Warung di Gresik Diduga Jadi Arena Judi Sabung Ayam Digerebek Polisi

GRESIK,1minute.id – Sebuah warung yang diduga digunakan sebagai arena sarung ayam di Jalan R.A Kartini, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik digerabek oleh aparat penegak hukum pada Sabtu, 19 April 2025. 

Dalam penggerebekan yang dipimpin oleh Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi bersama tim gabungan terdiri dari CPM Gresik dan Koramil Kebomas itu, petugas menemukan 10 kandang ayam berbahan bambu, dua ekor ayam jantan dewasa, lima anak ayam, sebuah keber warna hitam, serta alas terpal abu-abu.

Saat penggerebekan dilakukan tidak ada aktivitas sabung ayam. “Berdasarkan keterangan dari saksi, termasuk Ketua RT setempat, ayam dan kandang tersebut merupakan milik almarhum Prayit yang saat ini dirawat oleh warga asal Cerme Indah,” jelas Kompol Gatot.

Meski ayam-ayam itu diklaim sebagai hewan ternak biasa, warga mengakui bahwa sesekali ayam-ayam tersebut dilatih bertarung tanpa unsur perjudian. Sebagai langkah preventif, petugas mengamankan keber dan terpal yang diduga menjadi sarana kegiatan sabung ayam. 

Petugas juga memberikan imbauan kamtibmas agar warga tidak melakukan aktivitas yang mengarah pada tindak pidana perjudian. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban. Ia juga mengimbau agar warga tidak segan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada kepolisian terdekat atau melalui hotline Lapor Kapolres.

“Kami sangat menghargai peran aktif masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti secara profesional dan transparan,” tegasnya. (yad)

Warung di Gresik Diduga Jadi Arena Judi Sabung Ayam Digerebek Polisi Selengkapnya

Polisi Bekuk Pemuda Bulak Rukem Diduga Curi Uang Kotak Amal Jemaah Masjid di Gresik 

GRESIK1minute.id – Seorang terduga maling kotak amal ditangkap anggota Polsek Duduksampeyan bersama warga setempat pada Kamis, 17 April 2025. Pemuda bernisial Y, 28, asal Bulak Rukem, Kecamatan Semampir, Surabaya dibekuk ketika bersembunyi di dekat perlintasan kereta api yang berada di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis, tanggal 17 April 2025, sekira pukul 08.30 WIB di dalam Masjid Roudhotul Jannah di Dusun Gancung, Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Pagi itu, Arkan, marbot masjid hendak bersih-bersih masjid untuk persiapan salat Duhur. Ia melihat seorang pemuda tak dikenal keluar dari dalam masjid.

Arkan yang curiga kemudian memeriksa kondisi dalam masjid. Ia mendapati kunci gembok dari dua buah kotak amal sudah dalam kondisi rusak. Marbot Arkan pun bergegas mengejar. Ia pun berteriak maling!

“Pelaku kami amankan saat bersembunyi di dekat perlintasan Kereta Api Desa Tumapel yang lokasinya di seberang Jalan Raya Duduksampeyan,” tegas Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kapolsek Duduksampeyan AKP Hendrawan pada Jumat, 18 April 2025.

Pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di Masjid Roudhotul Jannah dan berhasil membawa uang tunai yang didapat dari kotak amal jemaah perempuan sebesar Rp 35 ribu. Sedangkan, uang tunai sebesar Rp.2.630.000, belum sempat diambil karena di dalam kotak amal yang di rusak kuncinya ternyata masih ada kotak lagi yang juga terkunci.

Pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Duduksampeyan guna proses penyelidikan lebih lanjut. Tersangka Y dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP. (yad)

Polisi Bekuk Pemuda Bulak Rukem Diduga Curi Uang Kotak Amal Jemaah Masjid di Gresik  Selengkapnya

Hari Kedua, BPBD Gresik dan Polair Polres Gresik Belum Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kalimas 

GRESIK,1minute.id -Pencarian korban tenggelam di Sungai Kalimas, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik memasuki hari kedua pada Rabu, 16 April 2025.

