Pemkab Gresik Bangun Gedung Sekolah Rakyat baru Lebih Modern, ada Fasilitas Mini Soccer, RTH hingga Bozem

GRESK,1minute.id – Siswa Sekolah Rakyat Menengah  Atas (SRMA) 30 Gresik bakal memiliki gedung anyar. Lokasinya di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Gedung baru itu akan lebih megah, nyaman dan modern bila dibandingkan gedung  yang berada di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu. Fasilitas juga bakal lebih komplet. Selain ruang kelas, asrama siswa putra, putri dan guru, laboratorium, masjid, kantin. Gedung sekolah rakyat (SR) akan dilengkapi fasilitas lapangan basket, mini soccer hingga ruang terbuka hijau (RTH). 

Semua fasilitas itu dibangun di atas lahan seluas lebih dari 5 hektar dengan total luas bangunan mencapai 62.577 meter persegi. 

Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik Ida Lailatus Sa’diyah mengatakan, persiapan pembangunan telah dilakukan melalui rapat koordinasi sebagai langkah awal sebelum proyek dimulai.

Ia menjelaskan bahwa gedung SR akan berdiri di atas lahan seluas lebih dari 5 hektar dengan total luas bangunan mencapai 62.577 meter persegi. Di dalamnya, akan dibangun 26 jenis bangunan yang dirancang untuk menunjang seluruh kebutuhan kegiatan belajar dan pengembangan siswa.

Fasilitas yang tersedia mencakup 36 ruang kelas, laboratorium, klinik, hingga gedung olahraga yang lengkap seperti lapangan basket, mini soccer, dan jogging track.

“Selain itu ada juga taman ruang terbuka hijau (RTH),” kata Ida Lailatus Sa’diyah dikonfirmasi pada Minggu, 23 November 2025. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa di kawasan tersebut juga akan dibangun tempat ibadah hingga bozem.

 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memiliki komitmen untuk terus meningkatkan fasilitas pendidikan di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. 

Persiapan pembangunan telah dilakukan melalui rapat koordinasi sebagai langkah awal sebelum proyek dimulai. “Seluruh fasilitas ini akan menunjang para siswa, dan bahkan akan lebih lengkap dibandingkan SRMA Mriyunan,” kata Ida Lailatus Sa’diyah. 

 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik  terus berupaya meningkatkan fasilitas pendidikan. Pembangunan akan dilakukan pada Desember 2025. Targetnya, gedung SR baru ini sudah harus bisa digunakan pada tahun ajaran baru 2026.

Untuk diketahui, kegiatan belajar mengajar di SMRA 30 Gresik menempati gedung eks UPT SMP Negeri 30 Gresik di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik. Sebanyak 75 siswa atau tiga rombongan belajar (rombel). Sebelumnya, Pemkab Gresik melakukan revitalisasi gedung eks UPT SMP Negeri 30 Gresik itu. 

Bila pembangunan gedung baru sekolah rakyat di Deaa Raci Tengah kelar, pemkab Gresik akan gedung tersebut sebagai panti lansia. Selain halaman luas, fasilitas juga bagus. (yad)

Pemkab Gresik Bangun Gedung Sekolah Rakyat baru Lebih Modern, ada Fasilitas Mini Soccer, RTH hingga Bozem Selengkapnya

Hari Kesehatan Nasional, Kolaborasi IIDI-Dinkes Gresik Gelar Gelar Lomba Kader Kesehatan Remaja 

GRESIK,1minute.id – Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Gresik bersama Dinas Kesehatan Gresik menggelar Lomba Kader Kesehatan Remaja (KKR) di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Sabtu, 22 November 2025.

Lomba KKR diikuti pelajar dari jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas  sederajat se-Kabupaten Gresik untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025. HKN yang diperingati setiap 12 November, memasuki 61 tahun ini mengusung tema besar “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”.

Kader KKR adalah peserta didik yang dipilih untuk membantu meningkatkan kesehatan di lingkungan sekolah dan sekitarnya, dengan menjadi promotor, motivator, dan pelaksana upaya kesehatan. 

