Gubernur Jatim Khofifah bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Naik TransJatim Nikmati Eduwisata Berbasis Literasi Digital

GRESIK,1minute.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengunjungi Gresik Universal Science (GUS) pada Minggu, 4 Januari 2026.

Kunjungan di hari libur ini, Khofifah bersama cucu didampingi Fandi Akhmad Yani naik TransJatim. Rombongan berangkat dari Terminal Bunder, Gresik.  Perjalanan menuju destinasi wisata edukasi berbasis literasi digital, Gresik Universal Science yang berada di Kompleks Islamic Center berlokasi di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang selama lebih kurang 45 menit.

Kunjungan ini menjadi simbol dukungan terhadap transportasi publik, sekaligus penguatan destinasi wisata edukasi berbasis literasi digital di Kabupaten Gresik. Gresik Universal Science sendiri telah di soft launching secara oleh Bupati Gresik pada 24 Desember 2025, bertepatan dengan libur panjang pelajar. Sejak dibuka untuk publik, GUS tercatat telah dikunjungi ribuan masyarakat dari berbagai daerah, terutama pelajar dan keluarga.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gresik atas hadirnya GUS sebagai wisata literasi digital yang menampilkan kekayaan daerah secara komprehensif. Ia menilai GUS tidak hanya menyuguhkan budaya, tetapi juga potensi tiap kecamatan, mulai dari kuliner hingga mata pencaharian masyarakatnya.

“Potensi yang ditampilkan di sini sangat lengkap. Bukan hanya budaya, tetapi juga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakatnya. Ini bisa menjadi referensi bagi daerah lain untuk memperkenalkan jejak sejarah dan budayanya masing-masing,” puji Khofifah.

Gubernur Khofifah juga berpesan kepada masyarakat yang berkunjung agar ikut menjaga fasilitas GUS. Menurutnya, keberadaan GUS sangat strategis dalam memperkuat literasi masyarakat dengan pendekatan yang relevan dengan kebiasaan generasi saat ini.

“Yang menarik, GUS mengintegrasikan literasi dengan audio visual. Kita tahu masyarakat belakangan lebih suka mendengar daripada membaca. Dengan strategi ini, masyarakat tetap memperoleh pengetahuan sekaligus meningkatkan taraf literasi,” tambahnya.

Salah satu ruang yang mendapat perhatian khusus dari Gubernur Khofifah adalah Ruang Damarkurung, yang menampilkan instalasi karya maestro seni Damarkurung, almarhumah Masmundari. Instalasi tersebut dinilai tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga sarat nilai sejarah dan budaya lokal.

“Ruang Damarkurung ini luar biasa. Dengan instalasi yang kuat dan menarik, saya berharap bisa memantik ketertarikan generasi muda dan melahirkan talenta-talenta baru penerus Mbah Masmundari,” ujarnya. Terkait aksesibilitas, Gubernur Khofifah menilai lokasi GUS sangat mudah dijangkau karena terintegrasi dengan rute Bus TransJatim. Konektivitas ini dinilai mendukung GUS sebagai destinasi edukasi yang inklusif dan ramah bagi masyarakat luas

Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa GUS dirancang sebagai wisata edukasi dan literasi digital yang mendorong pengunjung untuk menikmati setiap ruang secara perlahan. Ia mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru saat berkunjung, sehingga pesan sejarah dan budaya Gresik dapat terserap secara utuh.

“Tenang saja, tidak usah buru-buru saat berkunjung di GUS. Masyarakat bisa benar-benar menikmati literasi yang ada. Setiap ruangan idealnya sekitar 10 menit, supaya suguhan tentang sejarah dan budaya Gresik bisa dinikmati dengan maksimal,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Gubernur Jatim Khofifah bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Naik TransJatim Nikmati Eduwisata Berbasis Literasi Digital Selengkapnya

Gus Yani :  Program Kerja IPNU-IPPNU Harus Berdampak Positif kepada Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Wilayah melantik pengurus PC IPNU dan PC IPPNU Gresik masa bakti 2025-2027 di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Minggu, 4 Januari 2026. 

