Terduga Pelaku Curanmor Klenger Dihajar Massa

GRESIK,1minute.id – Seorang pemuda berinisial BTP berusia 22 tahun kelenger di Jalan KH Agus Salim, Desa Gapurosukilo, Kecamatan/ Kabupaten Gresik pada Rabu malam, 14 Agustus 2024. 

Pemuda asal Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo itu dihakimi massa hingga tidak sadarkan diri karena diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor atau curanmor. Beruntung polisi cepat tiba di lokasi kejadian sehingga nyawa pemuda itu terselamatkan. 

Kapolsek Gresik Kota Iptu Suharto membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku curanmor berinisial BTP. 22 tahun. Ia diduga pelaku curanmor di halaman parkir Warkop Sapu Jagad Jalan KH Agus Salim, Gapurosukolilo, Gresik.

“Benar, saat ini terduga pelaku menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina. Masih dalam penyelidikan,” tegas Iptu Suharto pada Kamis, 15 Agustus 2024. 

Aksi pencurian sepeda motor terjadi pada Rabu, 14 Agustus 2024 sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu Athilla Fawnia, korban percobaan pencurian kendaraan bermotor memarkir kendaraan sepeda motor Honda Beat nopol EA 4941 AL di halaman parkir Warkop Sapu Jagad.

Selanjutnya di tinggal ngopi oleh korban. Sekitar pukul 22.40 WIB, Rendy Akbar, seorang penjaga dan juga sekaligus pemilik warung merasa curiga gerak-gerik 2 lelaki yang baru keluar dari warung. Rendy lalu melakukan pengintaian melalui closed circuit television atau CCTV. 

Kecurigaan Rendy tidak salah. Dua pemuda asing yang saat datang naik sepeda motor PCX berboncengan. Saat pulang, mereka berpencar dan naik motor sendiri-sendiri. Pelaku naik motor Honda Beat dan mengeluarkan kunci berbentuk huruf T. Rendy bersama dua temannya lalu mendatanginya. Karena aksi diketahui pemuda berinisial BTP kabur. 

Rendy spontan berteriak maling. Teriak bagai semua alarm membuat warga yang mendengar melakukan pengejaran. Terduga tertangkap dan digebuki massa. Kabar penangkap pelaku curanmor itu terdengar polisi dan mendatangi tempat kejadian perkara atau TKP.  Di lokasi polisi menemukan kunci T. 

“Anggota mendatangi TKP dan mengamankan terduga pelaku yang sudah dalam keadaan terluka di bagian kepala dan tidak sadarkan diri serta membawa terduga pelaku ke RS. Petrokimia Gresik untuk penanganan pertama kemudian dirujuk di RSUD Ibnu Sina Bunder Gresik. Barang bukti berupa kunci T yang digunakan terduga pelaku juga kami amankan,” tukasnya. (yad)

Terduga Pelaku Curanmor Klenger Dihajar Massa Selengkapnya

Peringati HBA, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Pemkab Gresik Tanam 200 Ribu Bibit Mangrove di Pesisir Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur melakukan penanaman pohon mangrove sebanyak 200 ribu. Ribuan pohon itu di tanam di sejumlah titik di pesisir Kabupaten Gresik. Seremonial aksi penanaman pohon dipusatkan di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate atau JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Selasa, 13 Agustus 2024.

Penanaman secara simbolis itu dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi atau Kajati Jawa Timur Amiati dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Penanaman ribu bibit mangrove rangkaian memperingati Hari Bakti Adyaksa alias HBA ke-67. Tema besar HBA tahun ini “Akselerasi Kejaksaan untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas”.

Aksi peduli lingkungan yang diprakarsai oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dengan mengusung tema “We Are the Champion”, sebagai bentuk komitmen dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan serta penegakan hukum yang berkelanjutan. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi kolaborasi antara Kejaksaaan Tinggi Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Daerah, BUMD, dan juga perusahaan yang terlibat untuk mendukung kegiatan ini.

