Dapat Baju Polisi dari Istri Kapolri, Tangis Bahagia Muhammad Novian Dwi Kurnia pun Pecah

GRESIK,1minute.id – Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari Ny. Juliati Sapta Dewi Magdalena mengunjungi SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik pada Rabu, 26 Februari 2025. Kunjungan istri Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di sekolah berada di Jalan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu bertujuan untuk meninjau fasilitas sekolah serta memberikan dukungan terhadap pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Rombongan disambut hangat oleh jajaran Polres Gresik, pengurus Bhayangkari, serta para guru dan siswa-siswi SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik. Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, beserta jajaran turut hadir dalam penyambutan, mendampingi Ny. Juliati Sigit Prabowo dan pengurus Bhayangkari dalam rangkaian agenda kunjungan.

Dalam kunjungannya, Ny. Juliati Sigit Prabowo beserta rombongan meninjau berbagai fasilitas sekolah, termasuk ruang melukis dan membatik, ruang sablon, serta ruang keterampilan. 

Beliau juga menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan para siswa, memberikan motivasi, serta melihat hasil karya mereka. Kehangatan dan semangat dari siswa-siswi SLB terlihat jelas saat mereka menampilkan berbagai keterampilan yang telah dipelajari.

Salah satu momen berkesan dalam kunjungan ini adalah program Makan Bergizi Gratis atau MBG, di mana para siswa mendapatkan makanan sehat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan mereka. Selain itu, Ny. Juliati Sigit Prabowo juga menyerahkan cendera mata berupa kaos polisi kepada para siswa sebagai bentuk apresiasi dan dukungan.

Kegiatan diakhiri dengan kunjungan ke Oemah Singgah SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, di mana Ny. Juliati Sigit Prabowo meninjau jajanan khas Gresik dan berbincang dengan para pengajar. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini dan menegaskan dukungan penuh terhadap program pendidikan inklusif yang dijalankan oleh SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari terhadap pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus. Diharapkan kunjungan ini dapat semakin memotivasi para siswa dalam belajar dan berkarya,” ujar AKBP Rovan.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Kunjungan ini tidak hanya memberikan dorongan semangat bagi siswa-siswi SLB, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian Yayasan Kemala Bhayangkari dalam mendukung pendidikan inklusif di Indonesia.

Kunjungan Ny. Juliati Sigit Prabowo ke SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik memberikan kesan yang mendalam bagi para siswa dan guru. Wabil khusus bagi, Muhammad Novian Dwi Kurnia. Siswa tunagrahita kelas XI ini berrahun-tahun memimpikan bisa memiliki baju polisi. Mimpi Muhammad Novian Dwi Kurnia akhirnya menjadi kenyataan setelah Ny Juliati Sigit Prabowo memberikan hadiah istimewa itu. 

Ia langsung memeluk Ny. Juliati Sigit Prabowo sambil berulang kali mengucapkan terima kasih. “Terima kasih, Ibu. Ibu baik,” ucap Novian dengan suara bergetar, membuat suasana semakin emosional. Mata istri Kapolri Jenderal Listyo Sigit itu berkaca-kaca, terharu karena seakan ikut merasakan kebahagian yang dirasakan oleh Muhammad Novian Dwi Kurnia. (yad)

Dapat Baju Polisi dari Istri Kapolri, Tangis Bahagia Muhammad Novian Dwi Kurnia pun Pecah Selengkapnya

Satreskrim Polres Gresik Tangkap Pelaku Kuras Isi ATM Pegawai BUMN di Gresik

GRESIK,1minute.id – Penasaran wajah terduga pelaku yang berkeliaran di mesin anjungan tunai mandiri atau ATM di Kabupaten Gresik. Ini lah dua terduga pelaku yang diringkus Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Polres Gresik pada Senin malam, 17 Februari 2025.

Dua tersangka itu berinisial Y, 37 ; dan FP, 20, mahasiswa. Mereka berasal dari Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan. Diduga bapak dan anak. Mereka disergap anak buah AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, Kasatreskrim Polres Gresik setelah menguras isi ATM milik korban Eko Mulyanto, 53. Uang karyawan perusahaan pelat merah asal Banyuwangi yang tersimpan di ATM BRI digasak sebesar Rp 15,4 juta.

