Keselamatan Pemudik Prioritas Utama, Satlantas Polres Gresik Lakukan Rampcheck Moda Darat

GRESIK,1minute.id – Puncak arus mudik lebaran Idul Fitri 1446 hijriah diperkirakan mulai Kamis besok, 27 Maret 2025. Untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pemudik Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik menggelar rampcheck serta pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi bus angkutan umum. 

Kegiatan yang menjadi bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2025 ini berlangsung di Terminal Kelas B Bunder, Gresik pada Rabu, 26 Maret 2025. Dalam kegiatan ini, Satlantas Polres Gresik sinergi bersama  Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik,  Dinas Kesehatan Gresik, Dokkes Polres Gresik, CPM Gresik, serta tim medis dari RS Bhayangkara Bojonegoro. 

Tujuan utamanya adalah memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan serta memastikan para sopir dalam keadaan sehat dan bebas dari pengaruh zat berbahaya.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna, menegaskan pentingnya kegiatan ini guna mendukung keselamatan para pemudik. “Rampcheck ini dilakukan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan surat-suratnya lengkap. Selain itu, pemeriksaan kesehatan sopir juga dilakukan agar mereka benar-benar siap mengemudi tanpa terpengaruh zat berbahaya,” ujar AKP Rizki.

Dalam kegiatan ini, beberapa prosedur dilakukan, antara lain:

✔ Rampcheck kendaraan oleh Dishub untuk memastikan kelayakan operasional bus.

✔ Pemeriksaan kesehatan sopir, termasuk pengecekan tekanan darah dan tes urine untuk mendeteksi penggunaan zat adiktif atau alkohol.

✔ Sosialisasi keselamatan kepada penumpang dengan pembagian brosur tentang mudik aman.

✔ Pemasangan stiker hotline 110, sebagai layanan bagi masyarakat yang ingin melaporkan sopir ugal-ugalan atau membahayakan keselamatan di jalan.

Dalam kegiatan rampcheck ini, sebanyak 22 unit bus diperiksa, yang terdiri dari 3 unit Bus Antar Kota Antar Provinsi atau AKAP ; 15 unit bus antar kota dalam Provinsi atau AKDP dan 4 unit bus Trans Jatim. 

Dan Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh kendaraan dalam kondisi laik jalan dan memiliki dokumen yang lengkap. Sementara itu, dari hasil tes urine terhadap 22 sopir bus, tidak ditemukan indikasi penggunaan narkoba atau alkohol.

“Dari Hasil Pemeriksaan Semua Bus Laik Jalan, Sopir Bebas Narkoba,” tegas AKP Rizki. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pemudik dapat menikmati perjalanan yang lebih aman dan nyaman. Satlantas Polres Gresik juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan sopir yang berkendara secara membahayakan.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Mari bersama-sama menjaga keamanan di jalan agar mudik tahun ini berjalan dengan lancar dan selamat sampai tujuan,” harap AKP Rizki. (yad)

Keselamatan Pemudik Prioritas Utama, Satlantas Polres Gresik Lakukan Rampcheck Moda Darat Selengkapnya

Kasus Dugaan Pornografi Eks Pegawai BUMN dan Selebgram Sidoarjo Segera Disidangkan

GRESIK,1minute.id –  Seksi Pidana Umum Kejari Gresik menerima pelimpahan tahap dua perkara dugaan tindak pidana pornografi dari Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Gresik pada Rabu, 26 Maret 2025.

Tersangka dalam perkara ini berinisial IBP, eks pegawai pelat merah di Gresik. Pasangannya berinisial V, seorang selebgram asal Sidoarjo. Tersangka IBP dan V, masing-masing telah berkeluarga. Sedangkan, barang bukti yang diserahkan oleh penyidik adalah gawai milik IBP. Lokasi kejadian di salah satu hotel di Kota Gresik.

Kasi Pidum Kejari Gresik Bram Prima Putra yang memimpin langsung tahap dua dari penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak atau PPA Satreskrim Polres Gresik itu. 

