Pastikan Harga Migor Sesuai HET, Pemkab Gresik Gencarkan Operasi Pasar Migor 

GRESIK,1minute.id – Kelangkaan minyak goreng masih belum berujung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik turun tangan dengan menggelar operasi pasar minyak goreng (migor) sesuai ketentuan pemerintah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter pada Rabu, 23 Februari 2022.

Gelontoran ribuan liter migor dipusatkan di dua kecamatan yakni Ujungpangkah dan Panceng. Sebanyak 8.400 liter yang  digelontorkan Pemkab untuk menstabilkan harga migor tersebut. Masing-masing kecamatan mendapatkan pasokan 4.200 liter. Setiap warga maksimal membeli 2 liter.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung pasar murah migor di dua kecamatan di Pantai Utara Gresik itu. Fandi Akhmad Yani mengatakan, operasi pasar migor ini membantu masyarakat mendapatkan migor sesuai ketentuan pemerintah sebesar Rp 14 ribu per liter. 

“Untuk (pasar murah, Red) menjawab persoalan yang menjadi problem masyarakat akan kelangkaan minyak goreng, Ini merupakan bagian dari Nawa Karsa rembug akur warga. Kita lakukan operasi pasar murah hingga di tingkat desa untuk mengatasi langkanya minyak goreng dipasaran,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani juga mengajak masyarakat untuk berpola hidup sehat untuk mengantisipasi ketergantungan di saat kelangkaan minyak goreng untuk berbudaya baru dengan mengurangi  gorengan dan makan makanan yang serba direbus. “Mudah mudahan menjelang puasa nanti melalui Diskoperindag kita mendapat tambahan 1 Juta liter minyak goreng. Semoga dapat bermanfaat untuk warga masyarakat di Kabupaten Gresik,”katanya. 

Sementara itu, Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono mengatakan operasi pasar dilakukan di sejumlah desa se-Kabupaten Gresik. Jumlahnya sebanyak 33.600 liter minyak goreng dengan harga sesuai HET Rp 14 ribu per liter. Pasar murah di Kecamatan Panceng dan  Ujungpangkah masing masing sebanyak 4.200 liter minyak. 

Di Kecamatan Ujungpangkah, pasar murah diperuntukkan warga Desa Pangkahwetan, Pangkahkulon dan Banyuurip. Sedangkan di Kecamatan Panceng tahap awal diperuntukkan warga Desa Prupuh. “Besok (Kamis) operasi dilakukan di Kecamatan Manyar dan Kedamean,”kata Agus Budiono. (yad)

Pastikan Harga Migor Sesuai HET, Pemkab Gresik Gencarkan Operasi Pasar Migor  Selengkapnya

Bupati Gresik : Kesuksesan Hasil Kumulatif Perubahan Baik, Meski 1 Persen Asal Melakukan Secara Konsisten

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani duduk bareng dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dua tokoh muda itu duduk bareng dalam Leader Talk “Bincang SDM Unggul Mahasiswa” Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya pada Senin, 21 Februari 2022.

FAY atau Fandi Akhmad Yani dan AHY tampil sebagai narasumber secara hybrid dipusatkan di Gedung Sekolah Pascasarjana Unair Kampus B. Sedangkan, Direktur Sekolah Pascasarjana Unair Prof. Badri Munir dan Koordinator Program Studi S3 Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Unair Prof. Fendy Suhariadi yang menjadi pembicara secara daring.

Fandi Akhmad Yani dalam paparannya menegaskan bahwa pendidikan merupakan solusi untuk melahirkan SDM Indonesia yang unggul. Berdasarkan data dari Dikti, total terdapat sekitar 8,5 juta jiwa mahasiswa Indonesia. Rinciannya, 7,1 juta mahasiswa sarjana, 318.789 mahasiswa magister dan 12.989 mahasiswa doktoral.

