Khidmat, Tiga Pucuk Pimpinan di Gresik Jadi Inspektur Upacara Hari Bhayangkara ke-79 

GRESIK,1minute.id – Upacara HUT ke-79 Bhayangkara di Gresik berlangsung khidmat. Inspektur Upacara dalam upacara yang dihelat di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang didampingi Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Fadly Subur Karamaha.

Membacakan amanat Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan Bhayangkara, termasuk Polres Gresik atas dedikasi, kerja keras, dan keberhasilan mengawal proses demokrasi 2024.

“Segala upaya Polri telah berkontribusi besar dalam menciptakan iklim kondusif bagi pembangunan dan investasi di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Gresik,” tegasnya. Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani mengutip survei Indikator Politik Indonesia yang mencatat 67,4% responden puas terhadap kinerja Polri dengan rincian 8,1% “sangat puas” dan 59,3% “cukup puas” terutama pada pemberantasan premanisme. “Angka ini menjadi modal penting untuk terus memperkokoh kepercayaan publik,” ujarnya.

Pemkab Gresik, lanjutnya, tidak berhenti pada apresiasi lisan. Pemerintah daerah berkomitmen mendorong sinergitas berkelanjutan dengan Polres Gresik dan TNI guna menjaga kondusivitas sebagai fondasi Nawakarsa Gresik. Lebih lanjut, sinergi dengan Polres Gresik juga mendorong investasi, mulai dari industri di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik hingga UMKM.

“Prestasi Polres Gresik sudah kita rasakan bersama. Kerja keras mereka memastikan masyarakat merasa aman, dan dunia usaha melihat Gresik sebagai daerah yang ramah investasi,” katanya. 

Usai upacara, yang dihadiri antara lain Kepala BNNK Gresik AKBP Suharsi, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir, Ketua Pengadilan Negeri Achmad Rifai, Kajari Gresik Nana Riana, Wakil Bupati dr. Asluchul Alif, Sekda Achmad Washil Miftahul Rachman, jajaran Forkopimda, tokoh agama, masyarakat, dan tamu undangan lainnya ini kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran yang diisi antara lain penyerahan santunan kepada 20 anak yatim.

Dalam sambutannya, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan bahwa rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 bukan hanya seremonial, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian dan sinergitas.

Kapolres memaparkan berbagai program bakti sosial Polri, termasuk pelayanan kesehatan gratis, lomba layanan 110 respon cepat, lomba ketahanan pangan, lomba konten kreatif ramah anak, lomba tiga pilar kamtibmas, bantuan sosial sembako, pemberian alsintan, pembangunan fasilitas air bersih, hingga kegiatan bakti religi dan budaya seperti pagelaran wayang kulit. Secara simbolis, juga dilaunching 79 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri (SPPG) yang siap beroperasi mendukung program makanan bergizi di seluruh Indonesia.

Dengan tema “Polri untuk Masyarakat,” peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Gresik menjadi momentum mempererat sinergi lintas sektor, memperkuat pelayanan publik, serta mewujudkan keamanan dan ketertiban demi kesejahteraan masyarakat. (yad)

Khidmat, Tiga Pucuk Pimpinan di Gresik Jadi Inspektur Upacara Hari Bhayangkara ke-79  Selengkapnya

Jelang Tahun Baru Islam, Pemkab Gresik Salurkan Insentif kepada Huffadz Sebesar Rp 550 Juta

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 1.100 penghafal Al-Quran (Huffadz) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semringah. Mereka mendapatkan “kado” istimewa dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kado menjelang Tahun Baru Islam 1447 Hijriah itu berupa tunjangan kehormatan atau insentif sebesar Rp 500 ribu setiap huffadz.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara simbolis yang menyalurkan insentif kepada ribuan huffadz usai Khotmil Qur’an di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 26 Juni 2025. Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada para huffadz yang telah mendedikasikan diri dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. 

