Semester I/2025, Realisasi Penerimaan PBB di Gresik Capai 62 Persen 

GRESIK,1minute.id – Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik menggelar capacity building di Hotel Aston Gresik pada Rabu, 2 Juli 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Peningkatan Pendapatan Daerah Bersama Desa Hebat” ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. 

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan desa dalam menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD), khususnya dari sektor-sektor produktif di perdesaan. Antara lain, pajak restoran hingga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pedesaan menjadi salah satu fokus yang ingin digarap lebih optimal.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi dan penguatan kapasitas aparatur desa dalam upaya pemungutan pajak yang adil dan merata. “Pemerataan pembangunan perlu ditopang oleh pemerataan kontribusi. Desa bukan sekadar objek pembangunan, tapi juga subjek penting dalam menopang PAD. Maka sinergi antara kabupaten dan desa harus diperkuat, terutama dalam membangun kesadaran dan kapasitas aparatur desa,” ujar dokter Alif, sapaan Asluchul Alif. 

Namun demikian, pemungutan PBB di tingkat desa tidak lepas dari tantangan. Mulai dari proses pembaruan data objek pajak, pendistribusian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), hingga pencatatan pembayaran secara akurat masih menjadi pekerjaan rumah. “Kendala utama yang sering dijumpai di lapangan adalah terbatasnya sumber daya manusia, minimnya infrastruktur teknologi, serta belum meratanya pemahaman teknis terkait administrasi perpajakan,” katanya. 

Kepala BPPKAD Gresik Andhy Hendro Wijaya, mengungkapkan bahwa hingga akhir semester pertama tahun ini, realisasi penerimaan PBB sudah mencapai hampir 62 persen dari target tahunan. “PBB masih menjadi tulang punggung PAD Gresik. Tapi capaian ini tidak bisa membuat kita berpuas diri. Butuh kerja keras bersama, baik melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi pajak,” jelasnya.

Ia menambahkan, penguatan peran desa serta peningkatan kualitas dan akurasi data menjadi kunci. Upaya digitalisasi juga terus digenjot, salah satunya melalui pemanfaatan aplikasi Laku Pandai yang memungkinkan pencatatan dan pelaporan pajak dilakukan secara lebih cepat dan efisien.

“Dengan Laku Pandai, masyarakat tidak perlu lagi antre di loket. Pajak bisa dibayar dan dilaporkan secara digital, termasuk pajak kendaraan bermotor. Ini bentuk nyata kemudahan layanan perpajakan,” tambahnya. (yad)

Semester I/2025, Realisasi Penerimaan PBB di Gresik Capai 62 Persen  Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sabet Anugerah Kepala Daerah Inovatif

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 38 Bupati/Walikota se-Jatim telah merampungkan program seratus hari kerja pertama. Siapa kepala daerah yang paling inovatif ? Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dianugerahi penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif dalam Pengurangan Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Malam Apresiasi 100 Hari Inovasi untuk Negeri yang diselenggarakan oleh JTV Surabaya pada Selasa malam, 1 Juli 2025.

Dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, hanya delapan daerah yang terpilih menerima penghargaan bergengsi ini, masing-masing dengan klasifikasi penilaian yang berbeda. 

Kabupaten Gresik dinilai unggul berkat capaian nyata dalam pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Gresik selama 100 hari kerja pertama. Dalam sambutannya, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai hasil dari pelaksanaan program kerja berbasis Sembilan Navigasi Nawa Karsa, yaitu sembilan arah kebijakan prioritas pembangunan Kabupaten Gresik. Salah satu program unggulannya adalah “Gresik Mapan”, yang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur dan penanganan kawasan rawan banjir.

“Alhamdulillah, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan terima kasih atas apresiasi ini. Penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan potensi di setiap wilayah, baik di Gresik utara maupun selatan,” ujar Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani. 