Saat pemeriksaan berkas oleh JPU, kedua tersangka mengakui kalau video syur keduanya dibuat di kamar 706 di salah satu hotel di Kota Gresik. HP yang digunakan untuk merekam merupakan milik tersangka IBP dan perekaman dilakukan atas kesepakatan dengan Viska. Gawai yang berisi video porno berdurasi 1 menit 45 detik menjadi barang bukti yang diserahkan ke kejaksaan.

“Berkas kasus pornografi sudah lengkap dan akan dilimpahkan ke kejaksaan,” ujar Bram Prima Putra. Kedua tersangka dijerat Pasal 29 jo Pasal 4 ayat (1) atau Pasal 34 jo Pasal 8 Undang-Undang RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman 12 tahun penjara. Keduanya tersangka kemudian dibawa ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Gresik berad di Jalan Raya Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme.

Pada tahap dua ini, tersangka IBP mengenakan Tshirt warna hitam. Sedangkan tersangka V, selebgram asal Sidoarjo memakai sweter warna putih tulang.

Kasus pornografi yang diperankan pasangan bukan suami-istri itu sempat viral di media sosial alias medsos. Pasalnya, pemeran laki-laki adalah karyawan bagian hukum perusahaan pelat merah. Tersangka IBP yang telah memiliki istri itu akhirnya dipecat dari perusahaan. (yad)

Kasus Dugaan Pornografi Eks Pegawai BUMN dan Selebgram Sidoarjo Segera Disidangkan Selengkapnya

Mudik Lebaran, Polda Jatim Kerahkan 15.231 Personel Gabungan, Siapkan 204 Pospam dan Posyan 

GRESIK,1minute.id – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto melakukan kunjungan kerja ke Pos Pelayanan atau  Posyan Bunder, yang terletak di halaman Masjid Ahmad Dahlan Jalan KH. Amien Rais, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Selasa sore, 25 Maret 2025. 

Jenderal Bintang Dua itu untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025 di wilayah hukum Polres Gresik. Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu  mendampingi langsung beserta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan unsur Forkopimda Gresik. 

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Karoops Polda Jatim, Dirlantas Polda Jatim, Kabid Propam, Kabid Humas, Kabid Dokkes, Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf. Siari, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir,  Ketua Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyip, serta perwakilan DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia atau LDII Gresik.

Kapolda Irjen Pol Nanang Avianto melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel serta fasilitas di Pos Pelayanan. Sebagai bentuk apresiasi, beliau secara simbolis menyerahkan bingkisan kepada petugas yang berjaga. Setelah itu, rombongan melaksanakan pengecekan situasi di area Posyan dan mengabadikan momen dengan foto bersama. 

Irjen Pol. Nanang Avianto kepada media menekankan bahwa jajaran Polda Jatim telah melakukan pemantauan jalur mudik dari arah barat, mulai dari Ngawi, Madiun, Jombang, hingga tiba di Gresik. Meski tidak dapat mengawasi seluruh jalur secara langsung pada hari-H, pihaknya telah merencanakan kunjungan bertahap ke berbagai titik strategis di wilayah Jawa Timur.

Kapolda juga menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2025 akan berlangsung selama 17 hari, mulai 23 Maret hingga 8 April 2025, dengan melibatkan 15.231 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait. Selain itu, telah disiapkan 204 Pos Pengamanan atau Pospam), Pos Pelayanan alias Posyan), dan Pos Terpadu di berbagai titik strategis untuk menjamin kelancaran dan keamanan arus mudik serta arus balik.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, jajaran Polda Jatim telah melakukan pemetaan daerah rawan serta menyiapkan rest area bagi pemudik. Sosialisasi mengenai titik-titik peristirahatan ini telah disebarluaskan melalui berbagai media agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan bahwa jajaran Polres Gresik telah siap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama libur Idul Fitri 1446 Hijriah.

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan agar memanfaatkan Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan yang telah kami sediakan. Jika merasa lelah, segera beristirahat untuk menghindari risiko kecelakaan lalu lintas,” ujar AKBP Rovan.