Pelantikan Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama yang dinakhodai oleh M. Fatkur Rohman dan kepemimpinan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama dipercayakan kepada Aminatus Sholihah ini dihadiri antara lain Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menekankan pentingnya peran IPNU dan IPPNU sebagai kaderisasi bagi generasi muda Nahdlatul Ulama. Menurutnya,  pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemkab Gresik dengan IPNU dan IPPNU, dalam upaya bersama membangun masa depan Gresik yang lebih baik.

“Silakan menyusun raker apa yang menjadi tantangan saat ini, tidak hanya pemerintah, sektor swasta saat ini semuanya punya tantangan yang berbeda. Maka IPNU-IPPNU harus belajar apa yang harus bisa kita perbuat untuk masyarakat Kabupaten Gresik,” harap Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia pun mengajak pengurus baru untuk belajar dan bergerak baik dalam menyusun program yang akan dimasukkan dalam agenda dinas. Menurutnya, IPNU-IPPNU adalah pelajar yang punya daya pikir dan intelektual yang tajam dan meminta IPNU-IPPNU belajar dari desa, kecamatan, sampai kabupaten.

“Adik-adik bisa mengikuti mulai dari Musrenbang desa yang akan saya tunggu di Musrenbang kabupaten, apa yang menjadi usulan dari program sampai ada output di masyarakat, baik kegiatan sosial, pendidikan, maupun program lainnya,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Gus Yani juga berpesan agar pengurus terus mengasah kemampuan, seperti keterampilan belajar teknologi, mengembangkan kreativitas, dan membangun kerja sama tim, sebagai bekal berharga di masa depan. “IPNU-IPPNU harus lebih dekat dengan lingkungan sekitar, seperti sekolah dan desa. Dengarkan teman-teman yang membutuhkan, berikan yang terbaik sesuai kemampuan. Peran kecil dapat membawa perubahan besar,” pungkas Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

Di tempat yang sama, Ketua PW IPNU Jawa Timur Muhammad Rafli Rifki Reza menambahkan, pelantikan yang mengangkat tema “Future Starts Here, Empower, Educate, Elevate”. Future Starts Here yang berarti masa depan dimulai, pelantikan ini sebagai awal langkah perubahan dan kemajuan. Empower yang berarti organisasi berkomitmen untuk memberdayakan kader agar memiliki kemampuan, karakter, dan kepercayaan diri sebagai pelajar NU.

Educate yang berarti kader dibekali pendidikan, pengetahuan, dan nilai Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) untuk berkembang secara intelektual dan spiritual. Elevate berarti setelah diberdayakan dan dididik, kader diharapkan mampu naik level dan berkontribusi nyata bagi organisasi, masyarakat, dan bangsa.

“Secara singkat tema ini mencerminkan proses mencetak kader unggul yang siap untuk memimpin masa depan melalui pendidikan, pemberdayaan, dan kualitas diri,” tegasnya.

Lebih lanjut pihaknya menambahkan, tema ini dilambangkan dengan ikan bandeng yang didesainu melompat ke atas, melambangkan keberanian untuk siap melangkah dan bergerak. Gradasi warna kuning keemasan melambangkan cahaya ilmu dan kejernihan dalam berpikir.

“Langkah tegap menyongsong masa depan, tradisi dijaga prestasi dikedepankan, IPNU-IPPNU terus di garis terdepan, pelajar NU unggul berkarakter dan berkemajuan. Terima kasih kepada Forkopimda Gresik, PCNU, MUI, maupun organisasi kepemudaan di Kabupaten Gresik atas dukungan dan dukungannya,” tandasnya. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Gus Yani :  Program Kerja IPNU-IPPNU Harus Berdampak Positif kepada Masyarakat Selengkapnya

Ambles dan Longsor Disparekrafbudpora Gresik Tutup Jogging Track Kompleks Stadion G-JOS

GRESIK,1minute.id – Fasilitas jogging track di kompleks Stadion Gelora Samudro (G-JOS) ditutup sejak Sabtu, 3 Januari 2026. Disparekrafbudpora Gresik menutup lintasan yang berfungsi untuk berlari santai atau mlaku-mlaku itu ambles. 