Ia menambahkan bahwa setiap kecamatan di Gresik memiliki karakteristik dan potensi unggulan masing-masing. Tantangan seperti banjir di wilayah Kali Lamong, menurutnya, diubah menjadi peluang melalui pembangunan kolam retensi yang mendukung sektor pertanian di wilayah selatan. “Penanganan banjir Kali Lamong tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemkab Gresik. Diperlukan sinergi dengan beberapa kabupaten lain, terutama yang berada di wilayah hulu,” jelas magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya itu.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Gresik telah menyelesaikan pembangunan dan perbaikan tanggul di tujuh titik rawan banjir Kali Lamong, serta melakukan normalisasi sungai sepanjang 9,86 km. Di sisi lain, untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, perbaikan jalan sepanjang 18,6 km telah diselesaikan melalui skema cepat tanggap oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, turut memberikan apresiasi atas capaian Gresik. Menurutnya, sinergi antarwilayah sangat penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Gresik bersama Surabaya dan Sidoarjo merupakan bagian dari tatanan aglomerasi. Contohnya, pengembangan pelabuhan di kawasan ekonomi khusus Gresik telah berkontribusi dalam mengurangi beban Pelabuhan Tanjung Perak. Ini juga ditopang oleh konektivitas jalan Manyar–Sembayat yang terus ditingkatkan,” ujarnya.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap dapat terus berinovasi dan mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah demi kesejahteraan masyarakat. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sabet Anugerah Kepala Daerah Inovatif Selengkapnya

Cabai, Bawang Merah dan Migor Kerek Laju Inflasi Gresik Juni 2025

GRESIK,1minute.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gresik mencatat laju inflasi tahunan (year-on-year/YoY) pada Juni 2025 sebesar 1,44 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,74. Angka ini menjadikan Gresik sebagai daerah dengan tingkat inflasi tahunan terendah di Jawa Timur.

Kepala BPS Gresik Indriya Purwaningsih, menjelaskan bahwa inflasi ini masih dalam batas aman dan terkendali. “Meskipun terdapat gejolak harga pada beberapa komoditas pangan, secara keseluruhan laju inflasi Gresik masih berada di bawah target inflasi nasional sebesar 2,5 persen ±1 persen,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Selasa, 1 Juli 2025.

Inflasi tahunan disebabkan oleh kenaikan harga di sebagian besar kelompok pengeluaran, terutama pada kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mencatat inflasi 1,41 persen dan memberikan andil tertinggi sebesar 0,48 persen terhadap inflasi umum. Komoditas yang paling mendorong inflasi antara lain beras, cabai rawit, bawang merah, minyak goreng, dan santan jadi.

Sementara itu, kelompok kesehatan mengalami inflasi tahunan tertinggi yakni 7,97 persen, disumbang oleh kenaikan tarif layanan kesehatan seperti rumah sakit, dokter umum, dan dokter spesialis.

Secara bulanan (month-to-month/MtM), Gresik mencatat inflasi sebesar 0,48 persen. Komoditas utama penyumbang inflasi bulanan adalah bawang merah (13,61%), cabai rawit (38,64%), dan beras (2,08%), yang mengalami lonjakan harga akibat terganggunya distribusi dan belum meratanya musim panen di seluruh kecamatan.

Situasi ini turut dipengaruhi oleh aksi demonstrasi sopir truk ODOL (Over Dimension Over Load) yang berdampak pada distribusi pangan antardaerah, serta fluktuasi harga BBM nonsubsidi yang mengalami penurunan namun belum cukup menahan laju inflasi.

