Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab, dan Bulog Gelar Pasar Murah, Beras Medium Rp 12.400/Kg

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkolaborasi  dengan Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kelurahan Gulomantung, Kecamatan Kebomas Pada Rabu, 18 Juni 2025.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman. GPM menjadi bentuk nyata sinergi lintas lembaga dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi di daerah.

“Gerakan Pangan Murah bertujuan meningkatkan daya beli masyarakat dan mengurangi tekanan biaya hidup. Alhamdulillah, inflasi di Gresik tetap terkendali pada angka 0,6 persen year-on-year, menempatkan Gresik di posisi kedua se-Jawa Timur dalam pengendalian inflasi,” ujar Sekda Washil dalam sambutannya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan memanfaatkan momentum ini secara bijak. Ia menyampaikan bahwa harga bahan pangan yang ditawarkan dalam GPM jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar. “Beras medium dijual seharga Rp12.400/kg, beras premium Rp14.000/kg, dan minyak goreng hanya Rp15.000/liter,” jelasnya.

Dalam pasar murah, komoditas yang disediakan antara lain ; beras medium dan premium  total 1.070 kg ; Bawang merah 20 kg ; Bawang putih: 20 kg ; Telur ayam  100 kg ; Minyak goreng 792 liter dan gula pasir 608 kg.

GPM memberikan akses pangan yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Tak heran, begitu dibuka, stan sembako langsung diserbu, terutama oleh para ibu rumah tangga. Dila, salsh satu warga mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Harga bahan pokok di sini lebih murah. Ada selisih yang cukup besar untuk beras dan minyak goreng, jadi sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Gerakan Pangan Murah menjadi bagian dari strategi Pemkab Gresik dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal serta memastikan ketersediaan pangan dengan harga terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. (yad)

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab, dan Bulog Gelar Pasar Murah, Beras Medium Rp 12.400/Kg Selengkapnya

Jembatan Layang UPT SMP Negeri 4 Gresik Resmi Dibuka, Herawan : Sarpras Baik Siswa Nyaman, Sekolah Lahirkan Alumni jadi Bupati Gresik 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 4 Gresik memiliki jembatan layang. Jembatan yang menghubungkan lantai 2 Musala sekolah, Perpustakaan Agama dengan kelas itu diresmikan oleh Sekretaris Dinas (Sekdin) Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma pada Rabu, 18 Juni 2025.

Peresmian jembatan layang itu di hadiri antara lain, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub, Kepala Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Gresik Beri Avita Prasetiya, para kepala UPT SMP Negeri, serta para wali murid siswa kelas VII dan VIII dan Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman.

Jembatan layang yang memiliki panjang 50 meter dan lebar 1,6 meter itu kali pertama di lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Jembatan penghubung ini, semakin melengkapi infrastruktur yang dimiliki oleh sekolah yang dipimpin oleh Arif Abd Rohman itu. 

JEMBATAN LAYANG: (ki-ka) Sekdin pendidikan Dinas Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma, Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman dan Kabid Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub melewati jembatan layang di UPT SMP Negeri 4 Gresik pada Rabu, 18 Juni 2025 ( FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Sekretaris Dinas Pendidikan atau Sekdin Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan civitas sekolah UPT SMP Negeri 4 Gresik. “Saya sangat terimakasih kepada kepala sekolah , guru, wali murid dan siswa dengan keikhlasan bisa mewujudkan sekolah yang memiliki banyak fasilitas,” ujar Herawan dalam sambutannya pada Rabu, 18 Juni 2025.

Ia menceritakan, kehadirannya ke sekolah Adiwiyata Mandiri memiliki tagline “Where Tomorrow’s Leaders Come Together” ini kali ketiga. Kali pertama pada 2023, mendampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk peresmian gedung Teater dan Musala. Hebat, kata Herawan, pembangunan infrastruktur di UPT SMP Negeri 4 Gresik tanpa anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun berasal dari Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Gresik. 

“Wujud kerjasama yang baik antara sekolah, wali murid, peran komite sekolah dan pihak ketiga yang berkenan membantu dalam pembangunan sehingga sarana dan prasarana sekolah dapat dipenuhi dengan baik. Jika sarpras baik, anak dapat dengan nyaman belajar di sekolah seperti di rumahnya sendiri. Dan inilah menjadi tolok ukur keberhasilan anak,” ujar Herawan. 

GELAR KARYA : Rumah Adat Minang, menggunakan bahan daur ulang dari kertas dan kardus karya siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik meraihkan launching buku antologi tiga bahasa dan peresmian jembatan layang penghubung Musala ke ruang kelas UPT SMP Negeri 4 Gresik pada Rabu, 18 Juni 2025 ( FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Ia memiliki harapan besar, capaian yang dilakukan oleh UPT SMP Negeri 4 Gresik bisa menjadi contoh bagi Kepala UPT lainnya. “Harapan saya, apa yang telah dilakukan oleh kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik ini menjadi contoh bagi Kepala sekolah yang lain. Saya terima kasih karena SMPN 4 Gresik telah membantu menyediakan sarpras sekolah yang baik,” tegasnya. 

