Gandeng Siswa SMK Jawara Robotik Usir Hama Tikus

GRESIK,1minute.id – Sapa Petani di Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme terasa beda pada Selasa, 5 Oktober 2021. Pasalnya, program peningkatan kesejahteraan petani petani itu dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah. 

Kegiatan diawali panen padi secara simbolis oleh Aminatun Habibah, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro dan Camat Cerme Suyono. Panen padi itu kali ketiga. Bupati Fandi Akhmad Yani usai menghadiri HUT ke-76 Tentara Nasional Indonesia di Makodim 0817 Gresik langsung menuju lokasi Desa Sukoanyar, tempat Sapa Desa sambil menyerahkan bantuan empat unit traktor kepada kelompok tani setempat. 

Dalam dialog bersama petani setempat itu, Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Aminatun Habibah mendapatkan banyak keluhan. Diantaranya, terkait hama tikus, irigasi dan banjir Kali Lamong. Terkait hama tikus, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ada dua cara yang akan dilakukan untuk memberantas hama tikus. Tradisional dan modern menggunakan teknologi robot. Gus Yani mengaku sudah bertemu dengan pelajar SMK yang kerap menjuarai lomba robot. 

“Anak-anak SMK kita ini pinter-pinter, langganan juara lomba robot. Karena itu, Saya sudah ketemu dengan anak-anak SMK Gresik untuk dibuatkan robot pengusir tikus,”ujar Gus Yani. Dengan usaha yang beriringan antara cara tradisional dan cara modern ini, diharapkan masalah hama Tikus bisa dikendalikan. 

PANEN RAYA : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan panen padi secara simbolis di Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme pada Selasa, 5 Oktober 2021 (Foto : Ist)

Terkait pengairan dan banjir Kali Lamong, Wabup Aminatun Habibah mengatakan, sudah menjadi fokus pemerintah daerah yang tertuang dalam program Nawa Karsa. “Saat ini sudah dimulai penanggulangan banjir Kali Lamong. Pembebasan tanah dan normalisasi sudah dimulai sebagai salah satu usaha, sehingga ketika musim hujan tidak banjir. Jadi panjenengan tandur niku tenang,”kata Bu Min.

Bu Min menjelaskan,  pengerukan sungai yang saat ini dilakukan bertujuan agar kedalaman sungai tidak semakin dangkal, sehingga debit air waktu musim hujan mampu ditampung dan tidak meluber ke sekitar. “Ini sudah menjadi keinginan Pak Bupati dan Saya, Kali Lamong selain di keruk, juga dibuatkan sudetan untuk mengisi waduk – waduk yang nantinya akan digunakan untuk mengairi lahan pertanian waktu musim Kemarau,”sambung Bu Min.

Sementara itu, Camat Cerme Suyono menjelaskan ecara keseluruhan lahan pertanian di Kecamatan Cerme seluas 6.668 hektare, produksinya 34.788 ton. “Biasanya, pnen padi dua kali setahun. Tapi, di Desa Sukoanyar ini istimewa karena bisa tiga kali panen,”kata Suyono. (yad)

Gandeng Siswa SMK Jawara Robotik Usir Hama Tikus Selengkapnya

Wabup Ajak Masyarakat jadi Duta Vaksin

GRESIK,1minute.id – Selangkah lagi, herd immunity terhadap 70 persen jumlah penduduk warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik teralisasi. Sejumlah Kecamatan memulai pendataan masyarakat yang belum menerima vaksinasi. Vaksinasi akan dilakukan dari rumah ke rumah. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan,  saat ini Kabupaten Gresik sudah mencapai angka vaksinasi Covid-19 sebesar 64 persen untuk dosis pertama, “Kurang 6 persen lagi untuk mencapai target herd immunity atau kekebalan kelompok. Dengan begitu, harapannya masyarakat Gresik mempunyai kekebalan yang lebih terhadap virus Covid-19,”kata Wabup Aminatun Habibah saat meninjau gelaran vaksinasi di Kantor Majelis Wakil Cabang Nadhlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Wringinanom pada Sabtu, 2 Oktober 2021.