“Gresik saat ini berada di fase awal musim tanam padi, sementara panen raya belum merata. Hal ini turut memicu kenaikan harga beras di pasaran,” tambah Indriya. Inflasi tahun kalender (year-to-date/YTD) hingga Juni 2025 tercatat sebesar 0,95 persen, masih lebih rendah dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

BPS juga mencatat bahwa komoditas seperti ikan mujair, daging ayam ras, udang basah, dan bensin menjadi penahan inflasi dengan tren harga yang cenderung menurun. Sebagai penutup, Indriya Purwaningsih menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan.  “Kami mengimbau pemerintah daerah dan seluruh stakeholder untuk terus memantau dinamika harga, khususnya menjelang semester dua, agar inflasi tetap terkendali,” pungkasnya. (yad)

Cabai, Bawang Merah dan Migor Kerek Laju Inflasi Gresik Juni 2025 Selengkapnya

Khidmat, Tiga Pucuk Pimpinan di Gresik Jadi Inspektur Upacara Hari Bhayangkara ke-79 

GRESIK,1minute.id – Upacara HUT ke-79 Bhayangkara di Gresik berlangsung khidmat. Inspektur Upacara dalam upacara yang dihelat di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang didampingi Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Fadly Subur Karamaha.

Membacakan amanat Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan Bhayangkara, termasuk Polres Gresik atas dedikasi, kerja keras, dan keberhasilan mengawal proses demokrasi 2024.

“Segala upaya Polri telah berkontribusi besar dalam menciptakan iklim kondusif bagi pembangunan dan investasi di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Gresik,” tegasnya. Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani mengutip survei Indikator Politik Indonesia yang mencatat 67,4% responden puas terhadap kinerja Polri dengan rincian 8,1% “sangat puas” dan 59,3% “cukup puas” terutama pada pemberantasan premanisme. “Angka ini menjadi modal penting untuk terus memperkokoh kepercayaan publik,” ujarnya.

Pemkab Gresik, lanjutnya, tidak berhenti pada apresiasi lisan. Pemerintah daerah berkomitmen mendorong sinergitas berkelanjutan dengan Polres Gresik dan TNI guna menjaga kondusivitas sebagai fondasi Nawakarsa Gresik. Lebih lanjut, sinergi dengan Polres Gresik juga mendorong investasi, mulai dari industri di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik hingga UMKM.

“Prestasi Polres Gresik sudah kita rasakan bersama. Kerja keras mereka memastikan masyarakat merasa aman, dan dunia usaha melihat Gresik sebagai daerah yang ramah investasi,” katanya. 

Usai upacara, yang dihadiri antara lain Kepala BNNK Gresik AKBP Suharsi, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir, Ketua Pengadilan Negeri Achmad Rifai, Kajari Gresik Nana Riana, Wakil Bupati dr. Asluchul Alif, Sekda Achmad Washil Miftahul Rachman, jajaran Forkopimda, tokoh agama, masyarakat, dan tamu undangan lainnya ini kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran yang diisi antara lain penyerahan santunan kepada 20 anak yatim.

Dalam sambutannya, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan bahwa rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 bukan hanya seremonial, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian dan sinergitas.

Kapolres memaparkan berbagai program bakti sosial Polri, termasuk pelayanan kesehatan gratis, lomba layanan 110 respon cepat, lomba ketahanan pangan, lomba konten kreatif ramah anak, lomba tiga pilar kamtibmas, bantuan sosial sembako, pemberian alsintan, pembangunan fasilitas air bersih, hingga kegiatan bakti religi dan budaya seperti pagelaran wayang kulit. Secara simbolis, juga dilaunching 79 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri (SPPG) yang siap beroperasi mendukung program makanan bergizi di seluruh Indonesia.

Dengan tema “Polri untuk Masyarakat,” peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Gresik menjadi momentum mempererat sinergi lintas sektor, memperkuat pelayanan publik, serta mewujudkan keamanan dan ketertiban demi kesejahteraan masyarakat. (yad)

Khidmat, Tiga Pucuk Pimpinan di Gresik Jadi Inspektur Upacara Hari Bhayangkara ke-79  Selengkapnya

Jelang Tahun Baru Islam, Pemkab Gresik Salurkan Insentif kepada Huffadz Sebesar Rp 550 Juta

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 1.100 penghafal Al-Quran (Huffadz) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semringah. Mereka mendapatkan “kado” istimewa dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kado menjelang Tahun Baru Islam 1447 Hijriah itu berupa tunjangan kehormatan atau insentif sebesar Rp 500 ribu setiap huffadz.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara simbolis yang menyalurkan insentif kepada ribuan huffadz usai Khotmil Qur’an di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 26 Juni 2025. Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada para huffadz yang telah mendedikasikan diri dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. 