Usai kegiatan di Pos Pelayanan, rangkaian kunjungan kerja Kapolda Jatim diakhiri dengan acara buka puasa bersama di Mapolres Gresik, sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi antarinstansi dalam mendukung suksesnya Operasi Ketupat Semeru 2025. (yad)

Mudik Lebaran, Polda Jatim Kerahkan 15.231 Personel Gabungan, Siapkan 204 Pospam dan Posyan  Selengkapnya

Polres Gresik Buka Penitipan Kendaraan Gratis, Mudik Aman dan Nyaman

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik membuka layanan penitipan kendaraan gratis. Aset terjaga, mudik bisa semakin nyaman. Penitipan kendaraan bermotor gratis ini bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2025, yang bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif selama periode mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, mengungkapkan bahwa layanan ini disediakan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak meninggalkan rumah mereka untuk mudik.

“Untuk persiapan mudik, kami akan sediakan kantong-kantong parkir bagi masyarakat yang ingin mudik. Agar kendaraannya aman, bisa dititipkan di seluruh Polsek, Polres dan nantinya akan kita jaga,” ujarnya.

Selain menyediakan tempat penitipan kendaraan, Polres Gresik juga akan meningkatkan patroli di wilayah perumahan untuk mencegah tindak kejahatan selama rumah ditinggalkan penghuninya. “Kita terjunkan Raimas Kalamunyeng Sat Samapta Polres Gresik,” tambah AKBP Rovan.

Dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman,” Polres Gresik bersama dengan stakeholder terkait lainnya berkomitmen untuk menciptakan suasana mudik yang aman dan lancar. AKBP Rovan memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 28-30 Maret, sementara puncak arus balik diperkirakan pada 6-8 April 2025.

“Harapannya situasi kamtibmas tetap terjaga, termasuk kondisi lalu lintas lancar. Kita juga ada layanan call center mudik Polri 110 maupun di hotline Lapor Kapolres yang bisa dimanfaatkan pemudik ketika terjadi sesuatu,” tutupnya. (yad)

Polres Gresik Buka Penitipan Kendaraan Gratis, Mudik Aman dan Nyaman Selengkapnya

Ini Wajah baru Kapolsek Dukun dan Kedamean

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu memimpin upacara serah terima jabatan atau sertijab Kepala Polisi Sektor atau Kapolsek Dukun dan Kedamean pada Jumat, 21 Maret 2025.

Sertijab dilakukan di ruang Ruang Rapat Utama (Rupatama) SAR Polres Gresik ini berdasarkan Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor: ST/273/III/KEP./2025 tanggal 10 Maret 2025 tentang pengukuhan, pemberhentian, dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polda Jatim serta Surat Perintah Kapolres Gresik Nomor: SPRIN/357/III/KEP./2025 tanggal 18 Maret 2025 tentang penyerahan tugas dan tanggung jawab jabatan Kapolsek Dukun dan Kapolsek Kedamean.

Dalam surat telegram itu, AKP Inggit Prassetiyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Dukun Polres Gresik kini dipromosikan sebagai Kapolsek Taman Polresta Sidoarjo Polda Jatim. Kursi yang ditinggalkan diisi oleh AKP Slamet Priyono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kaurmintu Subbagrenmin Ditreskrimsus Polda Jatim.

Kemudian, Iptu Suhari, yang sebelumnya menjabat sebagai PS. Kapolsek Kedamean Polres Gresik, kini dimutasi sebagai Pama Polres Gresik digantikan oleh Iptu Ekwan Hudin, yang sebelumnya menjabat sebagai Panit Opsnal 1 Unit Reskrim Polsek Driyorejo Polres Gresik.

Dalam sambutannya, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk pengembangan karier personel serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi jabatan ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi serta bagian dari dinamika di lingkungan Polri. Terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kepada pejabat baru, segera menyesuaikan diri, laksanakan tugas dengan ikhlas, penuh dedikasi, dan kreativitas. Tetaplah bersyukur dalam menjalankan amanah ini,” ujar AKBP Rovan. 

