G-JOS Dioptimalkan untuk Pasien Covid-19 Kategori Sedang, Ada Fasilitas Oksigen

GRESIK,1minute.id – Pemkab Gresik terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sejumlah langkah dilakukan untuk penanganan maksimal kepada pasien yang terpapar corona virus disease 2019 (Covid-19).

Diantaranya, meningkatkan status Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk pasien kategori sedang. Selama ini stadion olah raga berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu digunakan tempat rehabilitasi pasien covid kategori ringan.

“G-JOS kita naikkan dari ringan ke sedang,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 12 Juli 2021. Langkah antisipasi dilakukan untuk mempercepat penanganan pasien Covid-19.  Semula hanya menangani pasien gejala ringan di lantai dua tribun VIP. Kini pasien dengan gejala sedang bisa ditangani disana. 

Ada benberapa bagian stadion yang akan di renovasi untuk mempermudah pengisian tabung oksigen. Pasalnya, kelangkaan tabung oksigen yang terjadi di rumah sakit dikarenakan jumlah tabung oksigen yang tidak mencukupi banyaknya permintaan. 

“Stadion G-JOS akan saya renov untuk isi oksigen, biar Samator tinggal isi saja. tabung oksigen memang kewalahan,”tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Mengoptimalkan Stadion G-Jos karena keterisian rumah sakit rujukan di Gresik kondisinya saat ini hampir penuh. (yad)

G-JOS Dioptimalkan untuk Pasien Covid-19 Kategori Sedang, Ada Fasilitas Oksigen Selengkapnya

Delapan LAZ Bersatu, Perkuat Pemkab untuk Penyaluran Bantuan Warga Terdampak Covid-19


GRESIK,1minute.id – Pemkab Gresik kini tidak sendirian mengurusi warga isolasi mandiri (Isoman). Sebanyak delapan lembaga dan badan amil zakat (LAZ) menyatakan kesiapan ikut membantu pemerintah memperkuat bantuan kepada masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri maupun terdampak Covid-19 di Gresik.

Delapan lembaga tersebut adalah Baznas Gresik, LazisNU LazisMU, YDSF, Nurul Hayat, Yatim Mandiri, dan ACT. Koordinator delapan lembaga itu berkumpul di ruang pertemuan Dhurung Bawean di Komplek Kantor Bupati Gresik pada Senin, 12 Juli 2021.

Dalam rakor yang dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu disepakati menunjuk Zainal Abidin, dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai ketua yang bertugas mengorganisir penyaluran bantuan kepada masyarakat. 

Dalam rakor itu juga disepakati mendirikan lima posko untuk mendekatkan dan mempercepat proses distribusi bantuan kepada masyarakat yang sedang menjalani isoman maupun yang terdampak Covid-19.

Posko tersebut masing-masing berdiri, yaitu Posko I di Kantor Kecamatan Kebomas meliputi Kecamatan Kebomas, Gresik dan Manyar. Posko II di Kantor Kecamatan Kedamean meliputi Kecamatan Kedamean, Menganti, Driyorejo dan Wringinanom. 

Posko III di kantor Kecamatan Cerme meliputi Kecamatan Cerme, Duduksampeyan, Balongpanggang dan Benjeng. Posko IV di kantor Kecamatan Sidayu meliputi Kecamatan Sidayu, Bungah, Ujungpangkah, Dukun dan Panceng. Sedangkan, posko V di Kecamatan Sangkapura meliputi Kecamatan Sangkapura dan Tambak.

“Masing-masing Posko akan memberikan segala bantuan yang diperlukan untuk masyarakat terdampak serta warga yang isolasi mandiri yang berada di wilayahnya,”kata Gus Yani-panggilan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 12 Juli 2021.

“Mereka akan dilengkapi dengan berbagai kebutuhan misalnya ambulans, bantuan sembako dan vitamin serta beberapa obat-obatan yang diperlukan. Mari kita bagi tugas,”tambah Gus Yani saat memimpin rapat didampingi Ketua Baznas Gresik Abdul Munif dan Zainal Abidin.