Seperti di ketahui, KKR dilatih untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar kesehatan, seperti penyuluhan, konseling sebaya, serta pemecahan masalah kesehatan pada teman sebayanya, keluarga, dan lingkungan sekolah. Program ini bertujuan untuk mengembangkan generasi muda yang peduli dan berperilaku hidup sehat. 

Ketua Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Gresik dr. Titin Ekowati mengatakan bahwa peran IIDI dalam lomba Kader Kesehatan Remaja (KKR) ini untuk mendukung penuh giat dalam rangka memperingati hari kesehatan Nasional ke-61. Peran lainnya, dikarenakan anggota IIDI juga ada yang ahli dalam bidang nutrisi, sehingga masing-masing anggota berperan juga sebagai juri.

“Kebetulan anggota IIDI juga ada yang seorang dokter, ahli nutrisi, mereka sebagai juri UKS dan juri untuk presentasi anak-anak,” ucap Titin yang juga Ketua Biro Hukum, Pembinaan, dan Pembelaan Anggota (BHP2A) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik ini. 

Lomba KKR ini, ia melanjutkan IIDI berkolaborasi dengan Dinkes Gresik agar berjalan dengan baik, sehingga bisa menjadi kader kesehatan yang benar-benar kompeten di masa depan. Jadi KKR ini adalah mewujudkan generasi muda yang bisa menolong diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar dalam menanamkan hidup sehat. Mereka agen perubahan untuk generasi yang sehat dan lebih baik.

“Peran kami mensupport anak-anak yang sudah di tunjuk sebagai kader kesehatan remaja di daerahnya di 18 kecamatan yang mengikuti lomba. Namun, lomba kali ini yang datang 14 kecamatan, dikarenakan 2 kecamatan di wilayah Bawean tak bisa hadir terkendala cuaca,” terang Titin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusnah menerangkan pada lomba ini, para kader kesehatan menjalani berbagai macam ujian pengetahuan tentang kesehatan, mulai dari tes tulis, wawancara dan presentasi yang semuanya berkaitan dengan kesehatan.

“Pada tahap awal lomba, dilakukan tes tulis pengetahuan kesehatan untuk semua peserta, yang kemudian naik ke tahap berikutnya yakni tes wawancara, setelah itu tahap terakhir yakni para kader mengikuti tahap presentasi. Hingga KKR mana yang di nilai layak menjadi juara oleh juri,” katanya. 

Selain itu, Khusnah menambahkan tugas dan peran utama KKR yakni menjadi promotor kesehatan, menjadi penggerak dan motivator dalam meningkatkan kesadaran akan kesehatan di kalangan teman sebaya, keluarga, dan lingkungan sekolah. “Kader KKR bisa memberi penyuluhan, memberikan informasi tentang kebersihan, gizi, bahaya narkoba, dan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

Juga bisa menjadi konseling sebaya, membantu teman-temannya untuk menghadapi masalah kesehatan, termasuk kesehatan jiwa, dan memberikan rujukan ke pelayanan kesehatan jika diperlukan,” ucapnya. 

Setelah melalui serangkaian kegiatan, panitia Lomba KKR hasil kolaborasi IIDI Gresik dan Dinkes Gresik ini menetapkan KKR Kecamatan Panceng menjadi juara 1 tingkat SD/MI dengan skor 154,6, tingkat SMP/MTs diraih Kecamatan Benjeng dengan skor 140,5 dan tingkat SMA/MA di raih Kecamatan Cerme yang mengumpulkan skor 142. (yad)

Hari Kesehatan Nasional, Kolaborasi IIDI-Dinkes Gresik Gelar Gelar Lomba Kader Kesehatan Remaja  Selengkapnya

Memperkuat Data Tunggal Sosial, Ekonomi Nasional, Pemkab Gresik Teken MoU dengan BPS 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menghadiri kegiatan penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) terkait penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data serta informasi statistik dalam rangka pembangunan daerah. 

Acara yang berlangsung di Ballroom Mirama, Hotel Grand Mercure, Kota Malang pada Kamis, 20 November 2025 ini, dihadiri antara lain, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti.

