Suasana Malam di Kawasan Pucem, Seakan Tidak ada Kekhawatiran Tanah Longsor

GRESIK,1minute.id – Kawasan Putri Cempo (Pucem) masih cukup ramai pada Sabtu malam, 27 Maret 2021. Puluhan kafe, warung kopi berlomba menarik konsumen. Selain, suasana malam Gresik. Ada juga menyuguhkan live musik.

Kawasan di Jalan Awikoen Tirta, Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Gresik inj seakan tidak pernah sepi pengunjung. Apalagi, Sabtu malam. Pengunjung tumblek-blek.

Pengunjung riuh. Kafe-kafe disesaki pengunjung. Terutama bertingkat bisa melihat suaana Gresik penuh warna. Area parkir juga penuh. Roda dua dan empat di bahu jalan, kanan dan kiri.

Kawasan Bukit Pucem menjadi sentra kafe di Gresik. Sayangnya, geliat ekonomi di kawasan yang dulu sebagai lokasi satu wisata religi ke Makam Putri Cempo dan Sayyid Abdurahman, Paman Sunan Giri diduga belum berdampak pendapatan asli daerah (PAD) Gresik.

GEMERLAP : Sejumlah kafe yang berdiri di kawasan Pucem di Jalan Awikoen Tirta, Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Sabtu malam, 27 Maret 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Bahkan, ada sebagian masyarakat mengaitkan tanah longsor di kawasan itu diduga maraknya pembangunan kafe di kawasan itu. Apalagi, proses pendirian bangunannya ditengarai tidak melalui prosedur. Indikatornya, mayoritas bangunan di kawasan belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

Anehnya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Gresik mulai bergerak melakukan pendataan psscabupati Gresik Fandi Akhmad Yani inspeksi mendadak (sidak) tanah longsor di kawasan Pucem pada awal Maret 2021.

Padahal, puluhan bangunan itu sudah berdiri tahunan. Sayangnya, Kepala DPM-PTSP Gresik Mulyanto tidak bisa dikonfirmasi. Konfirmasi yang kirim 1minute.id melalui pesan WhatApps sudah centang dua. Tapi, tidak dibalas. 

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik Abu Hasan dikonfirmasi membenarkan bila bangunan kafe maupun warung kopi di kawasan Pucem tidak ber-IMB. Abu Hasan mengatakan, pihak sudah memanggil 22 pemilik bangunan kafe yang berdiri di kawasan Pucem itu. Tapi, yang datang waktu 16 orang. “Hampir semua kafe di Pucem belum memiliki IMB,”kata Abu Hasan.

SUASANA MALAM : Salah satu sudut pemandangan Kota Gresik dari salah satu kafe di kawasan Bukit Putri Cempo pada Sabtu malam, 27 Maret 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Akan tetapi, kata mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, menutup kafe secara paksa dianggap bukan solutif.  Abu Hasan, mengusulkan untuk rembugan bareng bersama OPD lainnya yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) , DPM-PTSP dan Dishub Gresik untuk mensikapi berdiri kafe di Pucem itu.

Sebab, kondisi kawasan Pucem yang longsor sangat mengkhawatirkan. Bahkan, satu bangunan kafe tiga lantai telah di bongkar sendiri oleh pemiliknya. Ada tiga usulan yang diusung kepala organisasi penegak peraturan daerah itu.

Yakni, pertama melarang mendirikan bangunan bertingkat. Kedua, membatasi mobil masuk kawasan Pucem. Dan, ketiga membatasi jam operasional kafe. “Dalam kondisi rawan longsor, operasional jam malam harus dibatasi untuk antisipasi bencana yang tidak diinginkan,”kata Abu Hasan. 