Menurut Gus Yani, saat ini masyarakat Gresik butuh bantuan dan uluran tangan, terutama masyarakat yang terdampak serta masyarakat yang tengah melakukan isolasi mandiri (isoman). Dia mengajak seluruh lembaga amil zakat yang ada di Gresik harus bisa saling mendukung. 

“Semua bantuan yang ada dari para lembaga ini bisa dijadikan sebagai Gerakan semacam ‘orkestra’ yang intinya tidak bergerak sendiri-sendiri. Para lembaga amil zakat ini masuk pada posko nantinya akan kita buat call centre di masing-masing posko,”tandasnya. (yad)

Delapan LAZ Bersatu, Perkuat Pemkab untuk Penyaluran Bantuan Warga Terdampak Covid-19 Selengkapnya

Hari ini, Siswa mulai Masuk Sekolah, Pembelajaran Daring di Tahun Kedua


GRESIK,1minute.id –  Siswa mulai masuk sekolah lagi hari ini, Senin, 12 Juli 2021. Awal masuk sekolah ini dulu masa yang paling ditunggu-tunggu bagi para pelajar. Kesekolah memakai baju seragam, sepatu serta tas baru. Mereka pun sudah stanby sejak matahari belum terbit. Orang tua pun bersiap mengantar anak ke sekolah.

Akan tetapi, suasana yang dirindukan siswa dan orang tua itu bagai sebuah mimpi dalam dua tahun terakhir ini. Siswa memakai seragam sekolah bersiap bertemu dengan teman-teman. Senang dan gembira bagi siswa. Sementara, para orang tua menyambut  tahun ajaran baru terasa lebih sibuk. Namun, mereka terasa senang.  Toko sepatu, baju seragam dan alat tulis pun kemriyek pembeli. 

Kini, memasuki tahun kedua, awal masuk sekolah di tahun ajaran seakan biasa saja. Lempeng. Tidak terlihat antrian orang tua belaja buku, seragam, tas dan sepatu sekolah. Sementara, siswa seakan seperti kurang gairah menyambut tahun ajaran baru sekolah. “Ngak asyik,”celetuk siswa.

Pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19) menerjang Indonesia, termasuk Gresik diantaranya memasuki tahun kedua. Belum adq yang bisa memastikan kapan wabah ini berakhir. Apalagi, kondisi saat ini terjadi lonjakan tajam.

BELAJAR DARING : Muhammad Rifky Putra Cahyadi, memakai baju seragam untuk mengikuti pembelajaran daring pada Senin, 12 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Jumlah kasus baru ( positif, isolasi hingga kematian) terjadi lonjakan tajam. Presiden Joko Widodo memutuskan melakukan PPKM Darurat Jaw-Bali mulai 3-20 Juli 2021. Wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu sempat mereda. Namun, kembali mengganas. Tsunami corona gelombang kedua semakin dasyat. Sejumlah instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit penuh. Pelayanan kegawatdaruratan seakan lumpuh.

Kamar pasien di rumah sakit semakin sulit didapatkan masyarakat. Meski, pemerintah terus menambah tempat tidur baru untuk pasien. “Dua ratus tempat tidur tambahan kami buka. Hanya empat hari sudah penuh,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pafa suatu kesempatan. 

Tempat tidur untuk pasien isolasi di Gelora Joko Samudro (G-Jos) nyaris penuh. Dinkes berencana menambah 50 tempat tidur sehingga total menjadi 190 tempat tidur. Ini belum termasuk pasien isolasi mandiri (isoman). Untuk para isoman ini, Jumat lalu, Bupati Fandi Akhmad Yani menggulirkan program bantuan paket obat dan multivitamin. Bantuan distribusikan melalui Satgas Covid-19 Desa dengan koordinator tiga pilar kecamatan dan puskesmas.