“Terima kasih kepada huffadz atas dedikasi dan kecintaannya terhadap Al-Qur’an. Tidak hanya mendapatkan penghargaan secara spiritual, insentif ini diharapkan bisa menjadi penyemangat dan bentuk hadirnya pemerintah dalam mendukung syiar Al-Quran di masyarakat,” ujar Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani. 

Ia berharap, program insentif ini mampu mendorong lahirnya lebih banyak hafidz dan hafidzah di Gresik. Insentif ini akan berlanjut pada tahap kedua dengan skema dan jumlah anggaran yang sama. “Insya Allah ini bukan yang terakhir. Kami sudah siapkan anggaran untuk tahap kedua agar program ini dapat berjalan secara konsisten setiap tahunnya,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten I Setkab Gresik Suprapto, dalam laporannya mengungkapkan, total dana yang disalurkan tahap pertama mencapai Rp 550 juta dengan masing-masing penerima mendapatkan Rp 500 ribu. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gresik 2025.

Sebagai informasi, Para penerima insentif adalah huffadz yang tergabung dalam organisasi Robithoh Hamalatil Qur’an yang diketuai oleh KH. Zainul Arifin. Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Gresik dalam mewujudkan masyarakat religius dan berkarakter, sesuai visi pembangunan daerah. (yad)

Jelang Tahun Baru Islam, Pemkab Gresik Salurkan Insentif kepada Huffadz Sebesar Rp 550 Juta Selengkapnya

Sosialisasi Calon Penerima Hibah, Wabup Gresik Ingatkan Hibah Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel 

GRESIK,1minute.id –  Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif membuka kegiatan Sosialisasi Calon Penerima Hibah tempat ibadah & lembaga keagamaan usulan DPRD Gresik tahun anggaran 2025 di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 26 Juni 2025. 

Wabup Gresik Asluchul Alif, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Gresik membina dan meningkatkan SDM anggota serta mengembangkan sarana dan prasarana keagamaan. “Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kita untuk memastikan pengelolaan dana hibah yang transparan dan akuntabel, khususnya bagi organisasi keagamaan seperti pengelola masjid. Tujuannya agar bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung program-program yang berdampak positif bagi masyarakat,” kata dokter Alif, sapaan akrab Asluchul Alif.

Pemkab Gresik berkomitmen untuk melaksanakan proses tata kelola dana hibah dengan tepat sasaran dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Calon penerima hibah wajib mengetahui mekanisme pemberian dan penggunaan dana hibah yang sesuai aturan, guna meminimalkan potensi kesalahan dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, pengawasan hingga pelaporan. 

“Pelaksanaan pemberian dana hibah dan bantuan sosial memiliki proses yang panjang dan melibatkan berbagai tahapan, termasuk penentuan calon penerima dan lokasi bantuan,” lanjutnya. Dalam sosialisasi itu, Wabup Asluchul Alif didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Nuri Mardiana dan Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Muchammad Jusuf Ansyori. Menurutnya, hal ini merupakan bagian penting dari upaya memastikan dana bantuan benar-benar diberikan kepada pihak yang membutuhkan dan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Kegiatan ini juga merupakan media pembinaan kepada para penerima hibah agar mereka mampu mengelola dana tersebut dengan baik. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kualitas pengelolaan dana hibah sekaligus mendukung tercapainya pembangunan yang lebih berkualitas di  Gresik” pungkasnya.  (yad)

Sosialisasi Calon Penerima Hibah, Wabup Gresik Ingatkan Hibah Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel  Selengkapnya

450 Naker KTP Gresik Kerja di Freeport Indonesia, Bupati Gresik Fandi Akhmad Ajak Mahasiswa Upgrade Diri, Belajar, Belajar dan Belajar 

GRESIK,1minute.id – “Saya mengajak adik-adik semuanya untuk selalu meng-upgrade diri, terus mendorong potensi diri kita. Tidak cukup hanya pada ilmu yang kita dapatkan, tapi terus belajar dan belajar,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menghadiri seminar Nasional Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis, dan Ilmu Sosial (SNEKBIS) 2025 di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) pada Rabu, 25 Juli 2025.

