Tidak ada Gejala, Gubernur Jatim Terpapar Covid-19

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

GRESIK, 1minute.id – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terpapar Covid-19. “Berdasarkan hasil swab reguler mingguan, saya dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Tidak ada gejala yang saya rasakan,”kata Khofifah lewat akun Instagramnya, Sabtu, 2 Januari 2021.

Khofifah mengatakan sedang menjalani isolasi mandiri. “Segala tugas pemerintahan tetap bisa saya koordinasikan bersama Wagub, Sekda dan para OPD (organisasi perangkat daerah). Mohon doa, agar saya bisa segera sembuh dan beraktivitas seperti sedia kala,”imbuhnya.

Ia pun meminta seluruh masyarakat Jawa Timur untuk tetap mematuhi mematuhi protokol kesehatan. “Jangan pernah menyepelekan virus ini. Semoga Allah SWT melindungi kita semua dan bangsa Indonesia . Aamin,” katanya (*)

Tidak ada Gejala, Gubernur Jatim Terpapar Covid-19 Selengkapnya

625 Rumah di Empat Desa Masih Terendam Banjir Kali Lamong, JPD bagai Danau


GRESIK,1minute.id – Ratusan rumah di empat desa di Kecamatan Cerme masih terendam banjir Kali Lamong, Sabtu 2 Januari 2021.

Ratusan rumah yang terendam air bah itu di Desa Tambak Beras ada 300 unit rumah ; Jono 170 rumah dan Guranganyar 150 rumah dan Cerme Kidul 5 unit rumah. Total 625 rumah yang masih terendam air setinggi antara 10 – 55 centimeter.  Sudah hampir seminggu rumah ratusan warga itu tergenangi air banjir. 

Selain rumah, banjir Kali Lomong ini juga membuat jalan poros desa (JPD) bagai telaga dadakan. Di Desa Tambak Beras, panjangnya mencapai 2,5 kilometer. 

Evakausi warga Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme yang sakit menggunakan kendaraan bermotor Kamis 31 Desember 2020 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Jalan kampung pun ditutup untuk semua kendaraan bermotor. Roda dua maupun roda empat. “Kasih warga kalau tidak ditutup,”ujar Sudarsomo, Sabtu 2 Januari 2021.

Dibandingkan sehari sebelumnya, ketinggian air menyusut. Desa yang terganangi semakin berkurang. Berdasarkan data di Posko Bencana Alam Kecamatan Cerme sekitar pukul 12.00 masih sembilan desa yang terdampak luapan Kali Lamong.

Sembilan desa itu adalah Sukoanyar,  Iker-ikergeger, Guranganyar dan Morowudi. Kemudian, Desa Pandu,  Jono,  Tambak Beras, Cerme Kidul dan Banjarsari.  (*)

625 Rumah di Empat Desa Masih Terendam Banjir Kali Lamong, JPD bagai Danau Selengkapnya

Masyarakat Patuhi Himbauan, Polisi Berikan Apresiasi, Kini Fokus OLS


GRESIK, 1minute.id  – Perayaan pergantian tahun masehi berjalan aman dan kondusif. Tidak terdengar suara knalpot memekakkan telinga.

Tidak ada pesta tahun baru yang menyedot kerumunan massa. Kondisi kamtibmas kondusif itu mendapatkan apresiasi dari aparat keamanan. TNI, Polri dan Pol PP Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengucapkan terimakasih kepada masyarakat atas kerjasama dan sinergitasnya. Forkopimda dan jajaran Polres Gresik memastikan pelaksanaan malam pergantian tahun berjalan aman dan kondusif. Tidak ada temuan atau aktifitias menonjol dalam detik-detik pergantian tahun itu. 

Penerapan jam malam dan pelaksanaan protokol kesehatan ketat berjalan sesuai harapan. “Karena sudah menjalan aturan dan regulasi sesuai himbauan pemerintah. Termasuk tertib mematuhi pembatasan aktifitas jam malam sejak pukul 20.00 hingga 4.00 pada momen pergantian tahun,”kata AKBP Arief Fitrianto, Jumat 1 Januari 2021.

Pembatasan jam malam maupun penyekatan arus lalu lintas antarkabupaten tidak diberlakukan lagi.  “Sejauh ini belum ada intruksi atau kebijakan yang mengarah kesana,”imbuh alumnus Akpol 2001 ini.
Kini, kepolisian Resor Gresik kembali fokus pada pelaksanaan Operasi Lilin Semeru (OLS) 2020 yang akan berakhir pada 4 Januari 2021.

OLS untuk antisipasi gangguan kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas. “Dan yang terpenting pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Gresik,”tegasnya. 