“Kami berkoordinasi dengan swasta dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mensupport kegiatan ini. Kami juga punya SEZ (Special Economic Zone) atau Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE yang dikelola oleh PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera. Alhamdulillah, dipilih oleh Ibu Kajati sebagai lokus penanaman mangrove,” ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Ia juga menambahkan, kawasan mangrove ini memiliki peran penting sebagai penyeimbang ekosistem hayati di Kabupaten Gresik. “Kami mengucapkan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang berkolaborasi dalam penanaman 200.500 bibit mangrove yang akan dilakukan di empat titik lokasi tersebut,” imbuh wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Penanaman bibit mangrove secara serentak itu dilakukan di empat titik kawasan pesisir, yakni 

pesisir di Desa Daun, Kecamatan Sangkapura Pulau Bawean ; Desa Banyu Urip, Kecamatan Ujung Pangkah ; Desa Tanjung Widoro,  Kecamatan Bungah dan Kawasan JIIPE. 

Bu Min melanjutkan, kawasan mangrove di Gresik sangat luas dan menjadi bagian penting dari ekosistem yang ada. “Kami juga punya kawasan esensial mangrove, semoga ini bisa menjadi penyeimbang untuk ekosistem hayati yang ada di Kabupaten Gresik,” tambahnya.

Kajati Jawa Timur Amiati memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Penanaman mangrove merupakan langkah nyata dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, terutama di daerah pesisir.

“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam kegiatan ini. Semoga upaya ini dapat terus dilanjutkan dan memberikan manfaat yang besar bagi generasi mendatang,” ujar Kajati Jatim. 

Penanaman mangrove ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pesisir dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kelestarian lingkungan di Kabupaten Gresik. Dengan adanya kolaborasi dari berbagai pihak, Kabupaten Gresik optimis bahwa langkah ini akan membawa dampak positif bagi masa depan lingkungan dan masyarakat setempat, sejalan dengan visi Nawa Karsa Gresik Lestari. (yad)

Peringati HBA, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Pemkab Gresik Tanam 200 Ribu Bibit Mangrove di Pesisir Gresik  Selengkapnya

Polwan Polres Gresik Berikan Teladan Kerukunan Antar Umat

GRESIK,1minute.id – Suasana tempat Bbadat  Tri Dharma atau TITD Kim Hin Kiong lebih riuh dari biasanya pada Jumat, 9 Agustus 2024. Puluhan Polisi Wanita atau Polwan Polres Gresik mengenakan kaus olah raga terlihat membersihkan di klenteng berlokasi di Jalan Setiabudi, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Mereka ada menyapu halaman hingga altar. Ada juga membersihkan patung singa. Selain itu, mereka juga memberikan bantuan sosial kepada penjaga klenteng sebagai bentuk apresiasi atas jasa mereka dalam menjaga tempat ibadat.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan masyarakat, khususnya umat beragama. 

Bakti sosial di tempat ibadat warga Tionghoa itu rangkaian memperingati Hari Jadi Polwan yang diperingati setiap 1 September itu. Tahun ini, memasuki 76 tahun. Kegiatan bakti sosial atau baksos ini sebagai wujud nyata toleransi antarumat beragama dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini juga sebagai bentuk nyata dari Bhayangkari dalam menjaga kerukunan umat beragama dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan pada Jumat, 9 Agustus 2024.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan. “Dengan saling membantu dan bergotong royong, kita dapat membangun masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera,” kata mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu. 

Pengurus TITD Kim Hin Kiong memberikan apresiasi kepada para Polwan Polres Gresik atas kepeduliannya. “Aksi bersih-bersih ini tidak hanya membantu kami menjaga kebersihan kelenteng, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarumat beragama. Kami berharap kerjasama yang baik ini dapat terus terjalin,” kata salah satu pengurus klenteng. (yad)

Polwan Polres Gresik Berikan Teladan Kerukunan Antar Umat Selengkapnya

Membahayakan Pengendara, Satlantas Polres Gresik Tilang 50 Truk Pengangkut Limestone Tanpa Penutup Terpal

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik melakukan penindakkan pengemudi truk pengangkut limestone yang kedapatan tidak menggunakan penutup muatan di sepanjang jalur utama menuju pelabuhan.