Seminar dihadiri ratusan mahasiswa itu dihelat oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMG. Orang nomor satu di Kota Industri, sebutan lain Kabupaten Gresik itu, mengajak para mahasiswa proaktif mengembangkan diri.

Pemerintah Kabupaten Gresik, ia melanjutkan, berkomitmen menjadi fasilitator yang mempermudah akses generasi muda untuk masuk ke dunia kerja. Salah satu akses yang diupayakan pemerintah yaitu melalui kerja sama dengan industri besar. “Alhamdulillah, saat ini tercatat lebih dari 450 tenaga kerja asal Gresik telah terserap oleh PT Freeport Indonesia, dan ini menjadi contoh nyata hasil sinergi antara pendidikan, pemerintah, dan dunia usaha,” tegasnya.

Ia tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada UMG atas perannya dalam menyiapkan SDM yang adaptif dan berdaya saing. Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus terus meningkatkan keterampilan (skill) agar mampu bersaing di tengah persaingan kerja yang semakin dinamis. “Tetap fokus pada ilmu yang adik-adik ditekuni,” tegasnya. 

Seminar yang dihelat UMG kali ini mengangkat tema ‘Asta Cita Ekonomi dan Bisnis: Integrasi dan Transformasi Menghadapi Peluang serta Tantangan Global’. Dalam paparan yang disampaikan penyelenggara, seminar ini menjadi forum strategis untuk membahas peran perguruan tinggi, pelaku usaha, dan pemerintah dalam merespons dinamika ekonomi global yang semakin kompleks dan kompetitif.

Selain Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menjadi keynote speaker pada kegiatan ini, juga menghadirkan narasumber lain, yaitu Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim dan Dosen Ekonomi UMG Dr. Umaimah serta Marketing Manager PT Freeport Indonesia, Erika Silva. (yad)

450 Naker KTP Gresik Kerja di Freeport Indonesia, Bupati Gresik Fandi Akhmad Ajak Mahasiswa Upgrade Diri, Belajar, Belajar dan Belajar  Selengkapnya

Bupati Gresik Lepas Ekspor Pakan Ternak ke Malaysia senilai USD 5000

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor perdana pakan ternak produksi PT Aji Bakuh Anugrah ke Malaysia pada Selasa, 24Juni 2025. Didampingi Kepala Pengawasan Kantor Bea dan Cukai Gresik Wahjudi Adrijanto, pelepasan ini menjadi bukti nyata keberhasilan pemerintah daerah dalam mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk naik kelas dan menembus pasar internasional.

“Ekspor perdana (Malaysia) ini adalah langkah strategis dan inspiratif. Saya mengapresiasi PT Aji Bakuh Anugrah yang terus berkembang dan kini mampu menjangkau pasar Malaysia. Semoga ini menjadi pemicu bagi UMKM lainnya di Gresik,” ujar Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani. 

Pada 2024, perusahaan yang dipimpin oleh Subkhi ini telah mengekspor ke Jepang dan Korea. Ia menyebut, Pemkab Gresik terus berkomitmen mendampingi UMKM melalui fasilitasi pelatihan ekspor, pendampingan legalitas, sertifikasi, hingga strategi branding produk. “Perjalanan ekspor ini adalah hasil dari proses belajar, kolaborasi, dan kerja nyata. Kami hanya menjadi fasilitator—pelaku utama adalah para pelaku UMKM yang terus mau bergerak,” tambahnya.