Namun,  tim pencarian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Gresik dan Satuan Polisi Air atau Sat Polair Polres Gresik belum berhasil menemukan korban. Pencarian dilakukan hingga radius 1 kilometer dari lokasi korban terjun di atas perahu tambangan pada Selasa, 15 April 2025.

Korban diketahui berinisial EW, 53 tahun.  Ia seorang ibu rumah tangga warga Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo.  Menurut kesaksian Roni, 24, seorang tukang tambangan yang berada di lokasi, korban sempat terlihat berjuang melawan arus sebelum akhirnya tenggelam. Roni mengaku sempat berusaha memberikan pertolongan dengan melempar pelampung, namun derasnya arus membuat upaya tersebut tidak berhasil.

Kejadian tersebut disaksikan pula oleh dua warga lainnya, Trisno, 61, dan Joko Slamet, yang bersama Roni segera melaporkan peristiwa itu kepada perangkat desa. Laporan tersebut lalu diteruskan ke Polsek Driyorejo untuk penanganan lebih lanjut.

Sumber lain menyebutkan, sebelum kejadian korban EW yang memakai daster terlihat menyeberang dari Bambe menuju Desa Krembangan,  Kecamatan Taman,  Sidoarjo.  Sekitar 30 menit kemudian korban kembali menyeberang dari arah sebaliknya, Desa Krembangan menuju Desa Bambe.  Ketika perahu tambangan mendekati sandar, korban melompat ke sungai. 

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu pihaknya langsung menginstruksikan jajarannya untuk bertindak cepat. “Kami langsung berkoordinasi dengan Satpolair Polres Gresik dan BPBD guna menggelar operasi SAR (Search and Rescue),” jelasnya.

Sejak saat itu, upaya pencarian intensif dilakukan oleh tim gabungan dari Satpolairud, BPBD Kabupaten Gresik, serta dibantu masyarakat setempat. Kapolres Gresik juga mengimbau kepada warga agar tetap tenang dan segera melapor apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban. Warga dapat menghubungi polisi setempat atau menggunakan layanan hotline Lapor Kapolres.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan aparat kepolisian ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Hingga berita ini  diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Harapan besar tertuju pada tim SAR agar korban dapat segera ditemukan dan keluarga diberikan kekuatan menghadapi musibah ini. (yad)

Hari Kedua, BPBD Gresik dan Polair Polres Gresik Belum Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kalimas  Selengkapnya

Forkom Lalin Gresik Gelar Evaluasi Arus Mudik Lebaran 2025. Ini Komitmennya 

GRESIK,1minute.id – Forum Komunikasi Lalu Lintas atau FKLL Kabupaten Gresik menggelar rapat evaluasi arus mudik dan balik Lebaran 2025 serta penanganan titik rawan kecelakaan lalu lintas (blackspot). Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Perhubungan Gresik pada Selasa, 15 April 2025.

Evaluasi inisiatif dari Satuan Polis Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik ini dihadiri antara lain Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir ; Kasatlantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna, dan Kepala Dinas Perhubungan atau Kadishub Gresik Khusaini. Serta, perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Gresik , Dinas Kesehatan Gresik, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan atau Bappeda Gresik dan Jasa Raharja. 

Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir menekankan pentingnya menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam perencanaan transportasi publik. Ia mendorong agar hasil evaluasi ini menjadi landasan dalam penyusunan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah atau P-APBD Gresik 2025, khususnya untuk menangani daerah rawan kecelakaan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas AKP Rizki Julianda menegaskan pentingnya aksi konkret di lapangan, seperti pemasangan rambu tambahan, peningkatan penerangan jalan umum, serta penambahan median jalan di jalur rawan laka. Ia juga menyoroti urgensi perbaikan kontur jalan dan pemasangan garis kejut sebagai bentuk pencegahan dini kecelakaan.

Dinas Kesehatan dan Jasa Raharja yang menyatakan komitmen dalam memberikan layanan cepat dan responsif terhadap korban laka lantas. Termasuk percepatan proses pencairan BPJS dan penerbitan surat jaminan rumah sakit.

Dari sisi infrastruktur, Dinas PUTR menyatakan kesiapannya menangani kerusakan jalan sesuai prosedur dan skala prioritas, sedangkan Bappeda menyarankan adanya pergeseran anggaran guna memperkuat fasilitas keselamatan lalu lintas di wilayah prioritas.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Gresik dan seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan selamat bagi seluruh masyarakat, sekaligus meneguhkan peran strategis FKLL dalam menyatukan visi keselamatan lintas sektor di Kabupaten Gresik.