Terpisah, Asisten Adiministrasi Perekonomian dan Pembangunan Setkab Gresik Ida Lailatussa’diyah membenarkan kafe di Pucem tidak ber-IMB. “Sat Pol PP sudah memanggil para pemiliknya. Tapi, tidak semuanya hadir,”kata Ida Lailatussa’diyah di Pemkab Gresik pada Selasa lalu, 23 Maret 2021. (*)

Suasana Malam di Kawasan Pucem, Seakan Tidak ada Kekhawatiran Tanah Longsor Selengkapnya

Lockdown atau Tidak Mudik ke Bawean, Dishub Tunggu Juknis

GRESIK,1minute.id – Pemerintah resmi melarang mudik lebaran 2021. Kondisi pagebluk coronavirus disease 2019 ( Covid-19) belum berakhir. Mudik lebaran dikhawatirkan menjadi klaster baru. Lebaran di rumah saja. 

Bagaimana dengan transportasi laut menuju Pulau Bawean? Pada tahun lalu, transportasi laut berjarak 80 mil laut ditutup. Ada dua momentun yang paling ditunggu masyarakat untuk pulang kampung. Dua momentum adalah Maulid Nabi Muhammad SAW dan Idul Fitri.

Lebaran Idul Fitri, transportasi laut cukup sibuk melayani pemudik lebaran. Kepala Dinas Perhubungan Gresik Nanang Setiswan mengatakan pihak mengetahui adanya kebijakan melarang mudik lebaran 2021.

Larang mudik itu untuk seluruh ASN, TNI, Polri, BUMN, karyawan swasta maupun pekerja mandiri, dan juga seluruh masyarakat mulai 6-17 Mei 2021. “Detail surat dan juknisnya, saya belum dapat,”kata Nanang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 27 Maret 2021. 

Untuk diketahui tahun lalu, pemerintah melakukan penutupan moda transportasi penumpang ke pulau Bawean. Transportasi laut maupun udara. Namun, pemerintah tetap memperbolehkan kapal logistik.

Kapal logistik yang melayani Gresik-Bawean adalah KMP Gili Iyang. Kapal jenir Ro-Ro mengangkut barang dan penumpang. Selama lockdown tahun lalu, hanya mengangkut logistik untuk keperluan masyarakat di Pulau Putri -sebutan lain-Pulau Bawean. (*)

Lockdown atau Tidak Mudik ke Bawean, Dishub Tunggu Juknis Selengkapnya

Mensos Risma dan Bupati Gresik Bahas Penuntasan DTKS

GRESIK, 1minute.id – Menteri Sosial Tri Rismaharini bertemu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di rumah dinas di Jalan KH Wachid Hasyim pada Sabtu, 27 Maret 2021. Pertemuan non formal di hari libur ini membahas tentang Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Gresik.

Mensos Risma mengatakan ada tiga poin yang dibahas selama satu jam pertemuan tersebut. Pertama, kedatangannya untuk evaluasi DTKS di Gresik yang masih 67 persen. 

“Saya minta hari ini selesai 100 persen, kami bisa bantu masyarakat full 100 persen,” kata dia. Kedua, mempersilahkan jika ada penambahan data usulan, dan akan diberikan bantuan sosial dari kementrian.

“Ketiga, pemberdayaan masyarakat akan dipetakan pak Bupati dengan jajarannya untuk apa-apa saja yang bisa kami bantu untuk pemberdayaan,” terang mantan Wali Kota Surabaya itu.

Risma menegaskan DTKS harus padan dengan data kependudukan. Menurut mantan Walikota Surabaya ini, pemadanan data memang membutuhkan waktu yang lama. Jika sampai Sabtu  malam ini belum selesai 100 persen, Risma akan menerjunkan tim ke Gresik untuk ikut membantu.

“Terakhir nanti malam jam 23.00, kalau besok saya lihat masih kurang, nanti akan saya kirim orang untuk kesini membantu untuk memadankan,”kata dia.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut luar biasa perhatian dari Menteri Sosial datang ke Gresik di akhir pekan. Menyempatkan diri datang ke Gresik untuk bertemu membahas DTKS.