Produk pakan ternak yang di ekspor berbahan dasar cocoa shell (kulit kakao), yang diolah menjadi pakan bergizi tinggi. Bahan baku diperoleh dari PT Cargill Indonesia, kemudian di proses secara sederhana dengan menyesuaikan permintaan pembeli. Kali ini, sebanyak 10 ton produk dikirim dalam kontainer berukuran 20 kaki, dengan nilai transaksi mencapai USD 5.000. Ini merupakan tahap awal (trial) menuju potensi ekspor hingga 300 ton.

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani  juga menyerahkan sertifikat Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) kepada Koperasi Merah Putih Desa Pangkah Kulon, yang mengelola Kampung Perikanan Budidaya Rumput Laut. Sertifikat tersebut menunjukkan bahwa budidaya rumput laut di wilayah tersebut telah memenuhi standar mutu, sanitasi, dan keamanan pangan sesuai prinsip HACCP.

“Ini membanggakan. Kopdes Merah Putih yang baru dibentuk ini sudah memenuhi standar mutu perikanan nasional. Saya berharap capaian ini menjadi inspirasi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi lokalnya,” ucap Gus Yani.

Ia menekankan bahwa keberhasilan hari ini tidak lepas dari sinergi antara Pemkab Gresik, instansi teknis, dan pelaku usaha. Kolaborasi yang solid dari Diskoperindag, Dinas Perikanan, Bea Cukai, Balai Mutu KKP, serta UMKM, membuktikan bahwa Gresik memiliki ekosistem ekspor yang terbuka dan responsif.

“Semoga langkah hari ini menjadi pemicu lahirnya lebih banyak ekspor dari tanah Gresik. Kreativitas lokal mampu menjawab kebutuhan global. Ekspor bukan lagi monopoli perusahaan besar—UMKM pun bisa, asal mau belajar dan bekerja sama,” pungkasnya. (yad)

Bupati Gresik Lepas Ekspor Pakan Ternak ke Malaysia senilai USD 5000 Selengkapnya

Di Inaugurasi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Terima Kasih Ansor Gresik Jadi Mitra Strategis Pemerintah 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menghadiri Inaugurasi Pimpinan Cabang GP Ansor Gresik masa khidmat 2024–2029 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Ahad malam, 22 Juni 2025. 

“Gerakan Pemuda (GP) Ansor harus menjadi garda terdepan dalam menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan akar tradisinya sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan,” kata Gus Yani. sapaan akrab Fandi Akhmad Yani. Mengusung tema “Semangat Bersinergi untuk Ansor Gresik Baru Lebih Maju”, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam meneguhkan komitmen kolaboratif antara GP Ansor dan Pemerintah Kabupaten Gresik.

“Terima kasih kepada sahabat-sahabat Ansor yang selama ini telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Gresik. Ke depan, penting untuk terus memperkuat kaderisasi, tetapi juga tidak mengesampingkan peningkatan kualitas kader. Kader Ansor harus siap menangkap berbagai peluang yang tersedia, terutama di Gresik yang iklim investasinya sangat potensial,” imbuh magister mitigasi bencana itu.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif; Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman; Ketua Fraksi FKB DPR RI Jazilul Fawaid; dan Sekretaris Jenderal PP GP Ansor Rifqi Mubarok. Turut hadir pula perwakilan akademisi, tokoh lintas sektor, serta kalangan dunia usaha. Kehadiran mereka menegaskan posisi strategis GP Ansor sebagai simpul kolaborasi antara pemuda, masyarakat, dan pemerintah.

Ketua PC GP Ansor Gresik terpilih, M. Ludfi Khambali Abdillah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa GP Ansor memiliki sejarah panjang dalam dinamika sosial dan keagamaan masyarakat Gresik.

“GP Ansor merupakan organisasi generasi muda Nahdlatul Ulama yang telah membuktikan eksistensinya sebagai bagian dari denyut sosial dan keagamaan bangsa. Di Gresik, peran tersebut terus terjaga dari waktu ke waktu—dalam merawat budaya, menjaga tradisi, dan mengawal pembangunan daerah,” tegas Ludfi.