Vaksinasi juga dilakukan saban hari kepada masyarakat. Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) dijadikan Vaksin Center di Gresik. ” Sudah lebih 250 ribu telah divaksin,”kata Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali.

Semua ikhtiar telah dilakukan. Semua upaya itu akan sia-sia bila tanpa kepedulian masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Saatnya bersatu, mencegah persebaran Covid-19. (chusnul cahyadi)

Hari ini, Siswa mulai Masuk Sekolah, Pembelajaran Daring di Tahun Kedua Selengkapnya

Bersatu , Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19


GRESIK,1minute.id –  Pemberlakukan PPKM Darurat memasuki pekan kedua. Operasi yustisi dan penyekatan sejumlah ruas jalan di Kota Santri dilakukan secara masif. Tujuannya, membatasi mobilitas masyarakat untuk mencegah sebaran wabah Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Pemkab Gresik menggelontor bantuan berupa paket obat dan multivitamin bagi masyarakat yang sedang isolasi mandiri (Isoman). Selain itu, melakukan percepatan vaksinasi yang dipusatkan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik memberiksn bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Distribusi bantuan dilakukan secara simbolis kepada para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik, Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik pada Minggu, 11 Juli 2021. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail yang menyalurkan secara langsung kepada masyarakat terdampak secara simbolis.

Setahun lebih pandemi Covid-19 melanda, berbagai upaya mulai operasi yustisi protokol kesehatan hingga vaksinasi terus bergulir. “Semoga sumbangsih ini dinilai dapat membantu meringankan warga masyarakat terdampak pandemi,”kata Kapolres AKBP Arief Fitrianto didampingi Dandim 0817 Gresik  Letkol Inf Taufik Ismail ketika melepas bantuan pada Minggu, 11 Juli 2021.

Alumnus 2001 ini melanjutkan, bantuan juga serentak dilakukan Polsek jajaran yang didistribusikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa ke desa-desa dan kelurahan menyasar masyarakat terdampak pandemi. “Mari kita dukung ikhtiar pemerintah dalam menyudahi pandemi Covid-19 ini. Dengan disiplin mematuhi anjuran dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona,”imbau Alumnus Akpol 2001 itu.

Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini guna menghindari paparan Covid-19. “Masyarakat diminta tidak abai menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehari-hari.” tukasnya. (yad)

Bersatu , Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19 Selengkapnya

Bupati Gresik : Sudah Terdaftar Pasti Dapat Vaksin, Atur Kedatangan dan Bawa Pulpen Sendiri


GRESIK,1minute.id – Hari pertama vaksin untuk masyarakat di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) berjalan lancar pada Sabtu, 10 Juli 2021. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi memantau langsung proses vaksinasi dipusatkan di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu.

Selama 2 jam, tiga pilar di Kota Santri itu memantau proses vaksinasi dengan didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali itu. Pemantauan mulai proses validasi pendaftaran online yang dilayani oleh petugas dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Gresik. 

Ada empat orang petugas yang melayani validasi dengan cara mencocoknya nomor induk kependudukan serta lapiran pendaftaran. Butuh waktu rata-rata 10 detikan setiap orang. Kemudian, calon penerima vaksinasi masuk ke gedung WEP II mengambil formulir isian dan mendapatkan kartu vaksinasi. 

Setelah itu, mereka menunggu di ruang olah raga indoor untuk giliran menjalani skrening kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan (Nakes) dari Dinkes Gresik. Sekitar pukul 12.00 sebanyak 800 orang telah mendapatkan vaksinasi. 

CEK VALIDASI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika berdialog dengan peserta vaksinasi untuk semua di WEP pada Sabtu ,10 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1,minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, secara keseluruhan program vaksinasi untuk semua berjalan lancar. “Hari pertama ini sudah luar biasa,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Namun, imbhhnya, pihaknya akan melakukan sejumlah evaluasi untuk hari kedua dan seterusnya. 