“Mudah-Mudahan SMP Negeri 4 Gresik bisa bertumbuh bersama menjadikan anak-anak didiknya baik, memiliki akhlak yang baik, dan mampu di terima semua sektor kehidupan,” ia melanjutkan. Peresmian jembatan layang ini dibarengi dengan launching 9 buku antologi karya siswa serta gelar karya. Sehingga, acara cukup meriah. Apalagi, wali murid bisa melihat langsung karya anaknya usai mengambil rapor sekolah. 

Kegiatan diawali dengan flashmob buku di halaman sekolah dan penampilan seni tari Damarkurung di Gedung Teater sekolah. Di Gedung itu, 9 buku antologi karya siswa dan 3 bahasa di pajang dan pameran miniatur rumah adat dan lainnya. Di both atau tenda di halaman sekolah juga dipamerkan karya siswa berupa miniatur rumah adat, miniatur jembatan dan batik ecoenzim. Semua karya siswa ini menggunakan bahan daur ulang dan ramah lingkungan..

Herawan mengatakan, ukuran keberhasilan sekolah adalah alumninya dan SMP Negeri 4 Greeik telah melahirkan alumni seorang bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Jadi luar biasa SMPN4Gresik ini. Jadi tidak melulu dari SMP Negeri 1 Gresik,” kata Herawan. Untuk di ketahui, Bupati Gresik periode 2010-2020, Sambari Halim Radianto adalah alumni SMP Negeri 1 Gresik. 

“Sebuah kebanggaan dilihat dari alumninya. Mudah-mudahan dengan semangat pak Arif (Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik,Red) memperbaiki infrastruktur, anak-anak dan para wali memiliki semangat yang sama, untuk memajukan SMP Negeri 4 Gresik,” harap Herawan. (yad)

Jembatan Layang UPT SMP Negeri 4 Gresik Resmi Dibuka, Herawan : Sarpras Baik Siswa Nyaman, Sekolah Lahirkan Alumni jadi Bupati Gresik  Selengkapnya

Pertama di Gresik, Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Launching 9 Buku Antologi dalam Tiga Bahasa

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi di UPT SMP Negeri 4 Gresik seakan tidak pernah padam. Tahun ini, sekolah berada di Jalan Proklamasi, Gresik melaunching sembilan buku antologi karya siswa. Buku di sesi ketiga atau tahun ketiga ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 

“Buku antologi sesi ketiga karya siswa ini terbit dalam tiga bahasa,” kata Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman dalam sambutannya  di acara launching buku dan peresmian jembatan layang penghubung Musala, Perpustakaan Agama dengan ruang kelas pada Rabu, 18 Juni 2025.

FLASHMOB : Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik di acara launching buku antologi 3 bahasa dan peresmian jembatan layang sekolah pada Rabu, 18 Juni 2025 (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Acara tersebut dihadiri antara lain,  Sekretaris Dinas (Sekdin) Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub, Kepala Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Gresik Beri Avita Prasetiya serta para wali murid siswa kelas VII dan VIII. 

Arif, sapaan, Arif Abd Rohman melanjutkan buku antologi ini semua hasil karya siswa. Mulai penulisan, editing hingga pembuatan cover ini terbit dalam tiga bahasa yakni Indonesia, Jawa dan Inggris.  Sembilan judul buku tersebut antara lain, Gresik dalam Cerita karya siswa kelas VII A, B dan C ; Jejak Langkah di Bumi Wali karya siswa kelas 7i, E dan F ; Wisata Gresik. Kemudian buku bahasa Jawa berjudul Gurit Jiwa Jawa karya siswa kelas VIII A dan D ; Milang Kori Endahing Tembung karya siswa Kelas VIII E dan H dan Nuladha Urip Mring Tembang Macapat. Sedangkan, buku antologi bahasa Inggris ditulis oleh siswa kelas IX yang tahun ini mereka telah lulus. 

MINIATUR DAUR ULANG : Sekdin Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma, Kabid Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub menyaksikan gelar karya siswa SMP Negeri 4 Gresik usai Launching buku antologi 3 bahasa dan peresmian Jembatan layang di UPT SMP Negeri 4 Gresik pada Rabu, 18 Juni 2025 (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Sekretaris Dinas Pendidikan atau Sekdin Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma memberikan apresiasi yang tinggi kepada sekolah dan siswa yang telah membuat karya luar biasa. “Saya sangat terimakasih kepada kepala sekolah , guru, wali murid dan siswa dengan keikhlasan bisa mewujudkan sekolah yang memiliki  banyak fasilitas yang luar biasa,” kata Herawan.