Ia menambahkan bahwa di bawah kepemimpinan baru, PC GP Ansor Gresik berkomitmen mendukung penuh visi pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan sembilan program Nawa Karsa menuju Gresik Baru yang lebih maju.

“Kami ingin hadir sebagai mitra aktif pemerintah daerah, membumikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, sekaligus memperluas peran di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan ketahanan pangan,” lanjutnya.

Sebagai penanda semangat baru, acara ditutup dengan Touch of Collaboration, sebuah gestur simbolis yang merepresentasikan semangat kolaboratif antara GP Ansor, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi kunci dalam menjemput masa depan Gresik yang lebih inklusif, dinamis, dan berkemajuan. (yad)

Di Inaugurasi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Terima Kasih Ansor Gresik Jadi Mitra Strategis Pemerintah  Selengkapnya

Kemendikdasmen Monev SPMB Gresik, Tahap Pertama SPMB SMP di Gresik Lancar 

GRESIK,1minute.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memantau proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Gresik. Pada Senin, 23 Juni 2025, Fauzi, perwakilan dari Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) didampingi oleh Tika dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBMP) Jawa Timur melakukan kunjungan ke tiga lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Tiga lembaga pendidikan itu, yakni UPT SMP Negeri 2 Gresik di Jalan KH Kholil,  Gresik ; UPT SMP Negeri 3 Gresik di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik dan UPT SMP Negeri 22 Gresik berada di Kompleks Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Di UPT SMP Negeri 2 Gresik, tim monitoring dan evaluasi (monev) dari Dirjen Kemendikdasmen disambut langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik Mohammad Salim dan sejumlah guru lainnya. 

Monev dilakukan untuk tahap pertama yakni, domisili, afirmasi dan mutasi orang tua  SPMB Tahun Ajaran 2025/2026. “Alhamdulillah SPMB Tahap 1 jalur Domisili, Afirmasi pada umumnya  di Kabupaten Gresik Lancar khususnya di Spenda tidak ada kendala mulai dari orang tua daftar online, penentuan zona, pagu pilihan jalur,  persiapan dan pengumuman lancar,” kata Kepala UPT SPENDA Gresik Mohammad Salim pada Senin, 23 Juni 2025.

“Semua ini merupakan komitmen sekolah bersama Dinas Pendidikan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Semoga Tahap berikutnya prestasi dan tes Akademik lebih lancar lagi,” imbuh Salim. Berdasarkan Web.spmb-smp.kabgresik.go.id ; saat ini, SPMB memasuki tahap kedua  yakni jalur prestasi akademik, non akademik dan tahfidz mulailah 19 – 24 Juni 2025. Tahap ketiga, jalur prestasi tes potensi akademik mulai 25-26 Juni 2025.

Menurut perwakilan dari Dirjen Dikdasmen Kemendikdasmen, terang Salim, monitoring dan evaluasi pelaksanaan penerimaan murid baru sangat penting untuk memastikan proses yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Berikut beberapa aspek yang menjadi sasaran monev. 

Tahapan Monitoring dan Evaluasi

Tahap Perencanaan :  Pemerintah daerah dan sekokah melakulan Sosialisasi, publikasi juknis secara online untuk masyarakat

Tahap Pelaksanaan :  Menginformasikan jumlah ketersediaan daya tampung dan memastikan jumlah murid yang diterima tidak melebihi daya tampung.