Acara ini dihadiri Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhita Kuncoro Putro, Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, para Kapolsek jajaran, Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny. Miranda Rovan, serta pengurus Bhayangkari. (yad)

Ini Wajah baru Kapolsek Dukun dan Kedamean Selengkapnya

Dinas KBPPPA & Dinsos Gresik Dampingi Trio ABH Kasus Curanmor

GRESIK,1minute.id – Trio siswa Sekolah Dasar yang diduga terlibat pencurian sepeda motor masih menjalani pemeriksaan intensif. Mereka berinisial F, 12 tahun ; NA, 10 tahun dan HR, 9 tahun. Mereka diamankan anggota Reserse Polsek Gresik Kota setelah empat kali beraksi.

Berdasarkan data kasus curanmor di Polres Gresik, kasus curanmor yang diduga dilakukan trio Anak berhadapan hukum atau ABH ini bukan kali pertama. Data mereka tercatat di Polsek Manyar. Mereka juga mendapat pendampingan oleh pekerja sosial (peksos). Mereka akhirnya mendapatkan “pengampunan” karena kemanusiaan.

Rupanya, pengalaman kali pertama itu belum membuat tiga ABH yakni F, NA dan HR insaf sehingga kembali diamankan polisi. Kini, Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak atau Dinas KBPPPA dan Dinas Sosial (Dinsos) Gresik yang turun tangan melakukan pendampingan.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengungkapkan, saat ini Dinas KBPPPA Gresik melakukan pendampingan dalam proses hukum. Kemudian asesmen untuk penanganan lebih lanjut, serta koordinasi langsung dengan pihak keluarga ABH. 

“Dinsos melalui pekerja sosial melaksanakan pendampingan dalam proses hukum dan upaya rehabilitasi sosial (rehabsos) guna memberikan pembinaan kepada anak tersebut,” kata dokter Alif, sapaan akrabnya pada Rabu, 19 Maret 2025.

Dijelaskan, dari hasil asesmen awal yang dilakukan menunjukkan bahwa faktor lingkungan yang kurang mendukung, termasuk minimnya pengawasan keluarga. “Ini menjadi salah satu penyebab utama anak-anak ini kembali melakukan tindakan melanggar hukum,” terang mantan Wakil Ketua DPRD Gresik itu.

Dengan status ABH, imbuhnya,  penanganannya dilakukan sesuai regulasi yakni melalui rehabilitasi sosial. Langkah ini bertujuan memastikan anak-anak yang terlibat tetap mendapatkan perlindungan. “Ini sekaligus menjadi pembinaan agar tidak kembali melakukan pelanggaran hukum,” jelasnya.

Ditambahkan, Dinsos Kabupaten Gresik mendukung langkah yang diambil oleh Dinas KBPPPA dalam penanganan kasus ini. Sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap perlindungan anak. Dinas KBPPPA memimpin koordinasi dalam pendampingan dan perlindungan ABH. 

Sementara itu, Dinsos menjalankan peran sesuai kewenangannya, yaitu melaksanakan rehabilitasi sosial guna memastikan anak yang terlibat mendapatkan pembinaan yang sesuai. 

“Kami tegaskan bahwa dalam setiap kasus yang melibatkan anak, kepentingan terbaik bagi anak harus selalu diutamakan. Anak-anak yang berhadapan dengan hukum akan mendapatkan bimbingan mental, fisik, spiritual, dan sosial agar dapat kembali ke masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik,” pungkasnya. 

Seperti diberitakan, Polsek Gresik Kota mengamankan tiga anak yang diduga pelaku curanmor. Mereka ditangkap ketika beraksi di Jalan Harun Thohir, Desa Pulopancikan, Kecamatan / Kabupaten Gresik pada Selasa dini hari, 18 Maret 2025. “Mereka ditangkap ketika mendorong sepeda motor curian,” kata Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kapolsek Gresik Kota Iptu Suharto.

