, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi agar jalur mudik di wilayah Gresik dapat aman, nyaman, serta bebas hambatan.

“Kami berharap masyarakat tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Jika menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada pihak terkait agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya. Dengan adanya survei ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 di wilayah Gresik, khususnya di Jalan Raya Duduksampean, dapat berjalan lancar. (yad)

Jelang Mudik Lebaran, Satlantas Polres Gresik Survei Jalur Blackspot, Troublespot Jalan Duduksampeyan, Ini Temuannya Selengkapnya

2 SPBU di Sidak Polres Gresik dan UPT Metrologi, Ini Hasilnya

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik bersama UPT Metrologi Kabupaten Gresik menggelar inspeksi mendadak atau sidak di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Gresik pada Rabu, 5 Maret 2025.

Dua SPBU yang menjadi sasaran sidak adalah SPBU Pertamina 54.611.01 K3PG di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo dan SPBU Pertamina 54.611.04 di Jl. Veteran, Kabupaten Gresik. Sidak ini dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu didampingi Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, serta jajaran Satreskrim Polres Gresik. 

Dari pihak UPT Metrologi Legal Kabupaten Gresik hadir Plt. Kepala UPT Trisno Yadi Setyawan, dan Penera Ahli Pertama Sekar Bias Tri Cahyani. Dalam sidak ini, petugas melakukan pengujian kualitas dan volume BBM menggunakan alat pengukur density dan berat jenis. Hasilnya, Pertalite dan Pertamax yang diuji di kedua SPBU tersebut masih memenuhi standar yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan.

Penera Ahli UPT Metrologi, Sekar Bias Tri Cahyani, menyebutkan bahwa hasil pengukuran di SPBU K3PG dan SPBU Sentolang Veteran berada dalam batas toleransi yang ditetapkan oleh Permendag, yakni ±0,5% dari 20 liter (±100 ml). Selain itu, pengecekan fisik menunjukkan bahwa warna Pertamax (biru) dan Pertalite (hijau) sesuai dengan Research Octane Number atau RON masing-masing.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa sidak ini dilakukan sebagai upaya memastikan SPBU di wilayah Gresik mematuhi regulasi yang ada sehingga tidak ada konsumen yang dirugikan.

“Polres Gresik bersama UPT Metrologi melakukan sidak secara acak di beberapa titik. Hasil yang kami dapatkan, Alhamdulillah, sesuai dengan ketentuan Permendag. Kami mengimbau seluruh SPBU di Kabupaten Gresik untuk tetap menaati aturan pemerintah agar masyarakat mendapatkan BBM dengan kualitas yang sesuai,” ujarnya. Hasil inspeksi ini, ia berharap masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitas BBM yang beredar di Kabupaten Gresik. (yad)

2 SPBU di Sidak Polres Gresik dan UPT Metrologi, Ini Hasilnya Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Peduli, Melanggar Jam Operasi Ditilang, Sopir dapat Takjil

GRESIK,1minute.id – Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik menggelar penertiban kendaraan angkutan barang yang melanggar aturan jam operasional di Tempat Khusus Parkir Ngawen, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 4 Maret 2025. 

Kegiatan ini dilakukan untuk menegakkan Surat Edaran Kepala Dishub Kabupaten Gresik yang mengatur pembatasan waktu operasional kendaraan berat guna mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas.

Dalam operasi ini, kendaraan yang melanggar diarahkan ke kantong parkir Ngawen dan dikenakan tindakan berupa tilang serta teguran. Selain itu, petugas juga memberikan bimbingan dan penyuluhan (binluh) kepada para sopir mengenai pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Menariknya, di tengah kegiatan penertiban, petugas menunjukkan sisi humanis dengan membagikan takjil kepada para sopir truk yang tengah menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan Ramadan, memberikan sedikit kebahagiaan bagi mereka yang harus tetap bekerja di jalan raya.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, tetapi juga mempererat hubungan antara petugas dan masyarakat,” ujar Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna.

Lebih lanjut, operasi ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali, Ipda Arif Harianto, dengan dukungan dari anggota Kamsel, Tim Khusus Satlantas Polres Gresik, serta petugas Dishub Gresik. Dalam penertiban tersebut, sebanyak 11 kendaraan dikenakan sanksi tilang akibat pelanggaran yang dilakukan. Sepanjang kegiatan, situasi tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali. 