Tebing sekitar arena jogging track juga longsor panjang sekitar 70 meter, tinggi 4 meter dan lebar 14 meter. Penutupan fasilitas umum dilakukan untuk keamanan warga. Sebab, tanah sekitar masih labil. “Mohon maaf, tidak boleh beraktivitas disini,” kata petugas itu dengan ramah pada Minggu pagi, 4 Januari 2026.

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id pada Minggu, 4 Januari 2026, sekitar 200 meter dari lokasi jogging track yang ambles itu telah dipasang pita plastik warna kuning kombinasi hitam. Pita plastik itu bertuliskan BPBD Jawa Timur. Sejumlah warga yang hendak mlaku-mlaku Minggu pagi pun kecele. Karena petugas Kompleks Stadion G-JOS yang berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik melarang. 

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik Syaifudin Ghozali membenarkan penutup jogging track di kompleks Stadion G-JOS itu. “Longsor, mas!” kata Ghozali dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Minggu, 4 Januari 2026.

Sebulan terakhir hampir saban hari Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik diguyur hujan. Pada Jumat, 2 Januari 2025 hujan deras membuat sebagian tanah di bekas gunung Legis yang digunakan untuk fasilitas jogging track itu ambles. Dinding tanah di luar Stadion G-JOS longsor. Disparekrafbudpora belum bisa memastikan kapan fasilitas olahraga dan rekreasi bagi masyarakat kembali dibuka. (yad)

Ambles dan Longsor Disparekrafbudpora Gresik Tutup Jogging Track Kompleks Stadion G-JOS Selengkapnya

Gus Yani Jenguk Anak Penderita Atresia Bilier, Apa pun Arahan Medis Pemkab Gresik akan Lakukan Pendampingan hingga Pengobatan Lanjutan

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjenguk bayi berinisial A.I di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Selasa, 30 Desember 2025. Bayi berusia 1 tahun diduga mengidap atresia bilier.

Atresia bilier adalah kelainan langka pada bayi baru lahir dimana saluran empedu (di dalam atau luar hati) tersumbat atau tidak berkembang normal, menghambat empedu dari hati ke usus. 

Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah beserta jajaran Puskesmas Kepatihan, serta Camat Menganti Bagus Arif Jauh Hari. Kunjungan ini sebagai wujud dukungan sekaligus komitmen pemerintah Kabupaten Gresik untuk memastikan proses pengobatan dan pendampingan terus berjalan.

Fandi Akhmad Yani mengungkapkan, informasi awal yang diterima berkaitan dengan kendala layanan Universal Health Coverage (UHC). Setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa KTP orang tua anak IA masih tercatat sebagai warga kabupaten/kota tetangga.

“Pelayanan UHC di Gresik memang berbasis NIK warga Gresik. Namun yang paling penting adalah memastikan anak ini mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan. Saat ini, anak IA sudah dalam perawatan dan perhatian khusus di RSUD Dr. Soetomo Surabaya,” ujarnya.

Kondisi kesehatan anak IA, imbuhnya, memerlukan penanganan khusus dengan proses yang panjang dan bertahap. Pemerintah Kabupaten Gresik pun memastikan tetap hadir melakukan pengawalan dan pendampingan, meskipun secara administrasi anak IA bukan warga Gresik. Saat ini, perhatian difokuskan pada pemenuhan kebutuhan gizi sebagai fondasi awal sebelum tindakan medis lanjutan dilakukan.

“Kami terus berkomunikasi dengan RSUD Dr. Soetomo. Proses pengobatan ini tidak singkat, sehingga perlu kesiapan fisik dan pendampingan berkelanjutan. Apa pun arahan medis berikutnya, termasuk jika nantinya diperlukan rujukan lanjutan ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, akan terus kami dukung,” tegas orang nomor satu di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik itu.

Dalam kesempatan tersebut, Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan anak IA dan memberikan dukungan moral kepada keluarga. Ia menegaskan bahwa persoalan kesehatan anak adalah persoalan kemanusiaan yang seharusnya menjadi tanggung jawab bersama.