Selain launching buku antologi tiga bahasa, pada kesempatan itu juga dilaksanakan pameran atau gelar karya siswa di sekolah Adiwiyata Mandiri itu. Gelar karya di sekolah yang memiliki tagline “Where Tomorrow’s Leaders Come Together” semuanya menggunakan bahan daur ulang ramah lingkungan. Gelar karya yang dipamerkan adalah rumah adat di Indonesia menggunakan kertas dan kardus bekas; Jembatan menggunakan stik es krim dan batik ecoenzim.

Herawan mendoakan UPT SMP Negeri 4 Gresik bisa bertumbuh bersama menjadikan anak-anak didiknya baik, memiliki akhlak yang baik, dan mampu di terima semua sektor kehidupan. “Ukuran keberhasilan sekolah adalah alumninya dan SMP Negeri 4 Greeik telah melahirkan alumni seorang Bupati Gresik (Fandi Akhmad Yani,Red). Jadi luar biasa SMP Negeri 4 Gresik ini,” tegas Herawan. (yad)

Pertama di Gresik, Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Launching 9 Buku Antologi dalam Tiga Bahasa Selengkapnya

Impresif, Capaian 100 Hari Kerja, Gus Yani-Dokter Alif, Realisasi ada Capai 530 Persen

GRESIK,1minute.id – Capaian mengesankan di 100 hari pertama, kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif, Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2025-2030.  Sembilan program atau Nawa Karsa prioritas yang telah ditetapkan oleh pasangan yang dilantik oleh Presiden Prabowo itu bisa selesai secara tuntas. 

Program Gresik Sehati (Pelayanan Kesehatan Integrasi), misalnya. Ada sepuluh  kegiatan dilaksanakan secara tuntas. Bahkan, ada yang teralisasi hingga 304 persen yakni Di program penguatan Posyandu, Polindes dan Puskesmas target melatih 450 kader bisa teralisasi 1.371 kader atau 350 persen. Sedangkan kegiatan pemanfaatan cek kesehatan gratis di puskesmas dari target 3.500 pasien teralisasi 8.741 pasien atau 250 persen. Lalu akreditasi utama dan launching rumah sakit Gresik Sehati. 

“Peluncuran RS Gresik Sehati sebagai jawaban kebutuhan layanan medis masyarakat wilayah selatan, dengan status akreditasi utama yang menandakan kualitas terjaga,” kata Plt Bupati Gresik Asluchul Alif dalam press release di 100 Hari Kerja Program Nawa Karsa di ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Senin, 16 Juni 2025.

Dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Asisten Suprapto, melanjutkan program penambahan ruang rawat inap dari target 4 puskesmas teralisasi 5 puskesmas dan penambahan 19 dari target 15 tempat tidur atau 120 persen.  

“Dalam setahun kedepan nanti, target kami dari 32 puskesmas nanti hanya menyisakan 4 puskesmas bisa tidak melayani rawat inap karena keterbatasan lahan,” imbuhnya. Di program Gresik Cemerlang (Cerdas, Efisien, Menarik, Relevan dan Global), ada lima kegiatan pada 100 hari pertama. Antara lain, memberikan beasiswa mahasiswa produktif ditargetkan sebanyak 125 mahasiswa teralisasi 144 mahasiswa (115%). 

Sebanyak 100 anak berkebutuhan khusus kini memperoleh hak yang sama melalui program Hatiku Padamu (HTM). Komitmen pada kesetaraan juga ditegaskan melalui penempatan 129 guru pendamping disabilitas serta rehabilitasi enam SD dengan capaian realisasi mencapai 120 persen. Para guru swasta yang selama ini berjibaku tanpa kepastian kini mendapatkan insentif: 2.287 guru SD/MI dan 1.771 guru SMP/MTs telah menerima dukungan tersebut.

Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan teralisasi 120 persen. Kemudian, Nawa Karsa Gresik Gema Karya (Mamdiri dan Berkarya) ada enam kegiatan, antara lain, mewajibkan perusahaan mempekerjakan 60 persen tenaga kerja Gresik, pelatihan insentif bersertifikat BNSP dan penguatan penyerapan tenaga kerja lokal. 

Saat ini, 282 admin perusahaan aktif mencocokkan lowongan dengan tenaga kerja lokal. Lima pelatihan bersertifikat BNSP bagi warga miskin (DTKS) telah digelar, membuka jalan menuju keterampilan dan daya saing. Mini Job Fair di Gresik Selatan menawarkan 27 profesi, termasuk bagi lulusan SMA yang kesulitan masuk ke pasar kerja formal. 