Kurun waktu sepekan terakhir sebanyak 50 truk di tilang oleh anggota korp sabuk putih itu. Tindakan tegas dilakukan oleh Satlantas Polres Gresik itu, setelah mendapat banyak keluhan dari masyarakat karena debu dan material batu yang beterbangan, mengancam kesehatan dan keselamatan pengendara lainnya. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Derie Fradesca, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan operasi serupa secara rutin. 

“Kami tidak hanya memberikan sanksi tilang, tetapi juga melakukan sosialisasi kepada para pengemudi dan pemilik armada. Kami berharap dengan kerja sama semua pihak, masalah ini dapat teratasi secara tuntas,” tegasnya.

Setiap hari, ratusan truk melintas di jalanan Gresik. Sayangnya, tidak semua pengemudi mematuhi aturan. Truk-truk yang mengangkut batu kapur sering kali tidak menggunakan terpal, sehingga batu-batu kecil beterbangan dan membahayakan pengendara lain. Akibatnya, banyak kecelakaan lalu lintas yang terjadi, bahkan ada yang menyebabkan korban jiwa.

Satlantas Polres Gresik tidak tinggal diam. Mereka telah menindak tegas puluhan truk yang melanggar aturan. Selain membahayakan pengendara lain, batu kapur yang berjatuhan juga mencemari lingkungan.

Kasat lantas Polres Gresik mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga keselamatan di jalan raya. “Laporkan jika anda melihat ada truk yang tidak menggunakan terpal. Bersama-sama kita bisa menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman,” tegasnya. (yad)

Membahayakan Pengendara, Satlantas Polres Gresik Tilang 50 Truk Pengangkut Limestone Tanpa Penutup Terpal Selengkapnya

Edan! Tega Curi Motor Tetangga Gunakan Kunci Palsu 

GRESIK,1minute.id – Solikin mengucapkan syukur berulang kali. Lelaki 40 tahun bersyukur karena sepeda motor kesayangan, Honda Grand yang dicuri penjahat bisa ditemukan oleh polisi. Selain mengamankan barang bukti anak buah Iptu Andik Asworo juga mengamankan terduga pelakunya.

Siapa pencuri sepeda motor milik warga Desa Gedang Kulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik itu? Pelaku berinisial AP. Usianya 49 tahun. Lelaki berkulit sawo matang ditangkap anggota reserse kriminal Polsek Cerme di rumahnya di Dusun/Desa Gedangkulut alias tetangga korban sendiri. 

Solikin, korban tentu kaget. Sebab, pelaku adalah tetangga dusunnya. Terungkapnya, aib tersangka AP itu bermula laporan korban Solikin pada Senin, 29 Juli 2024. Menurut keterangan korban Solikin kepada polisi pada Ahad, 28 Juli 2024 sekitar pukul 20.00 WIB memarkir motor Honda Grand nopol L 2611 RG  di teras rumahnya di Desa Gedangkulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Lelaki 40 tahun itu tidak lupa mengunci stir sebelum ditinggal masuk rumah dan tidur. Keesokan harinya, Senin, 29 Juli 2024 pukul 04.30 WIB korban Solikin bangun. Ia hendak pergi ke sawah. Tapi, bapak satu anak tidak menemukan motor kesayangan itu. Celingukan dan tanya tetangga kanan dan kiri tidak ada yang mengetahui. 

Solikin memutuskan membatalkan pergi ke sawah. Ia kemudian melaporkan musibah yang dialaminya ke Polsek Cerme. Berdasarkan laporan tersebut, Iptu Andik Asworo yang lama di bagian intelejen bersama anggota melakukan penyelidikan. Dugaan mengarah kepada lelaki berinisial AP, 49, tetangga dusun korban. 

“Terduga pelaku kami tangkap dirumahnya pada Kamis dini hari (1/8/2024),” kata Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo pada Senin, 5 Agustus 2024. Dalam pemeriksaan di Mapolsek Cerme, tersangka AP mengakui perbuatan. “Tersangka mencuri motor korban menggunakan kunci palsu,” terang Iptu Andik. 