“Di hadapan seorang anak yang sedang berjuang untuk hidup, tidak ada sekat wilayah. Yang ada adalah kewajiban untuk saling menguatkan dan memastikan harapan tetap menyala,” pungkasnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

Gus Yani Jenguk Anak Penderita Atresia Bilier, Apa pun Arahan Medis Pemkab Gresik akan Lakukan Pendampingan hingga Pengobatan Lanjutan Selengkapnya

Mohammad Salim, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Sabet Anugerah PAIS Love 2025 dari Kemenag

GRESIK,1minute.id – Menjelang akhir tahun 2025, civitas UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik mendapatkan kado istimewa dari Kementerian Agama (Kemenag) Gresik. Mohammad Salim dinobatkan sebagai Juara Pertama Kepala Sekolah Imlementator Pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAI) 2025. 

Salim berhak mendapatkan Anugerah PAIS LOVE 2025. Penganugerahan akan diserahkan pada Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama 2026 di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri di Jalan Raya Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 3 Januari 2026 mendatang. 

“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja cerdas Guru PAI Spenda yang luar biasa,  Ustad Bambang Sujianto, Ustad Humaidi dan Bu Ning Choiriyah dengan konsisten dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan kegiatan PAI dan tanpa lelah membuat inovasi terbaik untuk murid kami dan saya selaku kepala Sekolah mengapresiasinya,” kata Salim melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 30 Desember 2025.

UPT SMP Negeri 2 Gresik, satu-satunya lembaga pendidikan jenjang Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Juara kedua, diraih Sholahiyah dari Kepala SMP Alkarimi, Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun dan juara tiga yakni Moh Ghozali, Kepala UPT SDN 296 Gresik.

Menurut Salim, ada beberapa penilaian program pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAIS) yang dilakukan oleh Kementerian Agama Kabupaten Gresik. “Spenda terpilih menjadi Terbaik Program sekolah berbasis Agama,” kata Salim.

Ada sepuluh program berbasis PAIS yang dilakukan oleh lembaga pendidikan dibawah Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik selama 2025. Salim menyebutkan, 

Pengajaran Al-Quran, TBTQ (Tuntas Baca, Tulis Quran) Kelas Tahfid adalah Literasi Al Quran. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca, menghafal, dan memahami Al-Quran ;  Pelajaran Fiqih Nisa’: Keputrian.  Program ini mengajarkan siswa tentang hukum-hukum Islam, seperti ibadah, muamalah, dan akhlak ; Pelajaran Akhlak: Program ini mengajarkan siswa tentang akhlak yang baik, seperti sopan santun, kejujuran, dan empati.

Berikutnya, Kegiatan Keagamaan :  Program ini meliputi kegiatan seperti salat berjamaah, pengajian, dan kegiatan keagamaan lainnya ; Pembinaan Karakter: Program ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang beriman, berakhlak mulia, dan berwawasan luas ; Pengembangan Spiritual: Program ini mengajarkan siswa tentang pentingnya spiritualitas dan bagaimana meningkatkan kualitas spiritual.

Selanjutnya, Kegiatan Sosial: Program ini meliputi kegiatan seperti bakti sosial, pengumpulan dana untuk kegiatan keagamaan, dan lain-lain ; Pembinaan Guru : Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar pendidikan agama Islam ; Pengembangan Kurikulum*: Program ini bertujuan untuk mengembangkan kurikulum pendidikan agama Islam yang lebih efektif dan relevan dan Evaluasi dan Monitoring: Program ini bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi kualitas pendidikan agama Islam di sekolah.

Selain sepuluh program tersebut, Spendagres juga melakukan kegiatan penunjang, antara lain, Salat Dhuha, Duhur berjamaah ;  Pengajian rutin ; Kegiatan bakti sosial dan santunan; Lomba-lomba keagamaan dan  Seminar keagamaan. Kemudian, kegiatan outbound keagamaan Brus ( Bimbingan Remaja Usia Sekolah) kerjasama dengan KUA (Kantor Urusan Agama).Gresik ; Hotmil dan tadarus jam ke Nol ; Duta Keberagaman Pembinaan Kerukunan kerjasama dengan FTK Gresik ; Kantin Halal Binaan Kemenag ; Love Romadhon dan Jumat Religi berbagi dan Peduli. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

Mohammad Salim, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Sabet Anugerah PAIS Love 2025 dari Kemenag Selengkapnya

2025, DPUTR Gresik Lakukan Pemantapan Infrastruktur Jalan Sepanjang 24,5 Kilometer 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik terus berikhtiar mempercepat pemantapan infrastruktur jalan. Tahun 2025, Pemkab Gresik melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik telah menggarap jalan sepanjang 12,49 kilometer. 