“Terima kasih kepada huffadz atas dedikasi dan kecintaannya terhadap Al-Qur’an. Tidak hanya mendapatkan penghargaan secara spiritual, insentif ini diharapkan bisa menjadi penyemangat dan bentuk hadirnya pemerintah dalam mendukung syiar Al-Quran di masyarakat,” ujar Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani. 

Ia berharap, program insentif ini mampu mendorong lahirnya lebih banyak hafidz dan hafidzah di Gresik. Insentif ini akan berlanjut pada tahap kedua dengan skema dan jumlah anggaran yang sama. “Insya Allah ini bukan yang terakhir. Kami sudah siapkan anggaran untuk tahap kedua agar program ini dapat berjalan secara konsisten setiap tahunnya,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten I Setkab Gresik Suprapto, dalam laporannya mengungkapkan, total dana yang disalurkan tahap pertama mencapai Rp 550 juta dengan masing-masing penerima mendapatkan Rp 500 ribu. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gresik 2025.

Sebagai informasi, Para penerima insentif adalah huffadz yang tergabung dalam organisasi Robithoh Hamalatil Qur’an yang diketuai oleh KH. Zainul Arifin. Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Gresik dalam mewujudkan masyarakat religius dan berkarakter, sesuai visi pembangunan daerah. (yad)

Jelang Tahun Baru Islam, Pemkab Gresik Salurkan Insentif kepada Huffadz Sebesar Rp 550 Juta Selengkapnya

Sosialisasi Calon Penerima Hibah, Wabup Gresik Ingatkan Hibah Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel 

GRESIK,1minute.id –  Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif membuka kegiatan Sosialisasi Calon Penerima Hibah tempat ibadah & lembaga keagamaan usulan DPRD Gresik tahun anggaran 2025 di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 26 Juni 2025. 

Wabup Gresik Asluchul Alif, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Gresik membina dan meningkatkan SDM anggota serta mengembangkan sarana dan prasarana keagamaan. “Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kita untuk memastikan pengelolaan dana hibah yang transparan dan akuntabel, khususnya bagi organisasi keagamaan seperti pengelola masjid. Tujuannya agar bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung program-program yang berdampak positif bagi masyarakat,” kata dokter Alif, sapaan akrab Asluchul Alif.

Pemkab Gresik berkomitmen untuk melaksanakan proses tata kelola dana hibah dengan tepat sasaran dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Calon penerima hibah wajib mengetahui mekanisme pemberian dan penggunaan dana hibah yang sesuai aturan, guna meminimalkan potensi kesalahan dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, pengawasan hingga pelaporan. 

“Pelaksanaan pemberian dana hibah dan bantuan sosial memiliki proses yang panjang dan melibatkan berbagai tahapan, termasuk penentuan calon penerima dan lokasi bantuan,” lanjutnya. Dalam sosialisasi itu, Wabup Asluchul Alif didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Nuri Mardiana dan Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Muchammad Jusuf Ansyori. Menurutnya, hal ini merupakan bagian penting dari upaya memastikan dana bantuan benar-benar diberikan kepada pihak yang membutuhkan dan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Kegiatan ini juga merupakan media pembinaan kepada para penerima hibah agar mereka mampu mengelola dana tersebut dengan baik. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kualitas pengelolaan dana hibah sekaligus mendukung tercapainya pembangunan yang lebih berkualitas di  Gresik” pungkasnya.  (yad)

Sosialisasi Calon Penerima Hibah, Wabup Gresik Ingatkan Hibah Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel  Selengkapnya

450 Naker KTP Gresik Kerja di Freeport Indonesia, Bupati Gresik Fandi Akhmad Ajak Mahasiswa Upgrade Diri, Belajar, Belajar dan Belajar 

GRESIK,1minute.id – “Saya mengajak adik-adik semuanya untuk selalu meng-upgrade diri, terus mendorong potensi diri kita. Tidak cukup hanya pada ilmu yang kita dapatkan, tapi terus belajar dan belajar,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menghadiri seminar Nasional Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis, dan Ilmu Sosial (SNEKBIS) 2025 di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) pada Rabu, 25 Juli 2025.