“Dari data tersebut, bisa dilihat bagaimana mengkerucutnya jumlah mahasiswa dari tingkat sarjana ke tingkat magister, hingga ke doktoral. Inilah yang menjadi tumpuan kita, untuk menjadi SDM yang kita dorong sehingga nanti di 2045 kita bisa memetik hasil dari bonus demografi,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Bupati berusia 36 tahun itu mengingatkan kepada generasi muda khususnya di Kabupaten Gresik, bahwa kesuksesan merupakan hasil kumulatif dari perubahan yang baik walaupun hanya 1 Persen, asalkan dilakukan secara konsisten

“Tidak ada kesuksesan yang diraih secara instan, butuh kerja keras, keuletan dan tahan banting. Serta tidak kalah pentingnya diperlukan adanya inovasi dan kreatifitas. Untuk anak-anak muda Gresik, kita bersama-sama belajar untuk kemajuan Gresik,”ajak Bupati Fandi Akhmad Yani yang juga Mahasiswa Pasca Sarjana Manajemen Bencana Unair Surabaya itu. Acara Leader Talk yang di moderatori oleh Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana Unair Suparto Wijoyo ini merupakan program podcast interaktif. (yad)

Bupati Gresik : Kesuksesan Hasil Kumulatif Perubahan Baik, Meski 1 Persen Asal Melakukan Secara Konsisten Selengkapnya

Bupati Gresik : Santri Harus Berani Dakwah Lewat Teknologi Digital, Launching Progresif TV

SIDOARJO, 1minute.id – Generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) tidak boleh sungkan dalam memanfaatkan teknologi informasi, khususnya media sosial sebagai sarana dalam melakukan kegiatan dakwah.

Hal ini disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menjadi narasumber dalam kegiatan Grand Launching Progresif TV dan Sarasehan Literasi Dakwah Digital yang diadakan di Pesantren Progresif Bumi Sholawat, Sidoarjo pada Minggu, 20 Februari 2022.
Dalam Kegiatan yang mengangkat tema besar Inovasi Dalam Literasi Dakwah Digital ini, Gus Yani, begitu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani biasa disapa, menyampaikan pandangannya terhadap pentingnya pemanfaatan pesatnya perkembangan teknologi informasi dalam kegiatan dakwah.

Gus Yani, mengajak para santri dan alumni pondok pesantren untuk memahami pola kehidupan masyarakat, lalu kemudian mengubah metode dakwah sesuai dengan pola tersebut. Berikutnya, menyesuaikan substansi dakwah yang disampaikan dengan kondisi yang ada di masyarakat. Dan yang terakhir dan tidak kalah penting di era saat ini adalah memaksimalkan teknologi dan penggunaan media sosial seperti Youtube, Zoom, Instagram, bahkan Tiktok.

“Dengan kemajuan teknologi yang begitu luar biasa, diharapkan santri-santri kita harus melek teknologi, harus bisa mengimbangi tantangan kemajuan teknologi yang begitu cepat,”ujar Gus Yani. Menantu KH Agoes Ali Masyhuri itu mengibaratkan bahwa dunia saat ini ada dalam genggaman, oleh karenanya kita harus beradaptasi dan cerdas dalam genggaman tersebut.

“Melalui dakwah yang merupakan suatu ikhtiar dalam menyebarkan agama, jika dalam prakteknya masih menggunakan cara-cara konvensional maka ini akan tertinggal dengan perubahan zaman. Padahal hari ini kita bisa berdakwah lewat berbagai saluran media sosial, ini lebih mudah tersampaikan,”jelas Bupati berusia 36 tahun itu.

Seperti nasihat para orang bijak, didalam suatu tantangan dan kesulitan sejatinya ada kesempatan. Hal inilah yang coba ditangkap Pesantren Progresif Bumi Sholawat dengan dilaunchingnya Progresif TV. “Mudah-mudahan, dalam kesempatan ini Progresif TV bisa hadir ditengah masyarakat dengan konten-kontennya yang dibuat semenarik mungkin, sehingga bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya dan menutup kesempatan berkembangnya radikalisme,”tutup suami Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani ini.