Ceritanya begini. Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz memaparkan kronologi kejadian serta proses penangkapan para pelaku pada Senin, 17 Februari 2025.

Kasus ini bermula pada Minggu, 26 Januari 2025, sekitar pukul 06.20 WIB, di mesin ATM BRI yang berlokasi di Jl. Veteran, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Korban, Eko Mulyanto, 53, seorang karyawan BUMN asal Banyuwangi, mengalami kehilangan uang hingga Rp 15,4 juta akibat aksi kejahatan ini.

Para pelaku menggunakan alat khusus berupa potongan gergaji besi dan plastik yang disisipkan ke dalam slot kartu ATM. Hal ini menyebabkan kartu ATM korban tersangkut dan tidak bisa dikeluarkan. Saat korban kebingungan dan keluar dari bilik ATM untuk mencari bantuan, salah satu pelaku berpura-pura menawarkan pertolongan. 

Dalam kesempatan tersebut, korban diminta memasukkan PIN kembali, yang tanpa disadari telah dicuri oleh pelaku. Setelah korban pergi untuk menghubungi call center BRI, para pelaku langsung mengambil kartu ATM yang tersangkut dan melakukan transaksi penarikan tunai secara bertahap, hingga mencapai Rp 15,4 juta.

Berdasarkan laporan korban yang disampaikan oleh anaknya, Pigo Prawira Hayyutama, pada 14 Februari 2025, tim Resmob Polres Gresik langsung melakukan penyelidikan. Melalui rekaman CCTV dan profilisasi kendaraan, polisi berhasil melacak keberadaan para pelaku.

Pada Kamis, 13 Februari 2025, pukul 01.00 WIB, dua tersangka diamankan berinsial Y, 37, petani dan FP, 20, mahasiswa. Keduanya asal Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Perumahan Tanjakan Indah, Sepatan, Kota Tangerang, Banten.

Selain itu, polisi juga masih memburu dua rekan tersangka lainnya yang diduga turut serta dalam aksi kejahatan ini. Barang Bukti yang diamankan di antaranya, sebuah linggis, sebuah obeng, satu unit potongan gergaji besi, 1 lem power, 1 jaket biru dan 1 baju hijau.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun dan/atau denda hingga Rp 900.000.

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melakukan transaksi di ATM dan tidak mudah percaya dengan orang yang menawarkan bantuan. Ia juga menegaskan bahwa jika menemukan tindak kejahatan, masyarakat dapat segera melaporkannya ke pihak kepolisian atau melalui hotline “Lapor Kapolres” untuk tindakan cepat. (yad)

Satreskrim Polres Gresik Tangkap Pelaku Kuras Isi ATM Pegawai BUMN di Gresik Selengkapnya

Hujan-hujanan, Bocah 12 Tahun Hanyut di Selokan Perumahan di Driyorejo, Ditemukan Meninggal Dunia

GRESIK,1minute.id – “Pak! Ada arek yang masuk kesini. Bukan anak dari Alana,”  kata seorang lelaki dalam potongan video berdurasi 0,25 detik. Di video itu arus air di selokan di Kompleks Perumahan Alana Hills, Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur sangat deras.

Air selokan yang sangat deras itu karena hujan baru redah pada Senin, 17 Feberuari 2025. Hujan deras disertai angin terjadi di sebagian wilayah di kabupaten Gresik. Selain di Kecamatan Gresik, juga hujan terjadi di Kecamatan Driyorejo.

Saat hujan turun, tiga bocah usia belasan tahun sedang hujan-hujanan. Selokan di kompleks perumahan Alana Hill tertutup air hujan. Bocah berinisial ACD, 12 tahun terpeleset masuk selokan yang lebarnya sekitar 60 centimeter dan kedalaman lebih kurang 1 meter. Tubuh mungil bocah kelas V salah satu sekolah dasar itu pun hanyut. 