Seminar dihadiri ratusan mahasiswa itu dihelat oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMG. Orang nomor satu di Kota Industri, sebutan lain Kabupaten Gresik itu, mengajak para mahasiswa proaktif mengembangkan diri.

Pemerintah Kabupaten Gresik, ia melanjutkan, berkomitmen menjadi fasilitator yang mempermudah akses generasi muda untuk masuk ke dunia kerja. Salah satu akses yang diupayakan pemerintah yaitu melalui kerja sama dengan industri besar. “Alhamdulillah, saat ini tercatat lebih dari 450 tenaga kerja asal Gresik telah terserap oleh PT Freeport Indonesia, dan ini menjadi contoh nyata hasil sinergi antara pendidikan, pemerintah, dan dunia usaha,” tegasnya.

Ia tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada UMG atas perannya dalam menyiapkan SDM yang adaptif dan berdaya saing. Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus terus meningkatkan keterampilan (skill) agar mampu bersaing di tengah persaingan kerja yang semakin dinamis. “Tetap fokus pada ilmu yang adik-adik ditekuni,” tegasnya. 

Seminar yang dihelat UMG kali ini mengangkat tema ‘Asta Cita Ekonomi dan Bisnis: Integrasi dan Transformasi Menghadapi Peluang serta Tantangan Global’. Dalam paparan yang disampaikan penyelenggara, seminar ini menjadi forum strategis untuk membahas peran perguruan tinggi, pelaku usaha, dan pemerintah dalam merespons dinamika ekonomi global yang semakin kompleks dan kompetitif.

Selain Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menjadi keynote speaker pada kegiatan ini, juga menghadirkan narasumber lain, yaitu Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim dan Dosen Ekonomi UMG Dr. Umaimah serta Marketing Manager PT Freeport Indonesia, Erika Silva. (yad)

450 Naker KTP Gresik Kerja di Freeport Indonesia, Bupati Gresik Fandi Akhmad Ajak Mahasiswa Upgrade Diri, Belajar, Belajar dan Belajar  Selengkapnya

Bupati Gresik Lepas Ekspor Pakan Ternak ke Malaysia senilai USD 5000

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor perdana pakan ternak produksi PT Aji Bakuh Anugrah ke Malaysia pada Selasa, 24Juni 2025. Didampingi Kepala Pengawasan Kantor Bea dan Cukai Gresik Wahjudi Adrijanto, pelepasan ini menjadi bukti nyata keberhasilan pemerintah daerah dalam mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk naik kelas dan menembus pasar internasional.

“Ekspor perdana (Malaysia) ini adalah langkah strategis dan inspiratif. Saya mengapresiasi PT Aji Bakuh Anugrah yang terus berkembang dan kini mampu menjangkau pasar Malaysia. Semoga ini menjadi pemicu bagi UMKM lainnya di Gresik,” ujar Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani. 

Pada 2024, perusahaan yang dipimpin oleh Subkhi ini telah mengekspor ke Jepang dan Korea. Ia menyebut, Pemkab Gresik terus berkomitmen mendampingi UMKM melalui fasilitasi pelatihan ekspor, pendampingan legalitas, sertifikasi, hingga strategi branding produk. “Perjalanan ekspor ini adalah hasil dari proses belajar, kolaborasi, dan kerja nyata. Kami hanya menjadi fasilitator—pelaku utama adalah para pelaku UMKM yang terus mau bergerak,” tambahnya.