Tersangka dan barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Cerme. Solikin semringah karena motor seharga Rp 3,5 juta bisa ditemukan. Sebaliknya, tersangka AP meratapi perbuatannya. “Tersangka AP dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 ke-3 KUHPidana,” tegas Andik Asworo. (yad)

Edan! Tega Curi Motor Tetangga Gunakan Kunci Palsu  Selengkapnya

Jalin Silaturahmi. Ini Harapan Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan kepada Toga dan Tomas

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor GresikAjun Komisaris Besar Polisi atau Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan kembali melakukan silaturahmi pasca melakukan kunjungan kerja ke Pulau Bawean, Gresik.

Selama dua hari terakhir, 29 dan 30 Juli 2024, mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu melakukan road show untuk bersilaturahmi di tiga tempat. Pada Senin, 29 Juli 2024 Arief Kurniawan mengunjungi Kantor DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim,  Gresik. Arief disambut oleh pimpinan DPRD Gresik yakni Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir dan 3 wakil ketua yakni Achmad Nur Hamim, Mujid Riduan dan Nur Saidah.

Setelah itu, alumnus Akpol 2004 itu melanjutkan silaturahmi ke Pondok Pesantren atau Ponpes Darul Ihsan di Kecamatan Menganti. AKBP Arief Kurniawan yang didampingi Kabag SDM Dedi Winardi dan Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah ditemui langsung pemangku pondok yakni KH Mulyadi yang juga Ketua PCNU Gresik itu.

Kemudian, Selasa 30 Juli 2024, Kapolres Gresik yang baru menjabat itu bersilaturahmi ke Ponpes Qomaruddin di Kecamatan Bungah. Arief Kurniawan disambut oleh pengasuh Ponpes KH. Alauddin. Dalam silaturahmi itu, Kapolres AKBP Arief Kurniawan mengucapkan terimakasih atas sinergitas antara Polri dengan tokoh agama atau Toga dan tokoh masyarakat atau Tomas yang telah menjadi kondusivitas keamanan dan ketertiban di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik selama ini. 

Kapolres mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024.

“Kami berharap tokoh agama dapat berperan aktif dalam mencegah konflik sosial dan menjadi penengah jika terjadi permasalahan di masyarakat,” ujar Kapolres Arief Kurniawan. (yad)

Jalin Silaturahmi. Ini Harapan Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan kepada Toga dan Tomas Selengkapnya

Tiga Pemuda Gresik Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi Gresik Kota. Siapa Mereka?

GRESIK,1minute.id – Tigaalap-alap sepeda motor dibekuk tim reserse kriminal Polres Gresik dan Polsek Kota Gresik. Tiga tersangka pencurian sepeda motor atau curanmor itu adalah warga Kabupaten Gresik. 

Siapa mereka? Ia adalah Aris Cahyo Utomo, 28, warga Jalan KH. Kholil, Kelurahan Pekelingan dan Alfian, 23, tinggal di Jalan Harun Thohir, Desa Pulopancikan. Sedangkan, penadah hasil kejahatan bernama Badrus Sholeh, 25, warga Jalan Sindujoyo, Kelurahan Kroman, Kecamatan Gresik.

Kini ketiga tersangka curanmor yang meresahkan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini sedang menjalani pemeriksaan secara intensif di markas Polisi Sektor atau Mapolsek Kota Gresik. Ketiga tersangka ditengarai berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor.

Menurut Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kapolsek Gresik Kota Iptu Suharto, perburuan terhadap pelaku curanmor ini bermula dari laporan Mutiyah, 38 tahun. Sepeda motor Honda Scoopy nopol W 5874 DS raib saat di parkir di samping rumahnya di Jalan KH Kholil, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Sabtu, 20 Juli 2024 sekitar pukul 23.00 WIB.

Pada Senin, 22 Juli 2024 sekitar pukul 05.00 WIB atau badal Subuh, korban Mutiyah hendak memakai motor kesayangan itu. Akan tetapi, perempuan 38 tahun kaget. Sebab, motor matik miliknya tersebut telah raib. Ia pun celingukan ke kanan dan ke kiri. Tanya tetangga tidak ada yang mengetahui. Ia pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gresik Kota berada di Jalan Basuki Rahmat, Gresik atau sekitar 3 kilometer dari rumah korban. 