Tahap Pasca Penerimaan

Instrumen Monitoring, antara lain;

instrumen monitoring meliputi pertanyaan tentang sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi SPMB, seperti: Apakah ada papan pengumuman perihal SPMB ; Apakah kegiatan SPMB mengikuti juknis SPMB ; Apakah siswa yang diterima memenuhi persyaratan ; dan layanan aduan dari calon orang tua murid. (yad)

Kemendikdasmen Monev SPMB Gresik, Tahap Pertama SPMB SMP di Gresik Lancar  Selengkapnya

Wacana Pembangunan Pelabuhan Khusus Perikanan Semakin Kuat, KSOP Sampit dan Wabup Kotim Kunjungi Dermaga Sei Ijum Sampit

SAMPIT,1minute.id – Kepala Kantor Kesyahbaran dan Otoritas Kepelabuhanan atau KSOP Kelas III Sampit Hotman Siagian  tancap gas. Sehari pascamenerima “curhat” dari Wakil Bupati Kota Waringin Timur (Kotim) Irawati terkait kesulitan nelayan setempat mendapatkan izin berlayar karena belum memiliki pelabuhan khusus bongkar muat perikanan. 

Pada Sabtu, 21 Juni 2025, mantan Kepala KSOP Gresik itu bersama Wabup Kotim Irawati dan Kepala Dinas Perikanan Ahmad Sarwo, Camat Mentaya Hilir dan Perwakilan Nelayan meninjau lokasi Dermaga Sei Ijum Raya Sampit.

Dermaga itu baru didirikan oleh Pemkab Kotim, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada awal 2025. Kunjungan ke dermaga Sei Ijum Raya Sampit tindaklanjut dari wacana Pemkab Kotim membangun pelabuhan  bongkar muat khusus kapal perikanan.

“Kami bersama dengan Pemkab Kotim berkeinginan memberikan pelayanan prima kepada para nelayan. Selama ini, nelayan Kotim belum memiliki pelabuhan khusus kapal perikanan sehingga nelayan harus bongkar muat ke Kabupaten Seruyan. Lokasi jauh,” ujar Hotman Siagian  pada Sabtu, 21 Juni 2025. Dermaga Sei Ijum Raya Sampit berdasarkan hasil survei bersama  berpotensi menjadi pelabuhan bongkar muat khusus kapal perikanan. 

Pada kesempatan di lapangan, kata Hotman. Wabup Irawati menyatakan bahwa lokasi yang ditinjau telah memiliki dermaga kayu yang layak, tempat pendaratan dan pelelangan ikan, gudang yang cukup, lapangan yang cukup luas dan layak dijadikan sebagai Pelabuhan Khusus Perikanan.  

Seperti diberitakan  Wabup Kotim Irawati melakukan silaturahmi ke Kantor KSOP Kelas III Sampit. Dalam kunjungan ini. Wabup Irawati “curhat” terkait keluhan nelayan Kotim yang kesulitan untuk mendapatkan surat izin berlayar. Selain itu, nelayan Kotim menginginkan memiliki pelabuhan bongkar muat khusus kapal perikanan. 

“Selama ini, nelayan Kotim aktivitas bongkar muat di Kabupaten Seruyan. Lokasi sangat jauh,” ujar Kepala KSOP Sampit Hotman Siagian menirukan ucapkan Wabup Irawati pada Kamis, 19 Juni 2025. Terkait surat  persetujuan berlayar (SPB) Instansi yang menerbitkan untuk kapal pengangkut ikan untuk saat ini di wilayah Kotim adalah Syahbandar Perikanan yang terletak di Kabupaten Seruyan.  Jika nanti ke depannya untuk Surat Persetujuan Kapal (SPB) kapal ikan diurus di KSOP Kelas III Sampit, maka diharapkan agar dokumen kapal pengangkut Ikan agar dialihkan ke KSOP Kelas III Sampit, supaya bisa dilayani melalui sistem Inaportnet. (yad)

Wacana Pembangunan Pelabuhan Khusus Perikanan Semakin Kuat, KSOP Sampit dan Wabup Kotim Kunjungi Dermaga Sei Ijum Sampit Selengkapnya

