Besok, 5.903 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Gresik

GRESIK,1minute.id – Pemkab Gresik mendapatkan jatah 5.903 dosis vaksin sinovac. Kabarnya vaksin tahap awal asal Tiongkok itu tiba di Kota Gresik-sebutan lain-Gresik itu besok,  Selasa 12 Januari 2021.

Kepastian Pemkab Gresik mendapat jatah vaksin itu diungkapkan oleh Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Senin 11 Januari 2021.

“Sesuai rencana vaksin itu tiba di Gresik antara hari ini sampai Selasa besok. Kami sudah mempersiapkan penyimpanan vaksin tersebut di gudang farmasi Dinas Kesehatan,”kata Wabup Qosim didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali di kantor Dinkes, Senin 11 Januari 2021.

Ghozali menambahkan gudang farmasi Dinkes, tempat penyimpanan vaksin ini sudah di periksa oleh pihak terkait dan dinyatakan sudah sesuai standar. Terkait pencanangan vaksinasi, kata Ghozali, akan dilaksanakan Kamis, 14 Januari 2021.”Vaksinasinya sesuai rencana Kamis,”katanya.

Untuk diketahui pencanangan vaksin kali pertama di Indonesia akan dilakukan Rabu lusa, 13 Januari 2021. Presiden Indonesia Joko Widodo kali pertama mendapatkan vaksin tersebut.  Sehari pascapencanangan, vaksinasi akan digeber di tingkat provinsi, kabupaten atau kota.

Vaksinasi akan dilakukan di Posko vaksinasi terpadu di Puskesmas Alun-alun Kota Gresik di Jalan Pahlawan, Gresik. Vaksinasi akan menyasar kepada para tenaga kesehatan (nakes)  Gresik.

“Jumlah tenaga kesehatan di Gresik sebanyak 7 ribu orang. Kekurangan vaksin untuk nakes diberikan pada tahap selanjutnya berbarengan dengan para anggota TNI dan Polri yang ada di Kabupaten Gresik,”jelas Ghozali. Untuk vaksin Sinovac ini diberikan kepada masyarakat yang berumur mulai dari 18 tahun sampai 59 tahun(*)

Besok, 5.903 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Gresik Selengkapnya

Surut Semalam, Kali Lamong Meluap Lagi, Ratusan Rumah Terendam

GRESIK,1minute.id – “Air (banjir) datang lagi,”kata Sutrisno, warga Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik, Minggu malam, 11 Januari 2021.

Nada bicara lelaki 59 tahun itu terasa lirih. Sedih dan prihatin. Sebab, banjir luapan Kali Lamong itu hampir tiga minggu. Sempat surut sehari,  air bah kiriman itu kembali menggenangi desa dan ratusan rumah warga setempat.

Data Posko Bencana Alam di Kecamatan Cerme pukul 12.00 hari ini, Senin 11 Januari 2021 ada delapan desa yang kembali kebanjiran. Delapan desa itu, adalah Jono,  Tambak Beras, Dungus dan Banjarsari. Kemudian,  Desa Iker-ikergeger,  Guranganyar, Morowudi serta Pandu.

Ratusan rumah tergenangi banjir setinggi 25-40 centimeter. Banjir susulan untuk kali ketiga periode Desember 2020 hingga 11 Januari 2021 ini diperkirakan akan semakin besar.

Karena curah hujan berdasarkan perkiraan badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) Surabaya masih cukup tinggi hingga akhir Januari 2021.

Masyarakat berada di aliran Kali Lamong tidak bisa banjir kiriman itu. Apalagi, sejumlah tanggul di daerah aliran Kali Lamong panjangnya puluhan kilometer yang ambrol dan belum sempat mendapatkan perbaikan.

“Berdasarkan pantauan kami, saat ini banjir Kali Lamong menggenangi delapan desa,”kata Camat Cerme Suyono, Senin 11 Januari 2021. (*)

Surut Semalam, Kali Lamong Meluap Lagi, Ratusan Rumah Terendam Selengkapnya

Hari Pertama Pemberlakuan PPKM, Aparat Siap Tindak Pelanggar Prokes


GRESIK, 1minute.id – Hari ini, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Mulai 11- 25 Januari 2021. Pemkab Gresik, Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik siap menjalankan Keputusan Gubernur Jatim No.188/7/KPTS/031/2021 itu. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan PPKM bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.Sebab kesadaran dalam setiap individu untuk disiplin menjadi hal yang sangat penting.