Iptu Suharto, Kapolsek Gresik Kota dibantu oleh tim reserse mobile alias resmob Satreskrim Polres Gresik melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dengan memeriksa sejumlah kamera pengintai atau closed circuit television atau CCTV sekitar lokasi kejadian. Dalam kamera pengintai mendapati ciri-ciri pelaku yakni memakai sweeter warna hijau dan topi warna putih. 

Berdasarkan ciri-ciri tersebut, mengarah kepada terduga pelaku Aris Cahyo Utomo, tetangga korban. “Kamis dini (25 Juli 2024 pukul 02.00 WIB,Red) kami melakukan penangkapan di rumahnya,” kata Iptu Suharto pada Jumat, 26 Juli 2024. Tersangka Aris menjalani pemeriksaan kemudian “bernyanyi”. Ia mengaku tidak sendirian. Ia bersama dengan Alfian, warga Harun Thohir, Pulopancikan, Gresik. 

Dari kedua tersangka itu, kemudian muncul nama Badrus Sholeh, penadah motor hasil curian. “Ketiga tersangka berhasil kami amankan,” tegasnya. Dalam penyergapan secara maraton itu tim gabungan Polsek Gresik Kota dan Satreskrim Polres Gresik itu juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Scoopy W 5874 DS rakitan 2016, warna Biru Silver, dua buah plat nomor W 5874 DS, satu buah kaos sweeter warna hijau, satu buah celana training warna abu-abu, dan satu buah topi warna putih. “Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP,” katanya. (yad)

Tiga Pemuda Gresik Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi Gresik Kota. Siapa Mereka? Selengkapnya

Silaturahmi ke MUI, Kapolres Gresik Diwaduli Maraknya Judi Online 

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melanjutkan road show ke sejumlah tokoh dan organisasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Hari ini, Kamis, 25 Juli 2024 mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu melakukan silaturahmi ke  Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik. 

AKBP Arief disambut hangat oleh Ketua MUI Gresik KH Moch Mansoer Shodiq beserta pengurus lainnya. Tujuannya untuk minta dukungan dan doa untuk menjaga kamtibmas khususnya di Kabupaten Gresik. 

“Kami seluruh jajaran MUI Gresik mendoakan sukses dalam tugas sebagai Kapolres Gresik dan tentunya kabupaten Gresik aman dan kondusif,” kata KH Mansoer Shodiq.

Pada kesempatan itu, Kiai Mansoer Shodiq menyatakan MUI merupakan organisasi keagamaan mendapat banyak wadulan dari masyarakat, sehingga kewajiban kami untuk menyampaikan ke Polres Gresik

Salah satunya, adalah judi online alias judol yang marak di masyarakat dan berdampak pada perceraian karena ekonomi hingga kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT. Selain itu, juga masalah narkoba yang beredar di masyarakat yang menurut data separuh kasus adalah terpidana narkoba.

“Mohon diperhatikan pihak kepolisian khususnya Polres Gresik,” imbuh Kiai Mansoer Shodiq. Pada kesempatan itu, AKBP Arief Kurniawan menyampaikan sebagai Kapolres Gresik yang baru, berharap bisa diterima sebagai keluarga di Kabupaten Gresik.

“Apabila ada hal yang salah mohon kiranya di luruskan, dan berharap Sinergitas MUI dan Polres berlajalan baik untuk kepentingan masyarakat kabupaten Gresik,” kata alumnus Akpol 2004 itu. 

Merespon penyampaian Ketua MUI Mansoer Shodiq menegaskan akan menjaga Kabupaten Gresik sebagai kota wali. “Kalau ada hal yang berpotensi mengundang atau melakukan tidak pindana, kami akan melakukan tindakan sesuai undang-undang yang berlaku,” tegas AKBP Arief Kurniawan. (yad)

Silaturahmi ke MUI, Kapolres Gresik Diwaduli Maraknya Judi Online  Selengkapnya

Hari Pertama Bertugas, AKBP Arief Kurniawan Silaturahmi dengan Bupati Gresik Ini yang Dibahas!