Kondisi jalan yang rusak berat berkurang menjadi 19,75 km atau 3,48 %. “Kemantapan jalan baik dan sedang panjang 399,21 km atau 70,46 % dari total panjang jalan Kabupaten 566,61 km,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Dhiannita Tri Astuti dalam Ngobrol Infrastruktur di Kantor DPUTR Gresik pada Selasa, 23 Desember 2025.

Dhian, sapaan akrab, Dhiannita Tri Astuti didampingi Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Gresik Eddy Pancoro serta Kepala Bidang lainnya.  Meski keberadaan jalan rusak berat “hanya” 19,75 kilometer, Dhian menganggap memiliki dampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi dan keselamatan bagi masyarakat, terutama di wilayah dengan lalu lintas yang padat dan akses logistik yang menjadi hajat hidup orang banyak. 

Dhian mengatakan, bahwa perbaikan infrastruktur jalan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perbaikan infrastruktur dilakukan melalui proses berkelanjutan yang dilakukan sejak 2021. Upaya yang dilakukan mencakup peningkatan kualitas jalan hingga dukungan penyediaan lahan untuk proyek nasional yang ditargetkan kelar akhir 2025 ini. 

“Penanganan jalan kami lakukan bertahap dan terukur. Fokus kami adalah ruas-ruas prioritas yang menopang aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah,” tegasnya. Penyediaan lahan untuk proyek nasional, antara lain, pembangunan jembatan Manyar dan Pelebaran jalan yang terhubung dengan Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).

“Pak Bupati (Fandi Akhmad Yani) memberikan perhatian khusus untuk pelebaran jalan Manyar ini,” katanya. Data DPUTR Gresik pada Tahun Anggaran 2025, Bidang Bina Marga DPUTR Gresik melakukan 27 paket pekerjaan yang meliputi 10 paket pekerjaan peningkatan jalan aspal 645 meter, beton 7.571 meter ; 11 paket pelebaran jalan aspal 4.687,5 meter dan beton 4.298 meter dan 2 paket rekonstruksi jalan aspal 262 meter, beton 627 meter. 

Total pekerjaan jalan yang dilelang pada 2025 mencapai lebih dari 18 kilometer, ditambah pemeliharaan rutin sepanjang 6,3 kilometer. Dengan demikian, keseluruhan penanganan jalan Bina Marga tahun depan ditargetkan menyentuh hampir 24,5 kilometer. Selain infrastruktur jalan, juga ada 4 paket jembatan, yakni 2 pembangunan jembatan baru, 1 rehabilitasi Dermaga Apung Bawean.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Gresik Eddy Pancoro, menyampaikan bahwa skala prioritas perbaikan tidak hanya ditentukan oleh kondisi teknis jalan, tetapi juga laporan langsung dari masyarakat. “Setiap aduan yang masuk melalui layanan 112 Lapor Gus kami tindaklanjuti secepat mungkin. Partisipasi warga sangat membantu kami menentukan kebutuhan paling mendesak,” jelasnya.

Bagaimana rencana pemantapan infrastruktur 2026? Edi Pancoro menyampaikan, beberapa ruas strategis yang menjadi prioritas tahun depan antara lain Jalan Bungah–Dukun sepanjang sekitar 4 kilometer yang akan dilebarkan hingga delapan meter, serta Jalan Duduksampeyan–Betoyo Guci yang akan dibeton karena berbatasan langsung dengan jalan nasional.

Melalui langkah-langkah tersebut, Pemkab Gresik menargetkan infrastruktur jalan yang lebih layak, aman, dan mampu menunjang pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

2025, DPUTR Gresik Lakukan Pemantapan Infrastruktur Jalan Sepanjang 24,5 Kilometer  Selengkapnya

Konsisten Melayani Umat, MUI Gresik Sabet Anugerah DP MUI Jatim Award 2025

GRESIK,1minute.id – Umat Muslim di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik patut berbangga. Pasalnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik berhasil meraih kembali predikat Kinerja Terbaik se-Jawa Timur. Capaian ini menegaskan peran strategis MUI dalam melayani umat serta bersinergi dengan pemerintah daerah.