Kegiatan Grand Launching Progressif TV dan Sarasehan Literasi Dakwah Digital dengan tema besar Inovasi Dalam Literasi Dakwah Digital ini dihadiri oleh Walikota Surabaya Eri Cahyadi, dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali yang didapuk menjadi narasumber dalam sarasehan yang dimoderatori oleh pakar komunikasi Suko Widodo itu.

Beberapa tokoh tampak hadir di Pesantren yang diasuh oleh KH. Agoes Ali Masyhuri ini, diantaranya seperti Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali,  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan ketua Bu Nyai Nusantara yang mengikuti kegiatan launching di Pesantren Progresif Bumi Sholawat hari ini. (yad)

Bupati Gresik : Santri Harus Berani Dakwah Lewat Teknologi Digital, Launching Progresif TV Selengkapnya

Pemenuhan Tenaga Medis Spesialis di Bawean, Pemkab Gresik Memberikan Beasiswa Warga

GRESIK,1minute.id – Dokter Umar Nur Rachman, kembali terpilih sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik.  Pelantikan pengurus baru dihelat di Hotel AstonInn pada Sabtu, 19 Februari 2022. Pelantikan pengurus organisasi profesi mengusung tema  “IDI Tumbuh Maju, Bersinergi Mendukung Nawakarsa Gresik Baru”dilakukan secara hybrid dan virtual ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak organisasi  IDI semangat gotong royong dan saling membantu. Dampak pandemi Covid-19hanya pada kesehatan. “Namun juga di sisi ekonomi dimana semua kegiatan atau mobilitas yang dibatasi,”ujar Fandi Akhmad Yani. 

Ia mengapresiasi langkah IDI yang ikut serta dalam strategi kebijakan vaksinasi  dilaksanakan oleh pemerintah sebagai langkah untuk segera bangkit dalam pemulihan ekonomi masyarakat secara nasional.

Bupati Fandi Akhmad Yani menghimbau pengurus IDI yang baru dilantik agar bekerja dengan dedikasi yang tinggi dan sikap profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh semua kalangan masyarakat di Kabupaten Gresik. “Pemerintah Kabupaten Gresik membuka lebar kerjasama dengan IDI sebagai jembatan mitra kerja antara dokter dengan pemerintah daerah,”tegasnya. 

Menanggapi ajakan Bupati Fandi Akhmad Yani, Ketua IDI Gresik dr. Umar Nur Rachman menyambut baik. Pihaknya, akan mendukung penuh program Nawakarsa dari Bupati dan Wakil Bupati Gresik. ” Salah satunya adalah peningkatan pelayanan di bidang Kesehatan,”ungkapnya.

Sementara itu hadir secara daring, Ketua Umum IDI Jawa Timur  dr. Sutrisno, SpOG berharap sinergi antara IDI dengan Pemkab Gresik semakin baik. Pemkab telah menjadi jembatan mitra terbaik IDI Gresik. Ia berharap penambahan tenaga kesehatan spesialis di Pulau Bawean menitipkan warga asli Bawean melalui pemerintah daerah untuk memberikan beasiswa.”Warga Bawean yang sekolah di Jurusan Kesehatan untuk pemenuhan tenaga spesialis di pulau tersebut,”ungkapnya. (yad)

Pemenuhan Tenaga Medis Spesialis di Bawean, Pemkab Gresik Memberikan Beasiswa Warga Selengkapnya

34 Orang Lolos Seleksi Administrasi, Calon Direksi Ada Mantan Dirtek , Calon Dewas ada Plt Dirut

GRESIK,1minute.id – Seleksi Calon Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta Gresik memasuki babak baru. Panitia Seleksi (Pansel) Calon Direksi dan Dewas di perusahaan milik Pemkab Gresik itu menetapkan 34 orang kandidat calon direksi dan dewas pada Jumat, 18 Februari 2022.