Sedang program bela beli bagi usaha mikro telah  merealisasikan pembuatan 211 nomor induk berusaha (NIB),  pendaftaran 53 merek, serta fasilitasi sertifikasi mutu bagi 20 produk IKM—sebuah cara membangun ekonomi dari bawah, bukan sekadar dari atas.

Nawa Karsa Gresik Tuntas (Tanggap Unggul, Nyaman, Transparan, Akuntabel dan Sustainable), ada tujuh program kegiatan. Antara lain, warga tak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mengurus dokumen. Karena Disdukcapil melakukan anjangsana dan jemput bola pemuktahiran data kependudukan dan menyediakan 20.000 kartu keluarga kini tersedia dalam format barcode, yang mempermudah akses ke berbagai layanan publik. 

Gresik Integrated Smart System (IOP) telah mengintegrasikan data dari 46 OPD, mempercepat pengambilan keputusan dan mengurangi duplikasi informasi. Di tingkat desa, sebanyak 660 perangkat desa telah dilatih melalui Program Desa SIAP, menghasilkan sembilan inovasi desa digital, mulai dari layanan pengaduan masyarakat hingga sistem arsip elektronik.

Lalu Nawa Karsa Gresik Seger (Sejahtera  Bahagia dan Berdikari) ada enam program kegiatan, antara lain,  bantuan sosial untuk nelayan yang tidak bisa melaut, Launching kebijakan larangan penggunaan cantrang,  dan bumi migran (peduli buruh migran).  Di sektor maritim, sebanyak 1.715 paket sembako dan 4,5 ton beras disalurkan untuk nelayan di enam wilayah. Ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bentuk nyata keberpihakan. 

Pemerintah juga menegakkan larangan penggunaan cantrang demi menjaga keberlanjutan laut. Perlindungan buruh migran difokuskan melalui penyusunan dan peluncuran Perdes Migran Emas di 10 desa. Sebanyak 24.948 warga menerima bantuan sosial, dan PKH Inklusif menjangkau 991 lansia serta penyandang disabilitas—komitmen bahwa pemerintah tidak abai terhadap kelompok rentan.

Nawa Karsa Gresik Barokah ada tiga program kegiatan antara lain , bantuan hukum untuk masyarakatan miskin, dan pemuda Inspiratif Gresik. Masing-masing teralisasi 80 persen dan 125 persen.

“Semua hal ini penting, tapi kami harus berkonsentrasi pada hal-hal yang mengakar dan berdampak besar bagi masyarakat,” ujar Plt. Bupati Gresik Asluchul Alif.

Nawa Karsa, Pesona Gresik terdapat enam program kegiatan, antara lain, pengembangan dan revitalisasi ekowisata, penanaman pohon mangrove realisasi mencapai 530 persen. Bagaimana dengan Nawa Karsa, Gresik Agropolitan? Dalam 100 hari pertama ini, ada dua kegiatan untuk mendukung ketahanan pangan, petani terdampak banjir menerima 2.050 kilogram benih padi dan 8.200 kilogram pupuk NPK. Ekonomi hijau turut digerakkan melalui Pameran Nasional Giri Kedaton Bonsai, yang melibatkan lebih dari 1.000 peserta dan menjadikan Gresik sebagai pusat seni bonsai nasional. 

Selanjutnya, Nawa Karsa, Gresik Mapan (Maju, Pintar dan Aman). Penanganan banjir banjir Kali Lamong tetap menjadi prioritas. Dokter Alif mengatakan, penanganan Kali Lamong tidak menghilangkan banjir Kali Lamong. “Pemerintah Kabupaten hanya berusaha maksimal mengurangi dampak yang dialami oleh warga,” katanya. 

Ia menyebut pada era kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, penanganan Kali Lamong sudah sangat luar biasa. Pembangunan tanggal, normalisasi Kali Lamong dan pembuatan retarding  basin atau kolam retensi. Kok tetap banjir ? Banjir Kali Lamong tidak bisa ditangani sendiri oleh Pemkab Gresik, karena hulu berada di Kabupaten tetangga. Selain itu, curah hujan.

” Iya, tapi durasi air surut sangat cepat,” katanya. Banjir yang melanda Kecamatan Balongpanggang, beberapa waktu lalu, diyakini warga paling besar. “Tapi, air bisa cepat surut,” ujarnya.  Pada tahun ini, imbuhnya, pihaknya akan melakukan pembebasan lahan untuk pembuatan kolam retensi. “Lahan kami yang sediakan,  nanti provinsi yang membangun kolam retensinya,” terang dokter Alif. Selain pembangunan kolam retensi, juga pembangunan tanggal parapet. (yad)

Impresif, Capaian 100 Hari Kerja, Gus Yani-Dokter Alif, Realisasi ada Capai 530 Persen Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik, Dishub Gresik & Perusahaan Angkutan Barang Deklarasi Zero ODOL

GRESIK,1minute.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menyelenggarakam Sosialisasi dan Deklarasi Indonesia menuju Zero Over Dimension and Over Loading (ODOL) di Rupatama SAR Polres Gresik pada Kamis, 12 Juni 2025. 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna menandai komitmen bersama dalam memerangi praktik kendaraan kelebihan dimensi dan muatan. Satlantas Polres Gresik bersinergi dengan berbagai pihak strategis. 