Dalam catatan 1minute.id sejumlah kejadian kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik lebaran 2025. Kejadian itu, antara lain, sebuah mobil sedang BMW 704 Li terjun dari Tol Krian-Gresik yang belum tersambung pada Sabtu, 5 April 2025 sekitar pukul 22.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal itu.

Kecelakaan berikutnya adalah trailer pengangkut kayu gelondongan versus KA Komuter Jenggala jurusan Stasiun Indro-stasiun Pasar Turi di Gresik pada 8 April 2025. Peristiwa itu terjadi di pelintasan JPL 11 KM 7+600 tepatnya di Kelurahan Tenggulunan, Kebomas, Gresik itu mengakibatkan seorang tewas.

Kejadian kali ketiga, adu banteng Isuzu Panther versus PO Bus Rajawali Indah di Jalan Raya Duduksampeyan, Gresik pada 10 April 2025. Kejadian itu mengakibatkan 7 orang penumpang Panther meninggal dunia. (yad)

Forkom Lalin Gresik Gelar Evaluasi Arus Mudik Lebaran 2025. Ini Komitmennya  Selengkapnya

Perkara Dugaan Pornografi Eks Pegawai BUMN dengan Selegram Disidangkan di PN Gresik 

GRESIK,1minute.id – Dua terdakwa dugaan kasus pornografi mulai disidangkan di Pengadilan Negeri atau PN Gresik pada Selasa, 15 April 2025. Dua terdakwa yakni Ichlas Budhi Pratama alias IBP, eks Pegawai BUMN dan Viska Dhea Ramadhani alias VK, selebgram asal Sidoarjo mengenakan baju putih dan bawahan hitam alias seragam sidang. 

Keduanya keluar dari ruang tahanan pengadilan bersamaan dengan tahanan lain sembari tangan di borgol. Dengan kawalan petugas dari kejaksaan negeri Gresik, keduanya masuk di ruang sidang Tirta. Sampai di ruang persidangan, Ichlas dan Viska duduk bersebelahan di kursi khusus para terdakwa. Keduanya sesekali nampak ngobrol dan berdiskusi dengan penasehat hukumnya.

Sidang yang digelar di ruang Tirta dipimpin tiga majelis hakim, diketuai Bagus Trengggono. Dengan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Gresik, Galih Martino Dwi Cahyo dan Paras Setio. Kedua terdakwa juga didampingi penasehat hukum.

Agus Sugiarto, Penasehat Hukum terdakwa mengatakan, bahwa hari ini sidang perdana perkara pornografi dengan agenda dakwaan. Dalam sidang kali ini, dirinya dan tim tidak membuat tanggapan atas dakwaan jaksa penuntut umum atau JPU Kejaksaan Negeri atau Kejari Gresik. 

“Dalam formalitas dakwaan kami menilai tidak ada yang perlu di tanggapi. Baru kalau nanti sudah masuk substansi perkara,” ujarnya, usai sidang. Sidang akan digelar pekan depan dengan agenda keterangan saksi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua terdakwa diseret ke meja hijau atas perkara pornografi bermula dari laporan POD, istri Ichlas, pada Februari 2025 lalu. Laporan tersebut bukan hanya berisi video syur perselingkuhan suaminya dengan Viska, juga tindakan KDRT yang dilakukan Ichlas kepadanya. (yad)

Perkara Dugaan Pornografi Eks Pegawai BUMN dengan Selegram Disidangkan di PN Gresik  Selengkapnya

Dirlantas Polda Jatim, Kapolres Gresik dan Tim TAA Selidiki Penyebab Laka di Jalan Raya Duduksampeyan

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik mengumpulkan informasi untuk mengungkap kronologi lengkap kecelakaan maut yang mengakibatkan 7 orang meninggal dunia di Jalan Raya Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 10 April 2025.