Wabup Gresik Donasi Darah di Puncak Hari Bakti Dokter Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif bersama istri melakukan donasi darah di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Aksi kemanusiaan itu untuk memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke-117 diprakarsai oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gresik bersama Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Gresik. Wabup Asluchul Alif mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan secara rutin melakukan donasi darah ke PMI Gresik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga Gresik yang selama ini telah aktif berdonasi darah. Setetes darah yang Anda berikan bisa menjadi penyelamat bagi sesama yang membutuhkan,” ujar dokter Alif, sapaan akrab Asluchul Alif didampingi Ketua panitia Donor Darah dr Shinta Puspitasari, Ketua IDI Gresik dr. Abdul Fatah, Sp.PD-FINASIM, perwakilan IIDI Gresik, serta jajaran pengurus PMI Kabupaten Gresik pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Ia juga mengajak masyarakat yang belum pernah melakukan donasi darah untuk mulai berpartisipasi, serta mendorong para donor darah yang sudah rutin untuk terus melanjutkan kebiasaan baik tersebut. :Semoga masyarakat Gresik makin sadar akan pentingnya donasi darah. Ayo kita jadikan ini sebagai kebiasaan yang bermanfaat bagi orang lain,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Gresik dr. Izzudin Syahbana, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan terkumpul 50 kantong darah dari kegiatan ini. Saat kunjungan berlangsung, tercatat sudah terkumpul 19 kantong darah. Ia optimistis target tersebut akan tercapai karena antusiasme masyarakat terus meningkat.

“Kehadiran Bapak Wakil Bupati (Asluchul Alif) menjadi motivasi tersendiri bagi warga untuk ikut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini,” ujar dr. Izzudin. Kegiatan donasi darah ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya melakukan donasi darah secara rutin. (yad)

Wabup Gresik Donasi Darah di Puncak Hari Bakti Dokter Indonesia  Selengkapnya

Wabup Kotim Kunjungi Kantor KSOP Sampit, Bawa Aspirasi Nelayan dan Wacana Pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat Perikanan 

GRESIK,1minute.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Kepelabuhanan (KSOP) Kelas III Sampit kedatangan tamu istimewa. Tamu istimewa itu adalah Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati.

Kedatangan orang nomor dua di Kotawaringin Timur disambut langsung oleh Kepala KSOP Sampit Hotman Siagian bersama jajarannya. Menurut Hotman, kunjungan kerja tersebut adalah dalam rangka silaturahmi sekaligus menyampaikan secara langsung aspirasi dan dukungan KSOP Kelas III Sampit terhadap para nelayan di Kabupaten Kota Waringin Timur yang selama ini mengalami kendala dalam pengurusan izin berlayar kapal ikan pengangkut yang berlokasi jauh di Kabupaten Seruyan.

Ia melanjutkan di wilayah Kotim saat ini belum tersedia pelabuhan bongkar muat khusus kapal perikanan. Kondisi ini yang mengakibatkan para nelayan Kotim harus melakukan aktivitas bongkar muat di Kabupaten Seruyan. “Hal ini yang tentu menjadi tantangan tersendiri dalam jarak tempuh yang lumayan jauh, waktu, biaya operasional, dan kelengkapan perizinan para nelayan,” kata mantan Kepala KSOP Gresik, Jawa Timur itu.

Wabup Kotim Irawati, kata Hotman, menyampaikan bahwa nelayan Kotim berharap adanya kemudahan dalam proses perizinan untuk kapal kapal nelayan dari Syahbandar Perikanan, serta memohon dukungan agar Kabupaten Kotim dapat memiliki pelabuhan bongkar muat perikanan sendiri, sehingga kegiatan perikanan masyarakat Kotim dapat berjalan lebih efektif dan efisien tanpa harus bergantung ke daerah lain.