Hadir dalam acara tersebut antara lain, Kepala Dinas Perhubungan Gresik Khusaini, perwakilan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jawa Timur, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik, Jasa Raharja Cabang Gresik, serta jajaran Satlantas Polres Gresik. Tak hanya itu, sebanyak 37 perusahaan industri dan angkutan barang di Kabupaten Gresik juga turut berpartisipasi, menunjukkan keseriusan semua pihak.

Dalam sambutannya, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu yang diwakili oleh Kasatlantas AKP Rizki Julianda

menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dan pelaku industri untuk menyamakan persepsi. “Kegiatan ini adalah bagian dari upaya bersama mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), serta menjadikan Gresik sebagai kabupaten yang bebas dari kendaraan Over Dimension and Over Loading,” tegasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Gresik, Khusaini, menambahkan bahwa dasar hukum larangan ODOL di Gresik sudah jelas. Perda No. 9 Tahun 2020 Pasal 134 poin 2 tentang Penyelenggaraan Perhubungan Darat secara tegas melarang praktik ini. “Sanksi administratif hingga pencabutan izin perusahaan bisa diberlakukan apabila masih ditemukan pelanggaran,” ujarnya,

Perwakilan dari BPTD Jawa Timur menyoroti dampak jangka panjang kendaraan ODOL yang tak hanya membahayakan pengguna jalan, tetapi juga menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur jalan dan jembatan. Perlunya pengawasan ketat dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar aturan dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Korlantas Polri yang menguraikan sejumlah rencana aksi strategis yang akan diimplementasikan secara bertahap diantaranya; Pencanangan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan menuju Zero ODOL ;  Penyusunan Surat Keputusan Bersama (SKB) antarinstansi terkait untuk memperkuat landasan hukum dan koordinasi ;  Pemutakhiran data lapangan mengenai keberadaan kendaraan ODOL, untuk memastikan penanganan yang tepat sasaran ; Penyederhanaan mekanisme penegakan hukum di lapangan, guna efisiensi tindakan.

Berikutnya, Pembatasan ruang gerak kendaraan ODOL di area rawan seperti pelabuhan, kawasan industri, dan ruas tol, untuk mengurangi risiko kecelakaan dan kerusakan ; Tiga tahap pelaksanaan kebijakan Zero ODOL: tahap sosialisasi (1–30 Juni), tahap peringatan (1–13 Juli), dan tahap penegakan hukum melalui Operasi Patuh (14–27 Juli 2025).

Puncak kegiatan ini ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan komitmen bersama menuju Indonesia Zero ODOL. Kasat Lantas Polres Gresik, perwakilan instansi pemerintah, dan seluruh perwakilan perusahaan yang hadir secara simbolis mengukuhkan keseriusan mereka dalam memberantas praktik ODOL.

Dengan deklarasi ini, Kabupaten Gresik menegaskan posisinya sebagai pelopor dalam gerakan nasional menuju Indonesia yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan dalam bidang transportasi darat. (yad)

Satlantas Polres Gresik, Dishub Gresik & Perusahaan Angkutan Barang Deklarasi Zero ODOL Selengkapnya

Wakil Ketua DPP HNSI bersama Anggota Komisi XI DPR RI Resmikan Kantor baru DPC HNSI Gresik 

GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Cabang  Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kabupaten Gresik, Jawa Timur boyongan ke kantor baru pada Kamis, 12 Juni 2025.

Kantor baru di Jalan Tanjungrejo RT 02/RW 13 Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik tersebut diresmikan oleh Wakil Ketua Umum DPP HNSI juga Dirjen Perikanan Tangkap pada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Agus Suherman. Pembangunan dan peresmian kantor DPC. Kabupaten Gresik HNSI  Pangkah Wetan, Ujungpangkah, Gresik merupakan simbol komitmen dan sinergi pemerintah, masyarakat, dan perusahaan dalam mendukung nelayan dan pengusaha perikanan

Hadir dalam peresmian tersebut, antara lain, anggota Komisi XI DPR RI Thoriq Majiddanor bersama Bupati Gresik periode 2010-2020 Sambari Halim Radianto, Kepala Dinas Perikanan Gresik, Sekretaris DPD HNSI Jawa Timur  Sutoyo Muslih, dan perwakilan perusahaan,  Perwakilan nelayan dari 35 Rukun Nelayan dari 7 kecamatan se-Kabupaten Gresik, serta Ketua DPC Kabupaten Jember, Lamongan, dan Sampang, Madura.