Kecelakaan adu banteng yang melibatkan Isuzu Panther versus Bus Rajawali Indah itu terjadi pukul 05.45 WIB. Kejadian yang memilukan itu membuat masyarakat Gresik seakan turut berduka. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut. Dalam keterangannya, ia mengungkapkan rasa duka yang mendalam kepada keluarga korban.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas korban jiwa dalam kecelakaan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar AKBP Rovan saat meninjau lokasi kejadian pada Kamis, 10 April 2025.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur Kombes Pol Komarudin, juga turut hadir di lokasi bersama Tim Traffic Accident Analysis (TAA).  Ia menyampaikan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, sopir dan satu penumpang bus mengalami luka ringan dan saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina Gresik — rumah sakit yang sama tempat proses identifikasi jenazah para korban dilakukan.

Kapolres Gresik mengingatkan seluruh masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk lebih berhati-hati dan selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, terutama saat melintasi jalur rawan kecelakaan seperti kawasan Duduksampeyan.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Mari tingkatkan kewaspadaan demi menghindari kejadian serupa,” tambahnya. Pihak kepolisian masih terus mengumpulkan informasi untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian ini. Penanganan korban dan proses evakuasi dilakukan dengan koordinasi intensif antara aparat dan tenaga medis. Tragedi ini menjadi pengingat keras akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas.

Tragedi yang memilukan itu terjadi sekitar pukul 05.45 WIB bermula saat mobil Isuzu Panther bernomor polisi DK 1157 FCL dalam perjalanan mengantar rombongan umrah menuju Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. 

Mobil Panther dikemudikan oleh Akhmad Basuki, 48, warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban dengan 6 penumpang melaju dari Lamongan menuju Gresik. Memasuki Jalan Raya Duduksampeyan diduga mobil mengalami selip pada ban kiri, sehingga kehilangan kendali dan oleng ke kanan, melintasi markah jalan. 

Nahas, saat yang bersamaan, sebuah bus Rajawali Indah nopol S 7707 UA yang dikemudikan oleh Suwarno, asal Tuban, melaju dari arah berlawanan (Gresik-Lamongan). Kedua kendaraan pun mengalami tabrakan adu banteng. Benturan kendaraan itu sangat keras, membuat bodi mobil Panther rusak parah.

Sebanyak 7 orang penumpang Isuzu Panther meninggal dunia. Rinciannya, 4 orang meninggal di lokasi kejadian, dan 3 orang lainnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Diduga, tujuh korban meninggal itu satu keluarga. Sedangkan, dua penumpang bus yang mengalami luka-luka bernama sopir bus Suwarno, 46, asal Tuban dan Khoirul Anam, 22, asal Bojonegoro. Keduanya mengalami patah tulang. (yad)

Dirlantas Polda Jatim, Kapolres Gresik dan Tim TAA Selidiki Penyebab Laka di Jalan Raya Duduksampeyan Selengkapnya

Kecelakaan Maut, Isuzu Panther Vs Bus, 7  Orang Rombongan Pengantar Umrah Meninggal Dunia

GRESIK,1minute.id – Kecalakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 10 April 2025. Kecelakaan yang melibatkan MPV Isuzu Panther versus PO Bus Rajawali Indah itu mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia dan dua orang luka-luka.

Tujuh korban meninggal dunia itu adalah penumpang mobil Panther. Mereka adalah rombongan jemaah Umrah dari Tuban. Sedangkan, dua korban luka-luka adalah penumpang bus. Informasi yang dihimpun, tragedi yang memilukan itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB bermula saat mobil Isuzu Panther bernomor polisi DK 1157 FCL dalam perjalanan mengantar rombongan umrah menuju Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. 

Mobil Panther dikemudikan oleh Akhmad Basuki, 49, warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban dengan 6 penumpang melaju dari Lamongan menuju Gresik. Memasuki Jalan Raya Duduksampeyan diduga mobil Panther mengalami selip pada ban kiri, sehingga kehilangan kendali dan oleng ke kanan, melintasi markah jalan. 