Sebanyak 500 dosis jenis Sinovac dialokasikan untuk masyarakat. Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah mendorong masyarakat yang sudah vaksinasi untuk menjadi “duta”vaksin dengan mengajak dan membantu meyakinkan tetangganya untuk mengikuti vaksinasi. 

“Kami berterima kasih kepada teman-teman MWC NU Wringinanom, atas usahanya dalam membantu Pemerintah dalam kegiatan melawan wabah Covid-19 . Kami berharap, NU terus menjadi pelopor dalam mensosialisasikan pentingnya vaksinasi bagi masyarakat ,”harap Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah itu.

Camat Wringinanom Sayib menyatakan, sisa target vaksinasi tersebut, tim dari Puskesmas dan Satgas Kecamatan akan turun untuk melakukan pendataan masyarakat yang belum menerima vaksin. “Setelah ini nanti, kita akan jemput bola ke rumah atau desa – desa, sehingga nanti pelaksanaan vaksinasi bukan lagi di Balai Desa, melainkan rumah – rumah atau di Posyandu,” katanya. (yad) 

Wabup Ajak Masyarakat jadi Duta Vaksin Selengkapnya

Wabup Ingatkan Tugas ASN Melayani, Mempermudah Pelayanan

GRESIK,1minute.id – Ada suasana beda di Kantor Dinas Perikanan Gresik pada Jumat, 1 Oktober 2021. Kantor organisasi perangkat daerah (OPD) dibawah komando Choirul Anam itu terasa lebih religius dengan kegiatan pembinaan spiritual. 

Kegiatan rohani bertepatan Hari Kesaktian Pancasila itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Wabup Aminatun Habibah saat itu mengingatkan tugas Aparatur Sipil Negara (ASN)  melayani dan memberikan kemudahan masyarakat. “Panjenengan semua jangan lupa, bahwa bekerja dengan tulus juga adalah bentuk ibadah,”pesan Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Ia melanjutkan, kehadiran birokrat adalah untuk mempermudah urusan masyarakat. “Kita disini bukan untuk mempersulit, melainkan justru untuk mempermudah segala sesuatu,”tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Choirul Anam mengatakan, kegiatan pembinaan spiritual suatu upaya untuk mendukung program Nawa Karsa Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yaitu Gresik Barokah. “Kegiatan ini sejalan dengan kegiatan Indonesia melayani, salah satu dari program gerakan nasional revolusi mental,”kata Choirul Anam. (yad)

Wabup Ingatkan Tugas ASN Melayani, Mempermudah Pelayanan Selengkapnya

Washil, Sekda Gresik Baru Siap Ber-AKSI

GRESIK,1minute.id – Achmad Washil Miftachul Rachman resmi menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik. Pria yang mengawali karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 1998 itu sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk melakukan akselerasi kebijakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menuju Gresik Baru.

Washil-panggilan akrab-Achmad Washil Miftachul Rachman menamakan program AKSI (Akselerasi, Kolaborasi, Sinergi dan inovasi). Pertama, Akselerasi, kata Washil, program internal tentang sumberdaya manusia. Kepegawaian di lingkungan Pemkab.

“Profesionalitas dan pelayanan,”terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik itu usai pelantikan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati pada Kamis, 30 September 2021.  Sedangkan, kolaborasi akan membentuk teamwork antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Washil berharap antarOPD bisa sinergi dan berinteraksi dengan baik.

Berikutnya, Sinergi sebuah konsep tentang penganggaran.  Mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Gresik ini, akan menyinergikan anggaran pusat, daerah maupun CSR (Corporate Social Responsibility) untuk mendukung penanganan Covid-19 Gresik. 

Terakhir, Inovasi. Washil akan mendorong kepala OPD untuk membuat program yang inovatif. “Diharapkan bisa maju satu langkah dari OPD,”ujarnya. Program inovasi ini kerap digaungkan oleh Bupati maupun Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah mendorong kepala OPD melakukan terobosan baru. Tidak melakukan copy paste (copas). (yad)

Washil, Sekda Gresik Baru Siap Ber-AKSI Selengkapnya

Kolaborasi dengan Koarmada II, Gelar Serbuan 30 Ribu Dosis, Gus Yani Sebut 900 Ribu Warga Gresik Sudah Vaksinasi

GRESIK,1minute.id – Serbuan vaksinasi untuk masyarakat terus digenjot Pemkab Gresik. Sebanyak 30 ribu digelontorkan kepada masyarakat di Wisma A Yani Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas pada Kamis, 30 September 2021.