Rincian, 22 pendaftar calon direksi dan 12 calon dewas. Mayoritas calon yang lolos administrasi itu adalah wajah baru. Ada satu atau dua kandidat wajah lama. Di posisi calon direksi, wajah lama adalah Harisun Awali.  Ia sebelumnya ada Direktur Teknik (Dirtek). Harisun yang berada satu gerbong bersama Siti Aminatus Zariyah, Direktur Utama (Dirut) di Perumda Giri Tirta yang diberhentikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Sedangkan di posisi Dewas, terdapat nama Gunawan Setiadji. Gunawan, saat ini adalah Plt Dirut Perumda Giri Tirta Gresik yang Asisten Pembangunan Setkab Gresik.  
Penetapan calon yang lolos seleksi itu tertuang dalam surat Nomor 801/072/437.22/2022 tentang Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Calon Dewan Pengawas dan Calon Direksi Perusahaan Umum Daerah Giri Tirta Kabupaten Gresik 2022.

Penetapan calon direksi dan Dewan di teken oleh Akhmad Washil Miftahul Rachman, Ketua Pansel yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) itu. Penetapan diteken Jumat, 18 Februari 2022. Tahapan berikutnya, 34 kandidat itu akan menjalani psikotes, ujian tulis, wawancara dan presentasi. Nantinya, pansel akan menetapkan masing-masing tiga orang untuk dewas dan direksi. (yad)

Tahapan Calon Dewas  22 Februari :  Psikotes 
24 Februari :  Ujian tulis. 1-4 Maret.   : Pengumpulan makalah strategi                          pengawasan. 7 Maret.       : Presentasi  dan wawancara                         makalah strategi pengawasan 

Tahapan Calon Direksi 23 Februari. : Psikotes 
25 Februari  : Ujian Tertulis Keahlian 
1-4 Maret.    : Pengumpulan makalah strategi                         rencana bisnis. 8 Maret         : Presentasi dan wawancara  rencana bisnis. (Data Pansel Calon dewas dan direksi Perumda Giri Tirta Gresik)

34 Orang Lolos Seleksi Administrasi, Calon Direksi Ada Mantan Dirtek , Calon Dewas ada Plt Dirut Selengkapnya

Mata Bu Min Berkaca-kaca, Trenyuh Melihat Lansia Sakit, Berikan PKH Inklusi 

GRESIK,1minute.id – Mata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berkaca-kaca. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu seakan menahan tangis melihat kondisi tiga bersaudara yakni Waras, 70 ; Chamim, 62 , dan Siti Chodijah, 53, serba kekurangan. Hidup di rumah sederhana di gang sempit di Jalan K.H.Kholil, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. 

Apalagi, mereka selama ini belum tersentuh oleh bantuan dari Kementerian Sosial. Antara lain, Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).  Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah begitu mendapatkan kabar ada warga belum tersentuh bantuan sosial dari Kementerian Sosial langsung menyambangi mereka pada Jumat, 18 Februari 2022. 

Bu Min tiba sebelum salat Jumat didampingi Lurah Pakelingan Muslich disambut Chamim, dan Siti Khodijah. Sedangkan, Waras, sulung dari tiga bersaudara tergolek sakit. Tidur di kasur lantai di ruang tamu tanpa perabot rumah tangga seperti meja dan kursi. Apalagi, televisi. 
Bu Min mengatakan seharusnya mereka masuk dalam data penerima  PKH maupun BPNT. Akan tetapi, karena mereka tidak punya anak maka tidak bisa masuk. “Ketiganya  belum mendapakan  PKH dan BPNT karena syarat dari Kemensos harus punya anak, sedangkan mereka tiga bersaudara ini belum berkeluarga,”kata Bu Min. 

Saat ini, Pemkab Gresik memiliki program PKH Inklusi. “Nanti kita masukkan pada program tersebut agar bisa membantu meringankan bebannya,”imbuhnya. Wabup meminta kepada kepala desa atau lurah untuk melakukan pendataan warga yang kurang mampu di data secara real. Sehingga, bisa tercover oleh bantuan PKH Inklusi.  Tujuan akhir, tingkat kemiskinan bisa segera teratasi. Tingkat kemiskinan menurun. 

“Gresik ini terlihat tingkat kemiskinan masih tinggi karena pengaruh dari besar UMK yang tinggi. Sehingga ada kesenjangan yang tinggi dari yang berpendapatan UMK dibanding  mereka yang berpendapatan di bawah UMK. Padahal dibandingkan kabupaten lain tingkat pendapatan di Kabupaten Gresik  sudah cukup tinggi,”imbuhnya. Sebelumnya pamit, Bu Min menyerah bantuan sembako dan uang tunai kepada keluarga Waras.