Produk pakan ternak yang di ekspor berbahan dasar cocoa shell (kulit kakao), yang diolah menjadi pakan bergizi tinggi. Bahan baku diperoleh dari PT Cargill Indonesia, kemudian di proses secara sederhana dengan menyesuaikan permintaan pembeli. Kali ini, sebanyak 10 ton produk dikirim dalam kontainer berukuran 20 kaki, dengan nilai transaksi mencapai USD 5.000. Ini merupakan tahap awal (trial) menuju potensi ekspor hingga 300 ton.

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani  juga menyerahkan sertifikat Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) kepada Koperasi Merah Putih Desa Pangkah Kulon, yang mengelola Kampung Perikanan Budidaya Rumput Laut. Sertifikat tersebut menunjukkan bahwa budidaya rumput laut di wilayah tersebut telah memenuhi standar mutu, sanitasi, dan keamanan pangan sesuai prinsip HACCP.

“Ini membanggakan. Kopdes Merah Putih yang baru dibentuk ini sudah memenuhi standar mutu perikanan nasional. Saya berharap capaian ini menjadi inspirasi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi lokalnya,” ucap Gus Yani.

Ia menekankan bahwa keberhasilan hari ini tidak lepas dari sinergi antara Pemkab Gresik, instansi teknis, dan pelaku usaha. Kolaborasi yang solid dari Diskoperindag, Dinas Perikanan, Bea Cukai, Balai Mutu KKP, serta UMKM, membuktikan bahwa Gresik memiliki ekosistem ekspor yang terbuka dan responsif.

“Semoga langkah hari ini menjadi pemicu lahirnya lebih banyak ekspor dari tanah Gresik. Kreativitas lokal mampu menjawab kebutuhan global. Ekspor bukan lagi monopoli perusahaan besar—UMKM pun bisa, asal mau belajar dan bekerja sama,” pungkasnya. (yad)

Bupati Gresik Lepas Ekspor Pakan Ternak ke Malaysia senilai USD 5000 Selengkapnya

Di Inaugurasi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Terima Kasih Ansor Gresik Jadi Mitra Strategis Pemerintah 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menghadiri Inaugurasi Pimpinan Cabang GP Ansor Gresik masa khidmat 2024–2029 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Ahad malam, 22 Juni 2025. 

“Gerakan Pemuda (GP) Ansor harus menjadi garda terdepan dalam menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan akar tradisinya sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan,” kata Gus Yani. sapaan akrab Fandi Akhmad Yani. Mengusung tema “Semangat Bersinergi untuk Ansor Gresik Baru Lebih Maju”, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam meneguhkan komitmen kolaboratif antara GP Ansor dan Pemerintah Kabupaten Gresik.

“Terima kasih kepada sahabat-sahabat Ansor yang selama ini telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Gresik. Ke depan, penting untuk terus memperkuat kaderisasi, tetapi juga tidak mengesampingkan peningkatan kualitas kader. Kader Ansor harus siap menangkap berbagai peluang yang tersedia, terutama di Gresik yang iklim investasinya sangat potensial,” imbuh magister mitigasi bencana itu.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif; Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman; Ketua Fraksi FKB DPR RI Jazilul Fawaid; dan Sekretaris Jenderal PP GP Ansor Rifqi Mubarok. Turut hadir pula perwakilan akademisi, tokoh lintas sektor, serta kalangan dunia usaha. Kehadiran mereka menegaskan posisi strategis GP Ansor sebagai simpul kolaborasi antara pemuda, masyarakat, dan pemerintah.

Ketua PC GP Ansor Gresik terpilih, M. Ludfi Khambali Abdillah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa GP Ansor memiliki sejarah panjang dalam dinamika sosial dan keagamaan masyarakat Gresik.

“GP Ansor merupakan organisasi generasi muda Nahdlatul Ulama yang telah membuktikan eksistensinya sebagai bagian dari denyut sosial dan keagamaan bangsa. Di Gresik, peran tersebut terus terjaga dari waktu ke waktu—dalam merawat budaya, menjaga tradisi, dan mengawal pembangunan daerah,” tegas Ludfi.