“Mengingatkan kembali DTKS kita masih 67 persen, ada kepedulian luar biasa. Kabupaten Gresik yang menjadi perhatian, kami memang harus maksimal agar persoalan-persoalan di Gresik ini bisa teratasi,”katanya. (*)

Mensos Risma dan Bupati Gresik Bahas Penuntasan DTKS Selengkapnya

Gresik Mapan, Gratiskan Perahu Penyeberangan ke Gili Noko, Surga Tersembunyi

GRESIK,1minute.id – Keindahan Pulau Gili Noko di Pulau Bawean sudah begitu kesehor. Pantainya berpasir putih. Biota lautnya ciamik bagi penggemar snorkeling. Para traveler akan semakin dimanjakan bila ke pulau berjuluk “Surga Tersembunyi” itu. 

Pasalnya, duet Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah akan menggratiskan perahu penyeberangan ke Surga Tersembunyi di Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean itu. Gili Noko, masuk dalam program 99 hari kerjanya. Langkah awal menuju Gresik Mapan. Dimulai dengan launching perahu penyeberangan gratis ke Pulau Gili Noko pada April 2021.

BENING : Air laut yang jernih biota laut dinikmati wisatawan dengan mata telanjang ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Program ini merupakan salah satu rintisan sistem transportasi Gresik Terpadu. Langkah awal menuju Gresik Mapan. Program ini merupakan salah satu rintisan sistem transportasi Gresik Terpadu. 

Kepala Dinas Perhubungan Gresik Nanang Setiawan mengatakan, wisatawan hendak Gili Noko harus menyeberangi lautan dengan perahu berkapasitas diatas 20 – 30 orang. Untuk penyeberangan selama 45 menit, kata Nanang, wisatawan harus merogoh kocek sewa perahu penyeberangan antara Rp 350 ribu hingga Rp 400 ribu pergi-pulang (PP).

HAMPARAN PASIR PUTIH menambah elok Gili Noko di Pulau Bawean (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Kapal penyeberangan Gili Noko akan digratiskan mulai April nanti,”kata Nanang pada Jumat, 26 Maret 2021. 

Pulau dan Pantai Gili Noko terletak di sebelah barat Pulau Gili itu sendiri. Pantai ini menyerupai sebuah pulau kecil di tengah-tengah laut dengan hamparan pasir putih nan indah.

Sama halnya Pulau Noko Selayar, Pulau Noko Gili berupa hamparan pasir putih yang membentang sekitar 600 meter dengan lebar 25 meter. Letaknya bersebelahan dengan Pulau Gili Timur.

Akses menuju Gili Noko dapat menggunakan perahu jika air pasang dan berjalan dari Pulau Gili jika air surut. Menyusuri hamparan pasir putih yang mempesona. Saking jernihnya air wisatawan juga bisa melihat biota laut dengan mata telanjang. (*)

Gresik Mapan, Gratiskan Perahu Penyeberangan ke Gili Noko, Surga Tersembunyi Selengkapnya

DPUTR Gresik Anggarkan Rp 450 Juta untuk Kerukupi Longsor Pucem

GRESIK,1minute.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik bakal ngerukupi tanah longsor di kawasan Bukit Cempo dengan geomembran. Geomembran adalah lembaran plastik berbahan baku HDPE/LLDPE/PVC, dll. Geomembran ini memiliki karakteristik kedap terhadap cairan dan ringan.

Untuk menutupi tanah longsor itu, DPUTR Gresik mengusulkan anggaran kedaruratan sebesar Rp 450 jutaan. 

Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiaji mengatakan, untuk meminimalisir longsor semakin parah akan dilakukan penanganan secara darurat. “Anggaran diambilkan dari dana kedaruratan,”ujar Gunawan dikonfirmasi telepon genggamnya pada Jumat, 26 Maret 2021. 

Karena penanganan secara kedaruratan, tambahnya, tanah yang longsor itu akan ditutupi sejenis plastik, Geomembran. Ukurannya, panjang 60 meter, lebar 20 meter dan tinggi 10 meter.  “Geomembran, ini tahan panas dan air sehingga harganya cukup mahal,”katanya. 