GRESIK,1minute.id – Kapolres GresikAKBP Arief Kurniawan memulai aktivitas hari pertama berdinas melakukan kunjungan ke Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 19 Juli 2024.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyambut langsung kedatangan mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu. Pertemuan berlangsung gayeng. Salah satu topik yang dibahas adalah terkait menjaga sistem keamanan dan ketertiban masyarakat (siskamtibmas) di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Kapolres Arief menyampaikan beberapa hal terkait situasi kamtibmas di Gresik, termasuk beberapa potensi gangguan yang perlu diantisipasi. Kapolres juga menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menjaga kondusifitas wilayah.

“Diharapkan dengan sinergitas yang kuat, Gresik dapat menjadi daerah yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya,” kata AKBP Arief Kurniawan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  mengapresiasi sinergitas yang selama ini terjalin antara Polres Gresik dan Pemerintah Kabupaten Gresik. 

Gus Yani sapaan akrab Fandi Akhmad Yani juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan tantangan yang dihadapi Gresik, seperti Pilkada yang akan segera digelar dan potensi masalah ketenagakerjaan akibat peralihan dari tenaga manusia ke mesin.

“Tantangan paling dekat adalah Pilkada, termasuk masalah yang menyangkut Tenaga Kerja yang perlu mendapatkan perhatian karena peralihan tenaga manusia diganti mesin akan berdampak pada PHK,” ujar Bupati Gresik.

Gus Yani berharap dengan silaturahmi dan komunikasi yang terjalin dengan baik antara Polres Gresik dan Pemerintah Kabupaten Gresik, berbagai tantangan tersebut dapat dihadapi dengan bersama-sama. Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Gresik untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya. (yad)

Hari Pertama Bertugas, AKBP Arief Kurniawan Silaturahmi dengan Bupati Gresik Ini yang Dibahas! Selengkapnya

AKBP Arief Kurniawan Jabat Kapolres Gresik

GRESIK,1minute.id – Tongkat komando Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Gresik berpindah. Pejabat baru yang menggantikan AKBP Adhitya Panji Anom adalah AKBP Arief Kurniawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya.

Aditya Panji Anom menempati posisi baru sebagai Waka Polresta Malang Kota. Serah terima jabatan atau sertijab dilaksanakan di Gedung Mahameru Mapolda Jatim pada Rabu, 17 Juli 2024. Selain sertijab Kapolres Gresik ada 31 pejabat dan Kapolres jajaran Polda Jatim yang berganti posisi. 

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto yang memimpin langsung sertijab 32 pejabat dan Kapolres jajaran Polda Jatim itu.

Irjen Pol Imam Sugianto menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Hal ini dilakukan untuk penyegaran, promosi, serta penempatan personel di berbagai wilayah dan tugas.

“Para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas barunya dan memberikan kontribusi terbaik bagi Polri,” kata Imam Sugianto yang juga pernah menjabat sebagai Kapolres Gresik itu.

Jenderal dua bintang di pundak itu juga berpesan kepada seluruh personel Polri untuk selalu menjaga profesionalisme dan meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat.

Sertijab sebanyak 32 Pejabat Polda Jatim dan Kapolres di jajaran, termasuk Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom diangkat dalam jabatan baru sebagai Waka Polresta Malang Kota. Sedangkan posisi Kapolres Gresik digantikan oleh AKBP Arief Kurniawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya.

Mutasi ini juga mengantarkan dua perwira tinggi Polri di Jawa Timur naik pangkat dari Kombes menjadi Brigjen, yaitu; Brigjen Pol. Totok Suharyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Jatim, kini menjadi Waketbidkermadianmas STIK Lemdiklat Polri. Brigjen Pol. Erwinn Zainul Hakim yang sebelumnya menjabat sebagai Kabiddokkes Polda Jatim, kini menjadi Wakarumkit Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri.(yad)

AKBP Arief Kurniawan Jabat Kapolres Gresik Selengkapnya