Pemkab Gresik diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta Kepala BPS Gresik Indriya Purwaningsih. Ada tiga agenda dalam acara yang dihadiri oleh 37 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Tiga agenda itu, yaitu penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan BPS RI ;  penandatanganan Nota Kesepakatan antara 37 Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa Timur dengan BPS Kabupaten/Kota ;  serta peluncuran Aplikasi Singasari, platform integrasi data yang dikembangkan BPS RI bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini menjadi landasan penting bagi penguatan pengelolaan data daerah, khususnya dalam program prioritas pengentasan kemiskinan dan penyusunan kebijakan berbasis data.

“MoU ini memungkinkan data-data di Kabupaten Gresik untuk dikolaborasikan dan dianalisis bersama BPS, terutama terkait data kemiskinan dan indikator pendukung lainnya. Dengan integrasi data dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional, kebijakan pembangunan akan lebih akurat, terukur, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BP Gresik Indriya Purwaningsih, menjelaskan bahwa kerja sama ini memperkuat implementasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis perencanaan daerah.

“Ini pertama kalinya DTSEN menjadi data tunggal sosial ekonomi nasional yang digunakan bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk Gresik. Data ini bersifat dinamis dan akan terus diperbarui secara periodik bersama Pemerintah Daerah, sehingga hasilnya dapat digunakan untuk perankingan dan evaluasi pembangunan daerah,” ujarnya.

MoU ini juga mencakup dukungan terhadap penyusunan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah, pemutakhiran dan pemadanan data sektoral, penguatan statistik sektoral daerah, peningkatan kapasitas SDM pengelola data, serta integrasi perencanaan berbasis statistik. (yad)

Memperkuat Data Tunggal Sosial, Ekonomi Nasional, Pemkab Gresik Teken MoU dengan BPS  Selengkapnya

PMI Gresik Anugerahi Pendonor 50 & 75 Kali, Bupati Gresik: Donor Darah untuk Kemanusiaan, dan Menyehatkan 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka acara penganugerahan bagi pendonor darah sukarela sebanyak 50 kali dan 75 kali di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik pada Kamis, 20 November 2025.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para pendonor sukarela yang selama puluhan tahun menjaga ketersediaan darah untuk masyarakat. Selain memberikan anugerah kepada para pendonor, Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani juga  menyerahkan penghargaan prestasi Pasukan Palang Merah Remaja (PMR) pada Jumbara (Jumpa Bakti Gembira) X Provinsi Jawa Timur 2025.

Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan, bahwa donor darah bukan hanya tindakan kemanusiaan, tetapi juga membawa manfaat kesehatan yang nyata bagi pendonornya. “Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih bagi semua pendonor, bahkan yang sudah 50 kali, 75 kali donor. Tolong sampaikan kepada masyarakat bahwa donor darah ini juga membuat badan sehat,” ujarnya.

Sedangkan, kepada para anggota PMR yang hadir, ia berpesan agar terus menjaga semangat dalam PMI. “Adik-adik PMR, teruslah bersemangat. Mudah-mudahan kalian bisa terus ikut berjuang di PMI,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Di hadapan jajaran PMI dan para relawan, magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya itu, memberikan dorongan khusus kepada PMI  Gresik untuk terus bergerak maju pada tahun 2026. Ia mengingatkan bahwa tahun depan akan terjadi penyesuaian besaran dana hibah akibat pemotongan Transfer ke Daerah (TKD), namun ia berharap PMI tetap bisa menjaga kinerjanya dan memperkuat profesionalisme.

“Tahun depan ada penyesuaian anggaran akibat pemotongan TKD. Tetapi saya berharap PMI tetap kuat, tetap tumbuh, tetap melayani. Kita hadapi bersama, dan pemerintah daerah akan tetap mendukung semampunya,” tegasnya.

Ketua PMI Kabupaten Gresik Achmad Nadlir menjelaskan, bahwa kegiatan apresiasi ini merupakan penghargaan bagi mereka yang telah berulang kali berdonor dan menjadi tulang punggung ketersediaan darah di Gresik. “Ini bentuk penghargaan kepada mereka yang selalu berdonor untuk kemanusiaan di Kabupaten Gresik,” ucapnya.