Mengetahui ACD hanyut, dua rekannya kemudian melaporkan ke sekuriti perumahan. Sehingga, muncul video berdurasi 0,25 detik tersebut. “Pak! Ada arek yang masuk kesini. Bukan anak dari Alana. Tapi ini sulit dibongkar,” ujar seorang lelaki dalam video tersebut.

Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram, kejadian korban hanyut di saluran air atau selokan terjadi pukul 13.30 WIB. “Saat itu, korban ACD bermain di dekat gorong-gorong kemudian terpeleset sehingga langsung masuk ke dalam selokan,” ujar Kompol Musihram pada wartawan, Senin, 17 Februari 2025.

Korban, katanya, sempat dibawa ke klinik selanjutnya dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. “Korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar perwira satu melati di pundak itu.

Atas peristiwa ini, pihak kepolisian mengimbau anak-anak untuk bermain di tempat yang aman. Juga mengingatkan orang tua agar lebih mengawasi aktivitas buah hati terutama anak kecil atau balita. Apalagi saat hujan. (yad)

Hujan-hujanan, Bocah 12 Tahun Hanyut di Selokan Perumahan di Driyorejo, Ditemukan Meninggal Dunia Selengkapnya

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Gresik Sidak Bapokting, AKBP Rovan : Bahan Pokok Penting Aman

GRESIK,1minute.id – Satuan Tugas atau Satgas Pangan Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak atau sidaknke Pasar Baru Gresik dan Superindo Gresik pada Kamis, 13 Februari 2025. Sidak dalam rangka menjaga ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok penting atau Bapokting menjelang Bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri 1446 H.

Sidak ini dipimpin Kanit IV Pidek Satreskrim Polres Gresik Ipda Lutfi Hadi Nugroho, bersama perwakilan dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan atau Diskoperindag Gresik Zaini.

Berdasarkan hasil pengecekan, stok bahan pokok di Pasar Baru Gresik dan Superindo Gresik dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Maret 2025. Berikut beberapa temuan terkait stok dan harga bahan pokok:

* Beras Medium: 2 ton (Rp 12.800 – Rp 13.000/kg)

* Beras Premium: 3 ton (Rp 14.000 – Rp 17.000/kg)

* Minyak Goreng (Minyak Kita): 100 liter (Rp 17.000/liter)

* Gula Pasir: 1,5 ton (Rp 17.000/kg)

* Bawang Merah: 1,3 ton (Rp 25.000/kg)

* Bawang Putih: 1,2 ton (Rp 40.000/kg)

* Cabai Besar: 5 kwintal (Rp 50.000/kg)

* Cabai Keriting: 50 kg (Rp 50.000/kg)

* Cabai Rawit: 5 kwintal (Rp 50.000/kg)

* Daging Ayam: 3 ton (Rp 33.000 – Rp 35.000/kg)

* Telur Ayam: 4 kwintal (Rp 26.900 – Rp 28.000/kg)

* Daging Sapi: 3,5 ton (Rp 105.000 – Rp 132.000/kg)

Salah satu temuan penting dari sidak ini adalah penurunan harga beberapa komoditas, seperti:

* Cabai Rawit dari Rp 70.000/kg menjadi Rp 50.000/kg

* Cabai Merah Besar dari Rp 80.000/kg menjadi Rp 50.000/kg

* Bawang Merah, dari Rp 45.000/kg menjadi Rp 25.000/kg

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menyatakan bahwa hingga saat ini stok bahan pokok di wilayah Gresik masih aman, dan harga relatif stabil.

“Kami terus memantau perkembangan harga serta ketersediaan barang, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengecekan berkala guna mencegah potensi praktik penimbunan atau spekulasi harga oleh pihak tertentu yang dapat merugikan masyarakat.

“Dengan adanya sidak ini, diharapkan harga bahan pokok tetap terkendali dan pasokan tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga atau kelangkaan bahan pokok,” imbuhnya. (yad)

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Gresik Sidak Bapokting, AKBP Rovan : Bahan Pokok Penting Aman Selengkapnya

Tragis, Perjalanan Hidup IBP Terduga Kasus Pornografi dan KDRT bagai Roler Coaster, Karir Melesat, Dipecat lalu Ditahan 

GRESIK,1minute.id – Perjalanan hidup pria berinisial IBP bagai roller coaster. Diusia 37 tahun sudah berada posisi mentereng di pabrik pupuk, PT Petrokimia Gresik. Asetnya mencapai lebih Rp 3 miliar. 