Prestasi itu untuk kali kedua diraih organisasi keumatan yang dipimpin oleh KH. Ainur Rofiq Thoyyib itu. Penghargaan tersebut, diberikan oleh MUI Jawa Timur, dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-IX MUI Jawa Timur di Hotel Santika Premiere Surabaya pada Jumat, 26 Desember 2025. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menyerahkan penghargaan itu kepada Ketua MUI Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyib. 

Dalam keterangannya, KH. Ainur Rofiq Thoyyib menyampaikan rasa syukur mendalam, atas prestasi yang diraih MUI Kabupaten Gresik. “Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, yang berperan aktif di MUI Gresik, terutama dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Gresik, Bupati Gus Yani (Fandi Akhmad Yani) dan Wakil Bupati dr. Alif (Asluchul Alif) sehingga MUI Gresik bisa meraih penghargaan ini,” ujar Kiai Rofiq.

Selanjutnya, Kiai Rofiq juga mengatakan terima kasih kepada seluruh Dewan Pimpinan dan Pengurus MUI Kabupaten Gresik, atas kerja kerasnya selama ini. “Terima kasih juga kepada seluruh jajaran di MUI Kabupaten Gresik, mulai dari Dewan Pertimbangan, Dewan Pimpinan dan seluruh Pengurus, yang telah menjalankan program-programnya dengan baik dan dirasakan luas oleh umat,” kata Kiai Rofiq.

Ketua Umum juga berharap, penghargaan untuk MUI Kabupaten Gresik bisa terus menambah semangat seluruh jajaran untuk lebih maksimal lagi dalam berkhidmah. “Semoga dengan penghargaan ini, bisa menambah semangat seluruh jajaran MUI Kabupaten Gresik dalam meningkatkan peran, sebagai khodimul umat dan shodiqul hukumah,” pungkas Kiai Rofiq.

Turut hadir dalam Pembukaan MUSDA IX MUI Jawa Timur, Ketua Umum MUI Pusat KH. M. Anwar Iskandar, Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elistianto Dardak, serta Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur KH. Hasan Mutawakkil Alallah. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

Konsisten Melayani Umat, MUI Gresik Sabet Anugerah DP MUI Jatim Award 2025 Selengkapnya

Satgas Pangan Sidak Harga Bapokting, Harga Cabai di Gresik Turun

GRESIK,1minute.id – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga di Pasar Baru Gresik dan Superindo Gresik. Sidak untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Pengecekan dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi yang dipimpin Kanit IV Pidek Satreskrim Polres Gresik Ipda Luthfi Hadi Nugroho, bersama perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog Jawa Timur dan Surabaya, Dinas Pertanian Gresik, Diskoperindag Kabupaten Gresik, serta Bagian Perekonomian Setda Gresik.

Dalam pengecekan tersebut, Satgas Pangan mencatat adanya penurunan harga cabai di Pasar Baru Gresik. Harga cabai rawit turun dari Rp 50.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, sementara cabai merah besar turun signifikan dari Rp 45.000 menjadi Rp 25.000 per kilogram. Sementara itu, harga pokok lainnya, beras, gula, minyak goreng hingga daging sapi masih stabil.

“Stok kebutuhan bahan pokok dipastikan aman dan mencukupi hingga perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” tegas Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya pada Selasa, 23 Desember 2025.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menyampaikan imbauan kepada para pedagang agar menjual beras sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Ia juga menegaskan bahwa Polres Gresik bersama instansi terkait akan terus melakukan monitoring dan pengawasan harga serta ketersediaan Bapokting guna menjamin stabilitas harga dan keamanan pasokan bagi masyarakat selama momentum HBKN. (yad)

Satgas Pangan Sidak Harga Bapokting, Harga Cabai di Gresik Turun Selengkapnya

Gus Yani Soft Launching Edu Wisata Digital Termegah di Jawa Timur, Gresik Universal Science

GRESIK,1minute.id – Liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Gresik semakin seru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik membuka destinasi wisata anyar. Namanya, Gresik Universal Science (GUS). Destinasi wisata edukasi digital terbesar di Jawa Timur itu telah soft launching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 24 Desember 2025.