Nadlir juga menyampaikan rencana besar PMI Gresik yang pada tahun mendatang ditargetkan sudah memenuhi Standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), sehingga pengelolaan darah bisa dilakukan secara mandiri dan berdampak lebih luas bagi masyarakat. Ia turut menyampaikan kebanggaan atas capaian kontingen PMR Gresik pada Jumbara PMI Jawa Timur, di mana Gresik berhasil meraih peringkat 4, sebuah pencapaian membanggakan mengingat ini adalah keikutsertaan pertama di ajang tersebut.

Prestasi itu hadir melalui rangkaian kontribusi para anggota PMR. Di antara mereka, Jauharotun Nazilah berhasil meraih peringkat utama. Natta Andromeda Devaranandha keluar sebagai juara pertama bidang kepemimpinan tingkat mula. sementara Muhammad Kaysi Asyfaq Jazmiy meraih peringkat dua simulasi pertolongan pertama tingkat mula.

Di jenjang yang lebih tinggi, Aisyah Rasika Allyandra meraih peringkat dua bidang pertolongan pertama tingkat madya, dan Musmita meraih peringkat dua bidang donor darah siswa tingkat madya. Kreativitas PMR Gresik juga diakui melalui prestasi Gadiza Ananda Septiana yang memperoleh peringkat tiga bidang media sosial.

Selain itu, Tsania Mei Naura Albaity berhasil masuk enam besar bidang sanitasi kesehatan tingkat wira, dan Muchammad Tajuddin, meraih peringkat empat pada bidang wahana kepalangmerahan.

Testimoni juga diberikan oleh Sumanto, pendonor asal Kedanyang yang telah mendonorkan darahnya 75 kali sejak 1981. Dalam testimoninya, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai kebiasaan hidup. “Ayo kita donorkan darah kita. Selain menyehatkan, ini juga perbuatan mulia,” ujarnya. (yad)

PMI Gresik Anugerahi Pendonor 50 & 75 Kali, Bupati Gresik: Donor Darah untuk Kemanusiaan, dan Menyehatkan  Selengkapnya

Dua Hari, Pol PP dan Bea Cukai Gempur Rokok Ilegal di Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id – Dugaan peredaran rokok ilegal masih berlangsung di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Gresik pun bertolak menuju pulau terluar di Kabupaten Gresik itu.

Tujuannya, memberikan sosialisasi ketentuan Perundang-undangan di bidang cukai serta pemberantasan rokok ilegal bertajuk ” Gempur Rokok Ilegal”. Sosialisasi dan penindakan dilakukan selama dua hari, Senin dan Selasa, 17-18 November 2025. 

Kegiatan itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kepala Sat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga. Sosialisasi kali pertama dipusatkan di Pendapa Kecamatan Sangkapura. Berikutnya, di Pendapa Kecamatan Tambak. Peserta adalah pedagang kelontong dan warga di dua kecamatan tersebut. 

Kepala Sat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, kegiatan sosialisasi dan penindakan ini merupakan langkah penting dalam menekan peredaran rokok ilegal alias rokok tanpa cukai. “Kami menemukan adanya peredaran rokok tanpa cukai disini (Pulau Bawean,Red),” kata Sinaga dalam siaran pers melalui WhatsApp Grup (WAG) pada Selasa, 18 November 2025.

Selain sosialisasi, imbuhnya, instansi penegak peraturan daerah ini bersama Kantor Bea Cukai Gresik juga rutin melaksanakan operasi pasar.

Kepala Satpol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga menyebut kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menekan maraknya peredaran rokok ilegal yang masih ditemukan di wilayah Bawean. Selain sosialisasi, Satpol PP bersama Bea Cukai juga rutin melaksanakan operasi pasar, termasuk di Pulau Bawean.

Hingga 18 November 2025, hasil operasi tersebut berhasil mengamankan 2.832.542 batang rokok ilegal dari berbagai lokasi di Kabupaten Gresik. “Kami akan terus memperkuat pengawasan dan pemahaman masyarakat agar tidak menjual rokok ilegal. Warga pun harus menolak membeli rokok tanpa cukai,” tegasnya. (yad)

Dua Hari, Pol PP dan Bea Cukai Gempur Rokok Ilegal di Pulau Bawean  Selengkapnya

Pemkab Gresik Ubah Skema Penyaluran BOSDA, Tak lagi Merata agar Tepat Sasaran 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik akan melakukan evaluasi penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA). Pada Senin, 17 November 2025,  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin rapat koordinasi dan evaluasi BOSDA jenjang SMP Negeri dan Swasta di Aula UPT SMP Negeri 22 Gresik.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaporan serta memperbaiki skema penyaluran BOSDA agar lebih tepat sasaran. Dalam arahannya, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan, perlunya pembaruan skema pembagian BOSDA yang selama ini diberikan secara merata kepada seluruh sekolah.