“Diharapkan dengan adanya penertiban ini, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas semakin meningkat, serta semangat berbagi dan kepedulian di bulan Ramadan dapat terus terjaga,” tutupnya. (yad)

Satlantas Polres Gresik Peduli, Melanggar Jam Operasi Ditilang, Sopir dapat Takjil Selengkapnya

Polres Gresik Gelontorkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir Kali Lamong di Desa Boboh, Menganti

GRESIK,1minute.id – Bantuan kepada warga terdampak banjir Kali Lamong mengalir. Antara lain, bantuan dari Polres Gresik. Korb baju coklat itu menggelontorkan bantuan untuk warga Desa Boboh, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Senin, 3 Maret 2025. Adapun bantuan yang diberikan antara lain, telur, beras, minyak goreng, dan mi instan.

Bantuan tersebut disalurkan di Balai Desa Boboh yang difungsikan sebagai Posko Banjir untuk Kecamatan Menganti. Rombongan Polres Gresik yang dipimpin Kabag Ops Polres Gresik Kompol Yusis Budi Kuswanto, tiba di lokasi untuk meninjau langsung kondisi banjir serta menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kepala Desa Boboh Abd. Majid.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kabag Ops Polres Gresik Kompol Yusis Budi Kuswanto menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Gresik untuk meringankan beban warga. Pihaknya juga berkoordinasi dengan berbagai unsur, seperti Kapolsek Menganti, Babinkamtibmas, Babinsa, relawan, serta perangkat desa, agar penyaluran bantuan dapat berjalan lancar. “Diharapkan bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan dasar warga hingga kondisi kembali normal,” ujar Kompol Yusis Budi Kuswanto.

Sementara itu, Kepala Desa Boboh Abd. Majid, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian Polres Gresik. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi warganya yang tengah menghadapi kesulitan akibat banjir. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan pak Kapolres, Ini sangat bermanfaat bagi warga kami yang terdampak banjir,” ujarnya.

Langkah cepat yang dilakukan Polres Gresik ini menjadi bukti nyata hadirnya kepolisian di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam memberikan dukungan bagi warga yang terdampak bencana.

Sehari sebelumnya, Pemkab Gresik juga telah mendirikan dapur umum di Desa Kedungrukem, Kecamatan Banjeng. Dapur umum menyediakan makanan siap saji bagi warga yang sedang sahur dan berbuka puasa. Pendirian dapur umum dipimpin langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif pada Minggu malam, 2 Maret 2025. (yad)

Polres Gresik Gelontorkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir Kali Lamong di Desa Boboh, Menganti Selengkapnya

Diduga akan Perang Sarung, 6 Remaja Diamakan Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik

GRESIK,1minute.id – Unit Pengurai Massa atau Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik menggelar patroli perintis presisi pada Minggu, 2 Maret 2025. Patoli menciptakan situasi yang kondusif selama bulan suci Ramadan 1446 H bakal semakin intensif.

Patroli ini menyasar titik-titik rawan guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas. Pada Minggu dini hari, Raimas Kalam Munyeng menyambangi kawasan under pass atau terowongan yang menghubungkan Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru dengan Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas. 

Di lokasi tersebut, petugas berdialog dengan warga yang masih berkumpul pada larut malam. Selain memberikan imbauan agar segera kembali ke rumah, petugas juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap tindak kejahatan seperti pencurian, perampokan, dan aksi geng motor menjelang waktu sahur.

Selanjutnya tim patroli bergerak ke sepanjang Jalan Kawasan Industri Gresik atau KIG. Kawasan Jalan Siti Fatimah binti Maemun, ini, petugas mengamankan enam remaja yang diduga hendak melakukan tawuran. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan sejumlah barang bukti berupa cambuk (pecut), petasan, serta sarung yang dimodifikasi yang ujungnya dikasih pemberat. Para remaja tersebut langsung diamankan untuk diberikan pembinaan lebih lanjut.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas segala bentuk aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat selama Ramadan. Mulai dari bermain petasan, menggunakan sound system dengan volume berlebihan atau sound horeg, hingga aksi tawuran dan perang sarung. 

Polres Gresik berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. “Kami berharap peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang meresahkan. Jika masyarakat menemukan atau mengetahui adanya tindak kejahatan atau gangguan kamtibmas, segera laporkan ke pihak Kepolisian atau melalui hotline Lapor Kapolres,” ujar AKBP Rovan Richard Mahenu.