“Harapannya vaksinasi masal bisa lancar dan nyaman.Antrian tidak berjubel dan tertib,”ujar Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi dan Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali.

Evaluasi juga akan dilakukan bagian skrening kesehatan. Mantan Ketua DPRD Gresik itu menyebut ada seorang warga yang terpaksa gagal karena kondisi kesehatan dianggap riskan. Padahal, sudah terlanjur menunggu kemudian tidak bisa mendapatkan vaksin. Kedepan skrening dilakukan dibagian awal.

Selain itu, Gus Yani meminta kepada masyarakat untuk membawa pulpen sendiri. Dan, mengatur sendiri kedatangannya. Jangan khawatir tidak mendapatkan vaksin. “Kita pastikan, seribu orang yang sudah terdaftar bisa mendapatkan vaksin,”tegas Gus Yani.

Sementara, Melinda , salah satu peserta vaksinasi menyatakan mengepareasi kebijakan program vaksinasi dilakukan Pemkab Gresik. “Vaksinasi ini, Kami juga bisa ikut mencegah persebaran Covid-19,”katanya usai vaksin di WEP pada Sabtu, 10 Juli 2021.

VAKSIN untuk Semua : Seorang peserta program vaksin Covid-19 untuk semua di Gedung WEP pada Sabtu, 10 Juli 2021 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Seperti diberikan, Vaksinasi Center berdiri di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik vaksinasi untuk warga Kota Santri dilakukan saban hari.

Terobosan anyar itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk program percepatan vaksinasi Covid-19 di Gresik.Pendaftaran melalui daring atawa online dengan mengunduh aplikasi gresikpedia. Lalu pilih Layanan Publik , gulir ke bawa dikelompok Info Covid-19 kemudian pilih Daftar Vaksin dengan memasukkan nomor induk kependudukan, nomor hanfphone.

Admin akan mengirimkan notifikasi hari pelaksaan vaksin. Masyarakat menunjukkan notifikasi dan membawa fotokopi TKP elektronik. (yad)

Bupati Gresik : Sudah Terdaftar Pasti Dapat Vaksin, Atur Kedatangan dan Bawa Pulpen Sendiri Selengkapnya

Polisi Luncurkan Operasi Kemanusian, Aman Nusa, Perkuat PPKM Darurat


GRESIK,1minute.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia meluncurkan operasi kemanusiaan dengan sandi Aman Nusa II. Operasi ini merupakan tindak lanjut pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa- Bali.

Operasi terpusat tersebut berlaku sejak 3 Juli 2021 lalu. Merujuk surat telegram Kapolri bernomor STR/577/VII/ OPS.2./ 2021. Sementara di Kota Santri, penutupan beberapa ruas jalan pun dilakukan Sat Lantas Polres Gresik. Diantaranya Jalan Kapt. Dulasim (Simpang Burgud) ;  Panglima Sudirman ; Pahlawan ; Jaksa Agung Suprapto ; Simpang empat Kebomas (Jl Kartini – Jl Dr Sutomo). Kemudian, Simpang Tiga Putat (depan KFC) ; Simpang Tiga Suling (Jl Basuki Rahmat) ; Simpang Lima KIG (Noto Prayitno) ; Jalan Veteran dan R.A Kartini.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan dan memastikan pembatasan mobilitas masyarakat dilaksanakan dengan ketat pada Jumat, 9 Juli 2021.

Pada pengecekan tersebut mengambil rute, Simpang 4 Kebomas, Simpang 5 Sukorame, Simpang 4 GNI, Jalan Veteran dan Manyar. Kemudian, menuju lokasi penyekatan di depan Icon Mall di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo,Kecamatan Kebomas. 

Di pos penyekatan ini petugas gabungan TNI-Polri dan Sat Pol PP memutar balik 1.500 kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Pasalnya, mereka tidak bisa menunjukkan surat izin atau keperluan mendesak ke wilayah Gresik.