“Skema BOSDA yang merata selama ini perlu kita evaluasi kembali, karena setiap sekolah memiliki kebutuhan yang berbeda. Ada yang membutuhkan dukungan lebih besar, ada yang kebutuhannya sudah mencukupi. Kami ingin penyaluran dana ini benar-benar tepat sasaran,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani dihadapan seluruh perwakilan SMP Negeri dan swasta se-Kabupaten Gresik, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Negeri dan Swasta, para komite sekolah, serta bendahara BOS dari seluruh SMP se-Kabupaten Gresik itu.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola BOSDA secara lebih efektif dan berkeadilan. Selain itu juga menyampaikan kondisi fiskal Kabupaten Gresik yang akan terpengaruh akibat pemangkasan dana dari pemerintah pusat.

“Pada tahun 2026, dana pusat untuk Kabupaten Gresik dipangkas setengah triliun. Namun kami pastikan, belanja yang bersifat langsung untuk masyarakat tetap berjalan dan tidak mengalami pengurangan,” tegasnya. 

Gus Yani juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan pendidikan di tengah besarnya alokasi dana BOSDA yang dikelola daerah. “Harapan kami mutu kualitas pendidikan yang terus berkembang. Mengingat anggaran BOSDA yang begitu tinggi,” ungkapnya.

Rincian anggaran BOSDA disampaikan oleh Kabid Pengelolaan Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik M.Syifaul Qulub, sebagai berikut:

– SMP Swasta & MTs: Rp 20.661.400.000 (242 lembaga)

– SMP Negeri: Rp 14.597.490.000 (35 sekolah)

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto, menuturkan bahwa masukan dari sekolah dan komite akan menjadi dasar peninjauan ulang skema penyaluran agar tidak lagi bersifat merata, tetapi berbasis kebutuhan riil satuan pendidikan. (yad)

Pemkab Gresik Ubah Skema Penyaluran BOSDA, Tak lagi Merata agar Tepat Sasaran  Selengkapnya

Denny Caknak Hipnotis Ribuan Pasang Mata Pagelaran Seniora Gresik 2025 & Apresiasi Maestro Damarkurung

GRESIK,1minute.id –  Pagelaran Seniora di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 14 November 2025 berlangsung seru. Pagelaran yang memadukan seni, kebudayaan dan olahraga khas lokal kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik  untuk memperingati Hari Pahlawan ini menghadirkan bintang tamu, Denny Caknan.

Penyanyi dan pencipta lagu yang dikenal dengan lagu “Kartonyoni Medot Janji”, salah satu magnet dari pagelaran ini. Magnet lainnya, adalah apresiasi kepada maestro seni lukis Damarkurung almarhumah Mbah Masmundari. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut, berkat lukisan Mbah Masmundari telah menaikkan citra Kabupaten Gresik dikancah nasional. Bahkan, Damarkurung telah masuk warisan budaya takbenda (WBTB) Indonesia. 

Sebagai bentuk apresiasi atau penghargaan terhadap warisan budaya tersebut, Pemkab Gresik membagikan ribuan suvenir Damarkurung kepada pengunjung. Langkah ini menjadi simbol bahwa tradisi tidak hanya dipamerkan, tetapi juga dibawa pulang sebagai cahaya yang terus dijaga. Sebagai wujud penghormatan, panitia juga memberikan apresiasi kepada keluarga maestro Damarkurung. 

Lukis Damarkurung juga menjadi backdrop di pementasan Seniora menambah khazanah budaya di pagelaran terbesar Pemkab Gresik menjelang tutup tahun 2025 ini. “Semoga tahun depan, bisa tampil lagi di Gresik,” kata Denny Caknan yang kali pertama menghibur penggemar di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. 