Sebagai bentuk pembinaan, enam remaja yang diamankan mendapatkan hukuman sosial dengan membersihkan masjid. Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Patroli Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik akan terus digiatkan selama bulan Ramadhan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (yad)

Diduga akan Perang Sarung, 6 Remaja Diamakan Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik Selengkapnya

Satgas Pangan Polres Gresik dan Diskoperindag Gresik Sidak Pasar, Stok Kebutuhan Pokok Aman selama Ramadan

GRESIK,1minute.id – Puasa Ramadan memasuki hari pertama pada Sabtu, 1 Maret 2025. Bagaimana harga bahan pokok di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Merujuk data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok atau Siskaperbapo Jawa Timur di Pasar Baru Gresik dan Pasar Kota Gresik, harga belum terupdate hingga pukul 15.33 WIB.

Harga kebututuhan masih sama dengan sehari sebelumnya, Jumat, 28 Februari 2025. Antara lain, beras premium seharga Rp 14.000/kg ; gula kristal Rp 17.000/kg ; migor kemasan sederhana Rp 20.000/liter ; Daging Sapi paha belakang Rp 105 ribu/kg ; dan Telur ayam Ras Rp 30 ribu/kg.

Bila dibandingkan, hasil inspeksi mendadak atau sidak yang dilakukan oleh Satgas Pangan Polres Gresik bersama Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan atau Diskoperindag Gresik di Pasar Baru Gresik dan Swalayan Sarikat Jaya pada Jumat, 28 Februari 2025 harga masih stabil. Fluktuatif. Ada harga yang naik, juga ada harga yang turun. 

Sidak ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok serta mengontrol harga agar tetap stabil menjelang meningkatnya permintaan selama Ramadan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Perdagangan Diskoperindag Gresik Yoedi Setiyono serta jajaran Polres Gresik, termasuk Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, dan beberapa personel dari Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Gresik.

Sidak pertama dilakukan di Pasar Baru Gresik Jalan Gubernur Suryo, Gresik. Dari hasil pengecekan, stok kebutuhan pokok dinyatakan masih mencukupi. Beberapa komoditas, seperti cabai dan bawang, mengalami penurunan harga.

Sidak kemudian berlanjut ke Swalayan Sarikat Jaya. Meskipun stok bahan pokok masih aman, ditemukan kenaikan harga pada beberapa komoditas, terutama beras, meskipun masih dalam batas yang dapat dijangkau masyarakat.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa sidak ini dilakukan untuk memantau stok dan fluktuasi harga bahan pokok menjelang Ramadhan. Dari hasil sidak, ditemukan adanya kenaikan dan penurunan harga pada beberapa bahan pokok, tetapi secara umum masih dalam kategori wajar.

“Jika masyarakat menemukan harga yang tidak sesuai atau terjadi lonjakan harga yang tidak wajar, mereka bisa melaporkan ke Satgas Pangan atau melalui hotline Lapor Kapolres,” ujar AKBP Rovan. Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, yang juga bertugas sebagai Kasatgas Sidik, menyampaikan bahwa stok kebutuhan pokok di Kabupaten Gresik masih dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Dengan adanya sidak ini, diharapkan kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok dapat tetap terjaga, sehingga masyarakat Gresik bisa menjalani ibadah puasa dengan tenang dan nyaman. (yad)

Satgas Pangan Polres Gresik dan Diskoperindag Gresik Sidak Pasar, Stok Kebutuhan Pokok Aman selama Ramadan Selengkapnya

Marhaban Yaa Ramadan, Polres Gresik Semakin Intensif Gelar Ops Penyakit Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Aparat kepolisian Resor Gresik bakal semakin intensif melakukan operasi penyakit masyarakat ketika bulan Suci Ramadan 2025 tiba. Marhaban Yaa Ramadan. Kode sandinya, Patroli Operasi Pekat Semeru 2025 dan telah dimulai Kamis malam, 27 Februari 2025.

Operasi ini bertujuan untuk memberantas penyakit masyarakat atau pekat seperti peredaran minuman keras, perjudian, dan potensi tindak kriminal lainnya demi menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan suci Ramadan.