“Peresmian kantor tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat nelayan Gresik. HNSI merupakan organisasi profesi yang mewadahi perjuangan nelayan untuk mengadukan permasalahan dan mencari solusi yang terbaik, baik masalah konflik horisontal sesama nelayan maupun masalah vertikal yang berhubungan dengan kebijakan yang memberatkan nelayan,” ujar Ketua DPC HNSI Kabupaten Gresik Samaun dalam sambutannya.

Sementara itu, anggota Komisi XI DPR-RI Thoriq Majiddanor mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh pengurus DPC HNSI Gresik. Jiddan, sapaan akrab Thoriq Majiddanor,  berjanji akan membantu mendorong bank BUMN memberi permodalan kepada nelayan, agar nelayan tidak terjerat rentenir, tengkulak dan pinjaman online (Pinjol). “Semoga HNSI Kabupaten Gresik semakin lebih baik kedepannya, mampu memperjuangkan hak-hak dan kepentingan masyarakat nelayan,” kata Jiddan.

Sekretaris DPD HNSI Jawa Timur Sutoyo Muslih mengatakan HNSI menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman antara nelayan dan pengusaha perikanan. 

Mereka dapat saling tukar menukar informasi tentang teknik penangkapan ikan yang efektf, penggunaan teknologi modern dalam kegiatan perikanan atau peluang pasar yang sedang berkembang. Lebih lanjut ia mengharapkan agar anggota DPR-RI dari daerah pemilihan (Dapil) Gresik – Lamongan bisa menyalurkan program pokok pikiran (Pokir) dan jaring aspirasi masyarakat (Jasmas) pada masyarakat nelayan. “Dengan adanya kolaborasi dan kerjasama diharapkan memberi manfaat yang bermuara pada kesejahteraan nelayan kita,” kata Sutoyo Muslih. (yad)

Wakil Ketua DPP HNSI bersama Anggota Komisi XI DPR RI Resmikan Kantor baru DPC HNSI Gresik  Selengkapnya

Curah Hujan Tinggi, Kali Lamong Meluap, Staf Dishub Gresik Terseret Arus

GRESIK,1minute.id – Kali Lamong kembali meluap. Penyebabnya, apalagi kalau bukan curah yang tinggi. Sebanyak 600 unit rumah di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng terendam air luapan Kali Lamong yang berasal dari hulu yakni Mojokerto dan Lamongan itu.

Luapan Kali Lamong untuk kali kesekian nyaris menimbulkan korban jiwa karena terseret arus di Dusun Ngablak, Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng pada Selasa, 10 Juni 2025. Korban selamat bernama Supriyadi, pegawai Dinas Perhubungan Gresik. Sedangkan sepeda motor tidak bisa diselamatkan.

Plt Bupati Gresik Asluchul Alif didampingi Kepala Satlak Badan Penanggulan Bencana Daerah atau BPBD Gresik Sukardi meninjau langsung ke desa terdampak banjir Kali Lamong di Kecamatan Balongpanggang pada Senin malam, 9 Juni 2025. Dokter Alif, sapaan Asluchul Alif, menyalurkan bantuan dan meninjau langsung kebutuhan warga. Alif juga meninjau lokasi banjir mulai dari di wilayah Desa Dapet, Balongpanggang yang berbatasan langsung dengan Mojokerto.

Pada Senin, 9 Juni 2025 sekitar pukul 15.30 WIB, Kali Lamong meluap. Debit air deras sehingga air bah mengalir cepat ke sejumlah desa. Antara lain, Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng sebanyak 600 unit rumah terendam air dengan ketinggian lutut orang dewasa. 

“Namun, yang paling parah dusun Ngablak (Desa Kedungrukem,Red) karena ketinggian air mencapai 60 Cm” kata Bayu, Kepala Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng pada wartawan. Ia pun menghimbau kepada seluruh warga, terutama yang memiliki anak tidak bermain air. “Tolong diawasi jangan diperbolekan main di air,” ujarnya. 

Plt Bupati Gresik Asluchul Alif mengatakan, pemerintah daerah bersama stakeholder yang ada, bahu membahu untuk mempersiapkan segala hal masyarakat terdampak banjir.  “Mulai dari dapur umum, BPBD, menyiapkan perahu untuk warga yang butuh isolasi bantuan khusus, kemudian Dinkes tim medis sudah siap, ada kegawatdaruratan tenggalam atau yang lain, pemerintah mempersiapkan maksimal,” papar dokter Alif pada Senin malam, 9 Juni 2025.