Dalam pemeriksaan, ketiganya mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor di empat lokasi berbeda, yakni, mencuri sepeda motor Yamaha Mio di Perumahan Pondok Permata Suci, Desa Suci, Kecamatan Manyar ; Yamaha Mio hitam putih di Alun-Alun Kota Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik ; Honda Beat dan Yamaha Mio, keduanya di Jalan Harun Thohir, Gresik. Salah satu korban, Ade Fajar Muslimin, 35, mengalami kerugian sekitar Rp 6 juta akibat aksi ketiga bocah ini. (yad)

Dinas KBPPPA & Dinsos Gresik Dampingi Trio ABH Kasus Curanmor Selengkapnya

Tim Raimas Kalamunyeng Polres Gresik Gagalkan Balap Liar di Pantura, 33 Motor Disita, 54 Pemuda Diamankan

GRESIK,1minute.id – Tim Pengurai Massa atau Raimas Kalamunyeng Sat Samapta Polres Gresik kembali menggagalkan balap liar di Pantai Utara atau Pantura Gresik. Sebanyak 33 unit sepeda motor dan 54 pemuda diamankan dalam operasi pada Rabu dini hari, 19 Maret 2025 itu.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menjelaskan bahwa penindakan ini berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas balap liar yang meresahkan warga sekitar. Petugas yang sedang berpatroli di wilayah Gresik Selatan segera bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 02.00 WIB. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), polisi mendapati puluhan pemuda bersiap menggelar balapan jalanan yang disebut-sebut sebagai ajang adu gengsi antara komunitas dari Lamongan dan Gresik.

Dari hasil pendataan, 54 pemuda yang diamankan terdiri dari 23 warga Lamongan, 31 warga Gresik, dan satu orang dari Bojonegoro. Sebanyak 29 di antaranya masih berstatus pelajar tingkat SMP dan SMA. Sedangkan, 25 pemuda lainnya merupakan pekerja swasta. Para peserta balap liar diketahui berkumpul setelah menerima undangan melalui pesan WhatsApp untuk menyaksikan dan mengikuti balapan ilegal tersebut.

“Kendaraan yang diamankan, disita hingga selesai Lebaran sebagai efek jera bagi para pelaku. Sementara itu, para pemuda yang terlibat akan diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya,” tegas alumnus Akpol 2006 itu.

Ia juga mengimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari. “Selain itu, masyarakat yang mengetahui adanya kegiatan balap liar atau gangguan ketertiban umum diminta segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau melalui hotline Lapor Kapolres,” tegasnya lagi.

Dengan adanya operasi ini, diharapkan aksi balap liar yang kerap membahayakan nyawa baik pelaku maupun pengguna jalan lainnya dapat diminimalisir di wilayah hukum Polres Gresik.

Ditempat terpisah, menjelang libur Idul Fitri 1446 Hijriah, UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik membuat himbauan kepada wali murid untuk mengawasi aktivitas anak di luar jam sekolah. Begini bunyi himbaun itu : 

UPT SMPN2 GRESIK

Spenda gress is the best

PENGUMUMAN SEKOLAH

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yth. Bapak/Ibu Wali Peserta Didik kelas 7, 8 dan 9

Diinformasikan dalam kegiatan belajar mengajar di bulan ramadan: 

– Peserta didik masuk pada pukul 08.00 WIB dan pulang setelah Salat Duhur (12.30 WIB) kecuali di hari Jumat peserta didik pulang pada pukul 10.00 WIB.

– Dihimbau untuk wali peserta didik untuk tetap mengawasi kegiatan peserta didik di rumah utamanya kegiatan yang dikhawatirkan bersinggungan dengan kriminalitas seperti : Perang sarung, Geber knalpot, Tawuran, dll

Atas perhatian dan kerjasama disampaikan Terima Kasih

Wassalamu’alaikum Wr. Wb. 

Bag.Humas UPT SMP N 2 Gresik. (yad)

Tim Raimas Kalamunyeng Polres Gresik Gagalkan Balap Liar di Pantura, 33 Motor Disita, 54 Pemuda Diamankan Selengkapnya

Polsek Gresik Kota Amankan Trio Siswa SD, 4 Kali Curi Sepeda Motor 

GRESIK,1minute.id – Tiga bocah ini usia baru bau kencur. Ada yang berusia 9 tahun, 10 tahun dan 12 tahun. Ketiganya ngaku masih duduk di sekolah dasar. Tapi, ulah ketiga anak ini membuat para orang tua ngelus dada. Miris dan prihatin. 