Sidang tindak pidana ringan (tipiring) di tempat dijatuhkan pada tiga orang warga yang tidak memakai masker. “Penutupan beberapa ruas jalan dan penyekatan ini dalam rangka mengurangi mobilitas masyarakat dan menekan sebaran virus Covid-19,”kata AKBP Arief Fitrianto.

Alumnus Akpol 2001 ini, mengimbau semua pihak dengan kesadaran, mendukung ikhtiar pemerintah dalam  memutus rantai penyebaran Covid-19. Dan menerapkan protokol kesehatan 6M.
“Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini untuk menghindari paparan virus Covid-19,” pungkasnya. (yad)

Polisi Luncurkan Operasi Kemanusian, Aman Nusa, Perkuat PPKM Darurat Selengkapnya

Tiga Pilar Pastikan Paket Bantuan Obat dan Multi Vitamin Terdistribusi ke Warga Isoman


GRESIK,1minute.id – Ratusan terpapar corona virus disease 2019 yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) tidak ribet lagi mencari obat dan multivitamin. Pasalnya, Satgas Covid-19 di Desa akan menyuplai paket suplemen meningkatkan imun tubuh para isoman.

Program bantuan obat dan multivitamin diluncurkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 8 Juli 2021 itu langsung direspon cepat oleh musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) se-Gresik.

Diantaranya, Satgas Covid-19 Kecamatan Cerme. Satgas dari tiga pilar yakni Camat, Kapolsek dan Danramil menyerahkan paket bantuan dari Pemkab Gresik kepada sejumlah desa di Kecamatan Cerme. Paket yang diantaranya berisi  tablet paracetamol (penurun panas), tablet multivitamin, Azitromycin (antibiotic), masker bedah dan masker kain diserahkan kepada Kepala Desa (Kades) untuk disalurkan kepada warga Isoman di desanya masing-masing. 

“Di sini (Kecamatan Cerme) ada 66 warga melakukan isoman,”ujar Camat Cerme Suyono kepada 1minute.id pada Jumat, 9 Juli 2021. Mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik itu menjamin bantuan obat, vitamin dan masker akan tersalur kepada masyarakat. “Saya pastikan program bantuan bupati (Fandi Akhmad Yani,Red) tersalur secara tepat,”tegas Suyono. (yad)

Tiga Pilar Pastikan Paket Bantuan Obat dan Multi Vitamin Terdistribusi ke Warga Isoman Selengkapnya

Bupati Buka Layanan Vaksinasi Center di WEP, Setiap Hari, Daftar Online


GRESIK,1minute.id – Vaksinasi Center berdiri di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik vaksinasi untuk warga Kota Santri dilakukan saban hari.

Terobosan anyar itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk program percepatan vaksinasi Covid-19 di Gresik. Vaksinasi untuk masyarakat itu bakal dimulai Sabtu besok, 10 Juli 2021.

Pendaftaran melalui daring atawa online. Bagaimana caranya? Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, warga harus mengunduh aplikasi Gresikpedia. Selanjutnya, pilih menu layanan masyarakat. Kemudian scrool ke bawah pilih kelompok Info Covid. Berikut, pilih daftar vaksin.

“Isi formulir dengan memasukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan), alamat dan nomor telepon. Setelah terisi semua tekan tanda kirim,”terang Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 9 Juli 2021. 

Untuk mengetahui Anda sudah berhasil terdaftar, geser aplikasi ke atas pilih menu bukti pendaftaran, jika data Anda ada, screenshoot bukti pendaftaran tersebut. “Operator kemudian menentukan tanggal vaksinasinya. Pada hari yang dijadwalkan bawa foto copy KTP dan tunjukkan screenshot bukti pendaftaran di meja petugas,”terang mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Vaksin hanya untuk warga berusia 18 tahun ke atas.Jam buka 08.30 sampai selesai. Pembatasan 800 pendaftaran vaksinasi perhari. (yad)

Bupati Buka Layanan Vaksinasi Center di WEP, Setiap Hari, Daftar Online Selengkapnya

PPKM Darurat, Sebelas Ruas Jalan Utama Ditutup, Pengendara Cari Jalan Alternatif


GRESIK,1minute.id – Mobilitas masyarakat semakin terbatas. Sebab, petugas gabungan dari TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Perhubungan Gresik menambah sembilan menjadi sebelas  ruas jalan dilakukan penutupan. Bila sebelumnya hanya jalan Veteran dan RA Kartini, Kecamatan Kebomas.