Dalam pantauan 1minute.id, usai apel gelar pasukan di halaman Mapolres Gresik baru di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, tim pengamanan langsung menyebar tempatpenjagaan di titik rawan kerumunan dan melakukan penyekatan wilayah perbatasan. 

Sebanyak 250 personel gabungan TNI, Polri,  Pol PP,  Dishub dan ormas langsung menyebar ke sejumlah titik penyekatan. (*)

Masyarakat Patuhi Himbauan, Polisi Berikan Apresiasi, Kini Fokus OLS Selengkapnya

2020 Berlalu, Memasuki 2021 Berharap Kali Lamong Tertangani

GRESIK,1minute.id – Ratusan rumah di Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik masih terendam banjir Kali Lamong, Jumat 1 Januari 2021.

Diantaranya, Sudarsono. Lelaki 60 tahun itu, terlihat duduk di teras rumahnya. Perkakas rumah tangga, seperti kursi ditempatkan di teras karena ketinggian air hanya semata kaki orang dewasa. 

“Teras ini sudah saya tinggikan setengah meter. Kalau bagian dalam rumah sangat dalam,”kata lelaki yang sudah 3 tahun terkena stroke itu ditemui 1minute.id , Kamis 31 Desember 2020.

Luapan Kali Lamong belum surut. Bahkan, cenderung semakin meluasnya. Kini,  masyarakat berada di aliran Kali Lamong hanya bisa berharap kepada pemerintah untuk bisa menyelesaikan problem banjir tahunan ini. 

Begini kondisi luapan banjir Kali Lamong itu pada Kamis 31 Desember 2020. Memasuki awal tahun masyarakat  hanya berharap Kali Lamong bisa tertangani secepatnya.  (*) 

2020 Berlalu, Memasuki 2021 Berharap Kali Lamong Tertangani Selengkapnya

Memaksakan Diri Merayakan Tahun Baru di Luar Rumah, Aparat Akan Membubarkan

Jalur penyekatan pengamanan tahun baru dilakukan aparat kepolisian Resor Gresik


GRESIK, 1minute.id – Hujan mulai turun di Kota Santri sekitar pukul 19.25 malam ini.  Mending merayakan tahun baru di rumah. Memaksakan diri merayakan malam pergantian di luar rumah seperti bukan pilihan tepat. 

Sebab, polisi telah menetapkan pemberlakuan jam malam mulai pukul 20.00 atau kurang 35 menit lagi. Selain itu, bahaya corona virus disease 2019 juga semakin mengganas. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama forkopimda mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Kota Santri agar merayakan malam tahun baru bersama keluarga di rumah saja.

“Kami akan berlakukan jam malam sejak 20.00 hingga 04.00. Jangan berkumpul di luar rumah, apalagi dalam jumlah besar karena potensi penyebaran virus Covid-19 masih mengancam. Lebih baik di rumah saja bersama keluarga,”imbuh Arief, Kamis 31 Desember 2020.

Apabila masyarakat tetap nekat merayakan malam tahun baru di luar rumah yang menimbulkan potensi penyebaran virus Covid-19, Kapolres secara tegas menyatakan siap mengambil tindakan.

“Mengacu ketentuan gubernur, kami berkomitmen apabila ada yang mengadakan kerumunan, perkumpulan, akan kita minta untuk segera membubarkan diri,”tegas alumnus Akpol 2001 ini. 

Sikap tegas petugas itu, kata mantan Kapolres Ponorogo itu didasarkan atas surat edaran nomor 736/24068/013.4/2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Pembatasan Jam Malam Sebelum dan Sesudah Pelaksanaan kegiatan libur Tahun Baru 2021 di seluruh wilayah Jatim. 

“Pembatasan jam malam diberlakukan untuk mengurangi angka penyebaran Covid-19 di Jawa Timur yang semakin hari terus meningkat,”katanya. 
Arief memastikan, personilnya bersama TNI akan melakukan operasi dan tindakan persuasif di masyarakat jika ada yang berkerumun dan melanggar ketentuan SE Gubernur Jatim itu.

Kapolres pun mengingatkan kembali pentingnya penerapan protokol kesehatan (Prokes). “Vaksin belum diberikan, sehingga protokol kesehatan yang harus dijalankan,”katanya.(*)

Memaksakan Diri Merayakan Tahun Baru di Luar Rumah, Aparat Akan Membubarkan Selengkapnya

Kasus Covid-19 Meningkat, Rencana Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka Dipending


GRESIK, 1minute.id –  Perkembangan kasus corona virus disease 2019 semakin mengkhawatirkan. Jumlah pasien terpapar virus dari Wuhan, Tiongkok itu menunjukkan peningkatan.