“Semoga bantuan yang tidak seberapa ini tadi bisa bermanfaat bagi ketiga bersaudara. Dan kelurahan juga agar memperhatikan dan mengupayakan bantuan bagi warganya yang kurang mampu,”tegasnya.

Untuk diketahui, selama ini kebutuhan hidup tanggung oleh Chamim yang bekerja di kerajinan kopyah. Namun, sejak Waras, kakak sulung sakit, Chamim memilih berhenti bekerja. Untuk kebutuhan hidup mereka bergantung welas asih tetangga. Pada Ramadan lalu bantuan mulai mengalir. Antara lain, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik. (yad)

Mata Bu Min Berkaca-kaca, Trenyuh Melihat Lansia Sakit, Berikan PKH Inklusi  Selengkapnya

Realisasi Investasi Melebihi Target,Bupati Gresik Raih Penghargaan Menteri Investasi/BKPM 

GRESIK,1minute.id – Investasi masuk ke kabupaten Gresik menunjukkan tren peningkatan. Pada 2021, realisasi investasi yang masuk melebihi target yang dicanangkan Pemkab Gresik sebesar Rp 9,09 triliun. Tahun ini,  Pemkab Gresik mengestimasikan target investasi yang masuk sebesar Rp 15,9 triliun. 

Capaian positif bidang investasi itu membuat  Kementerian Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) mengganjar dengan apresiasi. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Bahlil Lahadalia kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMP-PTSP) Reza Pahlevi di ruang rapat Nusantara Kementerian Investasi/BKPM Jl Gatot Subroto Jakarta pada Rabu sore, 16 Februari 2022.

Penghargaaan itu diberikan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota di Indonesia yang berhasil menaikkan target capaian realisasi Investasi 2021 sesuai yang diharapkan negara. “Bupati Gresik telah memberikan kontribusi terhadap target capaian realisasi investasi 2021 yang diinginkan pemerintah,”kata Bahlil.

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, penghargaan ini menjadi salah satu kebanggaan yang mendorong untuk lebih baik dalam melakukan inovasi, mendorong penguatan di bidang perizinan berinvestasi, terutama di era new normal ini menciptakan inovasi baru. “Proses pelayanan publik tidak terganggu, bahkan lancar dan dijamin kemudahan,”ungkap Fandi Akhmad Yani. 

Penghargaan itu, imbuhnya, akan menjadikan semangat dan motivasi untuk lebih berinovasi, khususnya dalam peningkatan investasi di daerah. (yad

Realisasi Investasi Melebihi Target,Bupati Gresik Raih Penghargaan Menteri Investasi/BKPM  Selengkapnya

Dirayakan Antar Umat Beragama, Cap Goh Meh Sajikan Menu Keberuntungan dan Kemakmuran

GRESIK,1minute.id – Perayaan Cap Goh Meh 2573 Imlek di Klenteng Kim Hin Kiong, Gresik terasa lebih spesial pada Selasa malam, 15 Februari 2022. Perayaan 15 hari pasca Imlek itu tidak hanya dirayakan oleh warga Tionghoa. Juga dirayakan oleh umat lintas agama tergabung dalam Forum Masyarakat Pecinta Keberagaman (Formagam) Gresik.  

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua Formagam Gresik Djoko Pratomo terlihat bersama-sama mereka untuk merayakan Cap Goh Meh itu. Anggota Banser, Ansor, Gusdurian,  Petanisia serta organisasi kepemudaan maupun keagamaan lain tumplek blek. 

Suasana kerukunan antar umat beragama begitu kuat. Ada memakai sarung dan kopiah, ada juga memakai blangkon dan udeng serta kaum hawa memakai jilbab. Setiap orang yang melihat antarumat beragama hidup guyub dan rukun pasti terasa senang. Ayem dan damai. 