Kabar IBP melakukan dugaan kekerasan dalam rumah tangga alias KDRT kepada istrinya berinisial POD, 33, warga Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu pun dipecat dari perusahaan pelat merah itu.

“Terkait kasus yang dilakukan oleh oknum pegawai inisial IBP yang tersebar, setelah melakukan penyelidikan mendalam dengan mengumpulkan bukti-bukti mengenai tindakan oknum IBP, pada tanggal 1 Februari 2025 Petrokimia Gresik secara resmi menyatakan dengan tegas bahwa telah memberhentikan/memecat oknum IBP sebagai karyawan Petrokimia Gresik karena telah terbukti melakukan tindakan yang melanggar peraturan perusahaan,” kata SVP Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Adityo Wibowo.

Tidak hanya dipecat dari perusahaan. Pria berinisial IBP ini juga harus berhadapan hukum di Polres Gresik. Ada kasus lainnya yang membelit IBP, yakni kasus dugaan pronografi. Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Polres Gresik menetapkan IBP dan perempuan lawan mainnya di video berdurasi 1 menit, 34 detik berinisial VDR, 37, sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Gresik.

Dua tersangka ditangkap di sebuah kafe di Surabaya pada Selasa malam, 4 Februari 2025. “Kasus ini menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa pergaulan yang tidak terkontrol dapat berakibat fatal. Kami mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati, menjaga moralitas, serta meningkatkan keimanan agar tidak terjerumus dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegas Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro didampingi Kasatreskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz dalam konfrensi pers di Mapolres Gresik pada Rabu, 5 Februari 2025.

Penahanan terhadap IBP menjadi titik balik perjalanan hidupnya. Ia tidak bisa lagi tidur di kasur empuk lagi. Dalam Konfrensi Pers, polisi menjelentrehkan kasus pornografi yang melibatkan IBP bersama teman perempuan berinisial VDR itu. VDR, salah satu selegram ditengarai sebagai perempuan idaman lain alias PIL dari IBP. IPB dan VDR, sama-sama berstatus telah berumah tangga.

Di ceritakan oleh polisi ini bermula dari laporan seorang warga Gresik berinisial POD, yang menduga adanya tindak pidana perzinahan antara VDR dan IBP pada 26 Januari 2025.

Menindaklanjuti kasus ini, tim Satreskrim Polres Gresik melakukan pencarian terhadap kedua tersangka yang sempat menghilang pasca kasus tersebut menjadi viral di media sosial. Pada Senin, 3 Februari 2025 sekitar pukul 21.30 WIB, petugas berhasil menemukan dan mengamankan keduanya di sebuah kafe di Surabaya.

Setelah melakukan pemeriksaan, penyidik Satreskrim Polres Gresik menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana pornografi. Penyidik kemudian menerbitkan LP model A terhadap kedua tersangka, yakni VDR dan IBP, yang diduga terlibat dalam pembuatan video pornografi saat berhubungan badan di salah satu hotel di Gresik.

SELEGRAM : Polres Gresik menahan selegram berinisial VDR diduga melakukan tindak pidana pornografi bersama IBP di salah satu hotel di Gresik ( Foto : Polres Gresik/1minute.id)

Berdasarkan hasil penyelidikan, IBP dan VDR diketahui mulai berkenalan sejak Oktober 2024 dan menjalin hubungan asmara. Pada 22 Januari 2025, keduanya bertemu di salah satu hotel di Gresik dan melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Saat itu, IBP merekam aktivitas tersebut menggunakan iPhone X warna hitam untuk keperluan pribadi.

Dari hasil penyidikan, Polisi menetapkan dua tersangka yaitu IBP dan VDR. Keduanya dijerat dengan Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat (1) atau Pasal 34 Jo Pasal 8 Undang-Undang RI No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dengan ancaman hukuman minimal 6 bulan hingga maksimal 12 tahun penjara, serta denda mulai Rp 250 juta hingga Rp6 miliar.