Hari pertama Ops Pekat Semeru 2025 dipimpin oleh Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhita Kuncoro Putro. Hadir dalam apel tersebut sejumlah pejabat utama, termasuk Kabag Ops Kompol Yusis Budi Krismanto, Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi, Kasat Lantas AKP Rizki Julianda Putera Buna, Kasat Reskrim AKP Abid Uais Al-qarni Aziz, dan Kasat Intelkam Iptu Bagas Indra Wicaksono. Selain itu, apel juga diikuti oleh personel gabungan yang akan bertugas dalam operasi tersebut.

Dalam apel itu, Waka Polres Kompol Danu menekankan pentingnya pelaksanaan tugas sesuai standar operasional prosedur atau SOP serta memastikan kelengkapan administrasi dalam setiap tindakan. Ia juga menginstruksikan pembagian tim secara efektif guna meningkatkan efisiensi patroli serta mengutamakan keselamatan personel.

Usai apel, patroli langsung digelar dengan menyasar beberapa titik rawan, termasuk warung remang-remang di Desa Karangkiring, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan 21 botol minuman keras yang kemudian disita sebagai barang bukti. Pemiliknya dikenakan tindak pidana ringan (tipiring) sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kompol Danu Anindhita menegaskan bahwa Operasi Pekat Semeru ini akan terus dilakukan untuk menciptakan suasana kondusif selama bulan Suci Ramadan.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan aman. Oleh karena itu, patroli akan terus dilakukan guna mencegah gangguan kamtibmas. Jika masyarakat mengetahui adanya pelanggaran hukum, kami mengimbau untuk segera melaporkan ke kantor kepolisian terdekat atau melalui hotline Lapor Kapolres,” ujar Wakapolres.

Polres Gresik berkomitmen untuk terus menggelar operasi serupa secara berkala guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya, terutama selama momentum Ramadan yang diharapkan berjalan dengan penuh ketenangan dan khusyuk. (yad)

Marhaban Yaa Ramadan, Polres Gresik Semakin Intensif Gelar Ops Penyakit Masyarakat Selengkapnya

Dapat Baju Polisi dari Istri Kapolri, Tangis Bahagia Muhammad Novian Dwi Kurnia pun Pecah

GRESIK,1minute.id – Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari Ny. Juliati Sapta Dewi Magdalena mengunjungi SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik pada Rabu, 26 Februari 2025. Kunjungan istri Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di sekolah berada di Jalan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu bertujuan untuk meninjau fasilitas sekolah serta memberikan dukungan terhadap pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Rombongan disambut hangat oleh jajaran Polres Gresik, pengurus Bhayangkari, serta para guru dan siswa-siswi SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik. Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, beserta jajaran turut hadir dalam penyambutan, mendampingi Ny. Juliati Sigit Prabowo dan pengurus Bhayangkari dalam rangkaian agenda kunjungan.

Dalam kunjungannya, Ny. Juliati Sigit Prabowo beserta rombongan meninjau berbagai fasilitas sekolah, termasuk ruang melukis dan membatik, ruang sablon, serta ruang keterampilan. 

Beliau juga menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan para siswa, memberikan motivasi, serta melihat hasil karya mereka. Kehangatan dan semangat dari siswa-siswi SLB terlihat jelas saat mereka menampilkan berbagai keterampilan yang telah dipelajari.

Salah satu momen berkesan dalam kunjungan ini adalah program Makan Bergizi Gratis atau MBG, di mana para siswa mendapatkan makanan sehat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan mereka. Selain itu, Ny. Juliati Sigit Prabowo juga menyerahkan cendera mata berupa kaos polisi kepada para siswa sebagai bentuk apresiasi dan dukungan.

Kegiatan diakhiri dengan kunjungan ke Oemah Singgah SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, di mana Ny. Juliati Sigit Prabowo meninjau jajanan khas Gresik dan berbincang dengan para pengajar. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini dan menegaskan dukungan penuh terhadap program pendidikan inklusif yang dijalankan oleh SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari terhadap pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus. Diharapkan kunjungan ini dapat semakin memotivasi para siswa dalam belajar dan berkarya,” ujar AKBP Rovan.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Kunjungan ini tidak hanya memberikan dorongan semangat bagi siswa-siswi SLB, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian Yayasan Kemala Bhayangkari dalam mendukung pendidikan inklusif di Indonesia.

Kunjungan Ny. Juliati Sigit Prabowo ke SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik memberikan kesan yang mendalam bagi para siswa dan guru. Wabil khusus bagi, Muhammad Novian Dwi Kurnia. Siswa tunagrahita kelas XI ini berrahun-tahun memimpikan bisa memiliki baju polisi. Mimpi Muhammad Novian Dwi Kurnia akhirnya menjadi kenyataan setelah Ny Juliati Sigit Prabowo memberikan hadiah istimewa itu. 