Dengan menggerukupi tanah longsor itu, diharapkan, air hujan tidak bisa menerobos masuk ke dinding bukit dengan tanah kapur. “Sebab, kalau masih air masuk akan mengakibatkan longsor semakin parah. Saat ini, tambahnya, masih menunggu pencairan anggaran itu. Anggaran berasal dari Badan Pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah (PPKAD) Gresik.

“Setelah anggaran cair, kamj akan belanjakan agar longsor tidak semakin parah,”ujarnya. Selain membahas ancaman longsor yang dikhawatirkan semakin parah. Rapat itu, membahas relokasi keluarga juru kunci Putri Cempo.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengatakan, kondisi rumah keluarga juru kunci Putri Cempo sangat mengkhatirkan. Keluarga mereka berjumlah sekitar empat orang telah diungsikan ditempat lebih aman. “Saya mengusulkan untuk relokasi mereka,”kata Washil.

Dalam pantauan 1minute.id longsor bukit kapur di Kawasan Putri Cempo semakin parah. Akses jalan alternatif dari Kelurahan Gending-Desa Ngargosari terputus. Sejumlah bangunan terancam longsor. Antara lain, bagian dapur rumah juri kunci Makam Putri Cempo. Tugu gerbang masuk makam Sayyid Abdurrahman, Paman Sunan Giri dan sebagian bangunan Liminous Cafe rontok karena tanah longsor.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika berkunjung ke rumah Musa’adah pada Rabu, 3 Maret 2021 merasa khawatir terkait kondisi rumah Musa’adah itu. Bupati Gresik milinial itu telah meminta keluarga Musa’adah untuk mau pindah rumah. Pasalnya, kondisi rumah mengkhawatirkan. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik telah menyediakan rumah sebagai tempat pengungsian sementara. (*)

DPUTR Gresik Anggarkan Rp 450 Juta untuk Kerukupi Longsor Pucem Selengkapnya

Temukan Gua Manten di Kawasan Pucem

GRESIK,1minute.id – Upaya penanganan tanah longsor di kawasan Putri Cempo (Pucem)  menjadi perhatian serius pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik.

Sebab, tanah longsor yang menjadi jalan alternatif menuju Pesarehan Sayyid Abdurahman, Paman Sunan Giri dan Putri Cempo berpotensi semakin parah. Bila tidak segera tertangani bisa mengancam keberadaan makam Sayyid Abdurahman, salah situs sejarah itu.

Nah di tengah upaya menuntaskan tanah longsor itu, musyawarah pimpinan kecamatan melakukan blusukan di kawasan tersebut. Dalam gerilya itu, petugas gabungan dari trantib, koramil dan polsek Kebomas menemukan sebuah gua. Sejumlah warga setempat menyebut “Gua Manten”.

Alas lantai ditemukan petugas gabungan ketika melakukan penyisiran kawasan Putri Cempo di Kecamatan Kebomas, Gresik ( foto : ist )

Sekretaris Kecamatan Kebomas Zainul Arifin dikonfirmasi membenarkan adanya temuan Gua Manten di Kawasan Pucem itu. “Waktu itu, ada seorang pertapa. Sudah kami minta untuk pulang,”ujar Zainul dikonfirmasi selulernya pada Jumat, 26 Maret 2021.

Sebab, kondisi Pucem mengkhawatirkan. Selain itu, muspika khawatir Gua itu menjadi tempat persembunyian orang. “Pelaku terorisme, diantaranya,”katanya. Gua Manten ini cukup besar. Bisa untuk 3 – 5 orang. Di tempat itu terdapat alas lantai. (*)

Temukan Gua Manten di Kawasan Pucem Selengkapnya

Sosok Fatkhur Rohman, 12 Tahun Menjabat Kades, Belum Memiliki Rumah

GRESIK,1minute.id – Selama 12 tahun Fatkhur Rohman menjabat Kepala Desa (Kades) Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik. Namun, bapak dua anak berusia 44 tahun itu mengaku belum memiliki rumah untuk keluarga.