Dari hasil penyelidikan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait dengan kasus ini, di antaranya Tiga unit ponsel (Samsung Galaxy Z Flip 3, iPhone X, iPhone 15 Pro Max), Flashdisk berisi video rekaman, Beberapa pakaian yang dikenakan tersangka saat kejadian dan Tas dan jaket milik tersangka.

Dengan diungkapnya kasus ini, Polres Gresik menegaskan komitmennya dalam menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum, terutama yang berkaitan dengan pornografi dan kejahatan siber. (yad)

Tragis, Perjalanan Hidup IBP Terduga Kasus Pornografi dan KDRT bagai Roler Coaster, Karir Melesat, Dipecat lalu Ditahan  Selengkapnya

Polres Gresik Ringkus Pengedar Upal, Sasaran Edar Toko Kelontong Pinggir Jalan

GRESIK,1minute.id – Seorang lelaki berinisial MAI dicokok polisi. Pemuda asal Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur dibekuk karena diduga mengedarkan uang palsu alias upal.

Sasaran edar upal pecahan seratus ribu adalah toko kelontong atau pedagang kecil. Ulah MIA ini merasahkan warga Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menjelaskan bahwa kasus ini terungkap berkat laporan dari seorang pedagang berinisial S, yang menjadi korban saat berjualan di wilayah Gresik Kota. 

Pada awal Januari 2025, tersangka membeli dua bungkus rokok menggunakan uang pecahan Rp100 ribu. Namun, setelah beberapa saat, korban menyadari bahwa uang yang diterima berbeda dari uang asli, baik dari segi tekstur maupun warna. Menyadari hal tersebut, korban segera melapor ke Polsek Gresik Kota.

“Setelah menerima laporan dan melakukan penyelidikan, kami berhasil mengamankan tersangka MAI. Saat ini, kami masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan peredaran uang palsu ini,” ujar AKBP Rovan dalam keterangannya pada Senin, 3 Februari 2025.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui telah beraksi di 10 lokasi berbeda, terutama di kawasan Kecamatan Manyar dan Gresik. Modus operandi yang digunakan adalah berbelanja di warung atau kios pinggir jalan saat malam hari, menggunakan uang palsu pecahan Rp 100 ribu untuk mendapatkan barang serta uang kembalian dalam bentuk uang asli.

“Sejauh ini, sudah ada lima korban yang melapor ke Polres Gresik. Kami mengimbau kepada masyarakat yang pernah mengalami kejadian serupa agar segera melapor ke pihak kepolisian,” tambah alumnus Akpol 2006 itu.

Sementara itu, salah satu korban menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian atas tindakan cepat dalam mengamankan pelaku yang telah meresahkan masyarakat.

Kasus ini masih terus dikembangkan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam menerima uang, terutama saat bertransaksi di malam hari. Warga yang mendapati uang palsu bisa langsung melapor ke Kapolres Gresik 110 melalui Lapor Pak Kapolres Cak Roma melalui Whatsapp 081188002006. (yad)

Polres Gresik Ringkus Pengedar Upal, Sasaran Edar Toko Kelontong Pinggir Jalan Selengkapnya

Pertama, Layanan SIM Keliling Satlantas Polres Gresik Layani Perpanjangan SIM di Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Antusiasme warga Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur untuk memiliki legalitas administrasi surat izin mengemudi patut mendapatkan apresiasi. Buktinya, puluhan warga menyerbu bus layanan perpanjangan SIM Keliling atau SIMLing yang ada halaman pendapa Alun-alun Kecamatan Sangkapura. 

Untuk kali pertama, warga berada di jarak 180 mil laut atau 3 jam perjalanan menggunakan kapal cepat dan 9 jam KMP Gili Iyang dari pusat pemerintahan Gresik bisa menikmati pelayanan perpanjangan surat izin mengemudi atau SIM tanpa harus ke kantor Satlantas Polres Gresik.