Termasuk di Kota Santri, Gresik ini. .Kondisi itu membuat Pemkab Gresik mengkaji ulang rencana ujicoba pembelajaran tatap muka. Semula pemerintah mewacanakan ujicoba pembelajaran tatap muka mulai Senin, 4 Januari 2021.

“Sehubungan meningkatkannya kembali kasus covid nasional maupun regional termasuk dilingkungan pendidikan dihimbau sementara rencana ujicoba pembelajaran tatap muka ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,”kata Wabup Qosim dalam suratnya tertanggal 30 Desember 2020.

Sementara itu, pantau 1minute.id, sejumlah sekolah jenjang SD hingga SMA sederajat di Gresik telah siap melaksanakan ujicoba tatap muka.  “Tapi, karena anjuran begitu kami hanya bisa nunggu kabar selanjutnya,”kata seorang guru enggan disebut identitasnya itu. 

Disisi lain,  Satgas Covid-19 Gresik meliris perkembangan kasus hari ini,  Rabu 30 Desember 2020. Data Satgas Covid-19, hari ini ada penambahan kasus baru berjumlah 20 orang. Sedangkan, pasien sembuh “hanya” 9 kasus. Sedangkan, meninggal dunia dua orang. 

“Dua orang yang meninggal dunia itu dari Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan dan Padangbandung,  Kecamatan Dukun,”ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Kesehatan Pemkab Gresik Reza Pahlevi, Rabu 30 Desember 2020. (*)

Kasus Covid-19 Meningkat, Rencana Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka Dipending Selengkapnya

Polisi Akan Bubarkan Kerumunan Perayaan Tahun Baru, Mending Rayakan Dirumah


GRESIK,1minute.id – Pagebluk Covid-19 belum berakhir. Bahkan, tren kasus meningkat. Jam malam kembali diberlakukan mulai pukul 20.00 – 04.00, pada Kamis, 31 Desember 2020.

Aparat akan membubarkan semua aktivitas perayaan tahun baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa. “Rayakan tahun baru di rumah saja. Jaga keluarga agar terhindar dari Covid-19,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat rilis capaian kinerja akhir tahun di Mapolres Gresik, Rabu 30 Desember 2020.

Alumnus Akpol 2001 itu didampingi Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir,  Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Kasdim 0817 Gresik Mayor Sugeng Riyadi dan Kasi Pidum Kejari Gresik Firdaus, menambahkan pihaknya tidak segan-segan akan membubarkan aktivitas merayakan tahun baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan. 

Tindakan tegas itu dilakukan karena ada dasar hukumnya. Perda 22/2020 tentang protokol kesehatan, diantaranya. Serta, maklumat Kapolri Jenderal Idham Aziz. “Lebih baik rayakan tahun baru di rumah bersama keluarga,”kata perwira dua melati di pundak itu. 

Khusus untuk mengantisipasi kerawanan sosial, jelas AKBP Arief, Polres Gresik menggelar operasi cipta kondisi (cipkon) serentak di Polres dan jajaran Polres Gresik. Sasarannya, adalah peredaran minuman berakohol (mihol) maupun penggunaan knalpot brong. 

“Kami intensifkan operasi cipkon untuk memberikan perasaan aman dan nyaman masyarakat,”tegasnya. “Tentu saja harapannya perayaan tahun baru tetap aman,”imbuhnya. 

Sementara itu, capaian kinerja Polres Gresik menunjukkan peningkatan dalam penyelesaian kasus kriminalitas di Kota Giri. “Untuk perkara pembunuhan tahun ini semuanya terungkap. Tidak ada tunggakan perkara,”tegas mantan Kapolres Ponorogo itu. 

Untuk tahun depan, tambahnya, pihaknya akan memprioritaskan penanganan curat, curas dan curanmor (3C). “Perkara 3C menjadi prioritas kami,”katanya. 

Kapolres Arief menyebutkan, kurun waktu Januari hingga Desember 2020, Polres Gresik menerima laporan 1.117 kasus kejahatan. “Sebanyak 893 kasus atau 80 persen telah diungkap,”terangnya. (*)

Polisi Akan Bubarkan Kerumunan Perayaan Tahun Baru, Mending Rayakan Dirumah Selengkapnya

Forkopimda Apresiasi Masyarakat Gresik Menjaga Kerukunan antarumat Beragama


GRESIK,1minute.id – Fokus Grup Diskusi (FGD) terasa gayeng di salah satu hotel di Jalan Panglima Sudirman, Gresik, Selasa 29 Desember 2020.