Sejak 2008 dilantik sebagai kepala desa, Fatkhur-panggilan akrabnya-memilih tinggal di rumah dinas kepala desa. Lokasi rumah dinas, kepala desa dua periode itu tidak jauh dari balai desa. “Jaraknya sekitar 50-an meter dari balai desa,”kata Fatkhur pada Kamis, 25 Maret 2021.

Kesederhaan gaya kepemimpinan, gelem  melayani dan berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu menjadikan lelaki bertubuh ramping itu disukai warganya.

“Saya hanya ingin menjalankan amanah sesuai aturan. Konsekuensinya ya tidak punya apa-apa,”katanya. Meski, Fatkhur memiliki peluang bisa hidup lebih tercukupi. Namun, Fatkhur tidak mau mencederai amanah yang diembannya.

Selama 12 tahun atau dua periode mengabdi, banyak kemajuan terasa di desa, hasil bedhol  Desa Tepen, Kecamatan Gresik itu.  Apalagi, Fatkhur seorang pekerja keras dan ulet. 

Eduwisata Mangrove Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik menjadi salah satu destinasi masyarakat dan pelajar ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id )

Dia bersama masyarakat mengubah kawasan hilir Kali Lamong yang berbatasan dengan Surabaya kumuh tumpukan sampah menjadi tempat rindang dengan tanaman mangrove.

Kawasan bau sampah itu kini berubah menjadi kawasan eduwisata. “Dulu abrasi luar biasa. Sampah berserakan. Sekarang sudah bisa teratasi karena adanya tanaman mangrove ini. Eduwisata ditangani BUMDes,”ujar Fatkhur suatu hari. 

Kepedulian lingkungan itu membuat Fatkhur  risih bila melihat sampah berserakan. Dia pun membersihkan sendiri sampah tercecer itu. 
Kastowo, petugas angkut sampah menceritakan setiap pagi dan sore, kades Fatkhur ikut menyapu halaman balai desa. “Nyapu dewe nek onok sampah keleleran,”kata Kastowo. (*)

Sosok Fatkhur Rohman, 12 Tahun Menjabat Kades, Belum Memiliki Rumah Selengkapnya

Dr Eko Resmi Dilantik sebagai Rektor UMG

GRESIK,1minute.id – Tongkat pimpinan di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) berganti dari Prof. Dr. Ir. Setyo Budi, M.S. kepada Dr. Eko Budi Leksono, S.T., M.T.

Prosesi pelantik Rektor baru di Hall Sang Pencerah UMG di Jalan Sumatera, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru ini diantaranya dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,  Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur  Saad Ibrahim, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, Ketua Aisyiyah, serta Ketua Nasyiatul Aisyiyah. 

Sedangkan, tamu yang hadir secara virtual adalah Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir. Masa pagebluk coronavirus disease 2019 (Covid-19) belum berakhir membuat pelantikan rektor dilakukan dengan protokol kesehatan dan dilakukan secara daring dan luring serta disiarkan melalui channel youtube.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan terpilihnya pemimpin baru, pimpinan daerah Gresik dapat meneruskan kerjasama yang baik dengan Universitas Muhammadiyah Gresik sehingga dapat terus berkontribusi kepada masyarakat. “Selamat kepada Dr Eko “kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir berharap agar kedepannya, baik Rektor terpilih maupun Rektor yang telah menyelesaikan masa jabatan dapat terus bekerja bersama dan berkesinambungan untuk membangun Universitas Muhammadiyah Gresik menjadi lebih baik. 

Menurutnya, regulasi organisasi merupakan suatu proses yang akan berjalan terus menerus, sehingga diharapkan pemimpin yang lama ikhlas melepaskan dan pemimpin yang diamanahkan juga ikhlas dalam mengemban tugas baru. 