Bagi penyanyi dan pencipta lagu berusia 31 tahun kelahiran Ngawi adalah penampilan kali perdana. Sejumlah lagu hits antara lain, Sigar, Wirang hingga Kertonyono Medot Janji dan Kalih Welasku melantun dengan apik. Penonton pun ikut bernyanyi.

Selain dua magnet itu, Seniora Gresik 2025 juga menghadirkan momen makan gratis sebanyak 3.000 porsi, yang menyajikan kuliner khas Gresik seperti nasi krawu, pudak, dan kupat keteg. Jamuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus promosi cita rasa lokal. Penonton yang beruntung bisa membawa pulang doorprize sepeda motor dan hadiah lainnya. (yad)

Denny Caknak Hipnotis Ribuan Pasang Mata Pagelaran Seniora Gresik 2025 & Apresiasi Maestro Damarkurung Selengkapnya

Hujan Intensitas Tinggi, Tanggul Cermen Jebol, Wabup Gresik: Segera Kita Bangun Permanen 

GRESIK,1minute.id – Tanggul Desa Cermen, Kecamatan Kedamean jebol. Panjangnya, sekitar 3 meteran. Akibat jebolnya tanggul di anak Kali Lomong, sejumlah desa di daerah aliran Kali Lamong banjir. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meninjau langsung tanggul yang jebol itu pada Jumat, 14 November 2025. Dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif berjanji akan membangun tanggul tersebut secara permanen. 

Wabup Alif menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus bergerak cepat melakukan penanganan darurat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial. Ia juga memastikan bahwa perbaikan tanggul akan dilakukan secara permanen agar kejadian serupa tidak berulang.

“Sebelumnya sudah kita perbaiki, namun jebol lagi. Begitu air benar-benar surut, alat berat akan masuk dan tanggul ini akan kita permanenkan,” ujarnya. “Pak Bupati (Fandi Akhmad Yani) dan saya terus memantau bersama BPBD dan Dinsos. Kondisi saat ini sebagian besar sudah mulai surut, tinggal sekitar 10–20 sentimeter. Jika hari ini tidak hujan, Insya Allah bisa surut total dan perbaikan segera dimulai,” tambahnya

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD  Gresik, banjir terjadi sejak Rabu, 12 November 2025 pukul 04.00 WIB akibat hujan berintensitas tinggi, drainase yang tidak memadai, serta meluapnya Kali Cermen. Banjir melanda beberapa kecamatan, yaitu Benjeng, Menganti, dan Kedamean.

Di Desa Glindah, jebolnya tangkis aliran Kali Cermen dengan kedalaman sekitar dua meter mengakibatkan genangan di jalan lingkungan serta menenggelamkan kurang lebih 70 hektare persawahan. Meski terjadi di beberapa titik, tidak ada laporan korban jiwa.

Sejumlah kawasan permukiman di Kecamatan Menganti juga terdampak, seperti Perumahan Oma Indah, Maharaja, dan Graha 2. Genangan bervariasi antara 10 hingga 60 sentimeter, dengan beberapa warga harus dievakuasi ke tempat aman dan satu tenda darurat didirikan di Dusun Bibis, Desa Beton.

BPBD bersama pemerintah desa dan kecamatan hingga kini masih melakukan pemantauan, penyedotan air, evakuasi terbatas, serta penyaluran bantuan logistik. Upaya pemompaan oleh warga dan instansi terkait juga terus berlangsung di lokasi yang genangannya masih tersisa.

Untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, Dinas Sosial Gresik telah mendirikan dapur umum di Balai Desa Domas sejak kemarin. Bantuan makanan siap saji disalurkan setiap hari untuk memastikan warga yang rumahnya belum bisa ditempati tetap mendapatkan dukungan.

Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan komitmen untuk mempercepat pemulihan di wilayah terdampak dan melakukan langkah mitigasi struktural agar masyarakat lebih terlindungi pada musim penghujan.