Wisata anyar itu berada di kompleks Gresik Islamic Center, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa Gresik Universal Science dirancang sebagai wisata edukatif yang memadukan teknologi digital, video mapping, hingga sejarah Kabupaten Gresik dalam satu pengalaman yang interaktif dan imersif.

“Kami Pemerintah Kabupaten Gresik melakukan soft launching wisata edukasi digital Gresik Universal Science. Ini menjadi wisata yang sarat nilai edukasi, baik itu digitalisasi, video mapping, hingga sejarah Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Soft launching Gresik Universal Science ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Ida Lailatus Sa’diyah, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik Reza Pahlevi serta sejumlah lainnya. 

Menurutnya, pemilihan lokasi di Kecamatan Balongpanggang merupakan bagian dari komitmen pemerataan pembangunan wilayah. Selain itu, GUS juga telah terintegrasi dengan layanan TransJatim, sehingga dapat diakses masyarakat dengan biaya yang terjangkau.

“Lokasinya berada di Balongpanggang dan sudah terintegrasi dengan TransJatim, jadi biayanya akan terjangkau. Ini menjadi wisata edukasi yang menarik untuk anak-anak, tidak hanya dari Kabupaten Gresik, tetapi juga kabupaten dan kota tetangga,” imbuh mantan Ketua DPRD Gresik ini.

Ia berharap, keberadaan Gresik Universal Science dapat menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Mudah-mudahan ini menjadi alat edukasi yang baik dan bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman melaporkan bahwa Gedung Gresik Universal Science dibangun menggunakan APBD murni, terdiri dari tiga lantai dengan total 12 zona edukasi. 

Lantai 1 menjadi pintu masuk utama eksplorasi Gresik Universal Science. Di lantai ini, pengunjung disambut Interactive Map Guidance yang berfungsi sebagai panduan digital untuk memahami keseluruhan zona. Selanjutnya, Zona Sejarah Gresik menyajikan perjalanan sejarah daerah, diikuti Zona Makanan Khas Gresik yang mengenalkan kekayaan kuliner lokal, serta Zona Peta Kebudayaan yang menampilkan keragaman budaya dan potensi wilayah Kabupaten Gresik secara visual dan interaktif.

Lantai 2 menghadirkan pengalaman yang lebih imersif melalui Zona Budaya Lokal (Immersive Room) yang memadukan visual, audio, dan teknologi digital. Di lantai ini juga terdapat Zona Sejarah Islam Gresik yang mengulas peran penting Gresik dalam perkembangan Islam di Nusantara, serta Damar Kurung (Mirror Room) yang menampilkan seni khas Gresik dengan pendekatan visual reflektif dan modern.

Sementara itu, lantai 3 dirancang sebagai ruang eksplorasi kreatif dan imajinatif. Pengunjung dapat menikmati Interactive Story Wall yang menyajikan cerita-cerita lokal secara digital, Zona Permainan yang mengajak anak-anak belajar sambil bermain, serta Zona Semesta Imaji sebagai ruang edukasi berbasis imajinasi dan kreativitas yang mendorong rasa ingin tahu generasi muda.

Nantinya, operasional zona di GUS tersebut akan melibatkan Karang Taruna Kabupaten Gresik sebagai bagian dari penguatan peran pemuda. Selain sebagai bentuk riil dukungan Pemerintah pada pemuda, keterlibatan Karang Taruna dalam pengelolaan Gresik Universal Science ini diharapkan menjadi ruang aktualisasi. Disamping itu, ini merupakan bentuk dukungan akan keberlanjutan wisata edukasi berbasis digital di Kabupaten Gresik. (yad)

Gus Yani Soft Launching Edu Wisata Digital Termegah di Jawa Timur, Gresik Universal Science Selengkapnya

BKPSDM Launching Portal Kedaton, Bupati Gresik: Instrumen Penguatan Akurasi dan Keterpaduan Data ASN 

GRESIK,1minute.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Gresik menghadirkan terobosan baru berupa portal berbasis website bernama Kedaton (Kepegawaian Data Online).