“Kepada Rektor terpilih untuk terus membangun jaringan yang kuat, baik secara internal maupun eksternal. Hubungan yang baik secara internal akan memperkuat pembangunan dan kemajuan kampus,”kata Headar. 

Sebelum mengakhiri sambutan, menyampaikanselamat kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik masa jabatan 2021-2025. Selain itu, Haedar juga menyampaikan terimakasih kepada Prof. Budi yang telah melaksanakan amanah selama satu periode. 

“Selamat menunaikan amanah, ciptakan rasa saling bersaudara di seluruh civitas, InsyaAllah berkah dan rahmat Allah akan melimpah pada kita semua,”tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Lincolin Arsyad menyampaikan keputusan Dr. Eko Budi Leksono, S.T., M.T., diberi amanah untuk menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik masa jabatan 2021-2025. Dr. Eko menggantikan Rektor masa jabatan sebelumnya yakni Prof. Dr. Ir. Setyo Budi, M.S. (*)

Dr Eko Resmi Dilantik sebagai Rektor UMG Selengkapnya

Wabup Gresik Sidak Pelayanan Publik, Ini Hasilnya

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan inspeksi memdadak (sidak) di tiga kantor pelayanan publik  di Kecamatan Dukun, Gresik pada Rabu, 24 Maret 2021.

Kantor pelayanan administrasi kependudukan, Puskesmas Mentaras dan Kantor Desa Mojopetung. Sidak ini untuk memastikan pelaksanaan program “Lahir Pulang Bawa Akta”. Program ini di launching pada Senin, 22 Maret 2021.

Program kalaborasi antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Setiap ibu yang baru melahirkan, ketika pulang sudah membawa akta kelahiran bagi si buah hatinya di 21 rumah sakit dan 32 puskesmas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Nah, tadi pagi sekitar pukuln07.45 Wabup Gresik Aminatun Habibah mendatangi ruang layanan administrasi pencatatan kependudukan di Kantor Kecamatan Dukun. Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah celingukan ke kanan dan kiri.

Bu Min mencari petugas layanan tapi tidak menemukan petugas dari disdukcapil. “Tadi cuma ada pegawai kecamatan yang sifatnya diperbantukan. Seharusnya pegawai Disdukcapil tetap standby sesuai jam kerja. Sehingga masyarakat yang ingin mengurus KK, KTP atau catatan sipil lainnya bisa terlayani dengan baik,”ujar Bu Min pada Rabu, 24 Maret 2021. 

Bu Min pun menyayangkan atas ketidakhadiran pegawai Disdukcapil di ruang layanan tersebut. Apalagi, layanan administrasi kependudukan di Kecamatan Dukun ini satu-satunya kecamatan di wilayah Pantura yang memiliki support cetak e-KTP.

“Apapun alasannya, jangan sampai pegawai yang bertugas melayani cetak e-KTP maupun catatan sipil lainnya meninggalkan tempat saat jam kerja. Kasihan masyarakat yang sudah jauh-jauh datang ternyata tidak terlayani,” ungkapnya.

Berikutnya, Bu Min menuju kantor  UPT Puskesmas Mentaras. Bu Min mendengar adanya keluhan masyarakat terkait kurang ramahnya petugas resepsionis terhadap pasien. Tak hanya itu, dia juga menemukan adanya data yang tidak sinkron terkait jumlah kasus stunting atau kekurangan gizi anak.

“Waktu saya tanya data kasus stunting di wilayah kerja Puskesmas Mentaras, Kepala UPT-nya bilang cuma ada 7. Yakni 5 di Desa Lowayu dan 2 di Tirem. Setelah saya cek lagi ternyata data yang tercatat ada 172 kasus,” ucapnya.

Dia pun menghimbau agar pelayanan di UPT Puskesmas Mentaras lebih ditingkatkan. Salah satunya dengan tetap bersikap ramah kepada masyarakat atau pasien yang membutuhkan pelayanan medis.