Ia menambahkan bahwa di bawah kepemimpinan baru, PC GP Ansor Gresik berkomitmen mendukung penuh visi pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan sembilan program Nawa Karsa menuju Gresik Baru yang lebih maju.

“Kami ingin hadir sebagai mitra aktif pemerintah daerah, membumikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, sekaligus memperluas peran di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan ketahanan pangan,” lanjutnya.

Sebagai penanda semangat baru, acara ditutup dengan Touch of Collaboration, sebuah gestur simbolis yang merepresentasikan semangat kolaboratif antara GP Ansor, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi kunci dalam menjemput masa depan Gresik yang lebih inklusif, dinamis, dan berkemajuan. (yad)

Di Inaugurasi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Terima Kasih Ansor Gresik Jadi Mitra Strategis Pemerintah  Selengkapnya

Kemendikdasmen Monev SPMB Gresik, Tahap Pertama SPMB SMP di Gresik Lancar 

GRESIK,1minute.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memantau proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Gresik. Pada Senin, 23 Juni 2025, Fauzi, perwakilan dari Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) didampingi oleh Tika dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBMP) Jawa Timur melakukan kunjungan ke tiga lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Tiga lembaga pendidikan itu, yakni UPT SMP Negeri 2 Gresik di Jalan KH Kholil,  Gresik ; UPT SMP Negeri 3 Gresik di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik dan UPT SMP Negeri 22 Gresik berada di Kompleks Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Di UPT SMP Negeri 2 Gresik, tim monitoring dan evaluasi (monev) dari Dirjen Kemendikdasmen disambut langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik Mohammad Salim dan sejumlah guru lainnya. 

Monev dilakukan untuk tahap pertama yakni, domisili, afirmasi dan mutasi orang tua  SPMB Tahun Ajaran 2025/2026. “Alhamdulillah SPMB Tahap 1 jalur Domisili, Afirmasi pada umumnya  di Kabupaten Gresik Lancar khususnya di Spenda tidak ada kendala mulai dari orang tua daftar online, penentuan zona, pagu pilihan jalur,  persiapan dan pengumuman lancar,” kata Kepala UPT SPENDA Gresik Mohammad Salim pada Senin, 23 Juni 2025.

“Semua ini merupakan komitmen sekolah bersama Dinas Pendidikan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Semoga Tahap berikutnya prestasi dan tes Akademik lebih lancar lagi,” imbuh Salim. Berdasarkan Web.spmb-smp.kabgresik.go.id ; saat ini, SPMB memasuki tahap kedua  yakni jalur prestasi akademik, non akademik dan tahfidz mulailah 19 – 24 Juni 2025. Tahap ketiga, jalur prestasi tes potensi akademik mulai 25-26 Juni 2025.

Menurut perwakilan dari Dirjen Dikdasmen Kemendikdasmen, terang Salim, monitoring dan evaluasi pelaksanaan penerimaan murid baru sangat penting untuk memastikan proses yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Berikut beberapa aspek yang menjadi sasaran monev. 

Tahapan Monitoring dan Evaluasi

Tahap Perencanaan :  Pemerintah daerah dan sekokah melakulan Sosialisasi, publikasi juknis secara online untuk masyarakat

Tahap Pelaksanaan :  Menginformasikan jumlah ketersediaan daya tampung dan memastikan jumlah murid yang diterima tidak melebihi daya tampung.

Tahap Pasca Penerimaan

Instrumen Monitoring, antara lain;

instrumen monitoring meliputi pertanyaan tentang sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi SPMB, seperti: Apakah ada papan pengumuman perihal SPMB ; Apakah kegiatan SPMB mengikuti juknis SPMB ; Apakah siswa yang diterima memenuhi persyaratan ; dan layanan aduan dari calon orang tua murid. (yad)

Kemendikdasmen Monev SPMB Gresik, Tahap Pertama SPMB SMP di Gresik Lancar  Selengkapnya