Warga di pulau putri-sebutan lain-Pulau Bawean cukup datang Pendapa Kecamatan Sangkapura. Pelayanan prima alias jemput bola kali pertama di era kepemimpinan AKBP Rovan Richard Mahenu, Kapolres Gresik. Untuk pelayanan ini, Satlantas Polres Gresik memboyong bus layanan SIM keliling alias SIMling.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan bahwa layanan ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat Bawean dalam mengurus perpanjangan SIM tanpa harus menyeberang ke daratan Gresik, yang tentunya memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

“Kami hadir di sini untuk memberikan kemudahan bagi mereka,” ujar alumnus Akpol 2006 ini. Layanan SIMling dilaksanakan selama dua hari, Kamis dan Jumat, 30-31 Januari 2025. Kurun waktu itu, produksi SIM Keliling mencapai 55 SIM, dengan rincian SIM A sebanyak 22 lembar dan SIM C sebanyak 33 lembar. Sementara itu, penerbitan SIM baru tetap dilakukan di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM atau Satpas Satlantas Polres Gresik.

Dalam pelaksanaan layanan ini, Polres Gresik mengirimkan tim yang terdiri dari personel Regident SIM, petugas psikologi, serta petugas dari Dokes Polri. Selain melayani perpanjangan SIM, tim juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai tata cara perpanjangan SIM melalui layanan SIMling  dan aplikasi digital Korlantas, SINAR. Selain itu, warga juga diberikan pemahaman mengenai mekanisme dan alur penerbitan SIM baru.

Mantan Kasubdit 4/Jatanras Polda Metro Jaya ini juga mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas serta memiliki SIM sebagai bentuk legalitas dan bukti kompetensi dalam berkendara di jalan raya. Langkah inovatif ini mendapat apresiasi dari masyarakat Bawean, yang merasa terbantu dengan kemudahan layanan perpanjangan SIM tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke Gresik.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna menambahkan, langkah ini merupakan jemput bola lebih dekat membantu masyarakat. “Langkah Bus SIM keliling di Pulau Bawean untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di Pulau Bawean, memberikan kemudahan dalam pengurusan SIM,” kata Rizki. (yad)

Pertama, Layanan SIM Keliling Satlantas Polres Gresik Layani Perpanjangan SIM di Pulau Bawean Selengkapnya

Operasi Gabungan Serentak di Tiga Titik, Satlantas Polres Gresik Tilang Puluhan Sopir Truk

GRESIK1minute.id –  Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik bersama Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik menggelar operasi gabungan untuk menertibkan jam operasional kendaraan angkutan barang dan truk galian C. 

Operasi ini dilaksanakan di tiga titik, yakni Jalan R.A. Kartini, Gresik ; Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, dan Exit Tol Cerme, Gresik pada Jumat, 31 Januari 2025.

Dalam ops gab yang pimpin oleh Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna ini petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan serta penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas. Hasilnya, puluhaan sopir yang melakukan pelanggaran dilakukan penindakan dengan rincian, 25 tilang STNK, 15 tilang SIM, serta 84 teguran kepada pengemudi. 

“Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi truk agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, termasuk larangan melintas di sepanjang Jalan Raya Deandles (Pantura) pada jam operasional tertentu,” tegas Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna. 

Dalam ops gabungan ini, semua perwira korp sabuk putih itu diterjunkan ke lapangan. Ada Kanit Turjawali , Kanit Gakum dan Kanit Kamsel. Selain sopir truk, polisi juga mengingatkan kepada para pengguna jalan lainnya untuk selalu menaati peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

AKP Rizki Julianda Putera menegaskan bahwa operasi gabungan ini merupakan bagian dari upaya Satlantas Polres Gresik dan Dishub untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan lancar, terutama terkait dengan regulasi jam operasional kendaraan angkutan barang di wilayah hukum Polres Gresik. 

“Diharapkan melalui operasi ini, kesadaran para pengemudi semakin meningkat dalam mematuhi peraturan yang berlaku,” kata AKP Rizki. (yad)

Operasi Gabungan Serentak di Tiga Titik, Satlantas Polres Gresik Tilang Puluhan Sopir Truk Selengkapnya

Gasak Smartphone Android, Pencuri Dimassa di Gresik, Polisi Kejar Pelaku Lainnya

GRESIK,1minute.id – Satu lagi, terduga pelaku pencurian keok di wilayah hukum Polres Gresik. Pencuri nahas itu berinisial CA. Ia berusia 25 tahun mengaku warga Sidotopo, Semampir, Surabaya itu nyaris tewas karena dihakimi massa di Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 30 Januari 2025. 