Pada Jumat, 9 Juli 2021, petugas memperluas pembatasan aktivitas dengan menutup sembilan ruas jalan lainnya. Data Satlantas Polres Gresik sebanyak sebelas ruas jalan itu adalah Jalan Kapt Dulasim ( Simpang Burgud) ; Panglima Sudirman ; Pahlawan ; Jaksa Agung Suprapto ;  Simpang 4 Kebomas ( Jl Kartini – Jl Dr Sutomo) ; Simpang 3 Putat ( Depan KFC) ; Simpang 3 Suling ( Jl Basuki Rahmat) dan Simpang 5 KIG ( Noto Prayitno). Dan, Jalan Veteran dan R.A Kartini yang sebelumnya sudah ditutup oleh petugas.

PENYEKATAN PPKM DARURAT : Petugas berjaga di ruas simpang lima Sukorame di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021 (Foto : Humas Polres Gresik for 1minute.id)

Dalam pengamatan 1minute.id penutupan sebelas jalan protokol ini mengakibatkan ruas jalan alternatif seperti Jalan Proklamasi, Jalan Arif Rahman Hakim semakin padat. Tidak hanya pengendara motor. Tapi, pengendara mobil memilih ruas jalan tersebut untuk berlalu lalang. Sedangkan, Jalan utama yang semakin ramai adalah Jalan Usman Sadar. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto menyatakan, penutupan jalan itu dilakukan dengan harapan masyarakat mengurangi mobilitas selama PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021. “Bila memang tidak penting, tetap stay di rumah saja. Nang omah Wae,”kata Yanto Mulyanto. (yad)

PPKM Darurat, Sebelas Ruas Jalan Utama Ditutup, Pengendara Cari Jalan Alternatif Selengkapnya

Dinkes Gresik Targetkan 20 Ribu Vaksin Sehari

GRESIK,1minute.id – Percepatan vaksin semakin gencar dilakukan. Kali ini vaksin masal digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021. Korp Adhyaksa menargetkan 500 orang yang mendapatkan vaksinasi produksi Sinovac asal Tiongkok itu. Percepatan vaksin harus dibarengi dengan kedisiplinan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Heru Winoto mengatakan, vaksinasi ini dikhususkan untuk masyarakat sekitar kantor Korp Adhyaksa di Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

“Kalau masyarakat sehat, bisa mencegah persebaran Covid-19,”kata Kajari Heru Winoto didampingi Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali dan Sekretaris Kecamatan Kebomas Zainul Arifin pada Jumat, 9 Juli 2021. Vaksinasi masal untuk memperingat Hari Adyaksa ke-61 dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ini disambut antusias masyarakat. “Lindungi Diri dan Keluarga dengan vaksinasi,”kata Kajari.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pemkab Gresik menetapkan gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) menjadi pusat vaksinasi bagi masyarakat. “Vaksinasi dilakukan setiap hari. Pendaftaran via online,”ujar Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Cara mendaftar dengan mengunduh aplikasi GresikPedia lalu pilih Layanan Publik kemudian pilih info Covid-19 selanjutnya isi formulir pendaftaran. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, saat ini sudah 250 ribu diantara 1,13 juta jiwa penduduk Gresik telah mendapatkan vaksinasi. Dua produksi vaksin Sinovac dan AstraZaneca. “Target kami, vaksknasi 20 ribu orang setiap hari. Itu target nasional,”kata Ghozali. (yad)

Dinkes Gresik Targetkan 20 Ribu Vaksin Sehari Selengkapnya