Sebab, FGD bertujuan menguatkan Kebhinekaan guna menangkal Radikalisme dan Intoleransi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara digagas Polres Gresik menghadirkan narasumber Direktur Yayasan Lingkar Perdamaian Ali Fauzi Manzi. 

Ali Fauzi yang juga mantan Kepala Instruktur Perakitan Bom Jamaah Islamiyah Jawa Timur bersama Amrozi dkk. Selain Ali Fauzi ada tiga pembicara lainnya yakni KH Ahmad Imam Mawardi, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya ; KH Chusnan Ali, Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik dan Taufiqullah Ahmadi,  Ketua PD Muhammadiyah Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam sambutannya mengatakan saat ini ancaman untuk merusak persatuan dan kesatuan sudah mulai muncul benih benih. 

Indikasinya, munculnya aksi terorisme, perlakuan mengarah SARA dan kegiatan intoleransi. “Kondisi ini harus kita hindari, kita bersama-sama harus menjaga agar negara Indonesia tetap utuh, NKRI harga mati. Mari kita bersama sama untuk menjaganya,”ujar AKBP Arief Fitrianto.

Saat ini, tambahnya, momen sangat baik karena Allah SWT menciptakan Negara Indonesia adalah negara yang majemuk berupa kebhinekaan, suku bangsa agama dan Ras harus kita syukuri dan jaga bersama. 

Kapolres Arief dan forkopimda mengapresiasi dan bangga kepada masyarakat Gresik telah menjaga kerukunan antar umat beragama dalam setiap kegiatan dan tidak berbau SARA.

“Termasuk kegiatan Pilbup berjalan dengan aman dan lancar menghasilkan keputusan yang bisa di hormati oleh semua pihak ini merupakan usaha kita bersama sebagai wujud persatuan dan kesatuan,”kata alumnus Akpol 2001.

Ali Fauzi ketika menjadi narasumber FGD digelar Polres Gresik, Selasa 29 Desember 2020 ( foto Polres Gresik for 1minute.id)

Sementara itu, Ali Fauzi menjlentrehkan awal dia sebagai kombatan. Dia mengaku kali pertama belajar menjadi kombatan untuk belajar merakit bom.

“Mulai 1 kilogram hingga 1 ton,”kenang Ali Fauzi yang masih bersaudara dengan Ali Ghufron, Amrozi dan Ali Imron membawakan tema Kembali Merajut Hidup dari Lingkaran Bom Menuju Lingkaran Perdamaian itu.

Dia menjelaskan radikalisme bukan sebuah produk dari keputusan yang singkat tetapi hasil dari proses panjang,  perlahan-lahan mendorong seseorang komitmen pada aksi kekerasan atas nama Tuhan. 

Dia mengibaratkan aksi radikalisme itu sebagai penyakit komplikasi.”Akar terorisme tidaklah tunggal bahkan saling berkaitan. Karena itu cara penanganannya juga tidak bisa dilakukan dengan metode tunggal,”tegasnya. 

“Penangannya harus banyak aspek, perspektif dan metedologi. Ibarat sebuah penyakit, terorisme ini termasuk penyakit yang sudah mengalami komplikasi, butuh dokter spesialis dan juga obat yang tepat,”katanya dalam diskusi yang di moderotori Muhammad Toha, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Gresik itu.  (*)

Forkopimda Apresiasi Masyarakat Gresik Menjaga Kerukunan antarumat Beragama Selengkapnya

Bupati Gresik Terpapar Covid-19, Jalani Isolasi Mandiri, Kondisi Kesehatan Membaik

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto (tengah)

GRESIK,1minute.id – Kepala daerah terpapar corona virus disease 2019 bertambah. Yakni, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. Bupati terpapar Covid-19 setelah menjalani tes usap PCR karena kondisi badan kurang bugar pada Senin, 28 Desember 2020.

Bagaimana kondisi bupati asal Desa Lowayu, Kecamatan Dukun,  Gresik itu?  

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Gresik Syaifudin Ghozali, kondisi kesehatan Bupati Sambari berangsur membaik. “Saat ini sudah kembali fit,”kata drg Syaifudin Ghozali dalam keterangan pers di halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa 29 Desember 2020.

Ghozali didampingi Sekretaris Satgas Covid-19 Gresik Tursilowanto Hariogi dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi menambahkan langsung menjalani isolasi mandiri di salah satu rumah sakit di Surabaya. 

“Saat ini keadaan Bupati dalam keadaan baik, dan katanya sudah Kembali bugar,”tegas Ghozali lagi. 