Sebab, mereka diduga komplotan pencuri sepeda motor atau curanmor. Pengakuan trio siswa SD itu, telah beraksi empat kali di Gresik. Kini, mereka diamankan di Mapolsek Gresik Kota.

Kali terakhir, aksi mereka beraksi di Jalan Harun Thohir, Desa Pulopancikan, Kecamatan / Kabupaten Gresik pada Selasa dini hari, 18 Maret 2025. “Mereka ditangkap ketika mendorong sepeda motor curian,” kata Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kapolsek Gresik Kota Iptu Suharto.

Berdasarkan keterangan ketiga anak berhadapan hukum alias ABH, kalau orang dewasa, biasa disebut tersangka, itu sebelum aksi mereka melakukan perencanaan. Biasanya, berkumpun di rumah anak berinisial F, 12 tahun. Setelah itu, trio anak melakukan survei lokasi. “Sasaran mereka ada sepeda motor yang tidak dikunci stir,” kata polisi. 

Seperti yang dilakukan di Jalan Harun Thohir, Desa Pulupancikan, Kecamatan/ Kabupaten Gresik pada Selasa, 17 Maret 2025 sekitar pukul 01.00 WIB. Para Ciblek alias Cilik-cilik betah melek mendorong sepeda motor Yamaha Mio berwarna biru putih yang terparkir tanpa pengaman. Nahas, aksi mereka terendus oleh Muhammad Samlan Miladi, 55, warga setempat dan melapor ke polisi. 

Tiga ABH yang berinisial F, 12 tahun ; NA, 10 tahun dan HR, 9 tahun itu kemudian dibawa ke Mapolsek Gresik Kota yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Gresik atau sekitar 1 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP). “Karena mereka masih anak-anak, petugas berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gresik untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Selain mengamankan tiga anak itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit Yamaha Mio W-6784-** dan 18 kunci kontak yang diduga digunakan dalam aksi pencurian. “Kasus ini masih kami dalami. Kami juga akan menyelidiki apakah ada pihak lain yang memanfaatkan mereka dalam aksi ini,” ujar Iptu Suharto.

Dalam pemeriksaan, ketiganya mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor di empat lokasi berbeda, yakni, mencuri sepeda motor Yamaha Mio di Perumahan Pondok Permata Suci, Desa Suci, Kecamatan Manyar ; Yamaha Mio hitam putih di  Alun-Alun Kota Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik ; Honda Beat dan Yamaha Mio, keduanya di Jalan Harun Thohir, Gresik. Salah satu korban, Ade Fajar Muslimin, 35, mengalami kerugian sekitar Rp 6 juta akibat aksi ketiga bocah ini. (yad)

Polsek Gresik Kota Amankan Trio Siswa SD, 4 Kali Curi Sepeda Motor  Selengkapnya

Ini Hasil Olah TKP Libatkan Dokter Forensik Polda Jatim & RSUD Ibnu Sina Gresik atas Temuan Kerangka Manusia dalam Mobil di Aspol Polsek Ujungpangkah, Gresik

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik telah melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP penemuan kerangka manusia di mobil eks Kepala Unit atau Kanit di Polsek Ujungpangkah berpangkat Ajun Inspektur Polisi Dua atau Aipda.

Dalam olah TKP itu, tim dari Polres Gresik juga mengumpulkan barang bukti, serta memasang garis polisi di Asrama Polisi (Aspol) Polsek Ujungpangkah. Olah TKP ini juga menghadirkan tim dokter forensik dari Polda Jatim dan RSUD Ibnu Sina Gresik, yakni dr Tuti Purwanti Sp.FM., dan dr Nily Sulistyorini Sp.FM.

Hasil temuan sementara dari dokter forensik adalah :

– Jenazah berupa kerangka tanpa ada barang melekat.

– Sarung merk BKS motif kotak warna coklat

– Jumlah tulang belulang lengkap tidak ditemukan tanda kekerasan.