“Kesadaran diri sendiri untuk disiplin adalah yang utama untuk mencegah penyebaran covid-19,”kata alumnus Akpol 2001 ini. 

Perbedaan PPKM dan PSBB

Bagaiamana reaksi masyarakat? Rosyid, salah satu pedagang kaki lima mengaku sempat khawatir aparat melarang berjualan.

“Ternyata ole dodolan. Tapi, waktu ne sampek jam 7 bengi (ternyata boleh jualan, tapi jam dibatasi sampai 19.00),”katanya, Senin 11 Januari 2021. (*)

Hari Pertama Pemberlakuan PPKM, Aparat Siap Tindak Pelanggar Prokes Selengkapnya

Tren Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Gresik Ikuti Kebijakan PSBB Jawa Bali mulai 11-25 Januari 2022

GRESIK,1minute.id – Persebaran wabah coronavirus disease 2019 nasional semakin mengkhawatirkan. Pemerintah pusat berencana menetapkab masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jawa-Bali mulai 11-25 Januari 2021.

Diantaranya, Jawa Timur meliputi Surabaya Raya yakni Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Menindaklanjuti wacana itu, Wakil Bupati Gresik Moh Qosim menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Satgas Covid-19 Gresik dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang rapat Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik, Kamis 7 Januari 2021.

Wabup Moh Qosim mengatakan Kabupaten Gresik tidak tertera sebagai prioritas pada data yang ditetapkan kabupaten/kota yang masuk Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Timur. 

Namun melihat situasi dan kondisi perkembangan kasus Covid 19 di Gresik yang masuk wilayah Surabaya Raya terbilang cukup tinggi. “Pemkab akan mendukung dan mengikuti kebijakan pemerintah pusat untuk perbelakuan PSBB,”ujar Wabup Qosim, Kamis, 7 Januari 2021.

Pemerintah pusat menetapkan PSBB Jawa-Bali mulai 11-25 Januari 2021. Wabup Qosim menambahkan pihaknya memantau perkembangan data kasus Covid di Gresik sepekan terakhir, mulai 3 – 7 Januari 2021 jumlah kasus Covid bertambah dua kali lipat dibanding yang sembuh.

“Kondisi itu sebagai dasar kebijakan mendukung dan penetapan PSBB di Kabupaten Gesik ini,”imbuh Qosim. 

Selain menetapkan mengikuti kebijakan pemerintah pusat, dalam rapat itu Wabup Qosim membahas langkah langkah persiapan pemberlakuan PSBB di kota Santri ini.  

Diantaranya, memutuskan untuk mengaktifkan kembali check point di beberapa wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Gresik, Kebomas, Manyar, Menganti dan Driyorejo. 

“Kami masih akan mengkaji kembali beberapa wilayah kecamatan lain yang dipandang rawan, untuk kita aktifkan kembali pos chek point tersebut,” katanya.

Selain itu, Wabup juga memerintahkan kembali untuk melakukan operasi yustisi serta razia jam malam pada warung-warung kopi dimana banyak kerumunan masyarakat.(*)

Tren Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Gresik Ikuti Kebijakan PSBB Jawa Bali mulai 11-25 Januari 2022 Selengkapnya

Berangsur Surut, Warga Tetap Waswas Banjir Susulan

GRESIK,1minute.id – Banjir Kali Lamong di Kecamatan Cerme berangsur surut. Siang hari ini menyisakan tujuh desa yang masih tergenangi air bah Kali Lamong itu.

Tujuh desa itu, Guranganyar ; Iker-ikergeger; Pandu dan Jono. Berikutnya, Desa Tambak Beras ; Banjarsari dan Dungus. Sudah dua pekan lebih air bah kiriman itu menggenangi tujuh desa itu.