Beruntung, polisi dari Kepolisian Sektor atau Polsek Driyorejo cepat tiba di lokasi kejadian perkara. Pelaku menggasak gawai merek  OPPO A96 warna hitam milik korban Bernama CRD, 16 tahun, warga setempat. 

Pada waktu itu, korban sedang men-charger smartphone di warung sembako milik kakeknya, Sukar Jayus. Selanjutnya korban masuk ke dalam rumah yang ada di belakang warung untuk mandi. Kemudian selesai mandi korban persiapan mau berangkat ke sekolah ternyata handphone raib. 

Korban melihat ada laki-laki yang yang mencurigakan memegang handphone miliknya maka korban spontan teriak maling. Teriakan korban bagaikan suara komando sehingga menggerakkan orang yang mendengar melakukan pengejara. Pelaku yang berboncengan sepeda motor melihat massa mengejar lari tunggang langgang menuju ke arah timur atau arah Surabaya.

Satu dari dua pelaku tertangkap massa lalu “dikerjai” ramai-ramai. “Warga sekitar melaporkan kejadian. Saat ini pelaku di amankan ke Mapolsek Driyorejo,” tegas Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram. Barang bukti yang diamankan adalah satu buah handphone merek OPPO A96 dan sepeda motor Yamaha Mio. Atas Kejadian tersebut Korban mengalami kerugian Rp 2 juta. “Saat ini masih dilakukan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Pelaku CA ditetapkan tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP ancaman hukuman maksimal 7 tahun kurungan penjara. “Satu orang DPO masih dalam pengembangan,” imbuhnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi | Foto : Polres Gresik

Gasak Smartphone Android, Pencuri Dimassa di Gresik, Polisi Kejar Pelaku Lainnya Selengkapnya

Disapu Ombak di Perairan Bawean, Perahu Nelayan Terbalik, 1 MD, 2 Selamat, 1 Tenggelam 

GRESIK, 1minute.id – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang akibat kecelakaan laut di perairan Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik memasuki hari ketiga pada Rabu, 29 Januari 2025. 

Tim gabungan dari Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Gresik, TNI AL, Polsek Sangkapura, serta masyarakat nelayan setempat terus melakukan penyisiran. Namun, korban yang bernama Sukandi, 63, warga Dusun Bangsal, Desa Dekat Agung, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur masih belum ditemukan.

Musibah kecelakaan laut terjadi pada Senin, 27 Januari 2025. Perahu nelayan yang membawa empat orang terbalik setelah diterjang ombak besar dan angin kencang. Kejadian itu, mengakibatkan Sudariono, 57, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara, Nurul Mujahata, 57, dan Nur Fali, 65, berhasil selamat.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Polairud Polres Gresik Iptu Arifin, mengungkapkan bahwa tim pencari terus berupaya menyisir area perairan dan memeriksa titik-titik lokasi yang diduga menjadi tempat korban tenggelam.

“Kami bersama TNI AL dan masyarakat nelayan terus melakukan pencarian, baik di perairan maupun di sekitar bibir pantai, namun hingga saat ini korban belum ditemukan,” ujar Iptu Arifin pada Rabu, 29 Januari 2025.

Tim pencari menggunakan perahu patroli untuk memperluas area pencarian. Cuaca yang kurang bersahabat menjadi salah satu tantangan dalam operasi ini, tetapi upaya pencarian tetap dilakukan dengan harapan korban segera ditemukan.

“Masyarakat, terutama para nelayan, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan sebelum melaut dan selalu memperhatikan kondisi cuaca guna menghindari kejadian serupa. Kami akan terus berkoordinasi untuk menentukan langkah lanjutan dalam pencarian korban yang masih hilang,” imbuhnya. (yad)

Disapu Ombak di Perairan Bawean, Perahu Nelayan Terbalik, 1 MD, 2 Selamat, 1 Tenggelam  Selengkapnya