Kedaton merupakan rumah untuk aplikasi-aplikasi penunjang layanan kepegawaian agar dapat menjadi sarana pelayanan yang terintegrasi, efektif, dan efisien sekaligus sebagai instrumen penguatan akurasi dan keterpaduan data ASN.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyambut baik Portal Kedaton tersebut. Ia menilai peluncuran portal aplikasi kepegawaian Kedaton ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung agenda transformasi digital birokrasi, khususnya di bidang manajemen kepegawaian.

“Kegiatan ini merupakan momentum penting dalam upaya kita membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” kata Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani saat peluncuran website Kedaton di Ruang Putri Cempo Kantor Pemkab Gresik pada Selasa, 23 Desember 2025. 

Di acara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu, Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan, selain transformasi digital, menekankan hal yang tidak kalah penting, yaitu kualitas data kepegawaian dan tingkat kedisiplinan ASN. Dua aspek tersebut tidak dapat dipisahkan.

“Data yang akurat mencerminkan tanggung jawab dan profesionalisme. Sedangkan kedisiplinan mencerminkan integritas serta komitmen ASN dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat,” ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Menurutnya, di era digital saat ini, data yang lengkap dan mutakhir bukan lagi sekadar kebutuhan administratif, melainkan menjadi fondasi utama dalam perencanaan pengambilan kebijakan serta evaluasi kinerja pemerintahan. Disiplin pegawai juga merupakan hal yang sangat disorot oleh masyarakat.

“Keberhasilan pelayanan kepegawaian ini sangat bergantung pada peran aktif seluruh perangkat daerah dan setiap ASN untuk senantiasa menjaga validitas data serta mematuhi ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Kegiatan launching dan Awarding ini akan terbangun budaya kerja ASN yang berbasis data, berorientasi kinerja, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. ASN diharapkan mampu memanfaatkan aplikasi kepegawaian ini secara optimal, tidak hanya sebagai alat administrasi, tetapi juga sebagai sarana evaluasi diri dan peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan.

“Kepada BKPSDM sebagai pelaksana kepegawaian dan juga seluruh pimpinan perangkat daerah, saya minta untuk terus melakukan pembinaan, pengawasan, serta pendampingan kepada seluruh jajaran agar pelaksanaan implementasi aplikasi kepegawaian ini dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan sistem kepegawaian yang tertib, transparan, dan akuntabel sejalan dengan prinsip good governance. Pihaknya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada instansi penerima penghargaan serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan dan pelaksanaan aplikasi Kedaton ini.

“Semoga upaya yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas ASN dan pelayanan publik di daerah kita tercinta. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah bersama menuju birokrasi yang lebih profesional, berintegritas, dan melayani,” tandasnya.

Sementara itu, dalam Kepegawaian Award 2025 dengan indeks kelengkapan data dan dokumen kepegawaian terbaik, yakni : 

Indeks Kelengkapan Data

Kategori OPD kecil dengan jumlah ASN 0–50 : 

1. Kantor Kecamatan Panceng

2. Kantor Kecamatan Sidayu

3. Kantor Kecamatan Menganti

Kategori OPD besar dengan jumlah pegawai di atas 50 : 

1. Kantor Kecamatan Gresik

2. Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag)

3. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR)

Indeks Disiplin ASN 

Kategori OPD kecil 

1. Kantor Kecamatan Bungah

2. Kantor Kecamatan Driyorejo

3. Kantor Kecamatan Tambak

Kategori OPD besar 

1. Dinas Kesehatan

2. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo)

3. Satuan Polisi Pamong Praja

Kategori Unit Pelaksana Teknis (UPT) :

1. UPT SD Negeri 100 Gresik

2. UPT SD Negeri 180 Gresik

3. UPT SD Negeri 385 Gresik (yad)

BKPSDM Launching Portal Kedaton, Bupati Gresik: Instrumen Penguatan Akurasi dan Keterpaduan Data ASN  Selengkapnya