– Jaringan lunak hancur

– Ciri khas : rambut hitam lurus panjang 7cm, tulang jari kiri melengkung, tulang jari manis kanan melengkung, gigi rahang atas tongos, gigi geraham bawah kanan dan kiri hilang sebelum meninggal (bogang)

– Perkiraan panjang badan (dari tulang paha dan tulang kering kiri) 153-163 Cm.

– Pemeriksaan tambahan tes uji racun dan tes DNA tulang selangka kiri

– Perkiraan umur hasil pemeriksaan gigi dan tulang antara 50 – 60 tahun.

“Satreskrim Polres Gresik juga telah memeriksa saksi di sekitar asrama, sementara Propam Polda Jatim telah melakukan pemeriksaan terhadap pemilik kendaraan yang lama tidak digunakan,” ujar Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu pada Kamis, 13 Maret 2025.

Kemudian melakukan pemeriksaan mobil yang sudah lama rusak, betul mobil tersebut milik Aipda Yudi. Hasil forensik akan segera disampaikan setelah uji DNA selesai.

“Dari hasil forensik akan dilakukan pencocokan kepada ciri-ciri orang yang sering main ke Aspol Ujungpangkah. Apabila ada informasi terkait penemuan kerangka manusia silahkan hubungi Polsek/Sat reskrim Polres Gresik,” tukas Kapolres AKBP Rovan. (yad)

Ini Hasil Olah TKP Libatkan Dokter Forensik Polda Jatim & RSUD Ibnu Sina Gresik atas Temuan Kerangka Manusia dalam Mobil di Aspol Polsek Ujungpangkah, Gresik Selengkapnya

Prostitusi Online Digerebek Reskrim Polsek Duduksampeyan, 4 Wanita Diduga PSK Diamankan

GRESIK,1minute.id – Operasi Penyakit Masyarakat atau Pekat Semeru 2025  menyasar dunia prostitusi online. Bulan suci Ramadan belum membuat para pelakunya insaf. Polres Gresik turun tangan untuk memberangus praktik yang bisa mencederai kesucian Ramadan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Unit Reskrim Polsek Duduksampeyan yang dipimpin oleh Kapolsek Duduksampeyan AKP Hendrawan, berhasil mengamankan empat wanita yang diduga terlibat dalam praktik prostitusi online melalui aplikasi MiChat. 

Keempat perempuan tersebut adalah berinisial S dengan nama MiChat : Yanti, asal Demak, Jawa Tengah ; W alias Kembang Ati asal Pasuruan, Jawa Timur ; RS atau Rere asal Surabaya dan DNP atawa Diana asal Lamongan. Keempat wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial itu dilakukan pendataan dan diserahkan kepada Dinas Sosial Gresik guna mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

Untuk diketahui, aplikasi MiChat merupakan aplikasi pesan instan gratis yang membuat penggunanyq bisa menemukan teman baru. Untuk memiliki akunya harus menggunakan nomor seluler penggunanya. 

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang menginformasikan adanya aktivitas prostitusi terselubung di beberapa warung kopi atau warkop di sepanjang Jalan Raya Duduksampeyan, tepatnya di Dusun Palebon, Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Berdasarkan laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Duduksampeyan segera melakukan penyelidikan di lokasi yang dicurigai.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa praktik prostitusi tidak hanya berlangsung secara tatap muka, tetapi juga melalui aplikasi MiChat. Setelah mengumpulkan bukti yang cukup, tim kepolisian melakukan operasi pada pukul 16.00 WIB hingga 17.30 WIB dan berhasil mengamankan empat perempuan yang diduga sebagai pelaku jasa prostitusi.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga kondusivitas wilayah, khususnya selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.

“Kami Polres Gresik mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan dugaan tindak pidana ke pihak kepolisian melalui hotline Lapor Kapolres atau langsung ke kantor kepolisian terdekat,” tegasnya. Dengan adanya tindakan tegas ini, diharapkan lingkungan sekitar tetap aman dan nyaman, sejalan dengan nilai-nilai kesucian Ramadan yang penuh berkah. (yad)

Prostitusi Online Digerebek Reskrim Polsek Duduksampeyan, 4 Wanita Diduga PSK Diamankan Selengkapnya