“Tadi kami juga mampir ke Kantor Desa Mojopetung. Ternyata layanan di ruang Polindesnya tidak ada petugas medis satupun. Harusnya ada yang standby di situ,” imbuh perempuan berhijab itu. (*)

Wabup Gresik Sidak Pelayanan Publik, Ini Hasilnya Selengkapnya

Abdul Muis Zuhri dan Fajar Yulianto, Terpilih Aklamasi sebagai Ketua dan Sekretaris LDII Gresik

GRESIK,1minute.id – KH. Abdul Muis Zuhri, terpilih secara aklamasi dalam musyawarah daerah (Musda) VII Dewan Pimpinan Dearah Lembaga Dakwah Indonesia (LDII) Gresik  pada Rabu, 24 Maret 2021.

Musda bertemakan Penguatan Organisasi yang Berintegritas, Profesional, Religius Mendukung Nawa Karsa menuju Gresik Baru di Gedung LDII di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik itu dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Musda dihadiri Ketua DPW LDII Jawa Timur Amrozi Konawi, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, perwakilan Kodim 0817 Gresik dan perwakilan ormas. Sedangkan, peserta Musda dilakukan secara virtual.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada kesempatan itu memberikan pencerahan tentang Nawa Karsa Gresik Baru. Diakui oleh Gus Yani bahwa program kerja yang dicanangkan sudah sesuai dengan Program Nasional Presiden Jokowi Nawacita dan Program Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Nawa Bhakti.

Nawakarsa Gresik Baru, terang Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, bersisi 9 prioritas tematik yaitu, Gresik Akas, Gresik Seger, Gresik Mapan dan Gresik Agropolitan. Berikutnya, Gresik Karya, Gresik Cerdas, Gresik Sehat, Gresik Barokah dan Gresik Lestari.

“Kami memohon kepada semua jamaah LDII Gresik untuk mendukung, mendoakan dan memperjuangkan program Nawa Karsa Gresik Baru bisa terwujud di Gresik,”kata Gus Yani. 

Gus Yani memint kepada para tokoh dan pemimpin memohon agar senantiasa mendampingi dan memberi penguatan kepada masyarakat. “Dimasa pandemi ini masyarakat butuh pendampingan dari kita dan pemerintah,”imbuhnya.

Terkait Musda VII LDII Gresik, Gus Yani berharap sukses dan melahirkan pemimpin baru yang hebat.

Ketua dua periode LDII Gresik Abdul Muiz Zuhri dalam sambutannya mengatakan bahwa, pihaknya mengangkat tema dalam Musda kali ini yaitu penguatan organisasi yang berintegritas, professional, religious mendukung Nawa Karsa menuju Gresik Baru.

“Tema ini kami ambil agar, kami dan seluruh jamaah LDII Gresik mendukung dan mensukseskan Pemerintahan Bupati Gus Yani dan Ning Min menuju Gresik Baru. Kami melihat program 99 hari yang telah dicanangkan serta progresnya sangat luar biasa,”katanya.

Tentang kepemimpinan Abdul Muiz selama dua periode, Ketua DPW LDII Jawa Timur Amrozi Konawi menilainya sangat sukses. Bahkan di tingkat Jawa Timur, LDII Gresik berada di urutan pertama. “Tingkat kesuksesan itu terbukti dari kehadiran seluruh undangan saat ini. Nilai plus dapat dirasakan pada sinergitas secara vertikal maupun horizontal,”katanya.

Sementara itu, musda berjalan khidmat ini, secara aklamasi memilih Abdul Muis Zuhri dan Andi Fajar Yulianto, sebagai Ketua dan Sekretaris DPD LDII Gresik periode 2021-2026. (*)

Abdul Muis Zuhri dan Fajar Yulianto, Terpilih Aklamasi sebagai Ketua dan Sekretaris LDII Gresik Selengkapnya