Serbuan vaksin berkolaborasi dengan Komando Armada (Koarmada) II diperuntukkan masyarakat di Aglomerasi Surabaya Raya yakni Gresik, Surabaya dan Sidoarjo plus Bangkalan. Jenis vaksin yang disuntikkan merek Sinovac dosis 1 dan 2. Serbuan vaksinasi dilakukan selama dua hari.  Untuk wilayah Kabupaten Gresik disebar di tujuh kecamatan yakni Gresik ; Kebomas ; Manyar ; Cerme ; Bungah ; Dukun ; Menganti dan Wringinanom. 

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengapresiasi kolaborasi antara Koarmada II bersama jajaran Pemkab Gresik dalam pelaksnaan vaksinasi kali ini. Menurutnya, kolaborasi yang baik tersebut diwujudkan dengan antusias masyarakat yang cukup tinggi. 

“Kami menerima laporan dari Dansatgas vaksinasi hari ini sudah 11.500 masyarakat Gresik yang sudah tervaksin. Itu artinya antusias masyarakat cukup tinggi. Menurut kami merupakan perwujudan kolaborasi yang baik antara Koarmada II dan Pemkab Gresik,”kata Laksda TNI Iwan Isnurwanto usai meninjau pelaksanaan vaksinasi bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 30 September 2021.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menambahkan ucapan terima kasih atas pelaksnaan vaksinasi di Kabupaten Gresik. Sebab menurutnya, dengan ketersediaan 30 ribu dosis vaksin dari Koarmada II, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, optimis bahwa laju percepatan vaksinasi di Kabupaten Gresik semakin meningkat dan terlaksana secara maksimal.

“Kami selaku Pemerintah Kabupaten Gresik tentu sangat berterima kasih atas terjalinnya kolaborasi dalam pelaksanaan vaksinasi hari ini. Kami meyakini bahwa vaksinasi kali ini merupakan suatu bentuk ikhtiar bersama dalam memutus mata rantai Covid-19 dan mencapai Herd Immunity  di wilayah Aglomerasi Surabaya Raya (Gresik, Surabaya, Sidoarjo dan Bangkalan),”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Gus Yani menyebutkan, tingkat risiko sebaran di Kabupaten Gresik saat ini semakin menurun. Kendati demikian, Gus Yani menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap penularan Covid-19. “Kuncinya adalah dengan disiplin menjaga protokol kesehatan. Jangan sampai lengah dan terlena dengan kondisi saat ini. Seiring dengan ikhtiar berupa vaksinasi, kita juga harus tetap waspada,” imbau Gus Yani.

Gus Yani menyebutkan, hingga hari ini maysarakat Gresik yang telah tervaksin sudah memasuki angka 900 ribu penduduk. “Semaksimal mungkin akan kita gencarkan terus serbuan vaksinasi,” pungkas Gus Yani. (yad) 

Kolaborasi dengan Koarmada II, Gelar Serbuan 30 Ribu Dosis, Gus Yani Sebut 900 Ribu Warga Gresik Sudah Vaksinasi Selengkapnya

Polri Salurkan Bantuan Tunai PKL dan Warung sebesar Rp 1,2 Juta per Orang

GRESIK,1minute.id – Nurhayati semringah. Pedagang kaki lima penjual gorengan itu gembira karena mendapatkan bantuan tunai Rp 1,2 juta. Perempuan 69 tahun tinggal di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Gresik itu tidak sendirian. Ada 190 pedagang lain mendapatkan uang tunai dari program bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung (BTPKLW) terdampak pandemi Covid-19 dari pemerintah melalui Mabes Polri itu.