Nahas, saat yang bersamaan, sebuah bus  Rajawali Indah nopol S 7707 UA yang dikemudikan oleh Suwarno, asal Tuban, melaju dari arah berlawanan (Gresik-Lamongan). Kedua kendaraan pun mengalami tabrakan adu banteng. Benturan kendaraan itu sangat keras, membuat bodi mobil Panther rusak parah. Sebanyak 4 orang penumpang Panther meninggal dunia di lokasi kejadian. Tiga penumpang Panther lainnya meninggal perjalanan ke rumah sakit. Diduga, tujuh korban meninggal itu satu keluarga. Mereka hendak mengantarkan umrah, Muhammad Aqib, 27, yang juga penumpang Panther yang meninggal dunia.

Sedangkan, dua penumpang bus yang mengalami luka-luka bernama sopir bus Suwarno, 46, asal Tuban dan kenek Khoirul Anam, 22, asal Bojonegoro. Keduanya mengalami patah tulang.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Ipda Andri Aswoko menjelaskan korban meninggal akibat kecelakaan adalah penumpang mobil Panther. “Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan ini. Termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan kondisi jalan di sekitar lokasi kejadian,” kata Andri kepada wartawan. 

Polres Gresik mengimbau seluruh pengendara untuk lebih berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa depan. (yad)

Kecelakaan Maut, Isuzu Panther Vs Bus, 7  Orang Rombongan Pengantar Umrah Meninggal Dunia Selengkapnya

Unit Raimas Kalam Munyeng Polres Gresik Intens Patroli, H+3 Lebaran di Gresik Kondusif

GRESIK,1minute.id – Lebaran Idul Fitri 1446 hijriah memasuki hari ketiga pada Rabu, 2 April 2025. Suasana Kamtibmas di wilayah hukum Polres Gresik kondusif. Unit Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik tidak mengendurkan patroli untuk menjaga suasana kondusif. 

Patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, terutama tindak kejahatan pencurian dengan pemberatan atau curat; pencurian dengan kekerasan atau curas dan pencurian kendaraan bermotor atau curanmor. Biasa dikenal dengan istilah 3C itu. 

Sasaran patroli, antara lain, tempat destinasi wisata, perkantoran termasuk mesin anjungan tunai mandiri atau ATM serta kawasan permukiman warga. 

Sebagai bagian dari Patroli Perintis Presisi, anggota Unit Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta melakukan pengecekan di beberapa lokasi rawan, termasuk mesin ATM untuk mencegah pembobolan dan pengganjalan kartu ATM. Selain itu, petugas juga berdialog dengan petugas keamanan dan warga guna meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan terhadap potensi kejahatan.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa Polres Gresik berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Idul Fitri. Ia juga mengimbau warga agar segera melaporkan kejadian mencurigakan atau tindakan kriminal kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui hotline Lapor Polisi.

“Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman, tanpa adanya gangguan keamanan yang dapat meresahkan. Polres Gresik terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga,” tegas AKBP Rovan pada Rabu, 2 April 2025. (yad) 

Unit Raimas Kalam Munyeng Polres Gresik Intens Patroli, H+3 Lebaran di Gresik Kondusif Selengkapnya

Keselamatan Pemudik Prioritas Utama, Satlantas Polres Gresik Lakukan Rampcheck Moda Darat

GRESIK,1minute.id – Puncak arus mudik lebaran Idul Fitri 1446 hijriah diperkirakan mulai Kamis besok, 27 Maret 2025. Untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pemudik Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik menggelar rampcheck serta pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi bus angkutan umum. 

Kegiatan yang menjadi bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2025 ini berlangsung di Terminal Kelas B Bunder, Gresik pada Rabu, 26 Maret 2025. Dalam kegiatan ini, Satlantas Polres Gresik sinergi bersama  Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik,  Dinas Kesehatan Gresik, Dokkes Polres Gresik, CPM Gresik, serta tim medis dari RS Bhayangkara Bojonegoro. 

Tujuan utamanya adalah memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan serta memastikan para sopir dalam keadaan sehat dan bebas dari pengaruh zat berbahaya.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna, menegaskan pentingnya kegiatan ini guna mendukung keselamatan para pemudik. “Rampcheck ini dilakukan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan surat-suratnya lengkap. Selain itu, pemeriksaan kesehatan sopir juga dilakukan agar mereka benar-benar siap mengemudi tanpa terpengaruh zat berbahaya,” ujar AKP Rizki.