Ia langsung memeluk Ny. Juliati Sigit Prabowo sambil berulang kali mengucapkan terima kasih. “Terima kasih, Ibu. Ibu baik,” ucap Novian dengan suara bergetar, membuat suasana semakin emosional. Mata istri Kapolri Jenderal Listyo Sigit itu berkaca-kaca, terharu karena seakan ikut merasakan kebahagian yang dirasakan oleh Muhammad Novian Dwi Kurnia. (yad)

Dapat Baju Polisi dari Istri Kapolri, Tangis Bahagia Muhammad Novian Dwi Kurnia pun Pecah Selengkapnya

Satreskrim Polres Gresik Tangkap Pelaku Kuras Isi ATM Pegawai BUMN di Gresik

GRESIK,1minute.id – Penasaran wajah terduga pelaku yang berkeliaran di mesin anjungan tunai mandiri atau ATM di Kabupaten Gresik. Ini lah dua terduga pelaku yang diringkus Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Polres Gresik pada Senin malam, 17 Februari 2025.

Dua tersangka itu berinisial Y, 37 ; dan FP, 20, mahasiswa. Mereka berasal dari Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan. Diduga bapak dan anak. Mereka disergap anak buah AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, Kasatreskrim Polres Gresik setelah menguras isi ATM milik korban Eko Mulyanto, 53. Uang karyawan perusahaan pelat merah asal Banyuwangi yang tersimpan di ATM BRI digasak sebesar Rp 15,4 juta.

Ceritanya begini. Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz memaparkan kronologi kejadian serta proses penangkapan para pelaku pada Senin, 17 Februari 2025.

Kasus ini bermula pada Minggu, 26 Januari 2025, sekitar pukul 06.20 WIB, di mesin ATM BRI yang berlokasi di Jl. Veteran, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Korban, Eko Mulyanto, 53, seorang karyawan BUMN asal Banyuwangi, mengalami kehilangan uang hingga Rp 15,4 juta akibat aksi kejahatan ini.

Para pelaku menggunakan alat khusus berupa potongan gergaji besi dan plastik yang disisipkan ke dalam slot kartu ATM. Hal ini menyebabkan kartu ATM korban tersangkut dan tidak bisa dikeluarkan. Saat korban kebingungan dan keluar dari bilik ATM untuk mencari bantuan, salah satu pelaku berpura-pura menawarkan pertolongan. 

Dalam kesempatan tersebut, korban diminta memasukkan PIN kembali, yang tanpa disadari telah dicuri oleh pelaku. Setelah korban pergi untuk menghubungi call center BRI, para pelaku langsung mengambil kartu ATM yang tersangkut dan melakukan transaksi penarikan tunai secara bertahap, hingga mencapai Rp 15,4 juta.

Berdasarkan laporan korban yang disampaikan oleh anaknya, Pigo Prawira Hayyutama, pada 14 Februari 2025, tim Resmob Polres Gresik langsung melakukan penyelidikan. Melalui rekaman CCTV dan profilisasi kendaraan, polisi berhasil melacak keberadaan para pelaku.

Pada Kamis, 13 Februari 2025, pukul 01.00 WIB, dua tersangka diamankan berinsial Y, 37, petani dan FP, 20, mahasiswa. Keduanya asal Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Perumahan Tanjakan Indah, Sepatan, Kota Tangerang, Banten.

Selain itu, polisi juga masih memburu dua rekan tersangka lainnya yang diduga turut serta dalam aksi kejahatan ini. Barang Bukti yang diamankan di antaranya, sebuah linggis, sebuah obeng, satu unit potongan gergaji besi, 1 lem power, 1 jaket biru dan 1 baju hijau.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun dan/atau denda hingga Rp 900.000.

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melakukan transaksi di ATM dan tidak mudah percaya dengan orang yang menawarkan bantuan. Ia juga menegaskan bahwa jika menemukan tindak kejahatan, masyarakat dapat segera melaporkannya ke pihak kepolisian atau melalui hotline “Lapor Kapolres” untuk tindakan cepat. (yad)

Satreskrim Polres Gresik Tangkap Pelaku Kuras Isi ATM Pegawai BUMN di Gresik Selengkapnya