Bantuan itu diserahkan di Pendapa Kecamatan Manyar pada Kamis, 30 September 2021. Bantuan diserahkan oleh Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno. 
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno di lokasi BTPKLW mengatakan, ini merupakan program dari pemerintah melalui Polri. Sebanyak 191 masyarakat di Kecamatan Manyar hari ini kita tuntaskan penyaluran bantuan tunai BTPKLW. 

“Pedagang kaki lima dan warung yang belum tersentuh bantuan tunai dari pemerintah,”terang mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu. Windu menyebut, Polri berupaya melalui Bhabinkamtibmas melakukan survei. Sehingga mereka yang belum mendapatkan bantuan dapat menerima bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung.

“Tiap-tiap PKL menerima Rp 1,2 juta dari pemerintah,”imbuh Windu. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Manyar mewanti-wanti masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. “Meskipun sudah menerima vaksinasi masyarakat tetap diminta disiplin mematuhi protokol kesehatan secara ketat.” pungkasnya. (yad)

Polri Salurkan Bantuan Tunai PKL dan Warung sebesar Rp 1,2 Juta per Orang Selengkapnya

Washil, Nakhoda Baru Sekretaris Daerah Gresik, Bupati Optimistis Gresik Baru lebih Bermanfaat

GRESIK, 1minute.id – Achmad Washil Miftachul Rachman, nakhoda baru Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik. Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Sekda Washil dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 30 September 2021.

Pelantikan Washil sebagai Sekda Gresik dari hasil seleksi terbuka (Selter) yang dilakukan oleh Panitia Seleksi (Pansel) mengakhiri kekosongan jabatan tertinggi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gresik. Selama 14 bulan, kursi Sekda dijabat Pj Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno yang merangkap sebagai Kepala Dinas Pendapatan Pemprov Jatim. 

Fandi Akhmad Yani berharap Sekda Washil bisa menjadi dirigen yang bisa mengharmonisasi jalan roda pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik yang lebih harmonis. Sebab, dimasa pandemi Covid-19 sangat sulit ini dibutuhkan akselerasi, inovasi, kreatifitas dan kerja keras OPD dengan di nakhodai oleh Sekda.

“Sekda Washil mampu mengharmonisasi, membentuk teamwork yang kuat, gotong royong, kolaborasi dengan OPD yang lain,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai pelantikan kepada wartawan. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Aminatun Habibah, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Azis dan Sekda Gresik Washil. 

SK PENGANGKAT SEKDA: Bupati Gresik Fandi Akhmad menyerahkan SK Sekda Gresik kepada Achmad Washil Miftachul Rachman usai pelantikan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 30 September 2021 ( Foto: Humas Pemkab Gresik)

Sebelumnya, Gus Yani dalam sambutannya meminta Washil langsung tancap gas bekerja dan membangun sinergi yang baik antar OPD. “Kita dukung bersama Pak Washil sebagai Sekretaris Daerah, saya harap Pak Washil mampu mengharmonisasi seluruh peran kepala OPD, membentuk teamwork yang kuat, demi mewujudkan Gresik baru yang bermanfaat,”ujar Bupati Yani. 

Seperti diberitakan selama 14 bulan kursi Sekda lowong. Tugas sehari-hari sementara diemban oleh Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno selaku Pj. Sekretaris Daerah. Sesuai dengan amanat undang – undang nomor 5/2014 tentang aparatur sipil negara dan peraturan pemerintah nomor 11/2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil bahwa pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dilakukan secara terbuka dan kompetitif di kalangan PNS sesuai dengan persyaratan yang telah dilakukan dengan seleksi terbuka. 

Ada tujuh pejabat eselon II yang melamar sebagai kandidat calon Sekda Gresik. Dua pelamar gugur di seleksi administrasi. Lima orang running tahapan berikutnya. Lima orang itu adalah Kepala DLH Gresik Mokh Najikh ;  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman ; Asisten Abu Hasan ;  Kadisnaker Budi Rahardjo dan Kepala Inspektorat Edy Hadisiswoyo.  