“Prioritas kita sekarang adalah memastikan keselamatan warga dan memperbaiki tanggul secara permanen agar lebih kuat menghadapi debit air di masa depan,” tegasnya. (yad)

Hujan Intensitas Tinggi, Tanggul Cermen Jebol, Wabup Gresik: Segera Kita Bangun Permanen  Selengkapnya

Pemkab Gresik Bagikan Insentif 1.100 Penghafal Alquran di Kota Santri

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik  menyalurkan tunjangan alias insentif kehormatan kepada 1.100 khuffadz di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 14 November 2025.

Insentif tahap kedua ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. Tahap pertama pada Juni 2025. Setiap penghafal Alquran mendapatkan insentif Rp 550  ribu. 

Dalam sambutannya, Wabup Asluchul Alif menyampaikan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah daerah terhadap para penjaga Al-Qur’an. “Insentif ini mungkin nilainya tidak besar, namun ini adalah bentuk pemerintah mengapresiasi para huffadz. Semoga dukungan ini memberi manfaat dan semakin menguatkan peran para penghafal Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Insentif bagi khuffadz Sekretariat Daerah Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, dalam laporannya menjelaskan total dana yang disalurkan pada tahap kedua mencapai Rp 550 juta. Rinciannya, 1.100 huffadz masing-masing menerima Rp 500.000. Sehingga total insentif yang digelontorkan Pemkab Gresik melalui program ini mencapai Rp 1,1 miliar.

Para penerima merupakan huffadz yang tergabung dalam organisasi Robithoh Hamalatil Qur’an. Pemkab Gresik berharap program ini dapat memperkuat syiar Al-Qur’an, meningkatkan semangat para huffadz dalam mengabdi, serta membina generasi Qur’ani di Kabupaten Gresik. (yad)

Pemkab Gresik Bagikan Insentif 1.100 Penghafal Alquran di Kota Santri Selengkapnya

Pemkab Gresik Raih Anugerah Media Humas 2025  bersama DIY dan DKI Jakarta 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik meraih Anugerah Media Humas (AMH) 2025 pada kategori Website Pemerintah Daerah di Jakarta pada Rabu malam, 12 November 2025.

Dalam ajang yang dihelat di Hotel Borobudur Jakarta itu, Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik meraih menduduki peringkat terbaik III. Posisi pertama dan kedua, masing-masing diraih Pemerintah Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta dan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta. 

Pemkab Gresik bisa mengungguli pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia lainnya. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Gresik dalam menghadirkan layanan informasi publik yang transparan, menarik, dan terpercaya melalui kanal digital resmi.

Kepala Bidang Statistik dan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gresik Zurron Arifin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian ini.

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah hasil kolaborasi dan kerja keras banyak pihak. Terima kasih kepada Bupati Gresik, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, semua unit kerja di Diskominfo Gresik, serta kontributor berita, dari Bagian Prokopim dan Suara Gresik, tim editor dan infografis di gresik newsroom dan seluruh OPD yang telah mendukung pengelolaan media komunikasi publik Pemkab Gresik,” ujarnya.

Website resmi Pemkab Gresik (www.gresikkab.go.id) memiliki sejumlah fitur unggulan yang menjadi daya tarik dan nilai tambah dalam penyajian informasi publik, di antaranya:

• Notifikasi Live Streaming untuk memudahkan masyarakat mengikuti kegiatan Pemkab secara langsung.

• WA Chatbot yang terhubung dengan layanan publik dan kanal aduan masyarakat.

• Integrasi Media Sosial agar seluruh informasi dari Pemkab Gresik dapat diakses secara cepat dan serentak melalui berbagai platform digital.

• Fitur Aksesibilitas Disabilitas, menjadikan website lebih inklusif dan ramah bagi semua kalangan pengguna.

Selain itu, konten website Pemkab Gresik juga terus dikembangkan dengan tampilan yang interaktif, informatif, dan mudah diakses oleh masyarakat. “Kami ingin website Pemkab Gresik tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga media komunikasi yang membangun harapan menuju terwujudnya Gresik Baru yang Lebih Maju,” tambah Zurron.

Dengan raihan ini, Pemkab Gresik semakin memantapkan langkahnya menuju pemerintahan digital yang terbuka, partisipatif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (yad)

Pemkab Gresik Raih Anugerah Media Humas 2025  bersama DIY dan DKI Jakarta  Selengkapnya