Desa Tambak Beras dan Jono, kondisinya paling parah. Sebab, banjir telah menggenangi ratusan rumah warga di dua desa itu. Di Desa Tambak Beras ada 300 somah atawa rumah. Sedangkan, Jono ada 160 rumah.

Banyaknya rumah yang kemasukkan air bah itu karena sejumlah tanggul jebol di Desa Jono. Pemerintah belum bisa melakukan perbaikan karena air Kali Lamong belum surut.

“Untuk perbaikan tanggul menunggu air surut,”kata Camat Cerme Suyono, Rabu 6 Januari 2021. Sejumlah alat berat sudah digeser ke desa.

Meski air mulai surut. Namun, masyarakat di sekitar daerah aliran Kali Lamong masih dilanda waswas. Sebab, berdasarkan perkiraan badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) Surabaya curah hujan masih tinggi. Terutama di bagian hulu Kali Lamong yakni Mojokerto dan Lamongan. Merujuk perkiraan BMKG itu, hampir setiap hari wilayah Mojokerto turun hujan selama sepekan kedepan. (*)

Berangsur Surut, Warga Tetap Waswas Banjir Susulan Selengkapnya

Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik Berganti

RSUD Ibnu Sina Gresik ( foto : chusnul cahyadi)

GRESIK,1minite.id – Nakhoda di RSUD Ibnu Sina Gresik berganti. Sejak 1 Januari 2021 drEndang Puspitowati Sp. THT, Direktur Utama rumah sakit milik Pemkab Gresik berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, itu purnatugas. 

Kini, posisi direktur utama diisi dr Zaenul Arifin Sp. OT. “Dokter Zaenul sebagai pelaksana tugas (Plt),”ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi, Rabu 6 Januari 2021.

Untuk diketahui dr. Zaenul adalah dokter spesialis bedah ortopedi dan traumatologi di RSUD Ibnu Sina. Apakah dr Zaenul Arifin akan ditetapkan sebagai pejabat definitif Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik belum ada kepastian. 

Karena pengisian jabatan harus menunggu pengisian jabatan hasil seleksi badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (Baperjakat). Sampai hari ini, belum terdengar adanya mutasi,  rotasi dan promosi di lingkungan Pemkab Gresik ini. (*)

Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik Berganti Selengkapnya

Mengais Rezeki dari Luberan Tambak akibat Luapan Kali Lamong

GRESIK, 1minute.id – Dua pekan ratusan hektare tambak di sejumlah desa di tiga kecamatan di Gresik Selatan meluap.

Sejauh mata memandang hampar tambak terlihat tanpa batas. Hilang karena terendam banjir Kali Lamong. Petambak menangis. Karena ikan dan udang yang mereka peliharaan hanyut.

Ratusan bahkan miliaran rupiah investasi yang mereka tanam ikut melayang. Disisi lain, para penggemar memancing alias mancing maniak dari sejumlah kabupaten / kota di Jatim beradu nasib.

Diantaranya, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan dan penggemar memancing asal Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik mengais rezeki dengan melempar kail di aliran Kali Lamong itu.

“Lumayan bisa mendapatkan 4 kilogram,”kata Zubaidi, pemancing asal Lamongan ditemui di aliran Kali Lamong di Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik, Senin 4 Januari 2021.

Butuh waktu 3-4 jam, lelaki 31 tahun itu bisa membawa pulang aneka jenis ikan seperti mujair dan bandeng. “Untuk konsumsi sendiri,”dalihnya.

Sejak dua pekan ini, puluhan hektare tambak tenggelam akibat luapan Kali Lamong. Berdasarkan data Satgas Bencana Alam Kecamatan Cerme pada Senin malam, 4 Januari 2020 ada sepuluh desa yang terendam Kali Lamong. Luas area tambak yang terendam banjir tahunan itu seluas 1.149 hektare.

Area tambak yang paling luas terendam banjir itu di Desa Tambak Beras seluas 400 hektare ; Banjarsari ( 250 ha) ; Jono (150 ha) ; Iker-iketgeger (104 ha) dan Semampir ( 90 ha).