Lima kandidat diambil tiga orang. Mereka adalah Achmad Washil Miftachul Rachman  ; Abu Hasan dan Budi Rahardjo. Ketiga nama ini dibawa ke Komisi Aparatur Sipil Negara dan Gubernur Jatim. Hasil koordinasi Gubernur Jatim dan rekomendasi KASN memutuskan Washil sebagai Sekda Gresik.  (yad)

Washil, Nakhoda Baru Sekretaris Daerah Gresik, Bupati Optimistis Gresik Baru lebih Bermanfaat Selengkapnya

Washil Sekda Gresik Terpilih?

GRESIK,1minute.id – Tuntas sudah kerja Panitia Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik 2021. Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Gubernur Jatim dikabarkan telah merekomendasikan satu dari tiga nama calon Sekda Gresik. 

Sumber 1minute.id,  rekomendasi  diberikan kepada Achmad Washil Miftahul Rachman sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik.
Informasi yang dihimpun, bila tidak ada aral melintang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Sekda Gresik akan direncanakan pada hari ini, Kamis, 30 September 2021. 

Benarkah ? Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik dr Adi Yumanto masih menutup rapat identitas sekda terpilih. “Mohon maaf, silakan tunggu waktunya,”kata Adi Yumanto di konfirmasi melalui selulernya pada Kamis, 30 September 2021.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Gresik Reza Pahlevi setali tiga uang dengan dr. Ady Yumanto. “Saya detik belum dapat informasinya,”kata Reza dikonfirmasi melalui selulernya pada Kamis, 30 September 2021. 

Terpisah,  Budi Raharjo,  kandidat calon Sekda hanya berharap Sekda terpilih nanti bisa lebih maksimal membantu Bupati dan Wakil Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan kabupaten Gresik. “Semoga Sekda terpilih amanah,”kata Budi Raharjo yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik. (yad)

Washil Sekda Gresik Terpilih? Selengkapnya

Petani Keluhkan Hama Tikus, Bupati Siap Mendirikan Rubuha dan Gagas Pembuatan Ultrasonik

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan panen raya buah Semangka di Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan pada Rabu, 29 September 2021. Sistem pola tanam tumpang sari yakni  dua kali padi dan sekali buah-buahan membuat hasilnya panen cukup memuaskan. Petani semringah. 

Akan tetapi, bukan berarti para petani di desa itu puas. Penyebabnya, ada hama tikus masih menjadi momok bagi para petani. Sebab, mereka acap kali gigit jari karena gagal panen akibat serangan hama tikus itu.
Nah, ketika Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan kunjungan kerja (kunker) ke desa para petani mengungkapkan uneg-unegnya. 

As’ad, diantaranya. Petani berusia 50 tahun itu  menceritakan, selama ini dirinya dan petani lainnya menggunakan metode setrum untuk menghalau hama tikus. Namun,  As’ad mengakui metode  tersebut dinilai kurang efektif dan justru menimbulkan resiko yang cukup besar. Tak jarang menimbulkan korban jiwa karena tersengat setrum jebakan tikus sawah. 

“Pak Bupati, tolong kami dicarikan solusi,”pinta As’ad. 
Syarifuddin, petani lainnya mengeluhkan tingginya biaya produksi panen. Ia membeberkan penyebab tingginya biaya diakibatkan karena belum tersedianya Jalan Usaha Tani (JUT). Biaya angkut gabah yang dinilai tinggi karena rute jalan yang dilalui. “Kami ingin adanya jalan usaha tani pak Bupati. Mohon ada tindak lanjut agar kami dapat memangkas ongkos,”katanya. Bupati Fandi Akhmad Yani terlihat nyamak semua keluhannya para petani. 

Bagaimana respon Bupati Fandi Akhmad Yani yang saat itu didampingi Kepala Dinas Pertanian Eko Nandito Putro dan Kepala Desa (Kades) Gredek Muhammad Bahrul Ghofar kemudian menjawab satu per satu keluhan petani itu. 

Terkait hama tikus, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, langkah awal dengan mendirikan rumah burung hantu (rubuha). Tujuannya adalah untuk menyeimbangkan ekosistem yang ada. Sehingga diharapkan mampu meminimalisir merebaknya hama tikus. 