GUYUB RUKUN : (dari kiri ke kanan) Ketua TITD Kim Hin Kiong Gresik Budi Prasetyo Tedjo , Wabup Gresik Aminatun Habibah (Muslimah) dan Ketua Formagam Gresik Djoko Pratomo (Kristiani) dalam perayaan Cap Goh Meh di Klenteng Kim Hin Kiong pada Selasa malam, 15 Februari 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Tentunya ini adalah bentuk kerukunan antar umat tanpa memandang etnis, suku, ras dan budaya. Alhamdulillah dengan suasana seperti saat ini mudah-mudahan Gresik selalu kondusif. Harapan kami sebagai pemerintah daerah, agar kedepannya semakin lebih baik lagi. Dengan adanya acara ini dimana kita bisa menunjukkan ciri khas kebudayaan Tionghoa,” kata Bu Min.

Apa menu hidangan di perayaan Cap Goh Meh ini? Dalam pengamatan 1minute.id , hidangan utama adalah Lontong Cap Goh Meh dan Ronde. Apa filosofi menu Lontong Cap Goh Me dan Ronde itu. 

Menurut Ketua TITD Kim Hin Kiong Budi Prasetyo Tedjo, minuman Ronde isi  filosofinya adalah kebersamaan dalam keluarga.  “Kebersamaan dan kerukunan dalam keluarga akhir pasti menuju kemakmuran,”kata Budi Prasetyo Tedjo. Bagaimana Lontong Cap Goh Meh? Budi menjelaskan Cap Goh Meh adalah percampuran budaya antara pendatang dari Tiongkok bersama warga setempat pada zaman Laksamana Cheng ho mengadakan samyembara. Makanan apa yang khas Cap Go Meh. “Ternyata lontong Cap Go Meh,”kata Budi Prasetyo Tedjo. 

Lontong dibungkus daun pisang ini melambangkan kebersamaan dan panjang umur. Sedangkan, opor ayam terdiri dari aneka masakan yang warna kuning keemasan itu melambangkan satu keberuntungan. “Jadi dipadukan keberuntungan dan kemakmuran,”tegasnya. (yad)

Dirayakan Antar Umat Beragama, Cap Goh Meh Sajikan Menu Keberuntungan dan Kemakmuran Selengkapnya

Bupati Gresik Beri Lampu Hijau, BNNK Gresik Menempati Gedung Eks UPT Puskesmas Alun-alun 

GRESIK,1minute.id – Mimpi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik memiliki kantor bakal segera teralisasi. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan sinyal lampu hijau institusi yang dipimpin oleh AKBP Supriyanto itu untuk menempati gedung bekas UPT Puskesmas Alun-alun Gresik.

Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membuka Rapat Kerja (Raker) Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba pada Instansi Perintah di Hotel Horrison di Jalan Kalimantan Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) pada Selasa, 15 Februari 2022.

“Terkait kantor BNNK Gresik masih belum mempunyai tempat yang permanen mempersilahkan untuk menempati bekas UPT Puskesmas lama Alun Alun untuk dijadikan kantor tetap,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad pada Selasa, 15 Februari 2022. 

Saat ini, BNNK Gresik menempati gedung sewa pakai di Jalan Basuki Rahmat, Gresik.  Gedung dengan arsitektur Kolonial Belanda itu sebelumnya digunakan untuk mess pemain Gresik United. Gedung itu milik seorang pengusaha. Sebelumnya, BNNK Gresik menyelamatkan rumah di Jalan Raya Belitung, Kompleks Perumahan Randuagung, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas. Kemudian, BNNK Gresik menyewa rumah di Jalan Kalimantan, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). 

Bupati berusia 36 tahun itu memberikan lampu hijau BNNK menempati aset Pemkab Gresik karena menganggap BNNK Gresik memiliki peran besar menyelamatkan generasi muda dan masyarakat pada umumnya agar jauh dari penyalahgunaan narkoba dan obat obatan terlarang lainnya. Gus Yani mengajak BNNK Gresik berkolanorasi dan sinergi dengan menggandeng kiai, ulama,  tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) bersama sama bergandeng tangan bekerja keras dalam upaya penanggulangan Narkoba.