Masih menurut Kadinkes Ghozali, terdeteksinya Bupati Gresik terpapar Covid-19 setelah atas permintaan SWAB PCR. “Beliau meminta SWAB karena merasa badannya tidak fit. Sehingga kami dari dinas kesehatan segera melakukan pemeriksaan dan ternyata hasilnya positif,”terangnya.

Saat itu, tambahnya, menjelang Maghrib, Bupati Sambari melakukan isolasi mandiri di salah satu rumah sakit di Surabaya.

Dinkes kemudian melakukan tracing dengan melakukan tes usap ke sejumlah orang yang pernah kontak erat dengan Bupati Sambari. 

“Sebanyak 20 orang yang di tracing pasca terpaparnya Bupati Sambari. Mereka adalah para keluarga serta beberapa orang dekat yaitu ajudan dan sekretaris pribadi dan beberapa orang lainnya. Beberapa hasilnya sudah keluar dan hasilnya semuanya negatif,” tegas Ghozali.

KETERANGAN PERS : Satgas Covid-19 Gresik ketika memberikan keterangan pers terkait perkembangan kesehatan Bupati Gresik, Selasa 29 Desember 2020

Dinkes kemudian melakukan pemeriksaan swab lanjutan sekitar 40 – 50 orang yang pernah kontak erat dengan bupati yang juga dosen pascasarjana di Unair Surabaya itu. 

Sementara itu, Sekretaris Satgas Covid-19 Gresik Tursilowanto Hariogi meminta doa kepada masyarakat Gresik agar Bupati Sambari kembali sehat dan terbebas dari Covid-19.

“Kami minta doanya kepada masyarakat Gresik untuk kesehatan kita semua. Kami berharap kepada masyarakat agar tetap melaksakan protokol kesehatan yang ketat,”katanya. (*)

Bupati Gresik Terpapar Covid-19, Jalani Isolasi Mandiri, Kondisi Kesehatan Membaik Selengkapnya

Terendam Luapan Kali Lamong, Akses Jalan Balongpanggang – Benjeng Dialihkan , Jembatan Klampok Dijaga untuk Halau Kendaraan Berat

Camat Balongpanggang Yusuf Anshori dan anggota Polsek Balonganggang memantau banjir luapan Kali Lamong, Senin 28 Desember 2020


GRESIK,1minute.id – “Alhamdulillah berangsur surut. Mohon doanya kasihan masyarakat,”kata Camat Benjeng, Gresik Suryo Wibowo dikonfirmasi Senin, 28 Desember 2020.

Senin dini hari, sekitar pukul 00.20 air bah Kali Lamong masuk ke Desa Sedapurklagen, Benjeng. Saat itu, masyarakat sedang terlelap tidur kembali terbangun karena Kali Lamong meluap untuk kali ketiga di bulan Desember ini. 

Sekitar pukul 06.00, air bah sudah merambah ke empat desa lainnya. Rumah, sawah, jalan poros desa berubah bagai telaga dadakan. Air luapan ke Jembatan Desa Klampok, Kecamatan Benjeng itu yang rawan ambruk kembali sangat deras. 

“Belum bisa diperbaiki. Untuk antisipasi dijaga masyarakat. Kendaraan besar tidak boleh melintas,”tegas mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik itu. 
Kali Lamong kembali meluap pada Minggu malam.

Kondisi jalan desa di Kecamatan Balongpanggang yang tergerus luapan Kali Lamong, Senin 28 Desember 2020

Ada lima desa di Kecamatan Balongpanggang yang terendam air bermuara dari Mojokerto dan Lamongan itu. 
Lima desa itu adalah Desa Sekarputih , Wotansari, Banjaragung , Pucung dan Karangsemanding.

“Minggu sekitar jam 10 malam air luapan Kali Lamong sudah merenda sejumlah desa di Balongpanggang,”kata Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus, Senin 28 Desember 2020.

Mungkin banjir luapan Kali Lamong terbesar dari kejadian sebelumnya. “Tapi, alhamdulillah sekarang mulai berangsur surut karena air luapan hanya lewat,”tegas Tulus. 

Saat ini, pihaknya menutup akses jalan Balongpanggang ke arah Benjeng karena jalan kabupaten di depan kantor PLN Benjeng terendam air luapan Kali Lamong.

“Semua kendaraan dari Balongpanggang ke Benjeng dialihkan melewati Desa Metatu,”kata mantan Kapolsek Sangkapura, Pulau Bawean. (*)

Terendam Luapan Kali Lamong, Akses Jalan Balongpanggang – Benjeng Dialihkan , Jembatan Klampok Dijaga untuk Halau Kendaraan Berat Selengkapnya