SAPA PETANI: (ki-ka) Kades Gredek Muhammad Bahrul Ghofar, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kadis Pertanian Eko Anindito Putro dalam kunker di Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan pada Rabu, 29 September 2021 (Foto : Humas Pemkab Gresik)

Langkah kedua, sambungnya, membuat satu terobosan dengan menciptakan alat yang bisa mengusir tikus dengan menimbulkan suara ultrasonik. Menurutnya, langkah ini perlu dilakukan uji coba untuk melihat seberapa besar efektif kegunaan alat tersebut. “Kita sedang memperlajari bagaimana caranya menciptakan suatu alat untuk mengusir tikus. Misalnya saja kita ciptakan suatu alat semacam robot yang menimbulkan suara ultrasonic yang dapat mengusir hama tikus tersebut,”kata Gus Yani. 

Sedangkan, biaya produksi tinggi karena belum ada JUT? Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengatakan, Pemkab Gresik siap membangun JUT, asalkan wilayah desa sudah masuk wilayah LP2B (Lembaga Pertanian Pangan Berkelanjutan). “Kalau sudah masuk wilayah LP2B, maka kami siap untuk membangun JUT,”tegas Gus Yani. 

Selain Kunker yang dikemas dalam program Sapa Petani ini, Gus Yani menyempatkan melakukan blusukan. Diantaranya melihat kondisi embung desa setempat. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu melihat kondisi embung yang digunakan sebagai saluran irigasi pertanian itu terjadi pendangkalan. 

Bupati berjanji akan melakukan normalisasi embung secepatnya. “Kita minta Dinas Pekerjaan Umum untuk menyiapkan alat berat. Bila perlu kita lakukan pengadaan agar normalisasi embung dapat sesegera mungkin dilakukan. Tujuannya agar para petani tak kerepotan jika membutuhkan pasokan air saat musim panen ke dua, atau ketika memasuki musim kemarau,”tegasnya. (yad)

Petani Keluhkan Hama Tikus, Bupati Siap Mendirikan Rubuha dan Gagas Pembuatan Ultrasonik Selengkapnya

Pertahankan Surplus Beras, Usulkan Ranperda RTRW untuk Lindungi Lahan Pertanian

GRESIK,1minute.id – Program blusukan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk Sapa Petani dilakukan di Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean pada Selasa, 28 September 2021. Desa itu, selain penghasilan padi juga bawang. Kedatangan orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu disambut antusias oleh petani setempat. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dengan humanis menyapa mereka. Sesekali ia melambaikan tangan membalas sapaan warga setempat. Dihadapan para petani itu, mantan Ketua DPRD Gresik itu mengapresiasi kerjakeras petani sehingga Pemkab Gresik meraih penghargaan Abdi Bakti Tani dari Kementerian Pertanian. Piagam Penghargaan diberikan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Istana Wapres di Jakarta. 

“Penghargaan Abdi Bakti Tani yang saya terima kemarin, sejatinya adalah penghargaan kepada njenengan semua. Bapak, Ibu tani di Kabupaten Gresik. Terima kasih atas upayanya dalam peningkatan produktivitas padi,”ujar Gus Yani disambut tepuk tangan petani Desa Turirejo. 

Bupati kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi para petani. Diantaranya, bersama DPRD Gresik membuat rancangan peraturan daerah (Ranperda) Inisiasi tentang rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang tujuannya menjaga luas lahan pertanian agar tidak semakin berkurang di Gresik. 

“Sektor pertanian ini tidak boleh diremehkan, terbukti di masa pandemi seperti saat ini, sektor pertanian adalah sektor yang bisa bertahan menembus keterbatasan yang ada,”katanya.

Sementara itu, Camat Kedamean Arifin mengatakan, Kecamatan Kedamean, salah satu lumbung padi di Gresik. Luas lahan pertanian di Kecamatan Kedamean sekitar 3.400 hektare dari 6.400 hektare luas wilayah Kecamatan Kedamean. Rata-rata hasil panen padi 6,5 ton per hektare.  “Kecamatan Kedamean merupakan salah satu daerah penopang peningkatan produktivitas padi. Surplus padi di Kabupaten Gresik,”kata Arifin. (yad)

Pertahankan Surplus Beras, Usulkan Ranperda RTRW untuk Lindungi Lahan Pertanian Selengkapnya