Dalam kegiatan ini, beberapa prosedur dilakukan, antara lain:

✔ Rampcheck kendaraan oleh Dishub untuk memastikan kelayakan operasional bus.

✔ Pemeriksaan kesehatan sopir, termasuk pengecekan tekanan darah dan tes urine untuk mendeteksi penggunaan zat adiktif atau alkohol.

✔ Sosialisasi keselamatan kepada penumpang dengan pembagian brosur tentang mudik aman.

✔ Pemasangan stiker hotline 110, sebagai layanan bagi masyarakat yang ingin melaporkan sopir ugal-ugalan atau membahayakan keselamatan di jalan.

Dalam kegiatan rampcheck ini, sebanyak 22 unit bus diperiksa, yang terdiri dari 3 unit Bus Antar Kota Antar Provinsi atau AKAP ; 15 unit bus antar kota dalam Provinsi atau AKDP dan 4 unit bus Trans Jatim. 

Dan Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh kendaraan dalam kondisi laik jalan dan memiliki dokumen yang lengkap. Sementara itu, dari hasil tes urine terhadap 22 sopir bus, tidak ditemukan indikasi penggunaan narkoba atau alkohol.

“Dari Hasil Pemeriksaan Semua Bus Laik Jalan, Sopir Bebas Narkoba,” tegas AKP Rizki. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pemudik dapat menikmati perjalanan yang lebih aman dan nyaman. Satlantas Polres Gresik juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan sopir yang berkendara secara membahayakan.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Mari bersama-sama menjaga keamanan di jalan agar mudik tahun ini berjalan dengan lancar dan selamat sampai tujuan,” harap AKP Rizki. (yad)

Keselamatan Pemudik Prioritas Utama, Satlantas Polres Gresik Lakukan Rampcheck Moda Darat Selengkapnya

Kasus Dugaan Pornografi Eks Pegawai BUMN dan Selebgram Sidoarjo Segera Disidangkan

GRESIK,1minute.id –  Seksi Pidana Umum Kejari Gresik menerima pelimpahan tahap dua perkara dugaan tindak pidana pornografi dari Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Gresik pada Rabu, 26 Maret 2025.

Tersangka dalam perkara ini berinisial IBP, eks pegawai pelat merah di Gresik. Pasangannya berinisial V, seorang selebgram asal Sidoarjo. Tersangka IBP dan V, masing-masing telah berkeluarga. Sedangkan, barang bukti yang diserahkan oleh penyidik adalah gawai milik IBP. Lokasi kejadian di salah satu hotel di Kota Gresik.

Kasi Pidum Kejari Gresik Bram Prima Putra yang memimpin langsung tahap dua dari penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak atau PPA Satreskrim Polres Gresik itu. 

Saat pemeriksaan berkas oleh JPU, kedua tersangka mengakui kalau video syur keduanya dibuat di kamar 706 di salah satu hotel di Kota Gresik. HP yang digunakan untuk merekam merupakan milik tersangka IBP dan perekaman dilakukan atas kesepakatan dengan Viska. Gawai yang berisi video porno berdurasi 1 menit 45 detik menjadi barang bukti yang diserahkan ke kejaksaan.

“Berkas kasus pornografi sudah lengkap dan akan dilimpahkan ke kejaksaan,” ujar Bram Prima Putra. Kedua tersangka dijerat Pasal 29 jo Pasal 4 ayat (1) atau Pasal 34 jo Pasal 8 Undang-Undang RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman 12 tahun penjara. Keduanya tersangka kemudian dibawa ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Gresik berad di Jalan Raya Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme.

Pada tahap dua ini, tersangka IBP mengenakan Tshirt warna hitam. Sedangkan tersangka V, selebgram asal Sidoarjo memakai sweter warna putih tulang.

Kasus pornografi yang diperankan pasangan bukan suami-istri itu sempat viral di media sosial alias medsos. Pasalnya, pemeran laki-laki adalah karyawan bagian hukum perusahaan pelat merah. Tersangka IBP yang telah memiliki istri itu akhirnya dipecat dari perusahaan. (yad)

Kasus Dugaan Pornografi Eks Pegawai BUMN dan Selebgram Sidoarjo Segera Disidangkan Selengkapnya