Alif berpesan kepada warga yang terdampak banjir agar tidak selalu sering ke luar rumah. Mengingat arus deras banjir kali ini lebih deras dibanding sebelumnya.

“Harap warga hati-hati untuk tidak terlalu sering ke luar rumah, atau ke aliran air, karena aliran air sangat deras, BPBD memastikan bahwa ketinggian air lebih tinggi dari banjir sebelumnya, masyarakat waspada hati-hati tidak keluar rumah, anak-anak pengawasan orang tua jangan sampai bermain air di banjir,” imbuhnya.  (yad)

Curah Hujan Tinggi, Kali Lamong Meluap, Staf Dishub Gresik Terseret Arus Selengkapnya

Lagi, Disnaker Gresik Gelar Walk In Interview, Diikuti 645 Pencari Kerja 

GRESIK,1minute.id – Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Gresik kembali menggadakan walk in Interview di Gressmaall Gresik. Walk in Interview ini, pencari kerja bisa langsung Interview dengan HRD atau perwakilan dari perusahaan. 

Peserta selalu membludak. Walk in Interview kali ini sebanyak 645 pencari kerja melakukan pendaftaran. Namun, baru 193 pencari kerja yang menjalani Interview. Plt Bupati Gresik Asluchul Alif memantau langsung kegiatan itu pada Selasa, 10 Juni 2025. Dokter Alif, sapaan Asluchul Alif didampingi oleh Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Zainul Arifin.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Gresik Asluchul Alif, pentingnya peran digitalisasi dalam mempermudah akses informasi ketenagakerjaan, salah satunya melalui aplikasi AK1 yang dikembangkan oleh Disnaker Gresik. 

“Saya tadi minta salah satu peserta mencoba aplikasi AK1. Ternyata sangat mudah digunakan. Lewat aplikasi ini, pengguna bisa mengetahui lokasi wawancara, informasi lowongan, hingga mengakses media sosial resmi Disnaker Gresik yang aktif memberikan pembaruan,” ujar Asluchul Alif.

Ia juga mengingatkan tentang Peraturan Bupati Nomor 71 Tahun 2024, yang mengatur bahwa minimal 60% tenaga kerja di setiap perusahaan yang beroperasi di Gresik harus berasal dari masyarakat Gresik. Kebijakan ini ditargetkan mampu menurunkan angka pengangguran secara signifikan hingga akhir 2025.

“Kita ingin masyarakat Gresik menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Perusahaan harus berperan aktif membuka peluang bagi warga sekitar,” tegasnya. Selain membuka peluang kerja, Plt Bupati juga mendorong perusahaan untuk memperkuat struktur administrasi internal guna meningkatkan efektivitas sistem informasi dan pengelolaan sumber daya manusia.

Sata Disnaker Gresik, hingga saat ini tercatat 645 pencari kerja telah mendaftar melalui aplikasi AK1, dan 193 di antaranya hadir langsung mengikuti wawancara dalam kegiatan ini. Kepala Disnaker, Zainul Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjembatani pencari kerja dengan dunia industri.

“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang seluas-luasnya terhadap pekerjaan yang layak. Inilah salah satu bentuk nyata dari komitmen kami,” ujar mantan Camat Manyar itu.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para pencari kerja. Informasi lowongan yang disebarluaskan melalui media sosial Disnaker dinilai sangat membantu. Salah satu peserta, Alfin, mengungkapkan kesannya. “Informasi dari media sosial Disnaker sangat membantu saya menemukan lowongan yang sesuai. Saya berterima kasih kepada Pemkab Gresik yang peduli terhadap masalah pengangguran,” ujarnya. (yad)

Lagi, Disnaker Gresik Gelar Walk In Interview, Diikuti 645 Pencari Kerja  Selengkapnya

Hasil Panen Jagung Meningkat, Presiden Prabowo Apresiasi Polri Gunakan Bibit Hibrida P27 dan Pupuk Presisi MIGO Bhayangkara

GRESIK,1minute.id – Presiden Prabowo memuji inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam usahanya mencapai kedaulatan pangan. Prabowo menyebut kedaulatan pangan menjadi kunci keamanan nasional.

“Apa yang dilakukan Kapolri dengan jajaran Polri selama ini, mengambil inisiatif, meraih suatu peran. Mengatakan polisi ingin ikut serta, dalam usaha kedaulatan pangan, dalam usaha swasembada pangan,” kata Presiden Prabowo pada Sabtu, 7 Juni 2025.

Diketahui, capaian panen raya kuartal II sebanyak 2,54 juta ton ini jauh melebihi hasil panen raya pada kuartal I. Panen raya kuartal I mencapai 118.975 ton pada lahan seluas 16.656 hektare.Pada kuartal II, dari 218,35 hektare lahan yang digarap, hasil panennya mencapai 9,3 ton per hektare. Naik tajam dari 2 ton per hektare sebelum dikelola secara modern.