Berikutnya, Desa Pandu (80 ha) ; Guranganyar (40 ha) ; Morowudi (25 ha) dan Dungus (10 ha). Untuk Desa Sukoanyar tidak tambak yang terendam banjir Kali Lamong (*)

Mengais Rezeki dari Luberan Tambak akibat Luapan Kali Lamong Selengkapnya

2020 : Investasi Masuk Gresik Mencapai Rp 67,21 Triliun

Kawasan Industri : Salah satu kawasan industri di Kabupaten Gresik ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik masih sangat seksi di mata investor. Pemodal dalam negeri maupun luar negeri.

Data dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPM-PTSP) Gresik kurun waktu 2016 “hanya” Rp 25,73 triliun. Pada 2020, investasi masuk mencapai Rp 67,21 triliun. 

Menunjukkan tren meningkat.  Meski, 2020 lalu kondisi perekonomian global terpuruk akibat pagebluk coronavirus disease 2019 atawa Covid-19. Akan tetapi, investasi yang masuk di Kota Santri masih tumbuh. 

Menurut Kepala DPM-PTSP Gresik Mulyanto, pada 2020 ada pergeseran sektor investasi di Gresik. Terutama di kuartal III (Juli, Agustus, September)  2020. Saat itu, kondisi pandemi Covid-19 mengkhawatirkan.

Investasi penanaman modal dalam negeri (PMDM) tetap tumbuh, didominasi industri makanan. “Ada 58 unit investasi PMDM dengan nilai investasi mencapai Rp 535,13 miliar,”ujar Mulyanto melalui pesan Whatsapp, Senin 4 Januari 2021.

Sedangkan, investasi penanaman modal asing (PMA) industri mineral non logam mendominasi investasi selama kuartal III itu. “Ada 8 unit investasi PMA di kuartal III/2020 dengan nilai investasi USD 4.743.500,”jelas mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gresik itu. 

TUMBUH : investasi yang masuk di Kabupaten Gresik periode 2016-2020 dalam triliun berdasarkan data DPM-PTSP Gresik

Selain, investasi PMDN dan PMA skala besar dan menengah. Ada investasi  lainnya ikut menyumbang kenaikkan investasi di Kota Santri ini. Investasi lainnya adalah usaha kecil.

Pada 2020 investasi usaha kecil mencapai Rp 124,34 miliar. “Serapan tenaga kerja sebanyak 8.365 orang,”terang Mulyanto. 

Bagaimana investasi di kuartal ke-IV, edisi Oktober, November dan Desember 2020. Mulyanto mengatakan DPM-PTSP memiliki target. Akan tetapi, realisasi belum bisa diketahui. Sebab, rilis dari badan koordinasi penanaman modal (BKPM) biasanya baru bisa ketahui pada Februari 2021.

Meskipun begitu, DPM-PTSP optimistis realisasi investasi 2020 melebihi target. Target investasi 2020 sebesar Rp 43,45 triliun. Realisasi mencapai Rp 67,21 triliun. (*)

2020 : Investasi Masuk Gresik Mencapai Rp 67,21 Triliun Selengkapnya

Terendam Banjir Kali Lamong, Jalan Raya Cerme Rusak


GRESIK,1minute.id – Hampir dua pekan terendam banjir luapan Kali Lamong. Sejumlah jalan desa hingga nasional mulai rusak. Pengendara harus ekstrawaspada.

Kondisi Jalan desa Raya Cerme, diantaranya. Puluhan lubang menganga dengan diameter 20 hingga 40  centimeter dengan kedalaman 10-30 centimeter mencapai panjang sekitar 300 meter. Jenglongan terparah terasa di dekat kantor Waskita Precast di Jalan Raya Banjarsari, Kecamatan Cerme. 

Sejumlah pemuda mengatur jalan dan memasang rambu untuk menghindari pengendara motor celaka. Terjatuh. Sebab,  jalan berlubang itu tidak terlihat karena masih tergenangi luapan Kali Lamong. 

Dalam pantauan 1minute.id sekitar pukul 09.00 ketinggian jalan raya nasional itu setinggi 40 centimeter. “Kemarin (Minggu,Red) ada pengendara terjatuh karena tidak mengetahui jalan berlubang,”kata Joni, warga Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik ditemui Senin 4 Januari 2021.