Ia mengatakan, pembangunan pelabuhan bongkar muat perikanan melibatkan Dinas Perikanan, Provinsi Kalimantan Tengah dan Instansi terkait lainnya untuk dapat bersama-sama dan bersinergi dalam mencari alternatif dan solusi yang tepat, termasuk melalui koordinasi tugas langsung dengan Kepala KSOP Kelas III Sampit sebagai pihak yang berwenang dalam perizinan pelayaran, serta agar kiranya dapat memfasilitasi kebutuhan nelayan dan memperjuangkan kepentingan mereka agar dapat melaut dan melakukan bongkar muat hasil tangkapan ikan di wilayah Kotim.

Hotman dan jajarannya yakni Kasi KBPP Capt. Indra Novel ; Kasi Lala Muchlis, dan Kasubbag Tata Usaha Donny menyambut baik dan mengapresiasi atas kedatangan Wakil Bupati Irawati dengan menyampaikan beberapa aspirasi dari nelayan. Hotman menyampaikan berkomitmen secara bersama sama untuk mencari alternatif dan solusi terbaik dengan tetap berpedoman terhadap aturan serta mengedepankan keselamatan dan keamanan pelayaran dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. 

Hotman juga menyampaikan perlunya Pemda Kotim agar dapat mengajukan dan menyiapkan lokasi yang akan dijadikan Pelabuhan perikanan dan lokasi wajib memiliki izin sesuai dengan ketentuan. 

Pada rapat tersebut, Capt Indra Novel menyampaikan, bahwa instansi yang menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk kapal pengangkut ikan untuk saat ini di wilayah Kotim adalah Syahbandar Perikanan yang terletak di Kabupaten Seruyan. “Jika nanti ke depannya untuk Surat Persetujuan Kapal (SPB) kapal ikan diurus di KSOP

Kelas III Sampit, maka diharapkan agar dokumen kapal pengangkut Ikan agar dialihkan ke KSOP Kelas III Sampit, supaya bisa dilayani melalui sistem Inaportnet,” kata Novel. 

Sementara itu, Kasi Lala Gusti Muchlis menyampaikan jika Pemda Kabupaten Kotim mendorong adanya Pelabuhan Perikanan di Kabupaten Kotim, maka diharapkan Pemda Kotim agar mencari lahan dan tempat sebagai alternatif lokasi untuk dijadikan pelabuhan perikanan di wilayah Kabupaten Kotim, karena saat ini untuk lokasi pendaratan kapal ikan adalah di Kabupaten Seruyan. “Proses pelayanan bongkar muat adalah nantinya ke depannya adalah melalui sistem Inaportnet, jika semua regulasi telah dipenuhi,” ujar Muchlis.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kotim Ahmad Sarwo Oboi menyampaikan, apresiasi atas dukungan penuh dan aturan yang disampaikan oleh Kepala KSOP Kelas III Sampit dengan bersinergi dalam memfasilitasi kepentingan nelayan agar memperoleh kemudahan dalam pengurusan izin berlayar dan kegiatan bongkar muat ikan untuk ke depannya.

Wakil nelayan yang hadir dalam rapat juga menyampaikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Wakil Bupati Kotim dan Kepala KSOP Kelas III Sampit Hotman yang telah menyampaikan arahan dan dukungan dalam rapat serta menyampaikan beberapa aturan serta beberapa alternatif sebagai angin segar kepada para nelayan. 

Sebagai langkah dan tindak lanjut, maka akan direncanakan melihat beberapa alternatif lokasi di wilayah perairan untuk dapat diajukan menjadi Pelabuhan kapal ikan di wilayah Kotim sesuai dengan ketentuan. Jika lokasi telah ditentukan, maka akan dapat dibahas dalam rapat lanjutan untuk rapat pertemuan berikutnya dengan mengundang Syahbandar Perikanan di Kalteng serta Instansi terkait lainnya. Rapat koordinasi berjalan dengan penuh hikmah atas kolaborasi dan sinergitas untuk mewudkan pelayanan prima kepada para nelayan. (yad)

Wabup Kotim Kunjungi Kantor KSOP Sampit, Bawa Aspirasi Nelayan dan Wacana Pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat Perikanan  Selengkapnya