Peningkatan produktivitas ini juga tak lepas dari penggunaan bibit unggul Hibrida P27 dan pupuk presisi MIGO Bhayangkara, hasil riset Polda Kalbar. Para petani kini menikmati peningkatan pendapatan hingga Rp 4 juta per bulan, dari sebelumnya hanya sekitar Rp 500 ribu. Polri dan Pemerintah memutuskan untuk mengeskpor 1.200 ton jagung ke Sarawak, Malaysia. Pelepasan ekspor jagung ini dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Peningkatan hasil panen jagung, dinilai oleh Presiden kedelapan Republik Indonesia ini memberikan sinyal bagus soal pangan. Ia tak merasa cepat puas dengan sinyal ini, tapi menjadi tanda untuk keberlanjutan. 

“Kita sudah lihat bukti tanda-tanda keberhasilan awal, bukan kita cepat puas, tapi kita juga secara objektif kita harus paham, dan harus mengerti, hasil-hasil yang telah dicapai,” imbuhnya.

Presiden Prabowo menyatakan merasa bahagia dapat melanjutkan produksi pangan dengan panen raya jagung yang diinisiasi Polri. “Saya merasa besar hati, merasa bahagia, karena kalau beberapa saat yang lalu kita sudah melihat bukti keberhasilan kita di bidang produksi pangan yaitu terutama komoditas beras,” ujar Presiden Prabowo.

Sebelumnya, pada Kamis, 5 Juni 2025, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu bersama Forkopimcam Kecamatan Panceng turut serta dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Panen raya serentak secara nasional dan terhubung langsung dengan Presiden  Prabowo Subianto, melalui konferensi video Zoom Meeting. Panen raya ini dilakukan di lahan seluas 48 hektar dengan estimasi hasil panen mencapai 119 ton. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah untuk mencapai target swasembada pangan pada tahun 2025.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan pentingnya kegiatan ini. “Kami harapkan bahwa kegiatan panen raya jagung ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Gresik. Selain itu, diharapkan juga dapat meningkatkan produksi jagung,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa panen raya ini juga menunjukkan komitmen kuat dari Polres Gresik dan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mendukung program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (yad)

Hasil Panen Jagung Meningkat, Presiden Prabowo Apresiasi Polri Gunakan Bibit Hibrida P27 dan Pupuk Presisi MIGO Bhayangkara Selengkapnya

Pekerja Libur Idul Adha, Gudang Barang Rongsokan dan 3 Stan di Gresik Hangus Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Gudang rongsokan milik Aziz di Jalan Kapt Dulhasim, Kelurahan Kramatinggil, Kecamatan/ Kabupaten Gresik ludes terbakar pada Jumat, 6 Juni 2025. Sejumlah warga di sekitar kejadian mendengar beberapa kali ada ledakan di lokasi gudang yang terbakar itu. Belum diketahui, penyebab bunyi ledakan yang menyebabkan warga sekitar gemetaran itu. 

Menurut keterangan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik sekitar pukul 12.12 WIB, call center Gresik 112 menerima laporan kejadian kebakaran di gudang rongsokan di Jalan Kapt. Dulhasim, Kelurahan Kramatinggil, Kecamatan/ Kabupaten Gresik   Pelapor bernama Ratna. Perempuan itu, mendengar ada ledakan di dalam gudang rongsokan. 

Bunyi ledakan itu, membuat warga panik sehingga mengecek sumber suara berasal dari dalam gudang. “Saat warga mendatangi gudang api sudah berkobar,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Suyono pada Jumat, 6 Juni 2025. 

Amuk si jago merah membesar dengan cepat. Lidah api menjilat tiga warung yang ada dekatnya. Sebanyak empat mobil pemadam kebakaran dari PT Sumber Mas Indah Plywood ; Semen Gresik ; PT Wilmar Nabati dan Damkar Pemkab Gresik melakukan penyemprotan. Sekitar pukul 14.45 WIB api bisa dipadamkan.  “Butuh waktu dua jam lebih kami memadamkan api,” imbuh Suyono. 

Terkait bunyi ledakan, mantan Asisten II Setkab Gresik itu, belum bisa memastikannya. “Penyebab ledakan atau sumber api dalam penyelidikan aparat kepolisian,” katanya. Saat kejadian kebakaran tidak aktivitas di dalam gudang barang rongsokan itu, karena libur Hari Idul Adha. “Tidak ada korban dalam kejadian ini. Kerugian masih di hitung,” katanya. (yad)

Pekerja Libur Idul Adha, Gudang Barang Rongsokan dan 3 Stan di Gresik Hangus Terbakar  Selengkapnya