Kondisi jalan berlubang membuat pengendara motor maupun mobil pribadi harus mengurangi kecepatan untuk mencari sela jalan mulus. Arus lalu lintas tersendat. Sebab, kendaraan yang lalu lalang di jalan nasional itu, tidak pengendara motor dan mobil pribadi. Akan tetapi, banyak kendaraan berat.

WASPADA : Pengendara motor ekstra hati-hati ketika melintas di Jalan Raya Cerme, Senin 4 Januari 2021 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setijadi melalui Kasubag Humas dan Dokumentasi Bagian Protokol dan Humas Pemkab Gresik Suudin mengatakan, Jalan Raya Cerme, menjadi kewenangan Balai Besar Jalan Nasional (BBJN). “Pemkab tidak mempunyai kewenangan untuk memperbaiki,”kata Suudin ditemui Senin 4 Januari 2021.

Akan tetapi, tambahbya,  DPUTR Gresik telah bersurat kepada BBJN terkait kerusakan jalan itu. “Tim BBJN bahkan sudah survei dilokasi,”imbuh Suudin.  

Sementara itu, debit air Kali Lamong kembali tinggi. Genangan air meluas. Pada Minggu malam masih sembilan desa.  Senin 4 Januari 2020 bertambah satu desa menjadi sepuluh desa di Kecamatan Cerme yang terendam banjir Kali Lamong. 

“Desa Morowudi . Air menggenangi sawah seluas 50 ha, tambak 25 ha serta jln raya sepanjang 100 meter dengan ketingggian air 5 cm,”ujar Camat Cerme Suyono, Senin siang. (*)

Terendam Banjir Kali Lamong, Jalan Raya Cerme Rusak Selengkapnya

Sejak Selasa, Ratusan Rumah di Tambak Beras Terendam

RENANG : Anak-anak warga Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik menikmati banjir di kampungnya, Minggu 3 Januari 2021 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)
GRESIK,1minute.id – Jalan Raya Cerme Cerme kembali tergenangi air luapan Kali Lamong, Minggu 3 Januari 2021. Arus lalu tersendat sebab badan jalan nasional itu banyak lubang mengangga.

Kerusakan terparah di depan kantor Waskita Percast di Jalan Raya Tambak Beras. Kondisi jalan nasional itu yang tergenang air membuat warga Desa Tambak Beras semakin merana. Genangan di perkampungan padat penduduk itu semakin tinggi. Ratusan rumah terendam. 

“Sejak Selasa sampai hari ini (Minggu,Red) belum pernah surut,”ujar Ahmadi, salah seorang warga setempat, Minggu 3 Januari 2021. 

Dalam pantauan 1minute.id air luapan Kali Lamong ini ketinggian air setinggi lutut orang dewasa di jalan poros desa (JPD) atawa jalan desa menjadi arena kolam renang bagi anak-anak.  

Gatur lalin : Anggota Satlantas Polres Gresik mengatur lalin di Jalan Raya Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik, Minggu 3 Januari 2020 (Chusnul Cahyadi /1minute.id)

Orang tua mereka mendampingi anaknya sambil bermain gadget. Berdasarkan Satgas Bencana Alam Kecamatan Cerme pukul 12.00 siang tadi JPD yang tergenangi banjir Kali Lomong mencapai 2,5 kilometer. Ketinggian airnya 20-55 centimeter. 

“Data satgas bencana alam hari ini masih melanda sembilan desa,”kata Camat Cerme Suyono, Minggu 3 Januari 2021. Sembilan desa di Kecamatan Cerme itu adalah Sukoanyar, Iker-ikergeger , Guranganyar, Pandu dan Jono. Kemudian, Tambak Beras, Banjarsari,  Semampir dan Dungus. 

Kondis banjir yang menggenangi sembilan desa di Kecamatan Cerme ini diprediksi bakal awet. Sebab, prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)  Surabaya hujan masih akan menggugur di bagian hulu Kali Lamong yakni Mojokerto maupun Lamongan kurun waktu sepekan ke depan. Hujan dengan intensitas rendah bahkan disertai petir. (*)

Sejak Selasa, Ratusan Rumah di Tambak Beras Terendam Selengkapnya