“Narkoba adalah musuh negara, musuh rakyat dan musuh kita semua karena dapat merusak masa depan generasi, Upaya penanggulangan narkoba membutuhkan dukungan penuh dari seluruh komponen masyarakat,”tegas Gus Yani.Selain Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Raker menghadirkan narasumber Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, dan Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto ini diikuti oleh Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Gresik. 

Dalam pertemuan sebelumnya dengan wartawan Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto menyatakan Gresik Darurat Narkoba. Indikator, jumlah kasus narkoba menunjukkan tren naik. Kualitas maupun kuantitas. Dibutuhkan kerjasama semua stakeholder untuk melakukan pemberantasan,  pencegahan penggunaan barang haram itu di Gresik.  (yad)

Bupati Gresik Beri Lampu Hijau, BNNK Gresik Menempati Gedung Eks UPT Puskesmas Alun-alun  Selengkapnya

Ini Syarat Investor Yang Akan Mendirikan Perusahaan di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Persoalan tingginya angka pengangguran menjadi perhatian serius bagi duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah,  Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Ratusan industri beroperasi di Gresik. Sayangnya, pertumbuhan industri dan investasi itu tidak linier dengan penyerapan tenaga kerja lokal.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengundang perwakilan sejumlah perusahaan untuk berdiskusi dalam upaya mengurangi angka pengangguran yang masih tinggi tersebut. Pertemuan di gelar hall Pudak Galeri di Jalan Pahlawan, Gresik pada Senin, 14 Februari 2022. 

Fandi Akhmad Yani membuka Forum Grup Discussion (FGD) bertemakan Mengurangi Pengangguran dengan Memaksimalkan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal melalui Perusahaan Alih Daya mengatakan Kabupaten Gresik menjadi perhatian khusus di Jawa Timur terkait dengan banyaknya industri skala kecil hingga besar. Kondisi itu, katanya, menjadi harapan bagi semua masyarakat Gresik agar dapat bekerja.

“Gresik ini industrinya banyak, nilai investasinya juga tinggi. Sayangnya penyerapan tenaga kerjanya masih belum tampak memprioritaskan masyarakat lokal,”kata Bupati berusia 36 tahun itu. Padahal, lanjutnya,  banyaknya industri ini menjadi harapan masyarakat agar dapat bekerja. “Untuk itu kami ajak bapak dan ibu (perwakilan perusahaan, Red) sekalian untuk mengatasi kondisi seperti saat ini,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. 

Untuk diketahui, pada 26 Februari 2022 nanti, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah genap setahun menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. 
Gus Yani melanjutkan, tingginya angka pengangguran saat ini menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh stakeholder. Ia meminta untuk adanya kolaborasi dan koordinasi yang intens. “Ini merupakan tanggungjawab bersama, artinya tidak hanya pemerintah saja yang dituntut menyelesaikan persoalan yang ada saat ini, namun juga stakeholder dan unsur terkait untuk bisa saling kolaborasi,”katanya. 

Disisi lain, Gus Yani menegaskan bagi investor yang ingin mendirikan perusahaan di Gresik, salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah penyerapan tenaga kerja lokal. “Kedepan Saya ingin memastikan bahwa investor yang ingin mendirikan perusahaan di Gresik, maka masyarakat lokal harus diutamakan. Namun apabila tidak sanggup memenuhi, maka pemerintah akan mengambil sikap tegas sesuai dengan kewenangan kami,”tegasnya. 

“Dan Saya tekankan, ini bukan warning, namun saya selaku pemerintah daerah mengajak kepada perushaaan-perusahaan untuk mempunyai sikap peduli pengurangan pengangguran di Kabupaten Gresik,”imbuhnya dengan nada serius. Ia berharap bagaimana pemerintah  juga pemangku kepentingan serta perusahaaan mempunyai kepedulian serta memberi manfaat yang terbaik bagi masyarakat Gresik. (yad)

Ini Syarat Investor Yang Akan Mendirikan Perusahaan di Gresik  Selengkapnya